Anda di halaman 1dari 2

Bapak Hariyanto selaku pemilik usaha memberikan modal sepenuhnya seperti uang,

dari uang tersebut dapat dibelanjakan. Seperti tanah liat sebagai bahan baku, Bacin, Kayu
sebagai media untuk pembakaran, biaya operasional lainnya seperti pembayaran pegawai,
transportasi dan lain sebagainya.
Pembagian tanggung jawab pada usaha ini telah ditugaskan seperti ada yang tugasnya
menyisir tanah liat, maksudnya mencampurkan antara tanah liat berwarna kuning dan hitam
menjadi sebuah adonan, tugasnya menggiling adonan tanah liat tersebut menjadi bata
sebelum di cetak, ada juga tugasnya yang mencetak dan menyisik (merapikan sisi-sisi
genteng supaya rapi) dan bagian pembakaran.
Dalam proses pembagian keuntungan adalah dibagi menjadi dua (untuk pemilik dan
pekerja) akan tetapi tidak sepenuhnya keuntungan tersebut dibagi menjadi dua,tapi
keuntungan bersih dikurangi uang untuk modal mengembangkan usaha lalu hasilnya dibagi
dua.
Bapak Hariyanto menyampaikan bahwa dalam pengembangan genteng tidak melalui
iklan lewat internet,akan tetapi melalui mulut ke mulut, ada juga kerjasama antar pemilik
usaha serta kerjasama dengan pemborong bangunan.
Dalam menjalankan usahanya Pak Hariyanto acapkali mengalami masalah seperti
faktor cuaca, faktor produksi, faktor tenaga kerja, dan faktor jual-beli. Sebagai contoh seperti
faktor cuaca, seperti hujan yang terus menerus yang mengakibatkan genteng yang sedang di
jemur menjadi lama keringnya. Faktor produksi seperti sulitnya menemukan bahan baku
tanah liat yang berkualitas baik karena pegunungan sekarang banyak yang di pangkas habis
dan dialihkan menjadi perumahan, hal itu yang paling menyulitkan bagi pengrajin genteng
Godean. Faktor lainnya adalah faktor tenaga kerja, masalah yang dihadapi seperti tenaga
kerja yang pulang kampung tanpa batas waktu yang ditentukan. Dan yang terakhir adalah
faktor jual beli, pemasalahan ini sering kali muncul seperti pembeli belum melunasi
kekurangan uang yang harus dibayar sesuai dengan kesepakatan yang telah ditentukan
padahal barang sudah dikirim.
Tentunya usaha ini mempunyai keuntungan antara lain dapat menampung banyak
tenaga kerja, dapat memanfaatkan sumber daya alam disekitar,meningkatkan pendapatan baik
untuk pemilik usaha dan pekerja, selain itu usaha ini juga mempunyai kelemahan seperti
dalam menjalankan usahanya memerlukan tempat yang luas, tidak setiap hari mendapat
pembeli, sangat bergantung pada kondisi alam, dan dalam proses pembakaran dapat
menimbulkan polusi udara, serta memerlukan modal yang jumlahnya tidak sedikit.
Bapak Hariyanto dalam usahanya berharap semoga genteng Godean semakin maju,
semakin inovatif dan berkualitas, serta dapat bersaing di pasaran.
Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa, kegiatan perekonomian tersebut sudah
menerapkan perekonomian islam yaitu syirkah Abdan karena diantara dua pihak atau lebih
yang masing-masing hanya memberikan kontribusi amal, tanpa kontribusi modal.