Anda di halaman 1dari 8

ANALISIS MASALAH

1. Apa tugas dan tanggung jawab dr. Benny sebagai kepala puskesmas pada kasus ini?
Jawab :
Pelaksanaan PWS KIA di Tingkat Puskesmas

Langkah- langkah atau urutan yang dilaksanakan meliputi :

a Pertemuan reorientasi
Pertemuan ini merupakan pertemuan dengan tujuan :
Menyamakan persepsi mengenai PWS KIA
Sosialisasi kebijaksanaan Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan PWS KIA
Merencanakan Fasilitasi ke Desa
Menyusun mekanisme pemantauan kegiatan, dll
Pihak yang terlibat meliputi :
Bidan di Desa
Bidan Koordinator
Pengelola Program KIA
Kepala Puskesmas
Petugas Gizi
P2PL
Data Operator
Farmasi

b Pertemuan Sosialisasi
Fokus pertemuan ini adalah untuk lintas sektor tingkat kecamatan dan desa, dengan
tujuan untuk sosialisasi tentang PWS KIA, menyepakati peran lintas sektor dalam
PWS KIA dan menyusun mekanisme pemantauan kegiatan.
Pihak yang terlibat meliputi :
Puskesmas
Camat
Kepala Desa
Dewan Kelurahan
LKMD
PKK
Koramil
Polsek

c Memfasilitasi Bidan di Desa :


Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bantuan teknis berupa kunjungan ke
lapangan atau pertemuan di Desa. Petugas Puskesmas memfasilitasi Bidan di Desa
dan lintas sector terkait.
Materi fasilitasi :
o Pedoman PWS KIA
o Pedoman Pelayanan Kebidanan Dasar
o Kebijaksanaan Program KIA
o Perencanaan pelaksanaan dan pemantauan kegiatan
d Implementasi PWS KIA Puskesmas.
Puskesmas melaksanakan kegiatan PWS KIA melalui pengumpulan, pengolahan,
analisis, penelusuran dan pemanfaatan data PWS KIA sesuai dengan yang diterangkan
pada pembahasan sebelumnya.
Termasuk dalam implementasi PWS KIA di Puskesmas adalah pemanfaatan PWS
KIA dalam Lokakarya Mini, Pertemuan Bulanan Kecamatan dan Musrenbangcam.

e Tindak lanjut :
Kegiatan ini bertujuan untuk menindaklanjuti hasil hasil pembahasan implementasi
PWS KIA di tingkat puskesmas

Selaku supervisi diruang KIA, dr. Benny berperan dalam melakukan bimbingan
teknis yang teratur, terus menerus dan berkesinambungan untuk mencapai tujuan
yang dilakukan diruang KIA.

Dalam Penyusunan PTP :


- Kepala Puskesmas membentuk Tim penyusun PTP yang anggotanya terdiri dari staff
puskesmas
- Kepala Puskesmas menjelaskan tentang pedoman PTP kepada Tim agar dapat
memahami Pedoman tersebut dan keberhasilan Penyusunan PTP

2. Berapa target cakupan K1, K4 dan Pn yang harus dicapai?


Jawab :
Berdasarkan Keputusan Menkes RI Nomor 828/MENKES/SK/IX/2008
Target Cakupan K1 yaitu 100%
Target Cakupan K4 yaitu 95%
Target Cakupan Pn yaitu 90%

3. Bagaimana alur pemeriksaan ibu hamil di puskesmas?


Jawab :
Pemeriksaan dan tindakan pada kunjungan pelayanan antenatal sesuai dengan
trisemester untuk kunjungan sesuai jadwal dijelaskan pada tabel dibawah ini:
Gambar1. Tabel Rangkuman tatalaksana asuhan antenatal pertrimester

4. Interpretasi pemfis ibu dan janin


Jawab :
BB 45 kg Kurus untuk rata-rata kehamilan trimester ke-2 (normalnya
pertambahan BB sekitar 9-11 kg semasa kehamilan)
lingkar lengan atas 23 cm KEK (Kekurangan energi kronis LLA <23,5 cm )
TD 130/80 mmHg Normal (<140/90)
Tinggi fundus uteri 20 cm Normal
taksiran berat janin: 1240 gr LGA (Normal 430-500 gr)
DJJ 140x/menit Normal (120-160 bpm)
Hb Sahli 9 gr/dl Anemia (Hb , 11g/dl)
Dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan bahwa kehamilan ibu Tini berisiko
mengalami komplikasi kebidanan

5. Berapa kali imunisasi TT yang harus dilakukan?


Jawab :

6. Perumusan Masalah
Jawab :
5W dan 1H
Apa yang terjadi pada cakupan pelayanan Ibu hamil K1, K4 dan Pn ?
Siapa yang terkena dampak dari rendahnya cakupan pelayanan Ibu hamil K1,
K4, dan Pn ?
Kapan Masalah rendahnya cakupan pelayanan Ibu hamil K1, K4, dan Pn
terjadi ?
Dimana Masalah rendahnya cakupan pelayanan Ibu hamil K1, K4, dan Pn
terjadi ?
Mengapa Masalah rendahnya cakupan pelayanan Ibu hamil K1, K4 dan Pn
dapat terjadi ?
Bagaimana Masalah rendahnya cakupan pelayanan Ibu hamil K1, K4 dan Pn
dapat terjadi ?

Sehingga dapat disimpulkan rumusan masalah yang diajukan adalah

Cakupan Pelayanan Ibu Hamil K1, K4 dan Pn di Puskesmas Bungur rendah

7. Rencana Pelaksanaan Kegiatan


Jawab :

No Upaya Kegiatan Sasaran Targ Volu Rincian Lokasi Tenaga Jadwal


Keseha et me pelaksanaa pelaksa pelaksana
tan Kegit n naan
atan
1 KIA Penyuluhan Ibu-ibu K4 3 3x30rbx 3 Ruang Bidan, Disesua
mengenai hamil dan 95% kali/ org tunggu kader, kan
pentingnya tidak thn Puskesm dokter
ANC pada hamil di as
pengunjung wilayah Bungur
puskesmas di puskesma
ruang tunggu s
2 KIA Kunjungan Ibu-ibu K4 1 1x20rbx 1 Rumah Tenaga 27 Juni
rumah hamil di 95% kali/ org sekitar kesehatan 2017
terhadap ibu- wilayah thn wilayah puskesmas
ibu hamil sekitar puskesm
berisiko puskesma as
tinggi s Bungur
3 KIA Kemitraan Dukun Pn 2 2x 40rbx1 Disesuai Bidan, 5 Juni
dan pelatihan bayi di 90% kali/ org kan kader, 2017
dukun bayi wilayah thn dokter
sebagai puskesma
kader s bungur

data yang harus dicantumkan pada kartu pasien


Halaman 1 :
- No Reg : Nomer register ibu,setiap fasilitas kesehatan
berbeda.
- No. Urut : Nomer unit sesuai register kohort ibu.
- Tanggal : Tanggal menerima buku KIA.
- Nama tempat pelayanan :Nama tempat pelayanan
kesehatan yang memberi buku KIA.

Identitas Keluarga

- Nama ibu dan suami : jelas


- Tanggal lahir : jelas
- Agama : jelas
- Pendidikan : jelas
- Pekerjaan : jelas
- Alamat rumah dan nomor telepon : jelas

Catatan pelayanan kesehatan ibu

Ibu hamil

Halaman 12-13

- Hari pertama haid terakir (HPHT) : Tanggal, bulan, tahun, hari


pertama haid terakhir bila lupa isi bulan dan tahun
- Hari taksiran: tanggal bulan dan tahun perkiraan persalinan
Persalinan (HPL) : beritahu ibu dan keluarga serta
jelaskan bahwa

HPHT hanya tanggal perkiraan persalinan


- Lingkar lengan atas : ukuran LILA lengan kiri atau ( lengan
kanan bila ibu kidal) dalam cm
- Tinggi badan: tinggi badan ibu dalam cm
- Penggunanaan kontrasepsi sebelum kehamilan ini.
- Riwayat penyakit : penyakit yang pernah diderita ibu
- Hamil ke : jumlah kehamilan termasuk yang sekarang
- Jumlah persalinan : jumlah persalinan baik yang bayinya lahir
hidup maupun mati (umur kehamilan lebih dari 28 minggu)
- Jumlah keguguran : jumlah keguguran yang dialami ( umur
kehamilan kurang dari 28 minggu )
- Jumlah anak hidup : jumlah anak yang dilahirkan dan masih
hidup sampai saat ini
- Jumlah lahir mati : jumlah anak yang lahir tidak
memperhatikan tanda-tanda kehidupan pada umum lebih 28
minggu
- Jumlah anak lahir kurang bulan : jumlah anak yang lahir hidup
dengan umur kehamilan kurang 38 minggu
- Jarak kehamilan ini dengan persalinan terakhir : waktu antara
persalinan terakhir dengan kehamilan sekarang, termasuk
lahir mati dan keguguran
- Penolong persalinan terakhir : Penolong persalinan terakhir
- Cara persalinan terakhir : beri tanda (^) pada kolom yang
sesuai, jika tindakan selain memberi (^) tulis jenis tindakan
yang dilakukan.
- Tanggal : tanggal dan bulan pemeriksaan
- Keluhan sekarang : keluhan ibu saat diperiksa
- Tekanan darah : tekanan darah dalam milimeter Hg
- Berat badan : berat badan dalam kilogram
- Umur kehamilan : umur kehamilan bedasarkan tinggi fundus
uteri yang dicocokan dengan HPHT ( dalam mg)
- Tinggi fundus : jelas
- Letak janin : jelas
- Denyut jantung janin : hasil perhitungan denyut jantung janin
dalam satu menit
- Lab : hasil pemeriksaan laboraturium Hb:diisi dalam gr %
protein urin, VDLR diisi (+) atau (-)
- Pemeriksaan khusus : hasil pemeriksaan khusus seperti :
USG,doppler, foto thoraks, dsb.
- Tindakan :
( Therapi ): tindakan atau obat-obat yang diberikan.
(TT) : imunisasi TT-1,TT-2, atau TT ulang. Jika tidak diimunisasi
diberi tanda (-) atau tulis status imunisasi TT-ibu hamil.
(Fe) : jumlah dan dosis tablet tamabah darah yang
diberikan (Rujukan) : tulis rujuk dan nama tempat rujukan
yang dituju
(Umpan Balik)
- Nasehat yang disampaikan : tulis umpan balik yang
diberikan. Nasehat singkat kepada ibu hamil dalam menjaga
kesehatan selama hamil.

Keterangan : isi nama pemeriksa, tempat pelayanan dan taraf pemeriksa