Anda di halaman 1dari 5

ABSTRAK

LATAR BELAKANG
Padazaman yang modern ini ,banyaksekolah-sekolahyang
tampaknyalebihmemilihuntukmenggunakanspidoldanpapantulisputih (whiteboard)
ketimbangkapurtulis yang berdebu,kotor, dantidakefektif. Sedangkanspidol yang dianggapbersih,
takberdebudanamanternyatamengandungbahankimiaberacunyang disebut xylene,
yaitubahankimiainilah yang menimbulkan aroma khaspadaspidoldan juga banyakdigunakanpada
cat, thinner
danpernissehinggadapatmenimbulkanberbagaimacamgangguankesehatanpadamanusia.

RUMUSAN MASALAH
1. Bagaimanadampaknegatifpenggunaanspidolbagilingkungandankesehatanmanusia?
2. Bagaimanasolusi yang tepat agar penggunaanspidolbisaditekan?

TUJUAN

1. Tercapailingkungan yang sehatdanbersihdaripolusiudara yang disebabkanolehspidol


2. Penggunaanspidoldapatberkurangdrastis

PEMBAHASAN

Penggunaan Spidol

Penggunaan spidol semakin banyak digunakan oleh para siswa dan guru di sekolah
untuk menulis di papan tulis. Spidol atau yang dalam bahasa Inggris disebut maker pen / felt-tip
pen adalah jenis pena yang mata penanya terbuat dari fiber yang dipadatkan dengan resin tertentu
sehingga berfungsi untuk mengalirkan tinta dari fiter penyimpan tinta ke permukaan objek yang
dikehendaki ( ditulis ). Cara bekerja spidol berbeda dengan kapur tulis. Kalau kapur tulis, kapur
digoreskan pada papan menempel meninggalkan noda / tulisan sehingga kapur tulis berkurang.
Kalau spidol dituliskan mata spidol akan mengalirkan tinta dari filter penyimpan tinta yang ada
di dalam pena spidol ke papan whiteboard sehingga meninggalkan noda / tulisan. (Sugianto,
2010)
Tinta adalah cairan yang berisikan bermacam pigmen dan atau dye yang digunakan untuk
mewarnai bidang, menulis atau untuk menghasilkan suatu gambar, teks ataupun sebuah desain.
Kandungan/ komponen penyusun tinta antara lain pelarut, pigmen, celupan, resin dan pelumas,
sollubilizer, surfaktan, materi-materi partikuler, pemijar, dan material-material lainnya.
Komponen komponen tinta tersebut menjalankan banyak fungsi diantaranya sebagai pembawa
tinta, pewarna, dan danbahan-bahan addiktiv lainnya digunakan untuk mengatur aliran, ketebalan
dan rupa tinta ketika kering. Surfaktan (yaitu unsur basa yang menurunkan tekanan permukaan
dari sebuah cairan memungkinkan penyebaran yang mudah, surfaktan juga menurunkan tekanan
antar permukaan antara dua cairan). Sollubilizer (semacam senyawa yang membentuk ion-ion
polimer polar dengan resin tahan air.
Tinta terbuat dari emulsi bahan padat dan bahan cair. Bahan padat ini pewarna dan resin
yang menempel saat spidol dituliskan dan bahan cair yaitu pelarutnya ( solvent ) setelah
beberapa saat bahan cair ini menguap dan bahan padat tertinggal sebagai tulisan. Bahan cair ini
tidak sehat kalau terserap pernapasan karena bersifat toxic apalagi kalau mengandung bahan
berbahaya seperti Xylene dan Toluene. (sugianto,2010)
Spidol Whiteboard atau disebut Boardmarker merupakan kebutuhan utama dalam
kegiatan belajar di sekolah, perguruan tinggi, kantor atau lembaga pendidikan lainnya. Untuk
menghemat biaya dalam penggunaan spidol biasanya memakai tinta isi ulang / refill. Ini
merupakan kebutuhan rutin dan penggunaannya cukup banyak. (Sugianto,2010)

Dampak Negatif Penggunaan Spidol Bagi Lingkungan dan Kesehatan Manusia

a. Bagi lingkungan

Tinta spidol merupakan salah satu produk yang berada di dalam ruangan yang mengemisi
VOC. Voltile Organic Compound atau lebih dikenal dengan singkatan VOC adalah senyawa
yang mengandung karbon yang menguap pada tekanan dan temperatur tertentu atau memiliki
tekanan uap yang tinggi pada temperature ruang. VOC yang paling umum dikenal adalah pelarut
(solvents), VOC jenis lainnya seperti monomer dan pewangi (fragrance). Kenapa VOC sangat
berbahaya dan menjadi perhatian banyak kalangan, sehingga banyak Negara yang membuat
peraturan khusus untuk mengurangi dampak dari VOC tersebut. Salah satu sebabnya adalah
karena VOCs bereaksi dengan Nitrogen Oksida (NOx) jika terkena sinar matahari membentuk
ground level ozone dan asap atau kabut. Pada konsentrasi tertentu di udara, ozone dapat
mempengaruhi kesehatan dan lingkungan. VOC diatur dengan membatasi jumlah kandungannya
didalam produk yang dapat teremisi selama proses atau penggunaan. Ada beberapa jenis
peraturan yang mengatur pembatasan kandungan VOC seperti consumer product regulations,
process regulations, facility regulations or facility permits. Salah satu regulasi yang banyak
digunakan atau dijadikan acuanoleh berbagai industri di dunia adalah EPA (Environmetal
Protection Agency) (Ismail,2011)

VOC dapat teremisi sebagai gas dari bahan padatan atau cairan yang mengandung VOC.
Efek yang ditimbulkan terhadap kesehatan oleh VOC bisa akut atau kronik tergantung dari jenis
VOC yang teremisi. Konsentrasi VOC yang teremisi didalam ruangan jauh lebih tinggi jika
dibandingkan diluar ruangan karena terjadi akumulasi VOC didalam ruangan tersebut. Misalnya
emisi VOC oleh cat baru diaplikasikan didalam ruangan akan sangat terasa baunya bahkan bisa
menyebabkan pusing atau perih dimata. (Ismail,2011)

b. Dampak terhadap Kesehatan

Banyak orang yang menganggap bahwa spidol merupakan alat tulis yang bersih, tak
berdebu dan aman. Namun, ternyata di dalam sebuha spidol terdapat bahan kimia yang disebut
xylene, yaitu bahan kimia inilah yang menimbulkan aroma khas pada spidol dan juga banyak
digunakan pada cat, thinner dan pernis. Xylene adalah bahan kimia beracun yang ditemukan
pada banyak barang-barang rumah tangga. Bahan kimia ini merupakan salah satu dari 30 bahan
kimia yang diproduksi di Amerika Serikat. (Rezki, 2012)

Partikel xylen yang kecil memungkinkan zat ini memasuki tubuh ketika dihirup.
Menghirup racun dalam spidol dapat memiliki efek jangka pendek dan jangka panjang. Bahan
kimia ini dapat menimbulkan gejala inhalasi mirip ketika orang menggunakan obat penenang
atau alkohol, yang efeknya bisa bertahan hingga 15 sampai 45 menit. Dari hasil studi yang
dikutip dari Toxicological Profile for Xylene, Agency for Toxic Substances and Disease Registry,
efek jangka pendek dari xylene bisa mengganggu pernapasan, pusing, sakit kepala dan
kehilangan memori jangka pendek. Sedangkan efek jangka panjang dapat menyebabkan
kerusakan otak permanen dan kerusakan hati, ginjal dan sistem saraf pusat. Beberapa merek
spidol juga mengandung propyl alcohol yang tidak terlalu beracun tetapi dapat mengiritasi mata,
hidung dan tenggorokan. (Rezki, 2012)

Selain xylen, di dalam spidol juga terkandung VOC seperti yang telah dijelaskan di atas.
dimana efek kesehatan dari VOC diantaranya adalah iritasi pada mata, hidung dan tenggorokkan,
sakit kepala atau pusing, kehilangan koordinasi, mual, kerusakan hati, ginjal, dan sistem saraf
pusat. Beberapa organik dapat menyebabkan kanker pada hewan, beberapa dicurigai atau
diketahui menyebabkan kanker pada manusia. Tanda-tanda kunci atau gejala yang berhubungan
dengan paparan VOC termasuk iritasi konjungtiva, ketidaknyaman hidung dan tenggorokan,
sakit kepala, reaksi kulit alergi, dispnea, penurunan kadar serum kolinesterase, mual, muntah,
epistaksis, kelelahan, dan pusing. (Ismail,2011)

Dampak positif

Pada saat seperti ini jarang sekali ada sebuah instansi yang masih menggunakan kpaur tulis
dalam melakukan segala hal. Namun pada dasarnya bahan dasar kapur tulis tidaklah beracun.
Kapur tulis standar yang digunakan di kelas pada umumnya terbuat dari kalsium karbonat, yaitu
bentuk olahan dari batu kapur alam.

Kalsium karbonat sendiri tidak berbahaya bagi yang menggunakannya. Tapi untuk beberapa
orang yang menderita asma atau masalah pernapasan seperti batuk, debu dari kapur tulis bisa
menjadi alergen atau pemicu kambuhnya penyakit, yang ditandai dengan gejala batuk, mengi,
sesak dada dan sesak napas.

Hal ini karena partikel kapur tulis yang tergolong besar (sehingga masih terlihat beterbangan di
ruangan) tersaring oleh filter pertama pada sistem pernapasan manusia, yaitu bulu hidung.
Partikel kapur tulis tersebut tidak masuk ke dalam paru-paru namun tertahan oleh bulu hidung,
sehingga untuk beberapa orang debu kapur tulis bisa menyebabkan reaksi bersin dan batuk.

Tapi sebenarnya kapur tulis dapat dijadikan solusi karena memiliki kelebihan yaitu : harga
kapur tulis jauh lebih murah dibandingkan dengan spidol untuk white board, apur tulis tetap
dapat berfungsi dengan baik walaupun disimpan dalam jangka waktu yang lama, sedangkan
spidol biasanya akan kering, dan bekas goresan kapur tulis lebih mudah dibersihkan
daripada spidol.
Peningkatan Penggunaan Kapur Tulis

Kapur tulis dapat menjadi solusi alternatif dalam menanggulangi dampak negatif yang
diakibatkan oleh spidol. Meskipun tetap saja memberikan dampak, namun kapur hanya
memberikan dampak jangka pendek, seperti batuk atau bersin karena partikel kapur hanya
tertahan di bulu hidung, tidak sampai masuk ke paru-paru. Melihat dampak negatif yang
ditimbulkan oleh spidol menjadikan kapur tulis menjadi solusi alternatif.

SIMPULAN

DAFTAR PUSTAKA
Ismail, 2011. Senyawa Organik Mudah Menguap (Volatile Organic
Compound). Diambil pada 18 Mei 2017 pukul 17.00 WIB dari
http://healthsafetyprotection.com/voc/ .

Rasyak, Muhammad Rezki. 2012. Ternyata Spidol Lebih Berbahaya dari pada
Kapur. Diambil pada 18 Mei 2017 pukul 17.00 WIB dari
http://rezkirasyak.blogspot.co.id/2012/04/ternyata-spidol-lebih-berbahaya-
dari.html .

Sugianto. 2010. Whiteboard dan Tinta Boardmarker. Diambil pada 18 Mei


2017 pukul 17.05 WIB dari https://sugianto-
industri.blogspot.co.id/2010/04/refill-white-boardmarker-ink.html .