Anda di halaman 1dari 138

PT PLN (Persero)

DIREKTORI
KARYA
INOVASI XII
/ 2009
PERINGATAN
Didalam buku ini memuat serangkaian ide karya/ gagasan inovatif,
berupa alat/ motode dengan hak cipta dimiliki oleh PT PLN (Persero).
Dilarang meniru, mempergunakan, mengimplemaentasikan ide karya
dalam bentuk apapun tanpa persetujuan PT PLN (Presero).
Hak cipta dilindungi undang-unadang.
i
KATA PENGANTAR

Pada Lomba Karya Inovasi XII tahun 2009,


partisipasi unit sangatlah menggembirakan, terlihat
hampir seluruh unit PLN Group mengirimkan karyanya.

Penerbitan Direktori Karya Inovasi XII ini adalah


salah satu bentuk desiminasi karya-karya inovasi
dengan tujuan sebagai upaya mendokumentasikan
aset berupa karya-karya inovatif yang pernah
dibuat sehingga dapat dijadikan sumber ide untuk
melakukan Inovasi yang lebih bermanfaat, efektif
dan efisien.

Dengan adanya archive dokumentasi karya-karya


Inovasi yang telah dibukukan secara periodik tiap
tahunnya, dapat juga menghindarkan duplikasi ide
Karya Inovasi. Penerbitan ini sekaligus penadaan
Hak Cipta atas naskah, orisinalitas gagasan, serta
penggunaan menjadi milik PT PLN (Persero).

Informasi yang lebih lengkap mengenai semua karya


inovasi yang ada dalam direktori ini dapat diperoleh
di PLN Litbang.

Harapan kami, semoga hasil karya inovasi dapat


bermanfaat bagi unit-unit PLN dan dapat di-
implementasikan sesuai kebutuhan.

Jakarta, Januari 2010


ii
iii
DAFTAR ISI

i Kata Pengantar

iv Daftar Karya Inovasi

01 Karya-karya Inovasi

02 - Bidang Pembangkitan

29 - Bidang Transmisi dan Distribusi

52 - Bidang Technical Supporting

83 - Bidang Non Technical Supporting

112 Tim Juri

113 Tim Teknis

114 Daftar Juara dan Nominator

116 Index
iv DAFTAR KARYA INOVASI

Bidang Pembangkitan

Nomor Kode Judul Karya Inovasi Hal.


1 1201001 KERE GELAU 3
(Kemandirian Rewinding Generator
di PLTD Kepulauan)

2 1201002 Modifikasi Auxiliary Unit Untuk 4


Black Start Dan Pemakaian Sendiri
PLTA Kracak

3 1201003 Retrofit Sistim Kontrol Governor 4


Unit 1 PLTA Ubrug

4 1201004 Modifikasi Rotor Shaft Seal 5


Generator PLTP Gunung Salak

5 1201005 Reliability Part Non-OEM : 5


Blower Blades Generator PLTP
Kamojang Unit 2

6 1201006 Penggunaan PLC Sebagai 6


Pengganti Fungsi Card 401 Mini
P.I.D Governor Untuk
Mengoperasikan PLTA Kedungombo

7 1201007 Perbaikan Keretakan Retaining 7


Ring Motor Generator Unit 3 PLTP
Kamojang

8 1201008 Reduce, Reuse dan Recycle 7


Limbah Blowdown Water Untuk
Meningkatkan Efisiensi dan
Keandalan PLTGU-PLTU

9 1201009 Modifikasi Projected Area Bearing # 8


2 Suralaya # 7 (600MW)
Guna Meningkatkan Keandalan
Saat Freedom Test

10 1201010 Rancang Bangun Program 9


Pemantauan Net Plant Heat Rate
Secara Online Untuk Melakukan
Optimalisasi Pembangkitan
Di PLTU Suralaya Unit 1 - 4

11 1201011 Meningkatkan Keandalan Boiler 10


Dengan Optimalisasi Sealing Air
System Flame Burner
PLTU Gresik Unit 1 & 2
v

Nomor Kode Judul Karya Inovasi Hal.


12 1201012 Memperpendek Durasi Shutdown 11
Combustion Inspection GT MW 701
D Dengan Memperbaiki
Urutan Kerja

13 1201013 Penambahan Sistem Pendingin 11


Cranking Motor Untuk Mempercepat
Permissive Start Gas Turbine

14 1201014 Re-Engineering Card Alarm 13


Dengan Mikrokontroler :
Solusi Penting Atas Card
Berbasis IC Logic Yang Obsolete

15 1201015 Pemanfaatan Ulang Limbah 14


MFO PLTD Siantan

16 1201016 Pengamanan Arus Lebih Motor 14


Pompa Dermaga Berbasis
Mikrokontroler PIC16F877A

17 1201017 Perbaikan Boiler Feedwater 15


Control Valve Pada Saat Unit
Beroperasi Tanpa Menggangu
Kehandalan Pembangkit

18 1201018 Optimalisasi Operasi 16


Pulveriser

19 1201019 Modifikasi Sistem Reinjeksi 16


PLTP Lahendong

20 1201020 Desain Proteksi short Circuit 17


Akibat Tikus Naik Pada Bushing
Isolator Sisi 6,3 kV Trafo Daya
11,250 kVA PLTA Tanggari I

21 1201021 Pengendali Jarak Jauh 18


Alat Bantu Pembangkit

22 1201022 Implementasi PLC 19


(Programmable Logic Controller)
Pada Sistem Kontrol Pelumasan
CVS (Cylinder Valve Sealing)
Mesin SWD# 9TM620
PLTD Tello
vi DAFTAR KARYA INOVASI

Nomor Kode Judul Karya Inovasi Hal.


23 1201023 Remachining Serrated Face 19
Pada Mesin Daihatsu PSHTc-26
di PLTD Raha

24 1201024 Efisiensi Proses Pembakaran 20


Dengan Hidrogenasi

25 1201025 Pemafaatan Limbah Proses 21


Pembakaran SPD Untuk
Bahan Bakar Burner Thermal Oil
Heater MFO

26 1201026 Modifikasi Oil Vapour System 22


Unit 4 PLTA Singkarak

27 1201027 Penanggulangan Gangguan 23


Transistor Static Voltage Regulator
Menggunakan Relay Kontak
Pada PLTG General Electric
Type MS 6001 B

28 1201028 Modifikasi Line Coalfeeder 24


Dengan Penambahan Sistem
Pneumatik Pada Boiler CFB

29 1201029 Mengatasi Gangguan Mechanical 24


Regulator Forced Draft Fan
Tanpa Derating

30 1201030 Modifikasi Line dan Wiring Sistem 25


Kontrol Turbin Sebagai Sarana
Penggantian Sevo Valve Secara
Online dan Menghindari Stop Unit

31 1201031 Rekondisi Seal Waterpackage 26


Steam dan Oil PLTU Yugoturbina
Keramasan

32 1201032 Modifikasi Penyaringan Air Shaft 26


Sealing System Untuk
Memperpanjang Umur Pakai
Sliding Ring di PLTA Musi

33 1201033 Fabrikasi dan Modifikasi Bantalan 27


Shaft Hammer Electrostatic
Precipitator PLTU Ombilin
vii

Nomor Kode Judul Karya Inovasi Hal.


34 1201034 Automatisasi Kontrol Motor 28
Auxialiaries Mesin Wartsila 12V46
PLTD Batu Ampar

Bidang Transmisi dan Distribusi

1 1202001 Load Shedding Model Bus Wires 30

2 1202002 Perbaikan Rod Busbar, 31


Contact Finger dan Fix Contact
Pada Compartemen GIS/GIL

3 1202003 Merger Komponen OLTC Dengan 32


Membuat MAN-HOLE Trafo Tenaga

4 1202004 SI KERA AKSI 1-3 32


(Sistem kWh Meter Pra-Bayar
Terproteksi 1 & 3 Phasa)

5 1202005 POS PESE 33


(Penerapan Optimalisasi Sistem
Dengan Pemanfaatan Sectionalizer)

6 1202006 RESCUE (Remote System 34


For Customer Disconnect)

7 1202007 MIVOS Medium Voltage switch 35


Pemanfaatan Material Idle
Investment Dalam Upaya Efisiensi
Dan Peningkatan Mutu Pelayanan

8 1202008 Metode Inject Arus Untuk 36


Perbaikan Tahanan Kontak PMT

9 1202009 ALPIJAR (Alat Pelindung 37


Isolator dan Jaringan)

10 1202010 Automatic Safety Protection (ASP) 37


Penyulang 20kV Konvensional

11 1202011 Optimalisasi Infrastuktur Jaringan 38


Tegangan Menengah 20 kV Untuk
Media Komunikasi Data AMR
viii DAFTAR KARYA INOVASI

Nomor Kode Judul Karya Inovasi Hal.


12 1202012 Pengembangan RTU PC ILE-S3- 39
DJT Sebagi RTU Konsentrator
Multi Protokol Untuk Meningkatkan
Kinerja Sistem Scada

13 1202013 Optimalisasi kWh Meter 40


Elektronik Digital Sebagai LLC
(Load Limited Controller)

14 1202014 Live Line Conduktor Clamps 41

15 1202015 Temporary Pin Insulator 42

16 1202016 Mencegah Partial Discharge 42


Pada Ikatan AAAC-S Dengan
Menggunakan TIE WIRE-SA

17 1202017 Desain Tower Spesial 43


Rectangular Pole

18 1202018 Perubahan Konfigurasi Island 43


Operation Dengan Sensor
Pembangkit Melalui Media PLC

19 1202019 Alat Uji MCB Berbasis Komputer 44


dan Pensaklaran Beban Diskrit

20 1202020 Pemasangan Panel Kontrol 44


Pelepasan dan Pemasukan
CB / PMT 20 kV di Kantor Dinas
Pelayanan Teknik PT PLN
(Persero) Ranting Sampit Dalam
Upaya Meningkatkan Keandalan
Sistem Kelistrikan Isolated Sampit

21 1202021 Perubahan Skema Island 45


Asam-asam Serta Modifikasi Urutan
Pelepasan GCB Dan CB
Pengapit Diameter GI Asam-asam
Untuk Percepatan Pemulihan
Sistem Kalselteng

22 1202022 Software HMI Automation Dan 46


Manajemen Feeder 20 kV Untuk
Relay OCR/GFR SEL-551
ix

Nomor Kode Judul Karya Inovasi Hal.


23 1202023 Modifikasi Saluran Minyak 47
Dari Konservator Ke OLTC

24 1202024 Penentuan Letak Gangguan 48


Jaringan Distribusi Tegangan
Menengah (JTM) Berdasar
Informasi Arus dan Jenis Gangguan
Berbasis Implementasi Arcview 3.3
Dan Avenue Language
Pada Penyulang TM 2 GH
Tingang Menteng

25 1202025 Manajemen Beban Gardu Hubung 48


Dengan Menggunakan RTM

26 1202026 Solusi Koordinasi Relai Dengan 49


Logika Sederhana

27 1202027 Sistem Monitoring dan Kontrol kWh 50


Meter Secara Automatis Berbasis
Mikrokontroler AT 89S8252

28 1202028 Pemanfaatan Tiang Besi Sebagai 51


Pengganti Hantaran Pembumian
Untuk Mengurangi Pencurian
Kawat Pembumian

29 1202029 Fungsi MCB Sebagai 51


Pengalih Arus Dan Tegangan Dalam
Proses Penggantian kWh Meter
Analog Menjadi Digital
Tanpa Pemadaman Pelanggan

Bidang Technical Supporting

1 1203001 SMS ( Safety Measurement Stick) 53

2 1203002 COLD END YOKE Alat 53


Penggantian Isolator Link Pendek
SUTET 500 kV Pada PDKB TT/ET

3 1203003 LINERS 54
(Live Line Insulator Cleaners)
x DAFTAR KARYA INOVASI

Nomor Kode Judul Karya Inovasi Hal.


4 1203004 HOOK CLICK 55

5 1203005 SOLTIS TUSRA (Solusi Praktis 56


pemutusan sementara)
Pada Alat Pembatas MCB 1 Phasa

6 1203006 Robot ASIKO 56


(Robot Atasi Isolator Kotor)

7 1203007 SI PENU GENIT (Solusi Pelanggan 57


Nunggak Gembok Magnit)

8 1203010 Conductor Holder Clamp 58


(Alat Pengamanan Konduktor
Terurai Sementara)

9 1203011 Fuseholder Auxilliary Handling 59


(Alat Bantu Pemasangan dan
Pengoperasian Holder FCO)

10 1203012 Sekat Pipa Penggerak 60


ABSW 20 kV

11 1203013 Alat Pemotong LLC 61


(Conector PDKB-TM)

12 1203014 TIE BACK PLUS 61


(Alat Praktis Pemasangan CCO)

13 1203016 Alat Panjat Tiang Susun 62

14 1203017 Alat Pelepas CCO (APEC) 63

15 1203019 Master Stang Kubikel 64

16 1203022 Penambahan Logic Sequence dan 64


Alarm Matrik Pada Mimic Display
Pos30 Server Local Gas Turbin
Untuk Memudahkan Analisa Awal
Gangguan Akibat Kegagalan Start
Gas turbin

17 1203023 Special Tools Untuk Mengatasi Out 65


of Roundness dan Kekasaran Slip
Ring Tanpa Dissasembling Genera-
tor PLTA Wlingi
xi

Nomor Kode Judul Karya Inovasi Hal.


18 1203024 Menghindari Derating Dengan 65
Special Tool Pada Penggantian
Shear Pin Dan Coupling Clean Out
Conveyor Coal Feeder di PLTU
Paiton 1 & 2

19 1203025 Pembuatan Digital Meter 66


Display Pada Overhead Crane
Dengan Memanfaatkan Proteksi
Beban Lebih

20 1203026 Metoda Pemeriksaan 67


Koordinasi Rele Arus Lebih Antara
incoming & Penyulang 20 kV pada
Kondisi Trafo Arus (CT) Jenuh dan
Tidak Jenuh

21 1203027 Radio Over Power Line Carrier 68


(RoPLC) Sebagai Solusi
Komunikasi Radio Di Lokasi
Blank Spot

22 1203029 Peralatan Kendali (Pedal) LBS 68


Motorized Via SMS

23 1203030 Aktivator Alarm Indikasi Gangguan 69


Jarak Jauh Via Gelombang Radio

24 1203031 Signal Detection By Remote 70


(g-Tecmo)

25 1203032 Optimalisasi Modem GSM Open 70


AT Untuk Sistem Early Warning

26 1203035 Special Tool Pemasangan 71


Fan Blade Cooling Tower

27 1203036 EEBS Untuk Solusi Pemadaman 72


Bergilir dan Strategi DSM Yang Jitu

28 1203037 Rotary Grinder Pada Poses 73


Finishing Hasil Pengelasan Runner
PLTA Bakaru

29 1203038 Pengembangan Sistem Komunikasi 73


Radio Voice Menggunakan Radio
Over IP (RoIP)
xii DAFTAR KARYA INOVASI

Nomor Kode Judul Karya Inovasi Hal.


30 1203039 Special Tools For Camshaft 74
Removal And Installation On
Mitsubishi Man 18 V/52 55A
Diesel engine

31 1203040 Perbaikan Sistem Tata Udara 75


Dengan Memanfaatkan Aliran Udara
Alami / Natural Ventilation Pada
Ruang Mesin PLTD Waena

32 1203041 Ragum Pencekam Injector 76


(RUPATOR) Mesin MAK 8M 453C

33 1203042 Homebrew Candish Antena 77


(Alternatif Penggantian Antena
Wireless 2,4 Ghz Build Up Dalam
Menunjang Komunikasi Data
System Online Payment Point

34 1203043 MRELION 77
(Mobile Rekening Listrik Online)

35 1203044 Simulator Setting 78


Under Frequency Relay Dalam
Operasi Sistem Tenaga Listrik
(SIMUFROS)

36 1203045 Special Tool Press Ring Mesin 79


MTU 18V2000G62

37 1203046 Modifikasi Drive Fuel Pump Mesin 80


MTU 12V2000G62/18V2000G63

38 1203047 Pemanfaatan Kampas Rem Sebagai 80


Pengganti Friction PADS Coupling
Separator Guna Mengoptimalkan
Umur Filter Oli Hidrolik Turbin

39 1203048 Telewarning System Untuk 81


Pengamanan Aset Telemetering
PLTA Musi

40 1203049 Modifikasi Hydraulic Jack Bushing 82


Sebagai Alat Ukur Kekuatan Tekan
Spring Valve
xiii

Bidang Non Technical Supporting

Nomor Kode Judul Karya Inovasi Hal.


1 1204001 Simulator Cut Way Turbin 84
Generator Sebagai Alat Praktek
Diklat Profesi Bidang PLTA

2 1204002 Aplikasi GP GPS : Penerapan 84


Teknologi GPS Untuk Pemantauan
Rute Petugas Ground Patrol

3 1204003 Single Line Diagram Online 86

4 1204004 Aplikasi Program Asset Tanah 86

5 1204005 Ku Tahu Yang Kau Mau 87


(Membangun Budaya Layanan
Internal - Eksternal)

6 1204006 SIPKES (Sistem Informasi 88


Kepegawai dan Kesehatan)

7 1204007 TANTE LIZA (Pemanfaatan Website 89


Gratis untuk Sosialisasi)

8 1204009 SIOPEAK (Sitem Online Peak Load) 89

9 1204011 SIMAS 90
(Sistem Informasi Manajemen Aset)
Sebagai Informasi Manajemen dan
Pelanggan

10 1204012 Aplikasi Simbeban Pendukung 91


Evaluasi Kinerja Operasi Distribusi
Jawa Barat & Banten

11 1204013 Anti Blocker Call Pada Meter 91


Elektronik

12 1204014 Ijuk Mengatasi Gangguan Binatang 92

13 1204018 Aplikasi Sistem Kinerja Korporat 92


(Dashboard) Untuk Monitoring
Kinerja Perusahaan

14 1204019 ALISAR PB/PD (Aplikasi Analisa 93


dan Rekomendasi Pasang Baru/
Perubahaan Daya)

15 1204021 SIM B (Sistem Monitoring PPOB) 94


xiv DAFTAR KARYA INOVASI

Nomor Kode Judul Karya Inovasi Hal.


16 1204023 Pengaruh Ritual COC Terhadap 94
Perubahaan Perilaku Pegawai
Di Bidang SDM & Organisasi

17 1204024 Peningkatan Efisiensi dan 95


Efektifitas Koordinasi Pegawai
Dengan menggunakan Perangkat
Lunak Kalender Shift Digital Pada
Handphone

18 1204025 Implementasi Virtual Private 95


Network (VPN) Berbasis Internet
Sebagai Infrastruktur Bussiness
Continuity Planning / Disaster
Recovery Plan (BCP/DRP) IT

19 1204026 Sistem Informasi Manajemen 96


Outage Berbasis Web di PT PJB
Unit Pelayanan Pemeliharaan
Wilayah Timur

20 1204027 Optimalisasi Time Sheet 96


di PLN Litbang

21 1204029 Aplikasi Perhitungan Impedansi 97


Saluran Transmisi (APISUTRA)
Dengan Microsoft Excel

22 1204030 Sistem Informasi Data Setelan 97


Rele Berbasis Web

23 1204038 Aplikasi Toolbar PLN 98


Meningkatkan dan Mempercepat
Informasi Pelayanan Kepada
Pelanggan

24 1204040 Rural Cash Flow Acceleration 99


Project Melalui Program Pola
Pelunasan Rekening Listrik Desa

25 1204041 Sistem Informasi Monitoring 99


PelunasanTerpadu Versi II

26 1204043 Implementasi Acces Point Name 100


PLN Kalimantan Barat Sebagai
Solusi Penerapan Borderless Ko-
munikasi Data Melalui FTP
xv

Nomor Kode Judul Karya Inovasi Hal.


dan Email Untuk Meningkatkan
Efisiensi dan Mutu Pelayanan
Pelanggan

27 1204044 Modifikasi dan Pengaktifkan 100


Hyperlink Pada Program TLSK 2005
Untuk Memudahkan Pencarian
Arsip Surat

28 1204045 PLNMART Services 101

29 1204048 SIPER (Sistem Informasi 102


Pelunasan Rekening Listrik Untuk
Ranting dan Sub Ranting

30 1204049 AP3 (Aplikasi Panduan 102


Pelayanan Pelanggan)

31 1204050 I-FAIS (Integrated Fixed Assets 103


and Inventory System) Operasional
Terpadu Berbasis Asset Tetap

32 1204051 Pemetaan RBM Berbasis Web 104

33 1204052 SMS Customer Care 104

34 1204054 Sistem Informasi Area 105


Pembangkit Kritis (Simatis)

35 1204055 Desain dan Implementasi Real 106


Time Gas Turbine Performance
& Efficiency Software Sebagai
Manajemen Monitoring Tool Dengan
Menggunakan Labview

36 1204056 Perancangan dan Implementasi 107


Perangkat Lunak Prediktif Analisa
Cahaya Pembakaran Dengan
Menggunakan Matlab

37 1204057 Sistem Informasi Manajemen 108


Hutang Usaha Berbasis Perangkat
Lunak Opensource Lamp (Linux,
Apache, Mysql dan PHP) Sebagai
Media Untuk Meningkatkan Efisiensi
dan Efektivitas Dalam Pengelolaan
Hutang Usaha
xvi DAFTAR KARYA INOVASI

Nomor Kode Judul Karya Inovasi Hal.


38 1204058 Sistem Informasi Kontrak dan 108
Analisa Perjanjian (SIKAP)

39 1204063 Mapping One Line Diagram 109


Berbasis Google Earth Untuk
Program Pemeliharaan, Keandalan
dan Pemetaan Susut Jaringan

40 1204064 Dedieselisasi PLTD Bingin Teluk 110


Dengan Biaya Investasi Nol
1
2
Bidang Pembangkitan
3

01 Kode
Unit
: 1201001
: Distribusi Jawa Timur
Tim Inovator :
Mujiono, AM, Umar Arif
Judul : KERE GELAU (Kemandirian Rewinding Generator
di PLTD Kepulauan)
Katagori : Power Stations, Diesel Generators
1 3

Pelayanan aliran daya listrik di KEPULAUAN Governor merupakan salah satu bagian terpentin
MADURA WILAYAH APJ PAMEKASAN sangat dalam sistim kontrol di PLTA, fungsinya adalah sebag
bergantung pada keberadaan generator pembangkit. pengontrol/pengendali putaran turbin agar senantias
Agar kontinuitas pelayanan dapat terpenuhi diperlukan berada pada nominal (rated speed) pada kondisi beba
pemeliharaan generator secara rutin dan ber- yang berubah-rubah. Secara konfigurasi, governor terba
kesinambungan. menjadi dua bagian; yakni Governor Actuator da
Mengingat keberadaan PLTD pada umumnya di tepi Governor Regulator. Sebagaimana sebutannya, govern
pantai, maka faktor lingkungan udara lembab yang actuator adalah bagian penggerak, mulai dari penyed
mengandung uap garam bersenyawa dengan debu dan sistim hidrolik, servo valve dan pilot valve. Sedangka
kotoran masuk pada sela-sela lubang pendingin generator governor regulator adalah kumpulan peralatan (pad
sehingga membuat kerak pada stator dan rotor semakin governor generasi modern, biasanya berupa modul-modu
bertambah akibat efek dari sirkulasi udara putaran rotor. yang berfungsi untuk pengendali actuator, sehingga produ
Timbunan kerak yang menempel terjadi karena tertarik (output) akhir yang berupa set point bisa tercapai.
oleh magnet stator dan rotor dalam kecepatan putar PLTA Ubrug merupakan salah satu Sub Unit PLT
tertentu membuat senyawa klorida dan memisahkan Ex-Renovasi dibawah pengelolaan PT. Indonesia Pow
partikel natrium sebagai kotoran atau debu yang mengeras UBP. Saguling. Kondisi peralatan disana, khususny
diantara kumparan mengakibatkan menurunnya nilai Governor Regulator sudah cukup lama. Keterbatasa
tahanan isolasi dari seluruh kumparan terhadap body. sparepart (absolete) serta tool pendukung (developme
Kotoran natrium yang mengeras pada kumparan program tools) menjadi faktor kesulitan dalam memeliha
stator sebagai media konduktif pada saat adanya peralatan disana. Untuk itu manajemen memutuska
penguatan tegangan antar belitan, sehingga menimbulkan untuk mengganti (me-retrofit) peralatan governor regulat
hubung singkat antar belitan tersebut dan menyebabkan DTL 525 yang dilakukan secara swakelola (in hous
putusnya belitan. Kualitas mutu pekerjaan kontraktor saat engineering), dengan harapan keandalan mes
pemasangan dan perbaikan tidak maksimal, meng- pembangkit semakin meningkat, mempermudah dala
akibatkan generator berumur pendek, kerusakan- menyelesaikan kerusakan (troubleshooting), serta muda
kerusakan yang sama terjadi pada PLTD-PLTD lain. mencari sukucadang (sparepart).
Untuk melakukan perbaikan generator, kontraktor
membutuhkan waktu penyelesaian lama sehingga daya
pembangkit yang beroperasi berkapasitas dibawah
kebutuhan, mengakibatkan banyak pelanggan mengeluh 4
akibat seringnya terjadi pemadaman.
Melihat kondisi diatas, diambil tindakan Rotor shaft seal atau lebih umum dikenal denga
penyelesaian dengan melakukan swakelola perbaikan labirint seal terpasang pada pedestal bearing generat
generator untuk: yang berfungsi sebagai perapat antara poros denga
bearing hub agar pelumas tidak bocor. Clearance dari rot
1. Mempercepat proses penyelesaian perbaikan
shaft seal harus sesuai dengan toleransi untu
generator.
menghindari kebocoran pelumas. Kebocoran peluma
2. Mempersingkat waktu pemadaman bagi pelanggan. pada belitan stator dan rotor mengakibatkan menurunny
3. Memperkecil biaya pemeliharaan dan perbaikan. tahanan isolasi belitan, thermal stress dan munculny
partial discharge pada isolasi.
4. Mentransfer ilmu serta pengalaman pada junior. PLTP Gunung Salak mengalami kebocora
5. Memperbaiki citra perusahaan pada pelanggan. pelumas pada rotor shaft seal. Penanganan kebocora
pelumas tersebut dilakukan dengan cara menambah se
KEMANDIRIAN REWINDING GENERATOR ini strip dari 3 menjadi 5 buah; lubang drain dari 5 menjadi 1
walau menggunakan material lokal yang mutunya lebih buah dan mengganti material rotor shaft seal dari ebon
rendah dari aslinya, ternyata memberikan kualitas mutu menjadi aluminium alloy. Implementasi ini menunjukka
hasil kerja operasi generator lebih baik. hal ini disebabkan tidak ditemukan lagi kebocoran pada belitan stator da
keahlian, ketelitian dan ketekunan pegawai pelaksana rotor. Modifikasi rotor shaft seal telah teruji dan dap
swakelola tercurah hanya untuk Perusahaan. dijadikan referensi untuk diterapkan pada rotor shaft se
dengan permasalahan serupa di unit pembangkit lainnya.
KEMANDIRIAN REWINDING GENERATOR ini strip dari 3 menjadi 5 buah; lubang drain dari 5 menjadi 1
walau menggunakan material lokal yang mutunya lebih buah dan mengganti
Bidang material rotor shaft seal dari ebon
Pembangkitan
4 menjadi aluminium alloy. Implementasi ini menunjukka

02
rendah dari aslinya, ternyata memberikan kualitas mutu
hasil kerja operasi generator lebih baik. hal ini disebabkan tidak ditemukan lagi kebocoran pada belitan stator da
keahlian, ketelitian dan ketekunan pegawai pelaksana rotor. Modifikasi rotor shaft seal telah teruji dan dap
Kode : 1201002 Tim Inovator
dijadikan :
referensi untuk diterapkan pada rotor shaft se
swakelola tercurah hanya untuk Perusahaan.
Unit : PT Indonesia Power UBP Saguling Hilman
denganHamaedi, ST,
permasalahan serupa di unit pembangkit lainnya.
Judul : Modifikasi Auxiliary Unit Untuk Black Start Rohmat Hidayat, Alex Fernandes
Dan Pemakaian Sendiri PLTA Kracak
Katagori : Power Stations, Hydro
2

Saat terjadi gangguan Black Out ataupun gangguan


penghantar 70 kV maka unit PLTA Kracak yang sedang
operasi atau sedang stanby tidak dapat beroperasi. Karena
tidak adanya supply daya untuk peralatan bantu start PLTA
Kracak. Sedangkan PLTA Kracak harus segera beroperasi
untuk memulihkan gangguan tersebut. Modifikasi Auxiliary
unit ini bertujuan agar PLTA Kracak dapat Black Start saat
terjadi gangguan 70 kV dengan menambahkan generator
AC pada Auxiliary Unit. Sehingga PLTA Kracak dapat
Black Start yang berdampak meningkatnya keuntungan
PLTA Kracak Rp 12.557.190,24/tahun saat gangguan 70
kV terjadi. Selain keandalan unit meningkat juga
memberikan manfaat financial sebesar Rp 45.157.173,39-
/Tahun akibat penghematan kWh Pemakaian Sendiri PLTA.

Kode
Unit
: 1201003
: PT Indonesia Power UBP Saguling
Tim Inovator :
Encep Supratman, Ade Tatang M, A.Md,
03
Judul : Retrofit Sistim Kontrol Governor Sudirman Bin Engkah, A.Md,
Unit 1 PLTA Ubrug Heri Erawan, Syaiful Bachri
Katagori : Power Stations, Hydro Control Governor
3

LAUAN Governor merupakan salah satu bagian terpenting


sangat dalam sistim kontrol di PLTA, fungsinya adalah sebagai
angkit. pengontrol/pengendali putaran turbin agar senantiasa
erlukan berada pada nominal (rated speed) pada kondisi beban
ber- yang berubah-rubah. Secara konfigurasi, governor terbagi
menjadi dua bagian; yakni Governor Actuator dan
di tepi Governor Regulator. Sebagaimana sebutannya, governor
yang actuator adalah bagian penggerak, mulai dari penyedia
bu dan sistim hidrolik, servo valve dan pilot valve. Sedangkan
nerator governor regulator adalah kumpulan peralatan (pada
emakin governor generasi modern, biasanya berupa modul-modul)
n rotor. yang berfungsi untuk pengendali actuator, sehingga produk
tertarik (output) akhir yang berupa set point bisa tercapai.
putar PLTA Ubrug merupakan salah satu Sub Unit PLTA
sahkan Ex-Renovasi dibawah pengelolaan PT. Indonesia Power
ngeras UBP. Saguling. Kondisi peralatan disana, khususnya
a nilai Governor Regulator sudah cukup lama. Keterbatasan
y. sparepart (absolete) serta tool pendukung (development
mparan program tools) menjadi faktor kesulitan dalam memelihara
adanya peralatan disana. Untuk itu manajemen memutuskan
mbulkan untuk mengganti (me-retrofit) peralatan governor regulator
babkan DTL 525 yang dilakukan secara swakelola (in house
or saat engineering), dengan harapan keandalan mesin
meng- pembangkit semakin meningkat, mempermudah dalam
sakan- menyelesaikan kerusakan (troubleshooting), serta mudah
mencari sukucadang (sparepart).
ntraktor
a daya
ibawah
mparan program tools) menjadi faktor kesulitan dalam memelihara
adanya peralatan disana. Untuk itu manajemen memutuskan
mbulkan Bidang Pembangkitan
untuk mengganti (me-retrofit) peralatan governor regulator
5

04
babkan DTL 525 yang dilakukan secara swakelola (in house
or saat engineering), dengan harapan keandalan mesin
meng- pembangkit semakin meningkat, mempermudah dalam
Kode : 1201004 Tim Inovator :
usakan- menyelesaikan kerusakan (troubleshooting), serta mudah
Unit : PT Indonesia Power UBP Kamojang Yusuf Janwar
mencari sukucadang (sparepart).
Judul : Modifikasi Rotor Shaft Seal Generator Nuryani
ntraktor
PLTP Gunung Salak Sularso
a daya
Katagori : Power Stations, Geothermal Rotors Dedeh Zubaidah
ibawah
Shafts Seal
engeluh 4

ndakan Rotor shaft seal atau lebih umum dikenal dengan


rbaikan labirint seal terpasang pada pedestal bearing generator
yang berfungsi sebagai perapat antara poros dengan
bearing hub agar pelumas tidak bocor. Clearance dari rotor
rbaikan
shaft seal harus sesuai dengan toleransi untuk
menghindari kebocoran pelumas. Kebocoran pelumas
nggan. pada belitan stator dan rotor mengakibatkan menurunnya
an. tahanan isolasi belitan, thermal stress dan munculnya
partial discharge pada isolasi.
or. PLTP Gunung Salak mengalami kebocoran
an. pelumas pada rotor shaft seal. Penanganan kebocoran
pelumas tersebut dilakukan dengan cara menambah seal
OR ini strip dari 3 menjadi 5 buah; lubang drain dari 5 menjadi 10
a lebih buah dan mengganti material rotor shaft seal dari ebonit
s mutu menjadi aluminium alloy. Implementasi ini menunjukkan
babkan tidak ditemukan lagi kebocoran pada belitan stator dan
aksana rotor. Modifikasi rotor shaft seal telah teruji dan dapat
dijadikan referensi untuk diterapkan pada rotor shaft seal
dengan permasalahan serupa di unit pembangkit lainnya.

ngguan
sedang
Karena
05 Kode
Unit
: 1201005
: PT Indonesia Power UBP Kamojang
Tim Inovator :
Asep Mahmudin,
t PLTA Judul : Reliability Part Non-OEM : Blower Blades M.Yunus Muskiwa,
operasi Generator PLTP Kamojang Unit 2 Supriadinta Marza
Katagori : Power Stations, Geothermal Blowers
uxiliary
Generators Blades
art saat 5 7
nerator Salah satu komponen generator yaitu retaining rin
dapat Pada tanggal 11 Oktober 2007 PLTP Kamojang Unit pada Unit 3 PLTP Kamojang mengalami keretakan di zon
tungan 2 mengalami gangguan Generator yang menyebabkan unit shrink fit baik pada sisi turbin end maupun exciter en
uan 70 trip yang disebabkan oleh rusaknya 4 buah Blower Blade sehingga harus segera diambil perbaikan.
t juga sisi Exciter. Perbaikan dilakukan dengan pemotongan bagia
73,39- Dengan menggunakan metode visual inspection, yang retak kemudian dilakukan penyambungan. Ada du
i PLTA. Non-Destructive Examination (NDE), dan material pilihan perbaikan tersebut yaitu perbaikan denga
verification & testing diharapkan dapat memberikan menggunakan material penyambung yang sama terhada
analisis dan solusi yang lebih baik. material retaining ring dan material penyambung yan
Secara teknis, material OEM Blower Blade Al berbeda terhadap material retaining ring. Sehingg
355.0-T6 diproses dengan permanent mold cast, tetapi perbaikan dengan metode penyambungan dapat menja
metode ini tidak mungkin dilakukan karena akan alternatif untuk menggantikan spare part OEM.
membutuhkan waktu yang cukup lama untuk recovery Dengan dilakukan perbaikan, durasi yan
gangguan, langkah inovasi yang diambil adalah dibutuhkan adalah 54 hari kalender, sedangkan ji
menggunakan material lokal yang ada di pasaran (Non- pengadaan dengan part baru OEM adalah 11 bula
OEM) yaitu Alumunium Alloy Wrought seri 5053-H38 sehingga dengan ini kesempatan beroperasi unit dap
yang mempunyai sifat mekanik yang sama, dengan proses dimaksimalkan.
machining sesuai dengan dimensi asli Blower Blade. Dengan metode material penyambung yang sam
Inovasi ini mempunyai manfaat finansial berupa terhadap material retaining ring selanjutnya dilakukan pad
penghematan biaya sebesar Rp 308 juta dari pembelian Unit 2 PLTP Kamojang (Desember 2007), sedangka
dan Rp 565 Milyar dan potensi kehilangan kesempatan dengan metode material penyambung yang berbed
verification &langkah
gangguan, diharapkan
testing inovasi yangdapat memberikan
diambil adalah menggunakan
dibutuhkan material
adalah 54penyambung
hari kalender, yangsedangkan
sama terhada jik
analisis dan solusi
menggunakan yang lebih
material lokal baik.
yang ada di pasaran (Non- material retaining
pengadaan denganring partdanbarumaterial
OEM penyambung
adalah 11 bula yan
OEM) yaituSecara teknis, Alloy
Alumunium material OEM Blower
Wrought Blade Al
seri 5053-H38 berbeda dengan
sehingga Bidang Pembangkitan
terhadapini material
kesempatan retaining ring. unit
beroperasi Sehingg
dap
6
355.0-T6
yang diprosessifat
mempunyai dengan
mekanik permanent
yang sama, mold tetapi
cast, proses
dengan perbaikan dengan metode penyambungan dapat menja
dimaksimalkan.
metode
machiningini sesuaitidak mungkin
dengan dimensidilakukan
asli Blowerkarena
Blade. akan alternatif untuk menggantikan
Dengan metode material spare part OEM. yang sam
penyambung
membutuhkan
Inovasi ini waktu yang cukup
mempunyai lama finansial
manfaat untuk recovery
berupa Dengan
terhadap material dilakukan
retaining ringperbaikan, durasi pad
selanjutnya dilakukan yan
gangguan, langkah
penghematan biaya sebesar inovasiRp 308
yangjutadiambil adalah
dari pembelian dibutuhkan
Unit 2 PLTP adalah 54 hari
Kamojang kalender,2007),
(Desember sedangkan jik
sedangka
menggunakan
dan Rp 565 Milyar materialdanlokal yangkehilangan
potensi ada di pasaran (Non-
kesempatan pengadaan
dengan dengan
metode part baru
material OEM adalah
penyambung yang11berbed
bula
OEM) yaitu
produksi sebesarAlumunium
583.668 AlloyMWHWrought seri 5053-H38
(setara 158.614,053 liter sehingga material
terhadap dengan retaining
ini kesempatan beroperasi
ring selanjutnya unit dap
dilakukan pad
yang mempunyai
MFO). Manfaat sifat mekanik
non yang sama,
finansialnya denganadanya
berupa proses dimaksimalkan.
Unit 1 PLTG Cilacap (Juli 2008). Dengan adany
machining sesuai
percepatan pemulihandengan dimensilebih
gangguan asli Blower
kurang Blade.
16 bulan bila Dengan metode
perbaikan-perbaikan materialring
retaining penyambung
tersebut makayang dura
sam
Inovasi
dilakukan ini mempunyai
penggantian dengan manfaat finansial
material OEM, berupa
disamping terhadap
yang materiallebih
dibutuhkan retaining
cepatringdariselanjutnya dilakukan pad
54 hari kalender.
penghematan
itu adanya nilai biaya sebesar
positif Rp 308
lain yang juta diambil
dapat dari pembelian
berupa Unit 2Untuk
PLTP perbaikan
Kamojangretaining
(Desember ring 2007),
generatorsedangka
Unit
dan Rp 565 terhadap
kemandirian Milyar dan partpotensi
OEM. kehilangan kesempatan
Dan ini sejalan dengan denganKamojang
PLTP metode , material
manfaat penyambung yang dilakuka
inovasi yang telah berbed
produksi
kebijakansebesar 583.668 MWH
Surat Kementrian BUMN(setara
No.158.614,053
S-134/D5.MBU/ liter terhadap
secara material
finansial retaining ring
menguntungkan selanjutnya
sebesar dilakukan pad
Rp. 45.983.723.390,-
MFO). Manfaat
2007 tentang non finansialnya
Penggunaan suku cadang berupa
Non OEM,adanya Surat Unit 1 PLTG Cilacap (Juli 2008). Dengan adany
percepatan pemulihan
PT. PLN (Persero) gangguan lebih kurang 16
No.02257/150/DIRUT/2007 danbulan bila
Edaran perbaikan-perbaikan retaining ring tersebut maka dura
dilakukan
Direksi PT.penggantian
Indonesia Power dengan No. material OEM, disamping
01.E/012/IP/2006. yang dibutuhkan lebih cepat dari 54 hari kalender.
8
itu adanya
Untuknilai
langkahpositif lain yang
setelah dapat
inovasi, diambil
kegiatan berupa
preventive Untuk perbaikan retaining ring generator Unit
kemandirian
maintenance terhadap part OEM.
dan predictive Dan ini perlu
maintenance sejalandilakukan
dengan PLTP Konsep
Kamojang3R, manfaat
(reduce, inovasi
reuse yang telah dilakuka
dan recycle) dala
kebijakan
seperti : Surat Kementrian
monitoring BUMN No.
temperature, S-134/D5.MBU/
vibrasi dan visual secara finansial
manajemen menguntungkan
pengelolaan limbahsebesar Rp. 45.983.723.390,-
Blowdown di UBP Prio
2007 tentang
inspection testPenggunaan
dan NDT material suku cadang
pada NonsaatOEM, Surat
inspection. dilakukan sebagai usaha meningkatkan keandalan da
PT.
UntukPLN (Persero)
antisipasi No.02257/150/DIRUT/2007
resiko dengan melakukan sertadan Edaran
recovering effisiensi pemakaian air baku pengisi Boiler-PLTU da
Direksi PT. Indonesia Power No. 01.E/012/IP/2006.
insurance. 8
HRSG-PLTGU, dengan pemanfaatan ulang limba
Untuk langkah setelah inovasi, kegiatan preventive blowdown water PLTU-PLTGU yang kemudian digunaka

06
maintenance dan predictive maintenance perlu dilakukan kembaliKonsep
sebagai3R (reduce,
sumber pemasokreuse dan recycle) dala
air baku.
seperti
6 : monitoring temperature, vibrasi dan visual manajemen
Disisi pengelolaan limbah Blowdown
lain, seiring dengan pola operasi di DSS
UBP (Da Prio
inspection test dan NDT material pada saat inspection. dilakukan
Start Stop)sebagai
PLTGU, usaha meningkatkan
menimbulkan dampak keandalan
melonjakny da
Kode : 1201006 Katagori :
Untuk antisipasi resiko
pada dengan melakukan serta recovering effisiensiblowdown
limbah pemakaian air baku
PLTGU, yang pengisi Boiler-PLTU
berpengaruh terhada da
Unit Governor
: PT Indonesia PLTA PowerKedungombo
UBP Mrica (1x 22,5 MW) Power Stations, Hydro Controllers
insurance. HRSG-PLTGU,
target dengan pemanfaatan ulang limba
berfungsi sebagai pengatur putaran dan pengatur beban.
Judul : Penggunaan PLC Sebagai Pengganti Fungsi Card Cardspencapaian
Governor PROPER EMAS UBP Priok.
Peralatan kontrol elektronik pada governor tersebut terdiri blowdownDengan PLTU-PLTGU
waterinovasi yang konsep
berbasiskan kemudian 3Rdigunaka
ini, tela
401 Mini P.I.D Governor Untuk Mengoperasikan
dari beberapa card / modul yang bekerja terintegrasi kembali sebagai
didapatkan sumber
sinergi pemasok
antara air baku.
antisipasi perubahan po
PLTA Kedungombo
6
menjadi satu kesatuan yang terdiri dari card manual operasiDisisi
PLTGU lain,yang
seiring dengannegatif
bedampak pola operasi
ke targetDSSPROPE(Da
control, power control, speed control, signal processor, Start Stop)
EMAS, PLTGU,
dengan menimbulkan
peningkatan dampak
effisiensi dan melonjakny
keandala
Governor
water level pada PLTA
monitoring, Kedungombo
logic control (1x 22,5control
(401), position MW) limbah blowdown
terutama ketika limbahPLTGU, Blowdown
yang berpengaruh terhada
yang seharusny
berfungsi
dan pulse sebagai
generator.pengatur putaran dan pengatur beban. target pencapaian
dibuang PROPER kemudian
ke lingkungan, EMAS UBPdijadikanPriok. sebag
Peralatan kontrol elektronik
Terjadinya kerusakan pada card 401tersebut
pada governor terdiri
sejak tanggal penambahDengan inovasi
air baku PLTU berbasiskan
dan PLTGU. konsep 3R ini, tela
dari Agustus
19 beberapa2008 / modul yang
card membuat bekerja
unit tidak terintegrasi
siap operasi. didapatkan sinergi iniantara
Dari inovasi sesuai antisipasi
data bulanperubahan
Mei 2009 tela po
menjadi
Pengadaan satucard
kesatuan
401 baru yang terdiri
tidak dari card manual
memungkinkan karena operasi PLTGU
didapatkan yang bedampak
penghematan secara negatif ke target
finansial dariPROPE
reduk
control,tersebut
card power telah
control, speed dan
obsolete control,
suku signal processor,
cadangnya tidak EMAS, dengan
konsumsi air PAMpeningkatan
(untuk air umpan effisiensi dan keandala
Boiler-PLTU) sebes
water levelsehingga
tersedia monitoring, logic control
ALSTOM (401), position control
merekomendasikan untuk terutama
Rp ketika limbah
102.867.410,- selain jugaBlowdown
mengurangi yangbebanseharusny
limba
dan pulse generator.
mengganti dengan satu sistem yang baru . Sedangkan dibuang
cair ke kelingkungan,
dibuang kemudian12.500
lingkungan sebesar dijadikan sebag
m3, serta jug
Terjadinyamemerlukan
untuk perbaikan kerusakan waktupada card
yang401 lamasejak tanggal
(+3 bulan). penambah
mengurangiair bakuCO2
emisi PLTU dan PLTGU.
sejumlah 9,5 ton.
19 Agustus
Tujuan 2008dari membuat
inovasi ini unit adalah
tidak siap
agar operasi.
PLTA Dari inovasi ini sesuai data bulan Mei 2009 tela
Pengadaan
Kedungombocard dapat401 barusegera
segera tidak beroperasi
memungkinkan kembalikarena
dan didapatkan
9 penghematan secara finansial dari reduk
card tersebut telah
menghasilkan energi yangdanoptimal.
obsolete suku cadangnya
Inovasi tidakini konsumsi air PAM (untuk air umpan Boiler-PLTU) sebes
tersedia
menggunakan sehinggametode
ALSTOMobservasi,
merekomendasikan
analisis untukdata Rp 102.867.410,- selain juga
Modifikasi projected areamengurangi
pada bearingbeban#2limba Hig
mengganti
komisioning,dengan satu dan
data historis sistem yang Selanjutnya
simulasi. baru . Sedangkan
diambil cair dibuang ke
Intermediate lingkungan
Pressure sebesar
Turbine PLTU12.500 m3, Unit
Suralaya serta#7jugi
untuk perbaikan
keputusan memerlukan
mengganti card waktu
401 yang
denganlama modul
(+3 bulan).
PLC mengurangi emisi CO2
adalah merupakan upaya sejumlah 9,5 ton.
untuk menurunkan load pressu
Tujuan Logic
(Programable dari Controller)
inovasi ini adalah agar PLTA pada permukaan bearing, sehingga zona pelumasa
Kedungombo
Setelahdapat segerainovasi
dilakukan segeraini,
beroperasi
gangguan kembali dan
peralatan 9
lapisan batas yang terjadi dapat bergeser dari mixe
menghasilkan
pada sistim kontrolenergi
elektronikyang optimal.
governor Inovasi ini
PLTA Kedungombo lubrication zone ke hydrodinamic lubrication zone.
menggunakan
dapat metode
diatasi sehingga observasi,
PLTA analisis dapat
Kedungombo data Modifikasi
Pada projected governor
pengoperasian area pada bearing
valve secara#2pars
Hig
komisioning,
beroperasi data historis dan simulasi. Selanjutnya diambil
kembali. Intermediate
yaitu pada saatPressure Turbine test
Valve freedom PLTU Suralaya
dengan Unit #7
governor valvi
keputusan mengganti card 401 dengan modul PLC adalah
#2 danmerupakan
#3 open, upaya untuk menurunkan
menunjukan load pressu
bahwa temperatur pad
(Programable Logic Controller) pada permukaan
bearing #2 menjadi bearing, sehingga
abnormal yaitu zona
mencapaipelumasa
96C
Setelah dilakukan inovasi ini, gangguan peralatan lapisan batas
sedangkan batasyang terjadi
normal 91C.dapat bergeser dari mixe
pada sistim kontrol elektronik governor PLTA Kedungombo lubrication zone ke
Menurut hydrodinamic
Petroff Equationlubrication zone.
bahwa koefisien gese
dapat diatasi sehingga PLTA Kedungombo dapat sangat Pada pengoperasian
tergantung pada nilai governor valve secara
bearing parameter pars
[Dynam
beroperasi kembali. yaitu pada Rotational
Viscocity, saat Valve freedom
Speed dantest dengan
Pressuregovernor
(Forcevalv
p
#2 dan #3
projected open,
area)]. menunjukan
Dengan bahwa
memperluas temperatur
projected area pad
pad
bearing
bearing #2 #2dari
menjadi
semula abnormal
30% menjadiyaitu mencapai
80%, 96C
ternyata dap
sedangkan batas
menurunkan normal 91C.
temperatur bearing #2 dari 96C menja
83C. Menurut Petroff Equation bahwa koefisien gese
sangat tergantung pada nilai bearing parameter [Dynam
Bidang Pembangkitan
7

07 Kode
Unit
: 1201007
: PT Indonesia Power UB Jasa Pemeliharaan
Tim Inovator :
Sutarno,
Judul : Perbaikan Keretakan Retaining Ring Yunus Muskiwa,
Motor Generator Unit 3 PLTP Kamojang Sujadi
Katagori : Power Stations, Geothermal Maintenance
Cracks Rotors

7
Salah satu komponen generator yaitu retaining ring
ng Unit pada Unit 3 PLTP Kamojang mengalami keretakan di zona
an unit shrink fit baik pada sisi turbin end maupun exciter end
Blade sehingga harus segera diambil perbaikan.
Perbaikan dilakukan dengan pemotongan bagian
pection, yang retak kemudian dilakukan penyambungan. Ada dua
material pilihan perbaikan tersebut yaitu perbaikan dengan
berikan 7
menggunakan material penyambung yang sama terhadap
materialSalah satu komponen
retaining generatorpenyambung
ring dan material yaitu retainingyang
ring
ng
adeUnit
Al pada Unit terhadap
berbeda 3 PLTP Kamojang
material mengalami
retaining keretakan di zona
ring. Sehingga
kan unit
tetapi shrink fit baik
perbaikan denganpada sisi turbin
metode end maupun
penyambungan exciter
dapat end
menjadi
r Blade
akan sehinggauntuk
alternatif harusmenggantikan
segera diambilspare perbaikan.
part OEM.
ecovery Perbaikan dilakukan
Dengan dilakukan dengan perbaikan,pemotongan
durasi bagian
yang
pection,
adalah yang retak kemudian
dibutuhkan adalah 54dilakukan penyambungan.
hari kalender, sedangkan Ada dua
jika
material
(Non- pilihan perbaikan
pengadaan dengan tersebut
part baru yaitu OEM perbaikan
adalah 11 denganbulan,
berikan
53-H38 menggunakan
sehingga dengan material penyambungberoperasi
ini kesempatan yang samaunit terhadap
dapat
proses material retaining ring dan material penyambung yang
dimaksimalkan.
lade Al berbeda terhadap
Dengan metode material
materialretaining
penyambung ring.yang
Sehingga
sama
,berupa
tetapi perbaikanmaterial
terhadap denganretaining
metode ring penyambungan dapat menjadi
selanjutnya dilakukan pada
mbelianakan alternatif
Unit untuk menggantikan
2 PLTP Kamojang (Desember spare part2007),
OEM. sedangkan
ecovery
mpatan denganDenganmetode dilakukan
material penyambungperbaikan, yang durasiberbeda
yang
53adalah
liter dibutuhkan
terhadap adalah
material 54 hari
retaining kalender, sedangkan
ring selanjutnya dilakukan pada jika
nadanya
(Non- pengadaan
Unit 1 PLTG dengan
Cilacap baru 2008).
part (Juli OEM adalahDengan11adanyabulan,
53-H38
lan bila sehingga dengan iniretaining
perbaikan-perbaikan kesempatan beroperasi
ring tersebut unit durasi
maka dapat
proses
amping dimaksimalkan.
yang dibutuhkan lebih cepat dari 54 hari kalender.
.berupa Denganperbaikan
Untuk metode material
retainingpenyambung
ring generator yangUnit
sama 3
berupa
dengan terhadap
PLTP material ,retaining
Kamojang manfaatring selanjutnya
inovasi dilakukan
yang telah pada
dilakukan
mbelian
5.MBU/ Unit 2finansial
secara PLTP menguntungkan
Kamojang (Desember sebesar Rp.2007), sedangkan
45.983.723.390,-
mpatan
, Surat dengan metode material penyambung yang berbeda
53 liter
Edaran terhadap material retaining ring selanjutnya dilakukan pada

08
adanya 8Unit 1 PLTG Cilacap (Juli 2008). Dengan adanya
lan bila
ventive perbaikan-perbaikan retaining ring tersebut maka durasi
amping
akukan yang dibutuhkan
Kode Konsep 3Rlebih
: 1201008
cepat dari
(reduce, 54 hari
reuse dankalender.
recycle) dalam Katagori :
berupa
visual manajemen
Unit
Untuk perbaikan retaining
: pengelolaan
PT Indonesia PowerlimbahUBP ring
Blowdown generator Unit 3
Priok di UBP Priok Power Stations, Combined Cycle Power
dengan
pection. PLTP
Judul Kamojang
dilakukan :sebagai , manfaat
Reduce, usaha inovasi
Reuse meningkatkan
dan Recycleyang telah dilakukan
keandalan
Limbah dan Stations, Steam Wastewater Blowdown
5.MBU/
overing secara finansial
effisiensi menguntungkan
pemakaian
Blowdown air
Water baku sebesar
Untuk pengisiRp. Boiler-PLTU
45.983.723.390,-
Meningkatkan dan Tim Inovator :
M, Surat HRSG-PLTGU, dengan
Efisiensi pemanfaatan
dan Keandalan ulang limbah
PLTGU-PLTU Burlian Prasetyo, Mekkadinah, Dony Rafika
Edaran blowdown water PLTU-PLTGU yang kemudian digunakan
8
kembali sebagai sumber pemasok air baku.
ventive Disisi lain, seiring dengan pola operasi DSS (Daily
akukan Konsep
Start Stop) PLTGU,3R (reduce, dan recycle)
reuse dampak
menimbulkan dalam
melonjaknya
5 visual
MW) manajemen
limbah pengelolaan
blowdown PLTGU, limbah
yangBlowdown
berpengaruhdi UBP Priok
terhadap
pection.
beban. dilakukan
target sebagaiPROPER
pencapaian usaha meningkatkan
EMAS UBP Priok. keandalan dan
tovering
terdiri effisiensi pemakaian
Dengan inovasiair baku pengisi
berbasiskan Boiler-PLTU
konsep 3R ini, telahdan
tegrasi HRSG-PLTGU,
didapatkan sinergi dengan
antara pemanfaatan ulang limbah
antisipasi perubahan pola
manual blowdown
operasi wateryang
PLTGU PLTU-PLTGU
bedampak yang
negatifkemudian
ke target digunakan
PROPER
cessor, kembali sebagai
EMAS, dengan sumber pemasok
peningkatan air baku.dan keandalan,
effisiensi
control terutama Disisi lain, seiring
ketika limbah dengan pola operasi
Blowdown DSS (Daily
yang seharusnya
Start Stop)
dibuang ke PLTGU,
lingkungan, menimbulkan
kemudiandampak melonjaknya
dijadikan sebagai
5 MW)
anggal limbah blowdown
penambah air baku PLTU PLTGU, danyang
PLTGU.berpengaruh terhadap
beban.
perasi. target pencapaian
Dari inovasiPROPER ini sesuaiEMAS
data UBP
bulanPriok.
Mei 2009 telah
t terdiri
karena Dengan
didapatkan inovasi berbasiskan
penghematan konsep 3R
secara finansial dari ini, telah
reduksi
pection. dilakukan sebagai usaha meningkatkan keandalan dan
, Surat
overing effisiensi pemakaian air baku pengisi Boiler-PLTU dan
Edaran Bidang Pembangkitan
8 HRSG-PLTGU, dengan pemanfaatan ulang limbah
8
blowdown water PLTU-PLTGU yang kemudian digunakan
ventive
kembali sebagai sumber pemasok air baku.
akukan Konsep 3R (reduce, reuse dan recycle) dalam
Disisi lain, seiring dengan pola operasi DSS (Daily
visual manajemen pengelolaan limbah Blowdown di UBP Priok
Start Stop) PLTGU, menimbulkan dampak melonjaknya
pection. dilakukan sebagai usaha meningkatkan keandalan dan
5 MW) limbah blowdown PLTGU, yang berpengaruh terhadap
overing effisiensi pemakaian air baku pengisi Boiler-PLTU dan
beban. target pencapaian PROPER EMAS UBP Priok.
HRSG-PLTGU, dengan pemanfaatan ulang limbah
t terdiri Dengan inovasi berbasiskan konsep 3R ini, telah
blowdown water PLTU-PLTGU yang kemudian digunakan
tegrasi didapatkan sinergi antara antisipasi perubahan pola
kembali sebagai sumber pemasok air baku.
manual operasi PLTGU yang bedampak negatif ke target PROPER
Disisi lain, seiring dengan pola operasi DSS (Daily
cessor, EMAS, dengan peningkatan effisiensi dan keandalan,
Start Stop) PLTGU, menimbulkan dampak melonjaknya
control terutama ketika limbah Blowdown yang seharusnya
5 MW) limbah blowdown PLTGU, yang berpengaruh terhadap
dibuang ke lingkungan, kemudian dijadikan sebagai
beban. target pencapaian PROPER EMAS UBP Priok.
anggal penambah air baku PLTU dan PLTGU.
t terdiri Dengan inovasi berbasiskan konsep 3R ini, telah
perasi. Dari inovasi ini sesuai data bulan Mei 2009 telah
tegrasi didapatkan sinergi antara antisipasi perubahan pola
karena didapatkan penghematan secara finansial dari reduksi
manual operasi PLTGU yang bedampak negatif ke target PROPER
a tidak konsumsi air PAM (untuk air umpan Boiler-PLTU) sebesar
cessor, EMAS, dengan peningkatan effisiensi dan keandalan,
untuk Rp 102.867.410,- selain juga mengurangi beban limbah
control terutama ketika limbah Blowdown yang seharusnya
angkan cair dibuang ke lingkungan sebesar 12.500 m3, serta juga
dibuang ke lingkungan, kemudian dijadikan sebagai
ulan). mengurangi emisi CO2 sejumlah 9,5 ton.
tanggal penambah air baku PLTU dan PLTGU.
PLTA

09
perasi. Dari inovasi ini sesuai data bulan Mei 2009 telah
ali dan 9
karena didapatkan penghematan secara finansial dari reduksi
si ini
a tidak konsumsi air PAM (untuk air umpan Boiler-PLTU) sebesar
data Kode Modifikasi projected area pada bearing #2 High
: 1201009 Katagori :
untuk Rp 102.867.410,- selain juga mengurangi beban limbah
diambil Intermediate
Unit Pressure
: PT Turbine
Indonesia Power PLTU Suralaya
UB Jasa Unit #7 ini
Pemeliharaan Power Stations, Steam Bearings
angkan cair dibuang ke lingkungan sebesar 12.500 m3, serta juga
l PLC adalah
Judul merupakan upaya
: Modifikasi untuk menurunkan
Projected Area Bearing #load pressure
2 Suralaya Tim Inovator :
ulan). mengurangi emisi CO2 sejumlah 9,5 ton.
pada permukaan bearing,
# 7 (600MW) Gunasehingga zona
Meningkatkan pelumasan
Keandalan Jajat Sudrajat, Parlindungan Sihite,
PLTA
ralatan lapisan batas Saat Freedom
yang Testdapat bergeser dari mixed
terjadi Usvizal Zainuddin
ali dan 9
gombo lubrication zone ke hydrodinamic lubrication zone.
si ini
dapat Pada pengoperasian governor valve secara parsial
data Modifikasi projected area pada bearing #2 High
yaitu pada saat Valve freedom test dengan governor valve
diambil Intermediate Pressure Turbine PLTU Suralaya Unit #7 ini
#2 dan #3 open, menunjukan bahwa temperatur pada
l PLC adalah merupakan upaya untuk menurunkan load pressure
bearing #2 menjadi abnormal yaitu mencapai 96C,
pada permukaan bearing, sehingga zona pelumasan
sedangkan batas normal 91C.
ralatan lapisan batas yang terjadi dapat bergeser dari mixed
Menurut Petroff Equation bahwa koefisien gesek
gombo lubrication zone ke hydrodinamic lubrication zone.
sangat tergantung pada nilai bearing parameter [Dynamic
dapat Pada pengoperasian governor valve secara parsial
Viscocity, Rotational Speed dan Pressure (Force per
yaitu pada saat Valve freedom test dengan governor valve
projected area)]. Dengan memperluas projected area pada
#2 dan #3 open, menunjukan bahwa temperatur pada
bearing #2 dari semula 30% menjadi 80%, ternyata dapat
bearing #2 menjadi abnormal yaitu mencapai 96C,
menurunkan temperatur bearing #2 dari 96C menjadi
sedangkan batas normal 91C.
83C.
Menurut Petroff Equation bahwa koefisien gesek
Dengan inovasi ini diharapkan bahwa PLTU
sangat tergantung pada nilai bearing parameter [Dynamic
Suralaya Unit #7 ini dapat beroperasi dengan aman dan
Viscocity, Rotational Speed dan Pressure (Force per
andal karena Valve freedom test dapat dilakukan secara
projected area)]. Dengan memperluas projected area pada
rutin (Dua kali setiap Bulan) dengan level temperature
bearing #2 dari semula 30% menjadi 80%, ternyata dapat
berada pada kondisi normal yaitu< 91C.
menurunkan temperatur bearing #2 dari 96C menjadi
83C.
Dengan inovasi ini diharapkan bahwa PLTU
Suralaya Unit #7 ini dapat beroperasi dengan aman dan
andal karena Valve freedom test dapat dilakukan secara
rutin (Dua kali setiap Bulan) dengan level temperature
berada pada kondisi normal yaitu< 91C.
Bidang Pembangkitan
9

10Kode
Unit
: 1201010
: PT Indonesia Power UBP Suralaya
Katagori :
Power Stations, Steam
Judul : Rancang Bangun Program Pemantauan Net Plant Software. Programming On-line Computing
Heat Rate Secara Online Untuk Melakukan Tim Inovator :
Optimalisasi Pembangkitan Di PLTU Suralaya Unit 1 - 4 Marhan Saub, Saiful Bachri,
I Wayan Arimbawa YS
10 11

Pertumbuhan pembangkit listrik di Indonesia Boiler merupakan peralatan utama pada un


semakin tinggi dengan adanya program percepatan pembangkit listrik tenaga uap yang berfungsi untu
pembangkit listrik berbahan bakar batubara mengakibatkan memproduksi uap untuk penggerak turbin. Untuk menjag
tingkat persaingan antar pembangkit juga meningkat. keandalan operasi pada boiler maka perlu perawata
Pembangkit listrik dengan effisiensi tinggi akan mempunyai kuhusus agar life time dan efisiensinya tetap terjag
merit order yang baik sehingga mendapat porsi beban Peningkatan keandalan boiler dapat diperoleh jika ki
yang tinggi. Hal ini memacu pembangkit-pembangkit lama dapat mengurangi potensi yang dapat menyebabka
yang tingkat effisiensinya lebih rendah dari pembangkit gangguan yang berakibat boiler tidak bisa beroperasi.
baru untuk meningkatkan effisiensinya baik dari segi Permasalahan yang sering terjadi pada boiler PLT
peralatan dan pola operasi. PLTU Suralaya 1-4 merupakan Gresik Unit 1-2 bila beroperasi dengan BBM adalah serin
pembangkit yang mempunyai program peningkatan terjadinya kebocoran pada tube boiler khususnya didaera
effisiensi dengan pola operasi yaitu dengan menerapkan furnace waterwall tube didekat burner. Kebocoran terseb
Optimalisasi Pembangkitan (Generation Economic disebabkan oleh kejadian Waterwall Fire Side Corrosio
Dispatch) dimana pembangkit Suralaya 1-4 akan membagi yang diakibatkan overheating. Kondisi overheating terseb
bebannya pada salah satu unit yang paling effisien paling disebabkan oleh adanya nyala api balik (curl back) karen
banyak dan unit yang tidak effisien mendapat porsi beban kurang optimalnya sealing air sistem gas burner. Dampa
yang sedikit. Hal ini dilakukan dengan program terjadinya nyala api balik akan semakin parah karen
pemantauan net Plant Heat Rate secara On-Line. terjadinya kerusakan (patah) pada burner gas sehingg
Pemantauan Heat Rate pada PLTU Suralaya 1-4 di tidak bisa berfungsi sebagai penyangga burner minyak. H
monitor secara on-line dengan menggunakan aset yang ini mengakibatkan burner minyak tidak bisa diretra
dimiliki oleh Suralaya 1-4 yaitu DAS ( Data Acquisition (dikeluarkan) untuk dilakukan pembersihan nozzle burn
System ) yang memiliki kemampuan mengambil data minyak. Penumpukan kotoran/slag pada nozzle burn
secara On-Line. Dengan melakukan modifikasi minyak yang tidak dapat dibersihkan akan menyebabka
pemrograman akan didapat suatu GUI ( Graphic User tekanan minyak pada burner tidak merata (indikasi da
Interface) yang dapat dioperasikan oleh operator untuk burner inlet pressure) sehingga terjadi pembakaran tida
melakukan optimalisasi pembangkitan pada saat Suralaya sempurna yang mengakibatkan nyala api balik menyentu
1-4 di dispatch oleh Pusat Pengendali dan Pengatur dinding tube boiler dan akhirnya kondisi ini menyebabka
beban. Selain untuk mendispatch, sistem ini juga terjadinya Waterwall Fire Side Corrosion.
digunakan untuk memonitor kondisi unit dan mengetahui Untuk mencegah terjadinya nyala api balik yan
letak parameter ketidakeffisienan. Sistem Monitoring dan disebabkan kerusakan gas burner maka dilakuka
Dispatch ini mendapat respon yang sangat baik dari modifikasi dengan menaikkan tekanan sealing air ga
operator dan manajemen sehingga dari hasil uji coba burner, dimana sebelumnya suction sealing air booster fa
terdapat peningkatan heat rate sehingga tercapai untuk gas burner berasal dari udara luar. Dan sekaran
penghematan batubara. diambilkan dari discharge Forced Draft Fan sehingg
diperoleh kenaikan pressure sealing air booster fan da
1500 mmH2O (0.15 kg/cm2) menjadi 2500 mmH2
2
(0.25 kg/cm ).
Dengan menaikkan tekanan sealing air untuk ga
burner PLTU Unit 1-2 maka dapat meningkatka
keandalan operasi boiler, karena dapat mencega
terjadinya overheating pada tube water wall yan
disebabkan oleh terjadinya nyala api balik (curl back
mencegah terjadinya pembakaran tidak sempurna akib
kerusakan burner gas, memperpanjang umur Tube Boil
dan Burner Gas, sehingga dapat mencegah terjadiny
potensi kerugian biaya untuk repair gas burner da
hilangnya kesempatan berproduksi bila terjadi kebocora
tube boiler sebesar Rp. 1.981.021.028,- setiap tahun.
Bidang Pembangkitan
10

Kode
Unit
: 1201011
: PT Pembangkitan Jawa Bali
Tim Inovator :
Mokhamad Baidowi,
11
Judul : Meningkatkan Keandalan Boiler Dengan Optimal- Kanafi Subur Dwiyanto,
isasi Sealing Air System Flame Burner PLTU Gresik Dedy Maresetioadi
Unit 1 & 2
Katagori : Power Stations, Steam Boilers Flames
11

donesia Boiler merupakan peralatan utama pada unit


epatan pembangkit listrik tenaga uap yang berfungsi untuk
batkan memproduksi uap untuk penggerak turbin. Untuk menjaga
ningkat. keandalan operasi pada boiler maka perlu perawatan
mpunyai kuhusus agar life time dan efisiensinya tetap terjaga.
beban Peningkatan keandalan boiler dapat diperoleh jika kita
it lama dapat mengurangi potensi yang dapat menyebabkan
bangkit gangguan yang berakibat boiler tidak bisa beroperasi.
ri segi Permasalahan yang sering terjadi pada boiler PLTU
upakan Gresik Unit 1-2 bila beroperasi dengan BBM adalah sering
gkatan terjadinya kebocoran pada tube boiler khususnya didaerah
rapkan furnace waterwall tube didekat burner. Kebocoran tersebut
onomic disebabkan oleh kejadian Waterwall Fire Side Corrosion
embagi yang diakibatkan overheating. Kondisi overheating tersebut
paling disebabkan oleh adanya nyala api balik (curl back) karena
beban kurang optimalnya sealing air sistem gas burner. Dampak
rogram terjadinya nyala api balik akan semakin parah karena
terjadinya kerusakan (patah) pada burner gas sehingga
a 1-4 di tidak bisa berfungsi sebagai penyangga burner minyak. Hal
t yang ini mengakibatkan burner minyak tidak bisa diretract
uisition (dikeluarkan) untuk dilakukan pembersihan nozzle burner
il data minyak. Penumpukan kotoran/slag pada nozzle burner
difikasi minyak yang tidak dapat dibersihkan akan menyebabkan
c User tekanan minyak pada burner tidak merata (indikasi dari
untuk burner inlet pressure) sehingga terjadi pembakaran tidak
uralaya sempurna yang mengakibatkan nyala api balik menyentuh
engatur dinding tube boiler dan akhirnya kondisi ini menyebabkan
i juga terjadinya Waterwall Fire Side Corrosion.
getahui Untuk mencegah terjadinya nyala api balik yang
ng dan disebabkan kerusakan gas burner maka dilakukan
ik dari modifikasi dengan menaikkan tekanan sealing air gas
i coba burner, dimana sebelumnya suction sealing air booster fan
ercapai untuk gas burner berasal dari udara luar. Dan sekarang
diambilkan dari discharge Forced Draft Fan sehingga
diperoleh kenaikan pressure sealing air booster fan dari
1500 mmH2O (0.15 kg/cm2) menjadi 2500 mmH2O
2
(0.25 kg/cm ).
Dengan menaikkan tekanan sealing air untuk gas
burner PLTU Unit 1-2 maka dapat meningkatkan
keandalan operasi boiler, karena dapat mencegah
terjadinya overheating pada tube water wall yang
disebabkan oleh terjadinya nyala api balik (curl back),
mencegah terjadinya pembakaran tidak sempurna akibat
kerusakan burner gas, memperpanjang umur Tube Boiler
dan Burner Gas, sehingga dapat mencegah terjadinya
potensi kerugian biaya untuk repair gas burner dan
hilangnya kesempatan berproduksi bila terjadi kebocoran
tube boiler sebesar Rp. 1.981.021.028,- setiap tahun.
terjadinya overheating pada tube water wall yang
disebabkan oleh terjadinya nyala api balik (curl back),
Bidang
mencegahPembangkitan
terjadinya pembakaran tidak sempurna akibat
11

12
kerusakan burner gas, memperpanjang umur Tube Boiler
dan Burner Gas, sehingga dapat mencegah terjadinya
potensi kerugian biaya untuk repair gas burner dan
Kode : 1201012 Tim Inovator :
hilangnya kesempatan berproduksi bila terjadi kebocoran
Unit : PT Pembangkitan Jawa Bali UP Gresik Moh Shoheh,
tube boiler sebesar Rp. 1.981.021.028,- setiap tahun.
Judul : Memperpendek Durasi Shutdown Combustion Sigit Kusumawan Ardianto,
Inspection GT MW 701 D Wahyu Romansyah
Dengan Memperbaiki Urutan Kerja
Katagori : Power Stations, Combined Cycle Combustion

12
Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT
karena berkat rahmat dan hidayahNya, penulis dapat
menyelesaikan karya inovasi ini dengan lancar. Karya
inovasi ini merupakan tindak lanjut dari keinginan penulis
untuk meningkatkan tingkat ketersediaan daya (EAF)
PLTGU Gresik yang saat ini masih memungkinkan untuk
dioptimalkan.
Ide dari optimalisasi ketersediaan daya melalui
peningkatan EAF salah satunya adalah dengan cara
mengurangi durasi shut down saat overhaul. Sebelum
inovasi ini, pengurangan durasi shut down belum
dilaksanakan secara optimal terutama dari sisi persiapan
material dan equipment. Melalui karya inovasi ini penulis
mengusulkan metode baru untuk mengurangi durasi shut
down dan usulan ini telah berhasil diaplikasikan pada saat
Combustion Inspection (CI) turbin gas 3.3 dengan tipe
MW 701 D.
Penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada
semua pihak yang telah membantu sumbangan tenaga
dan pikiran baik selama perencanaan dan eksekusi pada
saat overhaul maupun saat penyusunan makalah. Penulis
menyadari bahwa tulisan ini masih jauh dari sempurna,
oleh karena itu penulis mengharapkan sumbangan kritik
dan saran yang membangun untuk perbaikan-perbaikan
di masa mendatang.

13Kode
Unit
: 1201013
: PT Pembangkitan Jawa Bali UP Muara Karang
Tim Inovator :
M. Yani Taufik,
Judul : Penambahan Sistem Pendingin Cranking Motor Teddy Sutendi,
Untuk Mempercepat Permissive Start Gas Turbine Kornel Bram Rahadi
Katagori : Power Stations, Gas Gas Turbines
Cooling Systems Cranks Motor
13 14

Gas Turbine PLTG 1, PLTG 2 dan PLTG 3 Pembangkit Salah satu isu penting terkait pemeliharaan un
Muara Karang dengan kapasitas masing masing sebesar pembangkit dilingkungan PLN adalah adanya spare pa
107 MW menggunakan motor cranking sebagai prime atau komponen elektronik yang sudah tidak diproduk
mover (penggerak awal) pada saat proses startup . Motor (obsolete). Hal ini disebabkan sebagian besar pembangk
cranking dikopel dengan kompressor yang terhubung yang dimiliki PLN telah berusia tua termasuk peralata
dengan turbin gas dan generator. Pada awal proses elektroniknya. Selain itu kemajuan teknologi elektronik
startup, motor cranking mulai beroperasi dan temperatur yang sangat cepat dan usia operasionalnya yang pende
motor bergerak naik dari temperatur ambient sampai selalu memunculkan produk yang lebih baru teknologiny
dengan lepasnya kopel motor cranking dengan beban sehingga spare part atau komponen lama tidak diproduk
kompressor saat putaran compressor telah mencapai 60% lagi atau obsolete. Permasalahan spare part elektron
putaran penuh (1800 rpm). Kenaikan temperatur pada yang obsolete sering kali menyebabkan bottleneck (tida
saat motor cranking pertama kali beroperasi sampai ada solusi) dalam pemeliharaan sehingga terpaksa haru
dengan lepasnya kopel motor cranking terhadap mengganti sistem secara keseluruhan yang memaka
0 0
kompressor rata rata sebesar 60 C s/d 65 C. Dari biaya yang sangat besar dan harus ada downtime yan
kondisi tersebut motor Cranking baru dapat dioperasikan lama.
startup, motor cranking mulai beroperasi dan temperatur yang sangat cepat dan usia operasionalnya yang pende
motor bergerak naik dari temperatur ambient sampai selalu memunculkan produk yang lebih baru teknologiny
dengan lepasnya kopel motor cranking dengan beban sehingga spareBidang Pembangkitan
part atau komponen lama tidak diproduk
12
kompressor saat putaran compressor telah mencapai 60% lagi atau obsolete. Permasalahan spare part elektron
putaran penuh (1800 rpm). Kenaikan temperatur pada yang obsolete sering kali menyebabkan bottleneck (tida
saat motor cranking pertama kali beroperasi sampai ada solusi) dalam pemeliharaan sehingga terpaksa haru
dengan lepasnya kopel motor cranking terhadap mengganti sistem secara keseluruhan yang memaka
0 0
kompressor rata rata sebesar 60 C s/d 65 C. Dari biaya yang sangat besar dan harus ada downtime yan
kondisi tersebut motor Cranking baru dapat dioperasikan lama.
0
pada temperatur motor minimal 60 C. Hal ini terjadi Karya inovasi ini merupakan solusi penting ba
dikarenakan motor dibatasi beroperasi sampai dengan PT PJB UP Muara Karang untuk mengatasi spare pa
0
maksimum 125 C sesuai dengan kelas isolasi motor ( elektronik untuk sistem alarm PLTU unit 4 dan 5 yang sa
0
Dibatasi oleh trip sequence 125 C ) . ini sudah obsolete dengan cara membuat spare part ca
Kondisi yang sering terjadi adalah seringkali proses baru yang compatible dengan sistem lama denga
start up tidak sukses langsung berhasil pada operasi yang menggunakan komponen yang tersedia di pasaran. Ca
pertama. Jika terjadi kegagalan start 2 kali atau lebih Alarm yang menggunakan IC Logic CMOS khusus yan
diawal start up, temperature motor dapat naik mencapai telah obsolete didesain ulang dengan menggunaka
0
lebih dari 90 C sehingga operator baru dapat mikrokontroler sebagai basisnya. Metode yang digunaka
mengoperasikan motor kembali setelah temperatur motor adalah dengan menganggap mikrokontroler sebagai blac
turun dimana diperlukan waktu minimum r 9 jam untuk box yang akan mengeluarkan output tertentu jik
menurunkan temperatur motor pada range temperature menerima input tertentu. Fleksibilitas dan kemudaha
rise yang dibutuhkan motor untuk start dapat kembali mikrokontroler untuk diprogram menyesuaikan denga
tercapai sedangkan pekerjaan rata rata troubleshooting fungsi yang diinginkan membuat card baru dapat disisipka
gagal start turbine hanya r 1/2 jam. ke dalam sistem existing berdampingan dengan card-ca
Fokus pada Generation Plan Pembangkit Muara lama tanpa harus merubah sistem.
Karang hal ini sangat mempengaruhi Reliability. Hal ini Kemudahan pemrograman mikrokontroler da
karena dari segi produksi lost of production pada satu GT ketersediaannya di pasaran membuat metode inovasi i
dapat dihitung sebesar 107 MW x 9 jam atau sebesar pantas untuk dikembangkan dalam mengatasi masala
963.000 kWh, sedangkan Steam Turbine Generator (STG) obsolete pada card-card elektronik yang masih bisa dibac
1
kehilangan 3 x 150 MW x 9 jam atau sebesar 450.000 input dan outputnya serta tidak terdapat komunikasi yan
kWh, sehingga total kehilangan kesempatan produksi disembunyikan oleh produsen. Metode inovasi ini mamp
sebesar 1.413.000 kWh ( setara Rp. 892.366.020) untuk mengatasi permasalahan spare part card elektronik yan
setiap periode gagal start pada GT. Belum lagi dampak sudah obsolete tanpa harus mengganti sistem seca
dari Effisiensi karena Operasi Combine Gas turbin akan keseluruhan sehingga mengurangi ketergantunga
sangat berbeda pada konfigurasi 1-1-1, 2-2-1 dan 3-3-1 terhadap vendor, menekan biaya pemeliharaa
sehingga berdampak besar pada penurunan Effisiensi mengurangi downtime serta meningkatkan kehandalan un
pembangkit. pembangkit.
Penambahan cooling fan dapat menghindari
kerugian akibat kehilangan kesempatan produksi unit
pembangkit yang diakibatkan menunggu penurunan 15
temperatur motor sehingga permissive start unit tercapai.
Hal ini selain dapat meningkatkan Reliability unit, dari sisi Berdasarkan hasil analisa, limbah MFO yan
efisiensi pembangkit juga diuntungkan, karena pembangkit berada di dalam sludge tank PLTD Siantan mas
dapat lebih cepat beroperasi dengan konfigurasi unit yang memenuhi spesifikasi MFO sesuai dengan SK Dirje
lebih effisien. MIGAS No. 03/PDM/Migas/1986 kecuali kadar air da
sendimentnya. Dengan menggunakan separator, 80
limbah MFO ini dapat diperbaiki kualitasnya da
dimanfaatkan ulang sebagai bahan bakar sementara 20
lainnya merupakan limbah MFO yang tidak dap
dimanfaatkan ulang. Walaupun ada beberapa biaya rut
dan investasi yang harus dikeluarkan namun keuntunga
yang diperoleh masih cukup besar, selain bis
mengefisiensikan penggunaan bahan baka
mempermudah penanganan limbah MFO oleh peker
serta menghindari dampak sosial dan lingkungan yan
mungkin terjadi.
Bidang Pembangkitan
13

14Kode
Unit
: 1201014
: PT Pembangkitan Jawa Bali UP Muara Karang
Tim Inovator :
Muh. Nurdinsidiq,
Judul : Re-Engineering Card Alarm Dengan Mikrokontroler : Tonny Hernanto Wibowo
Solusi Penting Atas Card Berbasis IC Logic
Yang Obsolete
Katagori : Power Stations, Steam Cards Alarms
14

mbangkit Salah satu isu penting terkait pemeliharaan unit Sis t e m 1 2 5 V Sis t e m 2 8 V
Pengkondisi Pengkondisi
ebesar pembangkit dilingkungan PLN adalah adanya spare part ALARM1
Isyarat
Sis t e m 5 V
Isyarat
LAMP1

prime atau komponen elektronik yang sudah tidak diproduksi


Pengkondisi Pengkondisi
. Motor (obsolete). Hal ini disebabkan sebagian besar pembangkit ALARM2
Isyarat
black Isyarat
LAMP2

hubung yang dimiliki PLN telah berusia tua termasuk peralatan box
Sis t e m 1 2 V Sis t e m 1 2 V
proses elektroniknya. Selain itu kemajuan teknologi elektronika Pengkondisi Pengkondisi
Isyarat Isyarat
peratur yang sangat cepat dan usia operasionalnya yang pendek
ACKNOWLEDGE ALARM_AUDIBLE

sampai selalu memunculkan produk yang lebih baru teknologinya RBK_ACK


Pengkondisi Pengkondisi
Isyarat Isyarat
beban sehingga spare part atau komponen lama tidak diproduksi RBK_AUDIBLE

ai 60% lagi atau obsolete. Permasalahan spare part elektronik


r pada yang obsolete sering kali menyebabkan bottleneck (tidak
sampai ada solusi) dalam pemeliharaan sehingga terpaksa harus
rhadap mengganti sistem secara keseluruhan yang memakan
C. Dari biaya yang sangat besar dan harus ada downtime yang
rasikan lama.
terjadi Karya inovasi ini merupakan solusi penting bagi
dengan PT PJB UP Muara Karang untuk mengatasi spare part
motor ( elektronik untuk sistem alarm PLTU unit 4 dan 5 yang saat
ini sudah obsolete dengan cara membuat spare part card
proses baru yang compatible dengan sistem lama dengan
si yang menggunakan komponen yang tersedia di pasaran. Card
u lebih Alarm yang menggunakan IC Logic CMOS khusus yang
encapai telah obsolete didesain ulang dengan menggunakan
dapat mikrokontroler sebagai basisnya. Metode yang digunakan
motor adalah dengan menganggap mikrokontroler sebagai black
untuk box yang akan mengeluarkan output tertentu jika
erature menerima input tertentu. Fleksibilitas dan kemudahan
kembali mikrokontroler untuk diprogram menyesuaikan dengan
hooting fungsi yang diinginkan membuat card baru dapat disisipkan
ke dalam sistem existing berdampingan dengan card-card
Muara lama tanpa harus merubah sistem.
Hal ini Kemudahan pemrograman mikrokontroler dan
atu GT ketersediaannya di pasaran membuat metode inovasi ini
ebesar pantas untuk dikembangkan dalam mengatasi masalah
(STG) obsolete pada card-card elektronik yang masih bisa dibaca
50.000 input dan outputnya serta tidak terdapat komunikasi yang
roduksi disembunyikan oleh produsen. Metode inovasi ini mampu
) untuk mengatasi permasalahan spare part card elektronik yang
ampak sudah obsolete tanpa harus mengganti sistem secara
n akan keseluruhan sehingga mengurangi ketergantungan
n 3-3-1 terhadap vendor, menekan biaya pemeliharaan,
fisiensi mengurangi downtime serta meningkatkan kehandalan unit
pembangkit.
hindari
si unit
urunan 15
rcapai.
dari sisi Berdasarkan hasil analisa, limbah MFO yang
bangkit berada di dalam sludge tank PLTD Siantan masih
it yang memenuhi spesifikasi MFO sesuai dengan SK Dirjen
MIGAS No. 03/PDM/Migas/1986 kecuali kadar air dan
sendimentnya. Dengan menggunakan separator, 80%
(STG) obsolete pada card-card elektronik yang masih bisa dibaca
50.000 input dan outputnya serta tidak terdapat komunikasi yang
roduksi14 disembunyikan oleh produsen. Metode inovasi ini mampu Bidang Pembangkitan

15
) untuk mengatasi permasalahan spare part card elektronik yang
dampak sudah obsolete tanpa harus mengganti sistem secara
n akan keseluruhan sehingga mengurangi ketergantungan
Kode : 1201018 Tim Inovator :
n 3-3-1 terhadap vendor, menekan biaya pemeliharaan,
Unit : Wilayah Kalbar Sektor Kapuas Marani,
fisiensi mengurangi downtime serta meningkatkan kehandalan unit
Judul : Pemanfaatan Ulang Limbah MFO PLTD Siantan Wiza Anitasia
pembangkit.
ghindari Katagori : Power Stations, Diesel Waste, Fuel
si unit
urunan 15
ercapai.
dari sisi Berdasarkan hasil analisa, limbah MFO yang
bangkit berada di dalam sludge tank PLTD Siantan masih
nit yang memenuhi spesifikasi MFO sesuai dengan SK Dirjen
MIGAS No. 03/PDM/Migas/1986 kecuali kadar air dan
sendimentnya. Dengan menggunakan separator, 80%
limbah MFO ini dapat diperbaiki kualitasnya dan
dimanfaatkan ulang sebagai bahan bakar sementara 20%
lainnya merupakan limbah MFO yang tidak dapat
dimanfaatkan ulang. Walaupun ada beberapa biaya rutin
dan investasi yang harus dikeluarkan namun keuntungan
yang diperoleh masih cukup besar, selain bisa
mengefisiensikan penggunaan bahan bakar,
mempermudah penanganan limbah MFO oleh pekerja
serta menghindari dampak sosial dan lingkungan yang
mungkin terjadi.

Kode
Unit
: 1201019
: Wilayah Kalbar Sektor Kapuas
Tim Inovator :
Warsono,
16
Judul : Pengamanan Arus Lebih Motor Pompa Dermaga Gunawan,
Berbasis Mikrokontroler PIC16F877A Mintaria
Katagori : Power Stations, Diesel Microcontrollers
16 Motors Pumps 18

Motor listrik merupakan peralatan yang penting Pulveriser merupakan peralatan yang digunaka
yang berfungsi sebagai penggerak dari alat-alat bantu untuk menghaluskan batubara menjadi butiran-butira
diunit pembangkit. Gangguan pada motor listrik halus (pulverized coal) sehingga dapat terbakar denga
menyebabkan terganggunya operasi dari alat-alat bantu sempurna didalam furnace boiler.
sehingga dapat menyebabkan operasi unit terhenti dan PLTU Sektor Asam Asam menggunakan dua jen
kinerja unit menurun. Dalam pengoperasian Unit-unit bahan bakar, yaitu Light Fuel Oil (LFO) dan batubara. LF
pembangkit PLTD Siantan terdapat pompa listrik untuk digunakan untuk bahan bakar support, ini artinya hany
mendistribusi-kan air dari sungai Kapuas ke bak digunakan saat start atau shutdown unit dan kalau terja
penampungan, selanjutnya air dari bak penampungan gangguan pada pulveriser.
akan digunakan untuk keperluan mesin pembangkit antara Dalam pengoperasian pulveriser (dalam kond
lain : pendingin sistem pelumasan, jacket cooling water, boiler cold start up dan warm start up) sesuai denga
intercooler, dan lain-lain. Instruksi Kerja yang ada, dirasakan masih mampu untu
Motor listrik untuk pompa raw water di dermaga lebih dioptimalkan.
PLTD Siantan sering mengalami gangguan (terbakar). Dengan optimalisasi operasi pulveriser diharapka
Gangguan motor listrik tersebut menyebabkan kerugian mampu menekan penggunaan LFO. Hal ini dap
baik dari sisi operasional maupun finansial. Untuk dilakukan dengan melakukan review ulang Instruksi Ker
mencegah terjadinya gangguan motor terbakar yang yang selama ini digunakan.
berulang-ulang, maka ditambahkan alat karya inovasi yaitu
pengaman arus lebih berbasis mikrokontroller, yang
merupakan pengembangan dari alat sejenis yang telah 19
sejak April 2007 (sistem comparator masih analog), namun
karena diinginkan oleh manajemen dibuat 1 set lagi untuk PLTP Lahendong dioperasikan sebagai base loa
baik digunakan
akan dari sisi untuk operasional
keperluanmaupun finansial. antara
mesin pembangkit Untuk dilakukan dengan
Dalam melakukan review
pengoperasian ulang(dalam
pulveriser Instruksikond
Ker
mencegah
lain : pendingin terjadinya
sistem gangguan
pelumasan,motor jacket terbakar
cooling water,yang yang selama
boiler ini digunakan.
cold start up dan warm start up) sesuai denga
Bidang Pembangkitan
berulang-ulang, maka ditambahkan alat karya inovasi yaitu
intercooler, dan lain-lain. Instruksi Kerja yang ada, dirasakan masih mampu 15 untu
pengamanMotor arus listrik lebih
untuk berbasis
pompa raw mikrokontroller,
water di dermaga yang lebih dioptimalkan.
merupakan
PLTD Siantan pengembangan
sering mengalami dari alat sejenis yang
gangguan telah
(terbakar). 19 Dengan optimalisasi operasi pulveriser diharapka
sejak April 2007
Gangguan motor(sistem
listrik comparator masih analog),kerugian
tersebut menyebabkan namun mampu menekan penggunaan LFO. Hal ini dap
karenadari
baik diinginkan oleh manajemen
sisi operasional maupun dibuatfinansial.
1 set lagi Untuk
untuk PLTP
dilakukan Lahendong
dengan melakukan dioperasikan
review ulangsebagai base Ker
Instruksi loa
motor yang terjadinya
mencegah lain, maka gangguan
sekaligus dikembangkan
motor terbakardengan yang sepanjang
yang selama tahun. Hal ini beralasan karena unit pembang
ini digunakan.
menggunakan menggunakan
berulang-ulang, maka ditambahkan chip mikrokontroler.
alat karya inovasi yaitu panas bumi tidak dipengaruhi oleh musim dan juga biay
pengamanAlat pengaman
arus lebih yang berbasis dibuat mampu menutupi
mikrokontroller, yang operasi yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan un
kekurangan pengembangan
merupakan dari pengaman yang digunakan
dari alat sejenissebelumnya.
yang telah PLTD.
19
Kemampuan
sejak April 2007 yang dimiliki
(sistem dari inovasi
comparator masih yang dibuatnamun
analog), yaitu Kebutuhan daya pada sistim yang semak
mampu mengamankan
karena diinginkan gangguan seperti
oleh manajemen dibuat 1 arus
set lebih atau
lagi untuk meningkat,
PLTPdengan
Lahendong keterbatasan daya sebagai
dioperasikan pembangkit,
basemak loa
short circuit
motor fasa-fasa,
yang lain, maka fasa-ground dengan setingdengan
sekaligus dikembangkan waktu kinerja pembangkit
sepanjang tahun. Hal harus lebih dioptimalkan.
ini beralasan karena unit pembang
yang programmable,
menggunakan unbalance
menggunakan current,
chip dll. Peralatan juga
mikrokontroler. panas Untuk
bumi tidakpencapaian
dipengaruhi kinerja
oleh yang
musimlebih baik biay
dan juga da
dilengkapi
Alat dengan
pengaman peralatan
yang kontrol
dibuat seperti
mampu Autoreclose,
menutupi peningkatan
operasi yang jauh faktorlebihpelayanan terhadap dengan
rendah dibandingkan kebutuha un
counter trip dan
kekurangan darilain sebagainya.
pengaman yang digunakan sebelumnya. konsumen, kita dituntut untuk melakukan efisiensi da
PLTD.
KemampuanSejak alat yang(sistem
dimilikianalog) tersebut
dari inovasi yangdipasang
dibuat padayaitu penghematan
Kebutuhan energi
daya / pada penggunaan
sistim yangkWh, semakdenga
tanggal
mampu 20 April 2007 sampai
mengamankan gangguan saat ini belumarus
seperti pernahlebihterjadi
atau memanfatkan
meningkat, dengansemuaketerbatasan
potensi yang dayaada. pembangkit, mak
lagi gangguan
short motor terbakar
circuit fasa-fasa, fasa-grounddi dermaga
denganPLTD seting Siantan,
waktu kinerja Salah satu peralatan
pembangkit harus lebih bantu pada PLTP Lahendon
dioptimalkan.
Dengan
yang konsep yangunbalance
programmable, sama dan penambahan
current, fitur yang
dll. Peralatan juga yaitu Sistim
Untuk Reinjeksi,
pencapaianyang menyalurkan
kinerja yang lebihoverflow
baik da a
lebih lengkap
dilengkapi (sistemperalatan
dengan mikrokontroler)
kontrol sejak April
seperti 2009 telah
Autoreclose, kondensat darifaktor
peningkatan cell Cooling
pelayanan Towerterhadap
ke kolamkebutuha
reinjek
dipasangtrip
counter pada
danmotor yang lain.
lain sebagainya. Pertamina. kita
konsumen, Dalam operasionalnya
dituntut untuk melakukan sistim tersebu
efisiensi da
Sejak alat (sistem analog) tersebut dipasang pada menggunakan 2 energi
penghematan buah pompa masing-masing
/ penggunaan dengan
kWh, day
denga

17
tanggal 20 April 2007 sampai saat ini belum pernah terjadi 55 kW dan flow
memanfatkan semua50 potensi
m/h, dan yangpenggunaan
ada. energi listr
17 gangguan motor terbakar di dermaga PLTD Siantan,
lagi untuk 2Salah
pompa satutersebut
peralatan : 2bantu
x 55 pada
kW. Dengan referen
PLTP Lahendon
Kode konsep
Dengan : 1201021 yang sama dan penambahan fitur yang tersebut,
Sistimmaka
Katagori
yaitu dibutuhkan
: Reinjeksi, langkah-langkah
yang menyalurkan overflow untua
lebih Gangguan
Unit lengkap : Wilayah
(sistem yang
KSKT terjadi pada
Sektor Asam-asam
mikrokontroler) sejakBoiler
April Feedwater
2009 telah melakukan efisiensi
Power Stations,
kondensat cellpada
dari Steam sistimTower
Boilers
Cooling reinjeksi.
ke kolam reinjek
Control
Judul Valve
dipasang pada dapat
motormenyebabkan
: Perbaikan Boilerlain.
yang Feedwaterterganggunya
Control Valve stabilitas Feedwater Valves
Pertamina. DalamControloperasionalnya sistim tersebu
sistem kontrol Pada Saat Unityang
3-element Beroperasi
mengendalikan level drum Tim Inovator : 2 buah pompa masing-masing dengan day
menggunakan
boiler. Gangguan Tanpa Menggangu
tersebut Kehandalan
menyebabkan Pembangkit
Feedwater Muhammad
55 kW danArsyadflow Azis,
50 m/h, dan penggunaan energi listr
Flow hunting, sehingga level drum boiler tidak dapat
17 Muhammad Mawardi
untuk 2 pompa tersebut : 2 x 55 kW. Dengan referen
dikendalikan, dan jika Drum Level MIN atau MAX tercapai, tersebut, maka dibutuhkan langkah-langkah untu
akan memicu
Gangguan MFT yangyang dapat
terjadimengakibatkan
pada Boiler pembangkit
Feedwater melakukan efisiensi pada sistim reinjeksi.
trip. Sementara
Control Valve dapat itu, prosedur
menyebabkan perbaikan Boiler Feedwater
terganggunya stabilitas
Control
sistem kontrolValve3-elementpada yang saat mengendalikan
unit beroperasi level tanpa
drum
mengganggu
boiler. Gangguan operasitersebut
unit/tanpamenyebabkan
menurunkan beban Feedwatertidak
dijelaskan
Flow hunting, padasehingga
O & M Manual level drum yang boiler
terdapattidak di PLTU
dapat
Sektor Asam dan
dikendalikan, Asam. Oleh Level
jika Drum karenaMINitu, disusun
atau sebuah
MAX tercapai,
prosedur
akan memicu perbaikan
MFT yang Boiler
dapatFeedwater Valve yang
Control pembangkit
mengakibatkan
efektif
trip. dan efisien
Sementara pada saat
itu, prosedur unit sedang
perbaikan Boiler beroperasi
Feedwater
tanpa mengganggu
Control Valve pada kehandalan
saat unit pembangkit/tidak
beroperasi tanpa perlu
menurunkan beban.
mengganggu operasi unit/tanpa menurunkan beban tidak
Prosedur
dijelaskan pada perbaikan
O & M Manual boiler yang
feedwater control
terdapat valve
di PLTU
ini, mencakup
Sektor Asam Asam. prosedur perbaikan
Oleh karena pada boiler feedwater
itu, disusun sebuah
control valve
prosedur dan small.
large Boiler
perbaikan Metode
Feedwater perbaikan
Control Valve padayang
boiler fwcv
efektif dan large
efisien berbeda
pada dengan
saat unit perbaikan
sedang pada boiler
beroperasi
fwcv small.
tanpa Perbedaan
mengganggu tersebut terletak
kehandalan pada manuver
pembangkit/tidak perlu
by-pass valve.
menurunkan Metode perbaikan ini telah diterapkan di
beban.
PLTU Prosedur
Sektor Asam Asam boiler
perbaikan sebanyak 3 kali control
feedwater dan terbukti
valve
efektif, berhasilprosedur
ini, mencakup mengatasi gangguan
perbaikan padatanpa mengganggu
boiler feedwater
kehandalan
control valvepembangkit/tidak
large dan small.perlu Metode menurunkan
perbaikanbeban. pada
Dengan
boiler fwcvpenerapan
large berbeda metode denganini perbaikan
bisa menghindarkan
pada boiler
perusahaan dari kerugian
fwcv small. Perbedaan senilaiterletak
tersebut Rp 176.798.050,00.
pada manuver
Metode ini
by-pass juga Metode
valve. bisa diaplikasikan
perbaikan diinipembangkit lain yang
telah diterapkan di
memilikiSektor
PLTU sistemAsam yang sama.
Asam sebanyak 3 kali dan terbukti
efektif, berhasil mengatasi gangguan tanpa mengganggu
kehandalan pembangkit/tidak perlu menurunkan beban.
Dengan penerapan metode ini bisa menghindarkan
perusahaan dari kerugian senilai Rp 176.798.050,00.
Metode ini juga bisa diaplikasikan di pembangkit lain yang
memiliki sistem yang sama.
Bidang Pembangkitan
16

Kode
Unit
: 1201022
: Wilayah KSKT Sektor Asam-asam
Tim Inovator :
Yekti Kurniawan, ST,
18
Judul : Optimalisasi Operasi Pulveriser Mohammad Ikhfan, ST,
Agung Nugraha
Katagori : Power Stations, Steam
Pulverized Coal Operation
18

penting Pulveriser merupakan peralatan yang digunakan


bantu untuk menghaluskan batubara menjadi butiran-butiran
listrik halus (pulverized coal) sehingga dapat terbakar dengan
bantu sempurna didalam furnace boiler.
nti dan 18 PLTU Sektor Asam Asam menggunakan dua jenis
Unit-unit bahan bakar, yaitu Light Fuel Oil (LFO) dan batubara. LFO
penting
untuk Pulveriser
digunakan merupakan
untuk bahan bakarperalatan yang
support, ini digunakan
artinya hanya
e bantu
bak untuk
digunakanmenghaluskan
saat start ataubatubara
shutdownmenjadi
unit danbutiran-butiran
kalau terjadi
listrik
pungan halus
gangguan(pulverized coal) sehingga dapat terbakar dengan
pada pulveriser.
bantu
antara sempurna didalam
Dalam furnace boiler.
pengoperasian pulveriser (dalam kondisi
ntiwater,
dan PLTUstart
boiler cold Sektor
up Asam Asamstart
dan warm menggunakan
up) sesuaidua jenis
dengan
Unit-unit bahan bakar,
Instruksi Kerjayaitu
yangLight
ada,Fuel Oil (LFO)
dirasakan dan batubara.
masih mampu untuk LFO
untuk
ermaga digunakan untuk bahan bakar support, ini artinya hanya
lebih dioptimalkan.
ebakar).
bak digunakan saat optimalisasi
Dengan start atau shutdown unit dan kalau
operasi pulveriser terjadi
diharapkan
pungan
erugian gangguan pada pulveriser.
mampu menekan penggunaan LFO. Hal ini dapat
antara
Untuk Dalam
dilakukan denganpengoperasian pulveriser
melakukan review ulang(dalam
Instruksikondisi
Kerja
water,
yang boiler cold start
yang selama up dan warm start up) sesuai dengan
ini digunakan.

19
si yaitu Instruksi Kerja yang ada, dirasakan masih mampu untuk
ermaga
, yang lebih dioptimalkan.
gbakar).
telah 19Kode Dengan optimalisasi operasi pulveriser diharapkan
: 1201024 Tim Inovator :
erugian
namun mampu menekan penggunaan LFO. Hal ini dapat
Unit : Wilayah Suluttenggo Sektor Minahasa J.D. Kalalo,
gi Untuk dilakukan dengan melakukan review ulang Instruksi
base Kerja
untuk Judul PLTP Lahendong
: Modifikasi dioperasikan
Sistem sebagai
Reinjeksi PLTP Lahendong load F.T. Rompis,
yang
dengan yang selama
sepanjang ini digunakan.
tahun. Hal ini beralasan karena unit pembangkit S. Lintong
si yaitu panas bumi: tidak dipengaruhi oleh musimSteamdan juga biaya
Katagori Power Stations, Geothermal Turbines
, yang
enutupi operasi yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan unit
Reinjection
g telah
umnya. 19
PLTD.
atnamun
yaitu Kebutuhan daya pada sistim yang semakin
giihuntuk
atau PLTPdengan
meningkat, Lahendong dioperasikan
keterbatasan daya sebagai basemaka
pembangkit, load
dengan
waktu sepanjang tahun. Hal
kinerja pembangkit ini beralasan
harus karena unit pembangkit
lebih dioptimalkan.
an juga panas Untuk
bumi tidak dipengaruhi
pencapaian oleh yang
kinerja musimlebih
dan juga
baik biaya
dan FROM

enutupi operasi yang jauh lebihpelayanan


rendah dibandingkan
terhadap dengan unit
MAIN COOLING

eclose, peningkatan faktor kebutuhan


WATER PUMP

umnya. PLTD.
konsumen, kita dituntut untuk melakukan efisiensi dan COOLING TOWER

at yaitu
g pada Kebutuhan
penghematan daya / pada
energi sistim yang
penggunaan kWh, semakin
dengan
ihterjadi
atau meningkat, dengan
memanfatkan semuaketerbatasan
potensi yang dayaada. pembangkit, maka
TO MAIN
CONDENSER

waktu
Siantan, kinerja Salah
pembangkit harus lebih
satu peralatan dioptimalkan.
bantu pada PLTP Lahendong
an yang
ur juga Untuk Reinjeksi,
yaitu Sistim pencapaianyang kinerja yang lebihoverflow
menyalurkan baik dan air
SETTLING BASIN

eclose,
09 telah peningkatandarifaktor
kondensat pelayanan
cell Cooling Towerterhadap
ke kolamkebutuhan
reinjeksi
konsumen,
Pertamina. kita dituntut
Dalam untuk melakukan
operasionalnya efisiensi
sistim dan
tersebut,
g pada penghematan 2 energi
menggunakan buah pompa / penggunaan
masing-masing kWh,
dengan dengan
daya
terjadi memanfatkan semua50 potensi yang ada.
KOLAM REINJEKSI
55 kW dan flow m/h, dan penggunaan energi listrik PERTAMINA

Siantan, untuk 2Salah


pompasatutersebut
peralatan : 2bantu
x 55 pada PLTP Lahendong
kW. Dengan referensi
ur yang yaitu Sistimmaka
tersebut, Reinjeksi, yang menyalurkan
dibutuhkan langkah-langkahoverflow air
untuk
09 telah
edwater kondensat efisiensi
melakukan dari cellpada
Cooling
sistimTower ke kolam reinjeksi
reinjeksi.
abilitas Pertamina. Dalam operasionalnya sistim tersebut,
el drum menggunakan 2 buah pompa masing-masing dengan daya
edwater 55 kW dan flow 50 m/h, dan penggunaan energi listrik
dapat untuk 2 pompa tersebut : 2 x 55 kW. Dengan referensi
ercapai, tersebut, maka dibutuhkan langkah-langkah untuk
edwater
bangkit melakukan efisiensi pada sistim reinjeksi.
abilitas
edwater
el tanpa
drum
edwater
n tidak
Bidang Pembangkitan
17

20Kode
Unit
: 1201025
: Wilayah Suluttenggo Sektor Minahasa
Katagori :
Power Stations, Hydro Bushing Insulators
Judul : Desain Proteksi short Circuit Akibat Tikus Naik Short Circuit
Pada Bushing Isolator Sisi 6,3 kV Tim Inovator :
Trafo Daya 11,250 kVA PLTA Tanggari I Johan P. Kaparang,
Hanny Kalalo, Jakop Pama
20 22

PT. PLN (Persero) Sektor Minahasa Unit PLTA Tugas menyediakan tenaga listrik yang cukup setia
Tanggari 1 adalah salah satu unit kerja di lingkungan PT. saat, mengharuskan PLN memelihara kehandalan pus
PLN (Persero) Wilayah Suluttenggo, dengan tugas pokok pembangkit. Komitmen PLN tersebut dibuktikan sala
mengoperasikan dan memelihara mesin pembangkit. satunya dengan langkah percepatan pemulihan ganggua
PT. PLN (Persero) Unit Pembangkit Listrik Tenaga pembangkit.
Air Tanggari 1, Sektor Minahasa merupakan salah satu Mesin SWD 9TM620#1 termasuk dalam forma
sektor dari PT. PLN (Persero) Wilayah Suluttenggo yang pembangkit penopang suplai daya listrik sistem Suls
berkedudukan di Manado di bawah pimpinan seorang yang secara umum beroperasi tanpa cadangan, sehingg
General Manager. jika ada gangguan pembangkit maka akan terjadi defi
PT. PLN (Persero) Unit Pembangkit PLTA Tanggari 1, daya. Pada tanggal 9 sampai dengan 15 Agustus 200
Sektor Minahasa saat ini mengoperasikan unit-unit lalu, mesin SWD 9TM620#1 yang berdaya mampu 10 M
pembangkit dengan kapasitas terpasang sebesar 2 X 9000 keluar pengusahaan akibat kerusakan. Terjadinya sho
kW yang terdiri dari 2 (dua) unit turbine Air Type Vrancis circuit pada modul kontrol sistem pelumasan sekunderny
Vertical. menjadi masalah yang kompleks dalam penangananny
Untuk menggerakkan 2 (dua) unit Turbine karena di samping kerusakan pada board I/O-nya, jug
memanfaatkan air buangan Turbine PLTA Tonsealama diketahui tidak adanya akses bagi user untuk memeriks
(Sistem Kaskade) yang ditampung melalui Weir intake dan dan mengaktifkan kembali perangkat lunak pengontro
dialirkan melalui Trowongan / tunel, masuk ke pipa pesat annya, karena akses teknis hanya dimiliki oleh vend
dan melelui pengaturan guide vane debit air dialirkan pembuatnya. Estimasi waktu dan biaya proses recove
masuk kerunner sehingga terjadi perubahan energi dari menjadi lama dan mahal jika ditangani pihak ketiga.
energi potensial menjadi energi kinetik, shaft/ poros, rotor Berbekal pengetahuan tentang logik
generator yang tercopel dengan turbine berputar sehingga pemrograman, rangkaian kontrol, dan sequence prose
terjadilah perubahan energi dari energi gerak menjadi sistem pelumasan CVS, telah dihadirkan solusi ata
energi listrik akibat perpotongan medan magnet dan garis kerusakan yang terjadi dengan mengimplementasika
gaya listrik ( GGl ), energi listrik yang dibangkitkan oleh PLC. Perancangan perangkat lunak hingga peng-install-a
generator PLTA Tanggari I, kemudian ditansmisikan perangkat keras hanya membutuhkan waktu 4 hari da
kesistem Manado, Minahasa, Bitung dan Kotamobagu biaya sebesar Rp. 4.900.000,-. Inovasi ini efektif tida
dalan sistem Interkoneksi 70 kV dan 150 kV . memperpanjang kerugian perusahaan yang tela
Dalam rangka menunjang peroses pembangkitan mencapai Rp.3.864.000.000,- selama periode ganggua
dan proses trasfer energi yang dibangkitkan oleh mesin- dan pengembalian modal investasi dapat dicapai hany
mesin diunit PLTA Tanggari 1, maka harus didukung dalam jangka waktu 0.213 jam sejak mesin SWD#
dengan andalnya sistem transformasi energi listrik yang 9TM620 masuk pengusahaan kembali.
baik, karena sering terjadinya gangguan pada trafo tenaga
11.25 MVA mesin unit 1 & 2 akibat tikus naik ke bushing
isolator LV 6,3 kV menyebabkan Earth fault fasa ketanah, 23
untuk mencegah terhentinya proses bisnis tersebut diatas
maka kami melakukan inovasi pemasangan proteksi Setiap mesin pembangkit memiliki karakteristik da
terhadap tikus pada bushing isolator Trafo tenaga 11.25 permasalahan operasional yang berbeda, untuk Daihats
MVA sehingga walaupun tikus naik ke bushing isolator PSHTc-26D/Dm masalah yang sering dihadapi adala
trafo tidak akan menimbulkan eatrh fault fasa-fasa maupun terjadinya keovalan pada conrod yang diakibatkan ole
fasa ketanah dengan demikian proses produksi dapat gerak translasi terus menerus yang mengakibatka
berjalan kontinyu dan menghasilkan kWh produksi. kelelahan material yang terlebih dahulu akan terjadi pad
bagian yang paling lemah yaitu pada bagian serrated fac
pada conrod. Hal tersebut dimungkinkan terjadi karen
21 desain conrod memiliki celah yang lama kelamaan aka
menutup akibat kelelahan material dan mengakibatka
Pembangkit PLN adalah dapur energi listrik yang deformasi / perubahan bentuk dan dimensi dari luban
bekerja kontinyu untuk memenuhi tuntutan kebutuhan conrod.
konsumen. Kontinuitas tersebut dituntut seakan tidak boleh Sebagai upaya mengatasi masalah tersebut mak
berhenti atau kalaupun harus terhenti maka waktunya dilakukan modifikasi serrated face pada conrod mes
harus sesingkat mungkin, apalagi untuk pembangkit tersebut. Dengan modifikasi (remachining) ini potensi ov
dengan biaya operasi yang rendah. conrod dapat di minimalisir. Kondisi ini dianggap ama
dalan sistem Interkoneksi 70 kV dan 150 kV . memperpanjang kerugian perusahaan yang tela
Dalam rangka menunjang peroses pembangkitan mencapai Rp.3.864.000.000,- selama periode ganggua
dan proses trasfer energi yang dibangkitkan oleh mesin- Bidang
dan pengembalian Pembangkitan
modal investasi dapat dicapai han
18

21
mesin diunit PLTA Tanggari 1, maka harus didukung dalam jangka waktu 0.213 jam sejak mesin SWD#
dengan andalnya sistem transformasi energi listrik yang 9TM620 masuk pengusahaan kembali.
baik, karena: 1201027
Kode sering terjadinya gangguan pada trafo tenaga Tim Inovator :
11.25
Unit MVA: mesin
Wilayahunit 1 & 2 akibat
Sulserabar Sektortikus naik ke bushing
Bakaru M. Afip Nurul Hudah,
isolator
Judul LV :6,3 kV menyebabkan
Pengendali Jarak Jauh Earth fault Pembangkit
Alat Bantu fasa ketanah, 23
Haeruddin,
untuk mencegah terhentinya proses bisnis tersebut diatas Syamsur
maka kami: Power
Katagori melakukan inovasi
Stations, Hydro pemasangan
Remote Sensing proteksi Setiap mesin pembangkit memiliki karakteristik da
terhadap tikus pada bushing isolator Trafo tenaga 11.25 permasalahan operasional yang berbeda, untuk Daihat
MVA sehingga walaupun tikus naik ke bushing isolator PSHTc-26D/Dm masalah yang sering dihadapi adala
trafo tidak akan menimbulkan eatrh fault fasa-fasa maupun terjadinya keovalan pada conrod yang diakibatkan ole
fasa ketanah dengan demikian proses produksi dapat gerak
RUANG KONTROL translasi
PEMBANGKIT terus menerus yang mengakibatka
berjalan kontinyu dan menghasilkan kWh produksi. kelelahan material yang
GRAPHIC/PANEL KONTROL terlebih dahulu akan terjadi pad
STATUS + PARAMETER KE GRAPHIC PANEL

bagian yang paling lemah yaitu pada bagian serrated fac


ON OFF ON
OFF
252 2 252 3 252 4 252 5

pada conrod. HalRUANGtersebut


ON OFF ON
SWITCHGEAR
OFF

K2 EG
dimungkinkan terjadi karen 252 1

21 desain conrod memiliki celah yang lama kelamaan aka


ON OFF ON OFF

EG
ON OFF ON OFF
K2 EG 252 1

menutup akibat kelelahan material dan mengakibatka


20 KV / 380 V
START STOP

EG

Pembangkit PLN adalah dapur energi listrik yang deformasi / perubahan bentukDIESELdan dimensi dari luban
LUAR GEDUNG
bekerja kontinyu untuk memenuhi tuntutan kebutuhan conrod.
konsumen. Kontinuitas tersebut dituntut seakan tidak boleh Sebagai upaya mengatasi masalah tersebut ma
berhenti atau kalaupun harus terhenti maka waktunya dilakukan modifikasi serrated face K2
EGpada conrod mes
harus sesingkat mungkin, apalagi untuk pembangkit tersebut. Dengan modifikasi (remachining) ini potensi ov
dengan biaya operasi yang rendah. conrod dapat di minimalisir. Kondisi ini dianggap ama
Dalam pengoperasiannya, pembangkit memerlukan karena tetap mengacu ke rekomendasi pabrikan mengen
dukungan peralatan bantu yang juga dinamis dan handal syarat kondisi conrod yang dapat di repair.
untuk proses produksinya. Peralatan bantu pembangkit Pada akhirnya setelah upaya tersebut dilakuka
ditempatkan dengan lokasi yang menyebar di gedung akan diperoleh manfaat finansial berupa efisiensi biay
pembangkit. Kesulitan yang terjadi adalah fasilitas sistem pembelian conrod dan produksi kWh yang lebih bes
kontrol yang terpasang banyak yang masih manual lokal, akibat down time mesin yang lebih pendek. Disamping
sehingga pengoperasiannya harus ke setiap lokasi. availability pasokan listrik dapat terjamin dan cit
perusahaan dapat tetap terjaga.
Karya inovasi ini kami ajukan dengan membangun
suatu sistem perangkat kontrol untuk pengendali jarak jauh
peralatan bantu pembangkit. Sehingga dapat mem-
percepat eksekusi dan manuver yang diperlukan
kecepatan dan ketepatan untuk mendukung keandalan.
Kami telah memasang perangkat tersebut di
instalasi sistem PS PLTA Bilibili sehingga dapat
dioperasikan dan dipantau langsung dari ruang kontrol.
Dari selisih waktu pengoperasian manual lokal
dibandingkan dengan sistem pengendali yang kami
rancang mencapai 18 menit. Selisih waktu tersebut
menurut hasil Kajian Kelayakan Operasional dan Kajian
Kelayakan Finansial (KKO/KKF), dapat dihasilkan
keuntungan sebesar Rp. 236,61 juta per tahun.
Inovasi kami ini disambut antusias sehingga diminta
untuk rencana pemasangan pada sebagai pengendali jarak
jauh sistem PS di DCC PLTA Bakaru dan pemasangan
untuk pengendali sistem kontrol Trash Rack DCC PLTA
Bakaru. Tentunya inovasi kami ini juga dapat
dikembangkan untuk kebutuhan pembangkit yang lain
dalam sistem pengoperasian Alat Bantunya.
Bidang Pembangkitan
19

22 Kode
Unit
: 1201028
: Wilayah Sulserabar Sektor Tello
Tim Inovator :
H. Muh. Asadeddin,
Judul : Implementasi PLC (Programmable Logic Controller) H. Hayat Makmur,
Pada Sistem Kontrol Pelumasan CVS (Cylinder Asrul Gani Gaffar
Valve Sealing) Mesin SWD# 9TM620 PLTD Tello
Katagori : Power Stations, Diesel Lubrication Controllers
22

PLTA Tugas menyediakan tenaga listrik yang cukup setiap


an PT. saat, mengharuskan PLN memelihara kehandalan pusat
pokok pembangkit. Komitmen PLN tersebut dibuktikan salah
. satunya dengan langkah percepatan pemulihan gangguan
Tenaga pembangkit.
ah satu 22 Mesin SWD 9TM620#1 termasuk dalam formasi
o yang pembangkit penopang suplai daya listrik sistem Sulsel
eorang
PLTA yang secara
Tugas umum beroperasi
menyediakan tenagatanpa cadangan,
listrik yang cukup sehingga
setiap
an PT. jika ada
saat, gangguan pembangkit
mengharuskan PLN memelihara maka akan terjadi defisit
kehandalan pusat
ggari
pokok 1, daya. Pada tanggal
pembangkit. Komitmen 9 sampai dengan 15
PLN tersebut Agustus salah
dibuktikan 2007
nit-unit
. lalu, mesin
satunya SWD langkah
dengan 9TM620#1 yang berdaya
percepatan mampu
pemulihan 10 MW
gangguan
X 9000
Tenaga keluar pengusahaan akibat kerusakan. Terjadinya short
pembangkit.
Vrancis
ah satu circuit pada
Mesinmodul
SWDkontrol
9TM620#1sistem termasuk
pelumasandalam sekundernya,
formasi
o yang menjadi
pembangkit masalah yang suplai
penopang kompleks daya dalam
listrikpenanganannya
sistem Sulsel
Turbine
eorang karenasecara
yang di samping kerusakan tanpa
umum beroperasi pada cadangan,
board I/O-nya, juga
sehingga
ealama diketahui tidak adanya
jika ada gangguan akses bagi
pembangkit maka untuk
userakan memeriksa
terjadi defisit
ke dan
ggari 1, dan
daya.mengaktifkan
Pada tanggalkembali
9 sampai perangkat
dengan lunak pengontrol-
15 Agustus 2007
anit-unit
pesat annya, karena
lalu, mesin SWDakses teknisyang
9TM620#1 hanya dimiliki
berdaya mampuoleh 10vendor
MW
ialirkan
X 9000 pembuatnya. Estimasiakibat
keluar pengusahaan waktu kerusakan.
dan biaya Terjadinya
proses recoveryshort
gi dari
Vrancis menjadi lamamodul
circuit pada dan mahal
kontroljika ditangani
sistem pihak ketiga.
pelumasan sekundernya,
s, rotor menjadiBerbekal
masalah yang pengetahuan
kompleks dalam tentang
penanganannya logika
ehingga
Turbine pemrograman,
karena di samping rangkaian
kerusakankontrol,
pada dan sequence
board I/O-nya, proses
juga
menjadi
ealama sistem pelumasan
diketahui tidak adanya CVS,
akses telah
bagidihadirkan
user untuk solusimemeriksaatas
nkegaris
dan kerusakan
dan yang terjadi
mengaktifkan kembalidengan
perangkat mengimplementasikan
lunak pengontrol-
an
a pesatoleh PLC. Perancangan
annya, karena akses perangkat
teknis lunak
hanyahingga dimilikipeng-install-an
oleh vendor
misikan
ialirkan perangkat keras
pembuatnya. hanyawaktu
Estimasi membutuhkan
dan biayawaktu proses 4 hari
recoverydan
mobagu
gi dari biaya sebesar
menjadi lama dan Rp. 4.900.000,-.
mahal jika ditanganiInovasi
pihakiniketiga.
efektif tidak
s, rotor memperpanjang
Berbekal kerugian
pengetahuan perusahaan tentang yang logikatelah
ngkitan
ehingga mencapai Rp.3.864.000.000,-
pemrograman, rangkaian kontrol, selama danperiode
sequence gangguan,
proses
mesin-
menjadi dan pengembalian
sistem pelumasan modal CVS, investasi dapat dicapai
telah dihadirkan solusihanya
atas
dukung
n garis dalam jangka
kerusakan yangwaktu
terjadi0.213
denganjam mengimplementasikan
sejak mesin SWD#1
k yang
an oleh 9TM620
PLC. masuk pengusahaan
Perancangan perangkat kembali.
lunak hingga peng-install-an
tenaga
misikan perangkat keras hanya membutuhkan waktu 4 hari dan
bushing
mobagu biaya sebesar Rp. 4.900.000,-. Inovasi ini efektif tidak
etanah,
diatas
ngkitan
proteksi
mesin-
adukung
11.25
23
23
memperpanjang

dan Setiap
Unit jangka
permasalahan
dalam : Wilayah
kerugian perusahaan yang telah
mencapai Rp.3.864.000.000,- selama periode gangguan,
Kode : 1201029
mesin modal
pengembalian pembangkit
waktuSulserabar
operasional0.213 yang
memiliki
investasi
Sektor
jam
dapatkarakteristik
Kendari
berbeda,
sejak
dicapai hanya
untuk Daihatsu
mesin SWD#1
dan Tim Inovator :
Paul kiring K, ST,
Judul : Remachining Serrated Face Andreas Arthur Napitupulu, ST,
kisolator
yang PSHTc-26D/Dm
9TM620 masuk masalah yang
pengusahaan sering dihadapi adalah
kembali.
Pada Mesin Daihatsu PSHTc-26 di PLTD Raha Fatahuddin Yogi Amibowo
maupun
tenaga terjadinya keovalan pada conrod yang diakibatkan oleh
Katagori : Power Stations, Diesel Diesel Engines
dapat
bushing gerak translasi terus menerus yang mengakibatkan
etanah, kelelahan material yang terlebih dahulu akan terjadi pada
23
diatas bagian yang paling lemah yaitu pada bagian serrated face
proteksi pada conrod. Hal tersebut
Setiap mesin pembangkit dimungkinkan terjadi karena
memiliki karakteristik dan
a 11.25 desain conrod operasional
permasalahan memiliki celah yangyang lama kelamaan
berbeda, untuk Daihatsu akan
isolator menutup akibat masalah
PSHTc-26D/Dm kelelahan yang material
sering dandihadapi
mengakibatkan
adalah
k yang
maupun deformasi keovalan
terjadinya / perubahan padabentuk
conrod danyangdimensi dari lubang
diakibatkan oleh
utuhan
dapat conrod. translasi terus menerus yang mengakibatkan
gerak
k boleh Sebagai
kelelahan upaya
material yangmengatasi masalah
terlebih dahulu akantersebut
terjadi maka
pada
aktunya dilakukan
bagian yangmodifikasi serrated
paling lemah yaituface pada conrod
pada bagian serratedmesinface
bangkit tersebut.
pada conrod.DenganHalmodifikasi
tersebut (remachining)
dimungkinkan ini potensi
terjadi oval
karena
conrod dapat di
desain conrod minimalisir.
memiliki celah Kondisi
yang lama ini dianggap
kelamaan aman akan
proteksi Setiap mesin pembangkit memiliki karakteristik dan
11.25 permasalahan operasional yang berbeda, untuk Daihatsu
solator20 PSHTc-26D/Dm masalah yang sering dihadapi adalah Bidang Pembangkitan
maupun terjadinya keovalan pada conrod yang diakibatkan oleh
dapat gerak translasi terus menerus yang mengakibatkan
kelelahan material yang terlebih dahulu akan terjadi pada
bagian yang paling lemah yaitu pada bagian serrated face
pada conrod. Hal tersebut dimungkinkan terjadi karena
desain conrod memiliki celah yang lama kelamaan akan
menutup akibat kelelahan material dan mengakibatkan
k yang deformasi / perubahan bentuk dan dimensi dari lubang
utuhan conrod.
k boleh Sebagai upaya mengatasi masalah tersebut maka
aktunya dilakukan modifikasi serrated face pada conrod mesin
bangkit tersebut. Dengan modifikasi (remachining) ini potensi oval
conrod dapat di minimalisir. Kondisi ini dianggap aman
erlukan karena tetap mengacu ke rekomendasi pabrikan mengenai
handal syarat kondisi conrod yang dapat di repair.
bangkit Pada akhirnya setelah upaya tersebut dilakukan
gedung akan diperoleh manfaat finansial berupa efisiensi biaya
sistem pembelian conrod dan produksi kWh yang lebih besar
l lokal, akibat down time mesin yang lebih pendek. Disamping itu
availability pasokan listrik dapat terjamin dan citra
perusahaan dapat tetap terjaga.
bangun

24
ak jauh
mem-
erlukan Kode : 1201031 Tim Inovator :
an. Unit : Wilayah Sulserabar SektorTello Gatot Sulistijo,
but di Judul : Efisiensi Proses Pembakaran Dengan Hidrogenasi Tarita Anggraeni,
dapat Katagori : Power Stations, Diesel Lubrication Frans Noya
kontrol. Combustion Hydrogen
lokal
kami 24 26
ersebut
Kajian Seiring dengan berkembangnya teknologi yang Oil vapour system adalah peralatan yang berfung
asilkan semakin meningkat maka kebutuhan akan energi juga untuk mengisap uap minyak pelumas dari dalam oil p
akan semakin meningkat, terutama kebutuhan akan energi upper bearing dan oil pot lower bearing yang timbul pad
listrik. Tarif listrik yang murah dan ketersediaan pasokan saat turbin beroperasi. Peralatan ini terdapat pada setia
diminta
listrik selalu menjadi tuntutan, padahal harga bahan bakar generator unit PLTA Singkarak. Semenjak serah terim
ali jarak
minyak sebagai sumber energi bagi sebagian besar mesin proyek terdapat kelainan pada salah satu oil vapo
sangan
pembangkit listrik tidak sebanding dengan harga tarif dasar system yaitu pada unit 4 dimana yang terhisap oleh
PLTA
listrik. Untuk itu diperlukan suatu usaha dari pihak PLN vapour system bukan hanya berupa uap minyak peluma
dapat
untuk melakukan inovasi-inovasi yang mendukung efisiensi melainkan minyak pelumas juga ikut terhisap. Kond
ng lain
dengan menggunakan sumber daya alam yang dapat seperti ini mengakibatkan alarm aktif dengan indikasi lo
diperbaharui (renewable resources) sehingga dapat level pada oil pot upper bearing. Permasalahan ini serin
menekan biaya pokok produksi. Inovasi dapat dilakukan terjadi sehingga mendorong dilakukannya perubaha
dengan melakukan rekayasa atau modifikasi pada proses terhadap oil vapour system yang ada dengan menamba
pembakaran mesin pembangkit. Hidrogenasi merupakan sebuah tabung/chamber yang disekat di bagian dalamny
salah satu upaya efisiensi proses pembakaran dalam oleh sebuah pelat. Pelat tersebut dilubangi mera
ruang bakar mesin pembangkit yang dihasilkan dari proses dipermukaannya. Chamber modifikasi terseb
elektrolisa air (H2O), dimana air merupakan sumber daya ditempatkan di atas oil pot upper bearing dan dihubungka
alam yang melimpah. Gas hidrogen (H2) dari proses ke exhaust fan oil vapour system. Chamber ini berfung
elektrolisa air (H2O) disuplai ke ruang bakar melaui saluran sebagai peredam turbulensi yang terjadi serta sebag
udara masuk (air intake). Gas Hidrogen ini cukup reaktif separator antara minyak pelumas dan uap minyak peluma
untuk menyempurnakan proses pembakaran di dalam sehingga yang dihisap oleh oil vapour system hanya ua
ruang bakar sehingga dapat menghemat konsumsi bahan minyak pelumas saja. Semenjak modifikasi ini dilakuka
bakar (SFC), menyempurnakan proses pembakaran, permasalahan keluarnya minyak pelumas dari oil pot upp
memperpanjang umur peumas dan memiliki tingkat emisi bearing melalui exhaust fan oil vapour system tidak terja
yang lebih ramah lingkungan. Efisiensi penghematan lagi. Hal ini berdampak pada peningkatan fakt
bahan bakar dengan Hidrogenasi mencapai 6,43 %, ketersediaan ekivalen (EAF) dan menurunkan equivale
dimana pada mesin PLTD besar dapat mencapai tingkat forced outage rate (EFOR) unit 4 PLTA Singkarak. Sela
efisiensi pemakaian bahan bakar hingga 3,74 milyar per itu, dengan modifikasi yang dilakukan ini diperole
tahun. Aplikasi Hidrogenasi pada seluruh satuan keuntungan finansial sebesar Rp. 909.316.800,- per tahun
pembangkit diesel di Wilayah Sulselrabar berpotensi
denganmenyempurnakan
untuk melakukan rekayasa atau pembakaran
proses modifikasi pada di proses
dalam terhadap oil
sehingga vapour
yang oleh yang
system
dihisap ada dengan
oil vapour system menamba
hanya ua
pembakaran
ruang mesin pembangkit.
bakar sehingga Hidrogenasi
dapat menghemat merupakan
konsumsi bahan sebuah tabung/chamber
minyak pelumas saja. Semenjakyang disekat di bagian
modifikasi ini dalamny
dilakuka
Bidang
salah satu
bakar Pembangkitan
upaya
(SFC), efisiensi prosesproses
menyempurnakan pembakaran dalam
pembakaran, oleh sebuah keluarnya
permasalahan pelat. Pelat minyak tersebut
pelumasdilubangi
dari oil21potmera
upp
ruang bakar mesin
memperpanjang pembangkit
umur peumas yang dihasilkantingkat
dan memiliki dari proses
emisi dipermukaannya.
bearing melalui exhaust Chamber
fan oil vapour modifikasi
system tidak terseb
terja
elektrolisa
yang lebihairramah
(H2O), lingkungan.
dimana air merupakan sumber daya
Efisiensi penghematan ditempatkan
lagi. Hal inidi atas oil pot upper
berdampak bearing
pada dan dihubungka
peningkatan fakt
alam yang
bahan bakarmelimpah. Gas hidrogenmencapai
dengan Hidrogenasi (H2) dari6,43
proses%, ke exhaust fan
ketersediaan oil vapour
ekivalen (EAF) system. Chamber iniequivale
dan menurunkan berfung
elektrolisa
dimana air (H
pada 2O) disuplai
mesin ke ruang
PLTD besar dapatbakar melaui saluran
mencapai tingkat sebagaioutage
forced peredam turbulensi
rate (EFOR) unityang
4 PLTAterjadi serta sebag
Singkarak. Sela
udara masuk
efisiensi bahanGas
(air intake).
pemakaian bakarHidrogen
hingga ini
3,74cukup reaktif
milyar per separator
itu, antara
dengan minyak pelumas
modifikasi dan uap minyak
yang dilakukan peluma
ini diperole
untuk
tahun. menyempurnakan
Aplikasi Hidrogenasi proses pada
pembakaran
seluruhdi satuan
dalam sehingga yang
keuntungan dihisap
finansial oleh oil
sebesar Rp.vapour system hanya
909.316.800,- per tahunua
ruang bakar sehingga
pembangkit diesel didapat menghemat
Wilayah konsumsi
Sulselrabar bahan
berpotensi minyak pelumas saja. Semenjak modifikasi ini dilakuka
bakar (SFC), efisiensi
menghasilkan menyempurnakan proses bahan
biaya pemakaian pembakaran,
bakar permasalahan keluarnya minyak pelumas dari oil pot upp
memperpanjang
hingga 41,3 Milyar umur peumas
rupiah dan memiliki tingkat emisi
per tahun. bearing melalui exhaust fan oil vapour system tidak terja
27
yang lebih ramah lingkungan. Efisiensi penghematan lagi. Hal ini berdampak pada peningkatan fakt
bahan bakar dengan Hidrogenasi mencapai 6,43 %, ketersediaan
PLTG ekivalen
Batanghari (EAF) dan menurunkan
General Electric Type equivale
6001

25
dimana
25 pada mesin PLTD besar dapat mencapai tingkat forced outage
merupakan rate (EFOR)
pembangkit unit berkapasitas
listrik 4 PLTA Singkarak.
2 x 30Sela M
efisiensi pemakaian bahan bakar hingga 3,74 milyar per itu, dengan modifikasi
berpenggerak mekanisme yangturbindilakukan
gas iniyangdiperole
dap
tahun. Aplikasi
Kode Sebagai salah
: 1201033 Hidrogenasi
satu PLTD besarpadadi sistem
seluruhkelistrikan
satuan keuntungan
Inovator finansial
dioperasikan
Tim : dengansebesar
bahan Rp. 909.316.800,-
bakar per tahun
Liquid Natural Ga
pembangkit
Ambon,
Unit PLTDdiesel
: Wilayah di Wilayah
Hative Kecil
Maluku Sulselrabar
sejak
& Malut tahun 2007
P emafaatan berpotensi
Limbah telah (LNG) atau
Matheis High Speed Diesel Fuel (HSD), serta dap
Mailuhu,
menghasilkan
mengoperasikan
Judul efisiensi
: Proses seluruh biaya
SPD-nya
Pembakaran pemakaian
SPD (Satuan
Untuk bahan
Bahan bakar
Pembangkit
Bakar pula dioperasikan
Ridho Muntaha, dengan sistem Dual Fuel / Mix.
hingga 41,3
Diesel) Milyar
dengan rupiah
Burnerbahan
Thermal per
Oil tahun.
bakar marine
Heater MFOfuel oil (MFO). 27
YuliantoPenanggulangan
Dwi Prabowo, Gangguan Transistor Stat
Katagori : untuk
Sementara Power Stations,
menjaga Diesel Combustion
temperatur kerja MFO, metode Muhammad Ariamuddin Menggunakan Relay Kontak Pad
Voltage Regulator
yang digunakan Thermal Oil Heater
di PLTD Hative Kecil adalah dengan PLTG PLTG General Batanghari
ElectricGeneral Type Electric
MS6001B Type adala
6001
25
thermal oil heater (TOH). merupakanyang
modifikasi pembangkit listrik berkapasitas
telah dilakukan pada SVR / AVR 2 x 30 M
diman
Pada metode ini, burner digunakan untuk berpenggeraksistem
sebelumnya mekanisme
pada SVRturbin tersebut gasmenggunakan
yang dap
Sebagaithermal
memanaskan salah satu oil PLTD besar di sistem
dan kemudian kelistrikan
dialirkan untuk dioperasikantransistor
komponen dengan regulasi
bahan bakar PRX Liquid
type KSNatural
52450Ga
Ambon, PLTD MFO
memanaskan Hativesehingga
Kecil sejak tahunspesifikasinya.
sesuai 2007 telah (LNG) ataudimodifikasi
kemudian High Speedhanya Fuel (HSD),
Diesel dengan serta dap
menggunakan
mengoperasikan
Desain awal dari seluruh
thermal SPD-nya
oil heater (Satuan
ini adalah Pembangkit
berbahan pula dioperasikan
komponen transistordengan
regulasisistem Dualdengan
dibantu Fuel / Mix.
1 buah rela
Diesel)MFO,
bakar dengansehinggabahanMFO bakar marine dua
mempunyai oil (MFO).
fuel fungsi yaitu kontak Penanggulangan
Omron MY4-2 100/110 GangguanDCS Transistor Stat
sebagai pengat
Sementara
sebagai untukbakar
bahan menjaga mesintemperatur kerja MFO,
dan sebagai bahanmetode
bakar Voltage
input arusRegulator Menggunakan Relay Kontak Pad
basis dari potensiometer.
yang digunakan
burner pada thermal di oil
PLTD
heater.Hative
AkanKecil
tetapiadalah dengan
pengoperasian PLTG Modifikasi
General SVR Electric Type untuk
ini bertujuan MS6001B adala
memfungsika
thermal oil
thermal heater (TOH).
oil heater dengan bahan bakar MFO menimbulkan modifikasi
kembali SVRyangyangtelah dilakukan
terganggu padakerusakan
karena SVR / AVR diman
salah sa
Pada metode
permasalahan, yaitu nozzle ini, pada
burner
burnerdigunakan untuk
dan filter sering sebelumnya
transistor sistem pada
regulasinya dan SVR juga tersebut menggunakan
untuk menjaga stabilita
memanaskan
tersumbat. thermal oil dan kemudian dialirkan untuk komponen
pasokan transistor
energi regulasi PRX
listrik khususnya sistim type KS 52450
Sumatera. Denga
memanaskan
Karena MFO sehingga tersebut
permasalahan sesuai diatas,
spesifikasinya.
maka kemudian dimodifikasi
melakukan modifikasi tanpa hanya dengan
harus menunggumenggunakan
spare pa
Desain
muncullahawalidedari
untuk thermal oil heater
mengganti bahanini bakar
adalahMFO berbahan
pada komponen
maka dapattransistor
diperoleh regulasi dibantu yang
keuntungan dengan 1 buah rela
signifikan da
bakar
burner MFO,
dengan sehingga
limbahMFO prosesmempunyai
pembakaran dua fungsi yaitu
dari mesin kontak tak
energi Omron MY4-2
tersalur 100/110
menjadi sebagai
DCS tersalur
energi pengat
yang tela
sebagai
terutama bahan
saat SPD bakar mesin dan
beroperasi sebagai
dengan bahanbahan
bakar bakar
HSD. input arus basis dari
diformulasikan potensiometer.
dengan harga rupiah/kWh Rp 682
burner pada thermal
Dari hasil penerapan oil heater. Akan tetapi
di lapangan pengoperasian
yang dilakukan, sebagaiModifikasi
berikut : SVR ini bertujuan untuk memfungsika
hasil dengan
thermal oil heater
didapatkan bahwa bahan bakar MFO
pemanfaatan menimbulkan
limbah tersebut kembali
- Pada SVR
polayang terganggu
operasi 6 jam/harikarena kerusakan salah sa
menggunakanHSD
permasalahan,
dapat digunakan yaituuntuknozzle padabakar
bahan burner dan filter
burner sering
thermal oil transistor regulasinya
keuntungannya dan :juga untuk menjaga stabilita
adalah
tersumbat.
heater MFO di PLTD Hative Kecil. Dan sampai saat ini pasokan energikwh
2.700.000 listrik khususnya
selama 90 jamsistim Sumatera. Denga
(15 hari)
Karena permasalahan
telah menunjukkan tren sangattersebut diatas,manfaat
positif, selain maka melakukan modifikasi tanpa harus menunggu spare pa
= Rp 1.841.297.000,-.
muncullah
secara ide untuk
teknis (lifetimemengganti bahan bakar
pemeliharaan), juga MFO pada
berpotensi maka dapat
- Pada poladiperoleh
operasi 24keuntungan yang signifikan
jam/hari menggunakan LNG da
burner dengan saving
mendapatkan limbah sebesar
proses pembakaran dari mesin
+ Rp. 146.261.126,86 energi tak tersalur adalah
keuntungannya menjadi : energi tersalur yang tela
terutama
tiap bulan.saat SPD beroperasi dengan bahan bakar HSD. diformulasikan
10.800.000 kwh denganselama harga
360 jamrupiah/kWh
(15 hari) Rp 682
Dari hasil penerapan di lapangan yang dilakukan, sebagai
= Rpberikut :
7.365.497.000,-.
didapatkan hasil bahwa pemanfaatan limbah tersebut - Pada pola operasi 6 jam/hari menggunakanHSD
dapat digunakan untuk bahan bakar burner thermal oil keuntungannya
Perencanaan adalah modifikasi: dilakukan dengan mengk
heater MFO di PLTD Hative Kecil. Dan sampai saat ini 2.700.000
terlebih dahulu kwh selama
prinsip kerja 90 jam (15SVR,
transistor hari) sistem opera
telah menunjukkan tren sangat positif, selain manfaat = Rpkegunaan,
manfaat, 1.841.297.000,-.
dan test fungsi peralatan dengan teta
secara teknis (lifetime pemeliharaan), juga berpotensi - Pada pola
mengacu padaoperasi 24 jam/hari
buku instruksi menggunakan
manual LNG
sebagai pedoma
mendapatkan saving sebesar + Rp. 146.261.126,86 keuntungannya
operasi dan pelaksanaan adalah pekerjaan,
: dengan total biay
tiap bulan. 10.800.000
modifikasi hanyakwh selamaRP
berjumlah 360103.600,-.
jam (15 hari)
= Rp 7.365.497.000,-.
Dengan berbekal pada Kompetensi SDM yan
menunjang, progress penanggulangan suatu polem
bukan Perencanaan
suatu hal yangmodifikasi dilakukan
tidak mungkin dengan
dapat mengk
dilaksanaka
terlebih
tapi dahulu prinsip
menjadikan suatukerja
hal transistor SVR, mungkin
yang sangat sistem opera
untu
manfaat,dilakukan
segera kegunaan,penyelesaian
dan test fungsi peralatan
agar obligasidengan teta
kontinuita
mengacu pada
pembangkit bukumaksimal
dapat instruksi manual sebagai pedoma
demi tercapainya targ
operasi dan pelaksanaan pekerjaan, dengan total biay
kinerja.
modifikasi hanya berjumlah RP 103.600,-.
Dengan berbekal pada Kompetensi SDM yan
menunjang, progress penanggulangan suatu polem
bukan suatu hal yang tidak mungkin dapat dilaksanaka
tapi menjadikan suatu hal yang sangat mungkin untu
Bidang Pembangkitan
22

Kode
Unit
: 1201035
: Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan
Tim Inovator :
Trisman,
26
Sektor Pembangkitan Bukittinggi M. Leonard Nababan,
Judul : Modifikasi Oil Vapour System Unit 4 PLTA Singkarak Dasril
Katagori : Power Stations, Hydro Oils as Lubricants

26

yang Oil vapour system adalah peralatan yang berfungsi


gi juga untuk mengisap uap minyak pelumas dari dalam oil pot
energi upper bearing dan oil pot lower bearing yang timbul pada
asokan saat turbin beroperasi. Peralatan ini terdapat pada setiap
bakar generator unit PLTA Singkarak. Semenjak serah terima
mesin proyek terdapat kelainan pada salah satu oil vapour
f dasar system yaitu pada unit 4 dimana yang terhisap oleh oil
k PLN vapour system bukan hanya berupa uap minyak pelumas
fisiensi melainkan minyak pelumas juga ikut terhisap. Kondisi
dapat seperti ini mengakibatkan alarm aktif dengan indikasi low
dapat level pada oil pot upper bearing. Permasalahan ini sering
akukan terjadi sehingga mendorong dilakukannya perubahan
proses terhadap oil vapour system yang ada dengan menambah
upakan sebuah tabung/chamber yang disekat di bagian dalamnya
dalam oleh sebuah pelat. Pelat tersebut dilubangi merata
proses dipermukaannya. Chamber modifikasi tersebut
r daya ditempatkan di atas oil pot upper bearing dan dihubungkan
proses ke exhaust fan oil vapour system. Chamber ini berfungsi
saluran sebagai peredam turbulensi yang terjadi serta sebagai
reaktif separator antara minyak pelumas dan uap minyak pelumas
dalam sehingga yang dihisap oleh oil vapour system hanya uap
bahan minyak pelumas saja. Semenjak modifikasi ini dilakukan
akaran, permasalahan keluarnya minyak pelumas dari oil pot upper
t emisi bearing melalui exhaust fan oil vapour system tidak terjadi
ematan lagi. Hal ini berdampak pada peningkatan faktor
43 %, ketersediaan ekivalen (EAF) dan menurunkan equivalent
tingkat forced outage rate (EFOR) unit 4 PLTA Singkarak. Selain
ar per itu, dengan modifikasi yang dilakukan ini diperoleh
satuan keuntungan finansial sebesar Rp. 909.316.800,- per tahun.
potensi
bakar
27

PLTG Batanghari General Electric Type 6001B


merupakan pembangkit listrik berkapasitas 2 x 30 MW
berpenggerak mekanisme turbin gas yang dapat
strikan dioperasikan dengan bahan bakar Liquid Natural Gas
telah (LNG) atau High Speed Diesel Fuel (HSD), serta dapat
bangkit pula dioperasikan dengan sistem Dual Fuel / Mix.
MFO). Penanggulangan Gangguan Transistor Static
metode Voltage Regulator Menggunakan Relay Kontak Pada
dengan PLTG General Electric Type MS6001B adalah
modifikasi yang telah dilakukan pada SVR / AVR dimana
untuk sebelumnya sistem pada SVR tersebut menggunakan 2
untuk komponen transistor regulasi PRX type KS 524505,
asinya. kemudian dimodifikasi hanya dengan menggunakan 1
rbahan komponen transistor regulasi dibantu dengan 1 buah relay
si yaitu kontak Omron MY4-2 100/110 DCS sebagai pengatur
bakar input arus basis dari potensiometer.
erasian Modifikasi SVR ini bertujuan untuk memfungsikan
bulkan kembali SVR yang terganggu karena kerusakan salah satu
sering transistor regulasinya dan juga untuk menjaga stabilitas
dalam sehingga yang dihisap oleh oil vapour system hanya uap
bahan minyak pelumas saja. Semenjak modifikasi ini dilakukan
akaran, Bidang Pembangkitan
permasalahan keluarnya minyak pelumas dari oil pot upper
23

27
t emisi bearing melalui exhaust fan oil vapour system tidak terjadi
ematan lagi. Hal ini berdampak pada peningkatan faktor
43 %, ketersediaan ekivalen (EAF) dan menurunkan equivalent
Kode : 1201036 Katagori :
tingkat forced outage rate (EFOR) unit 4 PLTA Singkarak. Selain
Unit : Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan Power Stations, Gas Transistors
yar per itu, dengan modifikasi yang dilakukan ini diperoleh
Sektor Pembangkitan Jambi Contacts
satuan keuntungan finansial sebesar Rp. 909.316.800,- per tahun.
Judul : Penanggulangan Gangguan Transistor Tim Inovator :
potensi
Static Voltage Regulator Menggunakan Relay Kontak Mawardi Kurniawansyah
bakar
Pada PLTG General Electric Type MS 6001 B
27

PLTG Batanghari General Electric Type 6001B


merupakan pembangkit listrik berkapasitas 2 x 30 MW
berpenggerak mekanisme turbin gas yang dapat
istrikan dioperasikan dengan bahan bakar Liquid Natural Gas
telah (LNG) atau High Speed Diesel Fuel (HSD), serta dapat
bangkit pula dioperasikan dengan sistem Dual Fuel / Mix.
(MFO). Penanggulangan Gangguan Transistor Static
metode Voltage Regulator Menggunakan Relay Kontak Pada
dengan PLTG General Electric Type MS6001B adalah
modifikasi yang telah dilakukan pada SVR / AVR dimana
untuk sebelumnya sistem pada SVR tersebut menggunakan 2
untuk komponen transistor regulasi PRX type KS 524505,
asinya. kemudian dimodifikasi hanya dengan menggunakan 1
rbahan komponen transistor regulasi dibantu dengan 1 buah relay
si yaitu kontak Omron MY4-2 100/110 DCS sebagai pengatur
bakar input arus basis dari potensiometer.
erasian Modifikasi SVR ini bertujuan untuk memfungsikan
mbulkan kembali SVR yang terganggu karena kerusakan salah satu
sering transistor regulasinya dan juga untuk menjaga stabilitas
pasokan energi listrik khususnya sistim Sumatera. Dengan
maka melakukan modifikasi tanpa harus menunggu spare part,
O pada maka dapat diperoleh keuntungan yang signifikan dari
mesin energi tak tersalur menjadi energi tersalur yang telah
r HSD. diformulasikan dengan harga rupiah/kWh Rp 682,-,
akukan, sebagai berikut :
ersebut - Pada pola operasi 6 jam/hari menggunakanHSD
mal oil keuntungannya adalah :
saat ini 2.700.000 kwh selama 90 jam (15 hari)
manfaat = Rp 1.841.297.000,-.
potensi - Pada pola operasi 24 jam/hari menggunakan LNG
126,86 keuntungannya adalah :
10.800.000 kwh selama 360 jam (15 hari)
= Rp 7.365.497.000,-.

Perencanaan modifikasi dilakukan dengan mengkaji


terlebih dahulu prinsip kerja transistor SVR, sistem operasi,
manfaat, kegunaan, dan test fungsi peralatan dengan tetap
mengacu pada buku instruksi manual sebagai pedoman
operasi dan pelaksanaan pekerjaan, dengan total biaya
modifikasi hanya berjumlah RP 103.600,-.
Dengan berbekal pada Kompetensi SDM yang
menunjang, progress penanggulangan suatu polemik
bukan suatu hal yang tidak mungkin dapat dilaksanakan
tapi menjadikan suatu hal yang sangat mungkin untuk
segera dilakukan penyelesaian agar obligasi kontinuitas
pembangkit dapat maksimal demi tercapainya target
kinerja.
Bidang Pembangkitan
24

Kode
Unit
: 1201037
: Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan
Tim Inovator :
Budi Kurnianto,
28
Sektor Pembangkitan Tarahan Yuli Tri Setyono,
Judul : Modifikasi Line Coalfeeder Dengan Penambahan Jajat Sudrajat
Sistem Pneumatik Pada Boiler CFB
28Katagori : Power Stations, Steam Coal Boilers Nozzles 30

System transportasi batubara merupakan bagian Salah satu gangguan yang sering muncul di PLT
28 30
Ombilin adalah gangguan pada sisi servo valve. Serv
integral dari sebuah system pembangkit uap. Keandalan
dalam menjalankan fungsi supplai bahan bakar sangat valve ini digunakan untuk mengontrol masuk dan keluarny
System kinerja
menentukan transportasi batubara merupakan
operasional pembangkit bagian uap. fluida Salah satu gangguan
oli sebagai penggerak yang sering muncul
actuator governordi valv PLT
integral dari sebuah system Ombilin ini
Selama adalah gangguan
gangguan padapada sisi valve
servo servo dan valve. Serv
filter-filt
Plugging(penyumbatan) padapembangkit
discharge uap.line Keandalan
coalfeeder
dalam menjalankan fungsi supplai valve ini
tidak digunakan
dapat untuk
ditangani mengontrol
secara masuk
online (unit dan keluarny
beroperasi) karen
merupakan salah satu kendala yangbahan
timbul bakar sangat
pada system
menentukan kinerja yangoperasional pembangkit uap. fluida oli sebagai valve
tidak terdapatnya penggerak actuator governor
untuk mengisolasi line fluida valvo
gravimetric coalfeeder menyebabkan batubara tidak
Plugging(penyumbatan) Selama
Dengan ini gangguan
demikian pada servohanya
penanganannya valve dan dilakuka
dapat filter-filt
tersalur ke ruang bakar pada discharge
sehingga line coalfeeder
mengakibatkan boiler
merupakan tidak dapat
pada saat ditangani
unit secara online
harus shutdown. (unit
Disisi beroperasi)
lain, gangguankaren pad
tidak dapat salah satu kendala
beroperasi optimumyang atau timbul
kondisipada
lebihsystem
buruk
gravimetric tidak terdapatnya
servo untuk mengisolasi
valve menyebabkan
valve seringkali unit linetrip fluida
sehingg o
adalah unit coalfeeder
pembangkityang harusmenyebabkan batubara untuk
berhenti beroperasi tidak
tersalur ke ruang Kualitas
bakar sehingga mengakibatkan Dengan demikian
availibilitas unit penanganannya
tidak terjaga. Untuk hanya dapat dilakuka
itu diperluka
proses perbaikan. batubara dengan kadar airboiler
yang
tidak dapat beroperasi pada saat unit
modifikasi harussistem
pada shutdown. Disisi lain,
tersebut agargangguanjika terja pad
melebihi standart akanoptimum
sangatatau sulitkondisi lebihkarena
dialirkan buruk
adalah servo valve seringkali
permasalahan pada servo menyebabkan
dapat ditanganiunit dalam
trip sehingg
kond
memilikiunit pembangkit
tahanan gesek harus
yang berhenti
semakin beroperasi
besar terhadapuntuk
proses perbaikan. Kualitas batubara dengan kadar air yang availibilitas
unit tidak harusunit tidak
shutdown.terjaga. Untukdemikian
Dengan itu diperluka poten
permukaan dinding saluran bila dibandingkan dengan
melebihi standart dengan
akan sangat modifikasi
kerugian baik padasecara
sistemfinancial
tersebutmaupun
agar jika nonfinansterja
kualitas batubara kadar sulit dialirkan Semakin
air normal. karena
memiliki tahananbatubara
gesek yang permasalahan pada servo
dapat ditekan bahkan dapatsehingga
dihindari ditanganiavailibilitas
dalam kond un
banyak flowrate basahsemakin besar terhadap
mengakibatkan semakin
permukaan unit
tetap tidak harus shutdown. Dengan demikian poten
terjaga.
besar pula dindingtahanan saluran
gesek bilayangdibandingkan
ditimbulkan denganhal ini
kualitas batubara dengan kadar airjuga
normal. Semakin kerugian baik secara financial maupun nonfinans
terjadi karena luas permukaan kontak semakin besar
banyak flowrate batubara basah mengakibatkan dapat ditekan bahkan dihindari sehingga availibilitas un
antara batubara dengan dinding saluran, apabilasemakinproses
besar puladalam
tahanan gesek yang ditimbulkan hal ini tetap
31 terjaga.
ini terjadi periode yang lama akan menyebab-
terjadi karena luas
kan timbulnya permukaan
plugging kontakModifikasi
batubara. juga semakin besar
dilakukan
antara
denganbatubara
penambahan dengan dinding
system saluran,
pneumatic atauapabila
systemproses
udara PLTU Keramasan memiliki nilai sejarah, serta jas
ini terjadi dalam 31
yang sangat besar pada sistem kelistrikan di Sumate
bertekanan yang periode
bertujuanyang untuklama akan menyebab-
memperbesar gaya
kan
dorong timbulnya
partikel plugging
batubara batubara.
menuju ruangModifikasi
bakar.dilakukan
System Selatan, karena salah satu pusat listrik yang cukup tua da
dengan
pneumatic penambahan
memanfaatkan system
gaya pneumatic
dinamik atau
aliransystem
udara udara
untuk masih PLTU Keramasan
beroperasi denganmemiliki nilai sejarah,
baik. PLTU Keramasan serta yan
jas
bertekanan yang sangat
dibangun padabesar
tahunpada
1968sistem
oleh kelistrikan
Yugoslavia. di Sumate
PLTU i
memperbesaryang bertujuanudara
momentum untuk melalui
memperbesar
nozzle yanggaya
dorong Selatan,
memiliki karena salah2satu
kapasitas x pusat
12,5 listrik
MW, yangdengancukup tua da
komers
dipasangpartikel
pada batubara menuju pada
posisi tertentu ruang dinding
bakar. System
saluran
pneumatic memanfaatkan gaya dinamik masih
produksiberoperasi
untuk: PLTU dengan
Unit Ibaik. PLTU
dimulai padaKeramasan
tanggal 18yan M
batubara. Modifikasi yang dilakukan pada aliran
systemudara untuk
gravimetric
memperbesar momentum udara melalui dibangun
1974 dan pada PLTU tahun
Unit II1968
padaoleh Yugoslavia.
tanggal 06 Agustus PLTU 197i
coalfeeder adalah cukup sederhana, murahnozzle
dan mudah yang
dipasang pada posisi tertentu memiliki
kemudian kapasitas
dimodifikasi2 xmenggunakan
12,5 MW, dengan komers
bahan bakar ga
dalam mendapatkan material. Hasilpada dinding
akhir yang saluran
diharapkan
batubara. Modifikasi produksi
alam yang untuk: PLTUdari
dipasok UnitPertamina,
I dimulai pada
dimana tanggal 18 M
sebelumny
dari modifikasi padayang dilakukan
system pada coalfeeder
gravimetric system gravimetric
adalah
coalfeeder adalah cukup sederhana, pembangkit
murah dan denganmudah 1974 dan PLTUbahan
menggunakan Unit IIbakar
pada tanggal
cair (HSD 06 Agustus
& Residu 197
kinerja maksimum dari operasional
dalam mendapatkan material. Hasil akhirplugging
yang diharapkan kemudian dimodifikasi
Pelaksanaan menggunakan
Gasifikasi dikerjakan padabahan
tahun bakar
1994, da ga
penanggulangan terhadap permasalah batubara
alam yang dipasok dari tahun
Pertamina,
1995. dimana sebelumny

29
dari
denganmodifikasi
manfaatpada system
finansial Rp gravimetric coalfeeder adalah
4.217.000.000,00. dioperasikan pada akhir Kita ketahui bahw
kinerja maksimum dari operasional pembangkit dengan menggunakan
usia dari suatu bahan bakar cairsangat
unit pembangkit (HSDbergantung
& Residuda
penanggulangan terhadap permasalah plugging batubara Pelaksanaan Gasifikasi dikerjakan
Manajemen Pengoperasian pada tahun 1994,Ole
dan Pemeliharaannya. da
Kode : 1201038 Katagori
dengan manfaat finansial Rp 4.217.000.000,00. karena itu : pada
dioperasikan akhir tahun
performance PLTU1995.perlu
Kita ketahui bahw
mendapatka
Unit : Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan Power
usia Stations,
dari suatu Steam
unitdan Fans Dampers
pembangkit sangat bergantung da
perhatian khusus pada setiap periode dilakuka
29 Sektor Pembangkitan Bukit Asam Regulators Pengoperasian dan Pemeliharaannya. Ole
Manajemen
pemantauan agar tercapai suatu kondisi yang ekonom
Judul : Mengatasi Gangguan Mechanical Regulator Forced Tim Inovator :
karena
dan handalituuntuk
performance
dioperasikan. PLTU perlu mendapatka
ForcedDraftDraft
Fan Tanpa
Fan Derating
atau kipas tekan paksa Nakhrudin, Yunan Kurniawan, Sri Kawuryan
perhatian
Dalam khusus dan padaperiodik
pemeliharaan setiap periode
banyak dilakuka
29
merupakan fan yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan pemantauan agar
pengecekan yangtercapai
salah suatu
satu kondisi yang ekonom
diantaranya adala
udara pembakaran di dalam ruang bakar, dimana sistem dan handal untuk
pengecekan dioperasikan.
clearance Seal Water Package. Seal wat
Forced udara
ini menghisap Draft dari
Fanluar atau kipas tekan paksa
dan menghembuskannya ke packageDalam pemeliharaan
ini lebih periodik
dikenal dikalangan banyak
teknisi dengandilakuka
sebuta
merupakan
dalam ruang fan yang
bakar.berfungsi untuk memenuhi
Combustion Air Flow kebutuhan
ini diatur pengecekan yang pekerjaan
salah satu diantaranya adala
perapat. Dimana ini sangat mempengaru
udara pembakaran
menggunakan di dalam
regulasi ruang bakar,
pembukaan damper, dimana sistem
baik secara pengecekan clearance
efesiensi operasi Seal Water Package.
dan pemeliharaan, standardSeal wat
clearanc
ini menghisap
manual maupunudara dari luar
secara dan menghembuskannya
otomatis dari Control Room. ke package
pada sealiniwater
lebih package
dikenal dikalangan teknisiialah
yang diizinkan dengan
0,30sebuta
0,5
dalam ruang
Forced bakar.
Draft Fan PLTUCombustion
Bukit Asam Air ini diatur
Flow berada
posisinya di mm. Seal Dimana
perapat. pekerjaansangat
Water Package ini sangat
besar mempengaru
pengaruhny
menggunakan regulasi
dekat Silo Fly Ash pembukaan
sehingga damper,kotoran,
memungkinkan baik secara
debu efesiensi
terhadap operasi
keandalan dan Turbin
pemeliharaan, standard Rekond
dan Generator. clearanc
manual
dan abu maupun
batu barasecara otomatis
yang halus dari masuk
terhisap Control Room.
kemudian pada
seal seal water package
waterpackage yangyangkitadiizinkan
lakukanialah 0,30 bes
sangat 0,5
Forced
menempel Draft
dan PLTU Bukit
Fanterendap padaAsam posisinya
sisi-sisi berada
regulator Forceddi mm. Seal Water Package dengan
sangat pengadaan
besar pengaruhny
keuntunganya dibandingkan baru ata
dekat
Draft Fan Fly Ash sehingga
Silosehingga ruang gerak memungkinkan kotoran,
adjusting regulator debu
damper terhadap keandalan Generator. Rekond
merekondisi melalui Turbin
pihak dan eksternal,dimana denga
Forced Draft Fan atau kipas tekan paksa Dalam pemeliharaan periodik banyak dilakuka
merupakan fan yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan pengecekan yang salah satu diantaranya adala
Bidang Pembangkitan
udara pembakaran di dalam ruang bakar, dimana sistem pengecekan clearance Seal Water Package. Seal 25 wat
ini menghisap udara dari luar dan menghembuskannya ke package ini lebih dikenal dikalangan teknisi dengan sebuta
dalam ruang bakar. Combustion Air Flow ini diatur perapat. Dimana pekerjaan ini sangat mempengaru
menggunakan regulasi pembukaan damper, baik secara efesiensi operasi dan pemeliharaan, standard clearanc
manual maupun secara otomatis dari Control Room. pada seal water package yang diizinkan ialah 0,30 0,5
Forced Draft Fan PLTU Bukit Asam posisinya berada di mm. Seal Water Package sangat besar pengaruhny
dekat Silo Fly Ash sehingga memungkinkan kotoran, debu terhadap keandalan Turbin dan Generator. Rekondi
dan abu batu bara yang halus terhisap masuk kemudian seal waterpackage yang kita lakukan sangat besa
menempel dan terendap pada sisi-sisi regulator Forced keuntunganya dibandingkan dengan pengadaan baru ata
Draft Fan sehingga ruang gerak adjusting regulator damper merekondisi melalui pihak eksternal,dimana denga
menjadi sempit dan kerja regulator menjadi berat/seret. Hal inovasi ini kita dapat meningkatkan efisiensi biaya opera
ini menyebabkan blade damper tidak bisa bekerja secara dan pemeliharaan.
otomatis mengikuti beban unit. Untuk mengembalikan
regulasi tersebut kembali pada kondisi kerja yang
semestinya unit harus derating karena salah satu Forced
Draft Fan harus di stop untuk dibersihkan dari kotoran-
kotoran yang menempel. Kerugian karena gangguan
regulasi Forced Draft Fan pada tahun 2006 sebesar
Rp.100.928.071,50.
Dengan adanya permasalahan tersebut di atas,
modifikasi dilakukan pada sistem yang ada dengan
menambahkan sekat pemisah ruang antara regulator blade
damper dengan sistem blade dampernya, dengan tujuan
agar jika terjadi gangguan pada sistem mechanical,
perbaikan dapat dilakukan secara on line tanpa
mengesampingkan aspek kenyamanan dan keselamatan
karyawan yang bekerja. Dengan biaya modifikasi sebesar
Rp. 1.496.000,00 dapat menekan biaya akibat derating
sebesar Rp. 840.552.000,00 sejak pemasangan pada
bulan Desember 2006.

30Kode
Unit
: 1201039
: Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan
Katagori :
Power Stations, Steam Steam Turbines
Sektor Pembangkitan Ombilin Servo Control Valves
Judul : Modifikasi Line dan Wiring Sistem Kontrol Turbin Tim Inovator :
Sebagai Sarana Penggantian Sevo Valve Mehdi Oktora, Riki Malayu, Hakimin
Secara Online dan Menghindari Stop Unit
30

bagian Salah satu gangguan yang sering muncul di PLTU


ndalan Ombilin adalah gangguan pada sisi servo valve. Servo
sangat valve ini digunakan untuk mengontrol masuk dan keluarnya
uap. fluida oli sebagai penggerak actuator governor valve.
lfeeder Selama ini gangguan pada servo valve dan filter-filter
system tidak dapat ditangani secara online (unit beroperasi) karena
a tidak tidak terdapatnya valve untuk mengisolasi line fluida oli.
boiler Dengan demikian penanganannya hanya dapat dilakukan
buruk pada saat unit harus shutdown. Disisi lain, gangguan pada
i untuk servo valve seringkali menyebabkan unit trip sehingga
ir yang availibilitas unit tidak terjaga. Untuk itu diperlukan
karena modifikasi pada sistem tersebut agar jika terjadi
rhadap permasalahan pada servo dapat ditangani dalam kondisi
dengan unit tidak harus shutdown. Dengan demikian potensi
emakin kerugian baik secara financial maupun nonfinansial
emakin dapat ditekan bahkan dihindari sehingga availibilitas unit
hal ini tetap terjaga.
n besar
proses
yebab- 31
buruk pada saat unit harus shutdown. Disisi lain, gangguan pada
untuk servo valve seringkali menyebabkan unit trip sehingga
ir yang26 availibilitas unit tidak terjaga. Untuk itu diperlukan Bidang Pembangkitan

31
karena modifikasi pada sistem tersebut agar jika terjadi
rhadap permasalahan pada servo dapat ditangani dalam kondisi
dengan unit tidak harus shutdown. Dengan demikian potensi
Kode : 1201040 Tim Inovator :
emakin kerugian baik secara financial maupun nonfinansial
Unit : Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan Saari Said,
emakin dapat ditekanSektor
bahkan dihindari sehingga availibilitas unit
Pembangkitan Kramasan David Hariyanto,
hal ini tetap terjaga.
Judul : Rekondisi Seal Waterpackage Steam dan Oil PLTU Mustopa Yahya
n besar Yugoturbina Keramasan
proses Katagori : Power Stations, Steam Seal
yebab- 31
akukan
m udara PLTU Keramasan memiliki nilai sejarah, serta jasa
gaya yang sangat besar pada sistem kelistrikan di Sumatera
System Selatan, karena salah satu pusat listrik yang cukup tua dan
a untuk masih beroperasi dengan baik. PLTU Keramasan yang
yang dibangun pada tahun 1968 oleh Yugoslavia. PLTU ini
saluran memiliki kapasitas 2 x 12,5 MW, dengan komersial
vimetric produksi untuk: PLTU Unit I dimulai pada tanggal 18 Mei
mudah 1974 dan PLTU Unit II pada tanggal 06 Agustus 1974,
rapkan kemudian dimodifikasi menggunakan bahan bakar gas
adalah alam yang dipasok dari Pertamina, dimana sebelumnya
dengan menggunakan bahan bakar cair (HSD & Residu ).
atubara Pelaksanaan Gasifikasi dikerjakan pada tahun 1994, dan
dioperasikan pada akhir tahun 1995. Kita ketahui bahwa
usia dari suatu unit pembangkit sangat bergantung dari
Manajemen Pengoperasian dan Pemeliharaannya. Oleh
karena itu performance PLTU perlu mendapatkan
perhatian khusus dan pada setiap periode dilakukan
pemantauan agar tercapai suatu kondisi yang ekonomis
dan handal untuk dioperasikan.
paksa Dalam pemeliharaan periodik banyak dilakukan
utuhan pengecekan yang salah satu diantaranya adalah
sistem pengecekan clearance Seal Water Package. Seal water
nya ke package ini lebih dikenal dikalangan teknisi dengan sebutan
diatur perapat. Dimana pekerjaan ini sangat mempengaruhi
secara efesiensi operasi dan pemeliharaan, standard clearance
Room. pada seal water package yang diizinkan ialah 0,30 0,50
rada di mm. Seal Water Package sangat besar pengaruhnya
n, debu terhadap keandalan Turbin dan Generator. Rekondisi
mudian seal waterpackage yang kita lakukan sangat besar
Forced keuntunganya dibandingkan dengan pengadaan baru atau
damper merekondisi melalui pihak eksternal,dimana dengan
ret. Hal inovasi ini kita dapat meningkatkan efisiensi biaya operasi
secara

32
dan pemeliharaan.
balikan
yang
Forced Kode : 1201041 Katagori :
otoran- Unit : Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan Power Stations, Hydro Filtering Devices
ngguan Sektor Pembangkitan Bengkulu Shafts Seal
ebesar Judul : Modifikasi Penyaringan Air Shaft Sealing System Tim Inovator :
Untuk Memperpanjang Umur Pakai Sliding Ring Kurniawan Andriyanto, Dinda Alamsyah,
i atas, 32 di PLTA Musi 34
Bahtiar
dengan
r blade PLTA Musi telah mulai beroperasi sejak Februari Motor auxiliaries mesin wartsila 12v46 sebag
tujuan 2006. Turbin PLTA Musi dilengkapi dengan sistem shaft penggerak alat bantu mesin seperti pompa lt/ht, pomp
hanical, sealing untuk mencegah kebocoran air di turbin yaitu bahan bakar, pompa lube oil, fan radiator, merupaka
tanpa antara runner dan porosnya. Cara kerja shaft seal ini sarana penunjang bantu mesin pembangkit pada sa
amatan adalah dengan memanfaatkan tekanan air dari cooling pengoperasian mesin. Tanpa adanya alat bantu terseb
ebesar water pump (CWP) yang diambil dari draft tube (4,5 bar) maka dapat dipastikan mesin diesel tidak dapat beropera
erating untuk menekan seal sehingga tidak terjadi kebocoran. dengan baik.
pada Sistem suplai air shaft seal ini terdiri dari pompa booster Letak panel control dari motor motor terseb
dan filter duplex. Dalam operasi PLTA, terdapat kendala tersebar di beberapa tempat pada power house sesu
berupa sering munculnya alarm Shaft seal water filter dengan konstruksi awal dari design power house pabrika
2006. Turbin PLTA Musi dilengkapi dengan sistem shaft penggerak alat bantu mesin seperti pompa lt/ht, pomp
sealing untuk mencegah kebocoran air di turbin yaitu bahan bakar, pompa lube oil, fan radiator, merupaka
Bidang Pembangkitan
antara runner dan porosnya. Cara kerja shaft seal ini sarana penunjang bantu mesin pembangkit pada sa
27
adalah
32 dengan memanfaatkan tekanan air dari cooling pengoperasian mesin. Tanpa adanya alat bantu terseb
34
water pump (CWP) yang diambil dari draft tube (4,5 bar) maka dapat dipastikan mesin diesel tidak dapat beropera
untuk PLTA menekan Musiseal telahsehingga tidak terjadi
mulai beroperasi sejakkebocoran.
Februari denganMotor
baik. auxiliaries mesin wartsila 12v46 sebag
SistemTurbin
2006. suplai PLTA
air shaftMusi seal ini terdiridengan
dilengkapi dari pompa sistem booster
shaft Letakalat
penggerak panel
bantucontrol
mesindari motorpompa
seperti motorlt/ht,terseb
pomp
dan filteruntuk
sealing duplex. Dalam operasi
mencegah kebocoran PLTA,airterdapat
di turbin kendala
yaitu tersebar di beberapa
bahan bakar, pompa tempat
lube oil,pada
fan power house
radiator, sesu
merupaka
berupa runner
antara sering dan munculnya
porosnya. alarm CaraShaft
kerjaseal water
shaft sealfilterini dengan
sarana konstruksi
penunjang awal bantudarimesin
designpembangkit
power house pabrika
pada sa
dengan, memanfaatkan
contaminated
adalah dimana hal ini tekanan disebabkan air karena
dari cooling filter menurut dasar mesin.
pengoperasian pemikiran
Tanpa pola operasi
adanya alat mesin wartsi
bantu terseb
shaft seal
water pump kotor.
(CWP) Hal yang
ini wajar terjadi
diambil daridikarenakan
draft tube (4,5 air yang
bar) awalnya
maka dapatbaseload. Mengingat
dipastikan perkembangan
mesin diesel tidak dapatpola opera
beropera
digunakan
untuk untuk sistem
menekan berasal
shaft sealtidak
seal sehingga dari sungai
terjadi kebocoran.Musi mesin
denganwartsila
baik. 12v46 yang akhir akhir ini berpola pea
yang disalurkan
Sistem suplai air shaftdari draft
seal initube tanpa
terdiri dari melalui
pompa boosterproses load, maka
Letak tentunya letak dari
panel control panelmotor
yang tersebar sang
motor terseb
penyaringan.
dan filter duplex.Pembersihan
Dalam operasi filter shaft
PLTA,seal ini selama
terdapat kendala ini menyulitkan operator tempat
tersebar di beberapa mesin padauntukpower
dapathousemelakuka
sesu
hanya bisa
berupa sering dilakukan
munculnya dengan alarmcaraShaft
manualsealyaitu
waterdenganfilter operasi
dengan motor auxiliaries
konstruksi secar
awal dari tepat power
design dan efisien.
house pabrika
melepaskan filter
contaminated , dimana dan hal menyemprotnya
ini disebabkan dengan karena filter air Dengan dasar pemikiran diatas,
menurut dasar pemikiran pola operasi mesin wartsi maka kam
bertekanan tinggi. Pekerjaan ini memakan
shaft seal kotor. Hal ini wajar terjadi dikarenakan air yang waktu sekitar 20 mengambil inisatif untuk melakukan automatisasi
awalnya baseload. Mengingat perkembangan pola opera seca
menit. Apabila
digunakan untukdalam
sistem kondisi
shaftsungai banjir, dari
seal berasal pembersihan
sungai Musi ini remote operasi 12v46
mesin wartsila motor auxiliaries
yang akhirdari ruang
akhir inicontrol
berpolautampea
harus disalurkan
yang dilakukan dari kurang lebih
draft tubesetiap
tanpa30melalui
menit proses
sekali. sehingfga
load, maka memudahkan
tentunya letak operator
panel yang dalam melakuka
tersebar sang
Apabila indikasi
penyaringan. alarm " shaft
Pembersihan seal
filter Water
shaft sealContaminated
ini selama ini" operasi mesin operator
menyulitkan secara cepat dan efisien.
mesin untuk dapat melakuka
tidak
hanya diatasi, maka dengan
bisa dilakukan sistem SCADAcara manual akanyaitumelakukan
dengan operasiSetelah melakukan
motor auxiliaries pekerjaaan
secar dan menghitun
tepat dan efisien.
penurunan
melepaskanbeban filter dandan down unit (trip). Hal
shutmenyemprotnya denganini tentu air keuntungan
Denganyang didapat,
dasar maka diatas,
pemikiran kami menyimpulka
maka kam
saja sangat tinggi.
bertekanan merugikan PLN. ini
Pekerjaan Dengan
memakan seringnya
waktu gangguan
sekitar 20 bahwa pekerjaan
mengambil inisatif automatisasi
untuk melakukan control motor auxiliarie
automatisasi seca
ini,
menit.operasi
Apabila PLTAdalam menjadi
kondisikurang
sungaioptimal. Selain itu juga
banjir, pembersihan ini mesin
remotewartsila
operasi12v46
motorpltd batu ampar
auxiliaries dari layak
ruangdilakukan.
control utam
sangat merepotkan
harus dilakukan kurangoperator
lebih yangsetiapbertugas
30 menitsehinggasekali. sehingfga memudahkan operator dalam melakuka
pekerjaan
Apabila lain tidak
indikasi alarmdapat dilaksanakan.
" shaft seal WaterUntuk mengatasi"
Contaminated operasi mesin secara cepat dan efisien.
permasalahan
tidak diatasi, ini, maka akansistem
dibuat SCADA
suatu sistem
akan filter tingkat
melakukan Setelah melakukan pekerjaaan dan menghitun
pertama
penurunan(First beban Stage
dan Filter)
shut down yangunit menggunakan
(trip). Hal inifungsitentu keuntungan yang didapat, maka kami menyimpulka
automatic
saja sangatbackwash
merugikan filter
PLN.dengan
Dengan sistem pneumatic.
seringnya gangguanCara bahwa pekerjaan automatisasi control motor auxiliarie
kerja peralatan
ini, operasi PLTA ini menjadi
adalah filter
kurangakanoptimal.
melakukanSelainpencucian
itu juga mesin wartsila 12v46 pltd batu ampar layak dilakukan.
secara otomatis
sangat merepotkan apabila kotor. yang
operator Sensor yang digunakan
bertugas sehingga
adalah diferential
pekerjaan lain tidak pressure pada sisi inletUntuk
dapat dilaksanakan. dan outlet
mengatasifilter.
Sumber
permasalahan tenagaini, penggerak
akan dibuat yangsuatudigunakan
sistemadalah udara
filter tingkat
bertekanan.
pertama (First Manfaat
Stagefinansial
Filter) yang
yang didapat dari modifikasi
menggunakan fungsi
ini sebesarbackwash
automatic Rp. 2.759.225.700,-.
filter dengan sistem pneumatic. Cara

33
kerja peralatan ini adalah filter akan melakukan pencucian
secara otomatis apabila kotor. Sensor yang digunakan
33.
adalah diferential pressure pada sisi inlet dan outlet filter.
Kode : 1201042 Katagori :
Sumber tenaga penggerak yang digunakan adalah udara
Unit PLTU : Pembangkitan
Ombilin finansialSumatera
dilengkapi Bagian
dengan Selatan
sistem Power Stations, Steam Plate Shafts
bertekanan. Manfaat yang didapat daripenangkap
modifikasi
abu terbangRp. Sektor
(Fly Pembangkitan
Ash) Ombilin
hasil pembakaran batubara yang Electrostatic Precipitators
ini sebesar 2.759.225.700,-.
terbawa bersama gas buang, yang lebih dikenalHammer
Judul : Fabrikasi dan Modifikasi Bantalan Shaft dengan Tim Inovator :
Electrostatic
nama Electrostatic Precipitator
Precipitator, PLTUpada
dimana Ombilin
saat operasi Ucok Susanto, Indra Jufri, Likardo
normal
33. alat ini dapat menangkap abu 99,9 %. Sistem ini
terdiri dari Discharge Electrode, Collecting Electrode,
Hammer danOmbilin
PLTU dilengkapi dengandengan
dilengkapi Motor sistem
besertapenangkap
Gear box
yang dihubungkan
abu terbang dengan
(Fly Ash) hasilcoupling untuk batubara
pembakaran menggerakkanyang
shaft, shaft
terbawa tersebutgas
bersama ditumpu
buang, oleh beberapa
yang bantalan.
lebih dikenal Pada
dengan
nama dipasang berjejer
shaft Electrostatic Hammer,
Precipitator, berfungsi
dimana pada saatuntuk me-
operasi
normal abuiniyang
rapping alat dapatmenempel
menangkap padaabukedua
99,9jenis electroda
%. Sistem ini
sehingga
terdiri dari abu Discharge tersebut akan Collecting
Electrode, jatuh ke Electrode,
hopper.
Permasalahan
Hammer yang dihadapi
dan dilengkapi dengan adalah
Motor rusaknya
beserta Gearbantalan
box
shaft Hammer Electrostatic
yang dihubungkan Precipitator
dengan coupling untukakibat laju abrasi
menggerakkan
yang tinggi dan keausan material bantalan.
shaft, shaft tersebut ditumpu oleh beberapa bantalan. Pada Kelemahan
yang
shaft ada pada bantalan
dipasang tersebut adalah
berjejer Hammer, berfungsicelah dudukan
untuk me-
rappingsehingga
roller abu yang tidak menempel simetris
pada dengan
kedua jenis roller yang
electroda
mengakibatkan
sehingga abu terjadinya
tersebut penumpukan
akan jatuh ke abu hopper.
yang
mengakibatkan yang
Permasalahan macet (gesekan
shaft dihadapi antara roller
adalah rusaknya dan
bantalan
thrust Hammer
shaft tidak presisi,
bearing Electrostatic putaran akibat
Precipitator menjadilaju berat),
abrasi
sehingga
yang bantalan
tinggi cepat aus,
dan keausan karenabantalan.
material pada sistim bantalan
Kelemahan
ini dibuat
yang ada tanpa ada pelumasan.
pada bantalan tersebut Kelemahan
adalah celah laindudukan
adalah
homogennya
roller sehinggamaterial bantalan dengan
tidak simetris hammerroller eksisting,
yang
sehingga linier keausan
mengakibatkan terjadinyamaterial tidak terjadi.
penumpukan abu Tanpayang
mengurangi fungsi
mengakibatkan shaftdan keandalan
macet (gesekan hammer,
shaftantara rollermaka
dan
sehingga abu tersebut akan jatuh ke hopper.
Permasalahan yang dihadapi adalah rusaknya bantalan
shaft Hammer Electrostatic Precipitator akibat laju abrasi Bidang Pembangkitan
28
yang tinggi dan keausan material bantalan. Kelemahan
yang ada pada bantalan tersebut adalah celah dudukan
roller sehingga tidak simetris dengan roller yang
mengakibatkan terjadinya penumpukan abu yang
mengakibatkan shaft macet (gesekan antara roller dan
thrust bearing tidak presisi, putaran menjadi berat),
sehingga bantalan cepat aus, karena pada sistim bantalan
ini dibuat tanpa ada pelumasan. Kelemahan lain adalah
homogennya material bantalan hammer eksisting,
sehingga linier keausan material tidak terjadi. Tanpa
mengurangi fungsi dan keandalan shaft hammer, maka
kami Fabrikasi Bantalan Shaft Hammer di Bengkel
Produksi PLTU Ombilin secara cermat dan mandiri,
sehingga ide yang kami ilhami ini dapat memberikan
kostribusi terhadap perusahaan.

Kode
Unit
: 1201043
: PT PLN Batam
Tim Inovator :
Antonius L.U.L Padeda,
34
Judul : Automatisasi Kontrol Motor Auxialiaries Mesin Taswandi Susanto,
Wartsila 12V46 PLTD Batu Ampar Sutarjo
Katagori : Power Stations, Diesel Diesel Engines
Control Motors
34

ebruari Motor auxiliaries mesin wartsila 12v46 sebagai


m shaft penggerak alat bantu mesin seperti pompa lt/ht, pompa
n yaitu bahan bakar, pompa lube oil, fan radiator, merupakan
eal ini sarana penunjang bantu mesin pembangkit pada saat
cooling pengoperasian mesin. Tanpa adanya alat bantu tersebut
,5 bar) maka dapat dipastikan mesin diesel tidak dapat beroperasi
ocoran. dengan baik.
booster Letak panel control dari motor motor tersebut
endala tersebar di beberapa tempat pada power house sesuai
er filter dengan konstruksi awal dari design power house pabrikan
a filter menurut dasar pemikiran pola operasi mesin wartsila
ir yang awalnya baseload. Mengingat perkembangan pola operasi
ai Musi mesin wartsila 12v46 yang akhir akhir ini berpola peak
proses load, maka tentunya letak panel yang tersebar sangat
ama ini menyulitkan operator mesin untuk dapat melakukan
dengan operasi motor auxiliaries secar tepat dan efisien.
an air Dengan dasar pemikiran diatas, maka kami
kitar 20 mengambil inisatif untuk melakukan automatisasi secara
ihan ini remote operasi motor auxiliaries dari ruang control utama,
sekali. sehingfga memudahkan operator dalam melakukan
nated " operasi mesin secara cepat dan efisien.
akukan Setelah melakukan pekerjaaan dan menghitung
ni tentu keuntungan yang didapat, maka kami menyimpulkan
ngguan bahwa pekerjaan automatisasi control motor auxiliaries
tu juga mesin wartsila 12v46 pltd batu ampar layak dilakukan.
hingga
ngatasi
tingkat
fungsi
c. Cara
ncucian
unakan
et filter.
udara
difikasi
29
Bidang Transmisi dan Distribusi
30

Kode
Unit
: 1202001
: P3B JB Region Jawa Timur dan Bali
Tim Inovator :
Tri Djoko Wahyono,
01
Judul : Load Shedding Model Bus Wires I Ketut Arbawa, I Made Boby

BIDANG TRANSMISI & DISTRIBUSI
Katagori : Load Wires
2

1 Gas Isolated Tubular Bus / GIL adalah busbar yan


menghubungkan antara GIS ( Gas Insulation Substation
Pelayanan penyaluran tenaga listrik ke konsumen sampai dengan sealing end gentri, pada T/L Bay 150 k
merupakan tugas pokok bagi PT PLN (Persero), baik ke Tandes 1 & 2 di GITET Gresik dan sudah beroperasi seja
konsumen tegangan tinggi, menengah dan tegangan tahun 1992.
rendah. Bali merupakan daerah tujuan wisata yang Sesuai fungsinya sebagai penghantar energi listri
memerlukan penyedian dan penyaluran tenaga listrik ke GIL dilengkapi media isolasi Gas Sf6 yang dibungku
konsumen dengan mutu yang handal secara kontinu, dengan tabung metal ( Metal encloser ), yang man
terutama pada obyek vital dan obyek wisata. Pada kondisi didalamnya terdapat assesoris penghubung anta
saat ini, keandalan penyaluran tenaga listrik di sub sistem Compartement satu dengan compartement lainny
Bali mengalami penurunan akibat adanya potensi defisit diantaranya adalah :
daya pada kondisi-kondisi tertentu. Hal ini karena pasokan
1. Rod busbar
dari pembangkit Bali sering mengalami penurunan daya
mampu yang disebabkan oleh gangguan unit pembangkit, 2. Cotact Finger
pemeliharaan dan persediaan bahan bakar yang terbatas. + 110 V d.c 3. Fix contact
Demikian pula dengan kemampuan pasokan daya dari
kabel laut Jawa-Bali yang mengalami derating.
-S1
4. -S2
Insulator ( Close cone & open cone )
-S3
Daerah Implementasi Inovasi

Salah satu cara untuk menjaga keandalan sistem


TX-1 TX-2 TX-3

tenaga listrik dalam kondisi pembangkitan terbatas adalah Akibat terjadinya gangguan pada tanggal 17 Janua
2009, peralatan / assesories Rod busbar, contact fing
-SW-1 -SW-1 -SW-1 -SW-1 -SW-1 -SW-1

dengan menerapkan pola operasi LOAD SHEDDING. Di


Sub Sistem Bali, Load Shedding (LS) menggunakan 2 dan fix contact mengalami kerusakan karena terjadiny
+110V +110V +110V +110V +110V +110V

(dua) sensor, yang pertama LS dengan sensor arus beban loss contact pada compartement no. 42, yan
AUX AUX AUX AUX AUX AUX

lebih (OLR) dan yang kedua LS dengan sensor frekuensi mengakibatkan assesories tersebut tidak dapat
TRIP COIL TRIP COIL TRIP COIL TRIP COIL TRIP COIL TRIP COIL

fungsikan kembali dan spare part untuk assesories ini tida


Feeder- 1 Feeder- .. Feeder- .. Feeder- .. Feeder- .. Feeder- n

kurang (UFR). Bila di Sub Sistem Bali terjadi kondisi defisit


tersedia.
- 110 V d.c

daya, diharapkan sistem LS baik dengan sensor frekuensi


maupun arus beban lebih dapat bekerja secara selective, Kami dari UPT Surabaya menjadikan ini sebag
Gambar. 5 : Rangkaian tripping PMT 20kV di GI target memakai model BUS WIRE

sehingga beban konsumen yang diprioritaskan terutama suatu Inovasi yaitu : PERBAIKAN ROD BUSBAR, CONTAC
pada konsumen VIP tidak ikut mengalami pemadaman. FINGER DAN FIX CONTACT PADA COMPARTEME
Lokasi konsumen VIP sering mengalami perubahan GIS / GIL "
tempat, hal ini terkait khususnya pada saat penyelenggara- Dengan inovasi ini, kiranya dapat membantu Un
an event-event nasional maupun international. Kondisi ini PLN lainnya pada saat perbaikan ( over haul ) peralata
sering menyebabkan perubahan target trip di penyulang 20 listrik dengan media isolasinya menggunakan gas Sf
kV dalam interval waktu tertentu dan harus dilaksanakan seperti Compartemen GIS dan mengalami permasalaha
secepatnya. Karya inovasi yang kami susun akan dapat kerusakan yang sama, sehingga pemulihan system dap
menjawab tantangan ini baik dari sisi kecepatan maupun lebih cepat teratasi dan terjaganya keandalan syste
kemudahan pelaksanaannya. tenaga listrik.
Load shedding di sistem 20 kV di Bali sudah lama
terpasang, namun masih berupa pengawatan langsung
dari output sensor ke target trip penyulang-penyulang 20 3
kV yang telah ditentukan dan bersifat tetap. Bila
dikehendaki perubahan target trip oleh PLN Distribusi Bali, On Load Tap Changer (OLTC) merupakan bagia
maka dibutuhkan perubahan pengawatan target trip ke yang sangat penting dari trafo tenaga karena denga
penyulang yang diinginkan. Kondisi ini memerlukan waktu OLTC tegangan keluaran trafo dapat diatur sesu
yang cukup lama, kurang lebih 5 jam untuk 1 (satu) kebutuhan. Karena OLTC merupakan satu-satunya bagia
penyulang pada gardu induk yang sama. Jika kita yang bergerak di trafo, maka sebagian besar kerusaka
merelokasi ke beberapa penyulang dengan lokasi gardu trafo diawali oleh kerusakan pada OLTC. Sementara i
induk yang berbeda, maka bisa dibayangkan berapa lama gangguan OLTC dapat diakibatkan oleh adanya ganggua
waktu yang dibutuhkan, sedangkan pada umumnya dari sisi sekunder trafo (efek dynamic force) dan ganggua
keinginan pelanggan tidak bisa dikondisikan sesuai mekanik pada OLTC itu sendiri.
estimasi waktu yang kita miliki. Melihat kondisi ini, maka Sebagai contoh : OLTC Trafo-1 GI Pekalonga
dibutuhkan disain pemasangan sistem LS yang terbakar akibat gangguan penyulang, sehingga trafo tida
mempunyai fleksibilitas tinggi, terkait kemudahan dan dapat beroperasi. Untuk mengatasinya maka OLT
kecepatan pelaksanaan memindahkan target trip. Kami diperbaiki dengan cara tukar silang (MERGER) pad
berusaha memenuhi kebutuhan tersebut dengan komponen OLTC lain yang trafonya telah rusa
merelokasi ke beberapa penyulang dengan lokasi gardu trafo diawali oleh kerusakan pada OLTC. Sementara i
induk yang berbeda, maka bisa dibayangkan berapa lama gangguan OLTC dapat diakibatkan oleh adanya ganggua
Bidangyang
waktu Transmisi dan sedangkan
dibutuhkan, Distribusipada umumnya dari sisi sekunder trafo (efek dynamic force) dan ganggua
31
keinginan pelanggan tidak bisa dikondisikan sesuai mekanik pada OLTC itu sendiri.
estimasi waktu yang kita miliki. Melihat kondisi ini, maka Sebagai contoh : OLTC Trafo-1 GI Pekalonga
dibutuhkan disain pemasangan sistem LS yang terbakar akibat gangguan penyulang, sehingga trafo tida
mempunyai fleksibilitas tinggi, terkait kemudahan dan dapat beroperasi. Untuk mengatasinya maka OLT
kecepatan pelaksanaan memindahkan target trip. Kami diperbaiki dengan cara tukar silang (MERGER) pad
berusaha memenuhi kebutuhan tersebut dengan komponen OLTC lain yang trafonya telah rusa
mengajukan karya inovasi dengan judul LOAD Pelaksanaanya dengan cara membuat man-hole di trafo
SHEDDING MODEL BUS WIRES, dengan harapan dapat Sangatlah dianggap penting bahwa merg
memberikan kontribusi keandalan dan kontinuitas sistim komponen OLTC merupakan jalan untuk mengata
tenaga listrik di Jawa Bali pada umumnya dan di Sub masalah trafo yang telah mengalami kerusakan pad
System Bali pada khususnya. OLTC-nya, selain sangat ekonomis juga memban
kesiapan trafo. Dalam mengatasi kesulitan pengadaa

02
trafo yang siap pakai, maka merger komponen OLT
menjadi solusinya.
Kode : 1202002 Tim Inovator :
Unit : P3B JB Region Jawa Timur dan Bali Edison B Sagala,
Judul : Perbaikan Rod Busbar, Contact Finger Maryono Mulyono,
dan Fix Contact Pada Compartemen GIS/GIL Bowo Wiseno

Katagori : Busbars Rods Contactors


2

Gas Isolated Tubular Bus / GIL adalah busbar yang


menghubungkan antara GIS ( Gas Insulation Substation )
sumen sampai dengan sealing end gentri, pada T/L Bay 150 kV
baik ke Tandes 1 & 2 di GITET Gresik dan sudah beroperasi sejak
gangan tahun 1992.
yang Sesuai fungsinya sebagai penghantar energi listrik,
trik ke GIL dilengkapi media isolasi Gas Sf6 yang dibungkus
ontinu, dengan tabung metal ( Metal encloser ), yang mana
kondisi didalamnya terdapat assesoris penghubung antara
sistem Compartement satu dengan compartement lainnya,
defisit diantaranya adalah :
asokan
1. Rod busbar
n daya
angkit, 2. Cotact Finger
rbatas. 3. Fix contact
ya dari
4. Insulator ( Close cone & open cone )
sistem
adalah Akibat terjadinya gangguan pada tanggal 17 Januari
G. Di 2009, peralatan / assesories Rod busbar, contact finger
akan 2 dan fix contact mengalami kerusakan karena terjadinya
beban loss contact pada compartement no. 42, yang
kuensi mengakibatkan assesories tersebut tidak dapat di
defisit fungsikan kembali dan spare part untuk assesories ini tidak
kuensi tersedia.
ective, Kami dari UPT Surabaya menjadikan ini sebagai
rutama suatu Inovasi yaitu : PERBAIKAN ROD BUSBAR, CONTACT
daman. FINGER DAN FIX CONTACT PADA COMPARTEMEN
ubahan GIS / GIL "
ggara- Dengan inovasi ini, kiranya dapat membantu Unit
disi ini PLN lainnya pada saat perbaikan ( over haul ) peralatan
ang 20 listrik dengan media isolasinya menggunakan gas Sf6,
anakan seperti Compartemen GIS dan mengalami permasalahan
dapat kerusakan yang sama, sehingga pemulihan system dapat
maupun lebih cepat teratasi dan terjaganya keandalan system
tenaga listrik.
h lama
ngsung
ang 20 3
daman.
ubahan GIS / GIL "
nggara- Dengan inovasi ini, kiranya dapat membantu Unit Bidang Transmisi dan Distribusi
32 PLN lainnya pada saat perbaikan ( over haul ) peralatan

03
ndisi ini
ang 20 listrik dengan media isolasinya menggunakan gas Sf6,
anakan seperti Compartemen GIS dan mengalami permasalahan
Kode
kerusakan : 1202003
yang sama, sehingga pemulihan system dapat Tim Inovator :
n dapat
Unit cepat: P3B
lebih JB Region
teratasi dan Jawa Tengah keandalan
terjaganya & DIY system M u r g o n o,
maupun
Judul : Merger Komponen OLTC Slamet Riady,
tenaga listrik.
Dengan Membuat MAN-HOLE Trafo Tenaga Ngatimin
h lama
ngsung Katagori : Transformer Load Tap Changer
ang 20 3
p. Bila
usi Bali, On Load Tap Changer (OLTC) merupakan bagian
trip ke yang sangat penting dari trafo tenaga karena dengan
n waktu OLTC tegangan keluaran trafo dapat diatur sesuai
(satu) kebutuhan. Karena OLTC merupakan satu-satunya bagian
ka kita yang bergerak di trafo, maka sebagian besar kerusakan
gardu trafo diawali oleh kerusakan pada OLTC. Sementara itu
a lama gangguan OLTC dapat diakibatkan oleh adanya gangguan
mumnya dari sisi sekunder trafo (efek dynamic force) dan gangguan
sesuai mekanik pada OLTC itu sendiri.
, maka Sebagai contoh : OLTC Trafo-1 GI Pekalongan
yang terbakar akibat gangguan penyulang, sehingga trafo tidak
n dan dapat beroperasi. Untuk mengatasinya maka OLTC
. Kami diperbaiki dengan cara tukar silang (MERGER) pada
dengan komponen OLTC lain yang trafonya telah rusak.
LOAD Pelaksanaanya dengan cara membuat man-hole di trafo.
n dapat Sangatlah dianggap penting bahwa merger
sistim komponen OLTC merupakan jalan untuk mengatasi
di Sub masalah trafo yang telah mengalami kerusakan pada
OLTC-nya, selain sangat ekonomis juga membantu
kesiapan trafo. Dalam mengatasi kesulitan pengadaan
trafo yang siap pakai, maka merger komponen OLTC
menjadi solusinya.

Kode
Unit
: 1202004
: Distribusi Jawa Timur
Tim Inovator :
Try Wahyuni,
04
Judul : SI KERA AKSI 1-3 Sugeng Ardian Y.,
(Sistem kWh Meter Pra-Bayar Terproteksi 1 & 3 Phasa) Mohammad Arif K.

4 Katagori : Watt-hour Meters Payment Methods 5

Kondisi kWh meter PLN saat ini menggunakan Dengan banyaknya Pole Gas Switch (PGS
sistem pembayaran pasca bayar dimana dengan sistem ini Automatic Vacum Switch (AVS) yang dikenal denga
masih dimungkinkan terjadi tunggakan listrik karena sectionalizer tidak berfungsi secara automatic (auto O
pelanggan tidak bisa mengontrol pemakaiannya sendiri. jika bertegangan dan auto OFF jika tidak berteganga
Telah diterapkan juga sistem pra-bayar untuk memudahkan disebabkan karena perubahan kebijakan operasi siste
pelanggan dalam mengontrol pemakaiannya dengan metode Distribusi Standing Operation Procedure (SOP) yan
remote dari server centre pra-bayar. Kelemahan metode pra- hanya menerapkan 1x reclose pada Pemutus Tenag
bayar ini, PLN membutuhkan investasi yang besar karena (PMT) di gardu induk, sehingga peralatan terseb
seluruh perangkat kWh Meter adalah baru dan membangun dioperasikan secara manual dan berakibat banyak contr
jaringan komunikasi serta sistem di ruang kontrol pra-bayar. device sectionalizer tidak berfungsi sebagaiman
Semua kWh Meter yang dipasang PLN telah lulus tes uji mestinya.
tegangan injeksi 240 V untuk 1 phasa dan 400 V untuk 3 Mengingat sistem SUTM di Jawa Tim
phasa. Sehingga banyak kWh meter yang bekerja secara menerapkan pentanahan tahanan tinggi, banyak ganggua
tidak normal karena diinjeksi dengan tegangan yang lebih penyulang dengan rele kerja Over Current Relay (OC
besar dari tegangan uji. instan dan Directional Ground Relay (DGR) membuat PM
Untuk memecahkan permasalahan tersebut di atas, reclose dan langsung padam lagi, sehingga diam
diciptakan suatu alat SI KERA AKSI 1-3 (SISTEM KWH tindakan reclose PMT melalui operator, dan dilakuka
METER PRA-BAYAR TERPROTEKSI UNTUK 1 & 3 penormalan jaringan dengan melepas sectionalizer pad
PHASA) yang merupakan modifikasi dari perangkat kWh seksi pertama secara manual.
meter terpasang baik tipe elektromekanik maupun tipe Kendala dan hambatan timbul saat pelepasa
Semua kWh Meter yang dipasang PLN telah lulus tes uji mestinya.
tegangan injeksi 240 V untuk 1 phasa dan 400 V untuk 3 Mengingat sistem SUTM di Jawa Tim
Bidang Transmisi dan Distribusi
phasa. Sehingga banyak kWh meter yang bekerja secara menerapkan pentanahan tahanan tinggi, banyak33 ganggua
tidak normal karena diinjeksi dengan tegangan yang lebih penyulang dengan rele kerja Over Current Relay (OCR
besar dari tegangan uji. instan dan Directional Ground Relay (DGR) membuat PM
Untuk memecahkan permasalahan tersebut di atas, reclose dan langsung padam lagi, sehingga diamb
diciptakan suatu alat SI KERA AKSI 1-3 (SISTEM KWH tindakan reclose PMT melalui operator, dan dilakuka
METER PRA-BAYAR TERPROTEKSI UNTUK 1 & 3 penormalan jaringan dengan melepas sectionalizer pad
PHASA) yang merupakan modifikasi dari perangkat kWh seksi pertama secara manual.
meter terpasang baik tipe elektromekanik maupun tipe Kendala dan hambatan timbul saat pelepasa
elektronik dengan menambahkan sistem pra-bayar dan sectionalizer seksi pertama karena banyak loka
varistor sebagai pengaman meter dari injeksi tegangan sectionalizer berada pada daerah berlalu lintas padat, ser
lebih yang dipasang di antara kWh Meter dan pembatas, jarak jauh dari lokasi Area Pelayanan, sehingg
kemudian dilengkapi cover acrylic terkunci sebagai pemadaman mempunyai waktu yang lama, berarti kerugia
pelindung keseluruhan. bagi perusahaan dalam menjual energi listrik ser
Sistem pra-bayar yang diterapkan berupa memperburuk image dimata pelanggan.
pemrograman dari Mikrokontroller sebagai penghitung kWh Sebagai solusi hal tersebut diatas, dilakuka
yang diisi oleh kode jumlah Rupiah dari kartu chip dan modifikasi sectionalizer menjadi auto OFF dan ON seca
sebagai pemutus aliran listrik jika nilai pulsa kurang dari 1 remote menggunakan fasilitas SMS dengan harapan :
kWh. Pengkodean jumlah Rupiah diperoleh dengan cara
1. Mempercepat pelepasan dalam melokalisir area
kartu chip diisi menggunakan Smart Card Reader/Writer
seksi pertama secara auto.
yang berada di Kantor Pelayanan Pelanggan.
Modifikasi kWh meter dan modul pra-bayar 2. Mempercepat pemasukan PMT Penyulang.
dipasang secara terpisah, sehingga rawan terhadap modus 3. Mengamankan kwh jual yang tidak tersalur.
usaha memengaruhi pengukuran listrik, maka dipasanglah
alat proteksi berupa cover acrylic dikombinasi dengan 3 4. Menormalkan kembali fungsi sectionalizer sebagai
buah sistem baut elektronik dilengkapi modem GSM untuk pemutus auto OFF.
menginformasikan segala usaha oknum membuka baut,
dikirim melalui SMS kepada nomor mobile phone petugas Hasil modifikasi ini sangat menguntungkan perusahaa
yang telah ditentukan. didalam penjualan energi listrik dan memperbaiki imag
SI KERA AKSI ini lebih unggul dalam hal proteksi dengan biaya investasi yang sangat kecil. Dan akan berakib
dibandingkan sistem yang sudah diterapkan selain tetap jauh lebih baik jika modifikasi ini dapat kita terapkan untu
memfungsikan kWh meter 1 dan 3 phasa yang sudah seksi-seksi yang lain.
terpasang.

05Kode
Unit
: 1202005
: Distribusi Jawa Timur
Tim Inovator :
Agus Widodo,
Judul : POS PESE (Penerapan Optimalisasi Slamet Sumo Asir,
Sistem Dengan Pemanfaatan Sectionalizer) Guruh Diyusakmana

5Katagori : Switching Devices Sectionalizer

unakan Dengan banyaknya Pole Gas Switch (PGS),


stem ini Automatic Vacum Switch (AVS) yang dikenal dengan
karena sectionalizer tidak berfungsi secara automatic (auto ON
sendiri. jika bertegangan dan auto OFF jika tidak bertegangan)
udahkan disebabkan karena perubahan kebijakan operasi sistem
metode Distribusi Standing Operation Procedure (SOP) yang
ode pra- hanya menerapkan 1x reclose pada Pemutus Tenaga
karena (PMT) di gardu induk, sehingga peralatan tersebut
mbangun dioperasikan secara manual dan berakibat banyak control
a-bayar. device sectionalizer tidak berfungsi sebagaimana
s tes uji mestinya.
untuk 3 Mengingat sistem SUTM di Jawa Timur
secara menerapkan pentanahan tahanan tinggi, banyak gangguan
ng lebih penyulang dengan rele kerja Over Current Relay (OCR)
instan dan Directional Ground Relay (DGR) membuat PMT
di atas, reclose dan langsung padam lagi, sehingga diambil
M KWH tindakan reclose PMT melalui operator, dan dilakukan
1 & 3 penormalan jaringan dengan melepas sectionalizer pada
at kWh seksi pertama secara manual.
un tipe Kendala dan hambatan timbul saat pelepasan
tes uji mestinya.
untuk 3 Mengingat sistem SUTM di Jawa Timur
Bidang Transmisi dan Distribusi
secara34 menerapkan pentanahan tahanan tinggi, banyak gangguan
g lebih penyulang dengan rele kerja Over Current Relay (OCR)
instan dan Directional Ground Relay (DGR) membuat PMT
di atas, reclose dan langsung padam lagi, sehingga diambil
M KWH tindakan reclose PMT melalui operator, dan dilakukan
1 & 3 penormalan jaringan dengan melepas sectionalizer pada
at kWh seksi pertama secara manual.
un tipe Kendala dan hambatan timbul saat pelepasan
ar dan sectionalizer seksi pertama karena banyak lokasi
gangan sectionalizer berada pada daerah berlalu lintas padat, serta
mbatas, jarak jauh dari lokasi Area Pelayanan, sehingga
ebagai pemadaman mempunyai waktu yang lama, berarti kerugian
bagi perusahaan dalam menjual energi listrik serta
berupa memperburuk image dimata pelanggan.
ng kWh Sebagai solusi hal tersebut diatas, dilakukan
ip dan modifikasi sectionalizer menjadi auto OFF dan ON secara
g dari 1 remote menggunakan fasilitas SMS dengan harapan :
n cara
1. Mempercepat pelepasan dalam melokalisir area
r/Writer
seksi pertama secara auto.

a-bayar 2. Mempercepat pemasukan PMT Penyulang.


modus 3. Mengamankan kwh jual yang tidak tersalur.
anglah
ngan 3 4. Menormalkan kembali fungsi sectionalizer sebagai
M untuk pemutus auto OFF.
a baut,
etugas Hasil modifikasi ini sangat menguntungkan perusahaan
didalam penjualan energi listrik dan memperbaiki image
proteksi dengan biaya investasi yang sangat kecil. Dan akan berakibat
n tetap jauh lebih baik jika modifikasi ini dapat kita terapkan untuk
sudah seksi-seksi yang lain.

Kode
Unit
: 1202006
: Distribusi Jawa Timur
Tim Inovator :
Artika Hadi Wibawa,
06
Judul : RESCUE (Remote System For Customer Disconnect) Rozi Hermawan,
Agus Widodo
Katagori : Remote System Losses Customer Service

6 7
Kinerja Unit dinilai dari beberapa perspektif dan Banyak yang dapat dilakukan untuk membu
unsur kinerja diantaranya susut, rasio keuangan dan segala sesuatunya lebih efektif dan efisien. Baik dis
beberapa faktor lain. Besarnya tunggakan rekening listrik pengadaan peralatan, pelaksanaan pekerjaan maupu
pelanggan mempengaruhi perspektif keuangan yang biaya. Pemberlakuan pengaturan beban di sisi pelangga
diakibatkan oleh membesarnya umur piutang, sedang saat keterbatasan pasokan energi listrik merupakan sala
perspektif pelayanan dipengaruhi oleh besarnya susut. satu bentuk efisiensi yang dilakukan oleh Perusahaan.
Dalam menekan besarnya tunggakan dilakukan sisi lain pekerjaan pemeliharaan jaringan rutin yang haru
pemutusan aliran listrik pelanggan yang menunggak, tetapi tetap dilaksanakan juga memerlukan efisien dala
realisasi pemutusan oleh petugas banyak mengalami pelaksanaannya.
kendala seperti:
x Kebutuhan pengoperasian peralatan pemutus yang
1. Perlawanan pelanggan yang menunggak rekening. mudah dan aman
2. Petugas terkendala anjing galak milik pelanggan. x Peralatan pemutus pada pengaturan beban di sisi
3. Rumah berpagar tinggi terkunci. pelanggan memerlukan Load Control untuk
membedakan pemakaian pada WBP dan LWBP.
4. Kurang disiplin petugas dalam melakukan pemutusan. Dalam mekanismenya memerlukan circuit breaker
sebagai pemutus aliran beban di sisi TM.
Untuk penekanan susut kwh yang tinggi disebabkan
permasalahan di titik transaksi karena ulah oknum dengan x Dalam pelaksanaan pemadaman di percabangan satu
merusak segel pintu kotak Alat Pembatas dan Pengukur phasa dilakukan melalui FCO. Sesuai prosedur FCO
(APP) yang tidak dapat diawasi terus-menerus selama 24 tidak diijinkan dilepas atau dimasukkan dalam kondisi
jam, diperlukan metode pengamanan baru. berbeban. Dibutuhkan peralatan pemutus tegangan
2. Petugas terkendala anjing galak milik pelanggan. x Peralatan pemutus pada pengaturan beban di sisi
pelanggan memerlukan Load Control untuk
Bidang Transmisi
3. Rumah berpagardan
tinggiDistribusi
terkunci.
membedakan pemakaian pada WBP dan 35 LWBP.
4. Kurang disiplin petugas dalam melakukan pemutusan. Dalam mekanismenya memerlukan circuit breaker
sebagai pemutus aliran beban di sisi TM.
Untuk penekanan susut kwh yang tinggi disebabkan
permasalahan di titik transaksi karena ulah oknum dengan x Dalam pelaksanaan pemadaman di percabangan satu
merusak segel pintu kotak Alat Pembatas dan Pengukur phasa dilakukan melalui FCO. Sesuai prosedur FCO
(APP) yang tidak dapat diawasi terus-menerus selama 24 tidak diijinkan dilepas atau dimasukkan dalam kondisi
jam, diperlukan metode pengamanan baru. berbeban. Dibutuhkan peralatan pemutus teganga
Memperhatikan hal tersebut diatas, kendala terdekat sebelum posisi FCO tersebut untuk
pemutusan tunggakan dan pengamanan pintu kotak APP keperluan
REMOTE meminimalkan daerah padam dan
CONNECT/DISCONNECT
dibuatlah suatu alat baru tambahan memanfaatkan teknologi efisiensi waktu dalam pekerjaan.
terapan diberi nama Remote System for Customer
Disconnect (RESCUE), yaitu suatu peralatan untuk memutus Ada beberapa material yang bersifat idle investme
dan menyambung aliran listrik menggunakan kendali jarak dan masih bisaMODUL dimanfaatkan agar bisa dioptimalka
jauh pada APP 1 phase dan 3 phase. kembali dalam bentuk CONNECT/
DISCONNECT
fungsi yang lain,SMdiantaranya circ
Peralatan RESCUE terdiri 4 modul : breaker pada kapasitor TM yang telah rusak pada s
kapasitor atau kapasitor yang RELE
tidak difungsikan. Circ
KWH METER
1. Modul utama pemutus dan penyambung aliran listrik breaker tersebut SWITCH MICRO
dimodifikasi
LATCHINGuntuk dimanfaatkan sebag
3 VOLT
2. Peralatan kendali dipegang petugas. pemutus TM pada load control dan pemutus utam
percabangan
AC satu phasa.
3. Peralatan sensor diletakan di dalam kotak APP. 220 V OUTPUT MODUL CONTACTOR
Dengan DC 12 VOLT mengaplikasikan
POWER LOCK
RELE DC modifikasi
3 phasa CB bek
12 VOLT
220 V
4. Peralatan pengaman Lock system untuk difungsikan sebagai pemutus pada load control da
Keunggulan peralatan ini: pemutus utama percabangan, KUNCI akan menciptakan efisien
biaya sekaligus mengurangi material ELEKTRIC MCBATB gudang ser
1. Pelaksanaan pemutusan dan penyambungan
mempermudah dan menyingkat waktu saat pekerjaa
lebih cepat, tanpa harus memasuki persil pelanggan.
pemeliharaan
REMOTE yang membutuhkan pemadaman pad
2. Peralatan akan otomatis memutus aliran listrik pada POWER LOCK
percabangan satu phasa. IML
persil pelanggan jika kotak APP dibuka oleh oknum.
3. Biaya pembuatan murah dan terjangkau untuk 8
menutup biaya kerugian perusahaan yang disebabkan
oleh tunggakan dan susut kwh akibat ulah oknum. Salah satu peralatan yang dimiliki oleh PLN yan
4. Memperbaiki citra perusahaan. menyangkut dengan keandalan sistem kelistrikan adala
Circuit Breaker (CB). CB ini dirancang mampu unt
memutuskan arus gangguan sesuai dengan ratingny

07
Seringnya CB beroperasi memutuskan arus ganggua
dimana dalam memutuskan arus gangguan tersebut terja
Kode : 1202007 Katagori :
busur api (arc) didalam interuptor CB. Busur api yan
Unit : Distribusi Jateng & DIY APJ Purwokerto Switches
timbul akanMedium Voltage deformasi pada kontak-kont
mengakibatkan
Judul : MIVOS Medium Voltage switch Pemanfaatan Customer
CB Service
yang berdampak munculnya panas yang berkelanjuta
Material Idle Investment Dalam Upaya Efisiensi Tim Inovator
sehingga :
menurunkan kinerja dari CB. Karena panas yan
Dan Peningkatan Mutu Pelayanan Andy Amirudin,
muncul akanYunmengurangi
Handoyono, tekanan gas SF6 ata
Pongki Raharjo
kevacuuman dalam interuptor CB.
7 Untuk mengatasi permasalahan panas yang timb
tif dan Banyak yang dapat dilakukan untuk membuat pada interuptor SF6 atau Vacuum CB salah satunya dap
n dan segala sesuatunya lebih efektif dan efisien. Baik disisi dilakukan dengan memperkecil tahanan kontak yang ad
g listrik pengadaan peralatan, pelaksanaan pekerjaan maupun didalam interuptor CB. Cara yang dapat dilakukan unt
yang biaya. Pemberlakuan pengaturan beban di sisi pelanggan memperbaiki tahanan kontak pada SF6 atau Vacuum C
sedang saat keterbatasan pasokan energi listrik merupakan salah adalah melalui metode inject arus, karena pada interupt
ut. satu bentuk efisiensi yang dilakukan oleh Perusahaan. Di SF6 dan Vacuum tidak dapat diassembling. Denga
akukan sisi lain pekerjaan pemeliharaan jaringan rutin yang harus metode inject arus ini diharapkan mampu memperba
, tetapi tetap dilaksanakan juga memerlukan efisien dalam tahanan kontak SF6 dan Vacuum CB sehingga batasa
ngalami pelaksanaannya. standard tercapai.
x Kebutuhan pengoperasian peralatan pemutus yang
ening. mudah dan aman
gan. x Peralatan pemutus pada pengaturan beban di sisi
pelanggan memerlukan Load Control untuk
membedakan pemakaian pada WBP dan LWBP.
tusan. Dalam mekanismenya memerlukan circuit breaker
sebagai pemutus aliran beban di sisi TM.
babkan
dengan x Dalam pelaksanaan pemadaman di percabangan satu
ngukur phasa dilakukan melalui FCO. Sesuai prosedur FCO
gan.
ut. satu Peralatan
x bentuk pemutus
efisiensi yangpada pengaturan
dilakukan beban di sisi Di
oleh Perusahaan.
akukan sisi lainpelanggan
pekerjaanmemerlukan
pemeliharaan Load untuk
Controlrutin
jaringan yang harus
, tetapi36 tetap membedakan
dilaksanakan pemakaian pada WBP dan
juga memerlukan LWBP.
efisien dalam Bidang Transmisi dan Distribusi
usan. Dalam mekanismenya memerlukan circuit breaker
ngalami pelaksanaannya.
sebagai pemutus aliran beban di sisi TM.
babkan x Kebutuhan pengoperasian peralatan pemutus yang
ening.
dengan x Dalam
mudahpelaksanaan
dan aman pemadaman di percabangan satu
ngukur phasa dilakukan melalui FCO. Sesuai prosedur FCO
gan. x Peralatan pemutus
ama 24 tidak diijinkan dilepaspada pengaturan dalam
atau dimasukkan bebankondisi
di sisi
pelanggan memerlukan Load Control untuk
berbeban. Dibutuhkan peralatan pemutus tegangan
membedakan
terdekat pemakaian
sebelum posisi FCOpada WBP dan
tersebut LWBP.
untuk
kendala
usan. Dalam mekanismenya memerlukan circuitdan
breaker
k APP keperluan meminimalkan daerah padam
sebagai
efisiensi pemutus aliran
waktu dalam beban di sisi TM.
pekerjaan.
knologi
babkan
stomer
dengan x Dalam pelaksanaan pemadaman di percabangan satu
emutus Ada
phasa beberapa
dilakukanmaterial
melalui yang
FCO.bersifat idle investment
Sesuai prosedur FCO
ngukur
li jarak dan masih bisa dimanfaatkan
tidak diijinkan agar bisadalam
dilepas atau dimasukkan dioptimalkan
kondisi
ama 24
kembaliberbeban.
dalam bentuk fungsi peralatan
Dibutuhkan yang lain,pemutus
diantaranya circuit
tegangan
pada sebelum
breakerterdekat kapasitorposisi
TM yang telah rusak
FCO tersebut untukpada sel
kendala
kapasitor atau kapasitor
keperluan meminimalkanyang daerah
tidak difungsikan.
padam dan Circuit
nk listrik
APP
tersebut
breakerefisiensi dimodifikasi untuk dimanfaatkan sebagai
knologi waktu dalam pekerjaan.
pemutus TM pada load control dan pemutus utama
stomer
percabangan satu phasa.
Ada beberapa material yang bersifat idle investment
emutus
P.
Dengan
dan masih bisamengaplikasikan
dimanfaatkan agar modifikasi CB bekas
bisa dioptimalkan
li jarak
untuk difungsikan
kembali dalam bentuk sebagai pemutus
fungsi yang lain,padadiantaranya
load control dan
circuit
pemutus pada
breaker utamakapasitor
percabangan, akan telah
TM yang menciptakan
rusak padaefisiensi
sel
biaya sekaligus
kapasitor mengurangi
atau kapasitor yangmaterial ATB gudangCircuit
tidak difungsikan. serta
n listrik mempermudah
breaker tersebut dan menyingkat
dimodifikasi untukwaktu saat pekerjaan
dimanfaatkan sebagai
gan.
pemeliharaan
pemutus yang load
TM pada membutuhkan
control dan pemadaman
pemutus utama pada
k pada percabangan satu phasa.
P.
oknum.

08
Dengan mengaplikasikan modifikasi CB bekas
k 8
untuk difungsikan sebagai pemutus pada load control dan
abkan pemutus utama percabangan, akan menciptakan efisiensi
Kode Salah: 1202008
satumengurangi
peralatan yang dimiliki Tim Inovator :
num. biaya sekaligus material ATBoleh PLN serta
gudang yang
Unit : Distribusi Jabar & Banten APD Bandung Pepen Effendi,
menyangkut
mempermudah dengan
dan keandalan
menyingkatsistem waktukelistrikan adalah
saat pekerjaan
gan. Judul : Metode Inject Arus Edi Sutard,
Circuit Breakeryang
pemeliharaan (CB). membutuhkan
CB ini dirancang mampu untuk
pemadaman pada
Untuk Perbaikan Tahanan Kontak PMT Nur Syamsiah
k pada memutuskan satu
percabangan arusphasa.
gangguan sesuai dengan ratingnya.
Katagori : Circuit Breakers Current Inject Contacts
oknum. Seringnya CB beroperasi memutuskan arus gangguan,
dimana dalam memutuskan arus gangguan tersebut terjadi
8
k
busur api (arc) didalam interuptor CB. Busur api yang
abkan
timbul Salah
akan mengakibatkan
satu peralatan deformasi
yang dimiliki padaoleh
kontak-kontak
PLN yang
num.
CB yang berdampak
menyangkut dengan munculnya
keandalan panassistemyang berkelanjutan,
kelistrikan adalah
sehinggaBreaker
Circuit menurunkan
(CB). kinerja
CB inidari CB. Karena
dirancang panas untuk
mampu yang
muncul akanarus
memutuskan mengurangi
gangguan tekanan
sesuai dengangas SF6 atau
ratingnya.
kevacuuman
Seringnya CB dalam interuptor
beroperasi CB.
memutuskan arus gangguan,
dimanaUntuk
dalammengatasi
memutuskan permasalahan
arus gangguan panas yang terjadi
tersebut timbul
pada interuptor
busur api (arc)SF6 atau Vacuum
didalam interuptor CBCB. salah satunya
Busur api dapat
yang
dilakukan
timbul akan dengan memperkecil
mengakibatkan tahanan
deformasi kontak
pada yang ada
kontak-kontak
didalam
CB yang interuptor
berdampakCB. Cara yang
munculnya panasdapat
yang dilakukan untuk
berkelanjutan,
memperbaiki
sehingga tahanan kontak
menurunkan padaCB.
kinerja dari SF6Karena
atau Vacuum
panas yang CB
adalah melalui
muncul akan metode inject arus,
mengurangi tekanankarenagas padaSF6interuptor
atau
SF6 dan Vacuum
kevacuuman tidak dapat
dalam interuptor CB. diassembling. Dengan
metodeUntuk injectmengatasi
arus ini diharapkan
permasalahan mampu
panasmemperbaiki
yang timbul
tahanan
pada kontakSF6
interuptor SF6ataudanVacuum
VacuumCBCBsalah sehingga
satunya batasan
dapat
standard
dilakukantercapai.
dengan memperkecil tahanan kontak yang ada
didalam interuptor CB. Cara yang dapat dilakukan untuk
memperbaiki tahanan kontak pada SF6 atau Vacuum CB
adalah melalui metode inject arus, karena pada interuptor
SF6 dan Vacuum tidak dapat diassembling. Dengan
metode inject arus ini diharapkan mampu memperbaiki
tahanan kontak SF6 dan Vacuum CB sehingga batasan
standard tercapai.
Bidang Transmisi dan Distribusi
37

09 Kode
Unit
: 1202009
: Distribusi Jabar Banten APJ Bogor
Tim Inovator :
Puspo Purbowo,
Judul : ALPIJAR (Alat Pelindung Isolator dan Jaringan) Heru,
Hari Setiono
Katagori : Insulators Insulating Materials
Overhead Lines Medium Voltage
9 11

Alam mempertahankan mutu keandalan pasokan Infrastruktur teknologi komunikasi merupakan tulan
Energi listrik, sering terjadi gangguan yang disebabkan punggung pada sistem Automatic Meter Reading (AMR
oleh kerusakan pada peralatan instalasi jaringan listrik TM komunikasi data yang umum digunakan adalah jaringa
20 kV, pohon, layang-layang, dan binatang sebagai Global Sistem Mobile (GSM).
9
penyebab utama gangguan Jaringan SUTM pada daerah- 11 Media komunikasi GSM saat ini yang digunakan pad
daerah tertentu yang sering terjadi gangguan pada isolator saat/titik tertentu komunikasinya masih sering tergangg
tumpu Alam mempertahankan
yang berhubungan dengan mutu keandalan
travers maupun pasokan
Ground, sehingga Infrastruktur
sistem teknologi
kontrol AMR komunikasi
tidak merupakan
berfungsi tulan seca
Energi
untuk itulistrik,
kami sering
membuat terjadi
suatu gangguan
alat isolasi yangyangdisebabkan
berfungsi punggung
maksimal pada dan sistem
beberapa Automatic
provider Meter Reading
telah (AMR
menyataka
oleh kerusakan
melindungi pada peralatan
jaringan yang dapat instalasi jaringan terjadinya
mencegah listrik TM komunikasi
membatasi untuk data yang
mediaumum digunakan
komunikasi data,adalah jaringai
disamping
20 kV, pohon,
gangguan tersebut.layang-layang, dan binatang sebagai Global Sistemsewa
pengeluaran Mobilerutin
(GSM).
bulanan pulsa GSM masih cuku
penyebab utama gangguan
Metodologi Jaringan
yang dilakukan SUTMmemanfaatkan
dengan pada daerah- Media komunikasi
tinggi, sehingga GSM saat
adanya alternatif ini yang digunakan
komunikasi yang lebihpad ba
daerah tertentu yang
literatur-literatur sertasering terjadilapangan
observasi gangguan pada isolator
sehingga yang saat/titik
dan handal, tertentu komunikasinya
tentu dengan biaya yang masih seringmungkin.
serendah tergangg
tumpu yang berhubungan
direncanakan dengan
dapat tepat guna sertatravers maupun Ground,
efisien. sehingga Power sistem Linekontrol
CarrierAMR(PLC) tidak adalah
berfungsiteknoloseca
untuk ituAlatkami
ini membuat
kami buatsuatu alat isolasi
sesederhana yang berfungsi
mungkin dengan maksimal
telekomunikasi dandata beberapa provider telah
yang memanfaatkan menyataka
jaringan teganga
melindungi
memanfaatkan jaringan
bahan yang dapat mencegah
serat kaca/fiber terjadinya
yang di desain dan membatasi
listrik sebagai untuk
media media komunikasi
komunikasi, data, disamping
PLN (Persero) khususnyi
gangguan
dibuat sendiritersebut.
sesuai kostruksi jaringan di lapangan. Alat ini pengeluaran
PLN Distribusi sewaJakarta
rutin bulanan
Raya pulsa dan GSM masih cuku
Tangerang yan
sudah Metodologi
di ujicoba yang dan dilakukan dengan memanfaatkan
diimplementasikan di beberapa tinggi,
mempunyaisehingga adanya alternatif
infrastruktur komunikasi
jaringan listrik TeganganyangMenenga
lebih ba
literatur-literatur
tempat yang mempunyai serta observasi
jumlahlapangan sehingga tinggi
angka gangguan yang dan
(MV)handal, tentu dengan
dan Tegangan biaya yang
Rendah (LV) serendah mungkin.
dapat memanfaatka
direncanakan
dan hasilnya dapat cukuptepat guna serta
signifikan untukefisien.
menurunkan angka teknologi Power ini, Line
selainCarrier (PLC) adalah
keandalannya sesuai teknolo
denga
gangguan Alatakibat
ini kami buatdiatas.
tersebut sesederhana mungkin dengan telekomunikasi
jaringan listrik yang data dipasok
yang memanfaatkan
juga tidak perlu jaringan teganga
mengeluarka
memanfaatkan bahan serat kaca/fiber yang di desain dan listrik
biaya sebagai
bulanan. media komunikasi, PLN (Persero) khususny

10
dibuat sendiri sesuai kostruksi jaringan di lapangan. Alat ini PLN Distribusi
Area Pelayanan Jakarta(APL) Raya
Bulungandan sebagai
Tangerangsalah yan sa
sudah di ujicoba dan diimplementasikan di beberapa mempunyai
unit di PT. infrastruktur
PLN (Persero) jaringan listrik Tegangan
Distribusi Jakarta Menenga
Raya da
tempat
10Kode yang mempunyai jumlah angka gangguan tinggi (MV) dan Tegangan
Tangerang, memanfaatkan Rendah (LV) AMR
sistem dapat PLC
memanfaatka
ini untu
: 1202010 Tim Inovator :
dan hasilnya cukup signifikan untuk menurunkan angka teknologi
proses ini, selain
pengawasan dan keandalannya
pengontrolan sesuai denga
pemakaian Ener
Unit : Distribusi Jakarta & Tangerang Dwiono Sn., Deni Kurniadi, Dwidodo,
gangguan akibat
Terkait tersebut
dengan diatas.
sudah adanya safety manual berupa jaringan
Listrik olehlistrik
para yang dipasok jugaHal
pelanggannya. tidak perlu mengeluarka
ini dilakukan menging
Area Pengatur Distribusi Andree Ardian, Rudi Wardoyo ,
gembok yang terpasang di masing-masing PMS (Pemisah) biaya
banyak bulanan.
pelanggan Bisnis dan VIP (pelanggan rumah tangg
Judul : Automatic Safety Protection (ASP) Reza D Surianegara
di penyulangPenyulang
type konvensional (open type) 20 kV yang
20kV Konvensional
Area Pelayanan
daya besar) yang perlu (APL)penggunaan
Bulungan sebagai energi salah sa
listrikny
belum sempurna
Katagori : karena masih
Protection adanya kesalahan
Interlocking Safety manuver
unit
dipantaudi PT.secaraPLN (Persero)
kontinyu Distribusi
dan akurat JakartajugaRaya da
priva
10
(kegiatan memasukkan atau mengeluarkan peralatan Tangerang,
pelanggan tidak memanfaatkan
terganggu dengansistem AMR adanyaPLC parainipetuga
untu
jaringan) yang akibat kelalaian petugas melaksanakan proses
pencatatpengawasan
meter. dan pengontrolan pemakaian Ener
urutan Terkait
manuver,dengan sudahdiperlukan
maka adanya safety denganmanual berupa
peralatan Listrik oleh
PondokparaIndah
pelanggannya. Hal ini pelanggan
adalah wilayah dilakukan menging
VIP yan
gembok yang terpasang
inovatif sehingga di masing-masing
menambah keamanan PMS (Pemisah)
dan mencegah banyak
dicanangkanpelanggansebagaiBisnis dan VIPEtalase
kawasan (pelangganPrimarumah
(KEP)tangg yan
di penyulangmanuver
kesalahan type konvensional
oleh petugas. (open Peralatan
type) 20 kVinovatifyang daya
pertama besar)
dipasang yangMeterperlu penggunaan
Elektronik energi teknolo
menggunakan listrikny
belum
dimaksud sempurna
adalahkarena masih adanya
pengaman tambahan kesalahan manuver
yang berfungsi dipantau
sistem AMRsecara PLC yang kontinyu dan akurat menggunaka
media komunikasinya juga priva
(kegiatan memasukkan
sebagai interlock antara PMSataudanmengeluarkan
PMT (Pemutusperalatan Tenaga) pelanggan
jaringan tegangantidak terganggu
menengah dengan
(TM) 20 adanya
KV. para petuga
jaringan) yang akibat
yang kita namakan kelalaian petugas
ASP (Automatic melaksanakan
Safety Protection). pencatat meter.
urutan Bekerjanya
manuver, ASP makadirancang
diperlukan dengan
sesuai dengan peralatan
kondisi Pondok Indah adalah wilayah pelanggan VIP yan
inovatif
keluar dan sehingga
masuknyamenambah
PMT, maka keamanan apabila danPMTmencegahposisi dicanangkan sebagai kawasan Etalase Prima (KEP) yan
kesalahan
masuk, ASPmanuver oleh petugas. Peralatan
akan menginterlock/mengunci inovatif
PMS sehingga pertama dipasang Meter Elektronik menggunakan teknolo
dimaksud
tidak dapatadalah pengaman
dioperasikan. tambahan
Interlock akan non yangaktifberfungsi
apabila sistem AMR PLC yang media komunikasinya menggunaka
sebagai
PMT pada interlock
posisiantara
keluar.PMS dan PMT
Sebagai (Pemutus
peringatan awalTenaga)
ASP jaringan tegangan menengah (TM) 20 KV.
yang kita namakan
dilengkapi denganASP (Automatic
alaram Safety Protection).
dan lampu-lampu indikator
penunjuk Bekerjanya
posisi PMT ASPdandirancang
PMS. Alaram sesuai denganmemberi
berfungsi kondisi
keluar
peringatandan petugas
masuknya PMT,
atau maka apabila
seseorang apabila PMT memegang posisi
masuk,
handle PMS ASP akanyangmenginterlock/mengunci
dalam keadaan diinterlock PMSolehsehingga
ASP
tidak
supaya dapat
tidakdioperasikan.
mengoperasikan Interlock akan non aktif apabila
PMS tersebut.
PMT pada posisi keluar. Sebagai peringatan awal ASP
dilengkapi dengan alaram dan lampu-lampu indikator
penunjuk posisi PMT dan PMS. Alaram berfungsi memberi
peringatan petugas atau seseorang apabila memegang
handle PMS yang dalam keadaan diinterlock oleh ASP
yang kita namakan ASP (Automatic Safety Protection).
Bekerjanya ASP dirancang sesuai dengan kondisi
Bidang Transmisi dan Distribusi
38 keluar dan masuknya PMT, maka apabila PMT posisi
masuk, ASP akan menginterlock/mengunci PMS sehingga
tidak dapat dioperasikan. Interlock akan non aktif apabila
PMT pada posisi keluar. Sebagai peringatan awal ASP
dilengkapi dengan alaram dan lampu-lampu indikator
penunjuk posisi PMT dan PMS. Alaram berfungsi memberi
peringatan petugas atau seseorang apabila memegang
handle PMS yang dalam keadaan diinterlock oleh ASP
supaya tidak mengoperasikan PMS tersebut.

Kode
Unit
: 1202011
: Distribusi Jakarta & Tangerang AP Bulungan
Tim Inovator : 11
Rudi Mulyadi Natakusuma, Samudya Prana,
Judul : Optimalisasi Infrastuktur Jaringan Tegangan Sunaryo, Almanto, Suryana,
Menengah 20 kV Untuk Media Komunikasi Data AMR Dewan Komaruzaman
Katagori : Communication Medium Voltage
Power Line Carrier
11

asokan Infrastruktur teknologi komunikasi merupakan tulang-


babkan punggung pada sistem Automatic Meter Reading (AMR),
trik TM komunikasi data yang umum digunakan adalah jaringan
sebagai Global Sistem Mobile (GSM).
daerah- Media komunikasi GSM saat ini yang digunakan pada
isolator saat/titik tertentu komunikasinya masih sering terganggu
Ground, sehingga sistem kontrol AMR tidak berfungsi secara
erfungsi maksimal dan beberapa provider telah menyatakan
jadinya membatasi untuk media komunikasi data, disamping itu
pengeluaran sewa rutin bulanan pulsa GSM masih cukup
faatkan tinggi, sehingga adanya alternatif komunikasi yang lebih baik
a yang dan handal, tentu dengan biaya yang serendah mungkin.
Power Line Carrier (PLC) adalah teknologi
dengan telekomunikasi data yang memanfaatkan jaringan tegangan
ain dan listrik sebagai media komunikasi, PLN (Persero) khususnya
Alat ini PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang yang
berapa mempunyai infrastruktur jaringan listrik Tegangan Menengah
n tinggi (MV) dan Tegangan Rendah (LV) dapat memanfaatkan
angka teknologi ini, selain keandalannya sesuai dengan
jaringan listrik yang dipasok juga tidak perlu mengeluarkan
biaya bulanan.
Area Pelayanan (APL) Bulungan sebagai salah satu
unit di PT. PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan
Tangerang, memanfaatkan sistem AMR PLC ini untuk
proses pengawasan dan pengontrolan pemakaian Energi
berupa Listrik oleh para pelanggannya. Hal ini dilakukan mengingat
emisah) banyak pelanggan Bisnis dan VIP (pelanggan rumah tangga
V yang daya besar) yang perlu penggunaan energi listriknya
anuver dipantau secara kontinyu dan akurat juga privacy
ralatan pelanggan tidak terganggu dengan adanya para petugas
anakan pencatat meter.
ralatan Pondok Indah adalah wilayah pelanggan VIP yang
ncegah dicanangkan sebagai kawasan Etalase Prima (KEP) yang
inovatif pertama dipasang Meter Elektronik menggunakan teknologi
erfungsi sistem AMR PLC yang media komunikasinya menggunakan
enaga) jaringan tegangan menengah (TM) 20 KV.
n).
kondisi
posisi
ehingga
apabila
al ASP
ndikator
Bidang Transmisi dan Distribusi
39

12Kode
Unit
: 1202012
: Distribusi Jakarta & Tangerang
Tim Inovator :
Lugito Nurwahono, Setiyawan, Sriyadi,
Judul : Pengembangan RTU PC ILE-S3-DJT Enda Rohenda
Sebagi RTU Konsentrator Multi Protokol Untuk
Meningkatkan Kinerja Sistem Scada
Katagori : Electronic Devices SCADA
12 13

Perkembangan teknologi dibidang elektronik yang Masalah utama di sektor ketenagalistrikan nasion
berbasis IED (Intelegent Electronics Devices) pada peralatan yang sedang dihadapi saat ini adalah terjadiny
RTU (Remote Terminal Unit) dan relay proteksi semakin pesat , keterbatasan kapasitas pembangkit, dan masalah ener
hal ini ditandai oleh munculnya bermacam-macam tipe serta primer baik harga maupun ketersediaan pasokan tenag
merk dari pabrikan yang beredar dipasaran . Melihat kondisi listrik. PT. PLN (Persero) Disjaya dan Tangeran
jaringan ketenagalistrikan yang semakin kompleks serta tuntutan mengalami keterbatasan energi, untuk mengatasi h
ketersediaaan informasi maka diperlukan suatu sistem yang tersebut diberlakukan Surat Keputusan Bersama 5 Mente
dapat mengontrol dan mengakuisisi data secara cepat dan (SKB 5M) mengenai load shifting. Dalam pelaksanaanny
akurat (realtime). Peralatan yang digunakan untuk mengontrol terdapat kendala-kendala teknis yang mengakibatka
kondisi jaringan ketenagalistrikan saat ini sudah banyak yang pelaksanaan load shifting tersebut kurang optim
berbasis Intelegent Electronics Device tetapi fungsi dan sehingga Radio voice belum dapat RTU mengatasi ketidakseimbanaga
INOVASI MMI Operator
pengelolaannya masih bersifat sektoral dan belum terintegrasi ke pasokan tenaga Modem fsk listrik. Dari latarRTU Slave belakang tersebut per
dalam satu sistem sehingga transaksi data pada peralatan IED adanya Radio data
suatu LLC (Load Limited Controller) denga
tersebut masih dilakukan secara local . Hal lain yang menjadi memanfaatkan kWh meter elektronik digital.
Serial link RS-232
With HNZ 66-S-15
To MASTER via Serial link with
kendala adalah RTU dipasang pada gardu induk maupun gardu Tujuan HNZ 66-S-15/ dari optimalisasi kWH meter elektronik digit
IEC 60870-5-101/

distribusi yang tersebar sehingga memerlukan link komunikasi sebagai FIBER OPTIC LLC
DNP 3.0
(Load Limited ModemController)
To MASTER via Ethernet link
fsk
Radio voice
adalah untu
yang banyak untuk komunikasi ke pusat control. memanagewith IECDNP3Net keterbatasan
60870-5-104/
pasokan
4-link local slave
listrik yang dialami ole
Dari beberapa permasalahan tersebut penulis mencoba PT. PLN (Persero) Disjaya Via RS-232/RS-422/RS-485
With protocol:
dan Tangerang Radio data dan mendukun
untuk memberikan solusi yaitu dengan melakukan pelaksanaan Ethernet hub SKB
To Analog and Digital IO
With Modbus TCP/ DNP over 5 Menteri. Modbus
DNP 3.0 To remote slave
TCP
pengembangan dari karya inovasi yang telah kami buat tahun Optimalisasi kWh IEC 60870-5-101
IEC 60870-5-103
meter elektronik
With protocol
HNZ 66-S-15
: digital sebag
2006 (RTU ILE S3 DJT) sebagai fungsi Konsentrator multi MultipleLLC
Analog and Digital(Load Limited Controller) Modbus dilakukan dengan denga
For IEDs or Protection Relays
IO with different protocol DNP 3.0
protokol untuk otomatisasi gardu induk. Dengan mengoptimalkan impulse output yang ada di kWh met
IEC 60870-5-101

diimplementasikannya sistem konsentrator maka kerja dari elektronik digital dengan RS232 to RS485 menambahkan script yan
server SCADA semakin ringan dengan jumlah link komunikasi disimpan di flash memori kWh meter DLMS / IECtanpa
KWH Meter Electronic
62056 menggangg
semakin sedikit serta dapat difungsikan sebagai backup data dari sistem pengukuran dan aplikasi RS232 to RS485
yang sudah ada.
server SCADA. Konsentrator berfungsi melakukan Pole Mounted Dengan optimalisasi kWh meter elektronik digit
pengumpulan data dengan beberapa peralatan IED yang sebagai
Cubicle Motorized LLC (Load Limited Controller), diharapkan dap
terpasang di sel 20KV Gardu Induk sehingga data dapat membantu mengatasi ketidakseimbangan
MICOM P122 VAMP40 MC30 SEPAM 1000+ SIEMENS 7SJ600
ACTARIS LANDIS+GYR
SL7000 pasokan tenag
diintegrasikan ke dalam sistem SCADA antara lain : Relay listrik PT PLN (Persero)Relaydengan Proteksi kebutuhan tenaga listrik.
Proteksi, KWH Meter Electronic, Power Quality Meter.
Konsentrator ILE-S3-DJT memiliki kemampuan multi protokol
dimana 1 port komunikasi bisa difungsikan lebih dari 1 macam 14
protokol komunikasi.
Dengan pengembangan RTU menjadi fungsi Fenomena alam, menempelnya uap-uap air laut pad
konsentrator ini diharapkan sistem SCADA dapat terintegrasi peralatan jaringan distribusi yang dibarengi dengan cuac
dengan semua peralatan yang dioperasikan untuk jaringan suhu udara panas maka terjadilah penggaraman.
tenaga listrik menuju Substation Automation dengan harga yang Dengan kondisi tersebut di atas, tentu saja bis
relatif lebih terjangkau sehingga perusahaan dapat menekan mempengaruhi keandalan dari peralatan yang ada pad
efisiensi biaya investasi dan operasi dengan tanpa mengganggu jaringan distribusi 20 kV terpasang, sehingga tidak jarang aka
kehandalan sistem SCADA pengedalian tenaga listrik, dan mengakibatkan terjadinya gangguan pada peralatan-peralata
mengurangi angka SAIDI. Selain itu RTU existing yang jaringan tersebut, dimana salah satu kendala gangguan yan
populasinya masih banyak dapat dipertahankan untuk dapat terjadi di lapangan, terlihatnya loncatan bunga api pada titi
komunikasi dengan master station baru dengan menggunakan titik pengikat lilitan antara kawat conduktor jenis A3CO
protokol komunikasi standar internasional. Data pengukuran dan dengan isolator tumpu.
transaksi energi dapat diperoleh lebih cepat dan akurat sehingga Untuk menyikapi agar loncatan bunga api pada titik-ti
dapat membantu manajemen untuk memperoleh data yang pengikat lilitan antara kawat conduktor jenis A3COC denga
diperlukan dalam tingkat mutu pelayanan terhadap pelanggan. isolator tumpu tidak terjadi, maka dirancang dan dibuatla
suatu material yang bentuknya mengacu pada material PDK
TM yaitu Live Line Conduktor (LLC), dimana fungsi da
material ini sama dengan sebelumnya, yaitu sebagai pengik
antara kawat conduktor dengan isolator tumpu dan hany
bentuk dari material ini saja dirubah, disini tidak lagi memak
Bidang Transmisi dan Distribusi
40

Kode
Unit
: 1202013
: Distribusi Jakarta & Tangerang AJ Gambir
Tim Inovator :
Umu Ngaisiyah, Adi Dwi Laksono,
13
Judul : Optimalisasi kWh Meter Elektronik Digital Fajar Aringgaraksa, Muklis Wahid, Adryani
Sebagai LLC (Load Limited Controller)
Katagori : Watt-hour Meters Load Controllers

13

yang Masalah utama di sektor ketenagalistrikan nasional


eralatan yang sedang dihadapi saat ini adalah terjadinya
pesat , keterbatasan kapasitas pembangkit, dan masalah energi
e serta primer baik harga maupun ketersediaan pasokan tenaga
kondisi listrik. PT. PLN (Persero) Disjaya dan Tangerang
untutan mengalami keterbatasan energi, untuk mengatasi hal
m yang tersebut diberlakukan Surat Keputusan Bersama 5 Menteri
pat dan (SKB 5M) mengenai load shifting. Dalam pelaksanaannya
ngontrol terdapat kendala-kendala teknis yang mengakibatkan
ak yang pelaksanaan load shifting tersebut kurang optimal
si dan sehingga belum dapat mengatasi ketidakseimbanagan
grasi ke pasokan tenaga listrik. Dari latar belakang tersebut perlu
an IED adanya suatu LLC (Load Limited Controller) dengan
menjadi memanfaatkan kWh meter elektronik digital.
n gardu Tujuan dari optimalisasi kWH meter elektronik digital
munikasi sebagai LLC (Load Limited Controller) adalah untuk
memanage keterbatasan pasokan listrik yang dialami oleh
encoba PT. PLN (Persero) Disjaya dan Tangerang dan mendukung
lakukan pelaksanaan SKB 5 Menteri.
at tahun Optimalisasi kWh meter elektronik digital sebagai
or multi LLC (Load Limited Controller) dilakukan dengan dengan
Dengan mengoptimalkan impulse output yang ada di kWh meter
rja dari elektronik digital dengan menambahkan script yang
munikasi disimpan di flash memori kWh meter tanpa mengganggu
ata dari sistem pengukuran dan aplikasi yang sudah ada.
lakukan Dengan optimalisasi kWh meter elektronik digital
yang sebagai LLC (Load Limited Controller), diharapkan dapat
dapat membantu mengatasi ketidakseimbangan pasokan tenaga
: Relay listrik PT PLN (Persero) dengan kebutuhan tenaga listrik.
Meter.
protokol
macam 14

fungsi Fenomena alam, menempelnya uap-uap air laut pada


ntegrasi peralatan jaringan distribusi yang dibarengi dengan cuaca
aringan suhu udara panas maka terjadilah penggaraman.
ga yang Dengan kondisi tersebut di atas, tentu saja bisa
enekan mempengaruhi keandalan dari peralatan yang ada pada
ganggu jaringan distribusi 20 kV terpasang, sehingga tidak jarang akan
ik, dan mengakibatkan terjadinya gangguan pada peralatan-peralatan
g yang jaringan tersebut, dimana salah satu kendala gangguan yang
k dapat terjadi di lapangan, terlihatnya loncatan bunga api pada titik-
unakan titik pengikat lilitan antara kawat conduktor jenis A3COC
ran dan dengan isolator tumpu.
ehingga Untuk menyikapi agar loncatan bunga api pada titik-titik
a yang pengikat lilitan antara kawat conduktor jenis A3COC dengan
ggan. isolator tumpu tidak terjadi, maka dirancang dan dibuatlah
suatu material yang bentuknya mengacu pada material PDKB-
TM yaitu Live Line Conduktor (LLC), dimana fungsi dari
material ini sama dengan sebelumnya, yaitu sebagai pengikat
antara kawat conduktor dengan isolator tumpu dan hanya
or multi LLC (Load Limited Controller) dilakukan dengan dengan
Dengan mengoptimalkan impulse output yang ada di kWh meter
rja dari Bidang Transmisi
elektronik dan menambahkan
digital dengan Distribusi script yang
41

14
munikasi disimpan di flash memori kWh meter tanpa mengganggu
ata dari sistem pengukuran dan aplikasi yang sudah ada.
lakukan Dengan optimalisasi kWh meter elektronik digital
Kode : 1202014 Tim Inovator :
yang sebagai LLC (Load Limited Controller), diharapkan dapat
Unit : Distribusi Bali I Made Medi Karmita,
dapat membantu mengatasi ketidakseimbangan pasokan tenaga
Judul : Live Line Conduktor Clamps I Gst. Pt. Agus Winendra,
: Relay listrik PT PLN (Persero) dengan kebutuhan tenaga listrik.
I Ketut Andi Arta
Meter. Katagori : Live-Line Conductors Clamping
protokol
macam 14

fungsi Fenomena alam, menempelnya uap-uap air laut pada


ntegrasi peralatan jaringan distribusi yang dibarengi dengan cuaca
aringan suhu udara panas maka terjadilah penggaraman.
ga yang Dengan kondisi tersebut di atas, tentu saja bisa
enekan mempengaruhi keandalan dari peralatan yang ada pada
ganggu jaringan distribusi 20 kV terpasang, sehingga tidak jarang akan
ik, dan mengakibatkan terjadinya gangguan pada peralatan-peralatan
g yang jaringan tersebut, dimana salah satu kendala gangguan yang
k dapat terjadi di lapangan, terlihatnya loncatan bunga api pada titik-
unakan titik pengikat lilitan antara kawat conduktor jenis A3COC
ran dan dengan isolator tumpu.
ehingga Untuk menyikapi agar loncatan bunga api pada titik-titik
a yang pengikat lilitan antara kawat conduktor jenis A3COC dengan
ggan. isolator tumpu tidak terjadi, maka dirancang dan dibuatlah
suatu material yang bentuknya mengacu pada material PDKB-
TM yaitu Live Line Conduktor (LLC), dimana fungsi dari
material ini sama dengan sebelumnya, yaitu sebagai pengikat
antara kawat conduktor dengan isolator tumpu dan hanya
bentuk dari material ini saja dirubah, disini tidak lagi memakai
konstruksi sistim lilitan, melainkan memakai konstruksi sistim
jepitan. hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya Induksi
sendiri, dan disamping itu dalam pembuatan alat ini tidak akan
mengurangi fungsi dari material sebelumnya.
Untuk cara pemasangannya, karena material ini
menyerupai material PDKB-TM, yaitu Live Line Conduktor
(LLC), dengan ditambahkan clamp penjepit yang nantinya
dipasang pada leher isolator tumpu, sehingga saat
pelaksanaan pekerjaan pemasangannya tidak akan
melakukan pemadaman penyulang.
Dengan gambar dan sketsa dari material tersebut,
kemudian disempurnakan lagi dengan tambahan masukan dari
personil PDKB-TM maupun dari personil Operasi Distribusi
serta berbagai pihak lainnya, oleh Tim PDKB-TM PT PLN
(Persero) Distribusi Bali Area Jaringan Bali Utara
dilaksanakanlah uji coba material yang dimaksud dengan
ditunjang peralatan-peralatan PDKB-TM dalam pelaksanaan
pekerjaan pemasangannya.
Dari hasil uji coba yang dilaksanakan dan dengan
melakukan beberapa kali perbaikan dari kekurangan-
kekurangannya maka material tersebut dapat dipergunakan,
dan disamping itu tidak terlihat lagi terjadi loncatan bunga
api, dengan demikian kerusakan pada isolasi conduktor
akan dapat dihindari begitu pula pengaruh terhadap losses.
Material tersebut kami sepakati diberi nama Live
Line Conductor Clamps (LLCC) yang artinya adalah
pengikat penjepit kawat conductor pada jaringan distribusi
20 kV.
Bidang Transmisi dan Distribusi
42

Kode
Unit
: 1202015
: Distribusi Bali AJ Bali Selatan
Tim Inovator :
I Gede Pasek Gunawan, I Nyoman Sugiarta,
15
Judul : Temporary Pin Insulator Putu Agus Cipta Kusuma, I Komang Wirawan
Putu Mastika, Made Harry Sukmawan
Katagori : Insulators
18
15
Perubahan Konfigurasi Island Operation denga
Isolator tumpu merupakan salah satu komponen Sensor Pembangkit Melalui Media PLC adala
utama dalam sistem distribusi tenaga listrik. Peremajaan memodifikasi island operation dengan mengat
isolator menjadi hal penting untuk dilakukan, dan pengaktifan Under Frequency Relay (UFR) melalui sens
diusahakan tidak terjadi pemadaman aliran listrik saat 18
pembangkitan untuk membentuk island operation sesu
15
proses pengerjaannya. Untuk menghindari terjadinya kondisi real time melalui Power Line Carrier (PLC) sebag
pemadaman ini maka peran serta PDKB TM sangatlah Perubahan sinyal
media pengiriman Konfigurasi
ke UFRIsland Operation denga
island operation.
IsolatorNamun
diperlukan. tumpu merupakan
masih terdapat salah satu komponen
kendala pada SensorPLTU Pembangkit Melalui Media
Ombilin merupakan PLC terbes
pembangkit adala
utama dalam isolator
penggantian sistem distribusi tenaga listrik.
tumpu khususnya padaPeremajaan
tiang trafo memodifikasi
dengan 43% dariisland
total Dayaoperation dengan
Mampu Netto (DMN) mengat
seluru
isolator
distribusi. menjadi hal penting
Untuk mengatasi masalahuntuk dilakukan,
tersebut, maka kamidan pengaktifan Under
pembangkit Frequency
yang berada dalamRelay (UFR)
salah satumelalui
dalam sens
islan
diusahakan tidak terjadi
membuat Temporary Pin pemadaman aliran adanya
Insulator. Dengan listrik saat
alat pembangkitan
operation untukSumbagteng.
Sistem membentuk island menjaga sesu
Untuk operation PLT
proses
tersebut, pengerjaannya.
sangat membantu Untuk menghindari terjadinya
dalam melaksanakan kondisi real
Ombilin tidak melalui
timetrip perluPower Line Carrier
penyesuaian beban (PLC) sebag
konsume
pemadaman
pekerjaan ini maka peran
pemeliharaan serta tumpu
isolator PDKB pada
TM tiang
sangatlah
trafo media pengiriman
dalam island operationsinyaltersebut.
ke UFR Namun
island operation.
demikian juga bi
diperlukan. Namunpelaksanaan
distribusi, sehingga masih terdapat
pekerjaankendala
menjadi pada
lebih PLTU PLTUOmbilinOmbilin merupakanmaka
tidak beroperasi pembangkit terbes
harus dilakuka
penggantian
aman dan isolator dapat tumpu khususnya
dihindarkan pada tiangakibat
pemadaman trafo dengan
penyesuain43% dari total beban
antara Daya Mampu konsumenNetto (DMN)
denganseluru un
distribusi.
pemeliharaan Untuk mengatasi
tersebut. Denganmasalah tersebut,pemadaman,
dihindarkan maka kami pembangkit
pembangkit untukyang menjaga
berada dalam salah satu
keberhasilan islanddalam islan
operation.
membuat
energi Temporary
listrik dapat tetap Pin Insulator.
disalurkan keDengan
pelangganadanya alat
PLN dan operation
SesuaiSistem
dengan Sumbagteng.
fakta tersebutUntuk
diatasmenjaga PLT
maka dibuatla
tersebut,
secara tidaksangat
langsungmembantu
dapat menjaga dalam melaksanakan
nama baik PLN. Ombilin
inovasi tidak
dengan trip tujuan
perlu penyesuaian beban konsume
untuk mempertahankan un
pekerjaan pemeliharaan isolator tumpu pada tiang trafo dalam island yang
pembangkit operation tersebut. Namun
berpartisipasi dalam demikian juga bi
Island Operatio

16
distribusi, sehingga pelaksanaan pekerjaan menjadi lebih PLTU Ombilinkeberhasilan
dan menjaga tidak beroperasi maka harus
terbentuknya island didilakuka
Siste
aman dan dapat dihindarkan pemadaman akibat penyesuain
Sumbagteng. antara Manfaatbeban konsumen
inovasi untuk dengan
mempercep un
pemeliharaan
16Kode tersebut. Dengan dihindarkan pemadaman, pembangkit
recovery untuk
dan menjaga keberhasilan
meminimalisir ENS islandNot
(Energy operation.
Serve
: 1202016 Tim Inovator :
energi listrik dapat tetap disalurkan ke pelanggan PLN dan apabila Sesuai dengan
terjadi faktaOperation
tersebut diatas
sertamaka dibuatla
menghinda
Unit : Distribusi Bali AJ Bali Selatan Anton Noloproyo, R.Island
Arief Prawiro,
secara Konduktor
tidak langsung dapat
AAAC-S menjaga
(All nama
Aluminium baikConductors
Alloy PLN. inovasi dengan
pengoperasian unittujuan untukdengan
pembangkit mempertahankan
bahan bakar yan un
Judul : Mencegah Partial Discharge Pada Ikatan AAAC-S Utomo, Indra Baskara,
XLPE Sheated) saat Menggunakan
ini banyak digunakan karena memiliki pembangkit
mahal. yang
lebihRahmana berpartisipasi dalam Island Operatio
Dengan TIE WIRE-SA Rian Hidayat, Agus Aryadi,
beberapa dan menjaga
Inovasi keberhasilan
ini sangat terbentuknya island di Siste
ideal untuk diterapkan pad
Katagori :kelebihan
Conductors dibandingkan
Wires dengan konduktor
Live-Line Wayan Ary Suyanto
AAAC, seperti dapat menghindari terjadinya gangguan Sumbagteng.
pengaturan operasi Manfaatsistem inovasi untukisland
pada saat mempercep
operatio
16
pada penyulang yang diakibatkan oleh dahan pohon, dan recovery dan meminimalisir
seperti di Sistem Sumbagteng. ENS (Energy Not Serve
layang layang. Namun dibeberapa tempat ikatan isolator apabila terjadi Island Operation serta menghinda
tumpu Konduktor
pada jaringan AAAC-SAAAC-S (All mengalami
Aluminium AlloypartialConductors
discharge pengoperasian unit pembangkit dengan bahan bakar yan
XLPE Sheated) muatan
atau pelepasan saat ini banyak digunakan karena memiliki lebih mahal.
beberapa Untukkelebihan
mencegah dibandingkan
terjadinya partialdengandischarge
konduktor di 19 Inovasi ini sangat ideal untuk diterapkan pad
AAAC, seperti dapat
ikatan isolator tumpumenghindari
pada jaringan terjadinya
AAAC-Sgangguan
kami pengaturan operasi sistem pada saat island operatio
pada
membuatpenyulang
materialyang diakibatkan
yang kami beri olehnama
dahanTie pohon,
Wire-SAdan seperti
- di Sistem Sumbagteng.
layang
(Selang Asbes).
layang. Namun
Materialdibeberapa tempat
ini terdiri dari duaikatan
buah isolator
bagian
tumpu
yaitu tiepada
wire jaringan
yang selama AAAC-S mengalami
ini digunakan partial
oleh discharge
tim PDKB-TM
atau
untukpelepasan
mengikat muatan
konduktor pada isolator tumpu, dan dua 20
Untuk mencegah
buah selongsong terjadinya
yang terbuat dari partial
selang discharge
asbes yang di 19
ikatan isolator
selama tumpu untuk
ini digunakan padamencegah
jaringan hubungAAAC-Ssingkatkami Pada sistem distribusi dan proteksi tenaga listrik 2
membuat material yang kami
pada sambungan-sambungan beripada
kawat nama Tie Wire-SA
dynamo. -kV dikenal peralatan proteksi yang berfungsi untu
(SelangTieAsbes).
Wire-SA Material ini terdiri
telah diuji dari dipasang
coba atau dua buah dibagiantujuh menjaga kestabilan dan keandalan sistem distribusi listr
yaitu tieyang
lokasi wire berbeda
yang selama padainijaringan
digunakan oleh timyang
AAAC-S, PDKB-TMtelah yang bernama UFR (Under Frekuensi Rele), salah sa
untuk
dipasangmengikat
selama konduktor
kurang pada lebihisolator
satu tumpu,
tahun, dan dua
setelah 20
jenis peralatan pengganti yang berfungsi sebagai UF
buah selongsong
melakukan pengecekanyang kembali
terbuat tie dariwire-SA
selangdalam
asbeskondisi
yang adalah Panel Kontrol pelepasan dan pemasukan CB/PM
selama
yang baikinidandigunakan
tidak terjadiuntuk mencegah
partial discharge hubung singkat
pada jaringan 20 kV.PadaPadasistem
jenis distribusi
ini panel dan proteksi
kontrol dapattenaga listrikda
melepas 2
pada sambungan-sambungan kawat pada dynamo.
AAAC-S. kV dikenal peralatan
memasukkan CB/PMT 20proteksi yangmetode
kV dengan berfungsi untu
penekana
Tie
DariWire-SA
segi manfaattelah yang
diuji coba atau baik
diperoleh dipasang
dari sisidi tujuh menjaga
tombol offkestabilan
dan on yang danterdapat
keandalan sistem distribusi
di permukaan depan panlistr
lokasi yang
finansial dan berbeda padatiejaringan
non finansial, wire-SAAAAC-S,
bermanfaat yang
untuk telah yang bernama
kontrol dengan UFR (Under
terlebih Frekuensi
dahulu melihat Rele),
kondisisalah
frekuen sa
dipasang selama kurang
mencegah terjadinya lebih satu
partial discharge padatahun,
konduktorsetelah jenis
sistemperalatan
kelistrikanpengganti yang (frekuensi
yang terendah berfungsi meter
sebagaidanUF vo
melakukan pengecekan
AAAC-S di ikatan isolatorkembali
tumpu. tie wire-SA dalam kondisi adalah Panel Kontrol
meter terpasang pelepasan depan
di permukaan dan pemasukan CB/PM
panel kontrol) da
yang baik dan tidak terjadi partial discharge pada jaringan 20 kV. Pada jenis ini panel kontrol dapat
saling berkoordinasi dengan pusat sumber tenaga listrmelepas da
AAAC-S. memasukkan CB/PMT
(Pembangkit/PLTD) 20 kVterjadi
apabila dengan metode
derating penekana
daya mamp
Dari segi manfaat yang diperoleh baik dari sisi tombol off dan
sistem atau on yangpada
gangguan terdapat di permukaan
mesin pembangkit.depan pan
selamaUntuk mencegahuntuk
ini digunakan terjadinya
mencegah partial discharge
hubung singkatdi 19 Pada sistem distribusi dan proteksi tenaga listrik 2
ikatan isolator tumpu padakawat
pada sambungan-sambungan jaringan AAAC-S kami
pada dynamo. kV dikenal peralatan proteksi yang berfungsi untu
Bidang
membuat Transmisi
material telah dan
yang diuji Distribusi
kami beri nama Tie Wire-SA -menjaga kestabilan dan keandalan sistem distribusi
Tie Wire-SA coba atau dipasang di tujuh 43 listr
(Selang
lokasi yang Asbes). Material
berbeda padainijaringan
terdiri dari dua buah
AAAC-S, yangbagian
telah yang bernama UFR (Under Frekuensi Rele), salah sa
yaitu tie wire
dipasang yang selama
selama kurangini digunakan
lebih satuoleh tim PDKB-TM
tahun, setelah jenis peralatan pengganti yang berfungsi sebagai UF
untuk mengikat
melakukan konduktor
pengecekan pada tie
kembali isolator
wire-SAtumpu,
dalamdan dua
kondisi 20
adalah Panel Kontrol pelepasan dan pemasukan CB/PM
buah selongsong
yang baik dan tidakyang terjaditerbuat
partialdari selangpada
discharge asbes yang
jaringan 20 kV. Pada jenis ini panel kontrol dapat melepas da
selama
AAAC-S.ini digunakan untuk mencegah hubung singkat Pada sistem
memasukkan CB/PMT distribusi
20 kVdan proteksi
dengan tenaga
metode listrik 2
penekana
pada sambungan-sambungan
Dari segi manfaat yang kawat pada
diperoleh dynamo.
baik dari sisi kV
tomboldikenal
off danperalatan
on yang terdapatproteksidi permukaan
yang berfungsidepan untu
pan
finansialTiedanWire-SA telah diuji
non finansial, coba atau
tie wire-SA dipasang untuk
bermanfaat di tujuh menjaga kestabilan
kontrol dengan dan dahulu
terlebih keandalan sistem
melihat distribusi
kondisi listr
frekuen
lokasi
mencegah yangterjadinya
berbeda partial
pada discharge
jaringan AAAC-S,
pada konduktoryang telah yang
sistembernama
kelistrikan UFRyang(Under Frekuensi
terendah (frekuensiRele), salah
meter dan sa vo
dipasang
AAAC-S di selama kurang
ikatan isolator tumpu.lebih satu tahun, setelah jenis
meter peralatan
terpasangpengganti
di permukaan yangdepan
berfungsi
panelsebagai
kontrol) UF da
melakukan pengecekan kembali tie wire-SA dalam kondisi adalah Panel Kontrol dengan
saling berkoordinasi pelepasan dansumber
pusat pemasukantenagaCB/PMlistr
yang baik dan tidak terjadi partial discharge pada jaringan 20 kV. Pada jenis ini
(Pembangkit/PLTD) panelterjadi
apabila kontrolderating
dapat melepas
daya mamp da

17
AAAC-S. memasukkan CB/PMTpada
sistem atau gangguan 20 kV dengan
mesin metode penekana
pembangkit.
17 Dari segi manfaat yang diperoleh baik dari sisi tombol Hampir
off dan onsama yang terdapat
seperti UFR di (Under
permukaan depan Rele
Frekuensi pan
finansial dan non finansial, tie wire-SA bermanfaat untuk kontrol
panel dengan
kontrol ini terlebih
dalam dahulupelepasan
proses melihat kondisi
dan frekuen
pemasuka
Kode : 1202017 Tim Inovator :
mencegah terjadinya partial discharge dalampada konduktorsuatu sistem
CB/PMT kelistrikan
20 kV adalahyang terendah (frekuensitegangan
menghubungkan meter danlistr vo
Unit Salah satu permasalahan
: PIKITRING JBN membangun Ir. Imam Wicaksono,
AAAC-S
proyek di
Judul transmisi
ikatan(SUTT
: Desain
isolator tumpu.
Tower&Spesial
SUTET) adalah masalah
Rectangular Pole lahan meter
Suwarta,
terpasang
yang standAh.T.,bye
di permukaan
tombol off paneldepan kontrol
panel kontrol)
ke coil da tr
untuk tapak tower, tertutama jika akan dibangun melewati saling
CB/PMT
Manontong
berkoordinasi
20S.kV atau didengan
Sondang, tombol on
ST
pusat
panel sumber
kontroltenaga listr
ke coil clos
wilayah
Katagori yang padat penduduk
: Poles Towers atau pun didaerah fasilitas (Pembangkit/PLTD)
CB/PMT 20 kV, ketika apabila
tombolterjadi
OFF atauderating daya mamp
ON ditekan mak
umum lainnya. Hal ini tidak perlu terjadi jika ada jalur sistem
CB/PMT atau20gangguan
kV akan pada mesin pembangkit.
beroperasi sesuai perinta
17
alternatif, tetapi jika tidak ada jalur lainnya maka disinilah Hampir
penekanan samadilakukan
yang seperti UFR oleh(Under
petugasFrekuensi
sistem Rele ata
perlu dikonsep suatu tower yang memungkinkan untuk panel
petugas kontrol ini dalam
terkait. proses pelepasan
Bersamaan dan pemasuka
dengan pelepasan da
dibangun Salah satu yang
di lahan permasalahan
cukup sempit. dalam membangun suatu CB/PMT
pemasukan 20 CB/PMT
kV adalah 20 menghubungkan
kV tersebut makateganganbeban siste listr
proyek Selama
transmisiini(SUTT & SUTET)ada
kita mengenal adalah masalah
2 jenis lahan
tower lattice yang
akan stand bye di
berkurang atautombol off panel
bertambah kontrol ke
sehingga coil tr
berdampa
untuk tapak
dan tower tower,
pole, tertutama
dalam jika akan
karya inovasi kalidibangun melewati
ini kami mencoba CB/PMT
terhadap 20 kV atau di
kestabilan dan tombol on panel
keandalan kontroltenaga
distribusi ke coil clos
listr
wilayah yang padat
mengawinkan keduapenduduk atau pun
karakteristik didaerah
jenis tower fasilitas
diatas CB/PMT
di sistem 20 kV, ketikaDitombol
kelistrikan. OFF
sisi lain ataukontrol
Panel ON ditekan mak
ini memil
umum
dalam lainnya.
satu desain Hal ini tidak perlu
sebagai salah terjadi jika ada yang
satu alternatif jalur CB/PMT
keunggulan20 dapat kVmempercepat
akan beroperasiwaktu prosessesuaipemasuka
perinta
alternatif,
selanjutnya tetapi jikasebagi
disebut tidak ada jalur lainnya
Rectangular Pole.maka disinilah penekanan
CB/PMT 20 kV yangtanpa dilakukan oleh petugas
berjalan menuju Kubikel TMsistem
20 kV. ata
perlu dikonsep suatu tower yang memungkinkan untuk petugas terkait. Bersamaan dengan pelepasan da
dibangun di lahan yang cukup sempit. pemasukan CB/PMT 20 kV tersebut maka beban siste
Selama ini kita mengenal ada 2 jenis tower lattice akan berkurang atau bertambah sehingga berdampa
dan tower pole, dalam karya inovasi kali ini kami mencoba terhadap kestabilan dan keandalan distribusi tenaga listr
mengawinkan kedua karakteristik jenis tower diatas di sistem kelistrikan. Di sisi lain Panel kontrol ini memil
dalam satu desain sebagai salah satu alternatif yang keunggulan dapat mempercepat waktu proses pemasuka
selanjutnya disebut sebagi Rectangular Pole. CB/PMT 20 kV tanpa berjalan menuju Kubikel TM 20 kV.

18 Kode
Unit
: 1202018
: P3B Sumatera
Tim Inovator :
Rukmito Ari Ardianto,
Judul : Perubahan Konfigurasi Island Operation Dengan Mudas Nafian,
Sensor Pembangkit Melalui Media PLC Zulfa Algeri
Katagori : Power Line Carrier Sensors
18

Perubahan Konfigurasi Island Operation dengan


mponen Sensor Pembangkit Melalui Media PLC adalah
majaan memodifikasi island operation dengan mengatur
, dan pengaktifan Under Frequency Relay (UFR) melalui sensor
k saat pembangkitan untuk membentuk island operation sesuai
jadinya kondisi real time melalui Power Line Carrier (PLC) sebagai
ngatlah media pengiriman sinyal ke UFR island operation.
pada PLTU Ombilin merupakan pembangkit terbesar
g trafo dengan 43% dari total Daya Mampu Netto (DMN) seluruh
a kami pembangkit yang berada dalam salah satu dalam island
ya alat operation Sistem Sumbagteng. Untuk menjaga PLTU
anakan Ombilin tidak trip perlu penyesuaian beban konsumen
g trafo dalam island operation tersebut. Namun demikian juga bila
di lebih PLTU Ombilin tidak beroperasi maka harus dilakukan
akibat penyesuain antara beban konsumen dengan unit
daman, pembangkit untuk menjaga keberhasilan island operation.
pada PLTU Ombilin merupakan pembangkit terbesar
g trafo dengan 43% dari total Daya Mampu Netto (DMN) seluruh
Bidang Transmisi dan Distribusi
a kami44 pembangkit yang berada dalam salah satu dalam island
ya alat operation Sistem Sumbagteng. Untuk menjaga PLTU
anakan Ombilin tidak trip perlu penyesuaian beban konsumen
g trafo dalam island operation tersebut. Namun demikian juga bila SKEMA LAMA ISLAND SUMBAGTENG

ISLAND PEKAN BARU


di lebih PLTU Ombilin tidak beroperasi maka harus dilakukan SMPAT
ISLAND BUKITTINGGI
KTPJG BNKNG GRDSK TLMBU

akibat penyesuain antara beban konsumen dengan unit


PDGLR PYBUH

MNJAU
150 KV 150 KV
150 KV 150 KV

daman, pembangkit untuk menjaga keberhasilan island operation.


30 MVA 30 MVA
20 MVA 31,5 MVA
20 MVA
PLTA 10 MVA
PLTA 20 KV 2X50 MVA 2X30 MVA
3X38 MW
4X17 MW
20 KV

LN dan Sesuai dengan fakta tersebut diatas maka dibuatlah


BAGAM PLTG
2X16 MW
20 KV
PLTA
3X3,5 MW

N. inovasi dengan tujuan untuk mempertahankan unit


RPRAT DURI DUMAI
BTSKR

LBALG SNKRK 30 MVA

pembangkit yang berpartisipasi dalam Island Operation


BBATU
150 KV
30 MVA
20&10 MVA 5 MVA

dan menjaga keberhasilan terbentuknya island di Sistem


PIP PLTA PS 10 MVA 30 MVA
4X43,75 MW

TLKTN BANGKO

Sumbagteng.
18 Manfaat inovasi untuk mempercepat
INDRG SOLOK SALAK
20 MVA

150 KV 150 KV

recovery dan meminimalisir ENS (Energy Not Served)


GI SEMEN 150 KV
PLIMO 1 2 3 4 5 6 150 KV
20 MVA 20 MVA B
PLTG
2X30 MVA
48 MW 3X30 MVA KLJAO
20 KV 20 KV MRBNG

apabilaPerubahan
terjadi Island Konfigurasi Island serta
Operation Operation menghindari
dengan
20 MVA
6,3 kV
SHARU A
2X20 MVA 20 KV
OMBLN MBLIAN
PS
ISLAND PADANG
ductors
mponen pengoperasian
Sensor unit pembangkit
Pembangkit Melalui denganMediabahan PLCbakaradalah
yang
30 MVA
2X42 MVA
PLTU
2 X 100 MW 150 KV

AUDRI

memiliki
majaan lebih mahal.
memodifikasi island operation dengan mengatur
30 MVA

PSLCH ISLAND JAMBI


nduktor
, dan Inovasi
pengaktifan Under ini Frequency
sangat ideal Relay untuk
(UFR) diterapkan
melalui sensorpada
ngguan
k saat pengaturan operasi
pembangkitan untuk sistem
membentuk pada island
saat operation
island operation
sesuai
on, dan
jadinya seperti di
kondisi Sistem
real Sumbagteng.
time melalui Power Line Carrier (PLC) sebagai

19
solator
ngatlah media pengiriman sinyal ke UFR island operation.
charge
pada PLTU Ombilin merupakan pembangkit terbesar
g trafo dengan 43% dari total Daya Mampu Netto (DMN) seluruh
arge di
kami 19Kode
pembangkit : 1202020
yang berada dalam salah satu dalam island Tim Inovator :
Unit : Wilayah Sumbar Cabang Bukit Tinggi A lat Uji MCB Rusjdi, Rudiana Nurhadian,
yakami
alat operation Sistem Sumbagteng. Untuk menjaga PLTU
Judul : Berbasis Komputer dan Pensaklaran Beban Diskrit Johan, Syafri D.,
Wire-SA
anakan -
Ombilin tidak trip perlu penyesuaian beban konsumen
Galuh Aditya
gbagian
trafo dalam island operation tersebut. Namun demikian juga bila
Katagori : Circuit Breakers Switches Test Apparatus
KB-TM
di lebih PLTU Ombilin tidak beroperasi maka harus dilakukan
an dua
akibat 20
penyesuain antara beban konsumen dengan unit
s yang
daman, pembangkit untuk menjaga keberhasilan island operation.
singkat
LN dan Pada sistem
Sesuai dengan distribusi dan proteksi
fakta tersebut diatastenaga listrik 20
maka dibuatlah
N. kV dikenal
inovasi dengan peralatan
tujuanproteksi
untuk yang berfungsi untuk
mempertahankan unit
di tujuh menjaga kestabilan
pembangkit dan keandalan
yang berpartisipasi sistem
dalam distribusi
Island listrik
Operation
g telah yangmenjaga
dan bernamakeberhasilan
UFR (Underterbentuknya
Frekuensi Rele), islandsalah
di Sistemsatu
setelah jenis peralatan Manfaat
Sumbagteng. pengganti inovasiyang berfungsi
untuk sebagai
mempercepat UFR
kondisi adalah Panel
recovery dan Kontrol pelepasan
meminimalisir ENSdan(Energy
pemasukan Not CB/PMT
Served)
aringan 20 kV. Pada
apabila terjadi jenisIsland
ini panel kontrol dapat
Operation serta melepas
menghindari dan
ductors memasukkan CB/PMT
pengoperasian 20 kV dengan
unit pembangkit denganmetode penekanan
bahan bakar yang
i
memiliki tombol
lebih off dan on yang terdapat di permukaan depan panel
mahal.
ntuk
nduktor kontrol Inovasi
dengan ini terlebih
sangat dahulu
idealmelihat
untuk kondisi
diterapkan frekuensi
pada
or
ngguan sistem kelistrikan
pengaturan operasi yang terendah
sistem pada (frekuensi
saat islandmeteroperation
dan volt
on, dan meter terpasang
seperti di permukaan depan panel kontrol) dan
di Sistem Sumbagteng.

20
solator saling berkoordinasi dengan pusat sumber tenaga listrik
charge (Pembangkit/PLTD) apabila terjadi derating daya mampu
sistem
Kode atau :gangguan
1202024 pada mesin pembangkit. Katagori :
rge di 19Unit Hampir sama KSKT
: Wilayah sepertiCabang
UFR (Under Frekuensi Rele),
Palangkaraya Panels Control Circuit Breakers
kami panel
Judul kontrol ini dalam proses
: Pemasangan pelepasan
Panel Kontrol Pelepasandan pemasukan
dan Pemasukan Tim Inovator :
n suatu
Wire-SA -CB/PMT 20 CB kV/ PMT
adalah 20 kVmenghubungkan tegangan
di Kantor Dinas Pelayanan Teknik listrik Victor M. Beslar, Nego Theo Rangin,
lahan
bagian yang stand bye PT PLN di (Persero)
tombolRanting
off panel
Sampitkontrol ke coil trip
Dalam Upaya Seto Dyana Sugeng
elewati
KB-TM CB/PMT 20 kV atau di tombol
Meningkatkan on panel
Keandalan kontrol ke
Sistem Kelistrikan coil close
Isolated Sampit
asilitas
an dua CB/PMT 20 kV, ketika tombol OFF atau ON ditekan maka
20
sa yang
jalur CB/PMT 20 kV akan beroperasi sesuai perintah
isinilah
singkat penekanan
Pada yangsistem dilakukan
distribusi dan olehproteksi
petugas sistem
tenaga listrikatau
20
untuk petugas
kV dikenalterkait. Bersamaan
peralatan proteksidengan pelepasan untuk
yang berfungsi dan
di tujuh pemasukan
menjaga CB/PMTdan
kestabilan 20 keandalan
kV tersebutsistem makadistribusi
beban sistem listrik
g lattice
telah akan bernama
yang berkurangUFR atau(Underbertambah
Frekuensi sehingga
Rele), berdampak
salah satu
encoba
setelah terhadap
jenis kestabilan
peralatan dan keandalan
pengganti distribusisebagai
yang berfungsi tenaga listrik
UFR
diatas
kondisi di sistem
adalah kelistrikan.
Panel Kontrol Di sisi lain Panel
pelepasan kontrol ini CB/PMT
dan pemasukan memiliki
f yang
aringan keunggulan
20 kV. Padadapat jenismempercepat
ini panel kontrol waktudapat
prosesmelepas
pemasukan dan
CB/PMT 20 kVCB/PMT
memasukkan tanpa berjalan
20 kV menuju
denganKubikel
metodeTM 20 kV.
penekanan
i tombol off dan on yang terdapat di permukaan depan panel
ntuk kontrol dengan terlebih dahulu melihat kondisi frekuensi
or sistem kelistrikan yang terendah (frekuensi meter dan volt
di tujuh menjaga kestabilan dan keandalan sistem distribusi listrik
g telah yang bernama UFR (Under Frekuensi Rele), salah satu
setelah Bidang
jenis Transmisi
peralatan danyang
pengganti Distribusi
berfungsi sebagai UFR 45
kondisi adalah Panel Kontrol pelepasan dan pemasukan CB/PMT
aringan 20 kV. Pada jenis ini panel kontrol dapat melepas dan
memasukkan CB/PMT 20 kV dengan metode penekanan
i tombol off dan on yang terdapat di permukaan depan panel
ntuk kontrol dengan terlebih dahulu melihat kondisi frekuensi
or sistem kelistrikan yang terendah (frekuensi meter dan volt
meter terpasang di permukaan depan panel kontrol) dan
saling berkoordinasi dengan pusat sumber tenaga listrik
(Pembangkit/PLTD) apabila terjadi derating daya mampu
sistem atau gangguan pada mesin pembangkit.
Hampir sama seperti UFR (Under Frekuensi Rele),
panel kontrol ini dalam proses pelepasan dan pemasukan
n suatu CB/PMT 20 kV adalah menghubungkan tegangan listrik
lahan yang stand bye di tombol off panel kontrol ke coil trip
elewati CB/PMT 20 kV atau di tombol on panel kontrol ke coil close
asilitas CB/PMT 20 kV, ketika tombol OFF atau ON ditekan maka
a jalur CB/PMT 20 kV akan beroperasi sesuai perintah
isinilah penekanan yang dilakukan oleh petugas sistem atau
untuk petugas terkait. Bersamaan dengan pelepasan dan
pemasukan CB/PMT 20 kV tersebut maka beban sistem
lattice akan berkurang atau bertambah sehingga berdampak
encoba terhadap kestabilan dan keandalan distribusi tenaga listrik
diatas di sistem kelistrikan. Di sisi lain Panel kontrol ini memiliki
f yang keunggulan dapat mempercepat waktu proses pemasukan
CB/PMT 20 kV tanpa berjalan menuju Kubikel TM 20 kV.

21Kode
Unit
: 1202025
: Wilayah KSKT AP2B
Katagori :
Overhead Lines High Voltage
Judul : Perubahan Skema Island Asam-asam Power Stations Steam
Serta Modifikasi Urutan Pelepasan GCB Dan Tim Inovator :
CB Pengapit Diameter GI Asam-asam Nayusrizal, St., Erwin, St.,
Untuk Percepatan Pemulihan Sistem Kalselteng Ervin Saputra, A.Md
21
23
PLTU Asam-asam merupakan pembangkit utama
yang memikul hampir 50% beban sistem kalselteng Tragi Bandarmasih dan Tragi Banjar merupaka
sehingga keandalan suplai dari pembangkit tersebut unit unit yang berada dibawah PT. PLN (Persero) WKSK
sangat dibutuhkan sistem. Akan tetapi, dari evaluasi event Sistem Kalselteng. Banyaknya peralatan sistim penyalura
gangguan yang terjadi pada awal tahun 2008 diperoleh ketenaga listrikan yang ada di Gardu gardu Induk terseb
kesimpulan bahwa bila kedua unit PLTU trip maka untuk mendorong kita untuk lebih proaktif melakukan upay
pemulihannya memerlukan waktu yang lama akibat upaya untuk mengatasi segala bentuk permasalahan yan
hilangnya suplai trafo alat bantu PLTU. ada dalam rangka mempertahankan keandala
Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan kontinyuitas, dan mutu kelistrikan yang disalurkan denga
beberapa tindakan inovatif berupa perubahan skema island mencegah terjadinya gangguan yang berakibat pad
Asam-asam yang diimplementasikan melalui pengaktifan terhentinya pasokan tenaga listrik atau kerusaka
fitur tambahan pada proteksi SUTT 150 kV Cempaka peralatan tersebut.
Pelaihari Asam-asam. Tindakan lainnya yang dilakukan Trafo Tenaga merupakan peralatan salah sa
yakni perubahan urutan pelepasan GCB PLTU dan PMT bagian penting di Gardu Induk atau unit - unit Pembang
pengapit diameter generator di GI Asam-asam. Tenaga. Banyaknya jumlah trafo yang ada di Gardu gard
Induk tersebar maupun unit unit pembangkit sang
memerlukan perhatian dengan selalu melakuka
22 pemeliharaan priodik, Gangguan / kerusakan pada trafo
Gardu Induk atau unit pembangkit menimbulkan dampa
Relay OCR/GFR SEL-551 merupakan relay proteksi sangat luas, tidak hanya kwh yang tidak tersalurkan, biay
digital yang merupakan IED yang dapat dikembangkan perbaikan dan bahkan dampak sosialnya.
untuk fungsi SCADA. Untuk menunjang fungsi tersebut Salah satu peralatan kelengkapan pada pada Tra
maka dikembangkan software HMI yang dapat melakukan tenaga adalah " Winding Tap Changer " yang banya
komunikasi ke beberapa relay SEL-551 untuk menjalankan dioperasikan dalam kondisi berbeban yang disebut " O
pemulihannya memerlukan waktu yang lama akibat upaya untuk mengatasi segala bentuk permasalahan yan
hilangnya suplai trafo alat bantu PLTU. ada dalam rangka mempertahankan keandala
Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan Bidang Transmisi
kontinyuitas, dan Distribusi
dan mutu kelistrikan yang disalurkan denga
46

22
beberapa tindakan inovatif berupa perubahan skema island mencegah terjadinya gangguan yang berakibat pad
Asam-asam yang diimplementasikan melalui pengaktifan terhentinya pasokan tenaga listrik atau kerusaka
fitur tambahan pada proteksi SUTT 150 kV Cempaka peralatan tersebut.
Kode : 1202026 Tim Inovator :
Pelaihari
Unit
:Asam-asam. Tindakan lainnya yang dilakukan
Wilayah KSKT AP2B
Trafo Tenaga merupakan peralatan salah sa
Muchsin A. Gani,
yakni perubahan
Judul
urutan pelepasan GCB PLTU dan PMT
: Software HMI Automation Dan Manajemen Feeder
bagian penting di Gardu Induk atau unit - unit Pembangk
T. Ferdinand Sipahutar,
pengapit diameter
20 kV generator di OCR/GFR
Untuk Relay GI Asam-asam.
SEL-551 Tenaga. Banyaknya
Ahmad Azhari K jumlah trafo yang ada di Gardu gard
Katagori : Relays Software. Programming Induk tersebar maupun unit unit pembangkit sang
memerlukan perhatian dengan selalu melakuka
22 pemeliharaan priodik, Gangguan / kerusakan pada trafo
Gardu Induk atau unit pembangkit menimbulkan dampa
Relay OCR/GFR SEL-551 merupakan relay proteksi sangat luas, tidak hanya kwh yang tidak tersalurkan, biay
digital yang merupakan IED yang dapat dikembangkan perbaikan dan bahkan dampak sosialnya.
untuk fungsi SCADA. Untuk menunjang fungsi tersebut Salah satu peralatan kelengkapan pada pada Tra
maka dikembangkan software HMI yang dapat melakukan tenaga adalah " Winding Tap Changer " yang banya
komunikasi ke beberapa relay SEL-551 untuk menjalankan dioperasikan dalam kondisi berbeban yang disebut " O
fungsi telekontrol, telemetering dan telestatus. Selain itu, Load Tap Changer " (OLTC). OLTC ini berperan sang
ditambahkan aplikasi penyimpanan data beban, gangguan, penting sebagai penunjang mutu dan keandala
pemadaman dan event yang diupdate secara otomatis. kelistrikan yang disalurkan.
Untuk membantu dalam analisa SAIDI-SAIFI, ditambahkan Pada kondisi trafo berbeban OLTC serin
fitur statistik durasi dan frekuensi pemadaman serta dioperasikan untuk menjaga kwalitas tegangan yan
gangguan. dibutuhkan oleh sistim atau yang didistribusikan k
Statistik beban puncak harian, bulanan, tahunan pelanggan.
dan data beban puncak tertinggi serta kurva beban harian Dalam pengoperasiannya proses Switching didala
disediakan untuk melengkapi database beban dalam tangki OLTC sebenarnya sangat rawan dengan kondi
proses analisa beban penyulang. Data pemeliharaan minyak yang sudah mengalami penurunan kwalita
jaringan, kubikal dan sistem proteksi dapat dimasukkan ke terutama karena adanya endapan air yang membentu
dalam database yang telah disediakan untuk keperluan lumpur karat.
dokumentasi. Tersedia pula data umum jaringan yang
dilengkapi dengan peta jaringan penyulang yang dapat
diakses sebagai acuan dalam keperluan analisa jaringan. 24
Untuk kepentingan pelaporan pada kondisi tertentu,
seperti data beban setiap jam, event gangguan dan padam Operasi distribusi saat melokalisir ganggua
tertentu maka disediakan fitur auto SMS ke beberapa membutuhkan kecepatan dan ketepatan dala
nomor yang telah ditentukan. menemukan lokasi gangguan. Pemrograman ArcView 3
HMI ini dikembangkan dengan menggunakan dengan Avenue language membuat pemetaan jaringa
software DELPHI dengan dilengkapi dengan sistem distribusi dapat dioptimalkan sebagai software lokato
pengamanan ganda untuk mencegah kesalahan eksekusi dengan memasukkan database besarnya nilai aru
pelepasan atau pemasukan PMT ke penyulang lain. gangguan terhadap jarak gangguan. Pada software in
Software HMI ini memberikan banyak manfaat, lokasi gangguan dapat dengan cepat diestimasika
meliputi : berdasar informasi besar arus dan jenis gangguan. Erro
penunjukkan lokasi gangguan mencapai 0.1 0.7 km
a. Manfaat keandalan, merupakan manfaat utama dari
Disamping itu, penggunaan software lokator ini dap
instrumen ini. Keberadaan software ini membantu
mengurangi waktu penyisiran hingga 72% serta meneka
operasional jaringan yang meliputi metering, kontrol
kebutuhan personel dan biaya hingga 80%.
open/close PMT dan monitoring status PMT.
b. Manfaat finansial, karena software HMI ini tidak
membutuhkan biaya yang terlalu besar untuk 25
merealisasikannya namun memberikan manfaat
yang sangat besar bagi perusahaan. Sistem pemutusan dan penyambungan beba
c. Manfaat dokumentasi dan analisa, karena software secara remote yang sudah diterapkan pada sistem AM
HMI ini mampu menyimpan data beban, data PLN Cabang Balikpapan dapat mempersingkat wak
gangguan dan event secara auto serta dilengkapi eksekusi. Sistem ini dapat diterapkan pada perangka
dengan data umum penyulang dan data perangkat kelistrikan lain yang menggunakan siste
pemeliharaan sehingga dapat dimanfaatkan untuk ON/OFF, salah satunya adalah Gardu Hubung(GH
analisa keandalan jaringan dan keandalan proteksi. Dengan teknologi ini maka diharapkan durasi wak
pemulihan/penormalan beban pada GH dap
diminimalisir. Hal ini bertujuan untuk menyelamatkan kW
tak tersalur, sehingga penjualan energi listrik kepad
pelanggan lebih maksimal dan pelayanan kepad
pelanggan lebih optimal.
Bidang Transmisi dan Distribusi
47

23Kode
Unit
: 1202027
: Wilayah KSKT AP2B
Tim Inovator :
Mardiansyah,
Judul : Modifikasi Saluran Minyak Ratmana,
Dari Konservator Ke OLTC Budi Wiyono
Katagori : Load Tap Changer Transformer Windings

23
utama
selteng Tragi Bandarmasih dan Tragi Banjar merupakan
ersebut unit unit yang berada dibawah PT. PLN (Persero) WKSKT
si event Sistem Kalselteng. Banyaknya peralatan sistim penyaluran
peroleh ketenaga listrikan yang ada di Gardu gardu Induk tersebar
a untuk mendorong kita untuk lebih proaktif melakukan upaya
akibat upaya untuk mengatasi segala bentuk permasalahan yang
ada dalam rangka mempertahankan keandalan
akukan kontinyuitas, dan mutu kelistrikan yang disalurkan dengan
a island mencegah terjadinya gangguan yang berakibat pada
gaktifan terhentinya pasokan tenaga listrik atau kerusakan
paka peralatan tersebut.
akukan Trafo Tenaga merupakan peralatan salah satu
n PMT bagian penting di Gardu Induk atau unit - unit Pembangkit
Tenaga. Banyaknya jumlah trafo yang ada di Gardu gardu
Induk tersebar maupun unit unit pembangkit sangat
memerlukan perhatian dengan selalu melakukan
pemeliharaan priodik, Gangguan / kerusakan pada trafo di
Gardu Induk atau unit pembangkit menimbulkan dampak
proteksi sangat luas, tidak hanya kwh yang tidak tersalurkan, biaya
angkan perbaikan dan bahkan dampak sosialnya.
ersebut Salah satu peralatan kelengkapan pada pada Trafo
akukan tenaga adalah " Winding Tap Changer " yang banyak
alankan dioperasikan dalam kondisi berbeban yang disebut " On
ain itu, Load Tap Changer " (OLTC). OLTC ini berperan sangat
ngguan, penting sebagai penunjang mutu dan keandalan
omatis. kelistrikan yang disalurkan.
bahkan Pada kondisi trafo berbeban OLTC sering
n serta dioperasikan untuk menjaga kwalitas tegangan yang
dibutuhkan oleh sistim atau yang didistribusikan ke
ahunan pelanggan.
harian Dalam pengoperasiannya proses Switching didalam
dalam tangki OLTC sebenarnya sangat rawan dengan kondisi
haraan minyak yang sudah mengalami penurunan kwalitas
kkan ke terutama karena adanya endapan air yang membentuk
perluan lumpur karat.
n yang
dapat
ngan. 24
ertentu,
padam Operasi distribusi saat melokalisir gangguan
berapa membutuhkan kecepatan dan ketepatan dalam
menemukan lokasi gangguan. Pemrograman ArcView 3.3
unakan dengan Avenue language membuat pemetaan jaringan
sistem distribusi dapat dioptimalkan sebagai software lokator
ksekusi dengan memasukkan database besarnya nilai arus
gangguan terhadap jarak gangguan. Pada software ini,
manfaat, lokasi gangguan dapat dengan cepat diestimasikan
berdasar informasi besar arus dan jenis gangguan. Error
penunjukkan lokasi gangguan mencapai 0.1 0.7 km.
ma dari
Disamping itu, penggunaan software lokator ini dapat
bantu
mengurangi waktu penyisiran hingga 72% serta menekan
kontrol
kebutuhan personel dan biaya hingga 80%.
roteksi
bahkan sangat Pada
luas, tidak hanyatrafo
kondisi kwh yang tidak tersalurkan,
berbeban OLTC sering biaya
angkan
serta perbaikan
dioperasikan dan untuk
bahkanmenjaga
dampak sosialnya.
kwalitas tegangan yang
ersebut48 Salah oleh
dibutuhkan satu peralatan
sistim atau kelengkapan pada pada Trafo
yang didistribusikan ke Bidang Transmisi dan Distribusi

24
akukan
ahunan tenaga
pelanggan. adalah " Winding Tap Changer " yang banyak
lankan
harian dioperasikan
Dalam dalam kondisi berbeban
pengoperasiannya prosesyang disebut
Switching " On
didalam
ain itu,
dalam Load
tangki Tap
OLTC Changer " (OLTC).
sebenarnya OLTC
sangat rawanini berperan
dengan sangat
kondisi
Kode : 1202028 Katagori :
gguan,
haraan penting
minyak sebagai
yang sudah penunjang
mengalami mutu dan keandalan
penurunan
Unit : Wilayah KSKT Cabang Kuala Kapuas kwalitas Distribution Networks Medium Voltage
omatis.
kan ke kelistrikan
terutama yang
Judul karena
disalurkan.
adanya
: Penentuan Letak endapan air yang
Gangguan Jaringan membentuk
Distribusi Tegangan Software. Programming
bahkan
perluan lumpurPada kondisi (JTM)
karat. Menengah trafo berbeban OLTC sering
Berdasar Informasi Arus dan Jenis Tim Inovator :
n serta
yang dioperasikan Gangguanuntuk Berbasis
menjaga kwalitasArcview
Implementasi tegangan
3.3 Dan yang
Avenue Heri Priyo Wisuda, Amd., Hari Kusmawan, ST.,
dapat dibutuhkan oleh sistim
Language atau yang
Pada Penyulang TM 2 GH didistribusikan
Tingang Mentengke Teguh Aang Harmadi, ST.,
ahunan
ngan. pelanggan.
24
harian
ertentu, Dalam pengoperasiannya proses Switching didalam
dalam
padam tangki Operasi
OLTC sebenarnyadistribusi sangat
saat rawan
melokalisirdengan kondisi
gangguan
haraan
berapa minyak
membutuhkan yang sudah kecepatan mengalamidan penurunan
ketepatan kwalitasdalam
kan ke terutama
menemukan karena
lokasiadanya
gangguan. endapan air yang ArcView
Pemrograman membentuk 3.3
perluan
unakan lumpur
dengankarat.Avenue language membuat pemetaan jaringan
nsistem
yang distribusi dapat dioptimalkan sebagai software lokator
dapat
ksekusi dengan memasukkan database besarnya nilai arus
ngan. 24
gangguan terhadap jarak gangguan. Pada software ini,
ertentu,
anfaat, lokasi gangguan dapat dengan cepat diestimasikan
padam berdasarOperasi
informasi distribusi
besar arus saatdanmelokalisir
jenis gangguan. gangguan
Error
berapa membutuhkan
penunjukkan lokasi kecepatan
gangguan dan mencapai ketepatan
0.1 0.7dalam km.
ma dari
menemukan
Disamping itu, lokasi gangguan. software
penggunaan Pemrograman lokatorArcView
ini dapat3.3
antu
unakan dengan
mengurangi Avenuewaktulanguage
penyisiranmembuat
hingga 72% pemetaan jaringan
serta menekan
kontrol
sistem distribusi
kebutuhan dapatpersonel dioptimalkan sebagai
dan biaya hingga 80%.software lokator
ksekusi dengan memasukkan database besarnya nilai arus
ak gangguan terhadap jarak gangguan. Pada software ini,

25
anfaat, lokasi
25 gangguan dapat dengan cepat diestimasikan
aat berdasar informasi besar arus dan jenis gangguan. Error
penunjukkan lokasi gangguan danmencapai 0.1 0.7 km.
ma dari Kode Sistem pemutusan
: 1202029 penyambungan beban Tim Inovator :
Disamping
secara itu, yang
penggunaan software pada lokator ini dapat
tware
antu Unit remote : Wilayah sudahCabang
Kaltim diterapkan
Balik Papan sistem AMR Erlan Hadi,
mengurangi
PLN Cabang waktu penyisiran
Balikpapan hingga
dapat 72% serta menekan
kontrol Judul : Manajemen Beban Gardumempersingkat
Hubung waktu Rekha F Al Khamdillah,
kebutuhan personel
eksekusi. Sistem inidan biayaditerapkan
dapat hingga 80%. pada perangkat-
kapi Dengan Menggunakan RTM Nailul Rahmi,
perangkat
Katagori :kelistrikan
SubstationlainRemote
yang System
menggunakan sistem
ak ON/OFF, salah satunya adalah Gardu Hubung(GH).
ntuk
25
Dengan teknologi ini maka diharapkan durasi waktu
oteksi.
aat pemulihan/penormalan beban pada GH dapat
SistemHal
diminimalisir. pemutusan
ini bertujuandan untukpenyambungan
menyelamatkanbeban kWh
tware secara remotesehingga
tak tersalur, yang sudah diterapkan
penjualan padalistrik
energi sistem AMR
kepada Antena
PLN Cabanglebih
pelanggan Balikpapan
maksimal dapat
danmempersingkat
pelayanan kepada waktu MODEM GSM
(SIEMENS / MAESTRO)

kapi eksekusi.
pelanggan Sistem ini dapat diterapkan pada perangkat-
lebih optimal. SUPPLAY POWER
12 V DC
AC 220 Volt

perangkat kelistrikan lain yang menggunakan sistem


ntuk ON/OFF, salah satunya adalah Gardu Hubung(GH). RJ 45 RJ 45
POWER SUPPLAY
ADAPTOR
12 V DC

oteksi. Dengan teknologi ini maka diharapkan durasi waktu Mode


m
Meter Out (-) In

Supply

pemulihan/penormalan beban pada GH dapat


diminimalisir. Hal ini bertujuan untuk menyelamatkan kWh
tak tersalur, sehingga penjualan energi listrik kepada A -X2 14

M3
Advance
-X2 22
odem -X2 15
pelanggan lebih maksimal dan pelayanan kepada
eter
anagement -X2 12
-X2 14
pelanggan lebih optimal. -X2 15
OUT GOING
-X2 14
Port Output Port Input -X2 22
1 2 3 4 com 1 2 com -X2 15
-X2 12
-X2 14
-X2 15
OUT GOING
7

7
8

KUBIKEL GH
Bidang Transmisi dan Distribusi
49

26Kode
Unit
: 1202033
: Wilayah Suluttenggo AP2B
Tim Inovator :
Jani Mochtar Sigar,
Judul : Solusi Koordinasi Relai Dengan Logika Sederhana Moses Allo

Katagori : Protection by Relays Medium Voltage

26 28

Koordinasi sistem proteksi dilaksanakan dengan Pembumian adalah salah satu faktor kunci dala
mengacu kepada konsep zona proteksi yang menyatakan pengamanan rangkaian listrik mulai dari pembangk
bahwa semua bagian dari suatu sistem harus dilindungi tenaga listrik, transmisi, gardu induk, jaringan teganga
dari segala kemungkinan terjadinya gangguan. menengah, gardu distribusi dan jaringan tegangan renda
Salah satu zona yang harus dilindungi adalah sampai ke konsumen. Apabila diinginkan suatu siste
jaringan distribusi Tegangan Menengah, dengan proteksi pengamanan yang baik, maka diperlukan siste
utamanya adalah relai OCR untuk gangguan fasa-fasa dan pembumian yang dirancang dengan baik dan bena
EFR untuk gangguan fasa-netral. Sedangkan proteksi Penggunaan penghantar tembaga (CU) pada siste
cadangan jauhnya adalah relai OCR dan EFR di sisi pembumian ternyata sering menjadi incaran para pencu
incoming. Karena dekatnya jarak zona proteksi incoming, sehingga akhir-akhir ini PLN sering mengalami kecuria
sering terjadi gangguan di salah satu penyulang yang pada penghantar pembumian tersebut. Makalah singkat i
dekat dengan Gardu Induk mengakibatkan PMT di sisi akan mencoba memaparkan suatu alternatif baru gun
incoming juga trip. Hal ini membawa dampak pemadaman meminimalisir pencurian penghantar pembumian denga
meluas yang tidak kita inginkan selaku pemasok tenaga memanfaatkan tiang besi sebagai pengganti penghant
listrik kepada konsumen. pembumian.
Dengan perkembangan teknologi, relai OCR dan
EFR saat ini sudah mampu berkomunikasi, relai di
penyulang memberitahukan bahwa dia telah merasakan
gangguan moment dan mengirimkan sinyal blok kepada
relai di incoming yang merupakan proteksi cadangan jauh 29
(remote backup).
Kemampuan tersebut belum dimiliki oleh relai-relai Penentu besaran pemakaian energi listr
yang sudah lama dan masih banyak terpasang di gardu- bergantung pada keakurasian pembacaan Kwh meter yan
gardu induk, sehingga pemadaman meluas karena dipakai, oleh karena itu PLN Batam mengadakan progra
incoming trip moment akibat gangguan moment di penggantian kwh meter analog menjadi digital / met
penyulang belum bisa dihindari sepenuhnya. Dari data relai elektronik (ME) untuk pelanggan Tegangan Menenga
yang beroperasi di semua penyulang dan sisi incomingnya (TM). Mengingat produktifitas pelanggan yang tingg
yang ada di Wilayah Suluttenggo masih sekitar lebih dari menyebabkan sulitnya untuk melakukan pemadaman dis
60 % relai, itu diluar perkiraan populasi relai OCR dan EFR pelanggan sehingga tuntutan kontinyuitas akan pasoka
di penyulang-penyulang dan sisi incomingnya yang energi listrik ke pelanggan harus terpenuhi. Hal ini sang
tersebar di semua Gardu Induk dan Gardu Hubung seluruh berpengaruh pada mutu pelayanan perusahaan.
nusantara. Melihat hal diatas, Kami mencoba memberika
Dengan mengambil pola berpikir teknologi relai-relai solusi pengantian kwh meter analog menjadi digital tanp
yang diproduksi saat ini yang mampu berkomunikasi, maka melakukan pemadaman pelanggan dengan menggunaka
perlu dibuat suatu alat yang murah dan mudah Miniature Circuit Breker (MCB). MCB ini difungsikan untu
perakitannya dengan komponen yang ada di pasaran dan proses pengalihan tegangan dan arus dengan ca
bisa mengkomunikasikan relai OCR dan EFR di penyulang memparalel tegangan dari Potential Trasformer (PT) ser
dengan relai OCR dan EFR di incoming sehingga tidak arus dari Curent Transformer (CT) yang menuju kwh met
perlu mengganti semua relai yang ada karena analog dan ME, sehingga arus tetap terukur sa
membutuhkan dana investasi yang mahal. pengalihan kwh meter.

27

PT.PLN (Persero) adalah BUMN yang bergerak


dibidang kelistrikan, dimana dalam proses bisnis menjual
energi listrik sangat tergantung dari alat ukur yang
terpasang ditempat pelanggan yaitu kWh meter. Akurasi
baca meter adalah suatu dambaan pelanggan maupun
koorporat, dengan akurasi baca meter dapat meningkatkan
kepercayaan dan image yang baik dari pelanggan
yang diproduksi saat ini yang mampu berkomunikasi, maka melakukan pemadaman pelanggan dengan menggunaka
perlu dibuat suatu alat yang murah dan mudah Miniature
BidangCircuit Breker (MCB).
Transmisi MCB ini difungsikan unt
dan Distribusi
50 perakitannya dengan komponen yang ada di pasaran dan proses pengalihan tegangan dan arus dengan ca

27
bisa mengkomunikasikan relai OCR dan EFR di penyulang memparalel tegangan dari Potential Trasformer (PT) ser
dengan relai OCR dan EFR di incoming sehingga tidak arus dari Curent Transformer (CT) yang menuju kwh met
perlu
Kode mengganti
: 1202034 semua relai yang ada karena analog
Tim dan: ME, sehingga arus tetap terukur sa
Inovator
membutuhkan
Unit dana investasi
: Wilayah Maluku & yang
Malut mahal. pengalihan
David kwh meter.
Ramadian,
Judul : Sistem Monitoring dan Kontrol kWh Meter Secara Reza Eka Putra,
Automatis Berbasis Mikrokontroler AT 89S8252 Achmad Zubaedi
Katagori : Watt-hour Meters Monitoring Microcontrollers
27

PT.PLN (Persero) adalah BUMN yang bergerak


dibidang kelistrikan, dimana dalam proses bisnis menjual
energi listrik sangat tergantung dari alat ukur yang
terpasang ditempat pelanggan yaitu kWh meter. Akurasi
baca meter adalah suatu dambaan pelanggan maupun
koorporat, dengan akurasi baca meter dapat meningkatkan
kepercayaan dan image yang baik dari pelanggan
terhadap koorporat.
Sistem pembayaran listrik dilakukan di Indonesia
adalah dengan menghitung daya yang terpakai (melalui
kWh meter), dimana secara periodik diperlukan petugas
untuk mendatangi dari rumah ke rumah dan mencatat nilai
yang tertera pada kWh meter. Setelah itu pemilik rumah
harus membayar listrik pada tempat pembayaran listrik
yang telah ditentukan, atau melalui fasilitas yang
disediakan oleh bank.
Dari beberapa permasalahan diatas timbulah ide
untuk merancang suatu sistem terhadap pencatatan kWh
meter pada pelanggan dilakukan secara akurat, tepat,
efektif, efisien, real time dan dapat dilakukan pemutusan
secara otomatis dari server di PLN sesuai dengan jangka
waktu yang ditetapkan.
Untuk merealisasikan ide tersebut dilakukan dengan
menambahkan suatu peralatan yang berbasis mikrokontroler
AT89S8252 yang dipasang pada box master sebelum
menuju kWh meter pelanggan.
Bidang Transmisi dan Distribusi
51

28 Kode
Unit
: 1202035
: Wilayah NTB Cabang Bima
Tim Inovator :
Putu Rantawan,
Judul : Pemanfaatan Tiang Besi Sebagai Pengganti Han- Anung Hermawan
taran Pembumian Untuk Mengurangi
Pencurian Kawat Pembumian
28Katagori : Poles of Iron Earth Wire

dengan Pembumian adalah salah satu faktor kunci dalam


atakan pengamanan rangkaian listrik mulai dari pembangkit
ndungi tenaga listrik, transmisi, gardu induk, jaringan tegangan
menengah,
28 gardu distribusi dan jaringan tegangan rendah
adalah sampai ke konsumen. Apabila diinginkan suatu sistem
proteksi
dengan pengamanan
Pembumian yangadalah
baik,salah
maka satu diperlukan
faktor kunci sistem
dalam
sa dan
yatakan pembumian
pengamananyang dirancang
rangkaian listrikdengan
mulai baikdari dan benar,
pembangkit
roteksi
indungi Penggunaan penghantar tembaga (CU) pada
tenaga listrik, transmisi, gardu induk, jaringan tegangan sistem
di sisi pembumian ternyata
menengah, gardu sering dan
distribusi menjadi incaran
jaringan para pencuri,
tegangan rendah
oming,
adalah sehingga
sampai ke akhir-akhir
konsumen.ini Apabila
PLN sering mengalami
diinginkan suatukecurian
sistem
gproteksi
yang pada penghantar pembumian tersebut.
pengamanan yang baik, maka diperlukan sistem Makalah singkat ini
di sisi
asa dan akan mencoba memaparkan suatu alternatif
pembumian yang dirancang dengan baik dan benar, baru guna
daman
proteksi meminimalisir
Penggunaan pencurian
penghantarpenghantar
tembaga pembumian
(CU) pada dengansistem
tenaga
di sisi memanfaatkan tiang sering
pembumian ternyata besi sebagai
menjadipengganti
incaran parapenghantar
pencuri,
coming, pembumian.
sehingga akhir-akhir ini PLN sering mengalami kecurian
gR yang
dan pada penghantar pembumian tersebut. Makalah singkat ini
elai di

29
di sisi akan mencoba memaparkan suatu alternatif baru guna
asakan
adaman meminimalisir pencurian penghantar pembumian dengan
kepada
tenaga memanfaatkan tiang besi sebagai pengganti penghantar
an jauh Kode
29 : 1202037 Tim Inovator :
pembumian.
Unit : PT PLN Batam Boimin,
CR dan
ai-relai Judul : Fungsibesaran
Penentu MCB Sebagai Pengalih Arus
pemakaian Dan Tegangan
energi listrik Muarifianto,
elai di
gardu- Dalam
bergantung pada Proses Penggantian
keakurasian pembacaankWhKwh
Meter Analog
meter yang Mukhlis Supriyadi
asakan
karena
kepada dipakai, oleh Menjadi
karena Digital Tanpa
itu PLN Pemadaman
Batam mengadakanPelanggan
program
ent jauh
di Katagori : kwh
penggantian Circuit Breakers
meter analogVoltage
menjadiWatt-hour
digital Meters
/ meter
an 29
ta relai elektronik (ME) untuk pelanggan Tegangan Menengah
ingnya
lai-relai (TM). Penentu
Mengingat besaranproduktifitas pelanggan energi
pemakaian yang tinggi,
listrik
bih dari
gardu- menyebabkan
bergantung pada keakurasian pembacaan Kwh meter disisi
sulitnya untuk melakukan pemadaman yang
an EFR
karena pelanggan
dipakai, oleh sehingga
karena itutuntutan kontinyuitas
PLN Batam akan pasokan
mengadakan program
yang
ent di energi listrik ke pelanggan harus terpenuhi.
penggantian kwh meter analog menjadi digital / meter Hal ini sangat
seluruh
ata relai berpengaruh
elektronik (ME) padauntuk
mutu pelayanan
pelangganperusahaan.
Tegangan Menengah
mingnya (TM). Melihat
Mengingat hal produktifitas
diatas, Kami pelanggan
mencoba memberikan
yang tinggi,
ai-relai
bih dari solusi pengantian kwh meter
menyebabkan sulitnya untuk melakukan analog menjadi digital tanpa
pemadaman disisi
, maka
an EFR melakukan
pelanggan pemadaman pelanggan
sehingga tuntutan dengan menggunakan
kontinyuitas akan pasokan
mudah
yang Miniature Circuit
energi listrik Breker (MCB).
ke pelanggan harusMCB ini difungsikan
terpenuhi. untuk
Hal ini sangat
an dan
seluruh proses
berpengaruhpengalihan
pada mututegangan
pelayanandanperusahaan.
arus dengan cara
yulang memparalel
Melihat tegangan dari Potential
hal diatas, Trasformermemberikan
Kami mencoba (PT) serta
alai-relai
tidak arus
solusidari Curent Transformer
pengantian kwh meter (CT)
analogyang menujudigital
menjadi kwh meter
tanpa
karena
i, maka analog
melakukan danpemadaman
ME, sehingga arus dengan
pelanggan tetap menggunakan
terukur saat
mudah pengalihan kwh meter.
Miniature Circuit Breker (MCB). MCB ini difungsikan untuk
an dan proses pengalihan tegangan dan arus dengan cara
nyulang memparalel tegangan dari Potential Trasformer (PT) serta
a tidak arus dari Curent Transformer (CT) yang menuju kwh meter
karena analog dan ME, sehingga arus tetap terukur saat
pengalihan kwh meter.
ergerak
menjual
yang
Akurasi
maupun
katkan
ergerak
anggan
menjual
52
Bidang Technical Supporting
53

01Kode
Unit
: 1203001
: P3B JB Region Jawa Tengah & DIY
Tim Inovator :
Beny Asmoro,
Judul TECHNICAL
BIDANG : SMS (Safety Measurement Stick)
SUPPORTING Arwan Sanni,
Katagori : Substation Maintenance Eko Setyo Widiastomo
Electrical Measurement Sticks

Pemeliharaan dalam suatu sistem instalasi listrik


sangat diperlukan. Salah satu cara dalam pemeliharaan
adalah dengan jalan pengukuran. Cara-cara yang benar,
BIDANG TECHNICAL SUPPORTING
cepat dan tepat dan juga aman dalam pengukuran suatu
peralatan listrik mutlak sangat diperlukan. Beberapa hal
yang perlu diperhatikan adalah alat bantu atau sarana alat
1
ukur yang tersedia seperti megger isolasi, alat
keserempakan PMT dan alat ukur lainnya.
Pemeliharaan dalam suatu sistem instalasi listrik
Faktor kecepatan dan keselamatan dalam
sangat diperlukan. Salah satu cara dalam pemeliharaan
melaksanakan pekerjaan harus diutamakan sehingga hasil
adalah dengan jalan pengukuran. Cara-cara yang benar,
suatu pengukuran peralatan listrik dapat tepat cepat dan
cepat dan tepat dan juga aman dalam pengukuran suatu
aman. Faktor lain yang tidak kalah penting adalah adanya
peralatan listrik mutlak sangat diperlukan. Beberapa hal
akibat lain dari suatu pemeliharaan, akibat lain itu dapat
yang perlu diperhatikan adalah alat bantu atau sarana alat
disebabkan perlakuan yang kurang tepat pada peralatan
ukur yang tersedia seperti megger isolasi, alat
yang dipelihara.
keserempakan PMT dan alat ukur lainnya.
Dengan adanya berbagai permasalahan yang timbul
Faktor kecepatan dan keselamatan dalam
pada saat pemeliharaan khususnya pada saat pengukuran
melaksanakan pekerjaan harus diutamakan sehingga hasil
maka SMS (SAFETY MEASUREMENT STICK) solusinya.
suatu pengukuran peralatan listrik dapat tepat cepat dan
aman. Faktor lain yang tidak kalah penting adalah adanya

02
akibat lain dari suatu pemeliharaan, akibat lain itu dapat
2
disebabkan perlakuan yang kurang tepat pada peralatan
yang dipelihara.
Kode Inovasi
: 1203002
Cold End Yoke mengacu prinsip kerja dan Tim Inovator :
Dengan adanya
Unit dasar: Cold
P3B JB
berbagai
Region
permasalahan yang timbul
teori End YokeJawa Tengah terbuat
pabrikan & DIY dari bahan Rukiman,
pada saat pemeliharaan
Judul : COLD END
khususnya
YOKE Alat
pada saat pengukuran
Penggantian Isolator dari
Link Subronto,
alumunium alloy. Material inovasi Cold End Yoke
maka SMS (SAFETY MEASUREMENT kV Pada STICK) solusinya.
bahan ST Pendek SUTET
35. Inovasi 500Pemeliharaan
ini PDKB dalam
TT/ET suatu Galih Suryo
Katagori
sistem : Yokes
instalasi listrik Insulators Extra High
sangat diperlukan. Voltage
Salah satu cara
Live-Line adalah dengan jalan pengukuran.
dalam pemeliharaan
2
Cara-cara yang benar, cepat dan tepat dan juga aman
dalam pengukuran suatu peralatan listrik mutlak sangat
Inovasi Cold End Yoke mengacu prinsip kerja dan
diperlukan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah
teori dasar Cold End Yoke pabrikan terbuat dari bahan
alat bantu atau sarana alat ukur yang tersedia seperti
alumunium alloy. Material inovasi Cold End Yoke dari
megger isolasi, alat keserempakan PMT dan alat ukur
bahan ST 35. Inovasi ini Pemeliharaan dalam suatu
lainnya.
sistem instalasi listrik sangat diperlukan. Salah satu cara
Faktor kecepatan dan keselamatan dalam
dalam pemeliharaan adalah dengan jalan pengukuran.
melaksanakan pekerjaan harus diutamakan sehingga hasil
Cara-cara yang benar, cepat dan tepat dan juga aman
suatu pengukuran peralatan listrik dapat tepat cepat dan
dalam pengukuran suatu peralatan listrik mutlak sangat
aman. Faktor lain yang tidak kalah penting adalah adanya
diperlukan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah
akibat lain dari suatu pemeliharaan, akibat lain itu dapat
alat bantu atau sarana alat ukur yang tersedia seperti
disebabkan perlakuan yang kurang tepat pada peralatan
megger isolasi, alat keserempakan PMT dan alat ukur
yang dipelihara.
lainnya.
Dengan adanya berbagai permasalahan yang timbul
Faktor kecepatan dan keselamatan dalam
pada saat pemeliharaan khususnya pada saat pengukuran
melaksanakan pekerjaan harus diutamakan sehingga hasil
maka SMS (SAFETY MEASUREMENT STICK)
suatu pengukuran peralatan listrik dapat tepat cepat dan
solusinyadigunakan untuk penggantian, pembersihan
aman. Faktor lain yang tidak kalah penting adalah adanya
isolator tower tension SUTET khususnya kontruksi
akibat lain dari suatu pemeliharaan, akibat lain itu dapat
aksesoris isolator link pendek.
disebabkan perlakuan yang kurang tepat pada peralatan
Belajar dari pengalaman dan merujuk Instruksi Kerja
yang dipelihara.
Penggantian Isolator Tower Tension 500 kV No. Dokumen
Dengan adanya berbagai permasalahan yang timbul
: P3B JB-TRS/IKA/05-114/PIT, 127 dan 135 menjelaskan
pada saat pemeliharaan khususnya pada saat pengukuran
peralatan kerja, perlengkapan kerja, perlengkapan K3, dan
maka SMS (SAFETY MEASUREMENT STICK)
langkah langkah pelaksanaan, ternyata Cold End Yoke
suatu pengukuran peralatan listrik dapat tepat cepat dan
aman. Faktor lain yang tidak kalah penting adalah adanya
akibat lain dari suatu pemeliharaan, akibat lain itu dapat
Bidang Technical Supporting
54
disebabkan perlakuan yang kurang tepat pada peralatan
yang dipelihara.
Dengan adanya berbagai permasalahan yang timbul
pada saat pemeliharaan khususnya pada saat pengukuran
maka SMS (SAFETY MEASUREMENT STICK)
solusinyadigunakan untuk penggantian, pembersihan
isolator tower tension SUTET khususnya kontruksi
aksesoris isolator link pendek.
Belajar dari pengalaman dan merujuk Instruksi Kerja
Penggantian Isolator Tower Tension 500 kV No. Dokumen
: P3B JB-TRS/IKA/05-114/PIT, 127 dan 135 menjelaskan
peralatan kerja, perlengkapan kerja, perlengkapan K3, dan
langkah langkah pelaksanaan, ternyata Cold End Yoke
yang ada dari pabrikan tidak bisa digunakan untuk
kontruksi tower tension dengan aksesoris isolator link
pendek. Sehingga pekerjaan penggantian, pembersihan
isolator harus dilaksanakan secara offline atau tidak dapat
dilaksanakan secara PDKB.
Dengan Inovasi Cold End Yoke ini maka pekerjaan
peggantian dan pembersihan isolator dapat dilakukan
secara online (tanpa padam). Hal ini tentunya merupakan
penghematan finansial yang dapat menekan jumlah biaya
dalam proses pemeliharaan karena pekerjaan dapat tetap
dikerjakan secara bertegangan, biaya BBM pembangkitan
dan kwh tidak tersalurkan akibat pemadaman, menjamin
kontinuitas penyaluran tenaga listrik.

Kode
Unit
: 1203003
: P3B JB Region Jawa Barat
Tim Inovator :
Aryo Tiger Wibowo,
03
Judul : LINERS (Live Line Insulator Cleaners) Aurizan Sahril Shodiq,
Dendy Hizriyanto
Katagori : Insulators Cleaners Line-Line
3 5

Pemeriksaan visual merupakan bagian dari kegiatan Besarnya tunggakan rekening listrik merupaka
pemeliharaan yang menjadi acuan dalam pelaksanaan permasalahan yang harus secepatnya dicari solu
pekerjaan secara PDKB. Dalam prakteknya pada mengingat realisasi penerimaan pendapatan PLN yan
pemeriksaan visual sering ditemukan isolator mengalami sebenarnya dapat segera diterima menjadi terhambat.
polutan akibat polusi udara maupun lumut. Pemutusan sementara yang ada saat ini hany
Isolator yang terpolutan tersebut apabila tidak berupa segel kertas dan segel timah mempunyai kelemaha
dilakukan tindakan pembersihan dapat terjadi kerusakan dapat dengan mudah dibuka oleh pelanggan tanpa haru
isolator / flash over akibat petir dikarenakan nilai isolasi memenuhi tanggungjawabnya membayar rekening listrik.
yang berkurang akibat polutan. Pemutusan aliran listrik pelanggan yang lebih ekstri
Keadaan tersebut kami temukan di SUTET 500 kV dilakukan petugas dengan cara membuka segel kotak AP
SGLNG BDSLN I-II, SUTET 500 kV CRATA CBATU I- (Alat Pengukur, Pembatas dan Perlengkapannya) da
II, SUTT 150 kV JTLHR KSBRU I-II, SUTT 70 kV LMJAN melakukan pemutusan sambungan kabel utama ke MC
SNTSA I-II, berupa isolator berlumut ; polutan akibat (Miniature Circuit Breaker), sehingga menimbulka
industri; pembakaran kapur yang akan menimbulkan efek permasalahan baru berupa kebutuhan penyegelan kemb
lanjutan seperti korosi maupun flash over jika tidak segera yang berarti rupiah hilang bagi perusahaan.
dilakukan pembersihan (lihat gambar 1). Kelemahan diatas memberikan pemikiran dibuat al
Dalam pelaksanaannya pembersihan isolator pemutusan sementara yang efektif dan susah dibuk
dilaksanakan dengan dua metode yaitu : pelanggan, disebut SoltisTusra (Solusi Praktis Pemutusa
Sementara) yaitu suatu rangkaian alat elektronik sebag
a. Secara PDKB : Pelaksanaan sama halnya proses
pengunci tuas MCB dan dilengkapi sensor infra mera
pekerjaan penggantian isolator (isolator yang
sebagai pembukanya.
terkena polutan diturunkan kemudian dibersihkan
Dengan SoltisTusra diharapkan tunggakan rekenin
dibawah dan dipasang kembali), yang memerlukan
listrik mengecil dan memberi efek jera kepada pelangga
banyak personil, peralatan dan waktu.
yang menunggak rekening, kedepan diharapkan pelangga
b. Secara Offline : Sulitnya ijin padam terutama dapat membayar tepat waktu.
pada line radial, pemasok industri pada transmisi Biaya pembuatan peralatan ini cukup murah dibanding
II, a.
SUTT 150 kV
Secara JTLHR
PDKB KSBRU I-II,
: Pelaksanaan samaSUTT 70 kV
halnya LMJAN
proses melakukan pemutusan sambungan kabel utama ke MC
SNTSA I-II, berupa isolatorisolator
berlumut ; polutan pengunci
(Miniature tuas MCB Breaker),
dan dilengkapi sensor menimbulka
sehingga infra mera
pekerjaan penggantian (isolator yang akibat Circuit
Bidang
industri; Technical
pembakaran Supporting sebagai pembukanya.
permasalahan baru berupa kebutuhan penyegelan kemba
terkena polutankapur yang kemudian
diturunkan akan menimbulkan
dibersihkanefek
lanjutandibawah
seperti dan
korosi maupun flash over jikamemerlukan
tidak segera Dengan
yang berarti SoltisTusra
rupiah diharapkan
hilang bagi perusahaan. tunggakan55 rekenin
dipasang kembali), yang
dilakukan pembersihan listrik mengecil
Kelemahan dandiatas
memberi efek jerapemikiran
memberikan kepada dibuat
pelangga al
banyak personil, (lihat gambar
peralatan dan1).waktu.
Dalam pelaksanaannya pembersihan isolator yang menunggak
pemutusan rekening,
sementara kedepan
yang efektifdiharapkan
dan susah pelangga
dibuk
b. Secara Offline : Sulitnya ijin padam terutama dapat membayar tepat waktu. (Solusi Praktis Pemutusa
dilaksanakan dengan dua metode yaitu : pelanggan, disebut SoltisTusra
pada line radial, pemasok industri pada transmisi Biaya pembuatan
Sementara) yaitu suatuperalatan
rangkaianini cukup murah dibanding
alat elektronik sebag
a. yang
Secara PDKBtidak
N-1nya : Pelaksanaan samatabel
terpenuhi (lihat halnya
6). proses dengan
penguncibiaya
tuaspemutusan
MCB dansementara
dilengkapi yang berjalan
sensor saatmera
infra ini.
pekerjaan penggantian
Cara pembersihan isolator
isolator (isolator
dengan carayang
mengelap
sebagai pembukanya.
terkena polutan diturunkan
isolator dengan kemudianair
kain yang dibasuhi dibersihkan
deterjen dan
Dengan SoltisTusra diharapkan tunggakan rekenin
dibawah dan dipasang kembali), yang memerlukan
pasta sakaphen.
listrik mengecil dan memberi efek jera kepada pelangga
banyak personil, peralatan dan waktu. 6
yang menunggak rekening, kedepan diharapkan pelangga
b. Melihat kondisi,: Sulitnya
Secara Offline permasalahan
ijin padam yang dihadapi serta
terutama dapat membayar tepat waktu.
tuntutanpadapelayanan
line radial,bagi pelanggan,
pemasok industri maka timbulah
pada transmisi Konstruksi JTM diperalatan
Jawa Timur menggunakan siste
Biaya pembuatan ini cukup murah dibanding
pemikiran
yanguntuk
N-1nyamembuat alat pembersih
tidak terpenuhi (lihat tabelisolator
6). tanpa saluran udara yang peka terhadap pengaruh extern
dengan biaya pemutusan sementara yang berjalan saat ini.
padam,Caradan pembersihan
tanpa diturunkan,isolatoryang kami cara
dengan beri nama live
mengelap (cuaca, polusi), sehingga upaya menjaga keandalan
line insulator dengan (LINERS).
isolatorcleaners kain yang Diharapkan
dibasuhi air alat ini dapat
deterjen dan musim hujan masih dibayangi rasa kekhawatiran gag
bekerjapasta
secara maksimal dan lebih baik dari cara yang
sakaphen. mengingat setiap hujan pertama kali datang selalu terja
biasa dilakukan. sehingga didapat efisiensi baik waktu, listrik padam. Investigasi penyebab gangguan SUT
6
biaya Melihat
, pelaksana / SDM,
kondisi, peralatanyang
permasalahan bagidihadapi
perusahaan
serta tersebut ditemukan masalah flashover atau sparkov
dengan tetap pada koridor
bagikeselamatan. yang mengakibatkan
tuntutan pelayanan pelanggan, maka timbulah Konstruksi JTMterjadinya
di Jawa Timur circuit antar siste
shortmenggunakan phas
pemikiran untuk membuat alat pembersih isolator tanpa ke tanah udara
saluran disebabkan
yangoleh pekaisolator
terhadapTM kotor.pengaruh extern

04
padam, dan tanpa diturunkan, yang kami beri nama live (cuaca,Selama
polusi), ini pemeliharaan
sehingga upaya menjaga pembersihan isolat
keandalan
line insulator cleaners (LINERS). Diharapkan alat ini dapat dilakukan
musim hujan secara
masihmanual
dibayangi danrasa membutuhkan
kekhawatiranbanya gag
4
bekerja secara maksimal dan lebih baik dari cara yang tenaga kerja dengan tingkat kali kesulitan tinggi terja
ser
Kode Agar: 1203004 mengingat
Tim Inovatorsetiap
: hujan pertama datang selalu
biasa dilakukan. dalam melaksanakan
sehingga suatu baik
didapat efisiensi pekerjaan
waktu, membutuhkan biaya operasional cukup besar, diman
Unit :hasil
P3B yang
JB Region Jawa Barat listrik
Imanudin, padam. Investigasi penyebab gangguan SUT
mendapat optimal maka selain SDM juga harus dilaksanakan
biaya
Judul
, pelaksana /
: HOOK CLICK
SDM, peralatan bagi perusahaan tersebut
Heri ditemukan dalam
Yulianto, masalah kondisi aliran listrik
flashover atau padam(o
sparkov
dibutuhkan
dengan tetapperalatan kerja
pada koridor yang mendukung. Seperti
keselamatan. line). mengakibatkan terjadinya
peluang menjual aliran antar
daya phas
listr
yangAngga
Agil mengakibatkan
Pradana short circuit
halnya PDKB, pekerjaan yang kami laksanakan ketika berkurang.
Katagori : Hooks Conductors Maintenance ke tanah disebabkan oleh isolator TM kotor.
melakukan penggantian isolator suspension 150 kV single Dengan adanya metode PDKB, maka pekerjaa
Selama ini pemeliharaan pembersihan isolat
conductor & double conductor dimana dalam diatas dapat dilakukan
dilakukan secara manualsecara on-line tetapi banya
dan membutuhkan prose
pelaksanaannya membutuhkan koordinasi waktu. Dalam pelaksanaan
4 tenaga kerjapekerjaan dengan masih tingkatrumit, karena harus
kesulitan tinggimenai
ser
pelaksanaan
Agar menggunakan metode yangsuatuada,pekerjaan
sebagai tiang untuk membersihkan tiap isolator
dalam melaksanakan membutuhkan biaya operasional cukup dan besar,berpinda
diman
berikut
mendapat : hasil yang optimal maka selain SDM juga tempat untuk isolatordalampada tiang lain.aliran listrik padam(o
harus dilaksanakan kondisi
1. Singleperalatan
dibutuhkan conductor kerja
: Wire
yangTong & Spiral Link
mendukung. stick
Seperti Tim PDKB melakukan inovasi dengan membu
line). mengakibatkan peluang menjual aliran daya listr
2. DoublePDKB,conductor
pekerjaan: yang
- Rope Block & Yoke with ROBOT
halnya kami laksanakan ketika berkurang.ASIKO (Robot AtaSi Isolator KOtor) berfung
melakukan penggantian isolatorShackle suspension 150 kV single untuk Dengan
membersihkanadanya isolator
metodekotor PDKB, tigamakaphasa seca
pekerjaa
- Rope Block & Yoke with bersamaan tiap-tiap tiang disecara
SUTM on-line20KV secara
conductor & double conductor dimana dalam diatas dapat dilakukan tetapiONLINE
prose
pelaksanaannya membutuhkansuspension koordinasi clamp
waktu. Dalam dan Perpindahan
pelaksanaan dari satu
pekerjaan masihtiangrumit, kekarena
tiang lain
harusdilakuka
menai
pelaksanaan menggunakan metode yang ada, sebagai secarauntuk
tiang remote yaitu Robot akan
membersihkan melewatidan
tiap isolator isolator yan
berpinda
berikut Dengan
: menggunakan metode tersebut membutuhkan sudah dibersihkan
tempat untuk isolatortersebut.
pada tiangKeuntungan
lain. menggunaka
banyak waktu, conductor
1. Single karena dibutuhkan
: Wireketelitian
Tong & dalam penggunaan
Spiral Link stick alat ini Tim
yaitu:PDKB melakukan inovasi dengan membu
alat2.yang tepatconductor
Double (sesuai) dan
: - memerlukan
Rope Block & banyak personil
Yoke with ROBOTx ASIKO (Robot
Kontinyuitas AtaSi Isolator
penyaluran KOtor)
aliran daya listrikberfung
tetap
(linesman). Shackle untuk membersihkan
terjaga meskipun isolator
proseskotor tiga phasa
pekerjaan masih seca
Dari pengalaman tersebut- kami
Ropemencoba membuat
Block & Yoke withalat bersamaan tiap-tiap tiang di SUTM 20KV secara ONLINE
berlangsung.
bantu yang kami beri nama HOOK CLICK ,clamp
suspension sehingga dapat
dan Perpindahan dari satu tiang ke tiang lain dilakuka
lebih mempermudah pekerjaan, mempersingkat waktu Mempercepat
x remote waktu akan
pengerjaan dan isolator
lebih praktis
secara yaitu Robot melewati yan
pengerjaan, danmenggunakan
Dengan mendapatkan hasil yang
metode lebih optimal.
tersebut membutuhkan sudah x dibersihkan
Penghematan tersebut.
tenaga Keuntungan
manusia. menggunaka
banyak waktu, karena dibutuhkan ketelitian dalam penggunaan alat ini yaitu:
alat yang tepat (sesuai) dan memerlukan banyak personil x Meningkatkan faktor zero accident.
x Kontinyuitas penyaluran aliran daya listrik tetap
(linesman). x Penghematan biaya operasional pemeliharaan
terjaga meskipun proses pekerjaan masih
Dari pengalaman tersebut kami mencoba membuat alat jaringan.
berlangsung.
bantu yang kami beri nama HOOK CLICK , sehingga dapat
lebih mempermudah pekerjaan, mempersingkat waktu x Memperbaiki image perusahaan dimata
x Mempercepat waktu pengerjaan dan lebih praktis
pengerjaan, dan mendapatkan hasil yang lebih optimal. pelanggan.
x Penghematan tenaga manusia.
x Pekerjaan dengan
Meningkatkan menggunakan
faktor Robot Asiko aka
zero accident.
menimbulkan efektivitas dan efisiensi pemeliharaa
jaringan Penghematan
x distribusi biayabaik.
yang lebih operasional pemeliharaan
jaringan.
x Memperbaiki image perusahaan dimata
pelanggan.

Pekerjaan dengan menggunakan Robot Asiko aka


Bidang Technical Supporting
56

Kode
Unit
: 1203005
: Distribusi Jawa Timur
Tim Inovator :
Wisnu Kuntjoro Adi,
05
Judul : SOLTIS TUSRA (Solusi Praktis pemutusan sementara) Slamet Supriyadi,
Pada Alat Pembatas MCB 1 Phasa Didit Nur Chahyo
Katagori : Circuit Breakers Sensors
5

egiatan Besarnya tunggakan rekening listrik merupakan


sanaan permasalahan yang harus secepatnya dicari solusi,
pada mengingat realisasi penerimaan pendapatan PLN yang
galami 5
sebenarnya dapat segera diterima menjadi terhambat.
Pemutusan sementara yang ada saat ini hanya
egiatan
tidak berupaBesarnya
segel kertas tunggakan
dan segel timah rekening listrik merupakan
mempunyai kelemahan
sanaan
usakan permasalahan
dapat dengan mudah yang dibuka
harus oleh secepatnya
pelanggandicari tanpa solusi,
harus
pada
isolasi mengingat realisasi penerimaan
memenuhi tanggungjawabnya pendapatan
membayar rekeningPLN listrik.yang
galami sebenarnya dapat segera
Pemutusan diterima
aliran listrik menjadiyang
pelanggan terhambat.
lebih ekstrim
500 kV dilakukanPemutusan sementara
petugas dengan cara yang
membuka ada segel
saat kotak
ini hanya APP
ATUtidak
I- berupa segel kertasPembatas
(Alat Pengukur, dan segel dan timah Perlengkapannya)
mempunyai kelemahan dan
usakan
LMJAN dapat
melakukandengan mudah dibuka
pemutusan sambungan oleh pelanggan
kabel utama tanpa ke harus
MCB
isolasi
akibat memenuhi
(Miniature tanggungjawabnya
Circuit Breaker), membayar
sehingga rekening listrik.
menimbulkan
an efek Pemutusan
permasalahan barualiran
berupalistrik pelanggan
kebutuhan yang lebih kembali
penyegelan ekstrim
500
segerakV dilakukan
yang berarti petugas
rupiah dengan
hilang bagi cara membuka segel kotak APP
perusahaan.
ATU I- (Alat Pengukur,
Kelemahan Pembatas dan Perlengkapannya)
diatas memberikan pemikiran dibuat dan alat
LMJAN
solator melakukan
pemutusan pemutusan
sementara sambungan
yang efektifkabel dan utamasusahkedibuka MCB
akibat (Miniature
pelanggan, disebutCircuit SoltisTusra sehingga
Breaker), (Solusi Praktismenimbulkan
Pemutusan
an efek permasalahanyaitu
Sementara) barusuatu
berupa kebutuhan
rangkaian alatpenyegelan
elektronik sebagaikembali
oses
segera yang berartituas
pengunci rupiah
MCBhilangdanbagi perusahaan.
dilengkapi sensor infra merah
sebagaiKelemahan
pembukanya. diatas memberikan pemikiran dibuat alat
kan
solator pemutusanDengan sementara
SoltisTusra yang efektif dan
diharapkan tunggakansusahrekening
dibuka
lukan
pelanggan,
listrik mengecildisebut
dan SoltisTusra
memberi efek (Solusi
jera Praktis
kepadaPemutusan
pelanggan
Sementara)
yang menunggak yaitu rekening,
suatu rangkaian
kedepanalat elektronik
diharapkan sebagai
pelanggan
oses
pengunci
dapat tuas MCB
membayar dan dilengkapi sensor infra merah
tepat waktu.
ansmisi sebagaiBiaya
pembukanya.
pembuatan peralatan ini cukup murah dibanding
kan
denganDengan SoltisTusra
biaya pemutusan diharapkan
sementara yangtunggakan
berjalan saat rekening
ini.
lukan
ngelap listrik mengecil dan memberi efek jera kepada pelanggan
en dan

ansmisi
pi serta
yang menunggak rekening, kedepan diharapkan pelanggan
dapat membayar tepat waktu.
6 Kode Biaya: pembuatan
Unit biaya
dengan
1203006 peralatan ini cukup murah dibanding
: Distribusi
pemutusan Jawa Timur yang berjalan saat ini.
sementara
Tim Inovator :
Maskur Buchori,
06
ngelap
mbulah Judul : Robot ASIKO (Robot Atasi Isolator Kotor) Heru Setyawan,
Konstruksi JTM di Jawa Timur menggunakan sistem
entanpa
dan Anton Sugiharto
saluran udara yang peka terhadap pengaruh external
ma live Katagori : Insulators Robots
(cuaca, polusi), sehingga upaya menjaga keandalan di
i dapat 6
musim hujan masih dibayangi rasa kekhawatiran gagal
pi
a serta
yang mengingat setiap hujan pertama kali datang selalu terjadi
mbulah
waktu, listrik Konstruksi JTM di Jawa
padam. Investigasi Timur menggunakan
penyebab gangguan sistem SUTM
tanpa
sahaan saluran udara
tersebut ditemukanyang masalah
peka terhadap
flashoverpengaruh external
atau sparkover
ma live (cuaca,
yang polusi), sehingga
mengakibatkan upaya
terjadinya menjaga
short circuit keandalan
antar phasa di
i dapat musim
ke tanahhujan masih oleh
disebabkan dibayangi
isolatorrasa kekhawatiran gagal
TM kotor.
a yang mengingatSelamasetiapinihujan pertama kalipembersihan
pemeliharaan datang selaluisolator terjadi
waktu, listrik padam.
dilakukan secara manual penyebab
Investigasi gangguan banyak
dan membutuhkan SUTM
sahaan tersebut
tenaga kerja ditemukandengan masalahtingkat kesulitanatau
flashover sparkover
tinggi serta
kerjaan yang mengakibatkan
membutuhkan biaya terjadinya
operasional short antardimana
circuitbesar,
cukup phasa
M juga ke
harustanah disebabkandalam
dilaksanakan oleh isolator
kondisiTM kotor.
aliran listrik padam(off-
Seperti Selama ini pemeliharaan
line). mengakibatkan peluang menjual pembersihan
aliran dayaisolator listrik
ketika dilakukan
berkurang. secara manual dan membutuhkan banyak
single tenagaDengankerja adanya
dengan metode tingkat PDKB,
kesulitan maka tinggi serta
pekerjaan
kerjaan
dalam membutuhkan
diatas dapat dilakukanbiaya operasional cukup besar,
secara on-line tetapi dimana
proses
MDalam
juga harus dilaksanakan
pelaksanaan pekerjaandalam
masih kondisi
rumit,aliran
karena listrik
haruspadam(off-
menaiki
Seperti
ebagai tiang mengakibatkan
line). untuk membersihkan peluangtiap menjual
isolatoralirandan daya listrik
berpindah
yang mengakibatkan terjadinya short circuit antar phasa
ke tanah disebabkan oleh isolator TM kotor.
Bidang Technical
Selama Supporting
ini pemeliharaan pembersihan isolator 57
dilakukan secara manual dan membutuhkan banyak
tenaga kerja dengan tingkat kesulitan tinggi serta
kerjaan membutuhkan biaya operasional cukup besar, dimana
M juga harus dilaksanakan dalam kondisi aliran listrik padam(off-
Seperti line). mengakibatkan peluang menjual aliran daya listrik
ketika berkurang.
single Dengan adanya metode PDKB, maka pekerjaan
dalam diatas dapat dilakukan secara on-line tetapi proses
Dalam pelaksanaan pekerjaan masih rumit, karena harus menaiki
ebagai tiang untuk membersihkan tiap isolator dan berpindah
tempat untuk isolator pada tiang lain.
k stick Tim PDKB melakukan inovasi dengan membuat
with ROBOT ASIKO (Robot AtaSi Isolator KOtor) berfungsi
untuk membersihkan isolator kotor tiga phasa secara
with bersamaan tiap-tiap tiang di SUTM 20KV secara ONLINE,
dan Perpindahan dari satu tiang ke tiang lain dilakukan
secara remote yaitu Robot akan melewati isolator yang
utuhkan sudah dibersihkan tersebut. Keuntungan menggunakan
gunaan alat ini yaitu:
personil
x Kontinyuitas penyaluran aliran daya listrik tetap
terjaga meskipun proses pekerjaan masih
uat alat
berlangsung.
a dapat
waktu x Mempercepat waktu pengerjaan dan lebih praktis.
x Penghematan tenaga manusia.
x Meningkatkan faktor zero accident.
x Penghematan biaya operasional pemeliharaan
jaringan.
x Memperbaiki image perusahaan dimata
pelanggan.

Pekerjaan dengan menggunakan Robot Asiko akan


menimbulkan efektivitas dan efisiensi pemeliharaan
jaringan distribusi yang lebih baik.

07 Kode
Unit
: 1203007
: Distribusi Jawa Timur
Tim Inovator :
Yudi Lordianto,
Judul : SI PENU GENIT Herastopo Yp, St.,
(Solusi Pelanggan Nunggak Gembok Magnit) Sony Fajar Pribadi
Katagori : Boxes Padlocks

7 9

Umur piutang (COP Collection of Period ) Dalam setiap pekerjaan pemasangan fuseholder FCO ba
merupakan salah satu indikator kinerja PT. PLN (Persero) dikerjakan oleh Tim PDKB maupun oleh unit pelayana
yang menggambarkan besarnya tunggakan pembayaran teknik sering kali mengalami kesulitan dalam menaika
rekening listrik pelanggan dalam satu periode. Indikator fuseholder dan memasukannya kedalam FCO . Pada sa
COP berpengaruh terhadap besarnya uang masuk menaikan dan memasukan fuseholder sering kali terjatu
pendapatan (cash flow ) perusahaan. akibat goyangan dari telescopic stick yang panjang da
Jumlah tunggakan pembayaran rekening listrik lentur saat diulur keatas, akibat dari jatuhnya fuseholder i
pelanggan saat ini cukup besar, yang dikarenakan oleh bisa membahayakan keselamatan petugas dan lingkunga
beberapa faktor antara lain pelanggan malas, lupa, disekitar lokasi pekerjaaan .
sengaja tidak ingin membayar maupun karena kondisi Untuk memudahkan pekerjaan tersebut dan menguran
kesulitan ekonomi. bahaya yang akan terjadi, maka TIM PDKB APJ Semaran
Langkah - langkah Perusahaan untuk menekan membuat inovasi alat yaitu:
jumlah tunggakan rekening listrik pelanggan adalah FUSEHOLDER AUXILLIARY HANDLING.
melakukan pemutusan aliran listrik sementara dengan Alat ini berfungsi sebagai pemegang fuseholder karen
harapan pelanggan menyadari akan kewajibannya untuk cara kerja alat ini seperti tangan yang menggengga
Umur piutang
Jumlah tunggakan (COPpembayaran
Collectionrekening of Period listrik) Dalam setiap
lentur saat pekerjaan
diulur keatas,pemasangan fuseholder
akibat dari jatuhnya FCO ba
fuseholder
merupakan saat
pelanggan salahini satu indikator
cukup besar,kinerja
yangPT. PLN (Persero)
dikarenakan oleh dikerjakan oleh Tim PDKB
bisa membahayakan maupun
keselamatan oleh dan
petugas unit lingkunga
pelayana
teknikBidang
sering Technical Supporting
58 yang menggambarkan
beberapa faktor antara besarnya tunggakan malas,
lain pelanggan pembayaran
lupa, disekitar lokasikali mengalami
pekerjaaan . kesulitan dalam menaika
rekening tidak
sengaja listrik ingin
pelangganmembayardalammaupun
satu periode.
karenaIndikator
kondisi Untuk memudahkan pekerjaan kedalam
fuseholder dan memasukannya tersebut FCO . Pada sa
dan menguran
COP berpengaruh
kesulitan ekonomi. terhadap besarnya uang masuk menaikan
bahaya yang danakan
memasukan fuseholder
terjadi, maka TIM PDKB sering
APJkali terjatu
Semaran
pendapatanLangkah(cash- flow ) perusahaan.
langkah Perusahaan untuk menekan akibat
membuat goyangan dari yaitu:
inovasi alat telescopic stick yang panjang da
jumlah Jumlah
tunggakan tunggakan
rekening pembayaran rekening adalah
listrik pelanggan listrik lentur saat diulur AUXILLIARY
FUSEHOLDER keatas, akibatHANDLING.
dari jatuhnya fuseholder
pelanggan saat
melakukan ini cukup
pemutusan besar,
aliran yangsementara
listrik dikarenakan oleh
dengan bisa membahayakan
Alat keselamatan
ini berfungsi sebagai pemegangpetugas dan lingkunga
fuseholder karen
beberapa faktor antara
harapan pelanggan lain akan
menyadari pelanggan malas, untuk
kewajibannya lupa, disekitar
cara kerja lokasi
alatpekerjaaan
ini seperti. tangan yang menggengga
sengaja
melunasi.tidak
Selama ingin ini membayar
pemutusan maupun dilakukankarena kondisi
menggunakan Untuk memudahkan dengan
fuseholder,berbeda pekerjaanalattersebut dan menguran
yang sudah ada yai
kesulitan
stiker danekonomi.
atau segel, yang tingkat efektivitasnya kurang bahaya yanghead
disconnect akan terjadi, maka TIM
yang cara PDKBhanya
kerjanya APJ Semaran
sebata
memberikanLangkahkeuntungan
- langkah Perusahaan
bagi perusahaan untuk menekan
karena membuat inovasi alat yaitu:
pengait fuseholder.
jumlah tunggakan
pelanggan masih leluasa rekening listrik aliran
menyalakan pelanggan adalah
listrik dengan FUSEHOLDER
Fuseholder auxiliary AUXILLIARY HANDLING.
handling tersebut diharapkan bisa
melakukan
jalan merusak pemutusan
segel atau aliranstiker
listrikyang
sementara
terpasang dengan
dan Alat ini berfungsi
mengatasi kesulitansebagai pemegang
bagi petugas, fuseholder karen
mempercepat
harapan pelanggan
memindah switch MCB menyadari
pada posisi akannyalakewajibannya
(ON). untuk cara kerja memberi
pekerjaan, alat ini rasa
seperti
amantangan yang menggengga
bagi petugas dan
melunasi. Selama
Sebagai solusiini permasalahan
pemutusan dilakukan tersebutmenggunakan
diatas, dibuat fuseholder,berbeda dengan fuseholder
mengurangi resiko kejatuhan alat yang padasudah ada yai
petugas
stiker dan atau baru
alat pemutusan segel,SIyang
PENU tingkat
GENIT efektivitasnya
(SoluSI PElanggankurang disconnect headsekitar.
serta lingkungan yang cara kerjanya hanya sebata
memberikan
NUnggak, GEmbok keuntungan
MagNIT) bagi sebagai perusahaan
hasil inovasikarena
untuk pengait fuseholder.
pelanggan masihdan
mengganti stiker leluasa
atau menyalakan aliran listrik dengan
segel. Kelebihan-kelebihan yang Fuseholder auxiliary handling tersebut diharapkan bisa
jalan merusak
diberikan adalahsegel biayaatau stiker murah,
investasi yang terpasang
tidak mudah dan mengatasi
10 kesulitan bagi petugas, mempercepat
memindah switch MCB
dibuka pelanggan, padadipergunakan
dapat posisi nyala (ON). berulang-ulang, pekerjaan, memberi rasa aman bagi petugas dan
mudahSebagai
dibongkar solusi permasalahan
pasang, tersebut
memiliki tingkat diatas, dibuat
efektivitas lebih mengurangi resiko kejatuhan
Pengoperasian ABSWfuseholder
merupakan pada petugas ru
kegiatan
alat
baik,pemutusan
tidak merubah baru SIsegel
PENUterpasang,
GENIT (SoluSI PElanggan
flexibilitas tinggi serta
dalamlingkungan sekitar.
proses pendistribusian energi listrik khususnya pad
NUnggak, GEmbok
(dapat dipasang pada MagNIT)
seluruhsebagai
tipe MCB hasil inovasisegala
1 phasa untuk sistem tegangan 20 KV misalnya untuk keperluan manuv
mengganti
merk yang stiker dan atau
terpasang segel. Kelebihan-kelebihan
dilapangan), memberi efek jera yangke beban maupun pengurangan beban. Walaupun sifatny
diberikan
pelanggan adalah
karena biayadibuat investasi
dengan warna murah,yang tidakmencolok
mudah 10
rutin, namun dalam pengoperasiannya perlu hati h
dibuka tulisan
serta pelanggan,
NUNGGAKdapat dipergunakan
dan meningkatkan berulang-ulang,
kinerja karena rawannya kemungkinan terjadi kecelakaan ker
mudah
perusahaandibongkar
dengan pasang, memiliki
menurunkan tingkat
rasio COP. efektivitas lebih apabilaPengoperasian
terjadi tegangan ABSWsentuh merupakan kegiatanlangka
atau tegangan ru
baik, tidak
SI PENU merubahGENIT segel
terdiriterpasang,
dari Box flexibilitas tinggi
penutup bagian dalam
akibat proses
kebocoran pendistribusian
arus dan teganganenergi listrik khususnya
menuju ke massa pad
(dapat dipasang
dalam, Pen pengunci pada serta
seluruh tipe MCB
magnit, Gembok1 phasa segala
kombinasi, sistem
ground tegangan
lewat pipa 20 KV misalnya untuk
penggerak. keperluanitu
Kebocoran manuvbias
merk yang
Box penutup terpasang
Luar, dilapangan),
Kantong Plastik memberitempat efek jera ke
surat beban maupun
dikarenakan olehpengurangan
jumper putus, beban. Walaupun
sambungan pipasifatny
lep
pelanggan karena
pemberitahuan dibuat dengan
pemutusan (TUL warnaVI-01) yangdan mencolok
Software rutin,
maupun namun
besarnya dalambusurpengoperasiannya
api saat pengurangan perlu beban.
hati Ole h
serta tulisanPeralatan.
Pengelolaan NUNGGAK dan meningkatkan kinerja karena
karena rawannya
itu perlu kemungkinan
adanya alat terjadi pengaman kecelakaan
ABSW ker ba

08
perusahaan dengan menurunkan rasio COP. apabila
keselamatanterjadi tegangan
personil sentuh atau tegangan langka
yang mengoperasikannya.
SI PENU GENIT terdiri dari Box penutup bagian akibat Menyikapi
kebocoran betapa arus dan tegangan
pentingnya menuju kekerja
keselamatan massa ba
dalam,
8 Kode Pen: 1203010
pengunci serta magnit, Gembok kombinasi, ground lewatmaka
personilnya, pipa maka
penggerak.tim Kebocoran
inovator dari itu
PT bias
PL
Tim Inovator :
Box penutup Luar, Kantong Plastik tempat surat dikarenakanUPJ
(Persero) oleh Sidareja
jumper putus, - APJ sambungan
Cilacap pipa lep
berinova
Unit : Distribusi Jateng & DIY APJ Surakarta Agus Salim,
pemberitahuan pemutusan (TUL VI-01) dan Software maupun
menciptakanbesarnya busur api saat pengurangan beban. Ole
Judul Konduktor
: Conductor terurai adalah
Holder Clamp salah satu penyebab Nur Hendro, Sekat Pipa Penggerak ABSW 20 KV . Prins
Pengelolaan Peralatan. karena
kerja dariitu alatperlu adanya alat pengaman ABSW ba
gangguan pada Jaringan Tegangan Menengah (JTM).
(Alat Pengamanan Konduktor Terurai Sementara) Rakhman Setyo Ntersebut adalah mengisolasi / memisahka
Adapun penyebab terjadinya konduktor rantas / terurai itu keselamatan
secara elektrik personil yang mengoperasikannya.
dari terjadinya tegangan bocor / loncat yan
Katagori : Conductors Holding Devices
sendiri karena beberapa faktor, antara lain akibat melewati Menyikapi betapa pentingnya
pipa penggerak ABSW. Karena keselamatan
prinsipnya kerja
sebag ba
8
gangguan phasa-netral yang diakibatkan jaringan terkena personilnya,
isolasi maka maka maka tim
alat tersebut inovator
didesain dari PTisolat
menyerupai PL
pohon atau ada binatang yang short dengan cross arm / (Persero)
dengan fiberglassUPJ Sidareja sebagai - bahan APJ utama.
Cilacap Sekat berinovaPip
tiang. Konduktor
Selain itu juga teruraigangguan
adalah salahphasa satu- phasa penyebab
yang menciptakan
Penggerak ABSW Sekat Pipa 20 Penggerak
KV dipasang ABSW pada20 KV tuas/pip
. Prins
gangguan
disebabkanpada karena Jaringan
tarikan Tegangan
jaringan yang Menengah (JTM).
terlalu kendor kerja dari alat
penggerak ABSW tersebut
dengan adalah
ketinggianmengisolasi
3 sampai / memisahka
4 meter da
Adapun penyebab terjadinya
dapat mengakibatkan konduktor
terjadinya konduktorrantas / terurai itu
terurai. secara
permukaanelektriktanah.dari terjadinya tegangan bocor / loncat yan
sendiriUpaya
karena pengamanan
beberapa faktor, antaraterurai
konduktor lain akibat
yang melewati pipa penggerak
Pengujian ABSW.untuk
alat dilakukan Karena prinsipnya
mengetahui sebag
kelayaka
gangguan
dilakukan phasa-netral
saat ini masih yanglambat.
diakibatkan
Banyakjaringan
faktor terkena
yang isolasi
dari alatmaka
tersebut, alatsetelah
tersebut didesain menyerupai
diaplikasikan. Pengujian melip isolat
pohon atau adapengamanan
menyebabkan binatang yangkonduktor
short dengan teruraicross arm /
menjadi dengan
uji tahanan fiberglass
isolasi dan sebagai bahan mekanis.
uji kekuatan utama. Sekat PengujiaPip
tiang. Selain
lambat, itu juga
salah satu faktorgangguan phasa - phasa
adalah pengamanan yang
konduktor Penggerak
tahanan isolasiABSW 20 untuk
dilakukan KV dipasang
mengetahui padatingkattuas/pip
isola
disebabkan
terurai hanya karena
dapattarikan jaringan
dilakukan dalamyang terlalu kendor
keadaan padam penggerak
alat kerja ABSW
terhadap dengan ketinggian
tegangan tembus 3 sampai
maupun 4 meter
teganga da
dapat mengakibatkan
oleh petugas teknik di terjadinya konduktorJaringan
Unit Pelayanan terurai. (UPJ) permukaan
loncat atautanah. flash over. Sedangkan pengujian kekuata
Upaya
dan hanya bisapengamanan
dilakukan secara konduktor
on line /terurai
berteganganyang mekanis Pengujian
dilakukan alatuntuk
dilakukan untuk mengetahui
mengetahui kekuatan kelayaka
alat ker
dilakukan
oleh regu saat ini masih
Pekerjaan lambat.
Dalam Banyak Bertegangan
Keadaan faktor yang dari
ketikaalatterjadi
tersebut, setelah puntir
momen diaplikasikan.
pada tuas Pengujian
saat melip
ABS
menyebabkan
(PDKB), itu punpengamanan
dengan catatan konduktor
jika lokasiterurai menjadi
titik pekerjaan uji tahanan isolasi dan uji kekuatan mekanis. Pengujia
dioperasikan.
lambat,
dekat salah tiang.
dengan satu faktor adalah pengamanan konduktor tahananSekatisolasiPipa dilakukan
Penggerak untukABSW mengetahui tingkat isola
20 KV diciptakan untu
terurai Melihat
hanya situasi
dapat dilakukan
tersebut maka dalam keadaan sebuah
dibutuhkan padam alat kerja terhadap
meningkatkan tegangan
keamanan dalam tembus maupun teganga
pengoperasian ABS
oleh petugas
peralatan yangteknik
simpel, di praktis
Unit Pelayanan
penggunaannya,Jaringan (UPJ)
fleksibel loncat
sehingga atau mampu flashmenekan
over. Sedangkan
angka kecelakaanpengujian kekuata
kerja seke
dan hanya bisa
digunakan dilakukankondisi
di berbagai secaralokasi
on linepekerjaan,
/ bertegangan dan mekanis dilakukan untuk mengetahui kekuatan alat ker
mungkin.
oleh
jaminanregu Pekerjaan
keamanan Dalam Keadaan
bagi pelaksana tentunya. Bertegangan ketika Menyadari
terjadi momen fungsi dan puntir
dayapada guna tuas saat ABS
alat tersebut, mak
(PDKB), itu konsep
Dari pun dengan catatantersebut
pemikiran jika lokasi
maka titik terciptalah
pekerjaan dioperasikan.
kami berharap dorongan, motivasi dan dukungan pih
dekatyang
alat dengan tiang. Conductor holder clamp. Prinsip
dinamakan manajemenSekat PT PipaPLN Penggerak
( PerseroABSW ) 20 KV diciptakan
untuk penerapannya untu
kerja Melihat
Conductor situasiholder
tersebut maka adalah
clamp dibutuhkan sebuah
mengkunci meningkatkan
Semoga inovasikeamanan bisa diterimadalamdanpengoperasian
dimanfaatkan ABS dala
peralatankonduktor
bagian yang simpel, yangpraktis
teruraipenggunaannya,
sehingga tidakfleksibel terurai sehingga
lingkunganmampu kerja menekan
PT PLN angka ( Perserokecelakaan
) dengan kerja seke
tujua
oleh petugas teknik di Unit Pelayanan Jaringan (UPJ) loncat atau flash over. Sedangkan pengujian kekuata
dan hanya bisa dilakukan secara on line / bertegangan mekanis dilakukan untuk mengetahui kekuatan alat ker
Bidang Technical Supporting ketika terjadi momen puntir pada tuas saat
oleh regu Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan 59 ABS
(PDKB), itu pun dengan catatan jika lokasi titik pekerjaan dioperasikan.
dekat dengan tiang. Sekat Pipa Penggerak ABSW 20 KV diciptakan untu
Melihat situasi tersebut maka dibutuhkan sebuah meningkatkan keamanan dalam pengoperasian ABS
peralatan yang simpel, praktis penggunaannya, fleksibel sehingga mampu menekan angka kecelakaan kerja seke
digunakan di berbagai kondisi lokasi pekerjaan, dan mungkin.
jaminan keamanan bagi pelaksana tentunya. Menyadari fungsi dan daya guna alat tersebut, mak
Dari konsep pemikiran tersebut maka terciptalah kami berharap dorongan, motivasi dan dukungan piha
alat yang dinamakan Conductor holder clamp. Prinsip manajemen PT PLN ( Persero ) untuk penerapannya
kerja Conductor holder clamp adalah mengkunci Semoga inovasi bisa diterima dan dimanfaatkan dala
bagian konduktor yang terurai sehingga tidak terurai lingkungan kerja PT PLN ( Persero ) dengan tujua
terlalu panjang sampai menyentuh phasa sebelahnya. mencapai kesepakatan Zero Accident dan mengangk
Dengan peralatan ini diharapkan dapat mengurangi citra K3 ( Kesehatan dan Keselamatan Kerja ) yang leb
gangguan yang disebabkan oleh konduktor terurai serta baik untuk PT PLN ( Persero ).
mempercepat pengamanan yang dilakukan oleh petugas
teknik di UPJ secara online tanpa harus menunggu dari
regu PDKB.

09 Kode
Unit
: 1203011
: Distribusi Jateng & DIY APJ Semarang
Tim Inovator :
Agus Haryanto,
Judul : Fuseholder Auxilliary Handling Heriyanto,
(Alat Bantu Pemasangan dan Pengoperasian Holder FCO) Heri Setyawan
Katagori : Holding Devices Fuses

eriod ) Dalam setiap pekerjaan pemasangan fuseholder FCO baik


ersero) dikerjakan oleh Tim PDKB maupun oleh unit pelayanan
ayaran teknik sering kali mengalami kesulitan dalam menaikan
dikator fuseholder dan memasukannya kedalam FCO . Pada saat
masuk menaikan dan memasukan fuseholder sering kali terjatuh
akibat goyangan dari telescopic stick yang panjang dan
listrik lentur saat diulur keatas, akibat dari jatuhnya fuseholder ini
n oleh bisa membahayakan keselamatan petugas dan lingkungan
lupa, disekitar lokasi pekerjaaan .
kondisi Untuk memudahkan pekerjaan tersebut dan mengurangi
bahaya yang akan terjadi, maka TIM PDKB APJ Semarang
enekan membuat inovasi alat yaitu:
adalah FUSEHOLDER AUXILLIARY HANDLING.
dengan Alat ini berfungsi sebagai pemegang fuseholder karena
untuk cara kerja alat ini seperti tangan yang menggenggam
unakan fuseholder,berbeda dengan alat yang sudah ada yaitu
kurang disconnect head yang cara kerjanya hanya sebatas
karena pengait fuseholder.
dengan Fuseholder auxiliary handling tersebut diharapkan bisa
g dan mengatasi kesulitan bagi petugas, mempercepat
pekerjaan, memberi rasa aman bagi petugas dan
dibuat mengurangi resiko kejatuhan fuseholder pada petugas
anggan serta lingkungan sekitar.
untuk
n yang
mudah 10
-ulang,
s lebih Pengoperasian ABSW merupakan kegiatan rutin
tinggi dalam proses pendistribusian energi listrik khususnya pada
segala sistem tegangan 20 KV misalnya untuk keperluan manuver
era ke beban maupun pengurangan beban. Walaupun sifatnya
encolok rutin, namun dalam pengoperasiannya perlu hati hati
kinerja karena rawannya kemungkinan terjadi kecelakaan kerja
a untuk cara kerja alat ini seperti tangan yang menggenggam
unakan fuseholder,berbeda dengan alat yang sudah ada yaitu
kurang disconnect head yang cara kerjanya hanya sebatas Bidang Technical Supporting
60

10
karena pengait fuseholder.
dengan Fuseholder auxiliary handling tersebut diharapkan bisa
ng dan mengatasi kesulitan bagi petugas, mempercepat
Kode : 1203012 Tim Inovator :
pekerjaan, memberi rasa aman bagi petugas dan
Unit : Distribusi Jateng & DIY APJ Cilacap Imbar Susanto,
, dibuat mengurangi resiko kejatuhan fuseholder pada petugas
Judul : Sekat Pipa Penggerak ABSW 20 kV Wardiman,
anggan serta lingkungan sekitar.
Agung Siswoyo
i untuk
Katagori : Pipes Filtering Devices
an yang
mudah 10
g-ulang,
as lebih Pengoperasian ABSW merupakan kegiatan rutin
tinggi dalam proses pendistribusian energi listrik khususnya pada
segala sistem tegangan 20 KV misalnya untuk keperluan manuver
jera ke beban maupun pengurangan beban. Walaupun sifatnya
encolok rutin, namun dalam pengoperasiannya perlu hati hati
kinerja karena rawannya kemungkinan terjadi kecelakaan kerja
apabila terjadi tegangan sentuh atau tegangan langkah
bagian akibat kebocoran arus dan tegangan menuju ke massa /
mbinasi, ground lewat pipa penggerak. Kebocoran itu biasa
surat dikarenakan oleh jumper putus, sambungan pipa lepas
oftware maupun besarnya busur api saat pengurangan beban. Oleh
karena itu perlu adanya alat pengaman ABSW bagi
keselamatan personil yang mengoperasikannya.
Menyikapi betapa pentingnya keselamatan kerja bagi
personilnya, maka maka tim inovator dari PT PLN
(Persero) UPJ Sidareja - APJ Cilacap berinovasi
nyebab menciptakan Sekat Pipa Penggerak ABSW 20 KV . Prinsip
(JTM). kerja dari alat tersebut adalah mengisolasi / memisahkan
urai itu secara elektrik dari terjadinya tegangan bocor / loncat yang
akibat melewati pipa penggerak ABSW. Karena prinsipnya sebagai
erkena isolasi maka alat tersebut didesain menyerupai isolator
s arm / dengan fiberglass sebagai bahan utama. Sekat Pipa
a yang Penggerak ABSW 20 KV dipasang pada tuas/pipa
kendor penggerak ABSW dengan ketinggian 3 sampai 4 meter dari
permukaan tanah.
yang Pengujian alat dilakukan untuk mengetahui kelayakan
r yang dari alat tersebut, setelah diaplikasikan. Pengujian meliputi
menjadi uji tahanan isolasi dan uji kekuatan mekanis. Pengujian
nduktor tahanan isolasi dilakukan untuk mengetahui tingkat isolasi
padam alat kerja terhadap tegangan tembus maupun tegangan
(UPJ) loncat atau flash over. Sedangkan pengujian kekuatan
gangan mekanis dilakukan untuk mengetahui kekuatan alat kerja
gangan ketika terjadi momen puntir pada tuas saat ABSW
kerjaan dioperasikan.
Sekat Pipa Penggerak ABSW 20 KV diciptakan untuk
sebuah meningkatkan keamanan dalam pengoperasian ABSW
eksibel sehingga mampu menekan angka kecelakaan kerja sekecil
n, dan mungkin.
Menyadari fungsi dan daya guna alat tersebut, maka
ciptalah kami berharap dorongan, motivasi dan dukungan pihak
Prinsip manajemen PT PLN ( Persero ) untuk penerapannya.
ngkunci Semoga inovasi bisa diterima dan dimanfaatkan dalam
terurai lingkungan kerja PT PLN ( Persero ) dengan tujuan
nya. mencapai kesepakatan Zero Accident dan mengangkat
gurangi citra K3 ( Kesehatan dan Keselamatan Kerja ) yang lebih
ai serta baik untuk PT PLN ( Persero ).
etugas
gu dari
Bidang Technical Supporting
61

11Kode
Unit
: 1203013
: Distribusi Jabar Banten APJ Cirebon
Tim Inovator :
Okib,
Judul : Alat Pemotong LLC (Conector PDKB-TM) Purwanto,
Deni P
Katagori : Connectors Cut-off Devices

11 13

Dengan masih seringnya pemadaman listrik yang Keselamatan Ketenagalistrikan ( K2 ) adalah h


diakibatkan oleh pekerjaan yang tidak bisa dikerjakan oleh yang sangat mutlak harus diutamakan dala
PDKB-TM (sulit untuk memasang Conductor Cover) melaksanakan pekerjaan, terutama Keselamatan da
dikarenakan adanya LLC (CONECTOR PDKB-TM) rusak Kesehatan Kerja. Apabila terjadi kecelakaan dala
11 13
yang sudah terpasang di jaringan SUTM, maka kami melaksanakan pekerjaan, akan sangat berpengaruh pad
sepakat untuk mencoba membuat suatu alat yang bisa kinerja unit tempat terjadinya kecelakaan kerja tersebu
Dengan masih seringnya pemadaman listrik yang Keselamatan Ketenagalistrikan ( K2 ) adalah h
mengatasi/membuka LLC rusak yang sudah terpasang terlebih lagi apabila sampai merenggut nyawa pelaksana.
diakibatkan oleh pekerjaan yang tidak bisa dikerjakan oleh yang sangat mutlak harus diutamakan dala
dijaringan SUTM dengan tidak mengganggu pasokan listrik Tujuan dibuatnya makalah ini adalah unt
PDKB-TM (sulit untuk memasang Conductor Cover) melaksanakan pekerjaan, terutama Keselamatan da
ke konsumen, dengan alat Inovasi yang kami ciptakan, meminimalisir angka kecelakaan kerja yang mungk
dikarenakan adanya LLC (CONECTOR PDKB-TM) rusak Kesehatan Kerja. Apabila terjadi kecelakaan dala
masalah yang timbul akibat LLC rusak yang menempel terjadi, yang diantaranya diakibatkan oleh terbatasn
yang sudah terpasang di jaringan SUTM, maka kami melaksanakan pekerjaan, akan sangat berpengaruh pad
dijaringan bisa kami atasi dengan baik dan perbaikan peralatan kerja yang kita miliki.
sepakat untuk mencoba membuat suatu alat yang bisa kinerja unit tempat terjadinya kecelakaan kerja tersebu
gangguan/pemeliharaanpun bisa dikerjakan dengan Kenyataan dilapangan masih banyak yang bi
mengatasi/membuka LLC rusak yang sudah terpasang terlebih lagi apabila sampai merenggut nyawa pelaksana.
PDKB-TM. mengakibatkan kecelakaan kerja, salah satunya adala
dijaringan SUTM dengan tidak mengganggu pasokan listrik Tujuan dibuatnya makalah ini adalah untu
Dengan mengalami beberapa kali penyempurnaan ketika kita melaksanakan perbaikan gangguan diatas tian
ke konsumen, dengan alat Inovasi yang kami ciptakan, meminimalisir angka kecelakaan kerja yang mungk
agar menghasilkan karya Inovasi yang mempunyai nilai akan tetapi lokasi gangguan tersebut tidak memungkinka
masalah yang timbul akibat LLC rusak yang menempel terjadi, yang diantaranya diakibatkan oleh terbatasny
lebih baik dari bentuk dan cara kerjanya (cara yang paling pelaksana membawa peralatan kerja berupa tangg
dijaringan bisa kami atasi dengan baik dan perbaikan peralatan kerja yang kita miliki.
mudah pengoperasiannya) akhirnya terciptalah sebuah alat standar PLN, mungkin karena jalanya tidak bisa dijangka
gangguan/pemeliharaanpun bisa dikerjakan dengan Kenyataan dilapangan masih banyak yang bis
untuk memotong LLC rusak yang sudah terpasang di kendaraan roda empat atau alasan lain, pelaksan
PDKB-TM. mengakibatkan kecelakaan kerja, salah satunya adala
jaringan SUTM yang kami beri nama ALAT PEMOTONG gangguan biasanya akan meminjam tangga bambu
Dengan mengalami beberapa kali penyempurnaan ketika kita melaksanakan perbaikan gangguan diatas tian
LLC (CONECTOR PDKB-TM) YANG RUSAK alat ini pelanggan, itu pun kalau tersedia, kalau tidak, seringk
agar menghasilkan karya Inovasi yang mempunyai nilai akan tetapi lokasi gangguan tersebut tidak memungkinka
sudah kami uji coba beberapa kali dan hasilnya bisa pelaksana akan berupaya sekuat tenaga naik keatas tian
lebih baik dari bentuk dan cara kerjanya (cara yang paling pelaksana membawa peralatan kerja berupa tangg
dipertanggungjawabkan baik dari SOP (Standar Operasion dengan memanjat tanpa alat dan pengaman, sangat jel
mudah pengoperasiannya) akhirnya terciptalah sebuah alat standar PLN, mungkin karena jalanya tidak bisa dijangka
Prosedur) maupun K2 (Keselamatan Ketenaga listrikan), ini pekerjaan yang penuh resiko kecelakaan.
untuk memotong LLC rusak yang sudah terpasang di kendaraan roda empat atau alasan lain, pelaksan
untuk lebih jelasnya bisa kita lihat dari foto dan rekaman Kami berusaha menemukan peralatan ker
jaringan SUTM yang kami beri nama ALAT PEMOTONG gangguan biasanya akan meminjam tangga bambu k
Video yang kami buat pada saat percobaan cara kerja pengganti tangga standar PLN yang bisa dibawa
LLC (CONECTOR PDKB-TM) YANG RUSAK alat ini pelanggan, itu pun kalau tersedia, kalau tidak, seringk
ALAT PEMOTONG LLC (CONECTOR PDKB-TM) YANG wilayah kerja yang tidak dapat dijangkau oleh kendaraa
sudah kami uji coba beberapa kali dan hasilnya bisa pelaksana akan berupaya sekuat tenaga naik keatas tian
RUSAK dalam kondisi OFFLINE. roda empat. Bisa dibawa dengan menggunakan sepe
dipertanggungjawabkan baik dari SOP (Standar Operasion dengan memanjat tanpa alat dan pengaman, sangat jela

12
motor atau mudah dan ringan dibawa, walaupun dipangg
Prosedur) maupun K2 (Keselamatan Ketenaga listrikan), ini pekerjaan yang penuh resiko kecelakaan.
sambil berjalan kaki.
untuk lebih jelasnya bisa kita lihat dari foto dan rekaman Kami berusaha menemukan peralatan ker
12 Rancangan yang kami buat adalah peralatan ker
Video
Kode yang: kami buat pada saat percobaan cara kerja
1203014 pengganti
Tim Inovatortangga
: standar PLN yang bisa dibawa k
pengganti tangga standar PLN yang dibuat dari baha
ALAT
Unit PEMOTONG
: DistribusiLLC (CONECTOR
Jabar PDKB-TM) YANG
Banten APJ Karawang wilayah
Aep kerja yang tidak dapat dijangkau oleh kendaraa
Saepudin,
Dalam pelaksanaan pemeliharaan jumper yang ringan, kuat, dan bisa di bongkar pasang. Peralata
RUSAK
Judul dalam
: TIE kondisi
BACK PLUSOFFLINE.
(Alat Praktis Pemasangan CCO) 1. roda empat.
Mochamad Bisa dibawa dengan menggunakan seped
Hafid,
menggunakan CCO pada Saluran Udara Tegangan kerja sederhana tapi sangat bermanfaat , dapat melindun
motor atau mudah dan ringan dibawa, walaupun dipangg
Alimansyah
Menengah (SUTM) dengan menggunakan metode PDKB kita dari kecelakaan kerja.
Katagori : Jumper Maintenance sambil berjalan kaki.
sering mengalami kendala, dimana penggunaan alat Pemilihan bahan untuk peralatan kerja
12 Rancangan yang kami buat adalah peralatan ker
pendukung yang selama ini kami pakai untuk membantu diusahakan menggunakan material yang mudah dica
pengganti tangga standar PLN yang dibuat dari baha
proses pemasangan CCO pada jaringan bertegangan kami dipasaran, pemasangannya menggunakan metod
Dalam pelaksanaan pemeliharaan jumper yang ringan, kuat, dan bisa di bongkar pasang. Peralata
rasa kurang efektif, selain menggunakan dua alat dan bongkar pasang, sehingga untuk pengangkutannya sang
menggunakan CCO pada Saluran Udara Tegangan kerja sederhana tapi sangat bermanfaat , dapat melindun
ketika proses pemasangan jumper pada jaringan sering memudahkan kita. Selain itu, metoda bongkar pasang
Menengah (SUTM) dengan menggunakan metode PDKB kita dari kecelakaan kerja.
mengalami kesulitan dikarenakan CCO pada jumper baru dimaksudkan agar apabila terjadi kerusakan pada sala
sering mengalami kendala, dimana penggunaan alat Pemilihan bahan untuk peralatan kerja
tidak langsung pas menempel pada jaringan. Dari satu bagian, akan memudahkan bagi kita unt
pendukung yang selama ini kami pakai untuk membantu diusahakan menggunakan material yang mudah dica
permasalahan tersebut timbul ide dari kami untuk membuat menggantinya, biayanyapun tidak akan terlalu mahal.
proses pemasangan CCO pada jaringan bertegangan kami dipasaran, pemasangannya menggunakan metod
alat pendukung yang lebih efektif. Dalam pelaksanaannya Peralatan kerja pengganti tangga standar PLN yan
rasa kurang efektif, selain menggunakan dua alat dan bongkar pasang, sehingga untuk pengangkutannya sang
alat ini menggabungkan dua fungsi yaitu memasang kami sebut Alat Panjat Tiang Susun, setidaknya dap
ketika proses pemasangan jumper pada jaringan sering memudahkan kita. Selain itu, metoda bongkar pasang
jumper yang sudah memakai CCO sekaligus menutup menjadi jalan keluar dari kesulitan kami dilapanga
mengalami kesulitan dikarenakan CCO pada jumper baru dimaksudkan agar apabila terjadi kerusakan pada sala
CCO tersebut dalam satu tahapan. Keselamatan Ketenagalistrikan (K2), terutama pad
tidak langsung pas menempel pada jaringan. Dari satu bagian, akan memudahkan bagi kita untu
Dengan demikian pekerjaan dapat dilaksanakan Keamanan dan Kesehatan Kerja dapat terjaga. Muda
permasalahan tersebut timbul ide dari kami untuk membuat menggantinya, biayanyapun tidak akan terlalu mahal.
dengan waktu singkat sehingga target ZERO ACCIDENT mudahan Nilai Kinerja Unit tempat kita bekerja tid
alat pendukung yang lebih efektif. Dalam pelaksanaannya Peralatan kerja pengganti tangga standar PLN yan
dapat tercapai karena pegawai tidak mengalami kelelahan terganggu oleh akibat kecelakaan kerja.
alat ini menggabungkan dua fungsi yaitu memasang kami sebut Alat Panjat Tiang Susun, setidaknya dap
dan bisa meminimalisir kegagalan ketika proses
jumper yang sudah memakai CCO sekaligus menutup menjadi jalan keluar dari kesulitan kami dilapanga
pemasangan CCO.
CCO tersebut dalam satu tahapan. Keselamatan Ketenagalistrikan (K2), terutama pad
rasa kurang efektif, selain menggunakan dua alat dan bongkar pasang, sehingga untuk pengangkutannya sang
ketika proses pemasangan jumper pada jaringan sering memudahkan kita. Selain itu, metoda bongkar pasang
Bidang Technical Supporting
62 mengalami kesulitan dikarenakan CCO pada jumper baru dimaksudkan agar apabila terjadi kerusakan pada sala
tidak langsung pas menempel pada jaringan. Dari satu bagian, akan memudahkan bagi kita unt
permasalahan tersebut timbul ide dari kami untuk membuat menggantinya, biayanyapun tidak akan terlalu mahal.
alat pendukung yang lebih efektif. Dalam pelaksanaannya Peralatan kerja pengganti tangga standar PLN yan
alat ini menggabungkan dua fungsi yaitu memasang kami sebut Alat Panjat Tiang Susun, setidaknya dap
jumper yang sudah memakai CCO sekaligus menutup menjadi jalan keluar dari kesulitan kami dilapanga
CCO tersebut dalam satu tahapan. Keselamatan Ketenagalistrikan (K2), terutama pad
Dengan demikian pekerjaan dapat dilaksanakan Keamanan dan Kesehatan Kerja dapat terjaga. Muda
dengan waktu singkat sehingga target ZERO ACCIDENT mudahan Nilai Kinerja Unit tempat kita bekerja tid
dapat tercapai karena pegawai tidak mengalami kelelahan terganggu oleh akibat kecelakaan kerja.
dan bisa meminimalisir kegagalan ketika proses
pemasangan CCO.

Kode
Unit
: 1203016
: Distribusi Jabar Banten APJ Garut
14 Inovator :
Tim
Beni Sofyan,
13
Judul : Alat Panjat Tiang Susun Dalam pekerjaan pemeliharaan jaringan SUT
Iyus Rustandi,
yangHakim
Fikri mengharuskan memotong jumper, sering dijump
Katagori : Ladder Stairs Safety kesulitan terutama saat pemasangan CCO. Pelaksan
harus memasang CCO dalam jangkauan yang cukup jau
13
akibat sampah-sampah CCO yang berderet di jaringa
SUTM. Disamping dapat menguras tenaga da
k yang Keselamatan Ketenagalistrikan ( K2 ) adalah hal
menurunkan stamina pelaksana juga dapat berdamp
an oleh yang sangat mutlak harus diutamakan dalam
pada K2 sehingga hasil pekerjaan pun kurang sempurna.
Cover) melaksanakan pekerjaan, terutama Keselamatan dan
Dalam SOP pekerjaan pemeliharaan jumper denga
rusak Kesehatan Kerja. Apabila terjadi kecelakaan dalam
menggunakan metode PDKB, maka jumper permane
a kami melaksanakan pekerjaan, akan sangat berpengaruh pada
harus dipotong terlebih dahulu sehingga sisa potonga
g bisa kinerja unit tempat terjadinya kecelakaan kerja tersebut,
jumper dan CCO akan menjadi sampah di jaringan. Pad
pasang terlebih lagi apabila sampai merenggut nyawa pelaksana.
saat akan memasang titik sambung yang baru, seharusn
n listrik Tujuan dibuatnya makalah ini adalah untuk
sampah-sampah tersebut dibersihkan terlebih dahulu ag
ptakan, meminimalisir angka kecelakaan kerja yang mungkin
jangkauan pemasangan CCO tidak terlalu jauh dan seca
nempel terjadi, yang diantaranya diakibatkan oleh terbatasnya
estetika struktur jaringan menjadi lebih baik. Denga
baikan peralatan kerja yang kita miliki.
menggunakan APEC yang terbuat dari bahan baja denga
dengan Kenyataan dilapangan masih banyak yang bisa
bobot yang ringan dan kokoh serta murah maka dap
mengakibatkan kecelakaan kerja, salah satunya adalah
membuat jaringan SUTM menjadi bersih dari sampah CC
urnaan ketika kita melaksanakan perbaikan gangguan diatas tiang,
sehingga pelaksana dapat memasang CCO berikutn
ai nilai akan tetapi lokasi gangguan tersebut tidak memungkinkan
dengan mudah dalam jangkauan yang relatif deka
paling pelaksana membawa peralatan kerja berupa tangga
Disamping itu, dalam pengoperasiannya tidak memerluka
ah alat standar PLN, mungkin karena jalanya tidak bisa dijangkau
waktu yang terlalu lama serta tidak terlalu mengur
ang di kendaraan roda empat atau alasan lain, pelaksana
tenaga pelaksana.
OTONG gangguan biasanya akan meminjam tangga bambu ke
alat ini pelanggan, itu pun kalau tersedia, kalau tidak, seringkali
a bisa pelaksana akan berupaya sekuat tenaga naik keatas tiang
erasion dengan memanjat tanpa alat dan pengaman, sangat jelas
trikan), ini pekerjaan yang penuh resiko kecelakaan.
kaman Kami berusaha menemukan peralatan kerja
kerja pengganti tangga standar PLN yang bisa dibawa ke
YANG wilayah kerja yang tidak dapat dijangkau oleh kendaraan
roda empat. Bisa dibawa dengan menggunakan sepeda
motor atau mudah dan ringan dibawa, walaupun dipanggul
sambil berjalan kaki.
Rancangan yang kami buat adalah peralatan kerja
pengganti tangga standar PLN yang dibuat dari bahan
jumper yang ringan, kuat, dan bisa di bongkar pasang. Peralatan
gangan kerja sederhana tapi sangat bermanfaat , dapat melindungi
PDKB kita dari kecelakaan kerja.
n alat Pemilihan bahan untuk peralatan kerja ini
mbantu diusahakan menggunakan material yang mudah dicari
n kami dipasaran, pemasangannya menggunakan metoda
at dan bongkar pasang, sehingga untuk pengangkutannya sangat
sering memudahkan kita. Selain itu, metoda bongkar pasang ini
er baru dimaksudkan agar apabila terjadi kerusakan pada salah
. Dari satu bagian, akan memudahkan bagi kita untuk
YANG
jumper wilayah kerja kuat,
yang ringan, yangdantidakbisa
dapat dijangkau
di bongkar oleh kendaraan
pasang. Peralatan
gangan roda sederhana
kerja empat. Bisa dibawa
tapi sangatdengan
bermanfaatmenggunakan sepeda
, dapat melindungi
Bidang
motor atauTechnical
mudah dan Supporting
ringan dibawa, walaupun dipanggul
PDKB kita dari kecelakaan kerja. 63
n alat sambil Pemilihan
berjalan kaki.bahan untuk peralatan kerja ini
mbantu Rancangan
diusahakan yang kamimaterial
menggunakan buat adalah
yang peralatan kerja
mudah dicari
an kami pengganti tangga
dipasaran, standar PLN menggunakan
pemasangannya yang dibuat dari metoda
bahan
jumper
at dan yang ringan,
bongkar kuat,sehingga
pasang, dan bisauntuk
di bongkar pasang. Peralatan
pengangkutannya sangat
gangan
sering kerja sederhana
memudahkan tapiSelain
kita. sangatitu,
bermanfaat , dapat melindungi
metoda bongkar pasang ini
erPDKB
baru kita dari kecelakaan
dimaksudkan kerja. terjadi kerusakan pada salah
agar apabila
.n Dari
alat satu Pemilihan
bagian, akan bahan untuk peralatan
memudahkan bagi kita kerjauntuk
ini
mbantu
embuat diusahakan
menggantinya, menggunakan material
biayanyapun tidak akanyang
terlalumudah
mahal. dicari
an kami
aannya dipasaran, pemasangannya
Peralatan menggunakan
kerja pengganti tangga standar PLN metoda
yang
at dan
masang bongkar
kami sebutpasang,
Alatsehingga untukSusun,
Panjat Tiang pengangkutannya
setidaknyasangat
dapat
sering
enutup memudahkan
menjadi jalan kita. Selain
keluar itu, kesulitan
dari metoda bongkar pasang ini
kami dilapangan.
er baru dimaksudkan
Keselamatan agar apabila terjadi (K2),
Ketenagalistrikan kerusakan pada salah
terutama pada
. Dari
anakan satu
Keamananbagian,
dan akan memudahkan
Kesehatan Kerja dapatbagi kita Mudah-
terjaga. untuk
embuat
IDENT menggantinya,
mudahan Nilai biayanyapun
Kinerja Unittidak akan terlalu
tempat mahal. tidak
kita bekerja
aannya
elahan Peralatan
terganggu kerja kecelakaan
oleh akibat pengganti tangga
kerja. standar PLN yang
masang
proses kami sebut Alat Panjat Tiang Susun, setidaknya dapat
enutup menjadi jalan keluar dari kesulitan kami dilapangan.

14
Keselamatan Ketenagalistrikan (K2), terutama pada
anakan Keamanan dan Kesehatan Kerja dapat terjaga. Mudah-
IDENT mudahan
14Kode Nilai Kinerja Unit tempat kita bekerja tidak
: 1203017 Tim Inovator :
elahan terganggu
Unit oleh akibat kecelakaan
: Distribusi Jabar Bantenkerja.
APJ Bekasi Asep Rohman Mulyana,
proses Judul Dalam: Alat Pelepas CCO
pekerjaan (APEC)
pemeliharaan jaringan SUTM Firman Herdani,
yang mengharuskan memotong jumper, sering dijumpai Ramansyah
Katagori terutama
kesulitan : Overhead saatLines Maintenance
pemasangan CCO. Medium Voltage
Pelaksana
harus memasang CCO dalam jangkauan yang cukup jauh
14
akibat sampah-sampah CCO yang berderet di jaringan
SUTM. Disamping dapat menguras tenaga dan
Dalam stamina
menurunkan pekerjaan pemeliharaan
pelaksana juga dapatjaringan SUTM
berdampak
yang
pada K2mengharuskan
sehingga hasilmemotong
pekerjaan pun jumper,
kurangsering dijumpai
sempurna.
kesulitan
Dalamterutama saat pemasangan
SOP pekerjaan pemeliharaan CCO.jumperPelaksana
dengan
harus memasang
menggunakan CCO dalam
metode PDKB,jangkauan
maka jumper yang cukup
permanen jauh
akibat sampah-sampah
harus dipotong terlebih CCOdahuluyang berderet
sehingga sisadipotongan
jaringan
SUTM.
jumper dan Disamping
CCO akan dapatmenjadi menguras tenaga Pada
sampah di jaringan. dan
menurunkan
saat stamina titik
akan memasang