Anda di halaman 1dari 5

FILIPINA

Pergerakan kemerdekaan di Filipina berawal dari terbentuknya liga Filipina yang


dipimpin Jose Rizal pada tahun 1892. ini dibentuk dengan tujuan melepaskan Filipina dari
penjajahan Spanyol yang berlangsung 300 tahun.
Titik cerah perjuiangan kemerdekaan Filipina terlihat ketika posisi Spanyol semakin lemah
karena berperang dengan Amerika Serikat untuk memperebutkan pulau Karibia.

Situasi ini dimanfaatkan dan beraliansi dengan Amerika Serikat untuk mengusir
Spanyol. Spanyol pun menyerah dan filipina diserahkan kepada Amerika Serikat.melihat
keadaan sudah memungkinkan Filipina mengplokamirkan kemerdekaan pada 12 juni 1898.
namun nasib Filipina juga tidak berubah ternyata Amerika Serikat juga ingin menjajah
Filipina.
Filipina melakukan perang gerilia melawan Amerika Serikat. Tahun 1919, Filipina menuntut
kemerdekaan, namun ditolak. Tahun 1934 Filipina dikukuhkan sebagai daerah
persemakmuran. Setelah perang Dunia II berakhir. Barulah Amerika Serikat memberi
kemerdekaan penuh pada Filipina pada 4 juni 1946.

VIETNAM

Momentum kekalahan Jepang dalam perang dunia ke II dimanfaatkan untuk


mengplokamirkan berdirinya Republik Demokratik Vietnam pada 2 september 1945. Perancis
kembali menyerang Vietnam bulan oktober 1945. perang yang tidak berkesudahan yang telah
memakan banyak korban mendorong Perancis untuk mengajukan tawaran perdamaian tahun
1945.
Perundinganpun dilaksanakan di Jenewa dan menghasilkan kesepakatan damai.
Intinya, Perancis segera hengkang dari Vietnam. Kesepakatan tersebut juga memutuskan
untuk membagi Vietnam menjadi dua negara. Vietnam Utara menjadi negara yang berhaluan
komunis, sementara Vietnam Selatan menganut Liberalis. Akibat pembagian tersebut pecah
perang saudara antara Vietnam Utara dan Vietnam Selatan tahun 1956. perang berakhir
dengan kemenangan Vietnam Utara 1975. namun kedua Vietnam akhirnya dapat disatukan
kembali tahun 1976 dengan nama Republik Sosialis Vietnam.

MESIR

Munculnya perjuangan pergerakan nasional mesir sebagai akibat penjajahan Inggris. Inggris
menjajah mesir beralasan:
Mesir letaknya strategis yang bisa menghubungkan antara Asia dan Afrika serta Asia
dan Eropa
Mesir sangat baik sebagai pangkalan militer untuk menguasai daerah sekitarnya

1. Tokoh pelopor yang menentang penjajahan Inggris di Mesir adalah Arabi Pasha
yang memberontak pada tahun 1881-1882, Mustafa Kamil yang mengadakan
kongres pertama pada tanggal 7 desember 1907. Kongres ini bertujuan untuk
membangun Mesir secara Liberal untuk mencapai kemerdekaann penuh.
Sedangkan partai nasionalis rakyat-rakyat mesir yang gencar menentang
penjajahan Inggris adalah Partai Wafd pimpinan Saad Saghlui Pasha. Karena
perjuangan kaum nasionalis Mesir tersebut tangga 28 Februari 1922, Inggris
mengeluarkan Unilateral Declarations, yang isinya
Inggris mengakui kemerdekaan dan kedaulatan Mesir
Inggris berhak atas empat reserved points, yaitu :
a. Mempertahankan terusan Suez
b. Mempergunakan daerah Mesir untuk operasi militer
c. Mempertahankan mesir dari agresi bangsa lain
d. Melindungi bangsa asing beserta kepentingannya di Mesir
Dari isi Unilateral Declarations tersebut menunjukkan bahwa Inggris tidak sepenuhnya
memberi kemerdekaan kepada mesir sehingga perjuangan rakyat mesir terus berkobar yang
puncaknya meletuslah Revolusi Mesir (23 Juli 1953) dan pada 18 Juni 1953 berdirilah
republik Mesir dengan Gamal Abdul Naseer sebagai presiden pertamanya.

CINA

Cina merupakan negara yang memiliki sejarah cukup tua. Negara ini diperintah oleh
berbagai dinasti. Kepala pemerintahannya disebut kaisar. Salah satu dinasti asing yang pernah
menguasai Cina adalah dinasti Manchu (dinasti Ching) 1644 1912 yang berasal dari
Manchuria.Dari keterangan di atas, apakah Anda dapat menduga bagaimana munculnya
nasionalisme dari negara tersebut? Kalau belum bisa, simaklah uraian selanjutnya.
Nasionalisme Cina tersulut setelah rakyat kecewa terhadap penguasa Manchu yang dinilai
bukan dinasti keturunan Cina. Kebencian itu semakin memuncak setelah bangsa Inggris
mengungguli pasukan kaisar dalam Perang Candu tahun 1842. Kaisar dinilai lemah dan
bertanggung jawab atas penderitaan rakyat Cina akibat penjajahan bangsa Eropa, AS dan
Jepang. Akhirnya revolusi pun pecah. Kaisar Manchu tahun 1911 digulingkan oleh rakyatnya
sendiri dan Cina menjadi republik. Namun republik ini rapuh karena panglima perangnya
saling bertikai. Apakah Anda tahu siapakah tokoh nasionalis Cina? Betul sekali, salah satu
tokoh nasionalis Cina adalah Dr. Sun Yat Sen. Berikut ini simaklah perjuangan Dr. Sun Yat
Sen .

Dr. Sun Yat Sen merupakan tokoh nasionalis Cina ternama. Ia mencita-citakan Cina baru
yang didasarkan San Min Chu I (Tiga Sendi Kedaulatan Rakyat) yaitu nasionalisme,
demokrasi dan sosialisme.Revolusi nasional di bawah pengaruhnya meletu di Wuchang 11
Oktober 1911. Mulanya revolusi ini berperan di Cina Selatan, sementara Cina Utara masih
dikuasai orang Manchu (kaisar Pu Yi) dan para Warlord (panglima perang).
Demi membentuk Cina bersatu (utara dan selatan) ia rela menjadi presiden jendral Yuan Shih
Kai 1911-1916 (salah satu Warlord yang berpengaruh). Sementara Dr. Sun Yat Sen
mengundurkan diri ke Kanton dan mendirikan KuoMinTang (Partai Nasionalis). Antara
1916-1922 di Cina terjadi kekacauan dan akhirnya dapat dipadamkan dan Dr. Sun Yat Sen
menjadi preesiden sampai akhir hayatnya 1924.Pengganti Dr. Sun Yat Sen adalah Chuang Kai
Shek.
Chiang berhasil mengalahkan panglima perang. Keberhasilan Chiang ditopang oleh cara
agen komunis yang mempengaruhi rakyat(petani di Utara) untuk menentang para panglima
perang. Tetapi Chiang khawatir kaum komunis akan berbalik menentangnya. Kemudian, dia
memerintahkan pembantaian para pendukung kaum komunis. Jenderal Chiang Kai Sek dan
kaum komunis walaupun telah berjuang bersamasama, tetapi satu sama lain tidak saling
percaya. Salah seorang komunis yang bernama Mao Zedong selamat dari pembantaian itu.
Kemudian dia memimpin perlawanan dengan membentuk pemerintahan yang berkiblat
kepada Soviet. Akhirnya pasukan Mao berjaya. Tahun 1949, Mao mendirikan Republik
Rakyat Cina (RRC). Sementara Chiang Kai Shek yang di dukung Amerika Serikat namun
tidak di dukung oleh rakyat (petani) beserta pendukungnya meninggalkan Cina daratan
maupun lautan melanjutkan pemerintahan menurut garis politik kuo Min Tang.

INDIA

a. Pemberontakan Sepoy

Sampai awal abad ke-19, sebagian besar wilayah India telah jatuh ke tangan Inggris.
Eksploitasi Inggris telah menimbulkan kesengsaraan dan kebencian rakyat India terhadap
Inggris. Dengan diprakarasi oleh para prajurit India yang masuk dinas militer Inggris (tentara
Sepoy) meletuslah suatu pemberontakan yang dikenal sebagai Pemberontakan Sepoy.

Pemberontakan Sepoy membawa akibat sebagai berikut.

1) Lenyapnya Dinasti Moghul sebab Sultan Bahadur Syah, Raja Moghul terakhir ditangkap
dan dibuang ke Rangoon hingga meninggal di sana.
2) East India Company (EIC) dibubarkan. Selanjutnya sejak tanggal 1 November 1858
secara resmi India diambil alih oleh pemerintah Inggris.
3) Rakyat India sadar bahwa gerakan militer tersebut dilaksanakan secara tergesa-gesa. Di
samping itu, mereka juga sadar bahwa Inggris tidak mungkin dapat diusir dengan
kekerasan senjata. Oleh karena itu, jalan yang ditempuh adalah dengan membentuk
organisasi politik dan perkumpulan agama. Pada tahun 1885 berdirilah All Indian
National Congres sebagai organisasi politik yang pertama di India.

b. Timbulnya Nasionalisme India

Meskipun gerakan militer Inggris tidak diikuti oleh masyarakat umum, namun menjadi
pendorong lahirnya pergerakan nasional India. Sebab-sebab timbulnya nasionalisme India
adalah sebagai berikut:

1) Perbaikan nasib rakyat oleh pemerintah Inggris setelah pemberontakan Sepoy tidak
kunjung datang sehingga rakyat India-lah yang harus bergerak sendiri.
2) Hanya orang-orang Inggris-lah yang duduk di pemerintahan, sedangkan orang-orang
India tidak diperkenankan ikut serta.
3) Kebudayaan Barat yang dipaksakan oleh Inggris, menimbulkan reaksi keras dari
rakyat India yang ingin tetap mempertahankan kebudayaan India asli. Kebudayaan
Barat dianggap terlampau materialistis pada hal kebudayaan India lebih
mementingkan kejiwaan dan kerohanian
4) Munculnya kaum terpelajar yang telah mengenyam pendidikan Barat Mereka telah
mengetahui apa itu liberalisme, demokrasi, dan nasionalisme
5) Pemberian status dominian Kanada tahun 1867 menimbulkan keinginan bangsa India
untuk memperoleh status yang sama.

c) Macam-Macam Gerakan Nasional India

Gerakan nasionalisme di India tidak hanya di bidang politik, tetapi juga di dalam bidang
keagamaan (kerohanian). Nasionalisme India bukan hanya gerakan kebangsaanuntuk
mencapai kemerdekaan, tetapi juga untuk pembaharuan manusianya.

Brahma Samad
Gerakan ini bertujuan untuk membersihkan kepercayaan umat Hindu dari hal-hal
yang mengotori agama dan memberantas keburukan yang ada dalam masyarakat
Hindu. Misalnya upacara Sati harus dihapus sebabdianggap sebagai pembunuhan. Di
samping itu, Brahma Samad melarang adanya perkawinan di bawah umur dan
poligami. Tokoh gerakan ini ialah Ram Mohan Roy.
Rama Krisna
Rama Krisna adalah aliran yang menghendaki kembali kepada ajaran agama Hindu
yang murni. Tokohnya adalah Swami Vivekananda.
Santineketan
Gerakan ini bertujuan untuk menanamkan rasa cinta tanah air, cinta bangsa, dan cinta
kebudayaan India. Tokohnya adalah Rabindranath Tagore.
Kongres (All Indian National Congres) 1885.
Kongres pada dasarnya merupakan majelis rakyat di mana duduk para wakil rakyat
India dari berbagai golongan yang berjuang untuk mendapatkan kemerdekaan India
lepas dari belenggu penjajahan Inggris. Berdirinya Kongres tahun 1885 ini atas
inisiatif Allan Octavian Home (seorang Inggris kelahiran Skotlandia) yang simpati
terhadap perjuangan rakyat India.

Partai Kongres di bawah pimpinan W.C. Bannerji dalam perkembangannya banyak program
dan kegiatannya yang didominasi oleh golongan Hindu. Bahkan, dari pihak Hindu yang
ekstrim menyatakan semboyan "India untuk Hindu" (India adalah Hindu). Itulah sebabnya
para tokoh Islam yang aspirasi kelompoknya tidak mendapat tempat yang wajar dalam
Kongres memisahkan diri.Pada tahun 1907 dalam Kongres sendiri terdapat dua aliran, yakni:

Aliran Moderat, yang puas dengan tuntutan swaraj atau home rule. Artinya menuntut
pemerintahan sendiri dalam lingkungan kerajaan Inggris. Tokohnya W.C. Bannerji
dan Motilal Nehru.
Aliran Ekstrim (radikal) yang menuntut kemerdekaan penuh (purna swaraj) dengan
tokohnya Tilak dan Jawaharlal Nehru.
Liga Muslim (Muslim League) 1906. Pada 1906 kelompok muslim keluar dari
Kongres dan mendirikan partai tersendiri, yakni Liga Muslim (Muslim League)
dengan tokoh-tokohnya Moh. Ali Jinnah, Liquat Ali Khan, dan Aga Khan.
Ajaran Mahadma Gandhi
Mahadma Gandhi yang ditetapkan sebagai Bapak Kemerdekaan India dilahirkan pada
tahun 1869 di Gujarat dengan nama kecilnyanya Mohandas Karamchand Gandhi.
Sebagai tokoh Kongres beliau menjiwai perjuangan Kongres dengan ajaran-ajarannya
sebagai berikut:
a. Ahisma, artinya melawan musuh tanpa kekerasan fisik.
b. Hartal, artinya pemogokan, tidak melakukan pekerjaan sebagai protes
terhadap peraturan yang tidak adil atau tanda berkabung untuk memperingati kejadian
yang menyedihkan.
c. Satyagraha, tetap setia kepada kebenaran dan menolak bekerja sama dengan Inggris;
karena Inggris salah sedangkan India berdiri di atas kebenaran. Jadi, satyagraha
berarti noncooperation.
d. Swadesi, artinya hidup dengan usaha sendiri. Gerakan ini menganjurkan agar bangsa
India dapat memenuhi kebutuhan hidupnya dari hasil usahanya sendiri. Akibat senjata
ini tampak adanya pemboikotan terhadap barang-barang buatan Inggris, dan
ditekankan pada penggunaan barang-barang buatan sendiri.
Dengan gerakan ini ternyata mampu meningkatkan perekonomian bangsa India.
Sebaliknya, merupakan pukulan bagi ekspor Inggris ke India. Sebagai tanda
penghormatan pada swadesi maka gambar roda pemintal tertera pada bendera
kebangsaan India yang mulai berkibar pada tanggal 15 Agustus 1947.