Anda di halaman 1dari 9

BAB III

TINJAUAN KASUS

A. PENGKAJIAN
1. Biodata
a. Identitas Klien
Nama : Tn S
Umur : 36 Tahun
Jenis Kelamin : laki-laki
Status : sudah menikah
Agama : islam
Suku/Bangsa : Jawa / Indonesia
Pendidikan : SMP
Pekerjaan : Buruh Harian Lepas
Tanggal masuk Rumah Sakit : 24 Agustus 2009
No rekam medik : 033407
Alamat ; Jl.A.Mappanyukki No 62 A
Ruangan : Nyiur
Diagnosa : Schizofrenia
Tanggal Pengkajian : 3 September 2009

b. Identitas Penanggung
Nama : Ny S

Jenis Kelamin : Perempuan

Pendidikan : SD
Pekerjaan : Petani
Status Perkawinan : Kawin
Suku : Jawa
Alamat : Jl.A.Mappanyukki No 62 A
Hubungan Keluarga :Ibu pasien

II. Alasan Masuk

1
a. Klien diantar ke rumah sakit karena sejak dua hari sebelum masuk RS.
pasien sering mondar-mandir, kerja sembarang misalnya ember dibolak-
balik terus pasien selalu keluar rumah tanpa tujuan biasa pulang sendiri.
Pasien diam jika dimarahi kakak-kakaknya, takut sama kakaknya tapi
menyimpan dendam dan mengadu pada Ibunya. Pasien sering terganggu
dengan ucapan orang orang disekitarnya, keluhan ini sudah dialami sejak 5
minggu yang lalu berobat dan dikonsumsi secara teratur dan membaik.
Pasien mulai kambuh karena obatnya sudah habis, ibunya minta diopname
karena ibunya tidak sanggup menangani dirumahnya
b. keluhan utama saat dikaji
Klien marah dan jengkel karena keinginan klien tidak terpenuhi, klien
tampak gelisah, ekspresi tegang dan kadang berbicara dengan agak keras

III. Faktor Predisposisi


a. Klien mengatakan pernah mengalami gangguan jiwa dimasa lalu
b. Pengobatan sebelumnya kurang berhasil
c. Klien membanting-banting barang-barang
d. Klien mengatakan tidak ada keluarganya yang mengalami penyakit yang
sama dengan klien
e. Pengalaman masa lalu yang tidak menyenangkan tidak ada masalah
keperawatan : tidak ada

IV. Pemeriksaan Fisik


1. TTV (Tanda-Tanda Vital)
TD : 110 / 80 mmHg
N : 76 x /mnt
S : 37 C
P : 24 x/mnt
2. Keluhan Fisik
masalah keperawatan : tidak ada

2
V. Psikososial
a. Genogram

? ?
?
?

? /

? ? ? ? ? ? ? 36

Keterangan :
: laki-laki
: perempuan
; meninggal
36thn : klien
---------- : tinggal serumah
Penjelasan :
GI : kakek dan nenek dari pihak ibu dan ayah meninggal karena faktor
usia
GII : bapak klien anak pertama dari 2 bersaudara, ibu klien anak 1 dari 2
bersaudara
GIII : klien anak ke 8 dari 8 bersaudara dan saat ini dirawat dirumah sakit
dadi saudara-saudara klien dalam keadaan sehat

b. Konsep Diri
1. Gambaran Diri
Klien mengatakan menyukai seluruh bagian tubuhnya dan patut untuk
disyukuri
2. Identitas Diri
Klien mengatakan anak ke 8 dari 8 bersaudara dan sudah menikah
3. Peran Diri
Klien mengatakan bahwa dirinya adalah tamatan SMP dan masih
tergantung dengan orang tua

3
4. Ideal Diri
klien berharap agar cepat sembuh dan berkumpul kembali dengan
keluarganya
5. Harga diri :
klien merasa malu berinteraksi dengan keluarga dan orang lain karena
dianggap gangguan jiwa, dan keinginannya tidak terpenuhi
masalah keperawatan : gangguan konsep diri : HDR
c. Hubungan Social
- Orang terdekat klien adalah ibunya
- klien aktif dalam kegiatan kelompok / masyarakat , dan klien bergaul
dengan teman sebayanya
Masalah keperawatan : isolasi sosial
d. Spiritual
a. nilai dan keyakinan : klien menganggap tuhan itu tetap ada dan selalu
ada didekatnya
b. kegiatan beribadah : selama dirawat di RS klien teratur dalam
menjalankan ibadah sholat
c. klien mengatakan waktu sehat klien jarang beribadah, klien mengatakan
beribadah itu penting untuk mendekatkan diri pada tuhan
d. masalah keperawatan : distress spiritual

VI. Status Mental


a. penampilan
klien kelihatan rapi dan bersih, rambut klien rapi dan bersih ,cara
berpakaian klien sesuai tidak tercium bau badan
b. pembicaraan
klien dapat menjawab pertanyaan dari perawat dan klien dapat memulai
pembicaraan
masalah keperawatan : tidak ada
c. aktivitas motorik : klien Nampak santai dan duduk termenung
masalah keperawatan : tidak ada

4
d. alam perasaan : pandangan mata baik ,klien tidak sedih
masalah keperawatan : tidak ada
e. afek :bereaksi terhadap pertanyaan sesuai dengan stimulus yang diberikan
f. interaksi selama wawancara : saat interaksi klien kooperatif serta ada
respon umpan balik dan kata katanya jelas
g. persepsi : klien terkadang mendengar suara-suara aneh yang tidak jelas,
jalan mondar-mandir dan tidak jelas
masalah keperawatan : gangguan halusinasi pendengaran
h. proses fikir : pada saat klien interkasi / wawancara klien kadang berhenti
tanpa ada sebabnya.
masalah keperawatan: gangguan proses fakir
i. isi fikir klien tidak mengalami gangguan isi fikir
masalah keperawatan :tidak ada
j. tingkat kesadaran :sadar
k. memori klien dapat menyebutkan nama orang tuanya, kakaknya, klien
juga mengingat kejadiaan pada saat pertama kali masuk RS
l. tingkat konsentrasi dan berhitung : perhatian klien mudah beralih bila ada
stimulus yang lebih besar , saat diberikan perhitungan 2+2 klien dapat
menjawab dengan benar
m. kemampuan penilaian : klien dapat membedakan pakaian kotor dan
pakaian yang bersih
masalah keperawatan: tidak ada
n. daya tilik diri : klien menyadari dirinya sulit dan klien tahu bahwa dia
dirawat di RS pelamonia
masalah keperawatan : tidak ada

VII. Kebutuhan persiapan


1. Makan
a. frekuensi makan 3x hari
b. klien makan sendiri dan makanannya dibagikan sendiri
c. klien menghabiskan porsi makan yang dihabiskan

5
2. Bab / Bak
klien bab dan bak tanpa bantuan perawat
3. Mandi
klien mandi 2 x sehari dengan menggunakan sabun
4. Berpakaian : Klien Berpakaian Sendiri Tanpa Bantuan Perawat
masalah keperawatan: tidak ada
5. Istirahat Dan Tidur : Klien Mengatakan Sering Tidur Siang
6. Penggunaan Obat : Klien Mengatakan Minum Obat Sesuai Aturan 3x
Sehari Secara oral

VII. Mekanisme Koping


Klien mengatakan jika keinginannya tidak terpenuhi klien kadang marah dan
mengamuk serta menghancurkan barang-barang disekitarnya

IX. Pengetahuan
Klien mengatakan bahwa dia mengalami ganggun jiwa dan klien tidak
mengetahui cara mengatasinya

X. Aspek Medis
1. Diagnosa Medis : Gangguan Mental Akibat Kerusakan Dan Disfungsi
Otak Dan penyakit fisik
2. Terapi Medik : Risperiode 2 Mg ;2x1
CPZ 100 mg : 0-0-1
THD (trihexiperidyl) :3x1
3. Masalah Keperawatan
e.Resiko perilaku kekerasan
f. Gangguan persepsi sensorik halusinasi pendengar
g. Isolasi sosial
h. Gangguan konsep : HDR

6
B. ANALISA DATA

NO DATA MASALAH
DS :- klien mengatakan dimasukkan ke RS Resiko perilaku kekerasan

1 pelamonia karena mengamuk

- klien mengatakan pernah mau memukul

bapaknya

DO : klien dirawat di RS pelamonia

sudah dua kali

2 Perubahan persepsi sensori :

DS : klien mengatakan selalu mendengar suara- halusinasi pendengaran

suara yang tidak jelas dan menyuruhnya

untuk mengamuk
7
DO : - klien sering duduk termenung

- klien sering mondar-mandir

3 Isolasi sosial

DS : klien merasa malu berinteraksi dengan

orang lain karena dianggap gangguan jiwa

Do : - klien lebih banyak berbaring di tempat tidur

- klien hanya berinteraksi dengan orang

dekatnya saja

4 Gangguan konsep diri : harga

DS : klien merasa malu berinteraksi dengan diri rendah

orang lain karena dianggap gangguan jiwa

DO : klien Nampak pasif, klien tidak mampu

memulai pembicaraan

POHON MASALAH

Afek Resiko perilaku kekerasan

Cp Perubahan persepsi ; halusinasi pendengaran

Etiologi I .. isolasi sosial

Etilogi II .. Gangguan konsep diri : harga diri rendah

Diagnosa Keperawatan

8
a. Resiko perilaku kekerasan

b. Perubahan persepsi sensori : halusinasi pendengaran

c. Isolasi sosial