Anda di halaman 1dari 2

Kelompok V

Mengapa dikombinasikan polimer HPC dan eudragit dan jelaskan


keuntungan dari sustained release/Delay release?

Jawab

Alasan kombinasi

1. HPC (Hidroksipropil selulosa)


N-HPC merupakan pengikat dengan toughness tinggi
(kemampuan menyerap energi tanpa terjadi fraktur) dan derajat aliran
tinggi). Memiliki friabilitas yang baik <1% memudahkan proses
pencetakan dengan kecepatan yang lebih tinggi tanpa capping)
dibandingkan metil selulosa dan PVP. (Fatmawati et all,2012)
Konsentrasi HPC sebagai pengikat berkisar 2-5% dengan pH 5-
8,5. Bentuk bubuk putih, sedikit berwarna kuning, tidak berbau dan
berasa. Larut dalam air dan pelarut organik alkohol, propilenglikol,
metil klorida aseton dan kloroform. (Anwar, 2012)
2. Eudragit
Merupakan polimer sensitif pH yang biasa digunakan sebagai
bahan penyalut yang mampu terlarut pada pH diatas 5,5 serta
menahan pelepasan obat dilambung dan diprioritaskan pelepasanya
diusus. Konsentrasi 10-50% (Marliasih, 2011).
Jadi alasan HPC dikombinasikan dengan Eudragit sebagai pengikat dan
penyalut untuk sediaan lanzoprasol kapsul enterik dimana tujuan
pelepasanya di dalam usus halus.sehingga tidak rusak oleh asam lambung.
Dimana pada menurut penelitian dari S. Ramu, 2015 kombinasi dari kedua
polimer tersebut dapat menghasilkan kualitas yang baik dan efektif pada
pelepasan obat enteroplasma (pelepasan tertunda) serta stabil secara fisika
dan kimia.(Singh et all,2009)

Keuntungan
Sediaan lepas lambat merupakan bentuk sediaan yang dirancang
untuk melepaskan obatnya ke dalam tubuh secara perlahan-lahan atau
bertahap supaya pelepasannya lebih lama dan memperpanjang aksi obat
(Ansel et al., 2005).
Keuntungan bentuk sediaan lepas lambat dibandingkan bentuk
sediaan konvensional adalah sebagai berikut (Ansel et al., 2005):
1. Mengurangi fluktuasi kadar obat dalam darah.
2. Mengurangi frekuensi pemberian.
3. Meningkatkan kepuasan dan kenyamanan pasien.
4. Mengurangi efek samping yang merugikan.
5. Mengurangi biaya pemeliharaan kesehatan.

DAPUS

Anwar, E. 2012.Eksipien Dalam Sediaan Farmasi.PT. Dian Rakyat.


Jakarta

Fatmawati, Nisa, Riski. 2012. Teknologi Sediaan Farmasi. STIFA.


Makassar

Ansel C Howard, 2005. Pengantar Bentuk Sediaan Farmasi . Jakarta: UI Press.

Marliasih, Purwinda H. 2011. Pembuatan dan karakterisasi mikrokapsul


Natrium Diklofenak menggunakan HPMC HP-55 dan Eudragit L
100-35 sebagai Sediaan Lepas Tunda.Universitas Indonesia.
Jakarta