Anda di halaman 1dari 33

TUGAS PROSES PRODUKSI

KUNJUNGAN PROSES PRODUKSI KE BENGKEL PRODUKSI


PT SLAMET SUMBING

Dosen Pengampu : Ir. Sumar Hadi Suryo, MT.

DEPARTEMEN TEKNIK MESIN


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS DIPONEGORO
2016
Anggota Kelompok :

Muhamad Rezky Prasetyaji (21050115120047)


Amrih Prayogo (21050115120048)
Machrizal Noor (21050115120049)
Dewi Paras Utami (21050115120050)
Felix Andrian (21050115120069)
Tonny Dwi Yulianto (21050115120070)
Ismail Savik (21050115120071)
Fadel Muhammad (21050115140148)
PROFIL BENGKEL PT. SLAMET SUMBING
Bengkel PT. Slamet Sumbing

Alamat : Jl. Raden Patah 179-181, Rejomulyo,


Semarang Tim., Kota Semarang, Jawa
Tengah 50227

Nomor Telepon : 024 3556510 3543608 3543718

No Fax : 024 3519328


Machinery Reconditioning, Repair and Servicing,
General Engineering and Contracting. Slamet Sumbing
merupakan salah satu bengkel bubut perbaikan mesin
mesin yang sangat baik di Kota Semarang.

Jam kerja bengkel ini selama 7 jam akan tetapi jika


terdapat pesanan penuh maka dilakukan jam lembur.

Bengkel ini sering menerima pesanan membuat benda


kerja seperti as truck, rekonstruksi crankshaft, impeller,
gear serta perakitan alat.

Survey kami lakukan pada tanggal 22 September


2016
Jumlah Tenaga Kerja

Jumlah karyawan 90 orang termasuk staff.

Jumlah Pekerja : 90 pekerja


Sekretaris :1
Bagian Las :2
Mesin bubut : 1-2 tiap mesin
Mesin frais : 1-2 tiap mesin
Mesin gergaji. : 1-2 tiap mesin
Mesin yang ada di Bengkel Slamet Sumbing :

1. Mesin Bubut
1. Mesin bubut (turning machine)

Mesin Bubut adalah suatu Mesin perkakas yang digunakan


untuk memotong benda yang diputar. Bubut sendiri merupakan suatu
proses pemakanan benda kerja yang sayatannya dilakukan dengan
cara memutar benda kerja kemudian dikenakan pada pahat yang
digerakkan secara translasi sejajar dengan sumbu putar dari benda
kerja. Gerakan putar dari benda kerja disebut gerak potong relatif dan
gerakkan translasi dari pahat disebut gerak umpan.
2. Mesin frais (milling machine)

Mesin frais (milling machine)


adalah mesin perkakas yang dalam
proses kerja pemotongannya dengan
menyayat atau memakan benda kerja
menggunakan alat potong bermata
banyak yang berputar (multipoint cutter).
3. Mesin drilling (drilling machine)

Mesin bor adalah suatu jenis mesin


gerakanya memutarkan alat pemotong yang
arah pemakanan mata bor hanya pada
sumbu mesin tersebut (pengerjaan
pelubangan). Sedangkan Pengeboran adalah
operasi menghasilkan lubang berbentuk
bulat dalam lembaran-kerja dengan
menggunakan pemotong berputar yang
disebut bor
4. Grinding Machine (Mesin Gerinda)

Mesin Gerinda adalah salah satu mesin perkakas dengan


mata potong jamak, dimana mata potongnya berjumlah sangat
banyak yang digunakan untuk mengasah/memotong benda kerja
dengan tujuan tertentu. Prinsip kerja mesin gerinda adalah batu
gerinda berputar bersentuhan dengan benda kerja sehingga terjadi
pengikisan, penajaman, pengasahan, atau pemotongan.
5. Mesin Sekrap (shaping machine)

Mesin sekrap (shaping machine)


disebut pula mesin ketam atau serut.
Mesin ini digunakan untuk mengerjakan
bidang-bidang yang rata, cembung,
cekung, beralur, dan lain-lain pada posisi
mendatar, tegak, ataupun miring. Mesin
sekrap adalah suatu mesin perkakas
dengan gerakan utama lurus bolak-balik
secara vertikal maupun horizontal
6. Mesin Hobbing (Hobbing Machine)

Hobbing adalah permesinan Proses untuk membuat gigi, splines,


dan sprockets di mesin hobbing, yang merupakan jenis khusus mesin
penggilingan. Gigi atau kurva secara progresif potong menjadi benda kerja
dengan serangkaian luka yang dibuat oleh pahat yang disebut sebuah
kompor. Dibandingkan dengan peralatan lain proses pembentukan yang
relatif murah tapi masih cukup akurat, sehingga digunakan untuk berbagai
suku cadang dan kuantitas.
PROSES PRODUKSI BENDA KERJA YANG
DILAKUKAN
BENGKEL PT. SLAMET SUMBING
Gear

Benda kerja : Gear


Bahan : ST90
Jumlah Gigi : 78
Berat Gear : 2,5 kg
Durasi pengerjaan : 3 hari
Harga Bahan Mentah : Rp. 40.000/kg
Total Biaya Produksi :Rp.2.000.000
Gear
Gear adalah sebutan untuk roda gigi
yang bekerja pada suatu mesin yang fungsinya
adalah untuk mentransmisikan daya. Gear
merupakan bagian mesin yang bentuk
sederhananya bergerigi, dapat berputar dan
biasanya terhubung dengan gear lain untuk
mengirimkan torsi.
Dua buah gear atau lebih yang bekerja
bersama-sama akan menghasilkan tenaga
mekanis melalui perputarannya merupakan
definisi sederhana dari mesin. Dengan begitu
dapat di simpulkan bahwa sebuah mesin pasti
memiliki bagian yang di sebut gear.
PROSES MANUFAKTUR GEAR
1. Pemotongan : Proses pemotongan batang material ST90 dengan mesin
gerinda kasar sesuai dengan ukuran
2. Persiapan : Peletakan batang pada mesin bubut lalu mengatur mesin
bubut dan meletakan batang ke posisi tengah
3. Lathing : Proses pembubutan benda kerja yang diawali dari bagian
diameter yang besar sesuai dengan ukuran diinginkan
4. Shaping : Proses berlanjut , digunakan mesin sekrap untuk membuat
bolongan bagian kotak pada gear untuk pengunci shaft
5. Milling : Proses pembuatan gigi pada gear dengan menggunakan
mesin frais
6. Finishing : proses pembuatan lubang di bagian tengah gear dengan
mesin drilling, dan penyelesaian benda kerja.
IMPELLER
Impeller
Impeller adalah semacam piringan berongga dengan sudu-sudu
melengkung di dalamnya dan dipasang pada poros yang digerakkan
oleh motor listrik, mesin uap atau turbin uap. Pada bagian samping dari
impeller dekat dengan poros (d), dihubungkan dengan saluran isap (f),
dan cairan (air, minyak, dll) masuk ke dalam impeller yang berputar
melalui saluran tersebut.
Material Yang Digunakan

Baja ST 90 (AISI 4340)

Baja paduan AISI 4340 adalah heat treatable dan baja paduan
rendah yang mengandung kromium, nikel dan molibdenum. Ini memiliki
ketangguhan yang tinggi dan kekuatan dalam kondisi heat treated .
Berikut adalah komposisi kimia dari AISI 4340 :
Baja paduan AISI 4340 menggunakan semua
teknik konvensional. proses pemesinan dapat
dilakukan dalam kondisi anil atau normalisasi
dan tempered condition.

Baja paduan AISI 4340 memiliki daktilitas


yang baik dan sifat mampu terbentuk dalam
kondisi anil, dapat ditekuk atau dibentuk
dengan menekan atau berputar.

Baja paduan AISI 4340 dapat dilas


menggunakan fusi atau metode pengelasan
resistansi.
Alat Yang Digunakan Untuk Membuat Gear

1. Grinding Machine (Mesin Gerinda)

Mesin Gerinda adalah salah satu mesin perkakas


dengan mata potong jamak, dimana mata potongnya
berjumlah sangat banyak yang digunakan untuk
mengasah/memotong benda kerja dengan tujuan tertentu.
Dalam pembuatan gear, mesin gerinda berfungsi
untuk memotong material sesuai ukuran.
2. Mesin bubut (turning machine)

Mesin Bubut adalah suatu Mesin perkakas yang


digunakan untuk memotong benda yang diputar. Dalam
pembuatan gear, mesin bubut berfungsi untuk membuat diameter
luar yang besar dan yang kecil.
3. Mesin Sekrap (shaping machine)

Mesin ini digunakan untuk


mengerjakan bidang-bidang yang
rata, cembung, cekung, beralur,
dan lain-lain pada posisi mendatar,
tegak, ataupun miring.
Dalam pembuatan gear,
mesin skrap berfungsi untuk
membuat kotak pada gear.
4. Mesin frais (milling machine)

Mesin frais (milling machine)


adalah mesin perkakas yang dalam
proses kerja pemotongannya dengan
menyayat atau memakan benda kerja
menggunakan alat potong bermata
banyak yang berputar (multipoint
cutter). Pada pembuatan gear mesin
frais berfungsi untuk membuatan gigi-
gigi pada gear
Alat Yang Digunakan Untuk Membuat Impeller

1. Mesin bubut (turning machine)

Mesin Bubut adalah suatu Mesin perkakas yang digunakan untuk


memotong benda yang diputar. Dalam pembuatan gear, mesin bubut
berfungsi untuk membuat diameter sesuati dengan ukuran yang diinginkan.
Biasanya bubut yang digunakan untuk pengerjaan impeller adalah bubut
vertical besar.
2. Mesin frais (milling machine)

Mesin frais (milling machine)


adalah mesin perkakas yang dalam proses
kerja pemotongannya dengan menyayat
atau memakan benda kerja menggunakan
alat potong bermata banyak yang
berputar (multipoint cutter).
Pada pembuatan impeller
digunakan untuk membuat pinggiran
impeller sesuai bentuk proses
keseimbangannya. Biasanya digunakan
milling besar untuk proses pembuatan
impeller.
3. Mesin planner
Mesin Planner digunakan Meratakan permukaan benda kerja
dengan dibuat bolak balik. Biasanya mesin planner digunakan untuk
mengerjakan benda kerja yang besar
Proses manufaktur Impeller

1. Lathing : proses pembubutan benda kerja yang diawali


dari bagian diameter yang besar sesuai dengan
ukuran yang diinginkan
2. Milling : proses pembuatan gigi-gigi pada gear dengan
menggunakan mesin frais
3. Shaping : Proses perataan permukaan impeller dengan
mesin planner
Mesin lainnya
Proses Pembubutan
Dokumentasi