Anda di halaman 1dari 24

METRO KAPSUL BANDUNG

ST. BANDUNG ALUN-ALUN

A PROOF OF CONCEPT
Analisa Situasi Area

Stasiun Kereta Masjid Raya


Api Bandung Bandung

Pasar Baru Pendopo


Bandung Bandung

Pedestrian Jl. Kepatihan


Jl. Dalemkaum (Kings Shopping Arcade)
Alignment
o Panjang Lintasan : +/- 2.850 m
o Lintasan tunggal : +/- 1.480 m
o Lintasan ganda : +/- 685 m

o Jumlah Kapsul : 4 unit + 2 cadangan


o Lokasi R. Kontrol : Stasiun Bandung
o Lokasi Kolom : Median Jalan

o Stasiun (3 Buah) :
o 1. Terminal Angkot Stasiun Bandung (St. Hall)
o 2. Pasar Baru Trade Center
o 3. Jl. Dalam Kaum (Walking Street)
Station Area
Stasiun Kereta
Api Bandung Fungsi Eksisting : Lapangan Parkir
Terminal Angkutan Kota
Rumah Makan
Kantor Dinas Perhubungan Kota
Bandung

Fungsi TOD : Area Parkir (Park & Ride)

Usulan Zonasi : Lt. Dasar : Terminal Angkot


Lt. 1 : Ticketing LRT & Area
Komersil
Lt. 2 : Stasiun & Depo LRT
Lt. 3-5 : Parkir

Usulan Lokasi Stasiun:


Luas Area
1. Sisi Utara : Berdekatan dengan Stasiun
+/- 4700 m2 Bandung, sehingga penumpang
antar moda tidak berjalan terlalu
jauh, menyatu dengan
pengembangan Stasiun Bandung
2. Sisi Timur : Mengambil panjang maksimal
Jl. Kb. Jati untuk mengakomodasi jumlah
rangkaian
Stasiun Bandung
Alignment Sta. Bandung Jl. Otista
Alignment Terminal Angkot
Alignment Pasar Baru
Alignment Kepatihan
Alignment Turning Kepatihan
Alignment Terminal Angkot
Alignment Pasar Baru
Alignment Turning Kepatihan
Opsi Rute Tantangan Solusi Catatan

Rute awal Clearance JPO Kerjasama Jika melalui bagian


Kepatihan Dewi Sartika 8,3m penggunaan JPO bawah JPO, clearance
Dalemkaum sebagai stasiun tersisa hanya 3 m

Alternatif 1 Melalui area Stasiun tetap Faade bangunan


Dalemkaum Alun-alun konservasi (jl. diletakkan pada jl. bersejarah terganggu
Timur Asia Afrika Asia Afrika) Dalemkaum dengan adanya ikon
transportasi publik modern
Alternatif 2 Lebar jl. Simpang Tidak dapat
Jl. Simpang Dewi Sartika - 3,8 m dipasang kolom
Dalemkaum tanpa
pembebasan
Sistem Operasi - Signalling

STO (Smart Train Operation)


Memiliki Track Mapping untuk setiap track beam antara
stasion
Memiliki Speed profile untuk setiap track beam antara
stasion
Situational awareness melalui berbagai sensor dan wireless
communication
a) Posisi
b) Kondisi kesehatan sistem
Operational condition yang otomatis bisa berubah jika
terjadi kondisi yang tidak normal
Operation mode yang fleksibel dan bisa diubah pada saat
berhenti di stasiun
Sistem Operasi - Signalling
STP (Smart Train Protection)
Triple redundancies sensor untuk membaca jarak ke obyek didepan
Metro Kapsul

Triple redundancies untuk membaca sensor posisi Metro Kapsul di


suatu track
a) Passive sensor dalam bentuk digital magnet
b) Active sensor dalam bentuk digital magnetizer dari Beam
Controller
c) Active wireless communication dengan Beam Controller

Memiliki Track Mapping untuk setiap track beam antara stasiun

Dalam kondisi terburuk, dimana sumber listrik padam dan sistem


kontrol yang lain seperti Beam Controller, Station Controller dan
Main Controller sama sekali tidak berfungsi, maka STP secara
otomatis akan masuk dalam status emergency, dan mengatur setiap
Kapsul hanya dengan panduan passive sensor yang ada di track
untuk bergerak menuju stasiun terdekat dan berhenti disana.
Fitur Keselamatan
Listrik arus DC
Penggunaan listrik dengan arus DC menghilangkan faktor
kecelakaan akibat ketidaksengajaan menyentuh third rail.
Arus (+) dan (-) dipisahkan pada kedua sisi track untuk
menghilangkan kemungkinan ketidaksengajaan akibat
ada orang terjatuh ke track

Sistem operasi yang bertingkat


Tingkat pertama adalah pengoperasian secara otomatis
dari ruang kendali terpusat
Tingkat kedua adalah pengendalian secara semi otomatis
dimana satu rangkaian dikendalikan ke halte berikutnya
Tingkat ketiga adalah pengendalian manual dari masing-
masing kapsul untuk mencapai halte berikutnya

Sistem komunikasi ganda


Penggandaan kabel fiber optic (serat optik) untuk
mencegah putusnya komunikasi di dalam jaringan metro
kapsul.
Kebutuhan CAPEX
Total Biaya Pembangunan : 450.000.000.000
Biaya tidak termasuk pajak-pajak

Pengadan Lahan : tidak ada disediakan oleh Pemerintah

Biaya Pembangunan per km : 150.000.000.000


Biaya pembangunan mencakup:
1. Struktur; Track, kolom dan kelengkapannya
2. Pembangunan 1 Stasiun Depo dan 2 unit Stasiun
3. Pengadaan kapsul sebanyak 6 unit (4 operasional + 2 Cadangan)
4. Sistem ticketing
5. Ruang Kendali
Biaya Operasional
ASUMSI
OPEX Cost: Monthly
Energy Cost 1.332.672.000 Kapasitas Listrik : 2.780 KW 3 MW
Manpower 250.000.000
Beban Listrik : 128 KW per Kapsul
Maintenance 66.666.667 : 1.500 KW bangunan
Direct Cost 1.649.338.667 Harga Listrik : Rp. 1.100 per KWH
Waktu Operasional : 16 jam per hari
Depreciation 972.222.222 365 hari per tahun
Total Cost 2.621.560.889
Total Pegawai : 3 Manajemen
40 Staff
5 Maintenance
Biaya Pegawai : 250.000.000 termasuk pajak
Occupancy Scenario
Jumlah kapsul 4
Kapasitas kapsul 50
Cycle time 10 min
Ritase/hour 6 times
Jumlah
Occupancy Penumpang Operation hours : 16 jam per hari
Operation hours 07-08 15% 180 Jumlah hari : 365 hari per tahun
08-09 15% 180
09-10 15% 180 Durasi PP : 10 menit
10-11 25% 300 Kapsul yg dioperasikan : 4 unit
11-12 50% 600 Kapsul cadangan : 2 unit
12-13 70% 840
13-14 70% 840
14-15 50% 600
15-16 50% 600
16-17 70% 840
17-18 70% 840
18-19 50% 600
19-20 30% 360
20-21 30% 360
21-22 10% 120
22-23 10% 120
7560 daily trip
EBITDA

Revenue Base Scenario Scenario 1 Scenario 2 Scenario 3 Scenario 4 Scenario 5


Tiket per trip 5.000 7.500 5.000 7.500 5.000 7.500
passenger daily 5.000 5.000 7.500 7.500 8.500 8.500
days monthly 30 30 30 30 30 30
trip / pax 2 2 2 2 2 2
Total Farebox 1.500.000.000 2.250.000.000 2.250.000.000 3.375.000.000 2.550.000.000 3.825.000.000
Iklan Kapsul 500.000.000 500.000.000 500.000.000 500.000.000 500.000.000 500.000.000
Iklan Kolom 200.000.000 200.000.000 200.000.000 200.000.000 200.000.000 200.000.000
Total Ads 700.000.000 700.000.000 700.000.000 700.000.000 700.000.000 700.000.000
Total Revenue 2.200.000.000 2.950.000.000 2.950.000.000 4.075.000.000 3.250.000.000 4.525.000.000
EBITDA / month 854.330.667 1.604.330.667 1.604.330.667 2.729.330.667 1.904.330.667 3.179.330.667
EBITDA / year 10.251.968.000 19.251.968.000 19.251.968.000 32.751.968.000 22.851.968.000 38.151.968.000
Jadwal Pembangunan
Pembangunan akan dilakukan dalam waktu 15 bulan, dimana pada Januari 2018 akan dilakukan
commissioning dengan menggunakan 5 kapsul (4 operasional dan 2 cadangan).
Jadwal lengkap sbb:

Catatan: Jadwal ini hanya mencakup durasi konstruksi, diluar waktu yang diperlukan untuk administrasi
Pekerjaan Persiapan : Januari Februari 2017
Pembangunan Track : Februari September 2017
Pembangunan Stasiun Depo : April September 2017
Konstruksi Kapsul : Januari 2017 Maret 2018

Test Run : September 2017 Maret 2018


Commissioning : Maret Juni 2018
Dukungan Pemerintah
1. Perizinan
2. Selama masa pembangunan, sosialisasi, himbauan, keamanan dan
ketertiban
3. Pembebasan lahan dan akses terhadap bangunan yang akan menjadi
stasiun terintegrasi
4. Pembebasan/relokasi utilitas yang terdampak
5. Pada saat operasional dengan memasang iklan pada Kapsul dan/atau
struktur
6. Himbauan untuk menggunakan transportasi publik
7. Sistem pembayaran dari institusi keuangan
8. Pembebasan pajak selama jangka waktu yang dibutuhkan
9. Kemudahan-kemudahan lainnya