Anda di halaman 1dari 1

1.

Nila (007)
Harga untuk anak sekolah dasar, apakah bisa beli satuan?
2. Lala (010)
Mengapa namanya red velvet padahal berbahan baki sayur dan buah, kenapa tidak nama nama buah?
3. Anya (015)
Apakah rasa yg dihasilkan tidak membuat enek jika sayur dan buah digabungkan dengan berbagai pilihan
topping tsb dan apakah tidak berlebihan gula yg digunakan?
4. Dian (023)
Apamah ada menu (makanan / minuman) lain yg dijual, mengapa menggunakan mika sebagai kemasan
dan mengapa disebut ramah lingkungan, bagaimana kondisi tempat penjualan?
Jawaban
1. Nila
Untuk anak sd diadakan program for kids dengan harga dibawah 5.000-7000 dengan porsinya setengah
dari biasanya dan ukurannya diperkecil
2. Lala
Kami ingin konsumen mencicipi rasa red velvet baru yang berbeda dengan red velvet biasanya. Red velvet
diidentik dengan warna merah pekat, pada menu ini kami menggunakan buah naga yg memiliki warna
merah ke unguan pekat.
3. Annya
Kami menggunakan ekstrak sayur dan buah. Disini kami juga telah memperhatikan organoleptik dari
produk kami, jadi apabila seseorang tidak menyukai suatu jenis sayuran atau buah tanpa ada alergi
padahal kandungan nutrisi pada sayur dan buah itu baik, orang tersebut tetap mendapatkan gizi tanpa
merasakan sayur dan buah yang tidak disukai. Untuk gula kami sudah menentukan takaran untuk tiap-tiap
menu jadi kami sesuaikan dengan yang rasa yang dipilih
4. Dian
Kami tidak menjual makanan lainnya, kami berfikir orang-orang datang ke outlet kami untuk merasakan
kue cubit yang kami buat, karena tujuan awal kami adalah memperkenalkan kembali makanan khas
indonesia yang telah pudar. Untuk masalah tempat makan kami memikirkan dampak lingkungan yang
kedepannya, kami menggunakan produk mika karena dapat digunakan kembali oleh si pembeli untuk
keperluan makanan lainnya. Tempat penjualan kami berada dekat sekolah, universitas maupun instansi
perkantoran karena sasaran kami adalah semua kalangan.