Anda di halaman 1dari 8
Mekanika Bahan : TEGANGAN Contoh-contoh dan Latihan Soal Elisabeth Yuniarti

Mekanika Bahan :

TEGANGAN

Mekanika Bahan : TEGANGAN Contoh-contoh dan Latihan Soal Elisabeth Yuniarti

Contoh-contoh dan Latihan Soal

Mekanika Bahan : TEGANGAN Contoh-contoh dan Latihan Soal Elisabeth Yuniarti

Elisabeth Yuniarti

Mekanika Bahan : TEGANGAN Contoh-contoh dan Latihan Soal Elisabeth Yuniarti

Soal 1 .

Tunjukkan komponen tegangan bukan-nol pada permukaan dari elemen benda kubus dengan sistem koordinat yang berbeda berikut ini :

z

σ = 80MPa(T) τ = 30MPa

0

berbeda berikut ini : z σ = 80MPa(T) τ = 30MPa 0 x Elemen benda 1

x

Elemen benda 1

ini : z σ = 80MPa(T) τ = 30MPa 0 x Elemen benda 1 y σ

y

σ

τ = 30MPa 0 = 40MPa(C) 0 0 0 z
τ
= 30MPa
0
= 40MPa(C)
0
0
0
z

x

y
y

Elemen benda 2

Kita dapat mengenali permukaan dengan arah normal yang keluar pada subskrip pertama. Menggunakan perjanjian tanda dan persamaan tegangan berikut :

Di mana :

=

lim

(1)

i = arah normal keluar dari permukaan irisan imaginer j = arah dari komponen gaya internal

kita dapat menggambarkan gaya pada arah yang ditunjukkan oleh subskrip kedua.

Elemen benda 1 : Subskrip pertama dari σ xx dan τ xy menunjukkan arah normal ke luar adalah pada arah

sumbu x, karenanya komponen-komponen ini ditunjukkkan pada

z

80

30 C 40 30 F B E A 40 30 D 30 80
30 C
40
30
F
B
E A
40
30
D 30
80
pada z 80 30 C 40 30 F B E A 40 30 D 30 80

permukaan C dan D pada gambar sebelah kiri .

Arah normal ke luar dari permukaan C ada pada arah x negatif, oleh

sebab itu penyebut pada persamaan (1) di atas negatif. Maka :

Gaya dalam harus pada arah x negatif untuk menghasilkan σ xx

dalam harus pada arah x negatif untuk menghasilkan σ x x y positif (tarik/ Tensile (T))

y positif (tarik/Tensile(T))

Gaya dalam harus pada arah y negatif untuk menghasilkan τ xx

positif

x Elemen benda 1

Arah normal ke luar dari permukaan D ada pada arah x positif, oleh sebab itu penyebut pada persamaan (1) di atas positif. Maka :

Gaya dalam harus pada arah x positif untuk menghasilkan σ xx positif (tarik/Tensile(T))

Gaya dalam harus pada arah y positif untuk menghasilkan τ xy positif

Subskrip pertama dari τ yx dan σ yy menunjukkan arah normal ke luar adalah pada arah sumbu y, karenanya komponen ini ditunjukkkan pada permukaan A dan B pada gambar di atas . Arah normal ke luar dari permukaan A ada pada arah y positif, oleh sebab itu penyebut pada persamaan (1) di atas negatif. Maka :

Gaya dalam harus pada arah x positif untuk menghasilkan τyx positif

Gaya dalam harus pada arah y negatif untuk menghasilkan σ yy negatif (tekan/Compression (C))

Arah normal ke luar dari permukaan B ada pada arah y negatif, oleh sebab itu penyebut pada persamaan (1) di atas negatif. Maka :

Gaya dalam harus pada arah x negatif untuk menghasilkan τyx positif

Gaya dalam harus pada arah y positif untuk menghasilkan σ yy negatif (tekan/Compression(C))

80 30 C Gambar sebelah kiri ini menunjukkan tampilan 2 dimensi tensor tegangan dari gambar
80
30
C
Gambar sebelah kiri ini menunjukkan tampilan 2 dimensi tensor tegangan
dari gambar 3 dimensi yang digambarkan sebelumnya. Tampilan 2
30
A dimensi ini lebih mudah digambar, tetapi tetap harus diketahui bahwa
40
B
30
40 ruang 3 dimensi dengan permukaan-permukaan dengan normal keluar
arah z bebas tidak ada tegangannya.
D
30
y
80
z

x Elemen benda 1

Dengan cara yang sama untuk elemen benda 2, diperoleh hasil sebagai berikut :

z
z
C 30 30 80 A 40 B E F 30 30 30 y 80 D
C
30
30
80
A
40
B
E F
30 30
30
y
80
D

x

40

Elemen benda 2 – 3 dimensi

80 z x 30 C y 30 40 B A 40 30 D 30 80
80
z
x 30
C
y
30
40
B
A 40
30
D
30
80

Elemen benda 2 – 2 dimensi

Latihan

1. Tunjukkan komponen tegangan dari sebuah titik pada bidang tegangan di bawah ini.

y = 100 ( ) = −75 = = −75 85 ( ) x 2.
y
= 100 ( )
= −75
=
= −75
85 ( )
x
2. Tunjukkan komponen tegangan dari sebuah titik pada bidang tegangan di bawah ini.
= 85 ( )
= 75
= 75
y
= 100 ( )
x

3. Tunjukkan komponen tegangan bukan nol pada permukaan A, B, C pada elemen benda kubus di bawah ini.

pada permukaan A, B, C pada elemen benda kubus di bawah ini. y = 100 (

y

= 100 ( )

= 200 = −125

= 200 = 175 ( ) = 225

= −125

=

150 ( )

= 225

• C • B •• AA z
• C
• B
•• AA
z

x

4. Tunjukkan komponen tegangan bukan nol pada permukaan A, B, C pada elemen benda kubus di bawah ini.

= 70 ( )

= −40

= 0

= −40 = 85 ( ) = 0

= 0

= 0

= 0

• C • B •• AA z
• C
• B
•• AA
z

x

y

Soal 2.

Lihat gambar berikut :

y 30.000kPa 4 8.000 kPa 48.000 kPa 30.000 kPa x
y
30.000kPa
4 8.000 kPa
48.000 kPa
30.000 kPa
x

Solusi :

Pusat lingkaran Mohr adalah :

σ c = ⅟ 2 x + σ y ) =⅟ 2 ( -48000+0) = -24 000 kPa

Pertanyaan 1 :

Nilai tegangan utama (σ 2 , σ 1 ) mendeka ti :

(A)

–62 400 kPa dan 14 400 kPa

(B)

84 000 kPa dan 28 000 kPa

(C)

70 000 kPa dan 14 000 kPa

(D)

112 000 kPa dan –28 000 kPa

menggunakan teorema phytagoras, jari-jari lingkaran Mohr (τ max ) adalah :

τ max =( (30000 kPa) 2 + (24000 kPa) 2 ) = 38419 kPa

σ 1 = σ c - σ max = (-24000 kPa - 38419 kPa) = -62419 kPa

σ 1 = σ c max = (-24000 kPa + 38419 kPa) = 14418 kPa

Maka, nilai yang benar adalah A

kPa + 38419 kPa) = 14418 kPa Maka, nilai yang benar adalah A Pertanyaan 2 :

Pertanyaan 2 :

Nilai tegangan geser maksimum (τ m ax ) mendekati :

(A)

24000 kPa

(B)

33500 kPa

(C)

38400 kPa

(D)

218000 kPa

Solusi :

Pada solusi pertanyaan 1 telah dihit ung

τ max =( (30000 kPa) 2 + (24000 kPa) 2 ) = 38419 kPa

Maka, jawaban C adalah jawaban y ang benar

Pertanyaan 3 :

Nilai σ x , σ y , τ xy berturut-turut pada sumbu x’- y’ yang berputar 25 o dari sumbu x-y ke arah positif mendekati :

(A)

30,6MPa ; 20,5MPa, 15,8MPa

(B)

-16,4MPa; -31,6MPa; 37,7MPa

(C)

-25,8MPa; 40,6MPa; 39,9MPa

(D)

-22,8MPa; 6,54MPa; 25,0MPa

Solusi :

Dengan menggunakan persamaan transformasu tegangan berikut ini :

menggunakan persamaan transformasu tegangan berikut ini : Di dan mana σ x = -48000 kPa σ

Di

dan

mana σ x = -48000 kPa σ y = 0 τ xy = 30000 kPa θ = 25 o

diperoleh :

σ x = -1,64 x 10 4 kPa σ y = -3,16 x 10 4 kPa τ xy = 3,77 x 10 4 kPa

Jawaban yang benar adalah B

Latihan :

Di ketahui σ x = 375 kg/cm 2 σ y = 100 kg/cm 2 τ xy = -50 kg/cm 2

Pertanyaan :

1. Berapa tegangan utama (σ 2, σ 1 )

2. Berapa tegangan pada sumbu yang diputar 30 o arah positif. ( σ x , σ y , τ xy )

Soal 3 .

Balok kayu kasar dengan bentang 12 m dibebani dengan beban terpusat 2000 kg sebagaimana digambarkan di bawah ini. Tinggi balok 20 cm dan lebar balok 12 cm.

Tentukan : tegangan lentur maksimum pada balok ini.

Jawab :

2000 kg Tentukan : tegangan lentur maksimum pada balok ini. Jawab : 6m 6 m Pertama cari reaksi

: tegangan lentur maksimum pada balok ini. Jawab : 2000 kg 6m 6 m Pertama cari
: tegangan lentur maksimum pada balok ini. Jawab : 2000 kg 6m 6 m Pertama cari
: tegangan lentur maksimum pada balok ini. Jawab : 2000 kg 6m 6 m Pertama cari
6m 6 m

6m

6 m 6m

6m 6 m

Pertama cari reaksi reaksi perletakan.

: 2000 kg 6m 6 m Pertama cari reaksi reaksi perletakan. b=12 cm d =20 cm

b=12 cm

d =20 cm

Melalui persamaan keseimbangan diperoleh reaksi perletaja di tumpuan kiri dan kanan sama besar yaitu sebesar 1000 kg.

Gaya dalam momen pada setiap titik pada balok dapat digambarkan dalam bentuk diagram bidang Momen. Terlihat bahwa momen maksimum berada di tengah bentang dengan momen maksimum sebesar 6000kgm.

di tengah bentang dengan momen maksimum sebesar 6000kgm. Diagram bidang M Untuk mencari tegangan lentur maksimum
di tengah bentang dengan momen maksimum sebesar 6000kgm. Diagram bidang M Untuk mencari tegangan lentur maksimum

Diagram bidang Mdi tengah bentang dengan momen maksimum sebesar 6000kgm. Untuk mencari tegangan lentur maksimum gunakan formula :

Untuk mencari tegangan lentur maksimum gunakan formula :

=

.

Dari diagram bidang M diketahui bahwa :

= 6000 = 6. 10

Untuk balok kayu dengan sumbu netral berada di tengah penampang balok, maka :

=

2 = 10

dan, momen inersia sentroidal balok kayu adalah :

Oleh karenanya,

=

=

12. 20

12

12

 

.

6.

10 . 10

=

=

8000

= 8000

= 750

Karena momen maksimum adalah momen positif, yaitu momen positif (= yaitu momen yang menyebabkan sertat bawah tertarik dan serat atas tertekan), maka sketsa tegangan pada penampang balok dapat digambarkan sebagai berikut.

750 kg/cm 2 (tekan/C)

750 kg/cm 2 (tarik/T)

berikut. 750 kg/cm 2 (tekan/C) 750 kg/cm 2 (tarik/T) Latihan : 1.1. Hitung dan gambarkan tegangan

Latihan :

1.1. Hitung dan gambarkan tegangan lentur maksimum tarik dan tegangan maksimum tekan yang terjadi pada balok 1 bentang dengan bentuk dan properti penampang seperti ditunjukan pada gambar berikut.

w

= 2t/m

L = 10m
L = 10m
f = 12cm d f = 3cm d = 10cm b= 3cm
f = 12cm
d f = 3cm
d = 10cm
b= 3cm

1.2. Hitung dan gambarkan tegangan lentur maksimum tarik atau tegangan maksimum tekan yang terjadi pada balok 1 bentang dengan bentuk dan properti penampang seperti ditunjukan pada gambar berikut.

L = 10m
L = 10m

p = 2 ton

r = 8cm
r = 8cm