Anda di halaman 1dari 3

KOMITE INTERNSIP DOKTER INDONESIA

PUSAT PERENCANAAN DAN PENDAYAGUNAAN SDM KESEHATAN


BADAN PPSDM KESEHATAN
KEMENTERIAN KESEHATAN RI
2017

PORTOFOLIO
Kasus Bedah

Topik : Appendicitis Acute


Tanggal (Kasus) : Mei 2017 Presenter : dr. Luki
Tanggal Presentasi : Mei 2017 Pendamping : dr. Laura Valentine
Tempat Presentasi :
Objektif Presentasi :
Keilmuan Keterampilan Penyegaran Tinjauan
Pustaka
Diagnostik Manajemen Masalah Istimewa
Neonatus Bayi Anak Remaja Dewasa Lansia Bumil
Deskripsi : Perempuan, 32 tahun, Nyeri perut kanan bawah
Tujuan : Tatalaksana kegawatdaruratan appendicitis acute
Bahan Bahasan : Tinjauan Riset Kasus Audit
Pustaka
Cara membahas Diskusi Presentasi dan Diskusi Email Pos

Data Nama: Ny. I Umur: 32 tahun Pekerjaan: IRT No. Reg :


Pasien: Alamat: Jl. Rambutan 065099
Agama: Islam Bangsa: Indonesia
Nama Rumah Sakit : Telp : Terdaftar sejak :
RSUD Soemarno Sosroadmojo

Data utama untuk bahan diskusi :


1. Diagnosis/Gambaran Klinis:
Keaadaan umum tampak sakit sedang, pasien datang dengan keluhan nyeri perut
kanan bawah sejak tadi pagi, nyeri awalnya pada ulu hati kemudian menjalar ke
kanan bawah. Nyeri bertambah jika pasien batuk. Demam (-), mual(+), muntah(+)
sebanyak 1 kali.
2. Riwayat Penyakit Dahulu : asma(-),merokok(-),alkohol(-)
3. Riwayat pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
Daftar Pustaka:
1 De Jong, Sjamsuhidajat, R, 2004. Buku Ajar Ilmu Bedas Edisi 2. EGC. Jakarta

2 Schwartz, Spencer, S., Fisher, D.G.,1999. Principles of surgery seventh edition. Mc-
Graw Hill a Division of the McGraw-Hill Companies. Enigma an Enigma
Electronic Publication.

Hasil Pembelajaran :
1. Penatalaksanaan kegawatdaruratan pasien dengan Appendicitis Acute

1. Subjektif :
Pada anamnesis didapatkan pasien datang ke RS dengan keluhan nyeri ulu hati yang
menjalar ke perut kanan bawah, nyeri bertambah jika pasien batuk, mual (+), muntah (+)
demam (-)
2. Objektif :
Status Generalisata :
KU: Tampak sakit sedang, Kesadaran : Compos Mentis
TD : 130/70mmHg N : 75x/m R : 20x/m Sb : 36C GCS : E4V5M6
Status Lokalis :
Kepala : Konjungtiva anemis -/-, pupil isokor 3mm/3mm
Thorax : Cor : SI- SII normal, bising(-)
Pulmo : Sp vesikuler, rh -/-, wh-/-
Abdomen: soelf, BU (+) N, datar, timpani, mcburney (+), rovsing (+), abturator (+),
psoas (+)
Ext : akral hangat, CRT 2
Pemeriksaan Penunjang:
Darah lengkap = Hb 14.3, Leukosit 17.300, Trombosit 228.000
Plano test : negatif
USG Abdomen : target sign (+), Appendicitis Acute
3. Assessment :
Ny. I, 32 tahun datang dengan keluhan keluhan nyeri perut kanan bawah sejak tadi
pagi, nyeri awalnya pada ulu hati kemudian menjalar ke kanan bawah. Nyeri bertambah
jika pasien batuk. Demam (-), mual(+), muntah(+) sebanyak 1 kali.
Dari pemeriksaan fisik abdomen didapatkan, soelf, BU (+) N, datar, timpani,
mcburney (+), rovsing (+), abturator (+), psoas (+)
Kemudian dilakukan pemeriksaan penunjang berupa pemeriksaan laboratorium
darah lengkap dengan hasil Leukositosis. Maka dengan itu dapat di nilai kalesaran score
nya adalah 12 (observasi). Setelah itu di lakukan pemeriksaan USG abdomen ditemukan
target sign dengan kesimpulan Appendisitis acute
4. Plan :
Diagnosis : Appendicitis Acute
Penatalaksanaan selama di IGD:
IVFD RL 20 tpm(makro)
Ranitidin 1 amp/12 jam
Drip Metronidazol 500mg/8 jam
Ceftriaxone 1gr inj vial/12 jam
Puasakan
Pro op Appendectomy

Edukasi keluarga :
1. Menjelaskan kondisi pasien kepada keluarga.
2. Menjelaskan prosedur tindakan operatif penyakitnya pada pasien dan keluarga