Anda di halaman 1dari 16

Well Seismic Tie & Picking Horizon and Fault

1. Well Seismic Tie


Membuka data checkshot.xls, lalu block semua data yang ada, Insert
Scatter, meng-klik kanan pada grafik yang ada, Add Trendline,
Polynomial, Display Equation On Chart, Close.

Kemudian, persamaan yang telah muncul digunakan sebagai rumus untuk


mengetahui hasil dari perbandingan antara waktu dan kedalaman.
Memasukkan rumus pada excel yang berisi =23.03(C5*C5 )+
924.1( C5 ) 22.63, nilai X diganti dengan data waktu.

Kemudian data yang diperoleh tadi dipindahkan bersama dengan data


waktu ke Notepad untuk kemudian disimpan dalam format .txt
Kemudian membuka aplikasi Petrel dengan memasukkan data MD1 dan
MD 2 dengan cara mengimport file dengan fomat SEG-Y Seismic Data.
kemudian Import On Selection pada well Aldo data yang diimport adalah
data pada notepad dengan format import Checkshot Format. Setelah itu,
mengatur Tvd dengan User, Continue dengan Text, cheklist Connect To
Trace.

Kemudian Input, Window, New Interpretasi Window, cheklist MD2,


checklist data Chekshot yang sebelumnya telah diimport dalam global
well logs, maka muncul garis-garis hitam pada seismik.
Kemudian Expand folder Seismic, ceklis kotak pada String dan
menonaktifkan Z.

Memasukan data sumur, dengan mengimport file pada folder Well, Las
File, Complete 2 dengan format Well Logs. Lalu, mengganti Well Trace
dengan nama data Checkshots yang diimport lalu ok, ok for all
Kemudian membuka jendela New Well Section Window, lalu menceklis
Well H1F014031, GR (Gamma Ray), RHOB (Density), DT

Pada Processes, Expand Stratigrafi Modeling, meng-klik kanan


Synthetic, Setting, mengganti Well dengan H1F014031, Overwrite
Global time, kemudian berpindah ke Siesmogram, mengaktifkan
Wavelet. Pindah kembali pada Well Seismik untuk mengisi Well dengan
MD2 (MD2 harus dalam keadaan aktif).
Setelah itu, meng-expand Synthetic 1, Setting Synthetic 1 yang ada
didalamnya untuk mengaktifkan Show Wiggles dan menonaktifkan
Bitmap.

Selanjutnya menentukan batas horison, tentukan secara bebas. Dengan


meng-klik Edit Well Tops pada Toolbar.
Korelasikan Top dan Bottom dari Formasi pada data Log Petrel dengan
data Checkshots

2. Picking Horizon and Fault

Untuk Picking Horizon, membuat folder baru untuk interpretasi dengan


cara, Insert, New Interpretation Folder ( buat 2 kali ) untuk Horizon
dan Fault

Untuk mengubah tampilan seismicnya, Setting, MD2 cheklist atau


uncheklist show di wiggelsnya
Untuk melakukan Picking, harus mengaktifkan Seismic Interpretation
pada Processes Geophysics, kemudian aktifkan Interpret Grid Horizons,
lalu Picking sesuai dengan bagian Top dan bottom formasi (dengan layer
yang berbeda).
Untuk melakukan Picking Fault, aktifkan Interpret Faults. Ini
digunakan untuk menginterpretasi keberadaan Struktur Sesar.

Selesai

Shifting Seismic
Membuka jendela baru yaitu 2D Window pada menu bar Windows.
Kemudian menceklis MD 1 dan MD2.

Untuk menggabungkan MD1 dan MD2, mengaktifkan toolbar Select


Composite Selection. Kemudian Meng-klik 1 kali pada MD2 dan meng-klik
2 kali pada MD1.
Untuk melihat hasil dari gabungan MD1 dan MD2, buka Interpretation
Window pada Windows

Kemudian mensejajarkan garis yang berwarna kuning dengan cara meng-klik


kanan pada MD2, Survey Manager. Untuk mensejajarkan seismiknya meng-
klik pada nomor untuk menentukan seismic mana yang akan diubah
posisinya. Kemudian aktifkan toolbar Z, misal yang ingin diubah posisinya
adalah MD1, karena posisinya berada lebih tinggi dari pada MD2 maka nilai
yang diisikan pada kolom bernilai negative.
Lakukan hingga seismic berada pada posisi yang sejajar.
Kemudian melakukan Picking kembali, seperti yang berwarna hitam

Selesai.

Membuat Peta

Untuk mebuat peta, membuka kembali jendela 2D Window


Kemudian aktifkan Show Axis untuk memperlihatkan koordinat

Membuat Boundary dengan mengaktifkan Make/Edit Polygons pada


Utilities. Mengaktifkan Start New Polygon On Active Set Of Polygons pada
toolbar.

Membuat batas untuk peta berupa lintasan tertutup


Setelah membuat batas, untuk menampilkan Peta aktifkan Make/Edit
Surface yang berada dibawah Make/Edit Polygons. Kemudian meng-klik 2
kali untuk mengatur Main Input, Boundary, Geometry, dan Algorithm. Main
input diisi dengan Aldo a, Boundary diisi dengan Polygons, Geometry
menjadi Automatic, Alogarithm Convergent Interpolation.
Untuk mengatur warna, pada Aldo a dibawah Polygons klik kanan, Colour
Table

Untuk membuat peta kedalaman memilih Elevation Dept pada Info, untuk
mengetahui kontur yang sebenarnya klik max dan min pada tab colour.

Kemudian membuka jendela baru yaitu Map Window


Untuk mengatur font, meng-klik 2 kali peta atur font sehingga angka kontur
cukup terlihat.

Untuk melihat tampilan 3D, buka Window 3D, lalu aktifkan yang Seismik
Horizons 1.
Selesai