Anda di halaman 1dari 48

Daya hantar listrik larutan elektrolit ditentukan oleh banyak sedikitnya ion yang terjadi oleh

proses ionisasi. Semakin banyak jumlah ion di dalam larutan, maka daya hantar listriknya
semakin kuat. Sebaliknya, semakin sedikit jumlah ion di dalam larutan, maka daya hantar
listriknya semakin lemah. Banyak sedikitnya elektrolit yang terionisasi dinyatakan dengan
derajat ionisasi (), yaitu perbandingan antara jumlah zat yang terionisasi dengan jumlah zat
mula-mula.

Dari rumus tersebut, dapat disimpulkan beberapa hal berikut.


Semakin besar derajat ionisasi, semakin banyak zat yang terurai. Artinya,
sifat elektrolit semakin kuat.
Semakin kecil derajat ionisasi, semakin sedikit zat yang terurai. Artinya,
sifat elektrolit semakin lemah.
Jenis-Jenis Larutan Elektrolit

Berdasarkan daya hantar listrik pada larutan, larutan elektrolit dibagi menjadi 2 yaitu:
1. Elektrolit Kuat

Elektrolit kuat adalah larutan elektrolit yang dapat menghantarkan arus listrik dengan
baik. Hal ini disebabkan oleh zat-zat elektrolit kuat dalam larutannya terionisasi
sempurna, sehingga jumlah ion dalam larutan relatif banyak. Oleh karena mengalami
ionisasi sempurna, maka elektrolit kuat memiliki derajat ionisasi sama dengan 1 ( =
1). Larutan yang termasuk elektrolit kuat adalah:

a. Larutan asam kuat, seperti HCl, HBr, HNO, dan HSO.

b. Larutan basa kuat, seperti NaOH, KOH, dan Ba(OH).

c. Larutan garam yang berasal dari asam kuat dan basa kuat, seperti NaCl dan NaSO.

Reaksi ionisasi elektrolit kuat merupakan reaksi satu arah (irreversible). Reaksi ini
digambarkan dengan satu arah panah ke kanan (). Contoh :

HCl H + Cl

NaOH Na + OH

NaCl Na + Cl

Ba(OH) Ba + 2OH

Melalui uji daya hantar listriknya, larutan elektrolit kuat menghasilkan nyala lampu
terang dan banyak gelembung gas. Hal ini disebabkan oleh potensial listrik yang
dihasilkan kuat sehingga banyak mengubah zat terlarut menjadi gas.
2. Elektrolit Lemah

Elektrolit lemah adalah larutan elektrolit yang kurang baik dalam menghantarkan arus
listrik. Hal ini disebabkan oleh zat-zat elektrolit lemah dalam larutannya terionisasi
sebagian, sehingga menghasilkan ion yang sedikit. Akibatnya, arus listrik tidak dapat
dihantarkan dengan sempurna. Oleh karena mengalami ionisasi sebagian, maka
elektrolit lemah memiliki derajat ionisasi lebih dari 0 kurang dari 1(0 < < 1).
Larutan yang termasuk elektrolit lemah adalah:

a. Larutan asam lemah, seperti CHCOOH, HPO, dan HF

b. Larutan basa lemah, seperti NHOH dan Al(OH)

Reaksi ionisasi elektrolit kuat merupakan reaksi bolak-balik (reversible). Reaksi ini
digambarkan dengan arah panah bolak balik (). Contoh:

CHCOOH CHCOO + H

NHOH NH + OH

HF H + F

Melalui uji daya hantar listriknya, larutan elektrolit lemah menghasilkan nyala lampu
redup atau lampu tidak menyala dan sedikit gelembung gas. Hal ini disebabkan oleh
potensial listrik yang dihasilkan sangat lemah, sehingga hanya sedikit zat terlarut yang
diubah menjadi gas.

Perbedaan antara larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah ditunjukkan oleh tabel
berikut.
Kalian tentu telah memahami dengan baik topik ini. Agar pemahaman kalian bertambah,
yuk kerjakan latihan soal-soal yang ada.

Incoming search terms:


contoh larutan elektrolit kuat
contoh larutan elektrolit lemah
larutan elektrolit kuat
larutan elektrolit lemah
Contoh elektrolit kuat
contoh larutan elektrolit kuat dan lemah
elektrolit kuat
#########################
contoh elektrolit kuat dan lemah
contoh reaksi ionisasi larutan elektrolit kuat
Share on: Twitter Facebook Google +
Larutan Elektrolit Kuat dan Elektrolit Lemah | kimia | 4.5
Related Posts

Perubahan Fisika dan Kimia

Perubahan Fisika dan Kimia Dalam topik ini, kalian akan belajar mengenai 2 jenis
perubahan benda yang...

Besaran Pokok Panjang, Massa dan Waktu dan Serta Pengukuran

Besaran Pokok Panjang, Massa dan Waktu dan Serta Pengukuran Dalam topik ini,
kalian akan belajar mengenai...

Grafik Titrasi Asam Basa

Grafik Titrasi Asam Basa Pada topik sebelumnya kita telah mempelajari tentang titrasi.
Untuk mengingat kembali topik titrasi,...

Kekhasan Atom karbon

Kekhasan Atom karbon Topik ini merupakan topik pengantar untuk mempelajari materi
hidrokarbon dan jenis-jenisnya. Oleh karena...

Penerapan Reaksi Redoks Dalam Kehidupan Sehari-hari

Penerapan Reaksi Redoks Dalam Kehidupan Sehari-hari Reaksi redoks memiliki


banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam...
Search for:
Recent Posts
Definisi Lingkungan di dalam Biologi
Definisi dan Komponen Penyusun Lingkungan
Membuat Skala Suhu
Konsep Pemuaian
Konsep Kalor dan Perpindahannya
Konsep Suhu
Percobaan Respirasi pada Hewan
Percobaan Ingenhousz
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Fotosintesis
Sistem Pencernaan Makanan Pada Manusia
Popular Search
orde reaksi
kekhasan atom karbon
pertidaksamaan nilai mutlak
karakteristik gelombang bunyi
rumus orde reaksi
rumus kimia protein
polimer
trayek ph
contoh soal pertidaksamaan nilai mutlak dan penyelesaiannya
percobaan ingenhousz

Pertanyaan yang timbul sekarang adalah bagaimana cara menuliskan reaksi ionisasi larutan
elektrolit? Kita dapat dengan mudah menuliskan reaksi ionisasi suatu larutan elektrolit hanya
dengan mengikuti pedoman penulisan reaksi ionisasi larutan elektrolit. Pedoman penulisan
reaksi ionisasi sebagai berikut;

1. Elektrolit Kuat

a. Asam kuat

HxZ (aq) x H+(aq) + Zx(aq)

Contoh:

HCl(aq) H+(aq) + Cl(aq)

H2SO4(aq) H+(aq) + SO42(aq)

HNO3(aq) H+(aq) + NO3(aq)

b. Basa kuat
M(OH)x(aq) Mx+(aq) +
x OH (aq)
Contoh:

NaOH(aq) a<+(aq) + OH(aq)


Ba(OH)2(a Ba2+(aq) + 2OH(aq)
q)
Ca(OH)2(a Ca2+(aq) + 2OH(aq)
q)

c. Garam
MxZy(aq) x My+(aq) + y Zx(aq)
Contoh:

NaCl(aq) Na+(aq) + Cl(aq)


Na2SO4(a 2Na+(aq) + SO42
q) (aq)
Al2(SO4)3( 2Al3+(aq) + 3SO42
aq) (aq)

2. Elektrolit Lemah
a. Asam lemah
HxZ(aq) x H+(aq) + Zx(aq)
Contoh:

CH3COOH(a H+(aq) + CH3COO(aq)


q)

H2SO3(aq) 2 H+(aq) + SO32(aq)

H3PO4(aq) 3 H+(aq) + PO4(aq)

b. Basa lemah
M(OH)x(aq) Mx+(aq) + x OH(aq)
Contoh:

NH4OH(aq) NH4+(aq) + OH(aq)

Al(OH)3(aq) Al3+(aq) + 3 OH(aq)

Fe(OH)2(aq Fe2+(aq) + 2 OH(aq)


)

Senyawa Ionik dan Senyawa Kovalen Polar

Berdasarkan jenis ikatannya, senyawa kimia dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu senyawa
ionik dan senyawa kovalen. Diketahui bahwa larutan H2SO4, NaOH, CH3COOH, NH4OH, dan
NaCl termasuk larutan elektrolit. Padahal telah diketahui bahwa NaCl adalah senyawa yang
berikatan ion (senyawa ionik), sedangkan HCl, H2SO4, CH3COOH, dan NH4OH adalah
kelompok senyawa yang berikatan kovalen (senyawa kovalen). Senyawa kovalen yang dapat
menghantarkan listrik disebut senyawa kovalen polar.