Anda di halaman 1dari 12

PENGARUH LAMA KERJA DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA

DOSEN DALAM PELAKSANAAN TRIDHARMA PERGURUAN TINGGI


DI AKBID MAMBAUL ULUM SURAKARTA

Oleh
Ani Nur Fauziah 1)
1)
Dosen Akademi Kebidanan Mambaul Ulum Surakarta

ABSTRAK

Globalisasi berdampak pada pendidikan tinggi dan perguruan tinggi. Hal ini
mengubah cara belajar mengajar, pendidikan nilai, persaingan yang semakin
tajam, kemajuan dan keterbelakangan suatu negara menjadi transparan sehingga
harapan besar diletakkan pada perguruan tinggi. Dosen adalah salah satu
komponen esensial di perguruan tinggi sehingga diperlukan peningkatan kinerja.
Kinerja dosen dipengaruhi oleh lama kerja dan motivasi. Kinerja dosen dinilai
dari bagaimana melaksanakan tridharma perguruan tinggi.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama kerja dan motivasi
terhadap kinerja dosen dalam melaksanakan tridharma perguruan tinggi.
Jenis penelitian ini adalah penelitian obervasional dengan pendekatan cross
sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Data
dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner motivasi dan kinerja dosen
menggunakan angket. Dianalisis dengan uji regresi linier berganda.
Secara parsial motivasi berpengaruh terhadap kinerja dosen dalam pelaksanaan
tridharma perguruan tinggi, sedangkan lama kerja tidak berpengaruh terhadap
kinerja dosen dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.
Pengaruh lama kerja dan motivasi terhadap kinerja dosen dalam pelaksanaan
tridharma perguruan tinggi sebesar 32.4% ( R2= 0.324) sedangkan sisanya 67.6%
dijelaskan oleh variabel lain.

Kata kunci : Kinerja Dosen, Lama Kerja, Motivasi

PENDAHULUAN

1. Latar belakang.
Globalisasipun berdampak pada pendidikan tinggi dan perguruan tinggi.
Globalisasi juga mengubah cara belajar mengajar, pendidikan nilai, persaingan
yang semakin tajam, kemajuan dan keterbelakangan suatu negara menjadi
transparan.Sektor pendidikan yang menjadi tulang punggung penting dalam
membina dan mengembangkan SDM, karena persaingan yang begitu ketat
menjadi pemicu untuk mendapatkan peluang untuk kesejahteraan hidup, maka
orang berlomba lomba untuk mendapatkan gelar akademik yang lebih tinggi
dengan harapan kesempatan memperoleh pekerjaan semakin terbuka ( Soetikno,
2009).

Pengaruh Lama Kerja dan Motivasi terhadap Kinerja Dosen dalam


Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi (A.Nur Fauziah) 42
Dosen adalah salah satu komponen esensial dalam suatu sistem pendidikan
di perguruan tinggi. Kemampuan dosen ikut menentukan daya saing institusi.
Dosen yang berkualitas pada akhirnya akan meningkatkan kualitas perguruan
tinggi secara keseluruhan. Tidak dapat dipungkiri bahwa dosen adalah sumber
yang sangat potensial bagi perguruan tinggi karena dosen dapat memberikan
pelayanan dengan mutu tinggi kepada mahasiswa ( Umar, 2004).
Faktor utama penyebab rendahnya mutu pendidikan adalah kondisi pengajar
yaitu kualifikasinya tidak layak atau mengajar tidak sesuai bidang keahliannya.
Tantangan yang terkait dengan mutu pendidik mencakup tantangan pribadi,
kompetensional pribadi maupun ketrampilan pendidik dalam melaksanakan
tugasnya.
Kinerja dosen diukur berdasarkan beban kerja dosen mencakup kegiatan
pokok yaitu merencanakan pembelajaran, melaksanakan proses bembelajaran,
melakukan evaluasi pembelajaran, membimbing dan melatih, melakukan
penelitian, melakukan pengabdian pada masyarakat dan melakukan tugas
tambahan. Beban kerja dosen sepadan dengan 12 satuan kredit semester (SKS)
dan sebanyak banyaknya 16 satuan kredit semester (SKS). Menurut Undang
Undang Guru dan Dosen nomor 14 tahun 2005, dosen adalah pendidik profesional
dari ilmuwan dengan tugas utama metransformasikan, mengembangkan dan
menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi melalui pendidikan, penelitian
dan pengabdian masyarakat, hal ini yang disebut dengan tri dharma perguruan
tinggi (Mundarti, 2007).
Siagian (2004), mengatakan bahwa kinerja seseorang dipengaruhi oleh :
karakteristik biografikal yang terdiri dari (1) umur, (2) jenis kelamin, (3) lama
kerja, (4) pendidikan, (5) tekanan ekonomi, (6) status perkawinan, (7)
kepribadian, (8) pendapatan, (9) kepuasan kerja , (10) nilai - nilai yang dianut dan
(11) kemampuan belajar. Robbin (2006), menyebutkan bahwa faktor faktor
yang mempengaruhi kinerja dosen adalah karakteristik individu yang terdiri dari
usia, tingkat pendidikan dan masa kerja, serta faktor psikologis yang terdiri dari
motivasi dan kepuasan kerja.
Hasil Studi pendahuluan di AKBID Mambaul Ulum Surakarta duketahui
Motivasi kerja dosen dalam melaksanakan penelitian dan pengabdian masyarakat
rendah, berdasarkan hasil wawancara terhadap 8 dosen menunjukkan minat untuk
melakukan penelitian dan pengabdian masyarkat sangat kurang. Jumlah hasil
penelitian yang dilakukan dosen tidak mengalami peningkatan dari tahun ke tahun
dengan rata rata 1- 2 judul penelitian selama 5 (lima) tahun terakhir. Persoalan
ini terkait dengan beberapa faktor di antaranya : kemampuan dalam bidang
metodologi, motivasi ,minat meneliti, sikap ilmiah dan biaya. Hal ini juga akan
berpengaruh pada rendahnya kinerja dosen dalam pengabdian masyarakat.
Pada perencanaan proses pembelajaran yang berkaitan dengan tugas dosen
dalam bidang pendidikan dan pengajaran tahun 2011/2012 di Akademi Kebidanan
Mambaul Ulum Surakarta berdasarkan dokumen kurikulum, sebanyak 56 %
dosen tidak membuat Rencana Pelaksanaan pembelajaran. Jumlah prosentase
kehadiran dosen mengalami penurunan dari tahun akademik 2010 / 2011 sampai
2011/2012 yaitu dibawah 80%, hal ini menunjukkan dosen kurang termotivasi
dengan pekerjaan yang dilakukan, sehingga akan mempengaruhi kinerja institusi
Pengaruh Lama Kerja dan Motivasi terhadap Kinerja Dosen dalam
Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi (A.Nur Fauziah) 43
secara keseluruhan, karena kinerja dosen merupakan penggerak bagi keberhasilan
tujuan yang hendak dicapai oleh lembaga perguruan tinggi. Sedangkan kalau
dilihat dari masa kerja mayoritas 6 tahunan ke atas tetapi dari proses
pembelajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat ternyata masih belum
memperlihatkan hasil yang maksimal.

2. Identifikasi Masalah
Masalah yang dapat dirumuskan yaitu adalah : keberhasilan
penyelenggaraan pendidikan sangat ditentukan oleh kinerja para pelaku
pendidikan khusunya dosen selaku ujung tombak pengelola pendidikan dan
pengajaran. Kinerja merosot dengan makin bertambahnya usia seseorang, karena
ketrampilan individu menurun seiring dengan berjalannya waktu, kebosanan
pekerjaan yang berlarut larut, dan kurangnya rangsangan intelektual
menyumbang pada kurangnya produktivitas. Motivasi menggerakkan dosen agar
mampu mencapai tujuan atau kondisi yang mampu membangkitkan dan
memelihara perilaku dosen hingga dosen termotivasi untuk melaksanakan kinerja
dengan baik. Dengan demikian baik karakteristik maupun motivasi akan
menentukan kinerja dosen dalam melaksanakan tridharma perguruan tinggi.

3. Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh lama kerja dan motivasi
terhadap kinerja dosen dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.

METODE PENELITIAN

1 . Tempat dan Waktu Penelitian


Penelitian ini dilaksanakan di AKBID Ma mba u l U lu m
Surakarta.

2. Jenis Penelitian
Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional yang dilakukan
bersifat diskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional yaitu suatu penelitian
di mana variabel-variabel bebas dan variabel terikat diteliti pada waktu yang sama
(Notoatmodjo, 2010). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh dosen Akademi
Kebidanan Mambaul Ulum Surakarta sejumlah 25 orang. Sampel pada
penelitian ini dengan menggunakan sampling jenuh yaitu dengan mengambil
semua anggota populasi menjadi sample..

3. Teknik Analisis Data


Analisis dari penelitian terdiri dari dua analisis yaitu deskriptif dan analisis
inferensial. Analisis deskriptif dilakukan dengan menyajikan data melalui tabel
data distribusi frekuensi dan histogram. Analisis inferesial digunakan untuk
menguji hipotesis. Dalam analisis data diadakan uji persyaratan yaitu uji
normalitas data dan uji asumsi klasik. Setelah data tersebut memenuhi uji
persyaratan kemudian di analisa dengan menggunakan regresi linier berganda.

Pengaruh Lama Kerja dan Motivasi terhadap Kinerja Dosen dalam


Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi (A.Nur Fauziah) 44
HASIL DAN PEMBAHASAN

1. Hasil Penelitian.
Deskripsi data mewakili variabel bebas meliputi : lama kerja, dan motivasi
kerja, sedangkan variabel terikat adalah kinerja dosen dalam melaksanakan
tridharma perguruan tinggi.

Tabel 1 Distribusi responden berdasarkan masa kerja, motivasi dan


kinerja ( n = 25 )

Masa_kerja Motivasi kinerja

N Valid 25 25 25
Missing 0 0 0
Mean
6.56 135.20 129.48

Std. Deviation
3.765 7.724 13.516

Minimum 2 118 92
Maximum 11 151 145
Sumber : Data Primer, 2012

Berdasarkan tabel 4.1 diatas dapat diketahui bahwa dari 25 responden , lama
kerja responden rata rata 7 tahun, motivasi kerja rata rata adalah 135 dan
kinerja responden dalam tridharma perguruan tinggi rata rata 129

Tabel 2 Hasil perhitungan uji normalitas data

Motivasi
Lama kerja kinerja
kerja
N 25 25 25
Normal Mean 6.56 135.20 129.48
Parametersa,,b Std. 3.765 7.724 13.516
Deviation
Most Extreme Absolute .268 .118 .125
Differences Positive .268 .107 .125
Negative -.220 -.118 -.123
Kolmogorov-Smirnov Z 1.339 .591 .627
Asymp. Sig. (2-tailed) .055 .876 .826

Pengaruh Lama Kerja dan Motivasi terhadap Kinerja Dosen dalam


Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi (A.Nur Fauziah) 45
Dari tabel 2 diatas bisa disimpulkan P-value lama kerja, motivasi dan
kinerja lebih dari 0,05 jadi data berdistribusi normal.

Tabel 3 Hasil perhitungan multikolinieritas

Model Collinearity Statisticsar


Sig. Tolerance VIF
(Constant) .855
Lamakerja .826 .663 1.509
Motivasikerja .005 .975 1.025

Dari tabel diatas bisa dilihat bahwa nilai tolerance lama kerja 0.663 dan
motivasi kerja 0.975 lebih besar dari 0.1 dan nilai VIF umur 1.531; lama kerja
nilai VIF 1.509 dan motivasi nilai VIF 1.25 , nilai VIF ketiga variabel kurang dari
10 sehingga bisa disimpulkan tidak terjadi multikolinearitas.

Gambar 1 Hasil Perhitungan Heterokedastisitas

Dari gambar diatas dapat diketahui bahwa titik titik tidak membentuk pola
yang jelas ( titik titik menyebar di atas dan di bawah angka 0 pada sumbu Y),
jadi dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi heteroskedastisitas

Tabel 4 Hasil Uji Autokorelasi

Model Summaryb
Adjusted R Std. Error of the Durbin-
Model R R Square Square Estimate Watson
a
1 .569 .324 .227 11.880 1.890

Dari tabel 4 bisa diketahui bahwa nilai DW diperoleh 1.890. Untuk nilai dL
dan dU dapat dilihat pada tabel DW ( lampiran ) untuk signifikansi 0,05 dengan n
( jumlah data ) = 25 dan k ( jumlah variable independent ) = 3, didapatkan nilai dL
adalah 1.1228 dan dU adalah 1.6540, jadi nilai 4 dU = 2.346 sedangkan 4 dL=
2.8772. Hal ini berarti nilai DW (1.890) terletak antara dU dan 4-dU yaitu 1.6540
dan 2.346, kesimpulannya tidak terjadi autokorelasi

Pengaruh Lama Kerja dan Motivasi terhadap Kinerja Dosen dalam


Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi (A.Nur Fauziah) 46
Tabel 5. Hasil Uji t

Model
T Sig
1 (constant) -.186 .855
Lama kerja -.222 .826
Motivasi kerja 3.168 .005

Berdasarkan hasil perhitungan pada tabel diatas bisa diketahui bahwa nilai t
lama kerja sebesar -0.222 dibandingkan dengan t tabel -2.080 yaitu 0.222
> - 2.080 atau - t hitung > - t tabel dan P-value untuk pengaruh lama kerja secara
parsial terhadap kinerja dosen dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi
sebesar 0.826 pada taraf signifikansi 0.05. Hal ini berarti P-value 0.05 sehingga
dapat disimpulkan Ho diterima yaitu lama kerja secara parsial tidak berpengaruh
terhadap kinerja dosen dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.
Sedangkan nilai t motivasi sebesar 3.168 dibandingkan dengan t tabel 2.080
yaitu 3.168 > 2.080 , sehingga t hitung > t tabel dan P-value untuk pengaruh
motivasi secara parsial terhadap kinerja dosen dalam pelaksanaan tridharma
perguruan tinggi sebesar 0.005 pada taraf signifikansi 0.05. Hal ini berarti P-
value < 0.05, dapat disimpulkan Ho ditolak berarti motivasi secara parsial
berpengaruh terhadap kinerja dosen dalam pelaksanaan tridharma perguruan
tinggi.

Tabel 6. Hasil uji F

ANOVAb
Mean
Model Sum of Squares Df F Sig.
Square
1 Regression 1420.604 3 473.535 3.355 .038a
Residual 2963.636 21 141.126
Total 4384.240 24

Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa nilai F hitung adalah 3.355
dibandingkan dengan nilai F tabel adalah 3.072 sehingga F hitung > F tabel dan
nilai signifikansi adalah 0.038 yaitu < 0.05, maka kesimpulannya Ho ditolak
sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh lama kerja dan motivasi terhadap
kinerja dosen dalam melaksanakan tridharma perguruan tinggi.

Pengaruh Lama Kerja dan Motivasi terhadap Kinerja Dosen dalam


Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi (A.Nur Fauziah) 47
Tabel 7. Hasil uji regresi linier berganda

Adjusted R Std. Error of Durbin-


Model R R Square
Square the Estimate Watson
1 .569a .324 .227 11.880 1.890

Berdasarkan perhitungan pada tabel diatas, dapat diketahui bahwa nilai R


adalah 0.569 yang mempunyai arti korelasi antara variabel motivasi kerja dan
lama kerja terhadap kinerja sebesar 0.569.
Nilai R2 sebesar 0.324, artinya persentase sumbangan pengaruh variabel
motivasi dan lama kerja terhadap kinerja dosen dalam melaksanakan tridharma
perguruan tinggi sebesar 32,4%, sedangkan sisanya 67,6% dipengaruhi oleh
variabel lain

2. Pembahasan
a. Pengaruh lama kerja terhadap kinerja dosen dalam pelaksanaan
tridharma perguruan tinggi.
Ternyata kinerja dosen tidak dipengaruhi oleh lamanya dia bekerja. Hal
ini sesuai dengan penelitian Haryanti (2006) bahwa : masa kerja berpengaruh
negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja kepala sekolah. Dari deskripsi data
responden hampir separo memiliki masa kerja kurang dari 5 tahun dan ternyata
kinerja kepala sekolah tidak dipengaruhi oleh masa kerja. Bahkan akan terjadi
suatu kebalikan, jika masa kerja semakin lama, maka kinerjanya akan semakin
menurun. Hal ini berkaitan juga dengan usia mempengaruhi ketahanan atau
produktivitas kerja, karena untuk usia kepala sekolah ada yang berumur 50 tahun
keatas. Demikian juga dengan kondisi di Akademi Kebidanan MambaulUlum
Surakarta yang separo dari data responden juga memiliki masa kerja 5 tahun
dimana masa ini masih memerlukan adaptasi dengan tugas utama sebagai seorang
dosen yaitu melaksanakan tridharma perguruan tinggi dengan beban kerja paling
sedikit sepadan dengan 12 ( dua belas ) sks dan paling banyak 16 ( enam belas)
sks pada setiap semester sesuai dengan kualifikasi akademik dengan ketentuan
sebagai berikut (DIKTI,2010) .
b. Pengaruh motivasi terhadap kinerja dosen dalam pelaksanaan
tridharma perguruan tinggi.
Motivasi diartikan sebagai suatu sikap ( attitude) karyawan terhadap sitiasi
kerja ( situation) di lingkungan organisasinya. Mereka yang bersikap positif
terhadap situasi kerjanya akan menunjukkan motivasi kerja yang tinggi dan
sebaliknya jika mereka bersikap negatif terhadap situasi kerjanya akan
menunjukkan motivasi kerja yang rendah. Motivasi kerja adalah sesuatu yang
menimbulkan semangat atau dorongan kerja ( Ratnawati, 2002). Dan hal ini sesuai
dengan penelitian ini bahwa motivasi berpengaruh terhadap kinerja dosen dalam
pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.
Hasil penelitian ini juga diperkuat dengan penelitian Mundarti ( 2007)
bahwa bahwa motivasi dan kepuasan mempunyai pengaruh secara bersama-sama
terhadap kinerja dosen dalam melaksanakan proses belajar mengajar di Program

Pengaruh Lama Kerja dan Motivasi terhadap Kinerja Dosen dalam


Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi (A.Nur Fauziah) 48
Studi Kebidanan Magelang tahun akademik 2005/2006. Clelland (1953) dalam
Hamid (2011) berpendapat bahwa manusia pada dasarnya memiliki berbagai
kebutuhan seperti kebutuhan untuk berprestasi, berafiliasi dan berkuasa. Apabila
kebutuhan tersebut terpenuhi maka yang bersangkutan akan termotivasi untuk
berkinerja tinggi. Demikian halnya dengan seorang dosen, yang bersangkutan
akan berkinerja secara profesional apabila kebutuhannya terpenuhi.
c. Pengaruh lama kerja dan motivasi terhadap kinerja dosen dalam
pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.
Menurut Lyman Porter dan Raymon Miles (1996) , motivasi kerja
merupakan sistem yang dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu karakteristik individu,
karakteristik pekerjaan dan karakteristik situasi kerja. Ketiga faktor ini saling
berhubungan dan saling mempengaruhi. Meningkatkan motivasi kerja dapat
melalui tindakan sebagai berikut :
1) memperhatikan karakteristik individu, bila terpenuhi diharapkan karyawan
akan termotivasi untuk bekerja keras sehingga kinerja akan naik, 2)
memperhatikan karakteristik pekerjaan yang meliputi jumlah tanggung jawab,
macam tugas dan tingkat kepuasan yang diperoleh dari pekerjaan itu sendiri.
Kepuasan kerja timbul dari dua rangkaian faktor yang terpisah yang disebut faktor
pemuas (factor-factor motivator) dan faktor bukan pemuas (factor-factor hygiene),
3) memperhatikan karakteristik situasi kerja ( Ratnawati , 2002).
Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian Hartati (2005) Dari
persamaan regresi terlihat bahwa parameter koefisien regresinya untuk variabel
kompetensi dan motivasi adalah positif, ha1 ini menunjukkan bahwa terdapat
hubungan linear positif terhadap kinerja pegawai. Dengan demikian setiap terjadi
peningkatan veriabel motivasi, maka kinerja pegawai akan mengalami kenaikan.
Dengan demikian pengajuan hipotesis diterima, ha1 ini karena terdapat pengaruh
secara simultan antara variabel kompetensi dan motivasi terhadap kinerja
pegawai. Di antara variabel-variabel bebas yang diteliti ditemukan bahwa variabel
motivasi merupakan variabel dalam penelitian yang memiliki pengaruh yang
paling dominan terhadap kinerja pegawai pegawai pada Sekretariat Daerah
Kabupaten Malang.

SIMPULAN DAN SARAN


Simpulan
1. Berdasarkan hasil penelitian faktor faktor yang mempengaruhi kinerja
dosen dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi di Akademi Kebidanan
Mambaul Ulum Surakarta dapat disimpulkan bahwa secara parsial lama
kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja dosen.
Variabel yang secara parsial berpengaruh terhadap kinerja dosen dan
signifikan adalah variabel motivasi yang ditunjukkan dengan koefisien regresi
sebesar 1.007.
2. Uji R2 didapatkan hasil sebesar 0.324 atau 32.4 %. yang berarti variabilitas
variabel dependen kinerja dosen dalam pelaksanaan tridharma perguruan
tinggi di Akademi Kebidanan Mambaul Ulum Surakarta yang dapat
dijelaskan oleh variabilitas variabel independen lama kerja dan motivasi

Pengaruh Lama Kerja dan Motivasi terhadap Kinerja Dosen dalam


Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi (A.Nur Fauziah) 49
sebesar 32.4% sedangkan sisanya (67.6 %) dijelaskan oleh variabel lainnya
yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini.
Saran
1. Adanya peningkatan kinerja dosen dalam pelaksaan tridharma perguruan
tinggi melalui motivasi dosen berupa reward bagi dosen yang berprestasi dan
punishment bagi dosen yang melanggar aturan yang sudah ditetapkan dan
evaluasi beban kerja dosen setiap semester.
2. Perlu penelitian lebih lanjut tentang faktor- faktor lain yang mempengaruhi
kinerja dosen dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi agar dapat
diungkap variabel variabel lain yang mempengaruhi kinerja dosen secara
lebih lengkap dan komprehensif serta penilaian kinerja dosen tidak dilakukan
oleh dosen sendiri, tetapi oleh pimpinan perguruan tinggi tempat bekera
sehingga data yang didapatkan tentang kinerjanya lebih representatif

DAFTAR PUSTAKA
Asad, M.2003. Psikologi Industri. Yogyakarta : Libery
Ashar SM. 2002. Psikologi Industri dan Organisasi. Jakarta : Penerbit Universitas
Indonesia
Azwar,A,2001. Pengantar Administrasi Kesehatan. Jakarta: Binarupa Aksara

Budioro,B.2002. Pengantar Administrasi Kesehatan Masyarakat. Semarang :


Penerbit UNDIP Semarang
Dahlan,MS. 2009. Statistik Untuk Kedokteran dan Kesehatan. Jakarta ; Salemba
Medika
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan NasionaL, 2010
Pedoman Beban Kerja Dosen dan Evaluasi Pelaksanaan tridharma
Perguruan Tinggi. Jakarta : Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
Departemen pendidikan Nasional

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinngi Departemen Pendidikan Nasional, 2010.


Buku pedoman Sertifikasi Pendidik Untuk Dosen Tahun 2010. Jakarta :
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen pendidikan Nasional
Ghozali. 2002. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan SPSS. Edisi II. Semarang :
Badan Penerbit UNDIP
Gibson JI,Ivancevich JM,Donelly JH, 2003. Organisasi Perilaku, Struktur,
Proses. Jilid 2. Bandung : Erlangga
Hamid, S, 2011. Pengaruh Motivasi dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja
Dosen Matematika pada Beberapa Perguruan Tinggi di Kota Makasar. J.
Manajemen Bisnis.1(1) :65 74

Pengaruh Lama Kerja dan Motivasi terhadap Kinerja Dosen dalam


Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi (A.Nur Fauziah) 50
Handoko,TH. 2002. Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia. Edisi ke-
2. Yogyakarta: BPFE
Hartati I,2005. Pengaruh Kesesuaian Kompetensi dan Motivasi Kerja terhadap
Kinerja Pegawai pada Sekretariat Daerah Kabupaten Malang. J.
Eksekutif.2 (1) : 63 80
Haryanti,S dan Susialisasi,T, 2011. Pengaruh Tingkat pendidikan, Lingkungan
Kerja dan Masa Kerja terhadap Kinerja Kepala Sekolah SMP Negeri
Sekabupaten Karanganyar dengan Gender sebagai Variabel
Moderator.J.Akutansi & Auditing.8(1): 1-94
Hasibuan, 2003. Organisasi dan Motivasi Dasar Peningkatan Produktivitas.
Jakarta : Bumi Aksara

Lubis, CP. 2004. Implementasi Tridharma Perguruan Tinggi dalam Mendukung


Disiplin Nasional [diunduh Januari 2012]. Tersedia dari:
http://repository.usu.ac.id/bitstream/1234
Luthans,SF. 2006. Perilaku Organisasi. Edisi ke 10. Edisi indonesia.
Yogyakarta : Penerbit Andi
Mahmudi,2005. Manajemen Kinerja Sektor Publik. Yogyakarta : Akademi
Manajemen Perusahaan YKPN
Mangkunegara,AP.2006. Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia. Bandung: :
Rafika Aditama
Masnuchaddin,S. 1998. Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kinerja
Bidan Di Desa Dalam Pelayanan Antenatal di Kabupaten Pati.Tesis.
Yogyakarta
Miarso,Y,2005. Mengenai Benih Tehnologi Pendidikan. Jakarta : Prenada Media
Moh Asad,2003. Psikologi Industri. Yogyakarta : Libery
Mundarti,2006. Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Dosen Dalam
Melaksanakan Proses Belajar Mengajar di Prodi Kebidanan Magelang
Politehnik Kesehatan Semarang Tahun Akademik 2005/2006 .Tesis.
Semarang
Mutmainah, 2010. Peran Karakteristik Individu pada Peningkatan Kinerja
karyawan ( Studi Pada PT TIKI JNE Jalur Nugraha Ekskurir Cabang
Malang). Skripsi
Notoatmodjo,S,2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta
Pramudya, A.2010. Analisis Faktor Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Dosen
Negeri Dipekerjakan pada KOPERTIS Wilayah V Yogyakarta.JBTI.1 (1) :
1-11
Pengaruh Lama Kerja dan Motivasi terhadap Kinerja Dosen dalam
Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi (A.Nur Fauziah) 51
Priyatno,D,2008. Mandiri Belajar SPSS. Jakarta : MediaKom

Ratnawati, 2002. Motivasi Faktor Kunci Untuk Menghasilkan Kinerja Organisasi.


Yogyakarta : J. Poltekes
Riduwan, 2011. Cara Menggunakan dan Memakai Path Analysisi. Bandung :
Alfabeta
Robbin,SP,2006. Perilaku Organisasi ,Konsep,Kontroversi,Aplikasi. Jilid 2. Edisi
Bahasa Indonesia.Jakarta : Prenhallindo

Samsudin, S.2006. Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung : Pustaka Setia


Sastrohadiwiryo,2005. Manajemen Tenaga Kerja Indonesia ,Pendekatan
Administrasi dan Operasional. Jakarta : Bumi Aksara
Siagian, S. 2009. Teori Motivasi dan Aplikasinya. Cetakan ke- 2. Jakarta : Bina
Aksara
Simamora,2001. Manajemen Sumber Daya Manusia, Edisi ke-2, cetakan ke-
3,Yogyakarta : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN
Soetikno,A. 2009. Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Dosen Tetap
Pada Perguruan Tinggi di Kota Ambon :J.Maksi
Sugiyono. 2002. Statistik Untuk Penelitian. Cetakan ke IV. Bandung : Alfabeta

Trisnaningsih, S, 2011. Faktor Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Dosen


Akuntansi. J.Akuntansi & Auditing.8 (11) 1 94
Umar,H. 2004. Riset Sumber Daya Manusia Dalam Organisasi. Jakarta : PT
Gramedia Utama
Widiastuti,B.2005. Pengaruh Beban Kerja, Motivasi dan Kemampuan terhadap
Pegawai Administrasi di bagian TU Dinas Kesehatan Propinsi Jawa
Tengah.Tesis
Wirawan. 2009. Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia, Jakarta : Salemba
Empat

Pengaruh Lama Kerja dan Motivasi terhadap Kinerja Dosen dalam


Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi (A.Nur Fauziah) 52
Pengaruh Lama Kerja dan Motivasi terhadap Kinerja Dosen dalam
Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi (A.Nur Fauziah) 53