Anda di halaman 1dari 3

III.

SIFAT KOLIGATIF LARUTAN


A. Pendahuluan
1. Latar Belakang
2. Tujuan Praktikum
Tujuan dari praktikum Sifat Koligatif Larutan ini adalah :
a. Untuk menentukan perubahan titik didih larutan
b. Untuk menentukan BM zat non volatile
3. Waktu dan Tempat
Praktikum Sifat Koligaif Larutan dilaksanakan pada hari Selasa, 29
September 2015 bertempat di Laboratorium Biologi Tanah Fakultas Pertanian
Universitas Sebelas Maret Surakarta.

B. Tinjauan Pustaka
Sifat koligatif larutan adalah sifat larutan yang hanya ditentukan oleh jumlah
konsentrasi partikel zat terlarut. Sifat koligatif larutan ada dua, yaitu larutan
elektrolit dan larutan non elektrolit. Adanya zat terlarut dalam larutan dapat
mengakibatkan terjadinya penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, dan
penurunan titik beku larutan disbanding pelarutnya. (Teguh, 2007)

C. Alat, Bahan, dan Cara Kerja


1. Alat
Alat yang digunakan dlam praktikum ini adalah
a. Tabung reaksi
b. Gelas beker
c. Pengaduk
d. Gelas ukur
e. Termometer
f. Stopwatch
2. Bahan
Bahan-bahan yang digunakan pada percobaan ini adalah:
a. 5 gr urea
b. 21,5 ml akuades
3. Cara Kerja
a. Menimbang 5 gr urea, melarutkan dalam 21,5 ml akuades dan diaduk
b. Menentukan titik didih larutan dan pelarut dengan pemanasan dalam
waterbath dengan suhu 750C
c. Mengukur perubahan suhu larutan tiap 5 menit
d. Menentukan perubahan titik didihnya dan BM urea
D. Hasil Pengamatan dan Analisis Hasil Pembahasan
1. Hasil Pengamatan
Tabel 3.1 Sifat Koligatif Larutan

Waktu (menit) Urea (0C) Akuades (0C)


0 27 30
5 66 67
10 69 50
15 72 51

2. Analisis Hasil Pengamatan


a. Menentukan Tb
Diketahui : Suhu urea = 72 0C
Suhu akuades = 51 0C
Ditanya : Tb

Jawab : Tb = T urea- T akuades


= 72 0C 51 0C
= 21 0C
b. Menentukan BM zat non-volatile
Diketahui : gram urea = 5 gram
ml akuades = 5 ml
Kd = 0,52
Ditanya : BM zat non volatile
gramurea .1000
. Kd
Jawab : BM = ml akuades . Tb

5 .1000
.0,52
= 5 .21

= 24,76 gr/mol

E. Pembahasan dan Kesimpulan


1. Pembahasan
Pada praktikum acara ketiga ini, adalah membahas salah satu sifat koligatif
kenaikan titik didih larutan. Larutan yang digunakan dalam percobaan adalah
larutan urea yang akan ditentukan besar berat massanya dari larutan zat non
volatile tersebut. Pada percobaan ini dilakukan sebanyak 4 kali dengan selang
waktu 5 menit.
Dimulai dari menit ke-0 diperoleh suhu urea dan akuades 27 0C dan 300C.
Kemudian 5 menit pertama diperoleh suhu urea 660C, sedangkan untuk suhu
akuades diperoleh 670C. Saat menit ke-10 diperoleh suhu urea 690C dan suhu
akuades 500C. Di menit terakhir diperoleh suhu urea 720C dan suhu akuades 510C.
Menentukan besarnya nilai BM urea dapat dihitung melalui besar titik didih
yang telah didapat dari hasil percobaan. Waktu yang digunakan untuk menghitung
BM adalah pada saat menit ke-15. BM non volatile yang didapatkan sebesar 24,76
gr/ml.
2. Kesimpulan
Berdasarkan praktikum Pembuatan Larutan dan Standarisasinya, dapat
diambil kesimpulan :
a. Dari tabel diatas, dapat diperoleh bahwa kenaikan titik didih sebesar 210C
b. BM yang diperoleh sebesar 24,76 gr/mol
c. Besarnya BM dipengaruhi oleh volume pelarutnya dan besar titik didih
larutan.

DAFTAR PUSTAKA