Anda di halaman 1dari 12

TUGAS

STATISTICAL CONSULTING

UNCERTAINTY DAN VARIATION

Oleh :
Mawanda Almuhayar (1315 105 010)

Program Sarjana
Departemen Statistika
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Surabaya
2017
UNCERTAINTY

1. Apa sebenarnya uncertainty itu? Uraikan penjelasan saudara dengan melihat beragam
perspektif dan dari sudut pandang awal pemahamannya! Tuliskan juga bagaimana
mengukur uncertainty itu!
Jawab
Asal muasal dari uncertainity atau ketidakpastian yaitu terbentuk dari sebuah
keadaan dimana keterbatasannya ilmu pengetahuan yang tidak mungkin untuk
menggambarkan persis suatu keadaan yang ada, kejadian masa depan, atau kejadian
yang memiliki lebih dari satu kemungkinan hasil yang terjadi. Uncertainity atau
ketidakpastian itu dapat berupa kejadian acak, variasi, ketidakjelasan, resiko, dan
tingkat kepercayaan dalam perhitungan statistik.
Pengukuran uncertainty atau ketidakpastian bisa dilakukan dengan uji statistik.
Menurut The Comite International des Poids et Measures (CIPM) dalam buku Guide
to Expression of Uncertainty in Measurement (GUM) yang dipublikasikan tahun 1993
mengemukakan bahwa dalam perhitungan ketidakpastian terdapat pengukuran error
yaitu nilai yang diukur dikurangi nilai sebenarnya. Namun, nilai sebenarnya tidak
dapat diukur begitu juga dengan error. Satu-satunya parameter yang dapat diukur
adalah uncertainty atau ketidakpastian. GUM menyarankan dalam mencari nilai
menggunakan rumus berikut: value = mean uncertainity. Jadi ketidakpastian secara
statistika adalah kuantitas rata-rata dan standar deviasi.
2. Bagaimana menyatakan ada dan tidak uncertainty itu?
Jawab
Uncertainty atau ketidakpastian menyebabkan terbentuk, terjadi, dan adanya variasi
dalam kehidupan. Ketidakpastian pola pikir seseorang, ketidakpastian nasib
seseorang, ketidakpastian fenomena alam, dan lain lain itu semua menyebabkan
terbentuknya variasi dalam kehidupan. Jadi, ketika ada variasi dalam suatu hal,
kejadian, atau apapun itu, maka disana terdapat uncertainity atau ketidakpastian. Jika
tidak ada variasi atau semuanya seragam atau sama maka uncertainty atau
ketidakpastian akan tidak ada.
3. Berikan 5 contoh bagaimana uncertainty itu ada dan bagaimana mengatasi
uncertainty itu atau mengendalikannya sehingga menjadi bermanfaat dan bisa
dimanfaatkan!
Jawab
a. Contoh uncertainty pada kasus persediaan barang di gudang. Jika kebutuhan akan
barang tersebut memiliki variasi, artinya terjadi ketidakpastian terhadap

1
kebutuhan barang tersebut dan belum ada kepastian kapan kebutuhan barang akan
tinggi dan kapan kebutuhan barang akan rendah yang menyebabkan biaya
penyimpanan barang juga tidak pasti. Cara mengatasinya yaitu dengan
mengoptimalkan jumlah persediaan barang yang harus sesuai dengan terhadap
kebutuhannya agar biaya penyimpanan menjadi minimum.
b. Contoh uncertainty pada kasus variabilitas dalam produksi barang. Jika dalam
memproduksi suatu barang memiliki variasi, artinya terjadi ketidakpastian
terhadap kualitas barang tersebut dan belum ada kepastian kapan kebutuhan
barang akan berkuaitas baik dan kapan berkualitas rendah yang menyebabkan
biaya produksi barang juga tidak pasti. Cara mengatasinya yaitu dengan
mengendalikan kualitas barang agar menjadi seragam untuk meminimumkan
variasi yang terjadi agar biaya biaya produksi menjadi minimum.
c. Contoh uncertainty pada kasus perubahan cuaca. Jika cuaca memiliki variasi,
artinya terjadi ketidakpastian terhadap kapan cuaca akan baik dan buruk yang
membuat setiap orang harus waspada terhadap cuaca buruk. Cara mengatasinya
yaitu dengan memprakirakan cuaca yang terjadi dengan variabel-variabel yang
ada untuk mengatahui kapan cuaca baik dan buruk terjadi agar bisa menghindari
jika sewaktu-waktu terjadi cuaca buruk.
d. Contoh uncertainty pada kasus perubahan harga-harga komoditas barang Jika
harga komoditas memiliki variasi, artinya terjadi ketidakpastian terhadap kapan
harga naik dan turun yang membuat setiap orang tidak menginginkan harga
komoditas naik. Cara mengatasinya yaitu dengan memodelkan harga komoditas
barang tersebut dengan metode tertentu menggunakan variabel-variabel yang ada
untuk mengatahui harga akan naik dan turun bisa diketahui dan bisa diketahui
juga penyebabnya supaya bisa diatasi.
e. Contoh uncertainty pada kasus arus transportasi. Jika harga arus transportasi
memiliki variasi, artinya terjadi ketidakpastian terhadap kapan jalanan akan macet
dan tidak yang membuat setiap orang tidak menginginkan jika terjadi macet. Cara
mengatasinya yaitu dengan mengambil rute terbaik agar cepat sampai di tujuan
dan terhindar dari kemacetan dengan cara mereperkirakan arus mana saja yang
akan mengalami kemacetan.
4. Uraikan bagaimana menjadikan urusan uncertainty itu dikaitkan dengan probability,
risk dan crisis, serta benefit dan insurance!
Jawab
Keputusan-keputusan yang akan diambil terhadap kejadian yang akan terjadi di masa
yang akan datang biasanya dibuat dalam keadaan ketidakpastian. Untuk mengukur

2
dan memodelkan kemungkinan ketidakpastian tersebut terjadi digunakan teori
peluang atau probability. Jika peluang terhadap kejadian yang akan terjadi tersebut
telah diketahui dengan cara dimodelkan dengan suatu teori peluang tetapi masih ada
kemungkinan kejadian lainnya yang akan terjadi disebut resiko atau risk. Namun, jika
peluang terhadap kejadian yang akan terjadi tersebut tidak diketahui tetapi masih ada
kemungkinan kejadian lainnya yang akan terjadi disebut bahaya atau crisis. Resiko
tersebut jika kita ambil dan ternyata kejadian yang terjadi sesuai dengan yang kita
duga artinya terjadi benerfit, namun jika tidak maka akan menyebabkan terjadinya
kerugian. Untuk meminimalisir kerugiah yang terjadi maka kita membutuhkan
insrance agar resiko yang terjadi akibat ketidakpastian bisa diminimalkan.

3
VARIATION

1. Apa itu variation? Uraikan secara general dan secara spesifik dalam 10 cabang
aplikasi statistik dengan ilustrasi dan gambaran visual bagaimana itu bisa dinyakan
sebagai sebuah variation!
Jawab
Variation atau variasi merupakan tingkat keberagaman dalam suatu keadaan tertentu.
Variasi terbentuk dalam kehidupan karena adanya ketidakpastian.
2. Jelaskan apa saja ukuran variation itu dan bagaimana melakukan identifikasi apa saja
sumber variasi itu dan bagaimana menjelaskan dan meyakinkan sumber variasi itu
memang dari situ sumbernya!
Jawab
Ukuran variation atau variasi atau penyebaran data yaitu range, varians, dan standar
deviasi. Mengetahui sumber variasi dengan cara melakukan suatu pengamatan atau
penelitian terhadap suatu keadaan yang memiliki unsur variasi.
3. Mengapa menjadi penting melakukan pengukuran, mengendalikan sumber variasi dan
memanfaatkan variasi sebagai sebuah realita untuk menjadikannya operasional
dengan mengembangkan ukuran ukuran variasi?
Jawab
Karena agar ukuran penyebaran data menjadi kecil membuat data menjadi lebih
seragam dengan cara dikendalikan dari sumbernya. Kewajiban kita untuk
meminimumkan variasi adalah melakukan segala sesuatu sesuai prosedur, mengambil
sampel yang besar dalam melakukan suatu penelitian statistik, dan meminimumkan
dan menghindari error/kesalahan yang terjadi.
4. Ceritakan dalam 5 bidang aplikasi bagaimana variasi itu menjadi sumber utama
pengendalian, menjadikannya sebuah ukuran, sebuah metode dan sebuah kriteria yang
penting!
Jawab
a. Dalam produksi barang di bidang industri, variasi kualitas barang harus
diminimumkan agar barang yang diproduksi menjadi seragam. Variasi tersebut
perlu diminumkan agar proses produksi baik dan biaya produksi yang digunakan
menjadi lebih optimal.
b. Dalam kasus antrian, variasi waktu tunggu harus diminumkan agar pelanggan
tidak perlu menunggu lama dengan cara meningkatkan kualitas pelayanan menjadi
lebih cepat.
c. Dalam pembelajaran, variasi tingkat pemahaman siswa harus disamakan agar
pembelajaran menjadi optimal dengan cara menyampaikan materi pembelajaran
dengan baik.

4
d. Dalam penjualan, variasi harga barang harus diminimumkan agar pelanggan puas
memilih yang terbaik dengan cara persaingan yang sehat antar penjual.
e. Dalam penjadwalan, variasi jadwal yang berubah-ubah harus diminimumkan agar
kegiatan atau apapun yang memiliki penjadwalan menjadi lebih teratur.

5
POLA PENGENDALIAN UNCERTAINTY

1. Jelaskan 3 chart diatas slide ini apa maknanya!


Jawab

a. Chart pertama menjelaskan tentang asal muasal uncertainty atau ketidakpastian


dan bagaimana pengendalian ketidakpastian tersebut. Dalam hidup ini terdapat
dua hal yaitu hal yang kita ketahui dan hal yang tidak ketahui, hal yang tidak kita
ketahui terbagi menjadi natural variability atau keragaman alami yang tidak dapat
dikendalikan dan knowledge uncertainty atau ketidakpastian pengetahuan yang
dapat dikendalikan. Pengendalian knowledge uncertainty yaitu dengan
mengendalikan skenario dan teorinya, model uncertainty itu sendiri, dan ukuran
uncertainty tersebut. Ukuran uncertainty dapat dikendalikan dengan cara
meminimumkannya dengan cara memilih model parameter yang tepat berdasarkan
ukuran empirisnya dan lain-lain.

6
b. Chart kedua menjelaskan tentang asal muasal uncertainty atau ketidakpastian dan
bagaimana tahapan suatu kejadian sampai menjadi kejadian tersebut memiliki
uncertainty atau ketidakpastian. Pada mulanya terdapat kejadian yang
kemungkinan akan terjadi pada masa yang akan datang. Jika kejadian tersebut
peluang terjadi diketahui maka disebut dengan knowledge atau pengetahuan,
namun jika kejadian tersebut peluang terjadinya tidak diketahui maka disebut
dengan ignorance atau ketidaktahuan.
Knowledge atau pengetahuan yang bersifat tertutup (closed knowledge) atau pasti
terjadi disebut certainty atau kepastian, sedangkan yang bersifat terbuka (open
knowledge) atau masih ada kemungkinan lain yang terjadi disebut risk atau resiko.
Ignorance atau ketidaktahuan yang bersifat tertutup (closed ignorance) jika tidak
bisa dicari tahu atau tidak ingin mengetahui hal tersebut disebut nescience,
sedangkan yang bersifat terbuka (open ignorance) harus dicari tahu agar tidak
menimbulkan danger atau bahaya yang terjadi. Risk dan danger inilah yang
merupakan uncertainty atau ketidakpastian.

c. Chart ketiga menjelaskan tentang measurement uncertainty atau ukuran


ketidakpastian.
2. Kemudian uraikan ungkapan hasil pengukuran itu atau sifat dan keadaan yang
diberikan kriteria precision dan accuracy! Berikan uraian dalam bentuk cara
menerangkan pada orang yang dari tidak mengerti statistik menjadi mengerti dan
mampu menggunakan uraian itu dalam penyajian pendapatnya!
Jawab
Presisi adalah kesamaan variasi atau semua keputusan yang kita ambil terhadap
suatu kejadian yang akan terjadi di masa depan itu sama. Akurasi adalah ketepatan
atau keputusan yang kita ambil terhadap suatu kejadian yang akan terjadi di masa

7
depan itu tepat sasaran. Bias adalah seberapa besar kesalahan dalam pengambilan
keputusan yang kita lakukan terhadap suatu kejadian yang akan terjadi di masa depan.
Jika keputusan yang kita ambil seragam dan tepat sasaran artinya keputusan
tersebut memiliki presisi dan akurasi tinggi yang akan membuat variasi keputusan
menjadi kecil dan keputusan sesuai dengan apa yang terjadi sebenarnya, akibatnya
ketidakpastian akan hal yang terjadi bisa ditangani oleh keputusan yang kita ambil.
Sebaliknya, jika keputusan yang kita ambil tidak sama dan tidak tepat sasaran artinya
keputusan tersebut memiliki presisi dan akurasi rendah yang akan membuat variasi
keputusan menjadi besar dan keputusan yang diambil tidak sesuai dengan apa yang
terjadi sebenarnya, akibatnya ketidakpastian akan hal lain yang terjadi menjadi besar
dan susah ditangani.

8
HIERARCHY OF ASSIMILATION

1. Jelaskan dalam pemikiran saat ini apa yang disebut data dan kemudian bagaimana
berubah menjadi information, step berikut bagaimana information menjadi
knowledge, dan setelah itu membentuk understanding kemudian menjadi wisdom dan
akhirnya menjadi enlightment!
Jawab
Data adalah kumpulan dari fakta yang diperoleh dari hasil pengukuran atau
pengamatan suatu variabel yang bentuknya dapat berupa angka, kata-kata, gambar,
video, dan sebagainya. Data merupakan sekumpulan fakta yang merupakan bentuk
yang paling dasar atau masih mentah yang belum dapat bercerita banyak sehingga
masih perlu diolah lebih lanjut serta tidak berarti bagi pemakai.
Menurut Davenport dan Prusak, proses perubahan data menjadi informasi
dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu :
a. Contextualized yaitu memahami manfaat data yang dikumpulkan.
b. Categorized yaitu memahami unit analisis atau komponen kunci dari data.
c. Calculated yaitu menganalisis data secara sistematik atau secara statistik.
d. Corrected yaitu menghilangkan kesalahan (error) dari data.
e. Condensed meringkas data dalam bentuk yang lebih singkat dan jelas.
Menurut Davenport dan Prusak, proses perubahan informasi menjadi knowledge
juga melalui empat tahapan yaitu :
a. Comparasion yaitu membandingkan informasi pada situasi tertentu dengan
situasi-situasi yang lain yang telah diketahui.
b. Consequences yaitu menemukan implikasi-implikasi dari informasi yang
bermanfaat untuk pengambilan keputusan dan tindakan.
c. Connections yaitu menemukan hubungan-hubungan bagian-bagian kecil dari
informasi dengan hal-hal lainnya.
d. Conservations yaitu membicarakan pandangan, pendapat serta tindakan orang
lain terkait informasi tersebut.
Menurut Bellinger., et. al., understanding merupakan proses melalui mana kita
memperoleh knowledge dan melakukan sintesa untuk menciptakan knowledge baru.
Perbedaan antara understanding dengan knowledge adalah analog dengan perbedaaan
belajar dan mengingat. Orang yang memiliki understanding dapat melakukan
tindakan-tindakan yang bermanfaat karena mereka dapat melakukan sintesa untuk
menciptakan knowledge yang baru atau paling tidak informasi baru, dari apa yang
sebelumnya mereka ketahui dan mengerti. Sehingga understanding dapat dibangun
berdasarkan informasi, knowledge atau bahkan berdasarkan understanding yang saat
ini dimiliki.

9
Menurut Davenport dan Prusak, knowledge sebagian diperoleh dari pengalaman,
yang akan menghasilkan wisdom. Sehingga wisdom merupakan knowledge yang
digunakan dalam membuat keputusan-keputusan yang menyangkut masa depan yang
akan menjadi pencerahan atau petunjuk terhadap apa yang mesti dilakukan
berdasarkan pemahaman dan kesadaran yang dinamakan enlightment.
2. Setiap orang mencoba menemukan makna proses Hierarchy of Assimilation,
kemudian contohkan dalam 5 cabang aplikasi riel bagaimana dalam suatu problem
dapat disajikan proses dari data sampai jadi enlightment itu!
Jawab
Secara teori, menurut Rowley (2007) dengan papernya yang berjudul The
Wisdom Hierarchy: Representation of the DIKW Hierarchy, mengemukakan bahwa
DIKW Hierarchy atau Hierarcy of Assimilation merupakan suatu konsep yang
menjadi pilar dasar dari the nature of information and knowledge, atau sifat
pembawaan tentang informasi dan pengetahuan.
Contohkan dalam 5 cabang aplikasi riel :
a. Terdapat data tentang tinggi sebuah gunung. Dari data tersebut diperoleh
informasi tentang karakteristik geografi gunung tersebut. Berdasarkan informasi
tersebut diperoleh pengetahuan tentang jalan mana saja yang bisa dilalui untuk
mencapai puncak gunung. Kemudian berdasarkan pengetahuan yang berguna
tersebut kita terapkan berulang-ulang agar kita mengerti dan dapat menjadi
sebuah wisdom yang dapat membuat kita menentukan jalan terbaik dan teraman
agar sampai ke puncak gunung.
b. Terdapat data tentang cuaca. Dari data tersebut diperoleh informasi tentang
karakteristik cuaca setiap harinya berupa suhu, kelembaban, curah hujan, dan
lain-lain. Berdasarkan informasi tersebut diperoleh pengetahuan tentang jika
kelembapan tinggi dan penurunan suhu cukup tinggi, awan tidak dapat menahan
uap air sehingga hujan turun. Kemudian berdasarkan pengetahuan yang berguna
tersebut kita terapkan berulang-ulang agar kita mengerti dan dapat menjadi
sebuah wisdom yang dapat membuat kita mengetahui akan terjadinya hujan dan
apa yang sebaiknya harus dilakukan.
c. Terdapat data tentang komoditi barang. Dari data tersebut diperoleh informasi
tentang harga berbagai jenis barang komoditi, persediaan, permintaan, dan lain-
lain. Berdasarkan informasi tersebut diperoleh pengetahuan tentang jika
permintaan lebih besar dari penawaran akan menyebabkan harga barang menjadi
naik dan sebaliknya. Kemudian berdasarkan pengetahuan yang berguna tersebut

10
kita terapkan berulang-ulang agar kita mengerti dan dapat menjadi sebuah
wisdom yang dapat membuat kita mengetahui kapan harga akan naik dan tutun.
d. Terdapat data tentang lalu lintas. Dari data tersebut diperoleh informasi tentang
karakteristik arus lalu lintas dan kemacetan setiap harinya. Berdasarkan informasi
tersebut diperoleh pengetahuan tentang jika arus lalu lintas padat akan
menyebabkan kemacetan. Kemudian berdasarkan pengetahuan yang berguna
tersebut kita terapkan berulang-ulang agar kita mengerti dan dapat menjadi
sebuah wisdom yang dapat membuat kita dapat mengetahui kemacetan akan
terjadi dan mengambil jalan dan rute terbaik agar terhindar dari kemacetan.
e. Terdapat data tentang makanan. Dari data tersebut diperoleh informasi tentang
karakteristik kandungan gizi dalam makanan. Berdasarkan informasi tersebut
diperoleh pengetahuan tentang makanan bergizi akan membuat kita sehat.
Kemudian berdasarkan pengetahuan yang berguna tersebut kita terapkan
berulang-ulang agar kita mengerti dan dapat menjadi sebuah wisdom yang dapat
membuat kita akan terus mengkonsumsi makanan bergizi.

11