Anda di halaman 1dari 41

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN

Hari / Tanggal : Senin, 19 September 2016


Ruangan : Tenang Pria
Inisial Klien / No.RM : Tn.F /
Interaksi / SP : 1 (BHSP)

1. Proses Keperawatan
a. Kondisi Klien
DS : Klien bicara tidak nyambung
DO : Klien nampak diam, tidak ada kontak mata, klien hanya
menunduk
b. Diagnosa Keperawatan : Isolasi Sosial
c. Tujuan :
1) Klien dapat membina hubungan saling percaya
2) Berinteraksi dengan orang lain secara baik
3) Klien mau untuk berkenalan
d. Tindakan Keperawatan
1) Mengucapkan salam setiap kali berinteraksi dengan klien
2) Menyapa klien dengan ramah
3) Perkenalan diri dengan lengkap
4) Tanyakan nama lengkap dan nama panggilan
5) Jelaskan tujuan perkenalan
6) Menanyakan perasaan dan keluhan klien
7) Membuat kontrak selanjurnya

2. Proses pelaksaan tindakan


a. Tahap Orientasi
1) Salam Terapeutik
Assalamualaikum, Selamat pagi Pak ?
2) Evaluasi / Validasi
bagaimana perasaan Bapak pagi hari ini ?
3) Kontrak
- Topik : Bapak, bagaimana kalau hari ini kita berkenalan lagi?
- Waktu : Bagaimana kalau 10 menit saja ?
- Tempat : Bapak kita berbicaranya disini saja ?
b. Fase Kerja
Bapak, perkenalkan nama saya Muhammad Khair, biasanya saya di
panggil khair. Nama bapak siapa? bapak biasa dipanggil siapa ?
c. Fase Terminasi
1) Evaluasi
Evaluasi Subjektif : Bagaimana perasaan bapak setelah kita
berkenalan atau berbicara tadi ?
Evaluasi Objektif : Aapakah bapak biasa mengulang nama
saya lagi ?

3. Rencana tindak lanjut


Kalau bapak sudah kenal dengan saya dan apabila bertemu dengan
saya tegur atau panggil nama saya pak !

4. Kontrak yang akan datang


- Topik : Bapak, besok kita ulang kembali berkenalannya ya ?
- Waktu : Waktunya seperti tadi ya pak setelah kegiatan pagi,
sekitar 10 menit.
- Tempat : tempatnya bagaimana kalau disini saja ya pak?

5. Salam penutup
Selamat pagi pak, sampai ketemu lagi

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN

Hari / Tanggal : Selasa, 20 September 2016


Ruangan : Tenang Pria
Inisial Klien / No.RM : Tn.F /
Interaksi / SP : 2 (BHSP)

1. Proses Keperawatan
a. Kondisi Klien
DS : Klien bicara tidak nyambung
DO :Klien nampak menghindari pembicaraan dengan waktu yang
lama, klien hanya diam, kontak mata tidak ada
b. Diagnosa Keperawatan : Isolasi Sosial
c. Tujuan :
1) Kiien dapat membina hubungan saling percaya
2) Berinteraksi dengan orang lain secara baik
3) Klien mau untuk berkenalan
d. Tindakan Keperawatan
1) Mengucapkan salam setiap kali berinteraksi dengan klien
2) Menyapa klien dengan ramah
3) Perkenalan diri dengan lengkap
4) Tanyakan nama lengkap dan nama panggilan
5) Jelaskan tujuan perkenalan
6) Menanyakan perasaan dan keluhan klien
7) Membuat kontrak selanjurnya

2. Proses pelaksaan tindakan


a. Tahap Orientasi
1) Salam Terapeutik
Assalamualaikum, Selamat pagi Pak ?
2) Evaluasi / Validasi
bagaimana perasaan Bapak pagi hari ini ?
3) Kontrak
- Topik : Bapak, bagaimana kalau hari ini kita berkenalan lagi?
- Waktu : Bagaimana kalau 10 menit saja ?
- Tempat : Bapak kita berbicara disini saja ?
b. Fase Kerja
Bapak, perkenalkan nama saya Muhammad Khair, biasanya saya di
panggil khair. Nama bapak siapa ?, Bapak biasanya dipanggil siapa ?
c. Fase Terminasi
1) Evaluasi
Evaluasi Subjektif : Bagaimana perasaan bapak setelah kita
berkenalan dan berbicara tadi ?
Evaluasi Objektif : Apakah bapak biasa mengulang nama saya
lagi?

3. Rencana tindak lanjut


Kalau bapak sudah kenal dengan saya dan apabila bertemu dengan saya
tegur atau panggil nama saya pak !

4. Kontrak yang akan datang


- Topik : Bapak, besok siang kita ulang kembali berkenalannya ya ?
- Waktu : Waktunya seperti tadi ya pak setelah kegiatan pagi, sekitar 10
menit.
- Tempat : tempatnya bagaimana kalau disini saja ya pak?

5. Salam penutup
Selamat pagi pak, sampai ketemu lagi
STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN

Hari / Tanggal : Rabu, 21 September 2016


Ruangan : Tenang Pria
Inisial Klien / No.RM : Tn.F /
Interaksi / SP : 3 (BHSP)

1. Proses Keperawatan
a. Kondisi Klien
DS : Klien bicara tidak nyambung
DO : Klien nampak menghindari pembicaraan dengan waktu yang
lama, klien hanya diam, kontak mata kurang
b. Diagnosa Keperawatan : Isolasi Sosial
c. Tujuan :
1) Kiien dapat membina hubungan saling percaya
2) Berinteraksi dengan orang lain secara baik
3) Klien mau untuk berkenalan
d. Tindakan Keperawatan
1) Mengucapkan salam setiap kali berinteraksi dengan klien
2) Menyapa klien dengan ramah
3) Perkenalan diri dengan lengkap
4) Tanyakan nama lengkap dan nama panggilan
5) Jelaskan tujuan perkenalan
6) Menanyakan perasaan dan keluhan klien
7) Membuat kontrak selanjurnya

2. Proses pelaksaan tindakan


a. Tahap Orientasi
1) Salam Terapeutik
Assalamualaikum, Selamat pagi Pak ?
2) Evaluasi / Validasi
Bagaimana perasaan Bapak pagi hari ini ?
3) Kontrak
- Topik : Bapak, bagaimana kalau hari ini kita berkenalan lagi?
- Waktu : Bagaimana kalau 10 menit saja ?
- Tempat : Bapak kita berbicara disini saja ?
b. Fase Kerja
Bapak, perkenalkan nama saya Muhammad Khair, biasanya saya di
panggil khair. Nama bapak siapa ?, Bapak biasanya dipanggil siapa ?
c. Fase Terminasi
1) Evaluasi
Evaluasi Subjektif : Bagaimana perasaan bapak setelah kita
berkenalan dan berbicara tadi ?
Evaluasi Objektif : Apakah bapak biasa mengulang nama saya
lagi?

3. Rencana tindak lanjut


Kalau bapak sudah kenal dengan saya dan apabila bertemu dengan saya
tegur atau panggil nama saya pak !

4. Kontrak yang akan datang


- Topik : Bapak, besok siang kita ulang kembali berkenalannya ya ?
- Waktu : Waktunya seperti tadi ya pak setelah kegiatan pagi, sekitar 10
menit.
- Tempat : Tempatnya bagaimana kalau disini saja ya pak?

5. Salam penutup
Selamat pagi pak, sampai ketemu lagi
STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN

Hari / Tanggal : Kamis, 22 September 2016


Ruangan : Tenang Pria
Inisial Klien / No.RM : Tn.F /
Interaksi / SP : IV (SP1)

1. Proses Keperawatan
a. Kondisi Klien
DS : Klien bicara tidak nyambung
DO : Klien nampak menghindari pembicaraan dengan waktu yang
lama, klien terlihat melamun, kontak mata kurang
b. Diagnosa Keperawatan : Isolasi Sosial
c. Tujuan :
1) Membina hubungan saling percaya antara klien dan perawat
2) Klien mampu menyebutkan penyebab menarik diri
3) Klien mampu menyebutkan keuntungan berhubungan dengan orang
lain dan kerugian tidak berhubungan dengan orang lain
4) Klien dapat melaksanakan hubungan sosial secara bertahap
5) Klien mampu mengungkapkan perasaannya setelah berinteraksi
dengan orang lain
d. Intervensi
1) Mengidentifikasi penyebab isolasi klien
2) Berdiskusi dengan klien tentang keuntungan beriteraksi dengan orang
lain
3) Berdiskusi dengan klien tentang kerugian tidak berinteraksi dengan
orang lain
4) Mengajarkan klien cara berkenalan dengan klien lain dan perawat
5) Masukan pada jadwal kegiatan untuk latihan berkenalan

2. Proses pelaksaan tindakan


a. Tahap Orientasi
1) Salam Terapeutik
Assalamualaikum, Selamat pagi Pak ? Perkenalkan nama saya
Muhammad Khair, saya biasa dipangil Khair, nama Bapak siapa ?,
biasa dipanggil siapa ?
2) Evaluasi / Validasi
bagaimana perasaan Bapak pagi hari ini ?
3) Kontrak
Topik : Bapak, bagaimana kalau hari ini kita bercakap-cakap
tentang keluarga dan teman-teman Bapak?
Waktu : Bapak, kita bicaranya sebentar saja sekitar 10 menit
saya !
Tempat : Bapak , bagaimana kalau kita berbicara di kursi depan
saja ya pak ?
b. Fase Kerja
Siapa saja yang tiggal serumah dengan bapak ? siapa yang paling
dengan bapak ? siapa yang jarang berbicara dengan bapak ? apa yang
membuat bapak jarang bercakap-cakap dengannya ?
Apa yang bapak rasakan selama di rawat disini ? Siapa saja yang bapak
kenal diruangan ini ?
Menurut bapak, apa saja keuntungan kalau kita mempunyai teman ?,
Kalau kerugian dari tidak mempunyai teman apa saja pak ?, Kalau begitu
maukah bapak berteman dengan orang lain ?
Begini pak, untuk berkenalan dengan orang lain kita sebutkan kan dulu
nama kita dan nama panggilan kita, selanjutnya alamat dan hobi.
Sekarang saya akan mengajari bapak, cara berkenalan dengan orang lain
: nama saya Muhammad Khair, saya biasa dipanggil Khair, asal saya dari
dari Banjarmasin.
Selanjutnya bapak menanyakan nama orang yang kita ajak berkenalan
seperti ini pak : nama kamu siapa ? biasa dipanggil siapa ? asalnya dari
mana ?
Sekarang ayo bapak berkenalan dengan saya sesuai dengan yang saya
ajarkan tadi !
Iya pak, bagus sekali pak ? coba sekali lagi pak ?
Setelah bapak berkenalan dengan orang tersebut, bapak bias
meanjutkan percakapan tentang keluarga, pekerjaan, dll.
c. Fase Terminasi
1) Evaluasi
Evaluasi Subjektif : Bagaimana perasaan bapak setelah
mengobrol dengan saya tadi ?
Evaluasi Objektif : Setelah kita berbicara tadi, Bapak bisa
menyebutkan keuntungan berkenalan dengan orang lain, dan
kerugian jika tidak mempunyai teman ? sebutkan juga cara
berkenalan seperti saya sudah ajarkan tadi.

3. Rencana tindak lanjut


Selanjutnya bapak bisa mempraktekan cara berkenalan seperti yang
saya ajarkan tadi, mari kita masukkan cara berkenalan tadi pada jadwal
kegiatan harian bapak ?
4. Kontrak yang akan datang
Topik : Bapak, besok kita bertemu lagi ya, untuk mengulang latihan
berkenalan dengan orang lain ?
Waktu : Besok pagi jam 10.00 ya pak ? setelah bapak selesai
senam?
Tempat : Tempatnya disini lagi ya pak?
STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN

Hari / Tanggal : Jumat, 23 September 2016


Ruangan : Tenang Pria
Inisial Klien / No.RM : Tn.F /
Interaksi / SP : 5 (SP1)
1. Proses Keperawatan
a. Kondisi Klien
DS : Klien bicara tidak nyambung
DO : Klien nampak menghindari pembicaraan dengan waktu yang
lama
b. Diagnosa Keperawatan : Isolasi Sosial
c. Tujuan :
1) Membina hubungan saling percaya antara klien dan perawat
2) Klien mampu menyebutkan penyebab menarik diri
3) Klien mampu menyebutkan keuntungan berhubungan dengan orang
lain dan kerugian tidak berhubungan dengan orang lain
4) Klien dapat melaksanakn hubungan sosial secara bertahap
5) Klien mampu mangungkapkan perasaannya setelah berinteraksi
dengan orang lain
d. Intervensi
1) Mengidentifikasi penyebab isolasi klien
2) Berdiskusi dengan klien tentang keuntungan beriteraksi dengan orang
lain
3) Berdiskusi dengan klien tentang kerugian tidak berinteraksi dengan orang
lain
4) Mengajarkan klien cara berkenalan dengan klien lain dan perawat
5) Masukan pada jadwal kegiatan untuk latihan berkenalan

e. Proses pelaksaan tindakan


a. Tahap Orientasi
1) Salam Terapeutik
Assalamualaikum, Selamat pagi Pak ? Perkenalkan nama saya
Muhammad Khair, saya biasa dipangil Khair, nama Bapak siapa ?,
biasa dipanggil siapa ?
2) Evaluasi / Validasi
bagaimana perasaan Bapak pagi hari ini ?
3) Kontrak
Topik : Bapak, bagaimana kalau hari ini kita bercakap-
cakap tentang keluarga dan teman-teman Bapak?
Waktu : Bapak, kita bicaranya sebentar saja sekitar 10
menit saya !
Tempat : Bapak, bagaimana kalau kita berbicara di kursi
depan saja ya pak ?
b. Fase Kerja
Siapa saja yang tiggal serumah dengan bapak ? siapa yang paling
dengan bapak ? siapa yang jarang berbicara dengan bapak ? apa
yang membuat bapak jarang bercakap-cakap dengannya ?
Apa yang bapak rasakan selama di rawat disini ? Siapa saja yang
bapak kenal diruangan ini ?
Menurut bapak, apa saja keuntungan kalau kita mempunyai teman ?,
Kalau kerugian dari tidak mempunyai teman apa saja pak ?, Kalau
begitu maukah bapak berteman dengan orang lain ?
Begini pak, untuk berkenalan dengan orang lain kita sebutkan kan
dulu nama kita dan nama panggilan kita, selanjutnya alamat dan hobi.
Sekarang saya akan mengajari bapak, cara berkenalan dengan orang
lain : nama saya Muhammad Khair, saya biasa dipanggil Khair, asal
saya dari dari Banjarmasin.
Selanjutnya bapak menanyakan nama orang yang kita ajak
berkenalan seperti ini pak : nama kamu siapa ? biasa dipanggil siapa ?
asalnya dari mana ?
Sekarang ayo bapak berkenalan dengan saya sesuai dengan yang
saya ajarkan tadi !
Iya pak, bagus sekali pak ? coba sekali lagi pak ?
Setelah bapak berkenalan dengan orang tersebut, bapak bias
meanjutkan percakapan tentang keluarga, pekerjaan, dll.
c. Fase Terminasi
1) Evaluasi
Evaluasi Subjektif : Bagaimana perasaan bapak setelah
mengobrol dengan saya tadi ?
Evaluasi Objektif : Setelah kita berbicara tadi, Bapak bias
menyebutkan keuntungan berkenalan dengan orang lain, dan
kerugian jika tidak mempunyai teman ? sebutkan juga cara
berkenalan seperti saya sudah ajarkan tadi.

3. Rencana tindak lanjut


Selanjutnya bapak bisa mempraktekan cara berkenalan seperti yang
saya ajarkan tadi, mari kita masukkan cara berkenalan tadi pada jadwal
kegiatan harian bapak ?
4. Kontrak yang akan datang
Topik : Bapak, besok kita bertemu lagi ya, untuk mengulang latihan
berkenalan dengan orang lain ?
Waktu : Besok pagi jam 10.00 ya pak ? setelah bapak selesai senam
?
Tempat : Tempatnya di sini lagi ya pak?
STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN

Hari / Tanggal : Sabtu, 24 September 2016


Ruangan : Tenang Pria
Inisial Klien / No.RM : Tn.F /
Interaksi / SP : 6 (SP1)

1. Proses Keperawatan
a. Kondisi Klien
DS : Klien bicara tidak nyambung
DO : Klien nampak menghindari pembicaraan dengan waktu yang
lama
b. Diagnosa Keperawatan : Isolasi Sosial
c. Tujuan :
1. Membina hubungan saling percaya antara klien dan perawat
2. Klien mampu menyebutkan penyebab menarik diri
3. Klien mampu menyebutkan keuntungan berhubungan dengan orang
lain dan kerugian tidak berhubungan dengan orang lain
4. Klien dapat melaksanakan hubungan sosial secara bertahap
5. Klien mampu mengungkapkan perasaannya setelah berinteraksi
dengan orang lain
d. Intervensi
1) Mengidentifikasi penyebab isolasi klien
2) Berdiskusi dengan klien tentang keuntungan beriteraksi dengan orang
lain
3) Berdiskusi dengan klien tentang kerugian tidak berinteraksi dengan
orang lain
4) Mengajarkan klien cara berkenalan dengan klien lain dan perawat
5) Masukan pada jadwal kegiatan untuk latihan berkenalan

2. Proses pelaksaan tindakan


a. Tahap Orientasi
1) Salam Terapeutik
Assalamualaikum, Selamat pagi Pak ? Perkenalkan nama saya
Muhammad Khair, saya biasa dipangil Khair, nama Bapak siapa ?,
biasa dipanggil siapa ?
2) Evaluasi / Validasi
bagaimana perasaan Bapak pagi hari ini ?
3) Kontrak
Topik : Bapak, bagaimana kalau hari ini kita bercakap-cakap
tentang keluarga dan teman-teman Bapak?
Waktu : Bapak, kita bicaranya sebentar saja sekitar 10 menit
saya !
Tempat: Bapak, bagaimana kalau kita berbicara di kursi depan
saja ya pak ?
b. Fase Kerja
Siapa saja yang tiggal serumah dengan bapak ? siapa yang paling
dengan bapak ? siapa yang jarang berbicara dengan bapak ? apa yang
membuat bapak jarang bercakap-cakap dengannya ?
Apa yang bapak rasakan selama di rawat disini ? Siapa saja yang bapak
kenal diruangan ini ?
Menurut bapak, apa saja keuntungan kalau kita mempunyai teman ?,
Kalau kerugian dari tidak mempunyai teman apa saja pak ?, Kalau begitu
maukah bapak berteman dengan orang lain ?
Begini pak, untuk berkenalan dengan orang lain kita sebutkan kan dulu
nama kita dan nama panggilan kita, selanjutnya alamat dan hobi.
Sekarang saya akan mengajari bapak, cara berkenalan dengan orang lain
: nama saya Muhammad Khair, saya biasa dipanggil Khair, asal saya dari
dari Banjarmasin.
Selanjutnya bapak menanyakan nama orang yang kita ajak berkenalan
seperti ini pak : nama kamu siapa ? biasa dipanggil siapa ? asalnya dari
mana ?
Sekarang ayo bapak berkenalan dengan saya sesuai dengan yang saya
ajarkan tadi !
Iya pak, bagus sekali pak ? coba sekali lagi pak ?
Setelah bapak berkenalan dengan orang tersebut, bapak bisa
melanjutkan percakapan tentang keluarga, pekerjaan, dll.
c. Fase Terminasi
1) Evaluasi
Evaluasi Subjektif :Bagaimana perasaan bapak
setelahmengobrol dengan saya tadi ?
Evaluasi Objektif : Setelah kita berbicara tadi, Bapak bisa
menyebutkan keuntungan berkenalan dengan orang lain, dan
kerugian jika tidak mempunyai teman ? sebutkan juga cara
berkenalan.

3. Rencana tindak lanjut


Setelah ini bapak bisa mempraktekkan cara berkenalan seperti yang saya
ajarkan tadi, mari kita masukan lagi cara berkenalan yang baik pada jadwal
kegiatan harian bapak ?

4. Kontrak yang akan datang


Topik : Bapak, besok kita bertemu lagi ya, untuk mengulang latihan
berkenalan dengan orang lain ?
Waktu : Besok pagi jam 10.00 ya pak ? setelah bapak selesai senam ?
Tempat : Tempatnya di sini lagi saja ya pak.
STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN

Hari / Tanggal : Senin, 26 September 2016


Ruangan : Tenang Pria
Inisial Klien / No.RM : Tn.F /
Interaksi / SP : 7 (SP1)

1. Proses Keperawatan
a. Kondisi Klien
DS : Klien bicara tidak nyambung
DO : Klien nampak menghindari pembicaraan dengan waktu yang
lama
b. Diagnosa Keperawatan : Isolasi Sosial
c. Tujuan :
1. Membina hubungan saling percaya antara klien dan perawat
2. Klien mampu menyebutkan penyebab menarik diri
3. Klien mampu menyebutkan keuntungan berhubungan dengan orang
lain dan kerugian tidak berhubungan dengan orang lain
4. Klien dapat melaksanakan hubungan sosial secara bertahap
5. Klien mampu mengungkapkan perasaannya setelah berinteraksi
dengan orang lain
d. Intervensi
1) Mengidentifikasi penyebab isolasi klien
2) Berdiskusi dengan klien tentang keuntungan beriteraksi dengan orang
lain
3) Berdiskusi dengan klien tentang kerugian tidak berinteraksi dengan
orang lain
4) Mengajarkan klien cara berkenalan dengan klien lain dan perawat
5) Masukan pada jadwal kegiatan untuk latihan berkenalan

2. Proses pelaksaan tindakan


a. Tahap Orientasi
1) Salam Terapeutik
Assalamualaikum, Selamat pagi Pak ? Perkenalkan nama saya
Muhammad Khair, saya biasa dipangil Khair, nama Bapak siapa ?,
biasa dipanggil siapa ?
2) Evaluasi / Validasi
bagaimana perasaan Bapak pagi hari ini ?
3) Kontrak
Topik : Bapak, bagaimana kalau hari ini kita bercakap-cakap
tentang keluarga dan teman-teman Bapak?
Waktu : Bapak, kita bicaranya sebentar saja sekitar 10 menit
saya !
Tempat : Bapak, bagaimana kalau kita berbicara di kursi depan
saja ya pak?
d. Fase Kerja
Siapa saja yang tiggal serumah dengan bapak ? siapa yang paling
dengan bapak ? siapa yang jarang berbicara dengan bapak ? apa yang
membuat bapak jarang bercakap-cakap dengannya ?
Apa yang bapak rasakan selama di rawat disini ? Siapa saja yang bapak
kenal diruangan ini ?
Menurut bapak, apa saja keuntungan kalau kita mempunyai teman ?,
Kalau kerugian dari tidak mempunyai teman apa saja pak ?, Kalau begitu
maukah bapak berteman dengan orang lain ?
Begini pak, untuk berkenalan dengan orang lain kita sebutkan kan dulu
nama kita dan nama panggilan kita, selanjutnya alamat dan hobi.
Sekarang saya akan mengajari bapak, cara berkenalan dengan orang
lain : nama saya Muhammad Khair, saya biasa dipanggil Khair, asal saya
dari dari Banjarmasin.
Selanjutnya bapak menanyakan nama orang yang kita ajak berkenalan
seperti ini pak : nama kamu siapa ? biasa dipanggil siapa ? asalnya dari
mana ?
Sekarang ayo bapak berkenalan dengan saya sesuai dengan yang saya
ajarkan tadi !
Iya pak, bagus sekali pak ? coba sekali lagi pak ?
Setelah bapak berkenalan dengan orang tersebut, bapak bisa
melanjutkan percakapan tentang keluarga, pekerjaan, dll.
e. Fase Terminasi
1) Evaluasi
Evaluasi Subjektif :Bagaimana perasaan bapak
setelahmengobrol dengan saya tadi ?
Evaluasi Objektif : Setelah kita berbicara tadi, Bapak bisa
menyebutkan keuntungan berkenalan dengan orang lain, dan
kerugian jika tidak mempunyai teman ? sebutkan juga cara
berkenalan.

3. Rencana tindak lanjut


Setelah ini bapak bisa mempraktekkan cara berkenalan seperti yang saya
ajarkan tadi, mari kita masukan lagi cara berkenalan yang baik pada jadwal
kegiatan harian bapak ?
4. Kontrak yang akan datang
Topik : Bapak, besok kita bertemu lagi ya, untuk mengulang latihan
berkenalan dengan orang lain ?
Waktu : Besok pagi jam 10.00 ya pak ? setelah bapak selesai senam ?
Tempat : Tempatnya disini lagi ya pak ?
STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN

Hari / Tanggal : Selasa, 27 September 2016


Ruangan : Tenang Pria
Inisial Klien / No.RM : Tn.F /
Interaksi / SP : 8 (SP1)

1. Proses Keperawatan
a. Kondisi Klien
DS : Klien bicara tidak nyambung
DO : Klien nampak menghindari pembicaraan dengan waktu yang
lama
b. Diagnosa Keperawatan : Isolasi Sosial
c. Tujuan :
1) Membina hubungan saling percaya antara klien dan perawat
2) Klien mampu menyebutkan penyebab menarik diri
3) Klien mampu menyebutkan keuntungan berhubungan dengan orang
lain dan kerugian tidak berhubungan dengan orang lain
4) Klien dapat melaksanakan hubungan sosial secara bertahap
5) Klien mampu mengungkapkan perasaannya setelah berinteraksi
dengan orang lain
d. Intervensi
1) Mengidentifikasi penyebab isolasi klien
2) Berdiskusi dengan klien tentang keuntungan beriteraksi dengan orang
lain
3) Berdiskusi dengan klien tentang kerugian tidak berinteraksi dengan
orang lain
4) Mengajarkan klien cara berkenalan dengan klien lain dan perawat
5) Masukan pada jadwal kegiatan untuk latihan berkenalan

2. Proses pelaksaan tindakan


a. Tahap Orientasi
1) Salam Terapeutik
Assalamualaikum, Selamat pagi Pak ? Perkenalkan nama saya
Muhammad Khair, saya biasa dipangil Khair, nama Bapak siapa ?,
biasa dipanggil siapa ?
2) Evaluasi / Validasi
bagaimana perasaan Bapak pagi hari ini ?
3) Kontrak
Topik : Bapak, bagaimana kalau hari ini kita bercakap-cakap
tentang keluarga dan teman-teman Bapak?
Waktu : Bapak, kita bicaranya sebentar saja sekitar 10 menit
saya !
Tempat : Bapak, bagaimana kalau kita berbicara di kursi depan
saja ya pak ?

b. Fase Kerja
Siapa saja yang tiggal serumah dengan bapak ? siapa yang paling
dengan bapak ? siapa yang jarang berbicara dengan bapak ? apa yang
membuat bapak jarang bercakap-cakap dengannya ?
Apa yang bapak rasakan selama di rawat disini ? Siapa saja yang bapak
kenal diruangan ini ?
Menurut bapak, apa saja keuntungan kalau kita mempunyai teman ?,
Kalau kerugian dari tidak mempunyai teman apa saja pak ?, Kalau begitu
maukah bapak berteman dengan orang lain ?
Begini pak, untuk berkenalan dengan orang lain kita sebutkan kan dulu
nama kita dan nama panggilan kita, selanjutnya alamat dan hobi.
Sekarang saya akan mengajari bapak, cara berkenalan dengan orang
lain : nama saya Muhammad Khair, saya biasa dipanggil Khair, asal saya
dari dari Banjarmasin.
Selanjutnya bapak menanyakan nama orang yang kita ajak berkenalan
seperti ini pak : nama kamu siapa ? biasa dipanggil siapa ? asalnya dari
mana ?
Sekarang ayo bapak berkenalan dengan saya sesuai dengan yang saya
ajarkan tadi !
Iya pak, bagus sekali pak ? coba sekali lagi pak ?
Setelah bapak berkenalan dengan orang tersebut, bapak bisa
melanjutkan percakapan tentang keluarga, pekerjaan, dll.
c. Fase Terminasi
1) Evaluasi
Evaluasi Subjektif :Bagaimana perasaan bapak
setelahmengobrol dengan saya tadi ?
Evaluasi Objektif : Setelah kita berbicara tadi, Bapak bisa
menyebutkan keuntungan berkenalan dengan orang lain, dan
kerugian jika tidak mempunyai teman ? sebutkan juga cara
berkenalan.

3. Rencana tindak lanjut


Setelah ini bapak bisa mempraktekkan cara berkenalan seperti yang saya
ajarkan tadi, mari kita masukan lagi cara berkenalan yang baik pada jadwal
kegiatan harian bapak ?

4. Kontrak yang akan datang


Topik : Bapak, besok kita bertemu lagi ya, untuk mengulang latihan
berkenalan dengan orang lain ?
Waktu : Besok pagi jam 10.00 ya pak ? setelah bapak selesai senam ?
Tempat : Tempatnya disini lagi ya pak ?
STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN

Hari / Tanggal : Rabu, 28 September 2016


Ruangan : Tenang Pria
Inisial Klien / No.RM : Tn.F /
Interaksi / SP : 9 (SP1)

1. Proses Keperawatan
a. Kondisi Klien
DS : Klien bicara tidak nyambung
DO : Klien nampak menghindari pembicaraan dengan waktu yang
lama
b. Diagnosa Keperawatan : Isolasi Sosial
c. Tujuan :
1) Membina hubungan saling percaya antara klien dan perawat
2) Klien mampu menyebutkan penyebab menarik diri
3) Klien mampu menyebutkan keuntungan berhubungan dengan orang
lain dan kerugian tidak berhubungan dengan orang lain
4) Klien dapat melaksanakan hubungan sosial secara bertahap
5) Klien mampu mengungkapkan perasaannya setelah berinteraksi
dengan orang lain
d. Intervensi
1) Mengidentifikasi penyebab isolasi klien
2) Berdiskusi dengan klien tentang keuntungan beriteraksi dengan orang
lain
3) Berdiskusi dengan klien tentang kerugian tidak berinteraksi dengan
orang lain
4) Mengajarkan klien cara berkenalan dengan klien lain dan perawat
5) Masukan pada jadwal kegiatan untuk latihan berkenalan

2. Proses pelaksaan tindakan


a. Tahap Orientasi
1) Salam Terapeutik
Assalamualaikum, Selamat pagi Pak ? Perkenalkan nama saya
Muhammad Khair, saya biasa dipangil Khair, nama Bapak siapa ?,
biasa dipanggil siapa ?
2) Evaluasi / Validasi
Bagaimana perasaan Bapak pagi hari ini ?
3) Kontrak
Topik : Bapak, bagaimana kalau hari ini kita bercakap-cakap
tentang keluarga dan teman-teman Bapak?
Waktu : Bapak, kita bicaranya sebentar saja sekitar 10 menit
saya !
Tempat: Bapak, bagaimana kalu kita berbicara di kursi depan
saja ya pak ?

b. Fase Kerja
Siapa saja yang tiggal serumah dengan bapak ? siapa yang paling
dengan bapak ? siapa yang jarang berbicara dengan bapak ? apa yang
membuat bapak jarang bercakap-cakap dengannya ?
Apa yang bapak rasakan selama di rawat disini ? Siapa saja yang bapak
kenal diruangan ini ?
Menurut bapak, apa saja keuntungan kalau kita mempunyai teman ?,
Kalau kerugian dari tidak mempunyai teman apa saja pak ?, Kalau begitu
maukah bapak berteman dengan orang lain ?
Begini pak, untuk berkenalan dengan orang lain kita sebutkan kan dulu
nama kita dan nama panggilan kita, selanjutnya alamat dan hobi.
Sekarang saya akan mengajari bapak, cara berkenalan dengan orang lain
: nama saya Muhammad Khair, saya biasa dipanggil Khair, asal saya dari
dari Banjarmasin.
Selanjutnya bapak menanyakan nama orang yang kita ajak berkenalan
seperti ini pak : nama kamu siapa ? biasa dipanggil siapa ? asalnya dari
mana ?
Sekarang ayo bapak berkenalan dengan saya sesuai dengan yang saya
ajarkan tadi !
Iya pak, bagus sekali pak ? coba sekali lagi pak ?
Setelah bapak berkenalan dengan orang tersebut, bapak bisa
melanjutkan percakapan tentang keluarga, pekerjaan, dll.

c. Fase Terminasi
1) Evaluasi
Evaluasi Subjektif : Bagaimana perasaan bapak setelah
mengobrol dengan saya tadi ?
Evaluasi Objektif : Setelah kita berbicara tadi, Bapak bisa
menyebutkan keuntungan berkenalan dengan orang lain, dan
kerugian jika tidak mempunyai teman ? sebutkan juga cara
berkenalan.

4. Rencana tindak lanjut


Setelah ini bapak bisa mempraktekkan cara berkenalan seperti yang saya
ajarkan tadi, mari kita masukan lagi cara berkenalan yang baik pada jadwal
kegiatan harian bapak ?

5. Kontrak yang akan datang


Topik : Bapak, besok kita bertemu lagi ya, untuk mengulang latihan
berkenalan dengan orang lain ?
Waktu : Besok pagi jam 10.00 ya pak ? setelah bapak selesai senam ?
Tempat : Tempatnya disini saja ya pak ?
STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN

Hari / Tanggal : Kamis, 29 September 2016


Ruangan : Tenang Pria
Inisial Klien / No.RM : Tn.F /
Interaksi / SP : 10 (SP1)

1. Proses Keperawatan
a. Kondisi Klien
DS : Klien bicara tidak nyambung
DO : Klien nampak menghindari pembicaraan dengan waktu yang
lama
b. Diagnosa Keperawatan : Isolasi Sosial
c. Tujuan :
1) Membina hubungan saling percaya antara klien dan perawat
2) Klien mampu menyebutkan penyebab menarik diri
3) Klien mampu menyebutkan keuntungan berhubungan dengan orang
lain dan kerugian tidak berhubungan dengan orang lain
4) Klien dapat melaksanakan hubungan sosial secara bertahap
5) Klien mampu mengungkapkan perasaannya setelah berinteraksi
dengan orang lain
d. Intervensi
1) Mengidentifikasi penyebab isolasi klien
2) Berdiskusi dengan klien tentang keuntungan beriteraksi dengan orang
lain
3) Berdiskusi dengan klien tentang kerugian tidak berinteraksi dengan
orang lain
4) Mengajarkan klien cara berkenalan dengan klien lain dan perawat
5) Masukan pada jadwal kegiatan untuk latihan berkenalan

2. Proses pelaksaan tindakan


a. Tahap Orientasi
1) Salam Terapeutik
Assalamualaikum, Selamat pagi Pak ? Perkenalkan nama saya
Muhammad Khair, saya biasa dipangil Khair, nama Bapak siapa ?,
biasa dipanggil siapa ?
2) Evaluasi / Validasi
Bagaimana perasaan Bapak pagi hari ini ?
3) Kontrak
Topik : Bapak, bagaimana kalau hari ini kita bercakap-cakap
tentang keluarga dan teman-teman Bapak?
Waktu : Bapak, kita bicaranya sebentar saja sekitar 10 menit
saya !
Tempat: Bapak, bagaimana kalau kita berbicara di kursi depan
saja ya pak ?

c. Fase Kerja
Siapa saja yang tiggal serumah dengan bapak ? siapa yang paling
dengan bapak ? siapa yang jarang berbicara dengan bapak ? apa yang
membuat bapak jarang bercakap-cakap dengannya ?
Apa yang bapak rasakan selama di rawat disini ? Siapa saja yang bapak
kenal diruangan ini ?
Menurut bapak, apa saja keuntungan kalau kita mempunyai teman ?,
Kalau kerugian dari tidak mempunyai teman apa saja pak ?, Kalau begitu
maukah bapak berteman dengan orang lain ?
Begini pak, untuk berkenalan dengan orang lain kita sebutkan kan dulu
nama kita dan nama panggilan kita, selanjutnya alamat dan hobi.
Sekarang saya akan mengajari bapak, cara berkenalan dengan orang lain
: nama saya Muhammad Khair, saya biasa dipanggil Khair, asal saya dari
dari Banjarmasin.
Selanjutnya bapak menanyakan nama orang yang kita ajak berkenalan
seperti ini pak : nama kamu siapa ? biasa dipanggil siapa ? asalnya dari
mana ?
Sekarang ayo bapak berkenalan dengan saya sesuai dengan yang saya
ajarkan tadi !
Iya pak, bagus sekali pak ? coba sekali lagi pak ?
Setelah bapak berkenalan dengan orang tersebut, bapak bisa
melanjutkan percakapan tentang keluarga, pekerjaan, dll.

d. Fase Terminasi
a. Evaluasi
Evaluasi Subjektif : Bagaimana perasaan bapak setelah
mengobrol dengan saya tadi ?
Evaluasi Objektif : Setelah kita berbicara tadi, Bapak bisa
menyebutkan keuntungan berkenalan dengan orang lain, dan
kerugian jika tidak mempunyai teman ? sebutkan juga cara
berkenalan.

4. Rencana tindak lanjut


Setelah ini bapak bisa mempraktekkan cara berkenalan seperti yang
saya ajarkan tadi, mari kita masukan lagi cara berkenalan yang baik
pada jadwal kegiatan harian bapak ?

5. Kontrak yang akan datang


Topik : Bapak, besok kita bertemu lagi ya, untuk
mengulang latihan berkenalan dengan orang lain ?
Waktu : Besok pagi jam 10.00 ya pak ? setelah bapak
selesai senam ?
Tempat: Tempatnya disi saja ya pak ?
STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN

Hari / Tanggal : Jumat, 30 September 2016


Ruangan : Tenang Pria
Inisial Klien / No.RM : Tn.F /
Interaksi / SP : 11 (SP1)

1. Proses Keperawatan
a. Kondisi Klien
DS : Klien bicara tidak nyambung
DO : Klien nampak menghindari pembicaraan dengan waktu yang
lama
b. Diagnosa Keperawatan : Isolasi Sosial
c. Tujuan :
1) Membina hubungan saling percaya antara klien dan perawat
2) Klien mampu menyebutkan penyebab menarik diri
3) Klien mampu menyebutkan keuntungan berhubungan dengan orang
lain dan kerugian tidak berhubungan dengan orang lain
4) Klien dapat melaksanakan hubungan sosial secara bertahap
5) Klien mampu mengungkapkan perasaannya setelah berinteraksi
dengan orang lain
d. Intervensi
1) Mengidentifikasi penyebab isolasi klien
2) Berdiskusi dengan klien tentang keuntungan beriteraksi dengan orang
lain
3) Berdiskusi dengan klien tentang kerugian tidak berinteraksi dengan
orang lain
4) Mengajarkan klien cara berkenalan dengan klien lain dan perawat
5) Masukan pada jadwal kegiatan untuk latihan berkenalan

2. Proses pelaksaan tindakan


a. Tahap Orientasi
1) Salam Terapeutik
Assalamualaikum, Selamat pagi Pak ? Perkenalkan nama saya
Muhammad Khair, saya biasa dipangil Khair, nama Bapak siapa ?,
biasa dipanggil siapa ?
2) Evaluasi / Validasi
Bagaimana perasaan Bapak pagi hari ini ?
3) Kontrak
Topik : Bapak, bagaimana kalau hari ini kita bercakap-cakap
tentang keluarga dan teman-teman Bapak?
Waktu : Bapak, kita bicaranya sebentar saja sekitar 10 menit
saya !
Tempat: Bapak, bagaimana kalau kita berbicara di kursi depan
saja ya pak ?

b. Fase Kerja
Siapa saja yang tiggal serumah dengan bapak ? siapa yang paling
dengan bapak ? siapa yang jarang berbicara dengan bapak ? apa yang
membuat bapak jarang bercakap-cakap dengannya ?
Apa yang bapak rasakan selama di rawat disini ? Siapa saja yang bapak
kenal diruangan ini ?
Menurut bapak, apa saja keuntungan kalau kita mempunyai teman ?,
Kalau kerugian dari tidak mempunyai teman apa saja pak ?, Kalau begitu
maukah bapak berteman dengan orang lain ?
Begini pak, untuk berkenalan dengan orang lain kita sebutkan kan dulu
nama kita dan nama panggilan kita, selanjutnya alamat dan hobi.
Sekarang saya akan mengajari bapak, cara berkenalan dengan orang lain
: nama saya Muhammad Khair, saya biasa dipanggil Khair, asal saya dari
dari Banjarmasin.
Selanjutnya bapak menanyakan nama orang yang kita ajak berkenalan
seperti ini pak : nama kamu siapa ? biasa dipanggil siapa ? asalnya dari
mana ?
Sekarang ayo bapak berkenalan dengan saya sesuai dengan yang saya
ajarkan tadi !
Iya pak, bagus sekali pak ? coba sekali lagi pak ?
Setelah bapak berkenalan dengan orang tersebut, bapak bisa
melanjutkan percakapan tentang keluarga, pekerjaan, dll.

c. Fase Terminasi
1) Evaluasi
Evaluasi Subjektif : Bagaimana perasaan bapak setelah
mengobrol dengan saya tadi ?
Evaluasi Objektif : Setelah kita berbicara tadi, Bapak bisa
menyebutkan keuntungan berkenalan dengan orang lain, dan
kerugian jika tidak mempunyai teman ? sebutkan juga cara
berkenalan.

4. Rencana tindak lanjut


Setelah ini bapak bisa mempraktekkan cara berkenalan seperti yang
saya ajarkan tadi, mari kita masukan lagi cara berkenalan yang baik
pada jadwal kegiatan harian bapak ?

5. Kontrak yang akan datang


Topik : Bapak, besok kita bertemu lagi ya, untuk
mengulang latihan berkenalan dengan orang lain ?
Waktu : Besok pagi jam 10.00 ya pak ? setelah bapak
selesai senam ?
Tempat: Tempatnya disni saja lagi ya pak ?
STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN

Hari / Tanggal : Sabtu, 1Oktober 2016


Ruangan : Tenang Pria
Inisial Klien / No.RM : Tn.F /
Interaksi / SP : 12 (SP1)

1. Proses Keperawatan
a. Kondisi Klien
DS : Klien bicara tidak nyambung
DO : Klien nampak menghindari pembicaraan dengan waktu yang
lama
b. Diagnosa Keperawatan : Isolasi Sosial
c. Tujuan :
1) Membina hubungan saling percaya antara klien dan perawat
2) Klien mampu menyebutkan penyebab menarik diri
3) Klien mampu menyebutkan keuntungan berhubungan dengan orang
lain dan kerugian tidak berhubungan dengan orang lain
4) Klien dapat melaksanakan hubungan sosial secara bertahap
5) Klien mampu mengungkapkan perasaannya setelah berinteraksi
dengan orang lain
d. Intervensi
1) Mengidentifikasi penyebab isolasi klien
2) Berdiskusi dengan klien tentang keuntungan beriteraksi dengan orang
lain
3) Berdiskusi dengan klien tentang kerugian tidak berinteraksi dengan
orang lain
4) Mengajarkan klien cara berkenalan dengan klien lain dan perawat
5) Masukan pada jadwal kegiatan untuk latihan berkenalan

2. Proses pelaksaan tindakan


a. Tahap Orientasi
1) Salam Terapeutik
Assalamualaikum, Selamat pagi Pak ? Perkenalkan nama saya
Muhammad Khair, saya biasa dipangil Khair, nama Bapak siapa ?,
biasa dipanggil siapa ?
2) Evaluasi / Validasi
Bagaimana perasaan Bapak pagi hari ini ?
3) Kontrak
Topik : Bapak, bagaimana kalau hari ini kita bercakap-cakap
tentang keluarga dan teman-teman Bapak?
Waktu : Bapak, kita bicaranya sebentar saja sekitar 10 menit !
Tempat : Bapak, bagaimana kalau kita berbicara di kursi depan
saja ya pak ?

c. Fase Kerja
Siapa saja yang tiggal serumah dengan bapak ? siapa yang paling
dengan bapak ? siapa yang jarang berbicara dengan bapak ? apa yang
membuat bapak jarang bercakap-cakap dengannya ?
Apa yang bapak rasakan selama di rawat disini ? Siapa saja yang bapak
kenal diruangan ini ?
Menurut bapak, apa saja keuntungan kalau kita mempunyai teman ?,
Kalau kerugian dari tidak mempunyai teman apa saja pak ?, Kalau begitu
maukah bapak berteman dengan orang lain ?
Begini pak, untuk berkenalan dengan orang lain kita sebutkan kan dulu
nama kita dan nama panggilan kita, selanjutnya alamat dan hobi.
Sekarang saya akan mengajari bapak, cara berkenalan dengan orang lain
: nama saya Muhammad Khair, saya biasa dipanggil Khair, asal saya dari
dari Banjarmasin.
Selanjutnya bapak menanyakan nama orang yang kita ajak berkenalan
seperti ini pak : nama kamu siapa ? biasa dipanggil siapa ? asalnya dari
mana ?
Sekarang ayo bapak berkenalan dengan saya sesuai dengan yang saya
ajarkan tadi !
Iya pak, bagus sekali pak ? coba sekali lagi pak ?
Setelah bapak berkenalan dengan orang tersebut, bapak bisa
melanjutkan percakapan tentang keluarga, pekerjaan, dll.

d. Fase Terminasi
1) Evaluasi
Evaluasi Subjektif : Bagaimana perasaan bapak setelah
mengobrol dengan saya tadi ?
Evaluasi Objektif : Setelah kita berbicara tadi, Bapak bisa
menyebutkan keuntungan berkenalan dengan orang lain, dan
kerugian jika tidak mempunyai teman ? sebutkan juga cara
berkenalan.

4. Rencana tindak lanjut


Setelah ini bapak bisa mempraktekkan cara berkenalan seperti yang saya
ajarkan tadi, mari kita masukan lagi cara berkenalan yang baik pada jadwal
kegiatan harian bapak ?

5. Kontrak yang akan datang


Topik : Bapak, besok kita bertemu lagi ya, untuk mengulang latihan
berkenalan dengan orang lain ?
Waktu : Besok pagi jam 10.00 ya pak ? setelah bapak selesai senam ?
Tempat: Tempatnya disini lagi ya pak ?
STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN

Hari / Tanggal : senin, 3Okteber 2016


Ruangan : Tenang Pria
Inisial Klien / No.RM : Tn.F /
Interaksi / SP : 13 (SP1)

1. Proses Keperawatan
a. Kondisi Klien
DS : Klien bicara tidak nyambung
DO : Klien nampak menghindari pembicaraan dengan waktu yang
lama
b. Diagnosa Keperawatan : Isolasi Sosial
c. Tujuan :
1) Membina hubungan saling percaya antara klien dan perawat
2) Klien mampu menyebutkan penyebab menarik diri
3) Klien mampu menyebutkan keuntungan berhubungan dengan orang
lain dan kerugian tidak berhubungan dengan orang lain
4) Klien dapat melaksanakan hubungan sosial secara bertahap
5) Klien mampu mengungkapkan perasaannya setelah berinteraksi
dengan orang lain
d. Intervensi
1) Mengidentifikasi penyebab isolasi klien
2) Berdiskusi dengan klien tentang keuntungan beriteraksi dengan orang
lain
3) Berdiskusi dengan klien tentang kerugian tidak berinteraksi dengan
orang lain
4) Mengajarkan klien cara berkenalan dengan klien lain dan perawat
5) Masukan pada jadwal kegiatan untuk latihan berkenalan

2. Proses pelaksaan tindakan


a. Tahap Orientasi
1) Salam Terapeutik
Assalamualaikum, Selamat pagi Pak ? Perkenalkan nama saya
Muhammad Khair, saya biasa dipangil Khair, nama Bapak siapa ?,
biasa dipanggil siapa ?
2) Evaluasi / Validasi
Bagaimana perasaan Bapak pagi hari ini ?
3) Kontrak
Topik : Bapak, bagaimana kalau hari ini kita bercakap-cakap
tentang keluarga dan teman-teman Bapak?
Waktu : Bapak, kita bicaranya sebentar saja sekitar 10 menit !
Tempat : Bapak, bagaimana kalau kita berbicara di kursi luar saja
ya pak ?

b. Fase Kerja
Siapa saja yang tiggal serumah dengan bapak ? siapa yang paling
dengan bapak ? siapa yang jarang berbicara dengan bapak ? apa yang
membuat bapak jarang bercakap-cakap dengannya ?
Apa yang bapak rasakan selama di rawat disini ? Siapa saja yang bapak
kenal diruangan ini ?
Menurut bapak, apa saja keuntungan kalau kita mempunyai teman ?,
Kalau kerugian dari tidak mempunyai teman apa saja pak ?, Kalau begitu
maukah bapak berteman dengan orang lain ?
Begini pak, untuk berkenalan dengan orang lain kita sebutkan kan dulu
nama kita dan nama panggilan kita, selanjutnya alamat dan hobi.
Sekarang saya akan mengajari bapak, cara berkenalan dengan orang lain
: nama saya Muhammad Khair, saya biasa dipanggil Khair, asal saya dari
dari Banjarmasin.
Selanjutnya bapak menanyakan nama orang yang kita ajak berkenalan
seperti ini pak : nama kamu siapa ? biasa dipanggil siapa ? asalnya dari
mana ?
Sekarang ayo bapak berkenalan dengan saya sesuai dengan yang saya
ajarkan tadi !
Iya pak, bagus sekali pak ? coba sekali lagi pak ?
Setelah bapak berkenalan dengan orang tersebut, bapak bisa
melanjutkan percakapan tentang keluarga, pekerjaan, dll.

c. Fase Terminasi
1) Evaluasi
Evaluasi Subjektif : Bagaimana perasaan bapak setelah
mengobrol dengan saya tadi ?
Evaluasi Objektif : Setelah kita berbicara tadi, Bapak bisa
menyebutkan keuntungan berkenalan dengan orang lain, dan
kerugian jika tidak mempunyai teman ? sebutkan juga cara
berkenalan.

4. Rencana tindak lanjut


Setelah ini bapak bisa mempraktekkan cara berkenalan seperti yang
saya ajarkan tadi, mari kita masukan lagi cara berkenalan yang baik
pada jadwal kegiatan harian bapak ?
5. Kontrak yang akan datang
Topik : Bapak, besok kita bertemu lagi ya, untuk
mengulang latihan berkenalan dengan orang lain ?
Waktu : Besok pagi jam 10.00 ya pak ? setelah bapak
selesai senam ?
Tempat: Tempatnya disini saja lagi ya pak ?
STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN

Hari / Tanggal : Selasa, 4 Okteber 2016


Ruangan : Tenang Pria
Inisial Klien / No.RM : Tn.F /
Interaksi / SP : 14 (SP1)

1. Proses Keperawatan
a. Kondisi Klien
DS : Klien bicara tidak nyambung
DO : Klien nampak menghindari pembicaraan dengan waktu yang
lama
b. Diagnosa Keperawatan : Isolasi Sosial
c. Tujuan :
1) Membina hubungan saling percaya antara klien dan perawat
2) Klien mampu menyebutkan penyebab menarik diri
3) Klien mampu menyebutkan keuntungan berhubungan dengan orang
lain dan kerugian tidak berhubungan dengan orang lain
4) Klien dapat melaksanakan hubungan sosial secara bertahap
5) Klien mampu mengungkapkan perasaannya setelah berinteraksi
dengan orang lain
d. Intervensi
1) Mengidentifikasi penyebab isolasi klien
2) Berdiskusi dengan klien tentang keuntungan beriteraksi dengan orang
lain
3) Berdiskusi dengan klien tentang kerugian tidak berinteraksi dengan
orang lain
4) Mengajarkan klien cara berkenalan dengan klien lain dan perawat
5) Masukan pada jadwal kegiatan untuk latihan berkenalan

2. Proses pelaksaan tindakan


a. Tahap Orientasi
1) Salam Terapeutik
Assalamualaikum, Selamat pagi Pak ? Perkenalkan nama saya
Muhammad Khair, saya biasa dipangil Khair, nama Bapak siapa ?,
biasa dipanggil siapa ?
2) Evaluasi / Validasi
Bagaimana perasaan Bapak pagi hari ini ?
3) Kontrak
Topik : Bapak, bagaimana kalau hari ini kita bercakap-cakap
tentang keluarga dan teman-teman Bapak?
Waktu : Bapak, kita bicaranya sebentar saja sekitar 10 menit !
Tempat: Bapak, bagaiamana kalau kita berbicara di kursi depan
saja ya pak ?

b. Fase Kerja
Siapa saja yang tiggal serumah dengan bapak ? siapa yang paling
dengan bapak ? siapa yang jarang berbicara dengan bapak ? apa yang
membuat bapak jarang bercakap-cakap dengannya ?
Apa yang bapak rasakan selama di rawat disini ? Siapa saja yang bapak
kenal diruangan ini ?
Menurut bapak, apa saja keuntungan kalau kita mempunyai teman ?,
Kalau kerugian dari tidak mempunyai teman apa saja pak ?, Kalau begitu
maukah bapak berteman dengan orang lain ?
Begini pak, untuk berkenalan dengan orang lain kita sebutkan kan dulu
nama kita dan nama panggilan kita, selanjutnya alamat dan hobi.
Sekarang saya akan mengajari bapak, cara berkenalan dengan orang lain
: nama saya Muhammad Khair, saya biasa dipanggil Khair, asal saya dari
dari Banjarmasin.
Selanjutnya bapak menanyakan nama orang yang kita ajak berkenalan
seperti ini pak : nama kamu siapa ? biasa dipanggil siapa ? asalnya dari
mana ?
Sekarang ayo bapak berkenalan dengan saya sesuai dengan yang saya
ajarkan tadi !
Iya pak, bagus sekali pak ? coba sekali lagi pak ?
Setelah bapak berkenalan dengan orang tersebut, bapak bisa
melanjutkan percakapan tentang keluarga, pekerjaan, dll.

c. Fase Terminasi
1) Evaluasi
Evaluasi Subjektif : Bagaimana perasaan bapak setelah
mengobrol dengan saya tadi ?
Evaluasi Objektif : Setelah kita berbicara tadi, Bapak bisa
menyebutkan keuntungan berkenalan dengan orang lain, dan
kerugian jika tidak mempunyai teman ? sebutkan juga cara
berkenalan.

4. Rencana tindak lanjut


Setelah ini bapak bisa mempraktekkan cara berkenalan seperti yang
saya ajarkan tadi, mari kita masukan lagi cara berkenalan yang baik
pada jadwal kegiatan harian bapak ?
5. Kontrak yang akan datang
Topik : Bapak, besok kita bertemu lagi ya, untuk
mengulang latihan berkenalan dengan orang lain ?
Waktu : Besok pagi jam 10.00 ya pak ? setelah bapak
selesai senam ?
Tempat: Tempatnya disini lagi saja ya pak ?
STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN

Hari / Tanggal : Rabu, 5 Okteber 2016


Ruangan : Tenang Pria
Inisial Klien / No.RM : Tn.F /
Interaksi / SP : 15 (SP1)

1. Proses Keperawatan
a. Kondisi Klien
DS : Klien bicara tidak nyambung
DO : Klien nampak menghindari pembicaraan dengan waktu yang
lama
b. Diagnosa Keperawatan : Isolasi Sosial
c. Tujuan :
1) Membina hubungan saling percaya antara klien dan perawat
2) Klien mampu menyebutkan penyebab menarik diri
3) Klien mampu menyebutkan keuntungan berhubungan dengan orang
lain dan kerugian tidak berhubungan dengan orang lain
4) Klien dapat melaksanakan hubungan sosial secara bertahap
5) Klien mampu mengungkapkan perasaannya setelah berinteraksi
dengan orang lain
d. Intervensi
1) Mengidentifikasi penyebab isolasi klien
2) Berdiskusi dengan klien tentang keuntungan beriteraksi dengan orang
lain
3) Berdiskusi dengan klien tentang kerugian tidak berinteraksi dengan
orang lain
4) Mengajarkan klien cara berkenalan dengan klien lain dan perawat
5) Masukan pada jadwal kegiatan untuk latihan berkenalan

2. Proses pelaksaan tindakan


a. Tahap Orientasi
1) Salam Terapeutik
Assalamualaikum, Selamat pagi Pak ? Perkenalkan nama saya
Muhammad Khair, saya biasa dipangil Khair, nama Bapak siapa ?,
biasa dipanggil siapa ?
2) Evaluasi / Validasi
Bagaimana perasaan Bapak pagi hari ini ?
3) Kontrak
Topik : Bapak, bagaimana kalau hari ini kita bercakap-cakap
tentang keluarga dan teman-teman Bapak?
Waktu : Bapak, kita bicaranya sebentar saja sekitar 10 menit!
Tempat: Bapak, bagaimana kalau kita berbicara di kursi depan
saja ya pak ?

b. Fase Kerja
Siapa saja yang tiggal serumah dengan bapak ? siapa yang paling
dengan bapak ? siapa yang jarang berbicara dengan bapak ? apa yang
membuat bapak jarang bercakap-cakap dengannya ?
Apa yang bapak rasakan selama di rawat disini ? Siapa saja yang bapak
kenal diruangan ini ?
Menurut bapak, apa saja keuntungan kalau kita mempunyai teman ?,
Kalau kerugian dari tidak mempunyai teman apa saja pak ?, Kalau begitu
maukah bapak berteman dengan orang lain ?
Begini pak, untuk berkenalan dengan orang lain kita sebutkan kan dulu
nama kita dan nama panggilan kita, selanjutnya alamat dan hobi.
Sekarang saya akan mengajari bapak, cara berkenalan dengan orang lain
: nama saya Muhammad Khair, saya biasa dipanggil Khair, asal saya dari
dari Banjarmasin.
Selanjutnya bapak menanyakan nama orang yang kita ajak berkenalan
seperti ini pak : nama kamu siapa ? biasa dipanggil siapa ? asalnya dari
mana ?
Sekarang ayo bapak berkenalan dengan saya sesuai dengan yang saya
ajarkan tadi !
Iya pak, bagus sekali pak ? coba sekali lagi pak ?
Setelah bapak berkenalan dengan orang tersebut, bapak bisa
melanjutkan percakapan tentang keluarga, pekerjaan, dll.

c. Fase Terminasi
1) Evaluasi
Evaluasi Subjektif : Bagaimana perasaan bapak setelah
mengobrol dengan saya tadi ?
Evaluasi Objektif : Setelah kita berbicara tadi, Bapak bisa
menyebutkan keuntungan berkenalan dengan orang lain, dan
kerugian jika tidak mempunyai teman ? sebutkan juga cara
berkenalan.

4. Rencana tindak lanjut


Setelah ini bapak bisa mempraktekkan cara berkenalan seperti yang
saya ajarkan tadi, mari kita masukan lagi cara berkenalan yang baik
pada jadwal kegiatan harian bapak ?

5. Kontrak yang akan datang


Topik : Bapak, besok kita bertemu lagi ya, untuk
mengulang latihan berkenalan dengan orang lain ?
Waktu : Besok pagi jam 10.00 ya pak ? setelah bapak
selesai senam ?
Tempat: Tempatnya disini lagi saja ya pak ?