Anda di halaman 1dari 2

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kimia analisis merupakan salah satu ilmu yang dipelajari didalam dunia
farmasi, ilmu ini mempelari tentang bagaimana cara kita mengetahui adanya
kandungan dan jumlah kandungan suatu zat dalam suatu sampel. Salah satu metode
di kimia analisis adalah metode spektrofotometri.
Spektrofotometri adalah sebuah metode analisis untuk mengukur konsentrasi
suatu senyawa berdasarkan kemampuan senyawa tersebut mengabsorbsi berkas
sinar atau cahaya. Spektrofotometri adalah alat yang terdiri dari spektrofotometer
dan fotometer. Spektrofotometer menghasilkan sinar dari spektrum dengan panjang
gelombang tertentu, sementara fotometer adalah alat pengukur intensitas cahaya
yang ditransmisikan atau diabsorpsi. Istilah spektrofotometri berhubungan dengan
pengukuran energi radiasi yang diserap oleh suatu sistem sebagai fungsi panjang
gelombang dari radiasi maupun pengukuran panjang absorpsi terisolasi pada suatu
panjang gelombang tertentu.
Prinsip kerja spektrofotometer adalah menggunakan instrumen obat atau
molekul dengan radiasi elektromagnetik, yang energik nya sesuai. Interaksi
tersebut akan meningkatkan energi potensi elektron pada tingkat aksitan. Apabila
pada molekul yang sederhana tadi hanya terjadi transisi elektronik pada suatu
macam gugus maka akan terjadi suatu absorbsi yang merupakan garis
spektrum. Pada praktikum kali ini kami akan menentukan panjang gelombang
larutan obat paracetamol.
Parasetamol di kenal dengan nama lain asetaminofen merupakan turunan para
aminofenol yang memiliki efek analgesik serupa dengan salisilat yaitu
menghilangkan atau mengurangi nyeri ringan sampai sedang. Parasetamol
menurunkan suhu tubuh dengan mekanisme yang diduga juga berdasarkan efek
sentral seperti salisilat. Parasetamol merupakan penghambat biosintesis
prostaglandin yang lemah. Penggunaan parasetamol mempunyai beberapa
keuntungan dibandingkan dengan derivat asam salisilat yaitu tidak ada efek iritasi
lambung, gangguan pernafasan, gangguan keseimbangan asam basa. Di Indonesia
penggunaan parasetamol sebagai analgesik dan antipiretik, telah menggantikan
penggunaan asam salisilat. Namun penggunaan dosis tinggi dalam waktu lama
dapat menimbulkan efek samping methemoglobin dan hepatotoksik.
B. Tujuan
1. Mempelajari cara melakukan metode analisis kualitatif dengan menggunakan
alat spektrofotometri.
2. Mempelajari cara pembuatan larutan uji dan larutan baku standar.
C. Manfaat
1. Menambah pengetahuan dan dapat menentukan panjang gelombang pada
spektrofotometri.
2. Menambah pengetahuan dan mampu menggunakan alat spektrofotometri.