Anda di halaman 1dari 10

Arsitektur Informasi Perusahaan Dengan Pendekatan Service Oriented Architecture :

Studi Kasus Service Point


PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang

Agung Trika Yoosnanto (NIM 23207037)


Program Magister Teknik Elektro, Opsi Chief Information Officer (CIO) Depkominfo
STEI ITB

Abstrak -- Arsitektur informasi perusahaan adalah informasi jarang mempunyai sumber daya yang cukup
bentuk deskripsi formal sistem informasi yang mendorong integrasi bisnis di dalam perusahaan.
mendukung organisasi perusahaan. Service oriented Sebagai akibatnya terbentuk aplikasi-aplikasi
architecture (SOA) adalah suatu architectural style tersebut berbentuk seperti silo-silo atau stovepipe,
untuk mengintegrasikan berbagai jenis sistem, dengan yang mungkin terkoneksi satu dengan yang lainnya
cara mengangkat logika dan operasi bisnis di dalam namun dalam level terendah.
sistem informasi existing sebagai service, dengan Kebutuhan bisnis terhadap bidang teknologi
salah satu cara implementasinya adalah menggunakan informasi antara lain globalisasi, tekanan ekonomi,
teknologi web services. perusahaan harus efisien dan hemat anggaran,
Pada tesis ini, arsitektur informasi disusun dengan outsourcing bussiness process, penyerahan urusan
pendekatan paradigma SOA untuk organisasi service non-core ke pihak ketiga, maka perusahaan lebih
point (titik layanan), yang merupakan organisasi baru fokus terhadap bisnis inti, kepatuhan terhadap regulasi,
pelayanan pelanggan milik PLN. Tujuannya adalah teknologi baru akan membuat peluang kapabilitas
meletakkan dasar atau cetak biru pengembangan bisnis baru, kelemahan strategi bisnis yang terpadu,
sistem informasi di organisasi tersebut. terlalu banyak standar.
Perancangan arsitektur informasi tersebut Sebagai perusahaan, PT PLN (Persero) Distribusi
menggunakan kerangka kerja Zachman, dengan Jakarta Raya dan Tangerang (selanjutnya disebut PLN
bantuan tools berupa System Architect. Dalam Disjaya) juga mengalami hal tersebut. Oleh karena itu
perancangan dihasilkan artifak-artifak arsitektur yang PLN Disjaya sebagai garda terdepan pelayanan
bersifat service orientation, dengan melibatkan pelanggan, telah mendapat dukugan berbagai jenis
berbagai service dari internal maupun eksternal sistem TI untuk mendukung operasional bisnisnya.
perusahaan. Sistem teknologi informasi di PLN Disjaya juga
Karakteristik SOA pada pembuatan arsitektur harus menghadapi banyak tuntutan perubahan proses
informasi membawa pengaruh positif pada artifak di bisnis. Sebagai contoh, pembentukan organisasi baru,
semua tingkatan arsitektur. Integrasi yang terjadi akan membutuhkan sistem TI yang baru pula,
tidak lagi hard coded style, namun telah berkarakter meskipun sebenarnya dasar kebutuhan bisnisnya sama,
yang autonom, mendukung reusability, composability, yaitu pelayanan pelanggan dan peningkatan serta
abstraction, distributed computing dan message based pengamanan pendapatan.
dengan XML sehingga bersifat open platform. SOA Kebutuhan sistem tersebut dapat dijawab dengan
mendukung rancangan sistem yang mampu membangun aplikasi untuk kebutuhan add-hoc dan
menghadapi perubahan proses bisnis dan teknologi di process-specified. Namun bila dilihat dari sisi global
masa depan. perusahaan maka hal ini menjadi tidak efisien dalam
Kata kunci -- arsitektur informasi perusahaan, memanfaatkan investasi perangkat lunak di masa lalu
SOA, service, web service. dan waktu pengembangan aplikasi.
Oleh karena itu organisasi baru, seperti service
I. PENDAHULUAN point, membutuhkan pendekatan arsitektural dan cetak
biru bagi sistem TI-nya agar optimal dan efisien dalam
Peranan teknologi informasi di dalam perusahaan membangun aplikasinya.
juga semakin penting terutama menunjang
kemampuan adaptif perusahaan dalam menghadapi II. TINJAUAN PUSTAKA
perubahan lingkungan. Peranan teknologi informasi
lebih ditujukan untuk menunjang otomatisasi proses Perusahaan, sebagai entitas yang tumbuh kembang,
bisnis, baik melalui perangkat keras maupun lunak. membutuhkan pondasi yang kuat untuk eksekusi bisnis
Secara tradisional, teknologi informasi banyak di masa depan. Arsitektur dapat juga bermakna
dipengaruhi oleh vendor, yang menjalin mitra dengan sebagai fundamental organisasi yang menjelaskan
pemilik proses bisnis. Biasanya bidang teknologi tentang komponen-komponen penyusun organisasi,
hubungan antar komponen tersebut dan antar orkestrasi dan komposisinya dengan mudah.
komponen dengan lingkungan dalam suatu organisasi. Kemudahan tersebut akan mendorong fleksibilitas
Sesuai konteks teknologi informasi, arsitektur sistem TI terhadap proses bisnis.
bertujuan untuk menyelaraskan strategi bisnis dan Antar service berinteraksi dengan menggunakan
perencanaan teknologi informasi. Tujuan ini mirip message yang menggunakan open standart. Bila
dengan tujuan SOA, yaitu menuju service oriented diterapkan dengan platform web service, maka
enterprise (SOE), suatu kondisi ideal dimana message ini menggunakan teknologi XML.
kebutuhan bisnis selaras dengan ketersediaan service Dapat disimpulkan bahwa service orientation
perangkat lunak. memiliki aspek umum yaitu loose-coupling, service
Dalam penyusunan arsitektur informasi dengan contract, autonomy, abstraction, reusable, composable
menggunakan kerangka kerja Zachman, dibutuhkan dan discoverable. Aspek-aspek umum ini dapat
tools yang dapat membantu mengarahkan penyusunan diwujudkan dengan teknologi web service.
arsitektur. Dalam penelitian ini dipergunakan Definisi web service adalah aplikasi perangkat
perangkat lunak System Architect dari Popkin sebagai lunak yang dapat diakses pada web (atau intranet)
alat bantu penyusunannya. melalui alamat URL, diakses klien dengan protokol
Menurut schekkerman, definisi service dalam SOA berbasis XML, seperti SOAP, dikirim menggunakan
adalah suatu implementasi fungsi bisnis yang protokol internet, seperti HTTP. Klien dapat
terdefinisi dengan baik, yang beroperasi secara mengakses web service melalui interface dan binding,
independen terhadap service yang lain, yang yang didefinisikan menggunakan WSDL.
didefinisikan pada sistem tertentu. Suatu service
mempunyai antar muka dan beroperasi berdasarkan
pre-defined contract antara klien service dengan
service itu sendiri (antara service provider dan
consumer).
Sistem dengan service orientation menyajikan visi
ideal suatu lingkungan yang sumber daya teknologi
informasi yang terpartisi dan secara konsisten
ditampilkan serta dimanfaatkan mendukung bisnis.
Kondisi ideal ini mendorong SOA diwujudkan sebagai
arsitektur masa depan sebagaimana kesuksesan
arsitektur 2-tier menggantikan mainframe.

Gambar 2. Susunan lapisan teknologi web service.

Susunan layer sebagai pembentuk web service


dijelaskan pada gambar 2.
Karakter dan sistem operasional platform web
service, menunjukkan bahwa platform web services
mendukung banyak prinsip SOA. Dengan XML,
SOAP dan WSDL maka platform web service cocok
untuk mewujudkan SOA (Singh, 2004).
Hubungan antara service consumer dan service
provider dapat dilakukan secara manual (atas bantuan
manusia) maupun secara otomatis, melalui pencarian
di service registry.
Dalam implementasi nyata, web service dipakai
Gambar 1. Service di antara layer proses bisnis dan sebagai adapter bagi sistem non service oriented,
aplikasi (Erl, 2005) untuk mengangkat logika otomatisasi bisnis sistem
Posisi service dalam SOA adalah berada diantara tersebut sebagai service.
lapisan aplikasi dan lapisan proses bisnis. Lebih Siklus hidup sistem berbasis service orientation,
jelasnya dijelaskan pada gambar 1. dijelaskan pada gambar berikut.
Hubungan antar service adalah bersifat loose-
coupling sehingga service dapat dirubah-rubah
pendaftaran pelanggan baru PLN, selama menjadi
pelanggan PLN sampai dengan pelanggan tersebut
berhenti menjadi pelanggan PLN.
PLN Disjaya telah melaksanakan otomatisasi TUL
dengan membuat Customer Information System (CIS).
Sistem CIS adalah perangkat lunak terpadu
(integrated) yang menyatukan seluruh TUL.
Sistem CIS dibangun dengan menggunakan bahasa
pemograman Visual Basic 6.0 dan back-end database
Gambar 3. Siklus hidup sistem SOA. Oracle Versi 10g. Setiap unit AP, mempunyai 1 (satu)
sistem aplikasi CIS.
Perusahaan yang mengutamakan business Berdasarkan analisa ketetapan manajemen puncak
modularity, dengan mendasarkan pondasi yang kuat tentang service point maka disimpulkan bahwa service
untuk menjalankan bisnis, maka strategi top down point akan memiliki fungsi proses bisnis yang mirip
merupakan yang paling tepat. dengan fungsi proses bisnis Pelayanan Pelanggan di
Bila perusahaan ingin tetap berada di depan, AP, dengan beberapa modifikasi. Modifikasi tersebut
sebagai perusahaan yang telah mencapai tingkatan antara lain klasifikasi daya yang dilayani di service
tertinggi maturity-nya dengan business modularity, point < 23 kVA, tidak melakukan pekerjaan teknis,
perusahaan harus mampu mengelola dan tidak melakukan survey dan tidak berhak
mendayagunakan potensi reusability komponen proses mengesahkan pelanggan.
bisnis berbasis teknologi informasi, demi mencapai Service point boleh menerima pembayaran
standar global dunia tanpa melupakan kebijakan lokal. rekening, penyambungan baru, perubahan daya dan
Konsep arsitektur informasi dan SOA, sama-sama tarif serta pendaftaran pengaduan pelanggan.
menekankan adanya reusability komponen proses Perbedaan lain dengan AP adalah lokasi service point
bisnis. Paradigma SOA membawa pandangan yang bersifat temporer dan dibuka di tempat umum yang
lebih konkret tentang bagaimana integrasi dan banyak dikunjungi masyarakat ibukota.
reusability layanan perangkat lunak diterapkan. Berdasarkan hal tersebut, maka dianalisa bahwa
Arsitektur informasi dan SOA sama-sama kebutuhan dukungan TI di proses bisnis service point
menunjuk pada domain arsitektural, mendorong dapat diambil dari layanan CIS. Sifat aplikasi service
keselarasan bisnis dan TI, membutuhkan input tujuan point harus berbasis web untuk menjawab sifat service
bisnis dan memerlukan aktivitas perencanaan dan point yang temporer. Sisi server database dan aplikasi
penyusunan strategi yang matang. tersentralisasi di Kantor Distribusi PLN Disjaya,
Suatu arsitektur informasi adalah platform untuk sedangkan klien cukup tersedia PC/Netbook dan alat
mendapatkan keuntungan dari nilai-nilai SOA. pencetak serta alat pemindai.
Caranya adalah menyediakan pengetahuan dan sudut Pada fase analisa, dilakukan pemodelan proses
pandang yang dibutuhkan untuk melakukan task baru bisnis yang sekiranya dilakukan di service point. Hasil
dan mencegah terjadi jebakan dengan memformalkan pemodelan ini akan dimanfaatkan di proses analisa
cara lama melakukan task dengan menggunakan berbasis service orientation.
teknologi baru, tanpa adanya peningkatan (Popkin,
2008). IV. PERANCANGAN
Berdasarkan pembahasan tersebut, maka dapat
diambil kesimpulan singkat bahwa SOA melengkapi Dimensi konstektual (baris pertama kerangka kerja
arsitektur informasi perusahaan melalui karakteristik Zachman) memuat tentang definisi organisasi dan
arsitektural service oriented system. tujuan bisnis dari organisasi yang dibahas. Dimensi
konseptual (baris kedua matrik Zachman), membahas
III. ANALISA tentang konsep model organisasi. Dimensi konseptual
merupakan cetak biru rancangan untuk konsep data,
Dalam mengelola pelanggannya, PLN Disjaya model proses bisnis, peta proses bisnis terhadap fungsi
membagi bisnisnya dalam 2 (dua) katagori yakni aplikasi hingga rencana bisnis kegunaan aplikasi itu
bisnis wire (jaringan listrik) dan bisnis retail sendiri. Dimensi logikal (baris ketiga matrik Zachman)
(pelayanan pelanggan). Bisnis wire dilaksanakan oleh membahas perancangan sistem informasi pendukung
kantor area jaringan (AJ) sedangkan bisnis retail organisasi.
dilaksanakan oleh unit area pelayanan jaringan (AP). Perancangan level konstektual membahas tujuan
Organisasi AP menggunakan aturan yang disebut bisnis, segmen profil bisnis, profil produk, pemasok,
Tata Usaha Pelanggan (TUL). TUL adalah inti dari ringkasan kekuatan bisnis, bagan organisasi,
proses bisnis dalam bidang retail yakni mulai persyaratan bisnis, persyaratan sistem hingga
persyaratan teknologi. Pada perancangan level untuk menentukan teknologi yang tepat untuk
konstektual ini telah mulai diintrodusir tentang tujuan membungkus logika bisnisnya sebagai web service.
SOA dalam organisasi service point. Dalam membangun aplikasi SOA dengan platform
Perancangan level konseptual membahas model web service dapat menggunakan teknologi berbasis
konsep bisnis, proses bisnis utama, persyaratan Java dan Microsoft .NET. Untuk aplikasi CIS PLN
fungsional umum, matrik proses bisnis utama terhadap Disjaya, lebih cocok dipakai teknologi Java dari
persyaratan fungsional umum dan bisnis, analisa Oracle dengan menambahkan Oracle Application
service orientation based, perancangan process chart Server.
dan matrik reusability. Untuk menambah kapabilitas web service Bank,
Analisa service orientation based menghasilkan dapat digunakan platform teknologi .NET atau
kandidat-kandidat service. Selanjutnya, kandidat ini platform Java yang sesuai dengan sistemnya. Namun
akan dimodelkan ke dalam process chart. Dilakukan bila sistem Bank masih menggunakan mainframe,
proses iteratif yang menghasilkan service-service yang maka diperlukan adapter yang spesifik terhadap
diusahakan mempunyai reusability yang tinggi. mainframe tersebut.
Perancangan level logikal menghasilkan diagram
use case, collaboration, sequence. Diagram-diagram V. PENUTUP
ini bertujuan mewujudkan desain perangkat lunak
yang lebih real bagi pengembang dalam membuat Arsitektur informasi perusahaan merupakan
sistem informasinya. pondasi cetak biru organisasi dalam sistem TI.
Hasil perancangan arsitektur informasi perusahaan Tujuannya adalah mendorong keselarasan antara TI
dengan pendekatan SOA dijelaskan pada gambar 4. dan bisnis.
Keamanan web service, sebagai implementasi dari Perancangan model untuk proses bisnis service
service, berdasarkan pada arsitektur keamanan aplikasi point dapat menunjukkan service yang terlibat dan
berbasis web. Keamanan dapat diterapkan pada bagaimana orkestrasi service tersebut agar membentuk
tingkatan transport, message dan application. proses bisnis. Dari model tersebut terlihat pula
. reusability service-service.
Data Function Network People Time Motivation
What How Where Who When Why
Objective
Profil Produk/Jasa Strategi Profil Pemasok Tujuan Bisnis
Scope
Contextual
Persyaratan bisnis
Role: Daftar entitas Profil Pelanggan
Planner
Persyaratan sistem
Bagan Organisasi
Segmen Profil Bisnis

Persyaratan teknologi

Ringkasan Kekuatan Bisnis : keuntungan, prospek masa depan,


keterbatasan, resiko.

Enterprise
Kandidat service Proses bisnis utama Model konsep Diagram process chart Persyaratan fungsional
Model bisnis umum
Conteptual
Role: Service reusability Matrik proses bisnis utama
Penggunaan service untuk sistem lain
Owner terhadap syarat fungsional
umum

Komposisi service pada lapisan orkestrasi, business


service dan application service. Matrik proses bisnis utama
terhadap persyaratan bisnis

System
Rancangan SOAP Identifikasi use case Sequence
Model req. & resp. diagram Matrik persyaratan sistem
Logical fungsional terhadap use
Rancangan class Rancangan case
Role: konfigurasi sistem Collaboration
Designer diagram

Gambar 4. Peta Arsitektur


Teknologi pengembangan SOA tergantung pada Pengembangan sistem aplikasi dengan prinsip
jenis legacy application yang akan diintegrasikan. service orientation menjadi titik awal untuk
Dibutuhkan penilaian kondisi legacy application, menerapkan service orientation di seluruh perusahaan,
dalam rangka menuju SOE.
Pengembangan integrasi proses bisnis di bidang Architecture, Part 2 : Similarities and
niaga, distribusi, perbekalan, sumber daya manusia Differences, IBM, http://www-
dan keuangan agar lebih didorong dengan 128.ibm.com/developerworks/webservices/libra
menggunakan paradigma SOA. ry/ws-soa-enterprise2/ , 26 Juli 2008.
Diperlukan kajian service availability dan service [14] Microsoft Inc. (2008) : Learn About SOA,
quality dari legacy application, mengingat bahwa Microsoft,
dukungan platform perangkat keras untuk legacy http://www.microsoft.com/biztalk/solutions/def
application sudah berumur dan ketinggalan jaman. ault.mspx, 26 October 2008.
[15] OASIS (2 Agustus 2006) : Reference Model for
DAFTAR PUSTAKA Service Oriented., http://www.oasis-
open.org/committees/tc_home.php?wg_abbrev
[1] Angklasito, Pandu (2006) : Sosialisasi =soa-rm, OASIS, 3 Desember 2008.
Customer Information System, PLN Disjaya. [16] Oracle (2007) : Oracle Application Server Web
[2] Bernardz, Justin P., Lawrence, Mark E. (2004) Services Developer's Guide, 10g Release 3,
: Enhancing an Enterprise Asset Management Oracle Inc.
Project. [17] PLN Disjaya (2006) : Kumpulan SOP CIS RISI,
[3] Durvasula, Surekha (2006), : SOA PLN Disjaya.
Practitioners Guide, Part 1 : Why Service [18] Popkin, Jan. (2008) : Leveraging the value
Oriented Architecture, proposition of SOA, IBM White Paper, IBM.
www.soablueprint.com/whitepapers/ , 4 [19] Rosen, Michael., Lublinsky, Boris., Smith,
Oktober 2008 Kevin T., Balcer, Marc J. (2008) : Applied
[4] Erl, Thomas. (2005) : Service Oriented SOA: Service-Oriented Architecture and
Architecture- Concepts, Technology and Design Strategies., Wiley Publishing, Inc.
Design. Prentice Hall. [20] Ross, Jeana. W., Weill, Peter., & Robertson,
[5] Erl, Thomas. (2004) : Service-Oriented David, C. (2006) : Enterprise Architecture as
Architecture: A Field Guide to Integrating Strategy: Creating A Foundation for Business
XML and Web Services. Prentice Hall PTR. Execution, Harvard Business School Press.
[6] Grossman, Ira., Sargent, James. (2003) : An IT [21] Schekkerman, Jaap. (2006). : Structuring the
Enterprise Architecture Process Model, Silver Enterprise around Services The Differences
Spring, MD USA National Marine Fisheries between Hype, Hope and Reality?, Amersfoort,
Service. Netherland, Institut For Enterprise Architecture
[7] Hanson, Joseph., (2007) : Creating your own Developments.
UDDI Registry, DivXMedia. [22] Schmelzer, R. (2006, June 15) : SOA and the
[8] Hurwitz, Judith., Bloor, Robin., Baroudi, Zachman Framework, ZapThink,
Carol., Kaufman, Marcia. (2007) : Service http://www.zapthink.com/report.html?id=ZAPF
Oriented Architecture for Dummies, Wiley LASH-2006615, 10 Januari 2009.
Publishing, Inc. [23] Singh, Inderjeet., Brydon, Sean., Murray,
[9] Ibrahim, M. Dr. (26 April 2007) : Service Greg., Ramachandran, Vijay., Violleau,
Oriented Architecture, Thierry., Stearns, Beth. (2004) : Designing
http://www.ibm.com/developerworks/webservi Web Services with the J2EE(TM) 1.4 Platform,
ces/library/ws-soa-en, 27 Juli 2008 Addison Wesley.
[10] Irek, Chip (12 May 2003). : 15 Seconds., [24] W3C (2007, June 26) : Web Services
http://www.15seconds.com/issue/03, 3 Description Language (WSDL),
November 2008. http://www.w3.org/TR/2007/REC-wsdl20-
[11] ITB, LPPM (2005) : Arsitektur Informasi primer-20070626, 25 Desember 2008.
Perusahaan PT PLN (Persero) Distribusi [25] Zachman, J. A. (2002) : Concept of Framework
Jakarta Raya dan Tangerang, PLN Disjaya. for Enterprise Architecture
[12] Mamdouh, Ibrahim., Long, Gil. (26 April [26] Background, Description and Utility, Zachman
2007) : Service Oriented Architecture and International Inc.
Enterprise Architecture, Part 1 : A Framework [27] Sub Bidang ASTI (2007) : Fungsionalitas CIS,
for understanding how SOA and Enterprise PLN Disjaya.
Architecture work together, IBM,
http://www.ibm.com/developerworks/webservi
ces/library/ws-soa-enterprise1/ ,26 Juli 2008
[13] Mamdouh, Ibrahim., Long, Gil. (21 Mei 2007) :
Service Oriented Architecture and Enterprise
Enterprise Information Architecture With Service Oriented Architecture Approach : Case
Study Service Point PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya And Tangerang

Agung Trika Yoosnanto (NIM 23207037)


Electrical Engineering Magister, Option : Chief Information Officer (CIO) Depkominfo
STEI ITB

Abstract Enterprise information architecture is a As an enterprise, like the others, PT PLN (Persero)
form of formal description about information system Distribusi Jakarta Raya and Tangerang (PLN Disjaya)
which supports enterprise organization. Service faces the same challenges. Because of that, PLN
oriented Architecture (SOA) is architectural style for Disjaya has been supported by various IT Systems to
integrating various system, with lifting existing fulfill its business operation.
operation and business logic as software service, IT System at PLN Disjaya also faces various rapid
which implemented with web service technology. changing of business process. The example, forming
In this thesis, information architecture is created new organization, like service point, which will need
with SOA paradigm for new organization in PLN, new IT System, though the basic business needs are
called service point. The goal is lying down basic or the same, customer service and revenue protection.
blue print of information system development in it. The system needs can be answered with building
Information architecture design use Zachman application for add-hoc and process-specified needs.
framework, with System Architect software tools. The But if it is seen from enterprise perspective, it is not
design produce architecture artifact which invoke efficient. It is not reusing software investment which
various service from internal and external. already made and also software time to market is
SOA characteristic at information architecture longer.
bring positive influence. The system integration is not New organization like service point, need
in hard-coded style, but it has autonomy style, reuse architectural and blue print approach for application
capability, composable process, and abstraction development efficiency.
support. It also support for distributed computing, and
open platform communication with XML-based II. LITERATURE REVIEW
messaging. SOA support information system design for
unpredictable business process change and technology Enterprise as growing entity needs strong
platform in the future. foundation for business execution. The enterprise
architecture means as organizational fundamental
Keywords-- enterprise information architecture, which explain organization component, relation
SOA, service, web service. between it and relation with external environment.
In the IT context, the goal of enterprise architecture
I. FOREWORD is aligning business strategy with IT strategic
planning. This goal similar with SOAs goal, an ideal
The IT role in enterprise is getting more important condition which the need of business can be provide
specially for supporting adaptive capability to face by software service.
environment rapid changing. The IT role is more In the making of enterprise architecture with
focused for supporting business process automation, Zachman framework, there is a need of software tools
by software and hardware. which helping to set direction in making of it. This
Traditionally, TI is influenced by many vendors, research use System Architect software tools from
who become partner with business process owner. Popkin.
Mostly IT does not have enough resource to push According to schekkerman, 2006, the definition of
business integration in enterprise. service in SOA is an implementation of a well-defined
The impact is the emerging of stovepipe business functionality that operates independent of the
application, which may be interconnected at very low state of any other Service defined within the system.
level. Services have a well-defined set of interfaces and
Business needs to information technology is operate through a pre-defined contract between the
supporting enterprise facing globalization, economic client of the service and the service itself.
pressure, business process outsourcing, rule Service-orientation presents an ideal vision of a
compliance, new technology, lack of cohesive world in which resources are cleanly partitioned and
business information strategy and standards. consistently represented. This ideal condition is
pushing SOA as new future architecture, as well as n- The character and operational system of web
tier architecture was replacing mainframe. service platform show that web service supporting
various SOA principle. With XML technology, SOAP
and WSDL, web service platform is suitable for
building SOA (singh, 2004).
Relationship between service consumer and service
provider can be manually done or automatic with
discovery process in service registry.
In real world, web service can be use as adapter for
non service oriented system, for lifting business logic
as service.
The life cycle of service orientation system has 6
process step (figure 3).

Figure 1. Service layer laid between business


process and application layer (Erl, 2005)

The service layer is laid between business process


and application layer, as draw at picture 1. Figure 3. SOA life cycle.
Relationship between service is loose-coupling, so Enterprise which gives priority for business
service can be easily change in orkestration mode or modularity, with laying on strong foundation for
composition mode. This characture is pushing IT executing business, will use top-down strategy as SOA
flexibility for servicing business process. implementation strategy.
Communication between service is using If enterprise want always be ahead as enterprise
messaging communication model. If it is implemented which have reached high level with business
with web service technology, this communication is modularity, enterprise must have capability for
using XML technology. managing reusability potency of IT based business
So the conclusion is service orientation has general process. For sake of global standard, it must have this
aspect which is abstract, autonom, open, discoverable, capability.
reuse potential, loose-coupling connection and Information architecture concept and SOA pressure
implemented as web service. on IT-based business process component. SOA
Web service definition is a software application, paradigm bring more concrete view about integration
accessible on the Web (or an enterprise's intranet) is implemented.
through a URL, that is accessed by clients using XML- Information architecture concept and SOA are
based protocols, such as Simple Object Access pointing at same domain, architecture domain. They
Protocol (SOAP) sent over accepted Internet protocols, push business and IT alignment, require business
such as HTTP. Clients access a Web service purpose input and need planning activity and mature
application through its interfaces and bindings, which strategy.
are defined using XML artifacts, such as a Web The Information architecture is platform for getting
Services Definition Language (WSDL) file early gain of SOA principles. It provide knowledge
and point of view which need to do new task with
avoiding formalize old way to do task with new
technology instead of formalize new way with new
technology (Popkin, 2008).
SOA is completing enterprise information
architecture with service oriented architectural style.

III. ANALYSIS

PLN Disjaya divide its business in 2 catagory, wire


business and retail business. Wire business are done by
Figure 2. Web service technology stack.
Area Jaringan Office and retail business are done by Then in analysis phase is close with business
Area Pelayanan Office. process modeling, specially use in service point
Area Pelayanan Office (AP) use basic rule which The result is going to be use at service-oriented
called Tata Usaha Pelanggan (TUL). TUL is core of analysis at next chapter.
business process in retail business, from registering
new customer until customer stop electricity service. IV. ARCHITECTURE DESIGN
PLN Disjaya has done automation work on TUL
by making of Customer Information System (CIS). Contextual layer (first row Zachman framework) is
CIS system is integrated software which unite all about organization definition and business goal from
TULs function. organization. Conceptual layer (second row Zachman
CIS system was built with Visual Basic 6.0 as front Framework) talk about organization model concept.
end user interface and Oracle 10g version as database. Conceptual layer is design blue print for data concept,
Every office unit of AP has 1 CIS system installed. business process model, and business process map
Based on top management decision analysis about toward application function until application usage
service point, it can be summarized that service point business plan. Logical layer (third row Zachman
will have similar customer service function as it framework) talk about organization support
already run in AP office, with some modification. information system design.
Service point may accept payment new customer Contextual layer talks about business goal,
connection, new power capacity changing request, business profile segment, product profile, supplier,
new rate request and customer complaint. But service business summary, organization chart, business
point does not do field work. The field work is done requirement, and system requirement till technology
by AP office. Service point also has temporary requirement. At this level, SOA paradigm is
location, not like AP office which has fix location. introduced.
Base on fact, IT need for business process function Conceptual layer talks about business concept
at service point use services from CIS. Because of model, process threads, general functional
location characteristic, service point system must use requirement, process thread to general functional
web application. Database and application server must requirement matrix, service oriented analysis, process
locate at PLN Disjaya Distribution Central Office. At chart design and reusability matrix.
client, service point officer use single PC or Netbook,
printer, scanner and internet connection.
Data Function Network People Time Motivation
What How Where Who When Why
Objective
Profil Produk/Jasa Strategi Profil Pemasok Tujuan Bisnis
Scope
Contextual
Persyaratan bisnis
Role: Daftar entitas Profil Pelanggan
Planner
Persyaratan sistem
Bagan Organisasi
Segmen Profil Bisnis

Persyaratan teknologi

Ringkasan Kekuatan Bisnis : keuntungan, prospek masa depan,


keterbatasan, resiko.

Enterprise
Kandidat service Proses bisnis utama Model konsep Diagram process chart Persyaratan fungsional
Model bisnis umum
Conteptual
Role: Service reusability Matrik proses bisnis utama
Penggunaan service untuk sistem lain
Owner terhadap syarat fungsional
umum

Komposisi service pada lapisan orkestrasi, business


service dan application service. Matrik proses bisnis utama
terhadap persyaratan bisnis

System
Rancangan SOAP Identifikasi use case Sequence
Model req. & resp. diagram Matrik persyaratan sistem
Logical fungsional terhadap use
Rancangan class Rancangan case
Role: konfigurasi sistem Collaboration
Designer diagram

Figure 4. Architecture Map


Service oriented analysis produce service [2] Bernardz, Justin P., Lawrence, Mark E. (2004)
candidate. Service candidate will be modeled in the : Enhancing an Enterprise Asset Management
process chart. There is iterative process to produce Project.
high reusability services. [3] Durvasula, Surekha (2006), : SOA
Logical layer produce use case diagram, Practitioners Guide, Part 1 : Why Service
collaboration diagram and sequence diagram. These Oriented Architecture,
diagrams have purpose to help realizing software www.soablueprint.com/whitepapers/ , 4
design for developer. Oktober 2008
Design result of enterprise information architecture [4] Erl, Thomas. (2005) : Service Oriented
with SOA approach in figure 4. Architecture- Concepts, Technology and
Web service security, as service implementation, Design. Prentice Hall.
based on web based software security architecture. [5] Erl, Thomas. (2004) : Service-Oriented
Security can be implemented at transport layer, Architecture: A Field Guide to Integrating
message layer and application layer. XML and Web Services. Prentice Hall PTR.
SOA development technology depends on legacy [6] Grossman, Ira., Sargent, James. (2003) : An IT
application type. SOA development technology Enterprise Architecture Process Model, Silver
depends on legacy application kind. There is a Spring, MD USA National Marine Fisheries
judgment for legacy application condition, in order Service.
deciding appropriate technology for encapsulating [7] Hanson, Joseph., (2007) : Creating your own
business logic as web service. UDDI Registry, DivXMedia.
SOA application development with web service [8] Hurwitz, Judith., Bloor, Robin., Baroudi,
technology can use Java and .NET technology. For Carol., Kaufman, Marcia. (2007) : Service
CIS system, it is more suitable to use Java technology, Oriented Architecture for Dummies, Wiley
only need to add Oracle Application server. Publishing, Inc.
For enabling web service for Bank system, we [9] Ibrahim, M. Dr. (26 April 2007) : Service
need to evaluate internal Bank system. If bank system Oriented Architecture,
has used modern technology, we can use Java and http://www.ibm.com/developerworks/webservi
.NET directly. If bank system still used old mainframe, ces/library/ws-soa-en, 27 Juli 2008
we will need specific adapter. [10] Irek, Chip (12 May 2003). : 15 Seconds.,
http://www.15seconds.com/issue/03, 3
V. CONCLUSION November 2008.
[11] ITB, LPPM (2005) : Arsitektur Informasi
Enterprise information architecture is blue print Perusahaan PT PLN (Persero) Distribusi
foundation in IT system, which goal is pushing Jakarta Raya dan Tangerang, PLN Disjaya.
alignment between IT and business. [12] Mamdouh, Ibrahim., Long, Gil. (26 April
Model design for service point business process 2007) : Service Oriented Architecture and
show what and when involved service and also how Enterprise Architecture, Part 1 : A Framework
services orchestration are formed. From the model, we for understanding how SOA and Enterprise
can see service reusabilty. Architecture work together, IBM,
Application developmen with service orientation http://www.ibm.com/developerworks/webservi
concept is the beginning for whole service oriented ces/library/ws-soa-enterprise1/ ,26 Juli 2008
enterprise. [13] Mamdouh, Ibrahim., Long, Gil. (21 Mei 2007) :
Integration process business development in other Service Oriented Architecture and Enterprise
section, like HR, finance etc, are better pushed using Architecture, Part 2 : Similarities and
SOA paradigm. Differences, IBM, http://www-
There is a need for service availability and service 128.ibm.com/developerworks/webservices/libra
quality review, remembering that harware platform ry/ws-soa-enterprise2/ , 26 Juli 2008.
support for legacy application has been old-fashioned [14] Microsoft Inc. (2008) : Learn About SOA,
already. Microsoft,
http://www.microsoft.com/biztalk/solutions/def
BIBLIOGRAPHY ault.mspx, 26 October 2008.
[15] OASIS (2 Agustus 2006) : Reference Model for
[1] Angklasito, Pandu (2006) : Sosialisasi Service Oriented., http://www.oasis-
Customer Information System, PLN Disjaya. open.org/committees/tc_home.php?wg_abbrev
=soa-rm, OASIS, 3 Desember 2008.
[16] Oracle (2007) : Oracle Application Server Web
Services Developer's Guide, 10g Release 3,
Oracle Inc.
[17] PLN Disjaya (2006) : Kumpulan SOP CIS RISI,
PLN Disjaya.
[18] Popkin, Jan. (2008) : Leveraging the value
proposition of SOA, IBM White Paper, IBM.
[19] Rosen, Michael., Lublinsky, Boris., Smith,
Kevin T., Balcer, Marc J. (2008) : Applied
SOA: Service-Oriented Architecture and
Design Strategies., Wiley Publishing, Inc.
[20] Ross, Jeana. W., Weill, Peter., & Robertson,
David, C. (2006) : Enterprise Architecture as
Strategy: Creating A Foundation for Business
Execution, Harvard Business School Press.
[21] Schekkerman, Jaap. (2006). : Structuring the
Enterprise around Services The Differences
between Hype, Hope and Reality?, Amersfoort,
Netherland, Institut For Enterprise Architecture
Developments.
[22] Schmelzer, R. (2006, June 15) : SOA and the
Zachman Framework, ZapThink,
http://www.zapthink.com/report.html?id=ZAPF
LASH-2006615, 10 Januari 2009.
[23] Singh, Inderjeet., Brydon, Sean., Murray,
Greg., Ramachandran, Vijay., Violleau,
Thierry., Stearns, Beth. (2004) : Designing
Web Services with the J2EE(TM) 1.4 Platform,
Addison Wesley.
[24] W3C (2007, June 26) : Web Services
Description Language (WSDL),
http://www.w3.org/TR/2007/REC-wsdl20-
primer-20070626, 25 Desember 2008.
[25] Zachman, J. A. (2002) : Concept of Framework
for Enterprise Architecture
[26] Background, Description and Utility, Zachman
International Inc.
[27] Sub Bidang ASTI (2007) : Fungsionalitas CIS,
PLN Disjaya.