Anda di halaman 1dari 3

TEKNIK PEMOTONGAN SEDIAAN MAKROSKOPIK

JARINGAN GINJAL DI INSTALASI PATOLOGI ANATOMI


No. Dokumen No. Revisi Halaman
SPO.15.03.10.01.005 00 1/2

Tanggal Terbit Nganjuk, 18 Mei 2015


18 Mei 2015 Direktur RSUD Nganjuk
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL dr. Achmad Noeroel Cholis
Pembina Utama Muda
NIP. 19610718 199011 1 001
Pengertian Suatu sistem pelaporan hasil pemeriksaan jaringan bahan operasi
dengan deskripsi lengkap secara makroskopik untuk dapat
membantu menyimpulkan diagnosa suatu penyakit
Tujuan Mengetahui diagnosa, faktor faktor prognosa dan prediktif yang
ditemukan untuk dilaporkan pada hasil pemeriksaan histopatologi
Kebijakan 1. SK Menkes No: 436 tahun 1993 tentang penerapan standar
pelayanan rumah sakit dan standar pelayanan medik.
2. Keputusan Dirjen Pelayanan Medik Depkes RI No :
HK.00.06.3.3 tahun 1998 tentang pengelolaan laboratorium
3. Text book Ackerman Surgical Pathology 9th edition
Prosedur A. TATA LAKSANA
Prosedur: Pemeriksaan Gross/ Makroskopik:
1. Lakukan pemeriksaan oleh dokter spesialis patologi
anatomi
2. Cocokkan data spesimen dengan permintaan pemeriksaan,
bila perlu meminta status pasien untuk memastikan seluruh
data pendukung
3. Buat foto dokumentasi spesimen utuh (pada kasus tertentu)
4. Tentukan jenis proseur operasi jaringan yang diterima
5. Timbang berat jaringan

6. Ukur 3 dimensi besar jaringan, dan ukukr panjang dan


diameter ureter
7. Lakukan orientasi jaringan, kemudian kapsul ginjal dilepas
untuk mencari perluasa tumor ke kapsul dan perirenal
8. Ginjal dipotong secara sagital, deskripsi bentuk dan
ukuran tumor, lokasi, invasi kapsul
9. Buat foto pada irisan jaringan (pada kasus tertentu)
10. Jaringan ginjal non tumor
Potong sediaan histology :
3 sediaan meliputi korteks dan medula
1 sediaan untuk pelvis
1 sediaan ureter
TEKNIK PEMOTONGAN SEDIAAN MAKROSKOPIK
JARINGAN GINJAL DI INSTALASI PATOLOGI ANATOMI
No. Dokumen No. Revisi Halaman
SPO.15.03.10.01.005 00 2/2

Tanggal Terbit Nganjuk, 18 Mei 2015


18 Mei 2015 Direktur RSUD Nganjuk
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL dr. Achmad Noeroel Cholis
Pembina Utama Muda
NIP. 19610718 199011 1 001
Prosedur 11. Jaringan tumor ginjal:
Potong sediaan histologi:
2 sediaan tumor, meliputi jaringan ginjal sekitar
1 sediaan tumor hingga tepi korteks terdekat
1 sediaan pelvis
Arteri dan vena renalis
Ureter
KGB (bila didapatkan)
12. Semua sampel yang diambil tempatkan dalam kaset
sediaan yang sudah diberi nomor HPA, catat dan gambar
sesuai lokasi pengambilan, rendam dalam formalin
B. ALAT DAN BAHAN
Alas potong plastik
Timbangan
Pisau
Penggaris stainless stellI
Pinset
Handscoen disposable
Kaset
Kamera digital
Lembar permintaan pemeriksaan patologi
Status pasien
Pensil
Formalin 10 %
C. FAKTOR PENYULIT
Tidak ada marker batas batas operasi yang jelas pada
spesimen
Lembar permintaan pemeriksaan patologi dan sitologi
tidak diisi dengan lengkap
Data pendukung terbatas/ tidak ada
D. Tenaga
Dokter Spesialis Patologi Anatomi
Teknisi Patologi Anatomi
Unit Terkait Bedah Urologi