Anda di halaman 1dari 2

Ringkasan Materi

Kota Vaexjoe, Swedia adalah kota berkelanjutan dengan bahan bakar pohon-pohon cemara, lumut dan
makanan busuk. Mereka mempromosikan diri sebagai kota Eropa terhijau. Pada abad ke 18 banyak danau
danau yang tercemar salah satu contoh danau Trummen yang baunya berbahaya dan menjadi katalis bagi
proyek proyek lingkungan . Penyebab dari tercemarnya danau adalah banyak limbah industri kain dan
perluasan kota.

Pada abad 20, tahun 1960an danau yang tercemar mulai di bersihkan. Pada tahun 1970an Vaexjoe
membangun pemanas distrik dan sistem pembangkit yang dikelola oleh pemerintah kota dimana pada
saat itu pemerintah kota di pimpin oleh Bjoern Wolgast. Fungsi dari pemanas distrik dan sistem
pembangkit adalah perintis peralihan penggunaan
bahan bakar minyak ke biomassa.

Pada tahun 1990an berencana untuk meninggalkan bahan bakar fosil pada 2030 dan mengurangi separuh
emisi karbon untuk mencapai tujuan kota hijau. Akibatnya petani lokal bergerak ke sistem organik dan
semua orang mengurangi konsumsi kertas serta
menggunakan sepeda atau transportasi publik.

Hambatan yang di hadapi oleh kota vaexjoe untuk menjadi kota hijau adalah masyarakatnya yang sangat
menyukai mobil sehingga bahan bakar fosil sulit di capai.