Anda di halaman 1dari 31

BAB I

TUJUAN DAN LANDASAN TEORI

1. TUJUAN
a. Mahasiswa membuat sebuah database, untuk project data sekolah
(SD/SMP/SMA)
b. Mahasiswa membuat ERD dan perancangan tabel dari database
tersebut
c. Mahasiswa dapat menginputkan setiap tabel berisi data
guru/siswa/matapelajaran/kelas. semua perintah melalui comamand
prompt (cmd) windows.

2. LANDASAN TEORI

A. Pengertian Basis Data

Basis data adalah kumpulan terorganisasi dari data data yang saling
berhubungan sedemikian rupa sehingga dapat mudah disimpan,
dimanipulasi, serta dipanggil oleh penggunanya. Definisi Basis data juga
dapat diartikan sebagai kumpulan data yang terdiri dari satu atau lebih
tabel yang terintegrasi satu sama lain, dimana setiap user diberi wewenang
untuk dapat mengakses ( seperti mengubah,menghapus dll.) data dalam
tabel-tabel tersebut.

B. Tujuan Basis data sendiri adalah sebagai berikut

a. Kecepatan serta kemudahan dalam menyimpan, memanipulasi atau


juga menampilkan kembali data tersebut.

b. Efisiensinya ruang penyimpanan, karena dengan basis data,


redudansi data akan bisa dihindari.

c. Keakuratan (Accuracy) data.

d. Ketersediaan (Availability) data.


e. Kelengkapan (Completeness) data, Bisa melakukan perubahan
struktur dalam basis data, baik dalam penambahan objek baru
(tabel) atau dengan penambahan field-field baru pada table.

f. Keamanan (Security) data, dapat menentukan pemakai yang boleh


menggunakan basis data beserta objek-objek yang ada didalamnya
serta menentukan jenis -jenis operasi apa saja yang boleh
dilakukannya.

g. Kebersamaan Pemakai (Sharability), Pemakai basis data bisa lebih


dari satu orang, tetapi tetap menjaga atau menghindari masalah baru
seperti: inkonsistensi data (karana data yang sama diubah oleh
banyak pemakai pada saat yang bersamaan) dan juga kondisi
deadlock (karena ada banyak pemakai yang saling menunggu untuk
menggunakan data tersebut.

C. DML (Data Manipulation Language)

DML atau singkatan dari Data Manipulation Language merupakan


kumpulan perintah query yang digunakan untuk memanipulasi data pada
database. Misalnya digunakan untuk menambah data, merubah data,
maupun menghapus data pada database

DML (Data Manipulation Language) berfungsi untuk


memanipulasi database seperti: menambah data, merubah/mengganti data
dan menghapus data. Perintah pda DML tidak terkait dengan struktur dan
metadata dari obyek yang berada pada tabel database. Berikut adalah
perintah-perintah yang paling sering digunakan pada DML (Data
Manipulation Language):
a. Insert berfungsi untuk menambah data atau record pada database
b. Delete berfungsi untuk menghapus data pada database
c. Update yaitu perintah yang berfungsi untuk merubah maupun
memperbarui data pada database
d. Select yaitu perintah yang digunakan untuk menampilkan data
dari suatu tabel pada database.

D. DDL (Data Definition Language)


DDL (Data Definition Language) merupakan kumpulan perintah
SQL yang dipakai dalam pembuatan, perubahan dan penghapusan data
pada database seperti: tabel, indeks, trigger, fungsi dan lain-lain. Berikut
adalah perintah SQL yang termasuk DDL (Data Definition Language):
a. Create berfungsi untuk membuat record atau database baru
b. Alter berfungsi untuk merubah record atau database
c. Drop berfungsi untuk menghapus database

E. ERD

Selanjutnya dalam database pula dikenal istilah ERD (Entity


Relationship Diagram). ER-D adalah suatu cara memodelkan suatu data
di tingkat konseptual dalam perancangan basis data. ER-D berfungsi untuk
menyajikan dan menjadikan data mudah dimengerti dalam rangka
mempermudah perancangan dan pengaksesan basis data. ERD memeiliki
komponen-komponen diantaranya: Entitas, atribut, relasi dan kardinalitas.
a. Entitas didefinisikan sebagai individu yang mewakili sesuatu yang
nyata dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain
b. Atribut merupakan karakteristik dari entity atau relationship yang
menyediakan penjelasan detail tentang entity atau relationship
tersebut.
c. Relasi didefinisikan sebagai hubungan diantara sejumlah entitas
yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda.
d. Kardinalitas relasi menunjukkan jumlah maksimum entitas yang
dapat berelasi dengan entitas pada himpunan entitas lain.

Bentuk Dasar dalam sebuah ERD ada 3 , yaitu :

A. Entity

Entity adalah sebuah benda (thing) atau objek(object) di dunia nyata yang
dapat dibedakan dari semua obje lainnya Entity sets adalah sekumpulan entiti
yang mempunyai tipe yang sama.
Lambang:
B. Relationship

Relationship adalah hubungan diantara beberapa entiti.


Lambang :

C. Atribut

Setiap entitas pasti mempunyai elemen yang disebut atribut yang berfungsi
untuk mendeskripsikan karakteristik dari entitas tersebut. Isi dari atribut
mempunyai sesuatu yang dapat mengidentifikasikan isi elemen satu dengan yang
lain. Atribut untuk mewakili suatu entity. Atribut dalam ERD dilambangkan
dengan bentuk elips
Lambang:
BAB II
LANGKAH KERJA

1. Membuat ERD dan perancangan tabel

Langkah pertama sebelum membuat sebuah database adalah membuat


rancancangan tabel. Berikut adalah ERD untuk perancangan tabel:

2. Membuat sebuah database, untuk project data sekolah SMAN 1 Kuala


Kapuas.
Langkah pertama ada lah aktifkan wamp server dulu. Selanjutnya
buka command prompt dengan cara klik window lalu ketik cmd seperti
gambar berikut ini:

Setelah command prompt dibuka, masuk kedalam cmd dan


tuliskan script berikut :
1. cd ..
2. cd ..
3. cd wamp
4. cd bin
5. cd mysql
6. cd mysql5.5.8
7. cd bin
8. mysql -u root
Contohnya seperti pada gambar berikut ini:.

Setelah dilakukan langkah seperti gambar diatas dilakukan maka


selanjutnya adalah pembuatan database, disini saya menggunakan dengan
nama databasenya 'sekolah.

3. Membuat tabel : data guru, data siswa, data mata pelajaran, data kelas.
Berikut ini query untuk membuat tabel database sekolah SMAN 1 Kuala
Kapuas:
a. Tabel guru
b. Tabel siswa.

c. Tabel Pelajaran.

d. Tabel Kelas.
e. Menampilakn tabel yang dibuat

4. Inputkan setiap tabel berisi minimal 10 data


guru/siswa/matapelajaran/kelas. semua perintah melalui comamand
prompt (cmd) windows.

Berikut query untuk menginputkan data pada tabel database sekolah:

a. Insert tabel guru


Berikut query untuk menampilkan data pada tabel database sekolah:

b. Insert tabel Pelajaran

c. Insert tabel Siswa


d. Insert tabel Kelas
BAB III
PEMBAHASAN

Pada studi kasus ini saya mengambil dari SMAN 1 KUALA KAPUAS
sebagai sumber data untuk menyelesaikan tugas pembuatan project database
sekolah.

1. Membuat ERD dan perancangan tabel


Sebelum membuat sebuah database, langkah pertama yang dilakukan
adalah membuat perancancan tabel dengan membuat ERD. Entity
Relationship Diagram (ERD) merupakan diagram yang digunakan untuk
merancang suatu basis data, untuk memperlihatkan hubungan atau relasi
antar entitas atau objek yang terlihat beserta atributnya. Objek utama dari
pembuatan diagram ERD menunjukan objek objek (himpunan entitas) apa
saja yang ingin dilibatkan dalam sebuah basis data dan bagaimana
hubungan yang terjadi antara objek-objek tersebut. Berikut ini adalah
contoh tahapan dalam pembuatan ERD pada sekolah SMAN 1 Kuala
Kapuas.

A. PENENTUAN ENTITIES

Keterangan :
Siswa:
NIS: nomor induk siswa (varchar) PK
Nama_siswa : Nama lengkap siswa (varchar)
Kelas_siswa : Ruangan kelas tempat siswa
(varchar)
Alamat_siswa:Alamat lengkap mahasiswa (string)
Guru:
NIP : nomor induk pegawai (integer) PK
Nama_guru : nama lengkap Guru (varchar)
Pelajaran : Pelajaran yang diajarkan (varchar)

Pelajaran:
kode_Pelajaran: kode untuk mata pelajaran (varchar) PK
Pelajaran: nama lengkap mata pelajaran (varchar)

Kelas:
Kelas: Nama ruangan untuk siswa (varchar) PK
Wali_Kelas: Nama wali kelas (varchar)
Jumlah_Murid: banyaknya siswa dalam ruangan (integer)

B. PENENTUAN ATRIBUT

a. Siswa

b. Guru

c. Kelas
d. Pelajaran

C. MENENTUKAN RELASI

Keterangam:
a. Siswa mengambil Pelajaran:
Tabel utama: Siswa
Tabel kedua: Pelajaran
Relationship: Many-to-many (m:n)
b. Guru membimbing Siswa:
. Tabel utama: Guru
Tabel kedua: Siswa
. Relationship: One-to-many (1:n)
c. Guru mengajar Pelajaran:
Tabel utama: Guru
Tabel kedua: Pelajaran
Relationship: One-to-many (1:n)
d. Kelas digunakan untuk Pelajaran:
Tabel utama: Kelas
Tabel kedua: Pelajaran
Relationship: One-to-one (1:1)

D. PEMBUATAN ERD
2. Membuat sebuah database, untuk project data sekolah SMAN 1 Kuala
Kapuas.
Langkah pertama ada lah aktifkan wamp server dulu. Selanjutnya
buka command prompt dengan cara klik window lalu ketik cmd seperti
gambar berikut ini:

Setelah command prompt dibuka, masuk kedalam cmd dan


tuliskan script berikut :
1. cd ..
2. cd ..
3. cd wamp
4. cd bin
5. cd mysql
6. cd mysql5.5.8
7. cd bin
8. mysql -u root

Script diata merupakan langkah untuk masuk kedalam wamp server


dimana wamp server adalah paket web server yang bekerja secara pada
localhost. mysql -u root berfunsi sebagai akses ke mysql,
Contohnya seperti pada gambar berikut ini:.

Setelah dilakukan langkah seperti gambar diatas dilakukan maka


selanjutnya adalah pembuatan database, disini saya menggunakan dengan
nama databasenya 'sekolah.

Create database merupakan perintah dalam pada sql untuk membuat


database, sedangkan sekolah merupakan nama database yang dibuat. Use
sekolah merupakan perintah perintah untuk menggunakan database
tersebut.

3. Membuat tabel : data guru, data siswa, data mata pelajaran, data kelas.
Berikut ini merupakan query untuk membuat sebuah tabel:
CREATE TABLE nama_tabel( kolom1 tipe_data(range_data), kolom2
tipe_data(range_data));

Berikut ini tabel yang saya buat untuk database sekolah SMAN 1 Kuala
Kapuas:
a. Tabel guru
Create tabel merupakan perintah untuk membuat tabel pada database,
sedangakan guru merupakan nama tabel yang dibuat. Pelajaran varchar(20)
merupakan nama kolom, sedangkan varchar(20) merupakan tipe data yang
digunakan dengan range data 20. Disini saya menggunakan NIP sebagai
primary key karena NIP merupakan record yang unique. Primary Key adalah
field kunci / utama dari suatu tabel yang menunjukkan bahwa field yang
menjadi kunci tersebut tidak bisa diisi dengan data yang sama, / dengan kata
lain Primary key menjadikan tiap record memiliki identitas sendiri-sendiri
yang membedakan satu sama lainnya (unik).

Desc guru; berfungsi untuk melihat struktur tabel yang dibuat, sedangkan
guru adalah nama tabel yang dilihat strukturnya.

Berikut ini adalah screenshot dari create tabel yang saya buat pada tabel yang
lainnya:
b. Tabel siswa.

c. Tabel Pelajaran.

d. Tabel Kelas.

e. Menampilakn tabel yang dibuat


4. Inputkan setiap tabel berisi minimal 10 data
guru/siswa/matapelajaran/kelas. semua perintah melalui comamand
prompt (cmd) windows.

Untuk Menginputkan data pada setiap tabel digunakan perintah Insert.


Insert merupakan bagian dari DML (Data Manipulation Language) yang
memiliki fungsi untuk menginputkan data pada database. Berikut ini query
yang digunakan untuk menginputkan data pada database:

INSERT INTO nama_tabel VALUES (nilai1,nilai2,...);

Hal yang penting dari perintah INSERT di atas adalah urutan dari nilai
data\
yang akan ditambahkan harus sama dengan urutan field (kolom) di tabel.

a. Insert tabel guru

Insert into perintah untuk menambah data. Guru merupakan nama table
yang akan ditambahkan datanya. (ALUSIA, S.Pd,
196703021998012002,Bahasa_Inggris) merupakan data yang dimasukkan
ke dalam table guru.
Urutan field di dalam tabel guru adalah Nama, NIP, dan Pelajaran,
sehingga waktu melakukan INSERT urutan seharusnya juga Nama, NIP, dan
Pelajaran. Jika urutan tidak sesuai, maka data yang dimasukkan bisa jadi
menempati kolom yang salah juga.
Setelah perintah insert dilakukan, maka langkah yang dilakukan
selanjutnya adalah mengecek hasil record tersebut, yaitu dengan menggunakan
query SELECT * FROM nama_tabel;.

Berikut ini adalah screenshot dari Insert tabel yang saya buat pada tabel yang
lainnya:

b. Insert tabel Pelajaran


c. Insert tabel Siswa
d. Insert tabel Kelas
BAB IV
KESIMPULAN

Dari pembahasan maka dapat diambil kesimpulan bahwa dengan adanya


perancangan basis data sistem informasi pendidikan di SMAN 1 Kuala Kapuas
maka, Pembuatan laporan, pencarian data dan penyimpanan data yang
sebelumnya dikerjakan dengan manual yang memakan waktu dan rawan terjadi
kesalahan data, dengan rancangan sistem basis data semua dapat dilakukan
dengan mudah, cepat dan data yang di hasilkan sangat relevan. Adapun
kesimpulan yang saya ambil ini adalah sebagai berikut :
1. Database menyimpan data dengan baik,akurat,dan relevan.
2. Database dapat mengurangi duplikasi data/penggandaan data
3. Database mengurangi pemborosan tempat simpanan luar.
BAB V
DAFTAR PUSTAKA

http://www.mandalamaya.com/pengertian-database/ (diakses pada Minggu 08


Januari 2017 pukul 10:02)

http://rizky-rizkiawan.blogspot.co.id/2013/06/pengertian-dan-contoh-ddldml-dan-
dcl.html (diakses pada Minggu 08 Januari 2017 pukul 11:10)

http://www.teorikomputer.com/2015/10/pengertian-dan-fungsi-dml-
data.html(diakses pada Minggu 08 Januari 2017 pukul 11:38)

http://www.infokah.com/cara-membuat-erd-tahapan-dan-studi-kasus/(diakses
pada Minggu 08 Januari 2017 pukul 21:20)

https://pujirahayu2004l.wordpress.com/2015/09/21/membuat-database-
menggunakan-cmd-command-prompt/ (diakses pada Senin 09 Januari 2017 pukul
10:02)
BAB VI
LAMPIRAN

1. Membuat ERD dan perancangan tabel

2. Membuat sebuah database, untuk project data sekolah SMAN 1 Kuala


Kapuas.
3. Membuat tabel : data guru, data siswa, data mata pelajaran, data kelas.:
a. Tabel guru

b. Tabel siswa.
c. Tabel Pelajaran.

d. Tabel Kelas.

e. Menampilakn tabel yang dibuat

4. Inputkan setiap tabel berisi minimal 10 data


guru/siswa/matapelajaran/kelas. semua perintah melalui comamand
prompt (cmd) windows.
Berikut query untuk menginputkan data pada tabel database sekolah:

a. Insert tabel guru

b. Insert tabel Pelajaran


c. Insert tabel Siswa
d. Insert tabel Kelas