Anda di halaman 1dari 8

MAKALAH

PROSES INDUSTRI KIMIA 2


Kinetika dan TD Reaksi Hidrogenasi
(Reaksi Berlangsung/tidak dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi)

Disusun Oleh :
1. Dwi Arisandy (08.204.1.01635)
2. Fauzi Rizkhy D. (08.2014.1.01652)
3. Putri Anggraeni F. (08.2014.1.01653)

FAKULTAS TEKNIK INDUSTRI


JURUSAN TEKNIK KIMIA
INSTITUT TEKNOLOGI ADHI TAMA SURABAYA
2017
Daftar Isi
Halaman Judul...................................................................................................................i
Daftar Isi.............................................................................................................................ii
BAB I Pendahuluan...........................................................................................................1
1.I Latar belakang.......................................................................................................1
1.I Rumusan masalah..................................................................................................1
1.I Tujuan....................................................................................................................1
BAB II Pembahasan..........................................................................................................2
II.1 Kinetika dan TD reaksi hidrogenasi......................................................................2
II.2 Faktor-faktor yang mempengaruhi reaksi hidrogenasi..........................................3
BAB III Penutup................................................................................................................6
III.1 Kesimpulan............................................................................................................6
Daftar Pustaka...................................................................................................................7

2
BAB I
PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang


Dalam industri, hidrogenasi merupakan proses reaksi kimia yang melibatkan
hidrogen sebagai bahan dengan dibantu katalis dalam reaksinya. Sedangkan di dalam
reaksi pasti terdapat kinetika-kinetika yang mempermudah kita dalam mengetahui reaksi-
reaksi yang ditentukan, biasanya disebut kinetika reaksi. Kinetika reaksi adalah cabang
ilmu kimia yang membahas tentang laju reaksi dan faktor-faktor yang mempengaruhi.
Misalnya tentang kinetika hidrogenasi, dengan adanya cabang ilmu tersebut kita dapat
mengetahui reaksi hidrogenasi yang akan diproses berlangsung atau tidak serta dapat
mengetahui faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi reaksi hidrogenasi tersebut.

I.2 Rumusan Masalah


1. Bagaimana kinetika dan TD reaksi hidrogenaasi bisa berlangsung atau tidak?
2. Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi reaksi hidrogenasi tersebut?

I.3 Tujuan

3
1. Untuk mengetahui kinetika dan TD reaksi hidrogenasi bisa berlangsung atau tidak
2. Untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi reaksi hidrogenasi
tersebut.

BAB II
PEMBAHASAN

II.1 Kinetika dan TD Reaksi Hidrogenasi


A. Harus ada kemungkinan terjadi reaksi
Secara perhitungan teoritis kemungkinan terjadi reaksi dapat dilihat melalui energi
bebasnya (F). Dimana harus terjadi penurunan energi bebas untuk memungkinkan
terjadinya reaksi sehingga harga F minus (-).
Ketika reaktan dan produk pada fase gas dengan tekanan 1 atm, energi bebas dapat
dihitung :
-F =4,57 T log k
Dimana :
T= temperatur absolut
k = konstanta kesetimbangan reaksi
B. Reaksi Fase Gas atau Liquid
Reaksi hidrogenasi tidak bisa terjadi tanpa adanya hidrogen yang direaksikan
dengan substan dan katalis yang dapat berupa gas atau liquid. Prinsip perbedaannya adalah
rasio hidrogen dengan substan yang dihidrogenasi. Dalam fase gas, rasio sangat bervariasi
luas sedangkan dalam fase liquid dilihat dari kelarutan hidrogen. Reaksi hedrogenasi tidak
dapat terjadi tanpa adanya hidrogen dan katalis.
Dalam reaksi fase cair, harus ada kontak antara hidrogen dengan reaktan yang
terhidrogenasi oleh katalis. Hal ini biasanya dilakukan dengan beberapa cara dengan
mengocok, dengan mengaduk, atau dengan sirkulasi hidrogen melalui cairan. Faktor lain
yang sangat memudahkan kontak hidrogen adalah kelarutan hidrogen dalam substansi

2
hidrogenasi. Peningkatan tekanan kelarutan yang lebih besar dari hidrogen dapat
dibandingkan dengan reaksi fase gas. Perbedaan utama adalah rasio hidrogen pada
substansi yang terhidrogenasi. Dalam fase gas, rasio ini dapat bervariasi selama rentang
yang sangat luas, namun dalam fase cair diatur oleh kelarutan hidrogen.

II.2 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Reaksi Hidrogenasi


A. Suhu
Sebagian besar suhu untuk reaksi hidrogenasi biasanya di bawah 400 C, kecuali
dalam reaksi dimana pyrolytic dekomposisi terjadi bersamaan dengan reaksi hidrogenasi.
Adapun dalam reaksi tersebut, suhu dapat naik sampai 500 C. Di dalam reaksi
hidrogenasi, suhu merupakan salah satu hal yang paling penting, karena suhu dapat
mempengaruhi reaksi hidrogenasi ketika berlangsung. Di dalam reaksi hidrogenasi,
sebenarnya setiap reaksi hidrogenasi dapat dibalik dengan meningkatnya suhu. Katalis
hanya dapat mempengaruhi kecepatan dan laju reaksi, sedangkan suhu mempengaruhi
kesetimbangan dari reaksi, tetapi dengan meningkatnya suhu secara berlebih dapat
mempengaruhi kesetimbangan dari reaksi sendiri dan menyebabkan hasil akhir menurun.
Hal tersebut yang meyebabkan reaksi hidrogenasi sebagian besar bereaksi pada suhu 400
C. Adapun keuntungan dari meningkatkan suhu yaitu mempercepat laju reaksi, sehingga
dalam waktu tertentu kuantitas produk yang dihasilkan lebih besar. Disamping itu, dengan
peningkatan suhu yang berlebih, akan menyebabkan katalis bekerja kurang maksimal atau
efisiensi katalis menurun sehingga mempengarhi kesetimbangan reaksi hidrogenasi dan
menyebabkan hasil menurun. Adapun katalis yang secara umum digunakan dalam reaksi
hidrogenasi adalah katalis logam mulia, seperti platina atau paladium yang menggunakan
dari suhu ruang sampai 150 C, dan berbagai campuran logam dan oksidasi logam yang
menggunakan suhu 250 C-400 C ketika bereaksi.
B. Tekanan
Selain suhu, tekanan juga salah satu faktor yang mempengaruhi reaksi hidrogenasi.
Di dalam reaksi hidrogenasi, tekanan dapat mempengaruhi kesetimbangan laju reaksi. Oleh
karena itu, umumnya laju reaksi meningkat ketika tekanan meningkat, hal ini karena
biasanya ada fase gas yang menyebabakan tekanan meningkat dan konsentrasi juga
meningkat. Telah dijelaskan sebelumnya apabila tekanan meningkat akan menyebabkan
laju reaksi meningkat, selain itu dengan meningkatnya konsentrasi juga mempengaruhi
peningkatan laju reaksi. Tekanan akan meningkatkan hasil kestimbangan dalam reaksi
hidrogenasi ketika adanya penurunan volume pada saat reaksi berlangsung. Hal tersebut

3
adalah aplikasi sederhana yang terdapat di dalam hukum mass-action atau prinsip Le
Chatelier. Dengan volime berkurang, tekanan akan memiliki efek lebih besar pada hasil
kesetimbangan dalam reaksi :
CO + 2H2 CH3OH
Kemudian di resuksi pada formaldehid :
CH2O + H2 CH3OH

C. Waktu
Waktu yang diperlukan untuk reaksi hidrogenasi dapat bervariasi dari beberapa
detik hingga beberapa jam, tergantung pada bahan yang dihidrogenasi, katalis, suhu, dan
tekanan. Secara umum, semakin reaktif senyawa, semakin cepat reaksi hidrogenasi.
Dengan demikian, aldehida sederhana terhidrogenasi sangat mudah, sedangkan
pengurangan cincin aromatik untuk senyawa siklik jenuh atau ester menjadi alkohol adalah
reaksi lambat. Jenis aparatus atau peralatan yang digunakan akan tergantung pada
kecepatan sebaliknya hidrogenasi. Jenis yang biasa reaktor bom yang mengagumkan cocok
untuk reaksi lambat, sementara aparat di mana bahan dapat terus melewati katalis yang
terbaik untuk reaksi cepat.
D. Kelarutan hidrogen
Pengaruh kelarutan hidrogen dalam reaksi hanya terdapat dalam reaksi fase cair.
Peningkatan tekanan hidrogen juga mempengaruhi peningkatan kelarutan sesuai dengan
cairan yang diberikan. Peningkatan tekanan dan peningkatan larutan mengikuti hukum
Henry dengan menggunakan suhu biasa dalam berbagai cairan, seperti metanol,
isopropanol, hidrokarbon parafin dan minyak. Akan tetapi kelarutan hidrogen dalam cairan
akan menurun dengan adanya peningkatan suhu.
Dengan adanya hal tersebut, Grimm membahas mengenai katalitik hidrogenasi
batubara dan minyak. Grimm menyatakan bahwa kelarutan hidrogen dalam minyak
meningkat dengan suhu tinggi yaitu menjadi tiga kali lebih besar. Dimana nilai untuk panas
reaksi pada umumnya diperoleh dari data termokimia, ketika data yang berkaitan secara
khusus tidak tersedia. Hidrogenasi biasanya eksotermis dan reaksi terjadi hanya karena
katalis dan suhu. Namun, suhu yang tidak terkontrol tidak hanya mempengaruhi jalannya
reaksi dan mengurangi efisiensi katalis tetapi juga memerlukan bahan konstruksi yang
dapat menahan kondisi maksimum suhu dan tekanan yang mungkin terjadi. Cara
mengontrol suhu yang tepat yaitu dengan menyesuaikan panas dengan bahan yang masuk
atau bahan yang digunakan.

E. Katalis

4
Katalis adalah suatu bahan kimia yang dapat meningkatkan laju suatu reaksi tanpa
bahan tersebut menjadi ikut terpakai dan setelah reaksi berakhir bahan tersebut akan
kembali ke bentuk awal tanpa terjadi perubahan kimia. Dalam reaksi hidrogenasi, katalis
sangat diperlukan untuk terjadinya reaksi selama proses hidrogenasi. Konsentrasi katalis
dan jenis katalis sangat menentukan hasil yang diperoleh.
Pemilihan katalis sangat berpengaruh terhadap kecepatan reaksi, selektivitas dan
isomerisasi geometris. Jenis high-selectivity catalyst memungkinkan penggunanya untuk
mengurangi asam linolenat tanpa menghasilkan asam stearat berlebih, sehingga diperoleh
produk dengan oxidative stability yang baik dan bertitik leleh rendah. Contohnya, katalis
copper-chromite telah digunakan dalam hidrogenasi selektif dari asam inolenat menjadi
asam linoleat dalam minyak kedelai agar diperoleh produk flavor-stable salad oil. Selain
itu kecepatan reaksi hidrogenasi meningkat seiring dengan peningkatan jumlah
(konsentrasi) katalis hingga suatu titik. Peningkatan kecepatan reaksi tersebut disebabkan
oleh peningkatan permukaan aktif dari katalis. Titik maksimum tercapai karena pada kadar
sangat tinggi, hidrogen tidak mampu terlarut cukup cepat untuk menyuplai jumlah katalis
yang tinggi.

BAB III
PENUTUP
III.1 Kesimpulan
1. Ada beberapa ketentuan dalam kinetika dan TD reaksi hidrogenasi salah satunya
yaitu harus ada kemungkinan terjadi reaksi dan adanya reaksi fase gas atau liquid.

5
2. Faktor-faktor yang mempengaruhi hidrogenasi yaitu suhu, tekanan, waktu, kelarutan
hidrogen, dan katalis. Dimana jenis katalis dan konsentrasi katalis sangat
berpengaruh terhadap hasil yang diperoleh.

Daftar Pustaka
McGraw-Hill Kogakwsha, Ltd.1958.Unit Process in Organic Syntesyis fifth
edition.London: McGraw-Hill Book Company, Inc.

TN.TT.Chapter II.Diakses tanggal 9 Maret 2017


repository.usu.ac.id>bitsream

TN.2016.Reaksi Hidrogenasi. Diakses tanggal 9 Maret 2017


http://www.ilmukimia.org/2016/01/reaksi-hidrogenasi.html