Anda di halaman 1dari 5

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 PENGERTIAN

Pomade adalah produk styling untuk rambut dan sesuatu yang bisa disebut minyak
rambut sejati. Bukan sekedar minyak encer seperti minyak goreng, bentuknya padat keras
mirip wax. Pada dasarnya, pomade adalah minyak yang dicampur dengan wax. Bedanya
adalah pomade tidak membuat rambut kering dan keras seperti gel, pomade tidak akan
mengering, mirip wax yang tidak kering dan bisa ditata ulang. Namun pomade akan membuat
rambut nampak basah dan bersinar (wet look) karena bahan dasarnya adalah minyak, tidak
seperti wax yang nampak kering (matte look).

Seperti produk lainnya, pomade memiliki banyak merek dan varian, ada yang light hold,
medium hold, hard hold, matte look, medium shine, dan high shine.

Gel memang membuat rambut menjadi licin dan rapi, namun karena gel bersifat
mudah kering, maka penggunanya akan kesulitan bila menyisir ulang rambut yang mulai
berantakan. Bila menggunakan wax, rambut kurang bersinar, kurang terlihat licin, dan
meninggalkan bercak putih seperti ketombe bila terkena air atau disisir. Untuk hair cream,
hasilnya kurang kuat untuk membuat rambut tetap berada di tempatnya. Berbeda dengan
Pomade, minyak rambut yang satu ini dapat membuat rambut nampak licin, bersinar,
membuat rambut kering dan keras, berdaya set kuat, serta bisa disisir ulang dengan air atau
tidak, tanpa meninggalkan bercak-bercak apapun. Bisa dibilang kalo kita menggunakan
pomade, maka akan lebih efektif daripada minyak rambut lain.

1.2 TUJUAN
a. Mahasiswa bisa membuat pomade sendiri menggunakan alat-alat sederhana
b. Mahasiswa mempunyai ide mencari alternatif dalam mengembangkan industri
rumah tangga.
BAB II
PROSEDUR PEMBUATAN

2.1 ALAT dan BAHAN


ALAT :
Baskom kecil ukuran sedang
Sendok besar/sendok kayu untuk mengambil bahan-bahan
Botol ukuran 5-10 liter untuk menampung minyak rambut yang setengah jadi
Timbangan dengan ukuran maksimum 1.800gr
Gelas ukur (Maatglas) ukuran 25cc dan 250cc untuk menakar bahan-bahan
yang berbentuk cair
Botol-botol ukuran sedang untuk menyimpan bahan baku
Botol-botol kecil yang tertutup rapat untuk menampung atau mengemas
minyak rambut yang sudah jadi.

BAHAN :

Paslin putih (white vaseline)


Minyak parfum
Alkohol kadar 96%
2.2 PROSEDUR
Pada pembuatan Fomade ini , kelompok kami melakukan 3 kali percobaan
dengan varian komposisi, seperti tertera pada tabel di bawah ini :

Percobaan ke Vaseline Alkohol Parfum


1 50 gram 1.5 ml 1 ml
2 50 gram 3 ml 2 ml
3 50 gram 5 ml 4 ml

Dari data diatas untuk ukuran vaselin kami kondisikan sama yaitu 50 gram, untuk
alkohol ada 3 variasi ukuran , begitu juga dengan tambahan parfum kami bagi dalam
3 ukuran.

Cara membuat :
1. Siapkanlah sebuah botol berukuran 1.000cc yang sudah disterilkan kemudian
masukkanlah ke dalam botol tersebut Minyak parfum sebanyak 15cc dan
4lk0h0l kadar 96% sebanyak 10cc. Tutuplah botol dengan rapat lalu dikocok-
kocok agar kedua bahan tersebut bercampur menjadi satu, waktu yang
diperlukan untuk mengocok-ngocok adalah selama 20menit. setelah kedua
bahan bercampur dengan rata maka diamkanlah selama 30menit.
2. Siapkanlah panci atau ketel alumunium lalu masukkanlah ke dalamnya Paslin
putih (white vaseline) sebanyak 1.000gr. letakkan panci di atas nyala api
sedang, tunggulah beberapa saat sampai Paslin putih (white vaseline) meleleh
cair.
3. Setelah Paslin putih (white vaseline) mencair masukkanlah campuran yang ada
di dalam botol (yang sebelumnya telah dibuat) ke dalam panci, kemudian
aduklah bahan-bahan yang ada di dalam panci selama 10menit agar campuran
menyatu dengan rata.
4. Setelah bahan-bahan yang ada di dalam panci bercampur matikanlah nyala api
dan jangan lupa untuk menutup panci dengan rapat, pomidpun telah jadi
tinggal memindahkan ke dalam kemasan.
5. Pomid yang masih panas harus segera di masukkann ke dalam kemasan
misalnya botol-botol kecil, karena apabila sudah dingin akan mengeras
sehingga akan sulit dipindahkan ke dalam kemasan.
BAB III
PEMBAHASAN

3.1 HASIL PERCOBAAN


Dari hasil percobaan yang kami lakukan dengan 3 variasi komponen yang berbeda ,
kami dapatkan hasil percobaan ke 3 adalah yang paling bagus .
Berikut ini data atau tabel hasil dari percobaan kami :

Percobaan Vaselin Alkoho Parfum Hasil


l
1 50 1,5 ml 1 ml Teksture dari fomade lebih encer
Wangi parfum kurang tercium
gram
2 50 3 ml 2 ml Teksture lebih padat
Wangi parfum kuarng tercium
gram
3 50 5 ml 4 ml Teksture pomade lebih pas , dan waktu di
gram pakai pada rambut lebih terasa
Wangi parfum tercium pas

Dari hasil ketiga percobaan diatas faktor alkohol sangat menentukan dalam hasil pomada ,
terutama pada teksture pomade tersebut.

3.2 KENDALA
Untuk pembuatan fomade ini kami menemui kendala dalam bahan entah karena harus
adanya pembelian minimal dalam jumlah besar maupun kami belum menemukan pejual
bahan baku tersebut di daerah kami.
Bahan yang menjadi kendala kami yaitu alkohol , dari literatur yang kami dapat untuk
konsentrasi alkohol seharusnya 96 % , tapi kami hanya memperoleh alkohol dengan
konsentrasi 70 %.
Selain alkohol untuk penambahan warna juga menemui kendala , karena untuk pewernaan
pomade harus menggunakan pewarna lilin , dan lagi-lagi kami kesulitan untuk
mendapatkannya.
BAB IV
PENUTUP

4.1 KESIMPULAN
Dari hasil percobaan kami , bisa diambil kesimpulan:
Pembuatan pomade bisa dilakukan dengan alat-alat sederhana
Komposisi dari alkohol sangat mempenaguruhi hasil dari teksture pomade.

4.2 SARAN

Sebaiknya pada pembuatan pomade disertakan varian temperature dan dalam metode
pendinginan , contohnya dengan udara bebas atau dengan menggunakan kipas angin untuk
mendapatkan hasil yang mungkin lebih bagus dari percobaan kali ini.