Anda di halaman 1dari 11

Soal 1

Konfigurasi unsur W :
Unsur W terletak pada blok d perioda 4, golongan IB di system periodic, sehingga :
Kulit Valensi = 4sx 3dy
Jumlah electron Valensi = 11
x=2
y = 11 2 = 9
Konfigurasi sebelum 4s adalah [Ar]
Maka konfigurasinya :
[Ar] 4s2 3d9

Tetapi konfigurasi ini tidak stabil karena tidak setengah penuh, sehingga 1 buah electron dari sub
kulit 4s di eksitasi ke 3d, sehingga konfigurasinya menjadi :
[Ar] 4s1 3d10

Jawaban : -

Soal 2
Konfigurasi suaru unsur : [Ar] 3d5 4s1
Letak unsur dalam system periodic :
Perioda = n tertinggi = 4
Golongan = B = berakhir di subkulit d
Jumlah ev = 5 + 1 = 6 = Golonga VIB

Jawaban : E

Soal 3
Konfigurasi electron :
12P : [Ne] 3s2
Kulit Valensi = 3s2
Jumlah electron valensi = 2 (cenderung melepaskan lektron ) = Logam = membentuk ion +2

17Q : [Ne] 3s2 3p5


Kulit Valensi : 3s2 3p5
Jumlah electron Valensi = 7 ( menerima electron) = Non Logam = Membentuk ion 1

Ikatan yang terjadi = Logam Non logan = Ionik


Rumus molekul antara P+2 dan Q-1 = PQ2

Jawaban : B

Soal 4
Senyawa Daya Hantar (aq) Td Tl
A - 65 C 5C
B + >500 C >4000C
C + 80 C 10C

Senyawa A : Kovalen Non Polar (Tidak menghantar listrik, Td dan Tl rendah)


Senyawa B : Ionik ( Menhantarkan Listrik, Td dan Tl Tinggi)
Senyawa C : Kovalen Non Polar (Menghantar listrik, Td dan Tl rendah)

Jawaban : C
Soal 5
Rumus molekul yang benar ketika jumlah BO = 0 dan BO Fe harus +2 atau +3
FeO2
Jumlah BO = BO Fe + 2 BO O
0 = BO Fe + 2(-2)
BO Fe = + 4(BO Fe yang ada hanya +2 dan + 3) (Salah)

Fe3S2
Jumlah BO = 3 x BO Fe + 2 x BO S
0 = 3 BO Fe + 2(-2)
BO Fe = 4/3 (BO Fe yang ada hanya +2 dan + 3) (Salah)

FeCl2
Jumlah BO = BO Fe + 2xBO Cl
0 = BO Fe + 2(-1)
BO Fe = + 2 (Benar)
Nama Senyawa = Besi (II) Klorida

Jawaban : C

Soal 6
Reaksi logam alumunium + Oksigen
Alumunium = Al(s)
Oksigen = O2(g)
Alumina = Al2O3(s)
Persamaan Rx :
Al(s) + O2(g) Al2O3(s) (Tinggal Disetarakan)
Persamaan Rx Setara :
4Al(s) + 3O2(g) 2Al2O3

Jawaban : C

Soal 7
Adanya kata kata Ruang tertutup maka merupakan penerapan hukum kekekalan massa yaitu
massa zat yang bereaksi = Massa hasil reaksi
Massa Zat Hasil Reaksi = Massa CaCO3 + Massa HCl = 10 + 10 = 20 gram

Jawaban : A

Soal 8
Bejana 1 = Lampu menyala terang dan banyak gelembung gas = Elektrolit Kuat
Bejana 2 = Lampu menyala dan ada gelembung gas = Elektrolit Lemah
Bejana 3 = Lampu tidak menyala dan tidak ada gelembung gas = Non Elektrolit
Bejana 4 = Lampu tidak menyala dan ada gelembung gas = Elektrolit Lemah
Bejana 5 = Lampu tidak menyala dan ada gelembung gas = Elektrolit Lemah

Jawaban : B
Soal 9
Untuk menentukan limbah yang memiliki derajat keasaman tinggi (pH <<<) maka kita perlu
menaksir terlebih dahulu pH limbah pada table tersebut :

Limbah yang paling asam adalah 2 dan 4

Jawaban : B

Soal 10
Rx :

Donor Proton = Asam


Akseptor Proton = Basa
Asam = H2PO4- Basa Konjugasi = HPO4-2
Basa = H2O Asam Konjugasi = H3O+

Jawaban : C
Soal 11
Untuk titrasi asam basa berlaku :
n H+ = n OH-
Ma x Va x Valensi asam = Mb x Vb x Valensi Basa

Asam = CH3COOH

Ma = ?
V a = 20 + 20 + 20 / 3 = 20 mL
Valensi asam = 1

Mb = 0,1 M
V b = 15,5 + 14,5 + 15 / 3 = 15 mL
Valensi basa = 1

Maka :
Ma x Va x Valensi asam = Mb x Vb x Valensi Basa
Ma = 0,1 x 15 mL / 20 mL
= 0,075 M = 7,5 x 10-2 M

Jawaban : B

Soal 12
Ca(OH)2 = Basa Kuat Valensi 2 (jumlah OH- nya)
n = gr / Mr = 3,7 / 74 = 0,05 mol
M Ca(OH)2 = n / V(L) = 0,05 / 0,5 = 0,1 M

[OH-] = M x Valensi
= 0,1 x 2
= 0,2 M = 2 x 10-1 M
pOH = 1 log 2
pH = 13 + log 2

Jawaban : D

Soal 13
Komponen penyangga dalam cairan :
Intrasel = H2PO4- dan HPO4-2
Ekstrasel = H2CO3 dan HCO3-

Jawaban : C

Soal 14
(CH3COO)2Ca = Garam AL + BK = Mengalami hidrolisis parsial = laruta garam bersifat Basa
(CH3COO)2Ca 2CH3COO- + Ca2+
0,02 M 0,04 M 0,02 M
Jumlah CH3COO- yang terhidrolisis = 0,04 M
pOH = 5,5 log 2
pH = 8,5 + log 2

Jawaban : -

Soal 15
n Glukosa = gr / Mr = 18 / 180 = 0,1 mol
n air = gr . Mr = 10,8 / 18 = 0,6 mol

Terbentuk CO2 sebanyak = 0,6 mol


VSTP = n x 22,6 = 0,6 x 22,4 = 13,44 L

Jawaban : A

Soal 16
Kita cek saja salah satu ion yaitu Ba2+ + H2C2O4
M Ba2+ = 1 x 10-4 , n = M x V = 1 x 10-4 x 100 mL = 10-2 mmol
M H2C2O4 = 1 x 10 -4 , n = M x V = 1 x 10-4 x 100 mL = 10-2 mmol

Qc BaC2O4 = Qc PbC2O4 = Qc NiC2O4 = Qc SrC2O4 = 2,5 x 10-9


Syarat mengendap adalah Qc > Ksp

Mengendap adalah NiC2O4 dan PbC2O4

Jawaban : C
Soal 17
Menghitung perubahan entalpi berdasarkan data energy ikatan
H = jumlah energy ikat reaktan jumlah energy ikat produk

Jawaban : D

Soal 18
2NO + H2 N2O + H2O
Misalkan persamaan laju reaksinya :
v = k [NO]x[H2]y
untuk mencari x (orde reaksi terhadap NO) cari konsentrasi H2 yang sama
percobaan 1 dan 2

untuk mencari y (order x terhadap H2) cari konsentrasi NO yang sama

Jadi persamaan laju reaksi


v = k [NO]2[H2]1
setelah itu cari harga k, kita pakai percobaan 1 saja
k = v1 /[NO]2[H2]1
= 2 / (6)2(2)
= 2 / 72
= 1/36

Laju rx jika NO = 2 M dan H2 = 5


V = k [NO]2[H2]1
= 1/36 x (2)2 (5)
= 5/9

Jawaban : E

Soal 19
Jika Volume diperbesar maka kesetimbangan bergeser kea rah koef reaksi terbesar.
4HCl + O2 2Cl2 + 2H2O
Koef reaktan = 5 > koef produk = 4 jika volume >> kesetimbangan bergeser kearah reaktan
Cu2S + 1,5O2 Cu2O + SO2
Koef reaktan = 2,5 > Koef produk = 2 jika volume >> kesetimbangan bergeser kearah reaktan
CO2 + 2H2 C + 2H2O
Koef reaktan = 3 = Koef produk = 3 jika volume >>, tidak terjadi pergeseran kesetimbangan.
2CO2 2CO + O2
Koef reaktan = 2 < Koef produk = 3 jika volume >>, Kesetimbangan bergeser ke arah ke
produk.

Jawaban : A

Soal 20
Persamaan reaksi :
2NH3 N2 + 3H2
s 0,2 mol 0,4 mol 0,2 mol

Kc = [N2] [H2]3/ [NH3]2


= (0,4)(0,2)3/(0,2)2
= 0,08

Jawaban : C

Soal 21
Dari gambar awal dapat dilihat :
Jumlah SO2 = 4
Jumlah O2 = 3
Jumlah SO3 = 4
Persamaan reaksi :
2SO2 +3O2 2SO3
Jika tekanan diperbesar artinya kita memperkecil volume maka kesetimbangan akan bergeser kea
rah koef terkecil.

Koef reaktan (5) > Koef produk (2)

Maka kesetimbangan akan bergeser kearah produk sehingga jumlah SO3 >>> jumlah SO2 dan O2

Jawaban : B
Soal 22
Penjernihan air menggunakan tawas = Koagulasi
Proses cuci darah = Dialisis
Langit pagi hari berwarna jingga = Efek tyndall
Pembersihan asap pabrik dengan dengan pesawat cottrel = Elektroforesis
Terjadinya delta di muara sungai = Koagulasi

Jawaban : B
Soal 23
A = titik beku air
D = titik beku larutan
C = titik didih air
F = titik didih larutan
B = titik triple air
E = titik triple larutan

A D/ G H = perubahan titik beku


C F/ I J = perubahan titik didih

Jawaban : D

Soal 24
Logam yang dapat digunakan untuk mencegah karat pada besi adalah logam yang potensial
reduksinya lebih kecil dibandingkan dengan besi sehingga yang mengalami oksidasi adalah logam
itu sedangkan logam besi mengalami reduksi :

Jawaban : C

Soal 25
Gas Cl2 diperoleh dari oksidasi di anoda dengan reaksi :
2Cl- Cl2 + 2e
V Cl2 = 33, 6
n Cl2 = 33,6 / 22,4
maka mol e = 2 x n Cl2 = 2 x 33,6 /22,4

Soal 26
Senyawa di atas adalah golongan asam karboksilat dengan jumlah rantai kabon 6 buah.

Nama senyawa : Asam 4 metil heksanoat

Jawaban : D
Soal 27
Bensin adalah campuran isooktana dan n heptana
Jika bilangan oktan = 90, artinya terdapat campuran :
90 % isooktana dan 10 % n heptana

Jawaban : C

Soal 28
Pasangan senyawa dan kegunaan yang tepat :
Senyawa Kegunaan
A CF2Cl2 Pendingin
B CHCl3 Anestesi local (bius local)
C CHI3 Antiseptik
D CH3COOH Penyedap makanan
E C6H5COOH Pengawet

Jawaban : A

Soal 29
Senyawa C4H10O = CnH2n+2O = golongan alcohol dan eter
Alcohol primer jika dioksidasi menghasilan senyawa aldehid.
Aldehid + Fehling = endapan merah bata
Alkohol sekunder jika diosidasi menghasilkan keton.
Keton + Fehling = tidak bereaksi

Senyawa tersebut adalah alcohol primer (- OH )

Jawaban : A

Soal 30
Ciri Ciri
Memerahkan lakmus biru = asam
Digunakan sebagai bahan desinfektan = Golongan alcohol (Fenol)
Fenol dapat membentuk ikatan hidrogen sesame molekulnya

Jawaban : A

Soal 31

Jawaban : E
Soal 32
menurut saya soalnya salah. Yang bergugus keton (Ketosa) bukan gula pereduksi sehingga tidak
akan bereaksi dengan Fehling atau Tollens

Soal 33

Bahan makanan yang mengandung belerang dan inti benzene adalah bahan makan yang + dengan
uji Pb asetat dan Xantoproteat yaitu putih telur dan susu

Jawaban : B

Soal 34
Hasil reaksi hidrolisis lemak adalah asam lemak dan gliserol

Jawaban : E

Soal 35
Nama mineral dan kandungannya :
Hematit = Fe
Pirolusit = Mn
Siderite = Fe
Kalkopirit = Cu
Magnesit = Mg

Mineral yang mengandug besi adalah Hematit dan Siderit

Jawaban : A

Soal 36
Terdapat bebas dialam sebagai unsur unsur diatomic = VII A (Halogen)
Merupakan unsur unsur yang sangan reaktif = IA dan IIA (alkali dan alkali tanah)
Membentuk senyawa berwarna = Golongan B perioda 4 (unsur transisi)
Dapat membentuk ion kompleks = Golongan Transisi perioda 4
Mempunyai beberapa tingkat bilangan oksidasi = Golongan Transisi
Menggunakan orbital s untuk berikatan = Golongan IA dan IIA
Sifat unsur transisi ada pada nomor 3,4 dan 5 Jawaban : C
Soal 37
Mempelajari system kesetimbangan kimia = kegunaan di bidng kimia
Sterilisasi radiasi = Kedokteran
Menentukan mekanisme reaksi esterifikasi = Bidang Kimia
Pemeriksaan tanpa merusak = Kedokteran
Radioterapi = Kedokteran

Jawaban : A

Soal 38
Unsur yang berguna untuk pertumbuhan tanaman = K
Bahan pembuata sabun = NaOH = sabun Keras
KOH = sabun lunak
Bahan untuk petasan = K
Keduanya didapatkan dari elektrolisis leburan garam kloridanya.

Jawaban : E

Soal 39

Jawaban : A

Soal 40
Bahan Baku pupuk = Phospor dan nitrogen
Peralatan masak = alumunium
Bahan baku semen = Kalsium
Menetralisir asam lambung = Mg
Pembentukan tulang = Kalsium

Kegunaan kalsium adalah nomor 3 dan 5

Jawaban : E