Anda di halaman 1dari 22

51

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

1. Pelaksanaan Siklus I

a. Perencanaan

Kegiatan pembelajaran siklus I dilaksanakan pada tanggal 16

September 2015 di ruang kelas II SDN MOJO III/22 Kec. Gubeng

Kota Surabaya. Kegiatan pada tahap ini adalah:

1) Menentukan silabus dan pokok bahasan

2) Membuat RPP yaitu

a) Menentukan Kompetensi Inti dan Standart Kompetensi

b) Membuat indikator pembelajaran

c) Merumuskan tujuan yang sesuai dengan kurikulum PPKn

d) Merumuskan materi pelajaran berdasarkan tujuan yang akan

diajarkan.

3) Peneliti menyusun alat pengumpul data berupa

a) Lembar pengamatan/observasi

b) Catatan lapangan tentang pelaksanaan proses pembelajaran

c) Instrumen evaluasi

4) Merumuskan indikator ketercapaian tujuan penelitian yaitu :

a) Semua siswa kelas II SDN Mojo III/222 mampu memahami

materi baik bersifat afektif, kognitif maupun psikomotorik


52

b) Ketuntasan belajar siswa, yaitu 85% dari seluruh siswa

mencapai minimal 75 sesuai dengan KKM SDN Mojo

III/22 Surabaya

5) Berdiskusi dengan guru kelas II yang lain dan pengamat

terhadap kemungkinan hal-hal yang akan terjadi baik yang

mendukung proses pembelajaran ataupun yang menghambat.

b. Pelaksanaan

Penulis melaksanakan rencana pembelajaran sesuai dengan

RPP kegiatan pada tahap siklus I ini adalah :

1) Kegiatan pendahuluan

1) Menyampaikan salam pembuka


2) Menanyakan kabar siswa.
3) Doa bersama.
4) Mempresensi siswa.
5) Mengecek kesiapan belajar siswa
6) Memberikan motivasi.
7) Melakukan apersepsi.
8) Menyampaikan tujuan.

2) Kegiatan Inti

a) Penyajian materi dalam langkah-langkah

b) Pemberian contoh konsep

c) Pemodelan/peragaan keterampilan

d) Menjelaskan ulang hal yang dianggap sulit atau

kurang dimengerti oleh siswa.

e) Merencanakan dan memberikan bimbingan kepada siswa

untuk melakukan latihan-latihan awal


53

f) Memberikan penguatan terhadap respon siswa yang benar dan

mengoreksi yang salah.

g) Siswa memulai kegiatan identifikasi hidup rukun

h) Memonitor dan memberikan bimbingan

i) Mengecek tugas dengan baik atau tidak

j) Memberikan umpan balik.

k) Evalusi.

3) Kegiatan Akhir

1) Melakukan refleksi hasil


2) Menyimpulkan hasil pekerjaan siswa
3) Memberikan pesan - pesan kepada siswa.

c. Pengamatan (observasi)

Pengamatan (observasi) dilaksanakan bersamaan dengan

pelaksanaan pembelajaran. Dari hasil instrumen pada siklus I yang

telah diperoleh oleh peneliti sebagai berikut:

1) Hasil observasi pengamatan aktivitas guru dan siswa oleh

pengamat pada Siklus I

a) Data Hasil Pengamatan Aktivitas Guru dalam Keterlaksanaan

RPP Siklus I

Tabel 4.1 Data Hasil Pengamatan Aktivitas Guru

Observer Rata-
No Aspek Yang Diamati rata
I II Skor
I Pengamatan KBM
A Kegiatan Awal (+ 10 menit)
1. Menyampaikan salam pembuka. 4 4 4
2. Menanyakan kabar siswa 3 3 3
3. Doa bersama. 3 4 3.5
54

4. Mempresensi siswa. 4 4 4
5. Mengecek kesiapan belajar siswa 3 3 3
6. Memberikan motivasi. 3 3 3
7. Melakukan apersepsi. 3 3 3
8. Menyampaikan tujuan 3 4 3.5
B Kegiatan Inti (+ 85 menit)
1. Penyajian materi dalam
3 3 3
langkah-langkah
2. Pemberian contoh konsep 3 4 3.5
3. Pemodelan/peragaan
4 3 3.5
keterampilan
4. Menjelaskan ulang hal yang
dianggap sulit atau kurang 3 3 3
dimengerti oleh siswa.
5. Merencanakan dan memberikan
bimbingan kepada siswa untuk 3 4 3.5
melakukan latihan-latihan awal
6. Memberikan penguatan terhadap
respon siswa yang benar dan 4 3 3.5
mengoreksi yang salah.
7. Siswa memulai kegiatan identifikasi
3 3 3
hidup rukun
8. Memonitor dan memberikan
3 3 3
bimbingan
9. Mengecek tugas dengan baik
3 4 3.5
atau tidak
10. Memberikan umpan balik. 4 3 3.5
11. Evalusi. 3 4 3.5
C Kegiatan Akhir (+ 10 menit)
1. Melakukan refleksi hasil pengerjaan 4 3 3.5
2. Menyimpulkan hasil pekerjaan siswa 3 3 3
3. Memberikan pesan - pesan kepada
3 4 3.5
siswa
II Suasana Kelas
1. Siswa antusias. 3 3 3
2. Guru antusias. 3 4 3.5
3. Waktu sesuai dengan alokasi. 3 3 3
Jumlah Rata-rata 3.32
Persentase : Jumlah nilai x 100% = 83 x 100% = 83%
100 100

Berdasarkan data aktivitas guru dalam proses

pembelajaran di atas, maka dapat ditampilkan dalam diagram

sebagai berikut :
55

Diagram 4.1
Aktivitas Guru Siklus I

Dari hasil observasi terhadap aktivitas guru/peneliti

bahwa pembelajaran sudah memenuhi kriteria baik namun ada

beberapa hal yang harus ditingkatkan lagi diantaranya: Guru/

peneliti kurang baik dalam memotivasi, menyampaikan tujuan

pembelajaran, memberikan contoh, pemahaman materi serta

pelatihan dan pemberian umpan balik, guru/peneliti kurang

baik dalam pengelolaan waktu, tujuan pembelajaran masih

belum bisa terlaksana dengan baik

Sesuai dengan indikator yang ingin dicapai dalam RPP

pelajaran PPKn dengan kompetensi dasar yang sudah

dicantumkan dalam RPP berkaitan dengan pemahan perilaku

konstitusi dengan mengidentifikasi hidup rukun menggunakan

papan misteri, peneliti memberikan pengolahan dan pemberian

nilai yang dilakukan oleh pengamat I dan II, peneliti memberi

gambaran bahwa skor penilaianya angka antara 1 sampai 4

dengan kriteria : 4 = Sangat baik (sesuai dengan RPP dan

jelas), 3 = Baik (sesuai dengan RPP namun kurang jelas), 2 =

Cukup baik (kurang sesuai dengan RPP namun jelas) dan 1 =

Tidak baik (tidak sesuai dengan RPP dan tidak jelas)


56

Pengolahan data yang dilakukan oleh peneliti dengan

memasukkan penilaian dari pengamat I dan II diperoleh nilai

persentase sebesar 83%, jika dikriteriakan terhadap

keterlaksanaan proses pembelajaran dengan kriteria 4055% =

kurang baik, 5675% = cukup, 76100%= baik, maka

pelaksanaan proses pembelajaran pada siklus I sudah

memenuhi kriteria baik.

Dari pengamatan peneliti, poin yang harus

dimaksimalkan adalah poin yang mendapatkan nilai rendah

dalam hal ini poin 3 yang telah diberikan oleh pengamat agar

persentase bisa maksimal pada siklus berikutnya.

b) Data Aktivitas Siswa

Tabel 4.2 Data Aktivitas Siswa


Pada Siklus I

Kurang Tidak
No. Jenis Observasi Aktif aktif
aktif
Keaktivan siswa dalam semua
1 31 3
proses pembelajaran.
2 Sikap siswa selama proses
30 4
pembelajaran.
Kedisiplinan siswa selama
3 30 4
proses pembelajaran
4 Kerajasama dalam kelompok 30 4
Melakukan kegiatan mencari
5 benda bangun datar persegi dan 28 6
persegi panjang
Tabel 4.2 (lanjutan)
Keberanian mengungkapkan
6 ide dan gagasan dalam 30 4
menjawab pertanyaan
Menggunakan media selama
7 30 4
proses pembelajaran
8 Mengerjakan evaluasi 33 1
57

Jumlah 242 30
Persentase
Aktif : 242 x 100% Kurang aktif : 30 x 100%Tidak aktif :
272 272
: 88.97% : 11.03%

Berdasarkan data aktivitas siswa dalam proses

pembelajaran diatas, dapat ditampilkan dalam diagram sebagai

berikut :

Diagram 4.2
Aktivitas Siswa Siklus I

Pengamatan aktivitas siswa dilakukan peneliti diwaktu

proses pembelajaran, aspek yang dinilai seperti pada data tabel

rekapiltulasi 4.2, dari penilaian yang dilakukan pada siklus I

diperoleh data persentase aktivitas siswa sebesar 88.97 % dan

kurang aktif 11.03%.

2) Hasil Belajar Siswa

Penilaian hasil belajar siswa ini didapat dari penilaian hasil

penilaian dalam bentuk proses dan lembar evaluasi siswa:

Tabel 4.3. Hasil Belajar Siswa Pada Siklus I

No. Nama Nilai NR Ket.


58

Absen Afektif Kognitif Psikomotorik


1 Venda Adela Putri MT 60 66 63 TT
2 Achmad Maulana MB 75 82 78.5 T
3 Aditya Aria P MT 75 76 75.5 T
4 Ahmad Devant Ji MB 65 66 65.5 TT
5 Ahmad Rafli Jiwa MB 65 65 65 TT
6 Alifia Yolanda E MB 75 84 79.5 T
7 Amelia Vira D MB 75 86 80.5 T
8 Aris Pradika MB 75 88 81.5 T
9 Enditya Cahya A MB 80 84 82 T
10 Fanny Aliyyah R MB 75 84 79.5 T
11 Firman Andara P MT 65 68 66.5 TT
12 Gadis Vila Valencia MB 70 80 75 T
13 Henny Meimunah P MB 75 86 80.5 T
14 Indah Shafa Fadila MT 65 66 65.5 TT
15 Ivana Azalia Putri MB 75 84 79.5 T
16 Jowannita N MB 75 78 76.5 T
17 M.Alfin MB 75 82 78.5 T
18 Mahghali Septyan MB 75 78 76.5 T
19 Moch. Revano F MB 60 66 63 TT
20 Moch. Rizky Putra MB 75 88 81.5 T
21 Mohamad Panji S MB 75 76 75.5 T
22 Moreno Avarel MB 75 76 75.5 T
23 Muhammad Donni I MB 75 76 75.5 T
24 M. Ibadurrohman MB 80 78 79 T
25 M. Zainul Arifin MB 75 80 77.5 T
26 Nabila Putri A MT 65 68 66.5 TT
27 Nasya Sylvia Zahra MB 75 75 75 T
28 Natasya Putri A MB 80 86 83 T
29 Radhitya Arrafi R MB 70 74 72 TT
30 Reisya Aulia Az- MB 65 72 68.5 TT
31 Reno Wijaya MB 70 72 71 TT
32 Riftiara Febi F MB 75 72 73.5 T
Tabel 4.3 (lanjutan)
33 Salsabilla Calista MT 70 78 74 TT
34 Shilcha Zumarona MB 75 80 77.5 T
Rata-rata kelas : 74,63
Siswa yang tuntas : 23
Persentase Ketuntasan Belajar : 67.65%

Keterangan: T : Tuntas
TT : Tidak Tuntas
59

Berdasarkan data hasil belajar siswa dalam proses

pembelajaran diatas, ditampilkan dalam diagram sebagai berikut :

Diagram 4.3
Hasil Belajar Siklus I

Tabel 4.4 Rekapitulasi Hasil Belajar Siklus I

No Uraian Hasil Siklus I


1 Nilai rata-rata tes formatif 74.63
2 Jumlah siswa yang tuntas belajar 23
3 Persentase ketuntasan belajar 67.65%

Dari tabel di atas dapat dijelaskan bahwa dengan

menggunakan papan misteri dalam memahami perilaku konstitusi

dengan cara mengidentifikasi hidup rukun diperoleh nilai rata-rata

hasil belajar siswa adalah 74.63 dan ketuntasan belajar mencapai

67.65% atau ada 23 siswa dari 34 siswa sudah tuntas belajar.

Hasil tersebut menunjukkan bahwa pada siklus pertama

secara klasikal siswa belum tuntas belajar, karena siswa yang

memperoleh nilai 75 hanya sebesar 67.65% lebih kecil dari

persentase ketuntasan yang dikehendaki yaitu sebesar 85%. Dari


60

hasil belajar pada siklus I maka tidak sesuai dengan standar yang

ditentukan dalam penelitian ini. Hal ini disebabkan karena siswa

masih merasa baru dan belum mengerti apa yang dimaksudkan dan

digunakan guru dengan penggunaan media papan misteri.

c. Refleksi

Pada tahap ini guru/peneliti bersama observer melakukan

evaluasi tentang hasil penggunaan papan misteri untuk meningkatkan

pemahaman siswa terhadap perilaku konstitusi dengan cara

mengidentifikasi hidup rukun pada siklus I agar mengetahui dan

memperbaiki serta mengatasi hambatan yang dihadapi oleh

guru/peneliti selama proses pembelajaran, bahwa aktivitas guru

selama proses pembelajaran sudah memenuhi kriteria baik, namun ada

beberapa hal yang harus ditingkatkan lagi diantaranya: memotivasi,

menyampaikan tujuan pembelajaran, memberikan contoh, pemahaman

materi serta pelatihan, pemberian umpan balik, pengelolaan waktu,

dan tujuan pembelajaran.

Sedangkan aktivitas siswa selama proses pembelajaran belum

mencapai target yang diharapkan, siswa masih kurang antusias dalam

proses pembelajaran. Ini dikarenakan persentase siswa yang kurang

aktif masih tergolong tinggi yakni sebesar 11.03%, hal ini dikarenakan

siswa masih kurang antusias di dalam proses pembelajaran.

Hasil belajar siswa yang diperoleh dengan menggunakan

media berupa papan misteri didapat nilai rata-rata hasil belajar siswa
61

adalah 74.63 dan ketuntasan belajar mencapai 67.65% atau ada 23

siswa dari 34 siswa sudah tuntas belajar. Dalam hal ini hasil belajar

siswa masih belum mencapai target yang diharapkan oleh

Guru/Peneliti.

Berdasarkan hal tersebut di atas, maka penelitian ini perlu

dilanjutkan pada siklus II untuk mencapai target yang telah

ditentukan.

2. Pelaksanaan Siklus II

a. Perencanaan

Pada tahap ini peneliti mempersiapkan perangkat pembelajaran

yang terdiri dari Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Siklus 2, LKS

Siklus 2, dan alat-alat pengajaran yang mendukung.

b. Pelaksanaan

Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar untuk siklus II

dilaksanakan setelah pelaksanaan siklus I yakni pada tanggal 23

September 2015. Adapun proses belajar mengajar mengacu pada

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan memperhatikan

revisi pada siklus I, sehingga kesalahan atau kekurangan pada siklus I

tidak terulang lagi pada siklus II. Dalam pelaksanaan pada siklus II ini

peneliti juga didampingi pengamat I dan II untuk melakukan penilaian

terhadap proses belajar.

c. Pengamatan (observasi)
62

Tahap observasi ini dilaksanakan seperti dilaksanakan pada siklus I

dimana bersamaan dengan pelaksanaan belajar mengajar. Dengan

menghasilkan data-data :

1) Hasil observasi pengamatan aktivitas guru dan siswa oleh

pengamat pada Siklus II

a) Data Hasil Pengamatan Aktivitas Guru dalam Keterlaksanaan

RPP Siklus II

Tabel 4.5 Hasil Pengamatan Aktivitas Guru Siklus II

Observer Rata-
No Aspek Yang Diamati rata
I II Skor
I Pengamatan KBM
A Kegiatan Awal (+ 10 menit)
1. Menyampaikan salam pembuka. 4 4 4
2. Menanyakan kabar siswa 4 3 3.5
3. Doa bersama. 3 4 3.5
4. Mempresensi siswa. 4 4 4
5. Mengecek kesiapan belajar siswa 4 3 3.5
6. Memberikan motivasi. 4 4 4
7. Melakukan apersepsi. 4 4 4
8. Menyampaikan tujuan 3 4 3.5
B Kegiatan Inti (+ 85 menit)
1. Penyajian materi dalam
4 3 3.5
langkah-langkah
2. Pemberian contoh konsep 4 4 4
3. Pemodelan/peragaan
4 4 4
keterampilan
Tabel 4.5 (lanjutan)
4. Menjelaskan ulang hal yang
dianggap sulit atau kurang 3 4 3.5
dimengerti oleh siswa.
5. Merencanakan dan memberikan
bimbingan kepada siswa untuk 4 4 4
melakukan latihan-latihan awal
6. Memberikan penguatan terhadap
respon siswa yang benar dan 4 4 4
mengoreksi yang salah.
7. Siswa memulai kegiatan identifikasi
4 4 4
hidup rukun
63

8. Memonitor dan memberikan


4 3 3.5
bimbingan
9. Mengecek tugas dengan baik
3 4 3.5
atau tidak
10.Memberikan umpan balik. 4 4 4
11.Evalusi. 4 4 4
C Kegiatan Akhir (+ 10 menit)
1. Melakukan refleksi hasil pengerjaan 4 3 3.5
2. Menyimpulkan hasil pekerjaan
4 4 4
siswa
3. Memberikan pesan - pesan kepada
3 4 3.5
siswa
II Suasana Kelas
1. Siswa antusias. 4 4 4
2. Guru antusias. 4 4 4
3. Waktu sesuai dengan alokasi. 4 3 3.5
Jumlah Rata-rata = 94.5
Persentase : Jumlah nilai x 100% = 94.5 x 100% = 94.5%
100 100

Aktivitas yang dilakukan oleh guru/peneliti selama

proses pembelajaran pada siklus II telah melaksanakan semua

proses pembelajaran dengan baik, hal ini bisa dilihat dari hasil

persentase aktivitas yang dilakukan oleh guru/peneliti pada

siklus II yang diamati oleh pengamat I dan II dengan memberi

penilaian sesuai kriteria dengan persentase yang didapat

sebesar 99,04%.

Meskipun ada beberapa aspek yang belum sempurna,

tetapi persentase pelaksanaannya untuk masing-masing aspek

cukup besar. Hal ini bisa dilihat dan ditunjukkan dari

perbandingan anatar standart yang diinginkan dengan siklus I

dan siklus II diagram berikut:


64

Diagram 4.4
Hasil Aktivitas Guru Siklus II

Dari pelaksanaan pembelajaran pada siklus II dengan

memperhatikan refleksi yang sudah dibuat setelah pelaksanaan

siklus I dengan hal-hal yang perlu diperbaiki dalam proses

pembelajaran terutama aktivitas yang mendapat skor 3 seperti

halnya dalam memotivasi, menyampaikan tujuan

pembelajaran, memberikan contoh, pemahaman materi serta

pelatihan dan pemberian umpan balik untuk ditingkatkan

sehingga dalam proses pembelajaran pada siklus II ini semua

dapat memenuhi kriteria penilaian.

Dengan melihat diagram 4.4 pada siklus II pelaksanaan

pembelajaran sudah mengalami peningkatan dari siklus I ke

siklus II, penilaian hal ini bisa dibuktikan dengan skor yang

diperoleh terhadap aktivitas guru yang dinilai oleh pengamat I

dan II yakni sebesar 94.12%.

b) Data Aktivitas Siswa

Tabel 4.6 Data Aktivitas Siswa Siklus II


65

Kurang Tidak
No. Jenis Observasi Aktif aktif
aktif
Keaktivan siswa dalam semua
1 33 1
proses pembelajaran.
2 Sikap siswa selama proses
33 1
pembelajaran.
Kedisiplinan siswa selama
3 32 2
proses pembelajaran
4 Kerajasama dalam kelompok 34 -
Melakukan kegiatan mencari
5 benda bangun datar persegi dan 34 -
persegi panjang
Keberanian mengungkapkan
6 ide dan gagasan dalam 33 1
menjawab pertanyaan
Menggunakan media selama
7 34 0
proses pembelajaran
8 Mengerjakan evaluasi 34 0
Jumlah 267 5
Persentase
Aktif : 267 x 100% Kurang aktif : 5 x 100%Tidak aktif :
272 272
: 98.16% : 01.84%

Pada siklus II peneliti mengamati aktivitas siswa dengan

delapan aspek yang diamati seperti halnya pada siklus I. Dapat

dilihat pada tabel 4.6 persentase yang didapat dengan kriteria aktif

sebesar 98.16% dan kurang aktif sebesar 01.84%.

Hal ini menunjukkan bahwa dengan pengunaan media

papan misteri untuk pelajaran PPKN, persentase aktivitas siswa

untuk kriteria aktif menjadi meningkat selama proses pembelajaran

berlangsung dengan melihat semakin meningkatnya aktivitas siswa

yang aktif dan menurunnya aktivitas siswa yang kurang aktif.


66

Hal ini juga dapat dilihat perbandingan aktivitas siswa

selama proses pembelajaran yang diberikan dalam bentuk

diagaram sebagai berikut:

Diagram 4.5
Hasil Aktivitas Siswa Siklus II

2) Hasil Belajar Siswa

Penilaian hasil belajar siswa ini didapat dari penilaian proses

dan lembar evaluasi siswa.

Tabel 4.7. Hasil Belajar Siswa Pada Siklus II

Nilai
No. Nama NR Ket.
Afektif Kognitif Psikomotorik
1 Venda Adela Putri MB 75 78 76.5 T
2 Achmad Maulana SB 85 88 86.5 T
Tabel 4.7 (lanjutan)
3 Aditya Aria P MT 80 80 80 T
4 Ahmad Devant Ji MB 70 70 70 TT
5 Ahmad Rafli Jiwa MB 75 76 75.5 T
6 Alifia Yolanda E MB 75 88 81.5 T
7 Amelia Vira D SB 80 100 90 T
8 Aris Pradika MB 75 90 82.5 T
9 Enditya Cahya A MB 85 86 85.5 T
10 Fanny Aliyyah R MB 75 88 81.5 T
11 Firman Andara P MT 75 75 75 T
12 Gadis Vila Valencia MB 75 80 77.5 T
13 Henny Meimunah P MB 75 80 77.5 T
14 Indah Shafa Fadila MT 75 76 75.5 T
67

15 Ivana Azalia Putri MB 75 80 77.5 T


16 Jowannita N MB 75 80 77.5 T
17 M.Alfin MB 75 86 80.5 T
18 Mahghali Septyan MB 75 80 77.5 T
19 Moch. Revano F MB 70 70 70 TT
20 Moch. Rizky Putra SB 80 98 89 T
21 Mohamad Panji S MB 80 80 80 T
22 Moreno Avarel MB 75 80 77.5 T
23 Muhammad Donni MB 75 80 77.5 T
24 M. Ibadurrohman MB 80 80 80 T
25 M. Zainul Arifin SB 80 98 89 T
26 Nabila Putri A MB 75 75 75 T
27 Nasya Sylvia Zahra MB 75 80 77.5 T
28 Natasya Putri A MB 80 86 83 T
29 Radhitya Arrafi R SB 75 80 77.5 T
30 Reisya Aulia Az- MB 75 80 77.5 T
31 Reno Wijaya MB 75 80 77.5 T
32 Riftiara Febi F MB 75 86 80.5 T
33 Salsabilla Calista MT 75 80 77.5 T
34 Shilcha Zumarona SB 80 100 90 T
Rata-rata kelas : 79.62
Siswa yang tuntas : 32
Persentase Ketuntasan : 94.12%
Belajar

Keterangan: T : Tuntas
TT : Tidak Tuntas

Diagram yang menunjukkan hasil belajar siswa pada siklus

II mencapai ketuntasan.

Diagram 4.6
Hasil Belajar Siswa Siklus II
68

Tabel 4.8. Rekapitulasi Hasil Belajar Siklus II

No Uraian Hasil Siklus II


1 Nilai rata-rata tes formatif 79.62
2 Jumlah siswa yang tuntas belajar 32
3 Persentase ketuntasan belajar 94.12%

Dari tabel di atas dapat dijelaskan bahwa dengan

menggunakan media papan misteri untuk meningkatkan

pemahaman siswa terhadap perilaku konstitusi dengan cara

mengidentifikasi hidup rukun diperoleh nilai rata-rata siswa adalah

79.62 dan ketuntasan belajar mencapai 94.12% atau ada 32 siswa

dari 34 siswa sudah tuntas belajar. Hasil tersebut menunjukkan

bahwa pada siklus II secara klasikal siswa sudah tuntas belajar,

karena siswa yang memperoleh nilai 75 a sebesar 94.12% lebih

besar dari persentase ketuntasan yang dikehendaki yaitu sebesar

85%. Hal ini menunjukkan bahwa dengan adanya penggunaan

media papanmisteri dapat meningkatkan pemahaman siswa

sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar siswa.

d. Refleksi

Pada tahap ini guru/peneliti bersama observer melakukan

evaluasi tentang hasil penerapan model pembelajaran langsung pada

siklus II untuk mengetahui bahwa proses pembelajaran telah

dilaksanakan dengan baik, siswa aktif dalam proses pembelajaran dan

hasil belajar siswa dalam siklus II mencapai ketuntasan.

B. Pembahasan
69

1. Aktivitas Guru Dalam Proses Pembelajaran

Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh peneliti yang berupa

lampiran observasi dari keterlaksanan RPP atau aktivitas guru maupun

aktivitas siswa selama proses belajar yang dilakukan oleh pengamat I , II

dan peneliti selama kegiatan berlangsung, bahwa pelaksanaan

pembelajaran PPKn materi mengidentifikasi hidup rukun untuk

meningkatkan pemahaman perilaku konstitusi seperti apa yang diperoleh

pada siklus I dimana persentase aktivitas guru dalam pelaksanaan

pembelajaran sebesar 83%, sementara pada siklus II diperoleh persentase

sebesar 94.5 %. Berdasarkan hasil dari siklus I dan II terjadi peningkatan

persentase aktivitas guru dari 83% menjadi 94.5 % atau naik 11.5%

dengan Kriteria Baik. Agar lebih jelasnya, berikut disajikan data tentang

aktivitas guru dalam diagram berikut:

Diagram 4.7
Perbandingan Aktivitas Guru Siklus I dan II

Berdasarkan perbandingan antara siklus I dan II ternyata

pelaksanaan pembelajaran PPKn dengan menggunakan media papan


70

misteri dapat meningkatkan aktivitas guru meski masih ada komponen

pelaksanaan yang belum terlaksana dengan sempurna.

2. Aktivitas Siswa Dalam Proses Pembelajaran

Sementara untuk aktivitas siswa selama siklus I diperoleh

persentase aktivitas siswa dengan kriteria: aktif sebesar 88.97%, yang

kurang aktif sebesar 11.03%. Sementara pada siklus II persentase aktivitas

siswa dengan kriteria aktif sebesar 98.16% sedangkan persentase kreteria

kurang aktif sebesar 01.84 %. Dari analisa siklus I dengan II diperoleh

peningkatan persentase dari penilaian kriteria aktif sebesar 9.19 % dari

pengurangan siklus II 98.16% dengan siklus I 88.97%. sementara

penilaian dengan kriteria kurang aktif berkurang sebesar 9.11% dari siklus

I sebesar 11.03% menjadi 01.84 %.

Berdasarkan data Aktivitas Siswa Siklus I dan II dalam Proses

Pembelajaran diatas, ditampilkan dalam diagram sebagai berikut :

Diagram 4.8
Perbandingan Aktivitas Siswa Siklus I dan II
71

Dari data ini dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan

media papan misteri dapat meningkatkan aktivitas siswa

3. Hasil Belajar Siswa

Melalui hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran

PPKn dengan menggunakan media papan misteri memiliki dampak

positif dalam pemahaman perilaku konstitusi sehingga dapat

meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari semakin

mantapnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan guru

yaitu pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar siswa diperoleh 74.63

dengan banyaknya siswa yang tuntas belajar 23 siswa, sedangkan yang

belum tuntas 11 siswa dengan persentase ketuntasan 67.65%. Sementara

pada siklus II nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 79.62 dengan 32

siswa yang dinyatakan tuntas sementara 2 siswa belum tuntas dengan

persentase ketuntasan 94.12%

Berdasarkan pelaksanaan penelitian ini ternyata ada peningkatan

hasil rata-rata belajar siswa sebesar 4.99 dari 74.63 pada siklus I menjadi

79.62 pada siklus II, hal ini terjadi juga peningkatan jumlah siswa yang

dinyatakan tuntas dalam proses pembelajaran ini yakni sebesar 9 siswa

dari yang siklus I 23 siswa menjadi 32 siswa pada siklus II, sementara

persentase ketuntasan belajar juga meningkat 26.47% dari 67.65% pada

siklus I menjadi 94.12% pada siklus II.


72

Hal ini bisa dilihat dari hasil perbandingan yang disajikan dalam

bentuk tabel hasil belajar yang dihasilkan dari proses pembelajaran di

siklus I dan II sebagai berikut:

Tabel 4.11 Perbandingan Hasil Belajar Siklus I dan II

No Uraian Hasil Siklus I Hasil Siklus II


1 Nilai rata-rata tes formatif 74.63 79.62
2 Jumlah siswa yang tuntas belajar 23 32
3 Persentase ketuntasan belajar 67.65% 94.12%

Dari data hasil belajar siswa pada siklus I dan II jika kita lihat

perbandingan dengan diagram sebagai berikut:

Diagram 4.9
Perbandingan Hasil Belajar Siklus I dan II

Melihat hasil belajar yang diperoleh dalam penelitian ini ternyata

ada peningkatan hasil belajar siswa, dimana nilai yang diinginkan dalam

penelitian ini sebesar 75 dengan persentase ketuntasan sebesar 85%

yang di inginkan terpenuhi dalam siklus II sebesar 94.12%. hal ini dapat

dinyatakan bahwa pelaksanaan pembelajaran PPKn dengan

menggunakan media papan misteri berdampak positif terhadap

pemahaman siswa terhadap perilaku konstitusi sehingga dapat

mempengaruhi hasil belajar siswa.