Anda di halaman 1dari 2

CUCI TANGAN ASEPTIK

No. Dokumen :
No. Revisi :0
SOP Tgl. Terbit
Halaman
:
: 2 hal

TABRANI
UPT PUSKESMAS UTAN NIP.19740317 199303 1 003
.
1 Pengertian Cuci tangan aseptic adalah kegiatan pencucian tangan dengan cara
menggosok tangan dari kotoran dengan sabun atau antiseptic dan dibilas
dengan air mengalir

2 Tujuan 1. Menjaga kebersihan perorangan


2. Mencegah terjadinya infeksi silang
3 Kebijakan KEPUTUSAN KEPALA UPT PUSKESMAS KECAMATAN UTAN
NOMOR : 005/A.1/SK/PKM.UTAN/I/2016
TENTANG JENIS-JENIS PELAYANAN YANG DISEDIAKAN DI UPT PUSKESMAS
UTAN
4 Referensi 1 Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
Hk.02.02/Menkes/62/2015 Tentang Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter
Gigi
5 Alat dan Bahan 1. Bak cuci dan air mengalir (wastafel)
2. Sabun atau antiseptic
3. Handuk atau pengering
6 Prosedur a. Tahap pra interaksi
1. Kuku dalam keadaan pendek
b. Tahap kerja
1. Melepaskan semua aksesoris pada tangan dan gulung lengan baju
sampai siku
2. Melakukan inspeksi tangan dan jari, adanya luka atau sayatan
3. Menjaga agar tangan dan pakaian tidak menyentuh wastafel (jika
tangan menyentuh wastafel makan cuci tangan ulang)
4. Mengalirkan air dan hindari percikan pada pakaian
5. Membasahi tangan dan lengan bawah dan mempertahankan lebih
randah dari siku
6. Menaruh sedikit sabun atau antiseptic (2-4 cc), untuk sabun batang
pegang dan gosok sampai berbusa
7. Menggosok kedua lengan dengan cepat selama 1- sampai 15 detik
8. Menggosok punggung tangan dan sela jari
9. Menggosok sela jari melingkar selama 5 kali minimal
10. Menggosok ujung jari ke telapak tangan yang lain
11. Membilas lengan dan tangan sampai bersih
12. Menutup keran dengan siku (bila harus ditutup dengan tangan
makan cucu keran dengan sabun terlebih dahulu)
13. Mengeringkan tangan dengan handuk pengering atau tisu gulung
7 Bagan Alir
Unit Terkait Petugas pelaksana