Anda di halaman 1dari 10

PERANCANGAN GARDU DISTRIBUSI 20 kV

Suatu industri pabrik makanan PT.Tunggal jaya TM/TM/TR pada MDP (Main
Distribution Panel) yang terbagi menjadi 6 Grup, yaitu:

1. Grup 1 = 210 kVA


2. Grup 2 = 232 kVA
3. Grup 3 = 241 kVA
4. Grup 4 = 217 kVA
5. Grup 5 = 265 kVA
6. Grup 6 = 280 kVA

Dengan faktor kebutuhan sebesar 0,7 0,9 = dipilih 0,8.


DEFINISI

TM/TM/TR adalah pelanggan TM (20 kV), pengukuran TM (20 kV), pemakaian TR


(380 V). Menurut SPLN No. D3.002-1:2007, pelanggan diatas (20 kVA) trafo sama dengan
milik pelanggan dan ditempatkan pada Gardu Distribusi. Penyediaan trafo ditanggung
pelanggan dan rugi rugi (kVARh) pada jaringan ditanggung oleh pelanggan.

PERHITUNGAN DAN PEMILIHAN TRAFO

A. PERHITUNGAN TRAFO
Untuk memilih trafo yang akan digunakan dalam instalasi TM/TM/TR maka harus
memperhatikan beberapa kententuan ketentuan diantaranya adalah:
1. Menghitung kebutuhan daya total
Pemilihan harus memperhatikan hubungan daya yang terpasang (rill) dan daya
yang tersambung (dari PLN) dengan daya pada trafo yang sesuai dengan nilai daya
yang tersedia pada tarif dasar listrik (TDL).
Nilai total kebutuhan diperoleh dari penjumlahan keempat kelompok beban
yang sudah ditentukan:
S = Grup 1 + Grup 2 + Grup 3 + Grup 4 + Grup 5 + Grup 6
= 210 kVA + 232 kVA + 241 kVA + 217 kVA + 265 kVA + 280 kVA
= 1445 kVA
2. Kebutuhan beban maksimal = FK x Daya Total
= 0.8 x 1445 kVA
= 1156 kVA
3. Kapasitas daya terpasang = kebutuhan beban maksimum x 120 %
Dimana jika cadangan ditetapkan 20 % (artinya faktor kapasitas = 80 %) maka :
kapasitas yang terpasang adalah = Kebutuhan beban maksimum x120%
= 1387,2 kVA

4. Tarif dasar lisrik untuk industri makanan dengan kapasitas 1387,2 kVA, maka
menggunakan golongan tarif I-4/TM dengan batas daya di atas 201 kVA
kapasitas daya terpasang
I
3 xVm
1387,2 kVA

3 x20kV
= 40,04 A
Dengan mempertimbangkan penentuan kebutuhan beban maksimum sebesar 1387,2
kVA dan dengan asumsi pembebanan 80 %, maka sesuai dengan standart nilai daya
trafo yang tersedia dipilih daya trafo sebesar 2000 kVA (sesuai dengan yang ada
dipasaran).
5. Berdasarkan besar daya yang terpasang yaitu 1387,2 kVA maka pelanggan industri
tersebut termasuk pelanggan TM/TM/TR dan digolongkan kepada tarif golongan I-
3/TM dengan batas daya diatas 200 kVA sesuai data tarif dasar listrik ( TDL ) 2017
( data terlampir ).

Adapun syarat syarat golongan tarif I-3/TM adalah :


a. Kontrak daya dengan PLN.
b. Adanya gardu distribusi karena pelanggan harus memiliki trafo sendiri.
c. Rugi rugi ( kVARh ) pada jaringan ditanggung oleh pelanggan.
d. Sistem menggunakan AMR ( Automatic Monitoring Reading ).
e. kWH yang digunakan mengguanakan kelas ketelitian 0,05.
6. Kehandalan sistem yang dikehendaki :
a. Teknik koordinasi antar pemutus daya menggunakan sistem diskriminasi.
Diskriminasi adalah jika pada salah satu sisi bawah pada MDP-LV terjadi
gangguan maka pengaman terdekat harus harus putus tanpa terjadi gangguan di
pengaman lainnya. Pengaman akan trip jika arus yang melewati melebihi arus
nominal ( In ).
b. Mudah dalam perawatan dan pengoperasian.
c. Menggunakan supply dari dua sumber yaitu PLN dan Genset. Jika terjadi
pemadaman dapat dialihkan ke genset untuk memenuhi kebutuhan daya listrik.
7. Sistem Instalasi yang dirancang

B. PEMILIHAN TRAFO
Hal hal yang perlu diperhatikan dalam pemesanan transformator antara lain :
Daya nominal
Tegangan input
Sistem tegangan ( satu phasa / tiga phasa )
Rugi rugi no load losses and load losses
Noise
Merk Trafindo Sistem pendinginan
Harga
Daya ( kVA ) 2000

V0 HV / LV 20 kV / 400 V

No Load Losses ( W ) 3000

Load Losses ( W ) 22000

Noise at 1M ( dB ) 65

Impedansi Z ( % ) 6,5
Lebih lengkap lihat lampiran

Trafo yang dipilih adalah Centrado dengan alasan pemilihan trafo merk adalah:
1. Karena distributor dan pabrik yang berada di Jakarta, sehingga proses pasca
pembelian, servis dan sebagainya relative lebih mudah.
2. Mudah dan cepat karena dalam pengadaan alat pengiriman trafo tidak terlalu lama
(Malang Jakarta 2 hari 1 malam).
3. Perbandingannya lebih baik dari trafo merk lain.

C. PENENTUAN ARUS NOMINAL UTAMA DAN CABANG


A. Arus Nominal Primer

2000 kVA
IN = 57,73 A
3 x20kV

KHA = In x 125 %
= 57,73 x 125 %
= 72,16 A
Dari JTM ke kubikel PLN menggunakan kabel NA2XSYFGbY karena melalui
saluran tanah dengan ukuran 1 x ( 3 x 25 mm2 ) dengan KHA 147 A. Pada suhu
keliling 30 oC dengan suhu penghantar maksimum 70 oC (PT. TUNGGAL
JAYA).
Dari kubikel PLN ke kubikel pelanggan dan kemudian ke trafo sisi HV
menggunakan kabel NA2XSYFGbY karena melalui saluran tanah dengan
ukuran 1 ( 3 x 25 mm2 ) dengan KHA 155 A. Pada suhu keliling 30 oC dengan
suhu penghantar maksimum 70 oC (PUIL BAB 7 hal. 314).
B. Arus Nominal Sekunder

2000 kVA
IN = 2886 A
3 x400V

KHA = In x 125 %

= 2886 x 125 %

= 3607 A

1. Menggunakan kabel NA2XSYFGbY ( 1 x 300 mm2 ) dengan KHA = 590 A.


Pada suhu keliling 30 oC dengan suhu penghantar maksimum 70 oC.

= = 6,1 7

2. KHA kabel MDP sebenarnya adalah 7 x 590 A= 4130 A


3. Factor factor yang mempengaruhi KHA kabel :
Factor suhu, diasumsikan suhu keliling pabrik 40oC. Faktor koreksi suhu
40oC = 0.87
Factor penempatan, di tanah pada kanal dengan jumlah kabel tray 1 = 0.97
Faktor penarikan kabel untuk kabel berisolasi PVC dengan
4. Maka KHA kabel = 500 x 0.87 x 0.97 = 421,95 A
Pemilihan :
1. Penghantar fasa dipilih Kabelindo NYFGbY 3x(7x500mm2) rm 0.6/1kV
2. Penghantar netral nilainya setengah dari penghantar fasa dipilih Kabelindo
NYFGbY 1x(4x500mm2) rm 0.6/1kV
3. Standard : SPLN 43-2 / IEC 60502-1
Pemilihan Busbar :
Busbar dipilih merk LEGRAD dengan ukuran 50x5 mm ( I = 700A) le.
Dibutuhkan 1 batang = 1 x 700 = 700 A
Busbar yg digunakan dengan nomer 347 40

C. Arus Nominal Cabang

210kVA
Group1 =319,06A
3 x380V

232kVA
Group 2 =352,48A
3 x380V

241kVA
Group 3 =366,16A
3 x380V

217kVA
Group 4 =329,69A
3 x380V
265kVA
Group 5 =402,62 A
3 x380V

280kVA
Group 6 =425,41 A
3 x380V

D. PENENTUAN KHA UTAMA DAN CABANG


KHA masing masing cabang
KHA In x 125%
KHA1 319,06 x 1,25
KHA1 398,82A
KHA2 352,487 x 1,25
KHA2 440,60A
KHA3 366,16 x 1,25
KHA3 457,7A
KHA4 329,697 x 1,25
KHA4 412,12A
KHA5 402,62 x 1,25
KHA5 503,275 A
KHA6 425,41 x 1,25
KHA6 531,76 A

E. PENENTUAN PENGHANTAR CABANG ,UTAMA DAN BUSBAR


- PENENTUAN KHA PADA TIAP SDP
Kelompok 1 KHA 398,82 A
Perencanaan :
1. ukuran kabel yang dipilih adalah Kabelindo NYFGbY (2x95mm2 ) dengan
KHA 275 A ditanah pada suhu 30oC. Jumlah penghantar yang dibutuhkan

= = 1.45 2

2. KHA sebenarnya = 2 x 275 = 550 A


3. Factor factor yang mempengaruhi KHA kabel :
Factor suhu, diasumsikan suhu keliling pabrik 40oC. Faktor koreksi suhu
40oC = 0.87
Factor penempatan, di udara laid on the racks in flat formation dengn
jumlah kabel tray 1 = 0.96
4. Maka KHA kabel = 550 x 0.87 x 0.96 = 464,14 A

Pemilihan :
1. Penghantar fasa dipilih Kabelindo NYFGbY 2x(2x95mm2) rm 0.6/1kV
2. Penghantar netral nilainya setengah dari penghantar fasa dipilih Kabelindo
NYFGbY 1x(2x95mm2) rm 0.6/1kV
Standard : SPLN 43-2 / IEC 60502-1
Pemilihan Busbar :
Busbar dipilih merk LEGRAD dengan ukuran 12x4 mm ( I = 160A) le.
Dibutuhkan 3 batang = 3 x 160 = 480 A
Busbar = 3x(12x4 mm)

Kelompok 2 KHA = 440,60 A


Perencanaan :
1. Ukuran kabel yang dipilih adalah 2x95mm2 di tanah dengan KHA 275 A pada
suhu 30oC. Jumlah penghantar yang dibutuhkan

= = 1.6 2

2. KHA sebenarnya = 2 x 275 = 550 A


3. Factor factor yang mempengaruhi KHA kabel :
Factor suhu, diasumsikan suhu keliling pabrik 40oC. Faktor koreksi suhu
40oC = 0.87
Factor penempatan, di udara laid on the racks in flat formation dengn
jumlah kabel tray 1 = 0.96

4. Maka KHA kabel = 550 x 0.87 x 0.96 = 464,145 A


Pemilihan :
1. Penghantar fasa dipilih Kabelindo NYFGbY 2x(2x95mm2) rm 0.6/1kV
2. Penghantar netral nilainya setengah dari penghantar fasa dipilih Kabelindo
NYFGbY 1x(2x95mm2) rm 0.6/1kV
3. Standard : SPLN 43-2 / IEC 60502-1
Pemilihan Busbar :
Busbar dipilih merk LEGRAD dengan ukuran 12x4 mm ( I = 160A) le.
Dibutuhkan 3 batang = 3 x 160 = 480 A
Busbar = 3x(12x4 mm)
Kelompok 3 KHA =457,7 A
Perencanaan :
1. Ukuran kabel yang dipilih adalah NYFGbY 2x70mm2 di tanah dengan KHA
310 A pada suhu 30oC. Jumlah penghantar yang dibutuhkan

= = 1,66 2

2. KHA sebenarnya = 2 x 310 = 620 A


3. Factor factor yang mempengaruhi KHA kabel :
Factor suhu, diasumsikan suhu keliling pabrik 40oC. Faktor koreksi suhu
40oC = 0.87
Factor penempatan, di udara laid on the racks in flat formation dengn
jumlah kabel tray 1 = 0.96
4. Maka KHA kabel = 550 x 0.87 x 0.96 = 464,14 A

Pemilihan :
1. Penghantar fasa dipilih Kabelindo NYFGbY 2x(2x95mm2) rm 0.6/1kV
2. Penghantar netral nilainya setengah dari penghantar fasa dipilih Kabelindo
NYFGbY 1x(2x95mm2) rm 0.6/1kV
3. Standard : SPLN 43-2 / IEC 60502-1
Pemilihan Busbar :
Busbar dipilih merk LEGRAD dengan ukuran 12x4 mm ( I = 160A) le.
Dibutuhkan 3 batang = 3 x 160 = 480 A
Busbar = 3x(12x4 mm)

Kelompok 4 KHA =412,12 A


Perencanaan :
1. Ukuran kabel yang dipilih adalah NYFGbY 2x95mm2 di tanah dengan KHA

310 A pada suhu 30oC. Jumlah penghantar yang dibutuhkan

= = 1,49 2

2. KHA sebenarnya = 2 x 275 = 550 A


3. Factor factor yang mempengaruhi KHA kabel :
Factor suhu, diasumsikan suhu keliling pabrik 40oC. Faktor koreksi suhu
40oC = 0.87
Factor penempatan, di udara laid on the racks in flat formation dengn
jumlah kabel tray 1 = 0.96

4. Maka KHA kabel = 310 x 0.87 x 0.96 = 464,14 A


Pemilihan :
1. Penghantar fasa dipilih Kabelindo NYFGbY 2x(2x95mm2) rm 0.6/1kV
2. Penghantar netral nilainya setengah dari penghantar fasa dipilih Kabelindo
NYFGbY 1x(2x95mm2) rm 0.6/1kV
3. Standard : SPLN 43-2 / IEC 60502-1
Pemilihan Busbar :
Busbar dipilih merk LEGRAD dengan ukuran 12x4 mm ( I = 160A) le.
Dibutuhkan 3 batang = 3 x 160 = 480 A
Busbar = 3x(12x4 mm)

Kelompok 5 KHA = 503,275 A


Perencanaan :
1. Ukuran kabel yang dipilih adalah NYFGbY 2x120mm2 di tanah dengan KHA
320 A pada suhu 30oC. Jumlah penghantar yang dibutuhkan

= = 1,57 2

2. KHA sebenarnya = 2 x 320 = 640 A


5. Factor factor yang mempengaruhi KHA kabel :
Factor suhu, diasumsikan suhu keliling pabrik 40oC. Faktor koreksi suhu
40oC = 0.87
Factor penempatan, di udara laid on the racks in flat formation dengn
jumlah kabel tray 1 = 0.96

3. Maka KHA kabel = 250 x 0.87 x 0.96 = 540,096 A


Pemilihan :
3. Penghantar fasa dipilih Kabelindo NYFGbY 2x(2x120mm2) rm 0.6/1kV
4. Penghantar netral nilainya setengah dari penghantar fasa dipilih Kabelindo
NYFGbY 1x(2x120mm2) rm 0.6/1kV
5. Standard : SPLN 43-2 / IEC 60502-1
Pemilihan Busbar :
Busbar dipilih merk LEGRAD dengan ukuran 50x5 mm ( I = 700A).
Dibutuhkan 1 batang = 1 x 700 = 700 A
Busbar = 1x(50x5 mm)

Kelompok 6 KHA = 531,76 A


Perencanaan :
1. Ukuran kabel yang dipilih adalah NYFGbY 1x120mm2 di tanah dengan KHA
320 A pada suhu 30oC. Jumlah penghantar yang dibutuhkan

= =1,78 2

2. KHA sebenarnya = 2 x 320 = 640 A


6. Factor factor yang mempengaruhi KHA kabel :
Factor suhu, diasumsikan suhu keliling pabrik 40oC. Faktor koreksi suhu
40oC = 0.87
Factor penempatan, di udara laid on the racks in flat formation dengn
jumlah kabel tray 1 = 0.96
3. Maka KHA kabel = 250 x 0.87 x 0.96 = 540,09 A
Pemilihan :
1. Penghantar fasa dipilih Kabelindo NYFGbY 2x(2x120mm2) rm 0.6/1kV
2. Penghantar netral nilainya setengah dari penghantar fasa dipilih Kabelindo
NYFGbY 1x(2x35mm2) rm 0.6/1kV
3. Standard : SPLN 43-2 / IEC 60502-1
Pemilihan Busbar :
Busbar dipilih merk LEGRAD dengan ukuran 50x5 mm ( I = 700A).
Dibutuhkan 1 batang = 1 x 700 = 700 A
Busbar = 1x(50x5 mm)

F. Penentuan pengaman (circuit breaker)

Pengaman utama arus primer trafo

2000 kVA
IN = 57,73 A
3 x20kV

Pengaman = In X 115%
= 57,73 X 115%
=66,4 A
Jadi pengaman yang digunakan adalah