Anda di halaman 1dari 2

PULP CAPPING

No. Dokumen No. Revisi Halaman

1 1 dari 1 halaman

RSGM Gusti Hasan Aman


Jl. Simpang Ulin No. 28
Banjarmasin
Tanggal Terbit Disetujui :
Direktur RSGM Gusti Hasan Aman

PROSEDUR TETAP

drg.Sapta Rianta Hutasoit, Sp. Ort


NIP. 19710924 200003 2 006
Pulp Capping adalah proses perawatan gigi dengan
pemberian sub base pada atap pulpa terhadap gigi yang
masih hiperemia pulpa.
PENGERTIAN
Hiperemia pulpa adalah karies/trauma gigi yang mengenai
email atau dentin dengan dasar kavitas keras/lunak serta
pulpa masih vital dan belum terbuka secara klinis.
Sebagai acuan penerapan langkah-langkah dalam
TUJUAN
menangani gigi pasien yang akan dilakukan pulp capping.
Tindakan pulp capping dilakukan oleh dokter gigi dengan
KEBIJAKAN selalu berpedoman pada Standar Pelayanan Medis dan
prosedur yang berlaku.
1. Pasien sudah diberi informasi tentang tindakan medis
yang akan dilakukan.
2. Peralatan untuk tindakan medis terhadap pasien sudah
siap dalam keadaan steril dan ditempatkan pada tempat
yang sudah disediakan pada dental kabinet/meja khusus
3. Pasien disuruh duduk pada pada kursi gigi /dental chair
4. Pasien disuruh kumur-kumur dengan air yang telah
disiapkan, kemudian rongga mulut di periksa dokter gigi
5. Berdasarkan hasil pemeriksaan menunjukan adanya
PROSEDUR lubang yang perlu perawatan dengan pulp capping.
PELAKSANAAN 6. Selanjutnya pada gigi tersebut dilakukan :
a. Isolasi di daerah sekitar gigi
b. Gigi dibersihkan dari kotoran yang menutupi lubang.
c. Pembuangan jaringan karies dengan preparasi gigi.
d. Irigasi dan pengeringan
e. Aplikasi pasta Kalsium Hidroksida
f. Tumpatan sementara
7. Perawatan Pulp Capping selesai
8. Selanjutnya pasien dianjurkan kontrol 1-2 bulan lagi
9. Seluruh perawatan dicatat dalam kartu status penderita
1. Klinik Konservasi
UNIT TERKAIT
2. Klinik Gigi Anak
1. Status Penderita
DOKUMEN TERKAIT
2. Standar Pelayanan Medis Kedokteran Gigi