Anda di halaman 1dari 13

PROGRAM KERJA

TIM PONEK RSUD Dr. SOEDIRMAN


KEBUMEN

TAHUN 2014

TIM PONEK

RSUD Dr. SOEDIRMAN KEBUMEN

Jl. Lingkar Selatan Muktisari Kebumen 54317, Telp. 0287 3873318


A. PENDAHULUAN
Seperti kita ketahui bahwa Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka
Kematian Bayi (AKB) di Indonesia masih tertinggi di antara negara-negara
ASEAN. Menurut SDKI tahun 2010, AKI di Indonesia adalah 125/100.000
kelahiran hidup, sedangkan AKB adalah 35/1000 kelahiran hidup. Di samping itu,
indeks pembangunan manusia di Indonesia berada pada urutan ke 107 dibanding
dengan bangsa lain dan selama 5 tahun terakhir ini mengalami perbaikan namun
sangat lambat. Saat ini Povinsi Jawa Tengah menduduki urutan kedua tertinggi
untuk AKI dan AKB di Indonesia. Di RSUD Dr. Soedirman pada tahun 2013 ada
8 kematian ibu dan 56 kematian neonatal.
Pada KTT Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 2000 disepakati
bahwa terdapat 8 tujuan pembangunan MDGs (Millenium Development Goals)
pada tahun 2015. Dua diantara tujuan tersebut mempunyai sasaran dan indikator
yang terkait dengan kesehatan ibu dan bayi, yaitu :
1. Mengurangi angka kematian bayi dan balita menjadi 23/1000 kelahiran
hidup.
2. Mengurangi angka kematian ibu menjadi 102/100.000 kelahiran hidup.
Meskipun tampaknya target tersebut cukup tinggi, namun tetap dapat dicapai
apabila dilakukan upaya terobosan yang inovatif untuk mengatasi penyebab
utama kematian tersebut yang didukung kebijakan dan sistem yang efektif dalam
mengatasi berbagai kendala yang timbul selama ini.
Kematian bayi baru lahir umumnya dapat dihindari penyebabnya seperti
BBLR (40,4%), Asfiksia (24,6%) dan Infeksi (10%). Hal tersebut kemungkinan
disebabkan oleh keterlambatan pengambilan keputusan, merujuk dan mengobati.
Sedangkan kematian ibu umumnya disebabkan oleh perdarahan (25%), infeksi
(15%), pre eklamsia-eklamsia (15%), persalinan macet dan abortus. Mengingat
kematian bayi mempunyai hubungan erat dengan mutu penanganan ibu, maka
proses persalinan dan perawatan bayi harus dilakukan dalam sistem terpadu dalam
bentuk PONEK di Rumah Sakit dan PONED pada tingkat Puskesmas.
Rumah Sakit PONEK 24 jam merupakan bagian dari sistem rujukan dalam
pelayanan kedaruratan maternal dan neonatal yang sangat berperan dalam
menurunkan angka kematian ibu dan bayi baru lahir. Kunci keberhasilan PONEK
adalah tersedianya tenaga kesehatan yang sesuai kompetensi prasarana, sarana
dan manajemen yang handal.
Untuk mencapai kompetensi dalam bidan tertentu tenaga kesehatan memerlukan
pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan perubahan
perilaku dalam pelayanan kepada pasien.

B. LATAR BELAKANG
Pada tahun 2014 AKI dan AKB di RSUD Dr. Soedirman sudah mengalami
penurunan dibanding tahun sebelumnya. Namun demikian masih memerlukan
upaya yang maksimal agar AKI dan AKB di RSUD Dr. Soedirman terus dapat
ditekan dari tahun ke tahun.
Pada tahun 2013 di RSUD Dr. Soedirman ada 8 kematian ibu dan 56 kematian
bayi dan tahun 2014 menurun menjadi 7 kematian ibu dan 35 kematian bayi.

C. TUJUAN
- Peningkatan kualitas pelayanan PONEK dalam rangka menurunkan AKI dan
AKB di RSUD Dr. Soedirman.
- Peningkatan kualitas jejaring rujukan dari Puskesmass PONED, bidan di desa,
bidan praktek mandiri (BPM) ke RS PONEK.

D. KEGIATAN
1. Meningkatkan sistem rujukan.
2. Memastikan bahwa pasien rujukan mendapat stabilisasi dari Puskesmas
PONED.
3. Memastikan pasien rujukan dengan pendampingan.
4. Audit Maternal Perinatal (AMP) dengan metode terkini.
5. Pembinaan Tim PONEK ke Tim PONED se Kabupaten Kebumen.

E. SASARAN
Sasaran kegiatan ini adalah seluruh petugas kesehatan di semua bagian dari
PONED dan Rumah Sakit PONEK.

F. JADWAL KEGIATAN

NO KEGIATAN 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 11 12
0
1. Audit Maternal Perinatal X X X X
(AMP) tingkat Kabupaten
2. Audit Maternal Perinatal X X X X
intern RSUD Kebumen
3. Laporan Kegiatan PONEK X X X X X X X X X X X X

4. Rapat Rutin Tim PONEK X X X X

5. Pembinaan Tim PONEK ke X X


Tim PONED

G. BIAYA
Biaya yang diperlukan dalam kegiatan ini meliputi :
1. Mengikuti Audit Maternal Perinatal Tingkat Kabupaten
Pembiayaan dari Dinas Kesehatan.
2. Pembinaan Tim PONEK, PONEK ke PONED
2 orang x 2 x Rp.150.000,- : Rp.600.000,-
3. Rapat Koordinasi Tim
Snack 20 x 3 x Rp.8000,- : Rp.480.000,-
Makan 20 x 1 x Rp.19.000,- : Rp.380.000,-
4. Audit Maternal Perinatal intern RSDS Kab. Kebumen
Pembicara 2 orang x Rp.150.000,- : Rp.600.000,-
Snack 20 x 2 x Rp.8000,- : Rp.320.000,-
Jumlah Total : Rp.2.380.000,-
H. EVALUASI
Tim PONEK memonitor proses pelaksanaan kegiatan dan mengevaluasi
efektivitas kegiatan. Rapat evaluasi dilaksanakan setiap triwulan.

I. PELAPORAN
Pelaksanaan kegiatan pelayanan Obstetric dan Neonatal di RSUD Dr. Soedirman
dilaporkan kepada Direktur RSUD Dr. Soedirman melalui Kepala Bidang
Pelayanan Medik setiap bulan dan juga laporan ke Kepala Dinas Kesehatan
Kabupaten Kebumen melalui Kepala Bidang Pelayanan KIA.

Kebumen, Maret 2015

Kabid. Pelayanan Medik, Ketua PONEK,


dr. Y. Tri Prabowo, M.Sc, PH dr. Palupi Widiasih, Sp.OG
NIP. 19631206 199003 1 008 NIP. 19750127 200903 2 001

Direktur
RSUD Dr. Soedirman

dr. Bambang Suryanto, M.Kes


NIP. 19610621 198903 1 005

LAPORAN KERJA

PENYELENGGARAAN PONEK

RSUD Dr. SOEDIRMAN

TAHUN 2014
TIM PONEK

RSUD Dr. SOEDIRMAN

Jl. Lingkar Selatan Muktisari Kebumen 54317, Telp. 0287 3873318

A. KETENAGAAN

No Kategori Jumla Posisi Jumlah Yang Dilatih


Resusitasi APN PONEK
. Tenaga h Yang Ketenagaaan
Ada
1. Dokter Obsgyn 3 Jam kerja on site, 3 3 1
di luar jam kerja
on call
2. Dokter Anak 2 Jam kerja on site, 3 0 1
di luar jam kerja
on call
3. Dokter Anastesi 2 Jam kerja on site, 2 0 1
di luar jam kerja
on call
4. Bidan 34 On site di masing - 22 15 1
masing ruang kerja
(VK, Bougenvil,
IBS, Peristi)
5. Perawat 56 On site di masing 20 0 1
masing ruang
kerja (IBS, IGD
dan Peristi)
6. Perawat 5 On site di IBS 5 0 0
Anastesi
7. Dokter Umum 12 On site di IGD 12 0 12

8. Residen 2 On site 2 2 0
Obsgyn

Keterangan:
1. Dua orang bidan pelatihan sosialisasi Puskesmas PONED dengan RS PONEK
tahun 2011 (sertifikat tidak ada).
2. Dua orang bidan pelatihan Kegawatdaruratan Obstetri dan Neonatal tahun
2011 dan 2012 (sertifikat ada).
3. Empat orang bidan dan 6 orang perawat pelatihan PPGD tahun 2013.

1) Pendidikan dan pelatihan


a. Sosialisasi
b. Pelatihan Internal
c. Pelatihan Eksternal
d. Pendidikan
2) Evaluasi
Dari jumlah dokter, perawat dan bidan belum cukup, karena adanya
penambahan ruangan antara lain ruang HCU (High Care Unit), VK IGD,
Ruang Pemulihan dan Ruang Observasi.

B. FASILITAS PELAYANAN
1. Ruang Pelayanan

No. Nama Ruangan Keterangan

1. Fasilitas cuci tangan dan cuci Ada, dengan fasilitas air yang memadai
bilas
2. Area resusitasi dan stabilisasi Tersedia
(Ruang Pemulihan)
3. Unit perawatan khusus ibu / Tersedia
kasus eklamsia (Ruang HCU)
4. Unit perawatan intensif ibu Tersedia ruangan ( Ruang Observasi di
Bougenvil )
5. Isolasi Infant di VK IGD Tersedia

6. Ruang Persiapan Tersedia

2. Perlengkapan Alat

No. Nama Barang Jumlah yang Jumlah yang Keterangan


tersedia berfungsi
1. Tempat tidur ibu 10 10

2. Incubator transport 1 1 Berfungsi baik

3. Syiringe pump 0 0 Dalam proses


pengajuan
4. Radian warmer 1 1 Masih kurang

5. Isi kotak resusitasi 1 1 Tidak ada


laringoskop
6. Ambubag 2 2 1 ambubag bayi
dan 1 ambubag ibu
7. Alat penghisap lendir 1 1 Baik
elektrik
8. Vacum set 2 2 Berfungsi baik

9. Pasokan oksigen tabung - - Sudah memakai


oksigen sentral
10. Oksigen system pipa 13 13
(Central)
11. Pemantau detak jantung 1 1 Berfungsi baik
janin (CTG)
12. Timbangan bayi 1 1 Baik

13. Lampu emergency 8 8 Berfungsi baik


14. Stetoskop 2 2
15. USG 1 1 Baik

16. Emergency mobile 2 2 Masih kurang

C. KINERJA PRODUKTIVITAS
Kinerja tim PONEK ini kami lampirkan dalam bentuk laporan pelayanan
kematian maternal perinatal dan sistem rujukan.
D. KINERJA MUTU
1. Indikator Mutu
Indikator pelayanan mutu PONEK adalah turunnya Angka Kematian Ibu dan
Bayi (AKI dan AKB) sesuai dengan program MDGs.
a. Meningkatkan sistem rujukan
b. Memastikan bahwa pasien rujukan mendapat stabilisasi dari Puskesmas
PONED.
c. Memastikan pasien rujukan dengan pendampingan.
d. Audit Maternal Perinatal (AMP) dengan metode terkini.
e. Pembinaan Tim PONEK ke Tim PONED se-Kabupaten Kebumen.

2. Statistik Pelayanan
a. Pelayanan Maternal

Jumlah persalinan tahun 2014 1980


Kematian Ibu Jumlah Ratio (%)
7 0,35%
- PEB / Eklamsia 1 14,29%
- Perdarahan 3 42,86%
- Infeksi / sepsis 1 14,29%
- HIV/AIDS 0 0%
- Kardiomyopati post partum 1 14,29%
- TB Paru 1 14,29%
- Persalinan dengan tindakan pervaginam (VE) 115 5,80%
- Angka Seksio Secaria 547 27,62%
Kesesuaian diagnosis pre dan post operasi 1 99%

Analisis :
Berdasarkan paparan profil persalinan tahun 2014, untuk kasus
kematian ibu, perdarahan menduduki urutan pertama. Yang sebelumnya
tahun 2013 eklamsia mendapat tempat teratas.
Hal ini dimungkinkan pada kasus perdarahan, fokus identifikasi
pengenalan tanda pre syok yang harus dibenahi, ketersediaan bank darah
yang belum optimal, serta resiko anemia di ANC perlu dibenahi.
Pre eklamsia dengan komplikasi di tahun 2014, jika perjalanan
kasus memberat, memang dilakukan rujukan ke Rumah Sakit Tipe A agar
pengelolaan lebih komprehensif. Sehingga dimungkinkan angka kematian
ibu di RSUD Dr. Soedirman karena pre eklamsia berkurang. Mengingat
manajemen definitive untuk kasus ini belum sepenuhnya diketahui pasti.

b. Pelayanan Perinatal

N Jenis Jumla Lahir Rujukan Rujukan Rujukan Jumlah


o Penyakit h di PKM Bidan Dokter Kematian
Kasus RSUD
1. BBLR 360 319 1 40 0 27
2. Asfiksia 161 142 0 19 0 5
3. Infeksi 67 33 0 34 0 3
4. Hipotermi 100 99 0 1 0 0
5. Kel. 10 10 0 0 0 0
kongenital
Jumlah 698 603 1 94 0 35

Analisis :
Tingginya angka prematuritas meningkatkan angka kematian bayi di
RSUD Dr. Soedirman.
Perlu peningkatan sarana dan prasarana serta tenaga kesehatan untuk
pengelolaan bayi BBLR dan prematur agar mendapatkan hasil dan
outcome dalam menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB).
Metode kanguru (Kanguru Mother Care) untuk disosialisasikan kepada
ibu dengan bayi BBLR.

E. RENCANA TINDAK LANJUT


a. Meningkatkan sistem rujukan dengan SI JARI EMAS.
b. Memastikan bahwa pasien rujukan sudah mendapat stabilisasi dari Puskesmas
PONED.
c. Memastikan bahwa pasien rujukan ada pendampingan.
d. Meningkatkan SDM dengan adanya mengikuti pelatihan pelatihan.
e. Meningkatkan AMP dengan metode terkini.
f. Pembinaan Tim PONEK ke Tim PONED se-Kabupaten Kebumen.

Jadwal kegiatan :

NO KEGIATAN 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 11 12
0
1. Audit Maternal Perinatal X X X X
(AMP) tingkat Kabupaten
2. Audit Maternal Perinatal X X X X
intern RSUD Kebumen
3. Laporan Kegiatan PONEK X X X X X X X X X X X X

4. Rapat Rutin Tim PONEK X X X X

5. Pembinaan Tim PONEK ke X X


Tim PONED
Kebumen, Maret 2015

Mengetahui TIM PONEK


RSUD Dr. SOEDIRMAN,
Kabid. Pelayanan Medik Ketua

dr. Y. Tri Prabowo, M.Sc, PH dr. Palupi Widiasih, Sp.OG


NIP. 19631206 199003 1 008 NIP. 19750127 200903 2 001

STANDAR FASILITAS

A. DENAH RUANG LANTAI I


U

B T IGD

VK IGD
S

RADIOLOGI

LABORATORIU
M

VK PONEK PERISTI
BOUGENVILLE
B. DENAH RUANG LANTAI II

U
IGD
B T

ICU/ NICU

LIFT

KAMAR OPERASI

(IBS)