Anda di halaman 1dari 8

SATUAN ACARA PENYULUHAN

SCABIES

A. BAHASAN
1. Topik : Penyakit Kulit
2. Sub topik : Penanggulangan penyakit Scabies
3. Sasaran : Masyarakat dan Anak-anak
4. Waktu : 25 Menit
5. Hari /Tanggal : Sabtu, 22 April 2017
6. Tempat : Kelurahan Rt 01/ Rw 12
7. Penyuluh : Mawar Suci Agustina
B. TUJUAN
1. Tujuan Instruksional Umum :
Setelah dilakukan penyuluhan selama 25 menit diharapkan
masyarakat mampu memahami serta menjelaskan kembali
penyakit scabies.
2. Tujuan Instruksional Khusus :
Setelah dilakukan penyuluhan selama 25 menit,
masyarakat mampu :
a. Mendefinisikan pengertian penyakit scabies.
b. Mengatasi penyebaran serta penularan penyakit scabies.
c. Menyebutkan ciri-ciri penyakit scabies.
d. Menjelaskan tentang cara penanggulangan penyakit scabies
tanpa membuka catatan
e. Menjelaskan tentang cara pencegahan penyakit scabies.
C. MATERI
a. Pengertian penyakit scabies.
b. Penyebab dan ciri-ciri penyakit scabies.
c. Penanggulangan dan pengobatan penyakit scabies.
d. Pencegahan penyakit scabies.
D. METODE
Ceramah
E. MEDIA
Leaflet

F. RENCANA EVALUASI
Alat
Jenis
Indikator Sasaran Evaluas Soal
Evaluasi
i
a. Pengertian Masyarak Tanya Tanya 1
penyakit scabies. at jawab jawab
b. Penyebab dan ciri- 3
ciri penyakit
scabies. 2
c. Penanggulangan
penyakit scabies. 1
d. Pencegahan
penyakit scabies
Jumlah 7
Soal
Pertanyaan :
1. Sebutkan Pengertian skabies ?
2. Apa yang menyebabkan penyakit scabies ?
3. Penyakit scabies dapat ditularkan oleh hewan jenis apa dan
bagaimana cara penularannya ?
4. Sebutkan ciri-ciri dari penyakit scabies ?
5. Faktor-faktor apa saja yang dapat membantu penyebaran
penyakit scabies?
6. Bagaimana cara penanganan penyakit scabies ?
7. Coba anda jelaskan bagaimana cara terbaik untuk mencegah
penyakit scabies ?

G. TABEL KEGIATAN :
Tahap Kegiatan
Wakt
Kegiata
u Penyuluh Sasaran
n
5 Pembuk a. Membuka acara a. Menjawab
dengan salam.
mengucapkan b. Mendengarka
salam kepada n penyuluh
sasaran. menyampaik
b. Menyampaikan an topik dan
topik dan tujuan tujuan.
Penkes kepada c. Menyetujui
Meni
aan sasaran. kesepakatan
t
c. Kontrak waktu waktu
untuk pelaksanaan
kesepakatan Penkes
pelaksanaan
Penkes dengan
sasaran.

a. Mengkaji ulang a. Menyampaik


pengetahuan an
sasaran tentang pengetahuan
materi nya tentang
penyuluhan. materi
b. Menjelaskan penyuluhan.
materi b. Mendengarka
penyuluhan n penyuluh
kepada sasaran menyampaik
dengan an materi.
menggunakan c. Memperhatik
leaflet. an penyuluh
15
Kegiata c. Mendemonstrasi selama
Meni
n Inti kan penyakit demonstrasi.
t
scabies. d. Menanyakan
d. Memberikan hal hal
kesempatan yang tidak
kepada sasaran dimengerti
untuk dari materi
menanyakan hal penyuluhan
hal yang
belum
dimengerti dari
materi yang
dijelaskan
penyuluh.
5 Evaluasi a. Memberikan a. Menjawab
Meni / pertanyaan pertanyaan
t Penutup kepada sasaran yang
tentang materi diajukan
yang sudah penyuluh.
disampaikan b. Mendengarka
penyuluh. n
b. Menyimpulkan penyampaian
materi kesimpulan.
penyuluhan c. Mendengarka
yang telah n penyuluh
disampaikan menutup
kepada sasaran. acara dan
c. Menutup acara menjawab
dengan salam
mengucapkan
salam serta
terimakasih
kepada sasaran

H. MATERI PENYULUHAN

PENYAKIT SCABIES

1. Pengertian penyakit Skabies


Skabies adalah penyakit menular yang disebabkan
oleh Sarcopies Scabiei Varian Homosis, yang penularannya
terjadi secara kontak langsung maupun tidak langsung.
2. Penyebab dan ciri-ciri skabies
Skabies ditularkan oleh kutu betina, melalui kontak fisik
yang erat. Penularan melalui pakaian dalam, handuk, seprei,
tempat tidur dan perabot rumah. Jarang terjadi kutu dapat hidup
di luar kulit hanya 2-3 hari. Kutu ini dapat membuat lubang-
lubang dibawah permukaan kulit, biasanya disela-sela antara jari
dan pergelangan tangan atau dibagian depan siku dan sekitar
alat-alat kelamin dan sangat gatal. Penderita maunya
menggaruk-garuk terus bintil-bintil itu setiap waktu, dan bila
kuku jari cukup panjang maka kuku itu dapat menyebabkan luka.
Maka garukan dari kuku kotor tersebut akan menyebabkan
infeksi kulit, selanjutnya akan timbul gelembung-gelembung kecil
seperti gudik atau bisul.
Penyakit ini banyak dijumpai pada anak dan orang dewasa
muda. Tetapi dapat mengenai semua umur. Beberapa faktor
yang dapat membantu penyebarannya adalah kemiskinan,
hygiene (kebersihan diri) yang jelek, demografi dan derajat
sensitasi individual.
3. Penanganan dan Pengobatan
a. Penanggulangannya :
Setiap orang di dalam keluarga harus diobati pada waktu
yang sama, tiap-tiap orang harus :
1) Membersihkan semua bagian tubuhnya dengan memakai
sabun dan air hangat.
2) Mengolesi seluruh tubuh dengan Benzyl Benzoat.
3) Pakailah baju bersih dan cucilah semua pakaian dengan
bersih.
4) Setelah satu minggu, ulangi pengobatan sekali lagi.

b. Pengobatannya :
Semua keluarga yang berkontak dengan penderita
harus diobati termasuk pasangan seksnya. Ada bermacam-
macam pengobatan anti scabies :
1) Benzona Heksaklorida (lindane)
Tersedia dalam bentuk cairan atau lotion, tidak
berbau dan tidak berwarna. Obat ini membunuh kutu dan
nimfa, Obat ini digunakan dengan cara menyapukan
keseluruh tubuh dari leher ke bawah dan setelah 12 jam
s/d 24 jam dicuci bersih-bersih. Pengobatan ini diulang
selama 3 hari. Pengobatan diulang maksimum 2 kali
dengan interval 1 minggu.
2) Sulfar
Dalam bentuk paradiulunale, sulfur 10% secara
aman dan efektof digunakan dalam konsentrasi 2,5%
dapat digunakan pada bayi. Obat ini digunakan pada
malam hari selama 3 malam.
3) Benzil Benzoat (Crotaminton)
Tersedia dalam bentuk krim atau lotion sebaiknya
obat ini digunakan selama 24 jam, kemudian digunakan
lagi 1 minggu kemudian. Obat ini disapukan ke badan dari
leher ke bawah. Penggunaan berlebihan dapat
menyebabkan iritasi. Bila digunakan untuk bayi dan anak-
anak harus ditambahkan air 2 s/d 3 bagian.
4) Monosulfiran
Tersedia dalam bentuk lotion, harus ditambah 2-3
bagian air dan digunakan setiap hari selama 2-3 hari.
Selama dan segera setelah pengobatan penderita tidak
boleh minum alkohol karna dapat menyebabkan keringat
berlebihan dan takikardia.
5) Malation
Malathiom 0,5% dengan dasar air digunakan selama
24 jam pemberian berikutnya diberikan beberapa hari
kemudian.
6) Permerhrin
Dalam bentuk cream 5% sebagai dosis tunggal,
penggunaannya selama 8-12 jam dan kemudian dicuci
bersih-bersih. Obat ini dilaporkan efektif untuk skabies.
4. Pencegahan
Jagalah badan tetap bersih dengan mandi setiap hari, selalu
bergantilah dengan pakaian bersih bila yang telah dipakai kotor.
Gantilah pakaian tidur sesering mungkin. Jagalah kuku tetap pendek
dan bersih. Cara-cara pencegahan ini cukup sederhana dan tidak
sulit untuk melakukannya.
DAFTAR PUSTAKA

Djuanda, Adhi. 1999. Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. Edisi ketiga.
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia : Jakarta.

Dr. Adi Heru S. MSC. 1995 Kader Kesehatan Masyarakat. Jakarta : EGC.

Harahap, Marwali. 2000. Ilmu Penyakit Kulit. Cetakan 1. Hipocrates : Jakarta.