Anda di halaman 1dari 9

MODUL 1

RONGGA MULUT

Skenario 1

Fraktur Rahang Mulan

Maya mahasiswa kedokteran gigi membesuk mulan yang dirawat di RS M. Jamil


karena mengalami kecelakaan. Keluarga Mulan mengatakan bahwa Mulan mengalami fraktur
tulang mandibula dan zygomatikum. Maya penasaran dimana posisi tulang tersebut.
Sesampainya dirumah Maya segera mencari informasi di jurnal-jurnal online tentang
osteologi dan anatomi lainnya. Di rongga mulut selain lidah dan gigi terdapat juga anatomi
lain seperti torus mandibula, retromolar pad, uvula, dan sebagainya. Maya juga menemukan
bahwa banyak terdapat nervus dan muskulus di rongga mulut.

Bagaimana saudara membantu menjelaskan tentang bagian-bagian yang ada di rongga mulut?
LANGKAH 7 JUMPS

1. Mengklarifikasi terminologi yang tidak diketahui dan mendefinisikan hal-hal


yang dapat menimbulkan kesalahan interpretasi.
a) Fraktur tulang mandibula
Fraktur tulang mandibula adalah patah tulang rahang bawah.
b) Zygomaticum
Zygomaticum adalah salah satu tulang penyusun wajah yang membentuk cekungan
pipi.
c) Osteologi
Osteologi adalah cabang ilmu anatomi yang mempelajari tulang.
d) Torus mandibula
Torus mandibula adalah pertumbuhan tulang keras di rongga mulut bagian bawah,
hal ini masih bersifat jinak dan dapt diambil bila melakukan pemasangan gigi tiruan.
e) Uvula
Uvula adalah jaringan kecil yang menggantung ditenggorokan, lanjutan dari palatum
mole.
f) Retromolar pad
Retromolar pad adalah landasan jaringan ikat lunak yang dapat ditemukan di bagian
distal terakhir setiap kuadran gigi.
g) Muskulus
Muskulus adalah kumpulan otot dan jaringan yang terdiri dari serabut-serabut halus
yang dapat berkontraksi apabila terjadi suatu stimulasi dari impuls saraf.

2. Menentukan masalah
a) Apa saja nervus dan muskulus yang ada di dalam rongga mulut ?
b) Apa saja bagian luar dan dalam rongga mulut ?
c) Apa saja 2 bagian tulang ?

3. Menganalisa masalah melalui brain storming dengan menggunakan prior

knowledge
a) Muskulus
muskulus pterygoideus
muskulus masseter
muskulus temporal
muskulus terigoideus medial

saraf

saraf trigeminus cabang ke :


nasalis eksterna
ganglior terigo palatina
pars gingivalis saraf alveolar superior dan inferior
kanalis alveolaris
alveolaris superior medial
alveolaris superior ant
infraorbitalis
infraorbitalis terbagi 3, yaitu : palpebra, nasalis, dan labialis
buccinator
lingualis
alveolaris inferios
foramen mandibula
mentalis
incisivus

b) rongga mulut dalam


os. Maxila dan mandibula
awal faring
gigi
palatum
palatum mole
palatum durum

rongga mulut luar

vestibulum

c) bagian tulang
substanti kopesta
dinding tulang ( diafis )
cavum medula
substantia spongeosa
bung karang ( epifise )

4. Membuat skema atau diagram dari komponen-komponen permasalahan dan


mencari korelasi dan interaksi antar masing-masing komponen untuk membuat
solusi secara terintegritas.

Mulan kecelakaan

Fraktur tulang
Anatomi rongga mandibula
Muskulus rongga Nervus rongga
Osteologi
mulut dan zygomaticum
Maya mulut mulut
rongga mulut
( membesuk )
5. Memformulasikan tujuan pembelajaran.
a) Mahasiswa Mampu Mengetahui dan Memahami Anatomi Rongga Mulut
b) Mahasiswa Mampu Mengetahui dan Memahami Muskulus pada Rongga
Mulut.
c) Mahasiswa Mampu Mengetahui dan Memahami Nervus pada Rongga Mulut.
d) Mahasiswa Mampu Mengetahui dan Memahami Tulang-Tulang Penyusun
Rongga Mulut.

6. Mengumpulkan informasi di perpustakaan, internet, dan lain-lain.

7. Sintesa dan uji informasi yang diperoleh.


a) Anatomi rongga mulut
Bagian luar : vestibulum dan renulum
Bagian dalam : lidah dan palatum
Sekitar bibir :
Labium superior dan inferior
Philtrum
Tuberkel
Angulus
Komisura
Tepi vermilion
Pertemuan mukokutaneus
Sulkum labiomentalis
Sulkus nasolabialis
Dagu
Lidah
Terdapat papila, yaitu :
Papila fili formis, merupakan papila yang berada di dorsum

linguae ( punggung lidah ) dan bentuknya serupa benang halus.


Papila sirkumvalata, yaitu papila yang berbentuk bulat dan

tersusun membentuk huruf V di bagian belakang lidah.


Papila fungiformis, yaitu papila yang berbentuk seperti jamur

dan berada di bagian depan lidah.



Maxila dextra dan sinistra
Mandibula
Palatina
Osteopalatinum ( amina )
Terpendikularis ( tepi palatum )
Hyoideus
Kortus
Tanduk
Raphe palatina
Os. Palatinum spinanasalis sup
Os. spenoidal

b) Muskulus rongga mulut


M. Dasar mulut
Hyodeus
Geniohyodius
M. Temporalis
Merupakan otot berempal dua dengan origo berbentuk kipas dan tendon
yang sangat besar, kuat. Serta berinsersio ke dalam prosesus koronoideus,
Krista temporalis profunda dan batas anterior ramus mandibula.
Origo :
Os. Temporale di bawah linea temporalis inferior, lapisan dalam
fascia temporalis.
Insersio :
Apex dan permukaan medial proc. Coronoideus mandibulae.

M. Masseter
M. masseter adalah suatu massa otot yang tebal, berbentuk empat persegi
panjang di sebelah pinggir wajah. Melekat di antara permukaan lateral dari
ramus mandibula dan arcus zygomaticus, persis di bawah kulit. M. masseter
ini berfungsi untuk mengangkat rahang bawah saat terbuka.
Origo :
Pars superficialis pada dua pertiga anterior margo inferior arcus
zygomaticus (tendo), sedangkan Pars profunda pada sepertiga posterior
permukaan dalam arcus zygomaticus.
Insersio :
Pars superficialis pada angulus mandibulae (tuberositas masseterica),
sedangkan Pars profunda pada margo inferior mandibulae.
M. Pterygoideus medialis
m. pterygoideus medialis adalah suatu massa jaringan otot yang kuat,
tebal, empat persegi panjang, terletak pada sisi medial dari ramus mandibula.
Origo :
Fossa pterygoidea, permukaan medial lamina lateralis proc.
Pterygoidei, proc. Pyramidalis ossi palatine.
Insersio :
Margo inferior mandibulae, tuberositas pterygoidea.
M. Pterygoideus lateralis
m.pterygoideus lateralis menempati suatu posisi yang dalam dan
tersembunyi, yaitu terletak dalam pada ramus mandibula dan otot
temporalispada dinding samping nasofaring.
Origo :
Caput superius pada permukaan luar lamina lateralis proc.
Pterygoidei (tuber maxillae), sedangkan caput inferius pada facies temporalis
alae majoris ossis sphenoidalis.
Insersio :
Caput superius pada discus et capsula articulationis
temporomandibularis, sedangkan Caput inferius pada fovea pterygoidea proc.
Condylaris mandibulae.
M. Triangularis dan M. orbikularis oris/otot sudut mulut
Fungsinya menarik sudut mulut ke bawah

Muskulus quadratus labii superior


Otot bibir atas mempunyai origo penggir lekuk mata menuju bibir
atas dan hidung.
Muskulus quadratus labii inferior
Terdapat pada dagu merupakan kelanjutan pada otot leher. Fungsinya
menarik bibir ke bawah atau membentuk mimik muka ke bawah.
Muskulus buksinator
Membentuk dinding samping rongga mulut. Origo pada taju
mandibula dan insersi muskulus orbikularis oris. Fungsinya untuk menahan
makanan waktu mengunyah.
Muskulus zigomatikus/otot pipi
Fungsinya untuk mengangkat dagu mulut ke atas waktu senyum.

Otot lidah
Intrinsik :
M. Longitudinalis sup
M. Longitudinalis inf : kiri dan kanan
M. Transversus : memanjang
M. Vertikalis : memipih dan pendek
Ekstrinsik :
Genioglosus
Hyoglosus
Palatoglosus
Styloglosus

c) Persarafan yang berperan langsung pada rongga mulut yaitu:


a. n.trigeminus
Nervus ini berperan dalam menghasilkan sensasi dari kulit bagian anterior
kepala, rongga mulut, hidung, dan gigi. Sifatnya motorik dan sensorik.
Terdiri dari :
N. Oltamikus
N. Maksilaris
N. Mandibularis

b. n.facialis
Nervus ini berperan dalam memasok impuls untuk otot-otot ekspresi wajah
dan mengatur sensasi bagian anterior lidah dan rongga mulut. Sifatnya sensorik
dan motorik. Fungsinya menggerakkan lidah selaput lendir rongga mulut.
c. n.glossopharyngeus
nervus ini berperan dalam mensuplai persarafan sensoris dari orofaring dan
bagian posterior lidah.
d) Tulang penyusun rongga mulut
Tulang-tulang penyusun rongga mulut terdiri dari os. maxilla, os.mandibula,
os.palatina, dan os.hyoideus.
os. maxilla
os.maxilla terdiri dari dua tulang yaitu os.maxilla dextra dan sinistra,
kedua tulang ini disatukan di garis tengah oleh sutura.
os.mandibula
os.mandibula berbentuk seperti tapal kuda, tulang ini berfuungsi untuk
menyokong gigi di rahang bawah.
os.palatina
os.palatina adalah tulang yang membentuk langit-langit mulut yaitu
palatum.
os. hyoideus
os. hyoideus terdiri dari dari corpus pada bagian utamanya, serta pada
sisinya berbentuk seperti tanduk yaitu cornua majora, dan cornua
minora.

DAFTAR PUSAKA

Sobotta, Johannes. Atlas of Human Anatomy Head, Neck and Neuroanatomy, 15th ed.,USA:
Elsevier Urban & Fischer.
repositpry.usu.ac.id
Guyton, Arthur C. 1976. Fisiologi Manusia. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran.
Syaifuddin. 2006, Anatomi Fisiologi, Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran.