Anda di halaman 1dari 3

RINGKASAN MATERI

Sejarah pertanian
# Sejarah pembangunan pertanian :
Titik berat pembangunan pertanian yang berkontribusi terhadap ketersediaan makanan
kita yaitu :
- Perluasan pertanian ke daerah yang masih kosong
- Penggunaan lahan dengan lebih efektif yaitu memerlukan bantuan/sentuhan teknologi
agar lebih efisien
# awal pertanain ;
Sebelum bertani atau mengenal pertanian orang mengenal terlebih dahulu berburu atau
mengumpulkan makanan, setelah menjalani dan mengalami masalah (berkurangnya populasi
hewan buruan/kawanan berpindah) maka mereka memahami bahwa jauh akan lebih mudah jika
mereka mendomestikasikannya sendiri, secara ringkas awal mula pertanian muncul ditampilkan
dalam bagan arus dibawah ini.

Berburu binatang dan mengumpulkan tanaman untu dimakan

binatang yang tersedia untuk diburu berkurang, tanaman untuk dikumpulkan berkurang

Menangkap mangsa / bahan pangan lalu menyimpannya di gua

Menemukan cara membuat makanan lebih tahan lama yaitu dengan cara dimasak, atau dikeringkan

Mengambil bibit tanaman dari yang dimakan, dan menyebarkan/ menanamnya sehingga muncul tumbuh tana

Menyadari bahwa lebih mudah untuk menjaga ketersediaan dan memenuhi kebutuhan apabila memelihara /

Dari bagan di atas terlihat bahwa alur kisah tahap demi tahap kegiatan manusia dalam
memenuhi kebutuhan hidupnya sebelum memelihara dan menanan. Hingga pada akhirnya
manusia memahami bahwa hidup akan lebih jauh mudah jika mereka selalu memiliki hewan dan
tanaman jika mereka tanam atau pelihara agar selalu tersedia.

# asal pertanian

Awal mula pada 9800 SM manusia sudah mencoba menjinakkan domba dan menanam
gandum , pada 7000 SM manusia telah menggunakan anjing sebagai alat bandtu berburu.
Pemanfaatan manusia bukan hanya pada alam liar tapi sudah mengenal domestikasi yaitu
telah mulai memilih dan menanam bibit dari tanaman dengan hasil yang tinggi,
menjinakkan dan mengendalikan apa yang dimilika untuk memenuhi kebutuhan. Akibat
dari perawatan tanaman mengakibatkan hasil yang melimah sehingga manusia sudah
membuat gubuk darurat untuk tepat penyimpanan hasil yang terbuat dari kayu dan batu
(lumbung)

# teknik pertanian awal

Teknik pertanan yang digunakan manusia berubah tahap demi tahap seiring dengan
pengalaman dan masalah yang dihadapi, secara ringkas teknik awal pertanian dapat ditampilkan
pada bagan arus di bawah ini.

Mengambil biji dari buah/tanaman untuk


dijadikan bibit

Memahami akibat gangguan dari tanaman


pengganggu

Mengiris dan membakar

bera

Irigasi

Teknolo
gi

Industrialisa
si

Bagan dua di atas menceritakan secara ringkas tentang awal mula teknik
pertanain dimulai dari yang paling dasar, pada awalnya manusia berpikir cara untuk
menanam tumbuhan yaitu dengan memakan buah/tanaman itu sendiri lalu
menyisihkan bijinya untuk dijadikan bibit yang akan di tanam lagi, setelah proses
penanaman berlangsung para pekebun menyadari bahwa tanaman yang mereka
tanam tidak akan mencapai hasil yang maksimal jika ada tanaman pengganggu
(gulma) sehingga mereka berusaha untuk memastikan tidak ada gulma.
Teknik memtotong dan membakar dianggap sebagai teknik pertanian
mempunyai manfaat ganda selain mudah dilakukan lahan yang dibakar
manghasilkan abu, abu dari hasil pembakaran tersebut akan memperkaya tanah,
namun lama kelamaan tanah menjadi jenuh dan tandus sehingga hal ini memaksa
mereka untuk menemukan lahan baru. dengan memiliki lahan lebih dari satu
pekebun berpikir untuk memberi selang waktu untuk mendiamkan lahan mereka
dari proses penanaman, mereka percaya dengan masa bera lahan akan kembali
kesuburannya. Seringkali lahan yang di berakan digunakan untuk padang rumput
hewan agar kotorannya dapat menjadi pupuk bagi tanah gua mengembalikan
kesuburan.
Seiring waktu lahan semakin sempit dan manusia ditantang untuk dapat
memanfaatkan lahan kering sekalipun, hal ini memerlukan irigasi yaitu pengairan
yang baik untuk mengalirkan kebutuhan air ke ladang-ladang. Untuk peningkatan
produksi digunakan teknologi, teknologi yang dikenal awalnya masih sederhana
yanitu dengan menggunakan bajak dan pengunaan tenaga hewan. Dengan adanya
tekonlogi maka pertanian semakin memasuki skala tingkatan leih yaitu
industrialisasi, dimana pada tahap ini bukan hanya jumlah yang diperhitungkan tapi
juga kualitas dari tanaman tersebut sehingga terjadi konsentrasi terhadap
peningkatan pertanian tanaman pangan untuk memenuhi kebutuhan manusia.

# Revolusi Hijau