Anda di halaman 1dari 5

Judul : darah bisa asam yaa....

Skenario

Ny. Umi tiba- tiba dilarikan kerumah sakit karena tidak sadarkan diri
setelah 5 hari menderita diare dan mutah- muntah hebat. Hasil
pemeriksaan asam basa darah menunjukat:
pH : 5,0
HC03 : 10 mEq/L
pCo2 : 20 mmHg
pO2 : 100 mmHg
berdasarkan data laboratorium, dokter pun mendiagnosa Ny.Umi
menderita asidosis metabolik. Dokter kemudian melakukan diskusi
dengan apoteker terkait terapi yang diberikan pada pasien.

Step 1
1. PCO2 (wibi)
Tekanan parsial CO2 dari arteri atau vena (wika)
Kadar CO2 yang berada di dalam darah (yusuf)

2. HCO3 (yusuf)
SENYAWA KIMIA bersifat basa yg menerima ion H+ (nidia)
Senyawa alkaoid yg digunakan sbg obat penetral asam bagi penderita
asidosis tubulus renal (kanti)
Nilainormal = 22-26 mEq/L (fitri)
Suatu tes untuk mengetahui ada tidaknya gangguan metabolik seperti
ketoasidosis (indah)

3. PO2 (nidia)
Tekanan parsial O2 dr arteri maupun vena dengan nilai normal 80-100
mmHg apabila kurang dari 60 mmHg perlu diterapi oksigen ( Nurul)

4. Metabolik asidosis (fahmi)


Gangguan metabolik yang mengakibatkan penurunan HCO3 sehingga
pH menurun dan menimbulkan kelainan metabolik dan meningkatnya
kondisi asam (dyah)
Kondisi dimana darah memiliki kandungan asam yg tinggi di dalam
tubuh (reza)

Step 2
1. Bagaimana tatalaksana terapi dari asidosis metabolik ? (kanti)
2. Apa saja komplikasi yg disebabkan oleh asidosis metabolik ? (nidia)
3. Bagaimana patofisiologi dari asidosis metabolik ? (wika)
4. Apa saja pemeriksaan yang dilakukan pada asidosis metabolik ?
(reza)
5. Apa saja manifestasi klinis dari asidosis metabolik ? (fitri)
6. Apa yang membedakan antara asidosis metabolik dan asidosis
repiratori ? (yusuf)
7. Apa saja etiologi dari asidosis metabolik ? (fahmi)
8. Bagaimana mekanisme dalam tubuh dalam menyeimbangkan asam
basa? (indah)
9. Bagaimana cara menganalisis seseorang sseorang yang terganggu
asam basanya ? (wibi)
10. Bagaimana monitoring asidosis metabolik ? (zaki)
11. Bagaimana diare dapat menyebabkan aidosis metabolik ? (forum)

Step 3
1. Bagaimana tatalaksana terapi dari asidosis metabolik ? (kanti)
- Cek kadar PCO2, pH darah, HCO3 dapat diketahui menderita
asidosis atau alkalosis
- Jika pH dara turun asidosis dapat diatasi dengan pemberian
bikarbonat melalui iv sehingga mnstabilkan pH darahnya. (yusuf)
- Karbikrab
- Trometamin dosis 1-5 mmol/kg secara iv
- Terapi cairan untuk mengatasi dehidrasi akibat diare dpat
diberikan oralit. (wika, dyah)

2. Apa saja komplikasi yg disebabkan oleh asidosis metabolik ? (nidia)


-gagal ginjal
Polifagi
Poliuri
DM (fahmi)
Sistem kardio : gangguan konduksi jantung
Hiperkalemia (Wibi)
Asidosis tubulus renalis : kelainan pada ginjal
Vasodilatasi arteri dan vasokontriksi vena (Nurul)

3. Bagaimana patofisiologi dari asidosis metabolik ? (wika)


Asidosis metabolik disebabkan oleh berbagai hal salah satunya mual
muntah.
Saat terjadi mual muntah HCO3 menurun, pH juga akan menurun
yang mana keduanya akan mengganggu keseimbangan asam basa
asidosis metabolik (zaki)
Asidosis metabolik peningkatan asam di dalam darah. Asam
memberikan ion H+ dan basa menerima ion H+ . dapat terjadi
asidosis krn asam dlm darah meningkat dan basa menurun. (reza)
CO2 + H2O dengan bantuan enzim menghasilkan senyawa asam
bikarbonat dan akan dipecah lagi menjadi ion bikarbonat (Dyah)
4. Apa saja pemeriksaan yang dilakukan pada asidosis metabolik ?
(reza)
AGD : untuk memeriksa pH normalnya 7,35-7,45
Memeriksa kompensasi repiratori dilihat dari PCO2 <35 mmHg
Pemeriksaan elektrolit serum untuk memeriksa kadar kalium
Pemeriksaan EKG untuk melihat adanya disritmia yg disebabkan oleh
adanya hiperkalemia. (fitri)
Pemeriksaan PO2 : nilai normal 80-100 mmHg (zaki)
Pemeriksaan SBE : ada 2 pemeriksaan yaitu SBB bertujuan
memeriksa kadar karbonat dalam tubuh jika >2 alkalosis jika <-2
asidosis (yusuf)
Pemeriksaan bikarbonat serum : untu mengetahui adanya asidosis.
Nilai normal 22-26 mEq/L (indah)

5. Apa saja manifestasi klinis dari asidosis metabolik ? (fitri)


- Kelelahan
- Mual muntah
- Nafas cepat atau lebih dalam
- Asidosis berat menyebabkan syok dan koma (kanti)
- Nyeri dada
- Tekanan darah menurun
- Rasa mengantuk
- Lemah otot (nidia)
- Pada GIT : anoreksia, lemah, mual muntah, nyeri perut, diare
- SSP : kelelahan, nyeri pd kepala, bingung, depresi, edema retina,
pingsan
- Kardiovaskular : aritmia, vasodilatasi perifer (fahmi, wika)
- Asidosis yang parah akan menyebabkan kematian (nurul)

6. Apa yang membedakan antara asidosis metabolik dan asidosis


repiratori ? (yusuf)
- Asidosis respiratory : dilihat dari nilai respiration Rate. Jika nilai RR
abnormal disebut asidosis respiratory
- Asidosis metabolik : dilihat dari gangguan pd metabolisme tubuh
spt TD meningkat, Heart rate meningkat, lemas mual muntah,
banyak berkeringat tapi RR nya normal. (nidia)

7. Apa saja etiologi dari asidosis metabolik ? (fahmi)


Ada 2 faktor :
- Eksternal : keracunan metanol, keracunan biguanida. Keduanya
merupakan senyawa asam yg dapat menaikkan kadar asam
Keracunan etilen glikol dan OD golongan salisilat.
- Internal : penyakit gagal ginjal. Ketika ginjal tidak berfungsi dg
sempurna keseimbangan asam basa akan terganggu.
DM ketoasidosis kehilangan bikarbonat (wibi, kanti)
- Terganggunya ekskresi asam menyebabkan adanya gagal ginjal
karena resistensi asam sulfat dan fosfat,
- Menelan substansi toksik spt NSAIDs
- Hilangnya bikarbonat dapat menyebabkan diare (fitri)

8. Bagaimana mekanisme dalam tubuh dalam menyeimbangkan asam


basa? (indah)
Mekanisme sistem paru : dalam menyeimbangkan asam basa
dengan mempertahankan agar PCO2 selalu konstan walaupun
terdapat perubahan kadar CO2 akibat metabolisme tubuh.
Keseimbangan asam basa tergantung keseimbangan produksi dan
ekskresi CO2. Jumlah CO2 yg berada dalam darah tergantung pada
lau metabolisme sedangkan sekresi CO2 tergantung pada fungsi
parunya. (reza)
Ginjal : kelebihan asam akan dibuang oleh ginjal sebagian besar
dalam bentuk NH4. Ginjal sendiri bisa merubah asam basa yang
biasanya berlangsung dalam beberapa hari. ( fahmi)

9. Bagaimana cara menganalisis seseorang sseorang yang terganggu


asam basanya ? (wibi)
Cek pH termasuk asidosis atau alkalosis
Cek PCO2 jika PCO2 turun senada dg pH maka kondisi asidosis
respiratory.
Cek SBE jika negatif disertai pH turun maka komdisi asidosis
metabolik.
Liat tabel keprahan dari PCO2 dan SBE kemudian lihat kompensasi
dan bandingkan hasil diatas dengan data pasien (indah)

10. Bagaimana monitoring asidosis metabolik ? (zaki)


Monitoring pH darah : norml 7,35-7,45
PCO2 normal 37-43 mmHg
Kadar bikarbonat 22-26 mEq/L
PO2 80-100 mmHg
(wibi)
11. Bagaimana diare dapat menyebabkan aidosis metabolik ? (forum)
Ketika terjadi diare dengan frekuensi sering akan kehilangan
bikarbonat melalui feses dan sekresi ginjal sehingga bikarbonat
dalam tubuh berkurang akibatnya pH tubuh menurun asidosis
(zaki)
Step 4
Konsep maping

Diare keseimbangan
asam basa

patofiologi Tatalaksana Penegakan Komplikasi


terapi diagnosis

Monitoring