Anda di halaman 1dari 4

Profil Anak Jalanan

Nama : Jamaludin

Umur : 35 tahun

Alamat : Sukajadi, kelurahan negrikidul, Purwakarta

Aktivitas : Pengolahan tempe

HASIL WAWANCARA

I.
1. Apa yang menyebabkan Anda berada di jalan ?
Keinginan sendiri, ingin punya uang sendiri karena orang tua juga
tidak bekerja
2. Apakah Anda tinggal di jalanan atau masih pulang ke rumah ?
Pulang ke rumah, sekarang sudah tidak di jalan lagi, itu sudah lama
5 tahun yang lalu
3. Siapa yang mengajak/menyuruh Anda berada di jalan ? apakah
kemauan sendiri ?
Keinginan sendiri
4. Apakah Anda masih memiliki orang tua atau keluarga ?
masih
5. Sejak kapan Anda mulai mengamen/meminta-minta di jalan ?
Dulu waktu masih SD, 5 tahun yang lalu
6. Kapan waktu untuk mengamen/meminta-minta ?
Siang hari sampai sore
7. Berapa penghasilan yang Anda dapatkan sehari-harinya ?
Penghasilan nya sekitar Rp.20.000,-/hari nya dibagi hasil dengan
pihak mesjid, saya R.10.000,- mesjid juga sama.
8. Apakah Anda termasuk anak binaan yayasan ?
iya
9. Apakah harapan Anda kedepannya ?
Semoga teman-teman yang masih di jalan tidak dijalan lagi dan
menjalani kehidupan seperti anak-anak lainnya.
Eva adalah seorang anak yang pernah menjadi anak jalanan. Namun

sekarang ia sudah tidak lagi turun ke jalan, dan sekarang sedang menimba ilmu di

salah satu sekolah menengah di Tegalwaru juga menjadi anak binaan dari rumah

singgah di Plered. Sekitar 5 tahun yang lalu ia menjalani kehidupan dijalan

bersama dengan teman-temannya meminta sumbangan untuk pembangunan

mesjid. Itu atas dasar keinginannya sendiri tanpa ada paksaan, orang tua juga

kakak nya melarang untuk turun ke jalan. Penghasilan nya sekitar

Rp.20.000,-/hari nya dibagi hasil dengan pihak mesjid. Uang tersebut Eva

gunakan untuk makan dan menabung. Rute yang paling jauh saat meminta

sumbangan bisa sampai Pasar Jumat dengan naik angkutan umum. Alasannya

memilih jalan ini karena lebih cepat dalam mendapatkan uang. Ia juga bercita-cita

menjadi seorang guru. Harapan kedepannya teman-teman nya yang masih di

jalanan segera diselamatkan dan dibina seperti yang Eva rasakan saat ini.

Profil Anak Jalanan

1. Gilang(14 tahun), tempat tinggal di Ciwangi.


2. Bayu(11 tahun), tempat tinggal di Purwakarta.
3. Adzan(12tahun), tempat tinggal di Sadang.
4. Dika(10 tahun), tempat tinggal di Sadang.
Aktivitas anak jalanan : Mengamen

HASIL WAWANCARA

1. Apa yang menyebabkan Anda berada di jalan ?


keinginan dari mereka sendiri, sekedar mencari untuk jajan,
persiapan uang bila ada keperluan mendadak, juga membantu
meringankan beban orang tua
2. Apakah Anda tinggal di jalanan atau masih pulang ke rumah ?
Pulang ke rumah, kalau dika ngontrak di Sadang
3. Siapa yang mengajak/menyuruh Anda berada di jalan ? apakah
kemauan sendiri ?
Keinginan sendiri
4. Apakah Anda masih memiliki orang tua atau keluarga ?
Masih, tapi Gilang cuman sama nenek aja, kalau ayah d jakarta tapi
tak pernah pulang, gak tau kemana. Yang lainnya masih dengan
orang tua
5. Sejak kapan Anda mulai mengamen/meminta-minta di jalan ?
2 tahun yang lalu
6. Kapan waktu untuk mengamen/meminta-minta ?
Dari sore sampai jam 8 malam
7. Berapa penghasilan yang Anda dapatkan sehari-harinya ?
penghasilan sehari-hari sekitar Rp. 20.000,-/ harinya
8. Apakah Anda termasuk anak binaan yayasan ?
Iya
9. Apakah harapan Anda kedepannya ?
Tidak macet, banjir tidak ada pengemis

Gilang, Bayu, Dika dan Adzan adalah anak jalanan yang kami temui saat

observasi. Mereka masih menempuh Pendidikan Dasar dan Menengah. Penyebab

mereka turun ke jalan bermacam-macam, Gilang mengaku ia turun ke jalan

karena kedua orang tuanya sudah bercerai (broken home) dan kini ia tinggal

bersama neneknya. Dan ada juga Dika merantau dari Subang. Alasan mereka

menjadi anak jalanan adalah keinginan dari mereka sendiri, sekedar mencari untuk

jajan, persiapan uang bila ada keperluan mendadak, juga membantu meringankan
beban orang tua. Mereka mengamen di pinggir jalan saat lampu merah berhenti,

penghasilan sehari-hari sekitar Rp. 20.000,-/ harinya. Sudah 2 tahun mereka

menjalani hidup dijalanan. Mereka mengamen hanya di sore hari sampai jam 8

malam saja, pagi harinya mereka pergi sekolah. Cita-cita mereka sebagian besar

menjadi pemain sepak bola dan ada juga yang ingin menjadi dokter.