Anda di halaman 1dari 11

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) BAHAYA ROKOK

Topik :Rokok

Sub pokok bahasan :Bahaya rokok terhadap tubuh

Sasaran : warga dusun mangunrejo

Target :Pengguna rokok

Waktu :30 menit

Hari/tanggal : maret 2017

Tempat :

Penyuluh :

1. Tujuan

1.1. Tujuan Intruksional Umum

Setelah mendapatkan penyuluhan 30 menit tentang bahaya rokok terhadap tubuh, peserta
penyuluhan masyarakat dusun mangunrejo mengerti dampak menggunakan atau mengkonsumsi
rokok.

1.2. Tujuan Intruksional Khusus

Setelah mendapatkan penyuluhan satu kali diharapkan peserta penyuluhan mampu:

a. Memahami bahaya rokok bagi tubuh

b. Mengerti kandungan atau racun yang terdapat dalam rokok

c. Mengurangi dalam mengkonsumsi rokok

d. Berhenti mengkonsumsi rokok


2. Metode

Ceramah dan tanya jawab

3. Media

- Leaflet

4. Waktu dan tempat

Jam 19.00-selesai bertempat dirumah warga

5. Garis besar materi

a. Pengertian rokok

b. Kandungan rokok

c. Bahaya Rokok

d. Alasan Seseorang Harus Berhenti Merokok

e. Cara / langkah berhenti Merokok

f. Cara mengurangi efek jelek dari rokok

g. Alasan harus menghindari rokok

h. Upaya Pencegahan

i. Kiat-kiat berhenti merokok

j. Kesimpulan

k. Evaluasi

6. Kriteria Evaluasi

A. Evaluasi struktur:

- Masyarakat hadir ditempat penyuluhan


- Penyelenggaraan dilaksanakan di Puskesmas Bululawang

- Pengorganisasian penyelenggaraan penyuluhan dilakukan sebelumnya.

B. Evaluasi proses

a. Masyarakat antusiasi terhadap materi penyuluhan

b. Masyarakat tidak meninggalkan tempat penyuluhan.

c. Masyarakat mengajukan dan menjawab pertanyaan secara benar.

C. Evaluasi hasil

a. Masyarakat sudah mengerti,memahami,dan melaksanakan tentang bahaya rokok bagi


kesehatan

b. Masyarakat hadir saat pertemuan

No Kegiatan Waktu Kegiatan penyuluhan Metode


Penyuluhan

1 5 menit Pembukaan : Ceramah

Membuka kegiatan
dengan mengucapkan
salam.

Memperkenalkan diri

Menjelaskan tujuan
penyuluhan

Menyebutkn materi
yang akan diberikan
2 15menit Pelaksanaan : Ceramah

Menjelaskan pengertian
tentang rokok

Menjelaskan macam-
macam rokok

Menjelaskan Jenis-Jenis
Rokok & Tipe
Perokok

Menjelaskan bahaya
Rokok

Menjelaskan alasan
seseorang harus
berhenti / tidak perlu
merokok

Cara/langkah berhenti
Merokok

Upaya Pencegahan

3 15 menit Evaluasi Diskusi & Tanya jawab

Memberi kesempatan
peserta untuk
bertanya

4 5 menit Terminasi : Ceramah

Mengucapkan terima
kasih atas peran serta
masyarakat

Mengucapkan salam
penutup

B. Materi Penyuluhan

Bahaya Rokok Bagi Kesehatan

1. Pengertian Rokok

Rokok merupakan salah satu zat adiktif yang bila digunakan mengakibatkan bahaya
kesehatan bagi diri sendiri maupun masyarakat, oleh karena itu diperlukan berbagai kegiatan
pengamanan rokok bagi kesehatan. Rokok adalah hasil olahan tembakau terbungkus termasuk
cerutu atau bentuk lainnya yang mengandung nikotin dan tar dengan atau tanpa bahan tambahan

2. Kandungan Rokok

Setiap batang rokok yang dinyalakan akan mengeluarkan lebih 4.000 bahan kimia
beracun yang membahayakan dan boleh membawa maut. Dengan ini setiap sedutan itu
menyerupai satu sedutan maut. Di antara kandungan asap rokok termasuklah bahan radioaktif
(polonium-201) dan bahan-bahan yang digunakan di dalam cat (acetone), pencuci lantai
(ammonia), obat gegat (naphthalene), racun serangga (DDT), racun anai-anai (arsenic), gas
beracun (hydrogen cyanide) yang digunakan di kamar gas maut bagi pesalah yang menjalani
hukuman mati, dan banyak lagi. Bagaimanapun, racun paling penting adalah Tar, Nikotin dan
karbon monoksida. Tar mengandung sekurang-kurangnya 43 bahan kimia yang diketahui
menjadi penyebab kanker (karsinogen).

Nikotin turut menjadi puncak utama resiko serangan penyakit jantung dan strok. Hampir
satu perempat mangsa penyakit jantung adalah hasil puncak dari tabiat merokok. Di Malaysia,
sakit jantung merupakan penyebab utama kematian sedangkan strok adalah pembunuh yang
keempat. Karbon Monoksida adalah gas beracun yang biasanya dikeluarkan oleh kendaraan.
Apabila racun rokok itu memasuki tubuh manusia ataupun hewan, yang akan membawa
kerusakkan pada setiap organ, yaitu bermula dari hidung, mulut, tekak, saluran pernafasan, paru-
paru, saluran pencernaan, darah, jantung, saluran kencing dan lain-lain.

3. Bahaya Rokok

Rokok adalah benda beracun yang memberi efek santai dan sugesti yang membuat orang
tersebut merasa lebih jantan. Di balik kegunaan atau manfaat rokok yang secuil itu terkandung
bahaya yang sangat besar bagi orang yang merokok maupun orang yang di sekitar perokok yang
bukan perokok. Ketika sebatang rokok terbakar terbentuklah 4.000 senyawa kimia, 200
diantaranya beracun dan 43 lagi pemicu kanker. Efek racunnya terhadap sang perokok
dibandingkan yang tidak merokok yaitu:

14x menderita kanker paru-paru, mulut, dan tenggorokan

4x menderita kanker esophagus

2x kanker kandung kemih

2x serangan jantung

Beberapa bahaya rokok diantaranya :

a. Rokok juga meningkatkan resiko yang sangat fatal bagi penderita pneumonia dan gagal
jantung, serta tekanan darah tinggi.

b. Asap rokok mengandung kurang lebih 4000 bahan kimia yang 200 diantaranya beracun dan
43 jenis lainnya dapat menyebabkan kanker bagi tubuh. Beberapa zat yang sangat berbahaya
yaitu tar, nikotin, karbon monoksida, dsb.

c. Asap rokok yang baru mati di asbak mengandung tiga kali lipat bahan pemicu kanker di
udara dan 50 kali mengandung bahan pengiritasi mata dan pernapasan. Semakin pendek
rokok semakin tinggi kadar racun yang siap melayang ke udara. Suatu tempat yang dipenuhi
polusi asap rokok adalah tempat yang lebih berbahaya daripada polusi di jalanan raya yang
macet.
d. Seseorang yang mencoba merokok biasanya akan ketagihan karena rokok bersifat candu
yang sulit dilepaskan dalam kondisi apapun. Seorang perokok berat akan memilih merokok
daripada makan jika uang yang dimilikinya terbatas.

e. Harga rokok yang mahal akan sangat memberatkan orang yang tergolong miskin, sehingga
dana kesejahteraan dan kesehatan keluarganya sering dialihkan untuk membeli rokok. Rokok
dengan merek terkenal biasanya dimiliki oleh perusahaan rokok asing yang berasal dari luar
negeri, sehingga uang yang dibelanjakan perokok sebagaian akan lari ke luar negeri yang
mengurangi devisa negara. Pabrik rokok yang memperkerjakan banyak buruh tidak akan
mampu meningkatkan taraf hidup pegawainya, sehingga apabila pabrik rokok ditutup para
buruh dapat dipekerjakan di tempat usaha lain yang lebih kreatif dan mendatangkan devisa.

f. Sebagian perokok biasanya akan mengajak orang lain yang belum merokok untuk merokok
agar merasakan penderitaan yang sama dengannya, yaitu terjebak dalam ketagihan asap
rokok yang jahat. Sebagian perokok juga ada yang secara sengaja merokok di tempat umum
agar asap rokok yang dihembuskan dapat terhirup orang lain, sehingga orang lain akan
terkena penyakit kanker.

4. Alasan Seseorang Harus Berhenti Merokok

Anjuran ini diberikan dengan alasan:

Kemungkinan / resiko anda untuk menderita serangan jantung dan kanker paru akan
berkurang.

Anda akan bernafas lebih mudah, lega dan nyaman

Keluhan batuk - batuk yang anda derita terutama pada pagi hari akan berkurang, bahkan
menghilang.

Anda dapat menghemat uang untuk keperluan lain yang lebih berarti dan bermanfaat.

Penampilan paras muka, bibir, kulit dan bau lebih baik

Stamina dan energi akan bertambah


Agar anda dapat mencapai kesehatan yang optimal

Anda terbebas dari belenggu perbudakan dan kecanduan rokok, sehingga anda akan
merasakan kepercayaan terhadap diri sendiri yang lebih mantap dan kuat.

5. Cara / langkah berhenti Merokok

Tancapkan niat dalam hati anda, kalau anda memiliki keinginan untuk berhenti merokok
Jika anda terbiasa menikmati rokok sewaktu merasa bosan, susah berkonsentarasi, untuk istirahat
sejenak, ngobrol dengan teman - teman atau sehabis makan, sekarang dengan sengaja lakukan
sesuatu pada situasi tersebut untuk merubah kebiasaan anda dari merokok dengan melakukan
kegiatan/ kebiasaan lain seperti:

Bila anda merasa bosan, lakukan tugas- tugas yang anda tunda selama ini

Sulit berkonsentrasi, gigitlah tusuk gigi, kayu manis, wortel, ketimun atau buah lainnya/
makanlah permen.

Istirahat sejenak dan minumlah segelas air jeruk

Sehabis makan, segera lakukan aktifitas yang tidak membuat anda ingin merokok, misalnya
membaca majalah, olahraga dipagi hari, berkebun dll.

Cari hobi / kesibukan atau kegiatan yang anda senangi dan lakukan segera setelah anda
berhenti merokok seperti berenang, berkebun, membaca buku dll

Beritahu kepada keluarga dan teman - teman bahwa anda berniat untuk berhenti merokok.
Minta mereka mengingatkan anda apabila anda menyalakan rokok. Dan minta mereka
membantu untuk mengalihkan perhatian anda dari rokok dan mengajak untuk melakukan
kegiatan yang lebih bermanfaat.

Setiap kali anda ingin merokok, cobalah untuk menarik nafas panjang beberapa kali.
Kepalkan tangan anda dan lepaskan perlahan, perasaan keinginan untuk merokok akan
berkurang.
Jauhkan diri anda dari tempat - tempat, teman - teman, pergaulan dan situasi dimana anda
mungkin tergoda untuk ingin merokok.

Hilangkan dari sekitar lingkungan rumah anda dan ditempat kerja jika memungkinkan
seperti korek api, rokok, asbak dan semua hal yang menggoda untuk merokok, seperti poster,
gambar atau benda lain yang mengingatkan atau menggoda anda untuk merokok kembali.

Jangan sekali - kali menyerah untuk kembali merokok tidak juga untuk mengatakan hanya
sebatang rokok saja.

6. Cara mengurangi efek jelek dari rokok

1. Kurangi jumlah rokok yang diisap perharinya

2. Jangan menghisap asap dalam-dalam

3. Tinggalkan puntung rokok sejauh mungkin (jangan menghisap sampai habis)

4. Melepaskan rokok dari bibir diantara tiap sedotan

5. Memakai rokok yang berfilter, pipa atau cerutu.

7. Alasan harus menghindari rokok

1. Melemahkan pikiran, ketagihan, cemas dan gelisah

2. Kita akan mempunyai kebugaran dan penampilan yang segar

3. Akan menghemat uang

4. Asap rokok akan merusak kesehatan keluarga dan lingkungan

5. Tidak menambah polusi alam dan turut memelihara kesehatan lingkungan dengan
udara bersih.

8. Upaya Pencegahan

Dalam upaya prevensi, motivasi untuk menghentikan perilaku merokok penting untuk
dipertimbangkan dan dikembangkan. Dengan menumbuhkan motivasi dalam diri untuk berhenti
atau tidak mencoba untuk merokok, akan membuat mereka mampu untuk tidak terpengaruh oleh
godaan merokok yang datang dari teman, media massa atau kebiasaan keluarga/orangtua.
Suatu program kampanye anti merokok yang dilakukan dapat dijadikan contoh dalam melakukan
upaya pencegahan agar tidak merokok, karena ternyata program tersebut membawa hasil yang
menggembirakan. Kampanye anti merokok ini dilakukan dengan cara membuat berbagai poster,
filem dan diskusi-diskusi tentang berbagai aspek yang berhubungan dengan merokok. Lahan
yang digunakan untuk kampanye ini adalah sekolah-sekolah, televisi atau radio. Pesan-pesan
yang disampaikan meliputi:

1. Meskipun orang tuamu merokok, kamu tidak perlu harus meniru, karena kamu mempunyai
akal yang dapat kamu pakai untuk membuat keputusan sendiri.

2. Iklan-iklan merokok sebenarnya menjerumuskan orang. Sebaiknya kamu mulai belajar


untuk tidak terpengaruh oleh iklan seperti itu.

3. Kamu tidak harus ikut merokok hanya karena teman-temanmu merokok. Kamu bisa
menolak ajakan mereka untuk ikut merokok.

4. Perilaku merokok akan memberikan dampak bagi kesehatan secara jangka pendek maupun
jangka panjang yang nantinya akan ditanggung tidak saja oleh diri kamu sendiri tetapi juga
akan dapat membebani orang lain (misalnya: orangtua)

9. Kiat-kiat berhenti merokok

1. Tidak membeli rokok

2. Melakukan hobi yang menyenangkan setiap kali teringat merokok

3. Meminta keluarga atau teman yang tidak merokok untuk mengingatkan agar tidak
merokok setiap kali kita akan mulai merokok

4. Setiap ada perasaan ingin merokok agar ditunggu 10 menit, tarik nafas dalam-dalam
atau genggam kepalan tangan erat-erat dan coba untuk santai, dorongan merokok
akan hilang.

10. Kesimpulan
Jadi dapat disimpulkan bahwa merokok merupakan kegiatan bodoh yang dilakukan
manusia yang mengorbankan uang, kesehatan, kehidupan sosial, pahala, persepsi positif, dan lain
sebagainya. Maka bersyukurlah anda jika belum merokok, karena anda adalah orang yang smart /
pandai. Ketika seseorang menawarkan rokok maka tolak dengan baik. Merasa kasihanlah pada
mereka yang merokok. Jangan dengarkan mereka yang menganggap anda lebih rendah dari
mereka jika tidak ikutan ngerokok. karena dalam hati dan pikiran mereka yang waras mereka
ingin berhenti merokok.

11. Evaluasi