Anda di halaman 1dari 4

7 Keajaiban Dunia Menurut Islam

oleh TEMPATNYA INFO UNIK DAN MENARIK pada 28 November 2011 jam 14:59

1. Hewan Berbicara di Akhir Zaman

Maha suci Allah yang telah membuat segala sesuatunya berbicara sesuai dengan yang Ia
kehendaki. Termasuk dari tanda-tanda kekuasaanya adalah ketika terjadi hari kiamat akan
muncul hewan melata yang akan berbicara kepada manusia sebagaimana yang tercantum dalam
Al-Quran, surah An-Naml ayat 82,

Dan apabila perkataan telah jatuh atas mereka, kami keluarkan sejenis binatang melata dari
bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa Sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin
kepada ayat-ayat Kami.

Mufassir Negeri Syam, Abul Fida Ibnu Katsir Ad-Dimasyqiy berkomentar tentang ayat di atas,
Hewan ini akan keluar diakhir zaman ketika rusaknya manusia, dan mulai meninggalkan
perintah-perintah Allah, dan ketika mereka telah mengganti agama Allah. Maka Allah
mengeluarkan ke hadapan mereka hewan bumi. Konon kabarnya, dari Makkah, atau yang
lainnya sebagaimana akan datang perinciannya. Hewan ini akan berbicara dengan manusia
tentang hal itu.[Lihat Tafsir Ibnu Katsir (3/498)]

Hewan aneh yang berbicara ini akan keluar di akhir zaman sebagai tanda akan datangnya kiamat
dalam waktu yang dekat. Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam- bersabda,

Sesungguhnya tak akan tegak hari kiamat, sehingga kalian akan melihat sebelumnya 10 tanda-
tanda kiamat: Gempa di Timur, gempa di barat, gempa di Jazirah Arab, Asap, Dajjal, hewan
bumi, Yajuj & Majuj, terbitnya matahari dari arah barat, dan api yang keluar dari jurang Aden,
akan menggiring manusia. [HR. Muslim dalam Shohih-nya (2901), Abu Dawud dalam Sunan-
nya (4311), At-Tirmidziy dalam Sunan-nya (2183), dan Ibnu Majah dalam Sunan-nya (4041)]

2. Pohon Kurma yang Menangis

Adanya pohon kurma yang menangis ini terjadi di zaman Rasulullah -Shollallahu alaihi
wasallam- , mengapa sampai pohon ini menangis? Kisahnya, Jabir bin Abdillah-radhiyallahu
anhu- bertutur,

Jabir bin Abdillah -radhiyallahu anhu- berkata: Adalah dahulu Rasulullah -Shollallahu alaihi
wasallam- berdiri (berkhutbah) di atas sebatang kurma, maka tatkala diletakkan mimbar baginya,
kami mendengar sebuah suara seperti suara unta dari pohon kurma tersebut hingga Rasulullah
-Shollallahu alaihi wasallam- turun kemudian beliau meletakkan tangannya di atas batang
pohon kurma tersebut .[HR.Al-Bukhariy dalam Shohih-nya (876)]

Ibnu Umar-radhiyallahu anhu- berkata,


Dulu Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam- berkhuthbah pada batang kurma. Tatkala beliau telah
membuat mimbar, maka beliau berpindah ke mimbar itu. Batang korma itu pun merintih. Maka
Nabi -Shollallahu alaihi wasallam- mendatanginya sambil mengeluskan tangannya pada batang
korma itu (untuk menenangkannya). [HR. Al-Bukhoriy dalam Shohih-nya (3390), dan At-
Tirmidziy dalam Sunan-nya (505)]

3. Untaian Salam Batu Aneh

Mungkin kalau seekor burung yang pandai mengucapkan salam adalah perkara yang sering kita
jumpai. Tapi bagaimana jika sebuah batu yang mengucapkan salam. Sebagai seorang hamba
Allah yang mengimani Rasul-Nya, tentunya dia akan membenarkan seluruh apa yang
disampaikan oleh Rasul-Nya, seperti pemberitahuan beliau kepada para sahabatnya bahwa ada
sebuah batu di Mekah yang pernah mengucapkan salam kepada beliau sebagaimana dalam
sabdanya,

Dari Jabir bin Samurah dia berkata, Rasulullah -Shollallahu alaihi wasallam- bersabda,
Sesungguhnya aku mengetahui sebuah batu di Mekah yang mengucapkan salam kepadaku
sebelum aku diutus, sesungguhnya aku mengetahuinya sekarang.[HR.Muslim dalam Shohih-
nya (1782)].

4. Pengaduan Seekor Onta

Manusia adalah makhluk yang memiliki perasaan. Dari perasaan itu timbullah rasa cinta dan
kasih sayang di antara mereka. Akan tetapi ketahuilah, bukan hanya manusia saja yang memiliki
perasaan, bahkan hewan pun memilikinya. Oleh karena itu sangat disesalkan jika ada manusia
yang tidak memiliki perasaan yang membuat dirinya lebih rendah daripada hewan. Pernah ada
seekor unta yang mengadu kepada Rasulullah -Shollallahu alaihi wasallam- mengungkapkan
perasaannya.

Abdullah bin Jafar-radhiyallahu anhu- berkata, Pada suatu hari Rasulullah -Shallallahu alaihi
wasallam- pernah memboncengku dibelakangnya, kemudian beliau membisikkan tentang sesuatu
yang tidak akan kuceritakan kepada seseorang di antara manusia. Sesuatu yang paling beliau
senangi untuk dijadikan pelindung untuk buang hajatnya adalah gundukan tanah atau kumpulan
batang kurma. lalu beliau masuk kedalam kebun laki-laki Anshar. Tiba tiba ada seekor onta.
Tatkala Nabi -Shallallahu alaihi wasallam- melihatnya, maka onta itu merintih dan bercucuran
air matanya. Lalu Nabi -Shallallahu alaihi wasallam- mendatanginya seraya mengusap dari
perutnya sampai ke punuknya dan tulang telinganya, maka tenanglah onta itu. Kemudian beliau
bersabda, Siapakah pemilik onta ini, Onta ini milik siapa? Lalu datanglah seorang pemuda
Anshar seraya berkata, Onta itu milikku, wahai Rasulullah.

Maka Nabi -Shallallahu alaihi wasallam- bersabda,

Tidakkah engkau bertakwa kepada Allah dalam binatang ini, yang telah dijadikan sebagai
milikmu oleh Allah, karena ia (binatang ini) telah mengadu kepadaku bahwa engkau telah
membuatnya letih dan lapar. [HR. Abu Dawud dalam As-Sunan (1/400), Al-Hakim dalam Al-
Mustadrak (2/99-100), Ahmad dalam Al-Musnad (1/204-205), Abu Yala dalam Al-Musnad
(3/8/1), Al-Baihaqiy dalam Ad-Dalail (6/26), dan Ibnu Asakir dalam Tarikh Dimasyqa (9/28/1).
Lihat Ash-Shahihah (20)]

5. Kesaksian Kambing Panggang

Kalau binatang yang masih hidup bisa berbicara adalah perkara yang ajaib, maka tentunya lebih
ajaib lagi kalau ada seekor kambing panggang yang berbicara. Ini memang aneh, akan tetapi
nyata. Kisah kambing panggang yang berbicara ini terdapat dalam hadits berikut:

Abu Hurairah-radhiyallahu anhu- berkata,

Rasulullah -Shollallahu alaihi wasallam- menerima hadiah, dan tak mau makan shodaqoh.
Maka ada seorang wanita Yahudi di Khoibar yang menghadiahkan kepada beliau kambing
panggang yang telah diberi racun. Lalu Rasulullah -Shallallahu alaihi wa sallam- pun memakan
sebagian kambing itu, dan kaum (sahabat) juga makan. Maka Nabi -Shallallahu alaihi wa
sallam- bersabda, Angkatlah tangan kalian, karena kambing panggang ini mengabarkan
kepadaku bahwa dia beracun. Lalu meninggallah Bisyr bin Al-Baro bin MArur Al-Anshoriy.
Maka Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam- mengirim (utusan membawa surat), Apa yang
mendorongmu untuk melakukan hal itu? Wanita itu menjawab, Jika engkau adalah seorang
nabi, maka apa yang aku telah lakukan tak akan membahayakan dirimu. Jika engkau adalah
seorang raja, maka aku telah melepaskan manusia darimu. Kemudian Rasulullah -Shallallahu
alaihi wa sallam- memerintahkan untuk membunuh wanita itu, maka ia pun dibunuh. Nabi
-Shallallahu alaihi wa sallam- bersabda ketika beliau sakit yang menyebabkan kematian
beliau,Senantiasa aku merasakan sakit akibat makanan yang telah aku makan ketika di Khoibar.
Inilah saatnya urat nadi leherku terputus. [HR. Abu Dawud dalam Sunan-nya (4512). Di-
shohih-kan Al-Albaniy dalam Shohih Sunan Abi Dawud (hal.813), dengan tahqiq Masyhur
Hasan Salman]

6. Batu yang Berbicara

Setelah kita mengetahu adanya batu yang mengucapkan salam, maka keajaiban selanjutnya
adalah adanya batu yang berbicara di akhir zaman. Jika kita pikirkan, maka terasa aneh, tapi
demikianlah seorang muslim harus mengimani seluruh berita yang disampaikan oleh Rasulullah
-Shollallahu alaihi wasallam-, baik yang masuk akal, atau tidak. Karena Nabi -Shallallahu
alaihi wa sallam- tidaklah pernah berbicara sesuai hawa nafsunya, bahkan beliau berbicara
sesuai tuntunan wahyu dari Allah Yang Mengetahui segala perkara ghaib.

Rasulullah -Shallallahu alaihi wa sallam- bersabda,

Kalian akan memerangi orang-orang Yahudi sehingga seorang diantara mereka bersembunyi di
balik batu. Maka batu itu berkata, Wahai hamba Allah, Inilah si Yahudi di belakangku, maka
bunuhlah ia. [HR. Al-Bukhoriy dalam Shohih-nya (2767), dan Muslim dalam Shohih-nya
(2922)]
Al-Hafizh Ibnu Hajar-rahimahullah- berkata, Dalam hadits ini terdapat tanda-tanda dekatnya
hari kiamat, berupa berbicaranya benda-benda mati, pohon, dan batu. Lahiriahnya hadits ini
(menunjukkan) bahwa benda-benda itu berbicara secara hakikat.[Lihat Fathul Bari (6/610)]

7. Semut Memberi Komando

Mungkin kita pernah mendengar cerita fiktif tentang hewan-hewan yang berbicara dengan hewan
yang lain. Semua itu hanyalah cerita fiktif belaka alias omong kosong. Tapi ketahuilah wahai
para pembaca, sesungguhnya adanya hewan yang berbicara kepada hewan yang lain, bahkan
memberi komando, layaknya seorang komandan pasukan yang memberikan perintah. Hewan
yang memberi komando tersebut adalah semut. Kisah ini sebagaimana yang dijelaskan oleh Al-
Quran,

Dan Sulaiman Telah mewarisi Daud, dan dia berkata: Hai manusia, kami Telah diberi
pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) Ini
benar-benar suatu kurnia yang nyata.Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya dari jin,
manusia dan burung lalu mereka itu diatur dengan tertib (dalam barisan). Hingga apabila mereka
sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-
sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak
menyadari.Maka dia (Sulaiman) tersenyum dengan tertawa Karena (mendengar) perkataan semut
itu. dan dia berdoa: Ya Tuhanku berilah Aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat mu yang
Telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan
amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah Aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan
hamba-hamba-Mu yang saleh. (QS.An-Naml: 16-19).

Inilah beberapa perkara yang lebih layak dijadikan Tujuh Keajaiban Dunia yang
menghebohkan, dan mencengangkan seluruh manusia. Orang-orang beriman telah lama
meyakini dan mengimani perkara-perkara ini sejak zaman Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam-
sampai sekarang. Namun memang kebanyakan manusia tidak mengetahui perkara-perkara itu.
Oleh karena itu, kami mengangkat hal itu untuk mengingatkan kembali, dan menanamkan aqidah
yang kokoh di hati kaum muslimin.