Anda di halaman 1dari 8

Home

Pendidikan
Matematika
Komputer
Organisasi
Download
Buku Gratis
Translate

Pilih Bahasa

Label

artikel pendidikan (46)


belajar-pembelajaran(35)
download_ (13)
Driver (3)
games_math (4)
Komputer (4)
matematika_ (34)
Matematikawan (4)
Media Pembelajaran(15)
organisasi_ (9)
pendidikan (40)
perangkat (8)
sains islam (2)
soal (2)
Software (4)
tokoh (1)

Media Matematika SD

Bilangan Bulat
Simetri Pencerminan
Bilangan Pecahan
Bilangan Romawi
Operasi Hitung Bilangan Bulat
KPK dan FPB
Operasi Hitung Campuran
Pengukuran Waktu
Pengukuran Sudut
Trapesium dan Layang
Volum Kubus dan Balok
Bangun Ruang

Attention

Kepada seluruh pengunjung blog, seluruh artikel download pada blog ini menggunakan 4shared.
Silahkan download dengan menggunakan akun 4shared pengunjung.

About Me

Hardika Saputra, M.Pd.


View My Complete Profile

Supported By

Kalender Hijriyah

Free Hijri Date

Kurikulum Model Tyler


Anda berada di Home belajar-pembelajaran Kurikulum Model Tyler
1:04 AM No comments
A. LATAR BELAKANG
Kurikulum adalah kata yang sudah lazim digunakan dalam pendidikan
tanpa adanya kurikulum maka tidak akan ada acuan yang digunakan dalam
proes belajar mengajar. Akibatnya proses pembelajaran akan menjadi tidak
terarah dan tidak terkontrol, sehingga sulit untuk mengetahui apakah tujuan
diadakannya kegiatan belajar mengajar telah tercapai atau tidak.
Salah satu aspek yang berpengaruh terhadap keberhasilan pendidikan
nasional adalah aspek kurikulum. Kurikulum merupakan salah satu
komponen yang memiliki peran strategis dalam sistem pendidikan.
Kurikulum merupakan suatu sistem program pembelajaran untuk mencapai
tujuan institusional pada lembaga pendidikan, sehingga kurukulum
memegang peranan penting dalam mewujudkan sekolah yang bermutu atau
berkualitas.

Perkembangan yang terkait dengan IPTEK, masyarakat, berbangsa dan


bernegara, maupun isu-isu didalam dan diluar negeri merupakan hubungan
yang harus dipertimbangkan dalam kuriukulum. Oleh karena itu, kita harus
mampu dengan cepat menjawab tantangan-tantangan tersebut utntuk
direalisaikan dalam program pendidikan. Banyak aspek pembaruan dalam
bidang pendidikan yang berpengaruh terhadap kuriukulum yaitu program
percepatan pembelajaran, kurikulum muatan lokal, desentralisasi,
pelaksanaan remedial dan pengayaan, Manajemen Berbasis Sekolah (MBS)
dan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Disamping itu,
paradigma pendidikan dan pilar-pilar pembelajaran yang telah dicanangkan
pemerintah harus menjadi ladasan dalam pengembangan kurikulum.

B. PENGERTIAN KURIKULUM
Secara etimologi, kurikulum (Curriculum) berasal dari bahasa yunani
yaitu currir yang artinya pelari dan curree yang berarti tempat berpacu. Itu
berarti istilah kurikulum berasal dari dunia olahraga pada zaman yunani
kuno di Yunani, yang mengandung pengertian suatu jarak yang harus
ditempuh oleh pelari dari garis start kemudian digunakan oleh dunia
pendidikan. Secara terminologis, istilah kurikulum digunakan dalam dunia
pendidikan, yaitu sejumlah pengetahuan atau kemampuan yang harus
ditempuh atau diselesaikan siswa guna mencapai tingkatan tertentu secara
formal dan dapat dipertanggungjawabkan.
Seiring perkembangan pengertian kurikulum terus mengalami
pergeseran makna tugas mendidik yang diemban bersama-sama antara
keluarga dan sekolah menjadi tidak berimbang, hal ini menjadikan
masyarakat lebih mempercayakan masalah pendidikan anak kepada
sekolah. Padahal waktu yang dimiliki anak lebih banyak dilingkungan
keluarga daripada disekolah. Perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi yang sedemikian pesat diikuti peledakan informasi dan peledakan
penduduk membuat beban sekolah semkin berat dan kompleks akhir-akhir
ini. Hal ini juga menyebabkan masyarakat lebih banyak menuntut sekolah
berupa nilai-nilai dan kemampuan anak yang harus sesuai dengan
kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Pengertian kurikulum secara luas
tidak hanya berupa mata pelajaran atau keguatan-kegiatan belajar siswa
saja. Tetapi segala hal yang berupa mata pelajaran atau kegiatan-kegiatan
belajar siswa saja, tetapi segala hal yang berpengaruh pembentukan pribadi
anak sesuai dengan tujuan pendidikan yang diharapkan.
C. PENGEMBANGAN MODEL KURIKULUM TYLER
Pengembangan Model Kurikulum Tyler ini, lebih bersifat bagaimana
merancang suatu kurikulum sesuai dengan tujuan dan misi suatu institusi
pendidikan dengan demikian, model ini tidak menguraikan pengemabngan
kurikulum dalam bentuk langkah-langkah kongkret atau tahapan-tahapan
secar rinci. Tyler hanya memberikan dasar-dasar pengembangannya saja.
Menurut Tyler ada 4 hal yang dianggap fundamental untuk mengembangkan
kurikulum yaitu:

Menentukan Tujuan

Merumuskan tujuan kurikulum, sebenarnya sangat tergantung dari


teori dan filsafat pendidikan serta model kurikulum apa yang dianut.
Merumuskan tujuan merupakan langkah pertama dan utama yang harus
dikerjakan. Sebab, tujuan merupakan arah atau sasaran pendidikan.

Menentukan Pengalaman Belajar (Learning Experiences)

Pengalaman belajar adalah segala aktifitas siswa dalam berinteraksi


dengan lingkungan. Pengalaman belajar bukanlah isi atau materi pelajaran
dan bukan pula aktifitas guru memberikan pelajaran. Pengalaman belajar
menunjukkan pada aktifitas siswa dalam proses pembelajaran. Dengan
demikian yang harus dipertanyakan dalam pengalaman ini adalah apa yang
akan atau telah dikerjakan siswa bukan apa yang akan atau telah
diperbuat guru.

Mengorganisasi Pengalaman Belajar

Langkah ketiga dalam merancang suatu kurikulum adalah


mengorganisasikan pengalaman belajar baik dalam bentuk unit mata
pelajaran maupun dalam bentuk program. Langkah pengorganisasian ini
sangatlah penting, sebab dengan pengorganisasian yang jelas akan
memberikan arah bagi pelaksanaan proses pembelajaran. Sehingga menjadi
pengalaman belajar yang nyata bagi siswa.

Evaluasi
Proses evaluasi merupakan langkah untuk mendapatkan informasi
tentang ketercapaian tujuan yang telah ditetapkan. Dengan evaluasi dapat
ditentukan apakah kurikulum yang digunakan sudah sesuai dengan tujuan
yang ingin dicapai oleh sekolah atau belum. Evaluasi harus menilai apakah
telah terjadi perubahan tingkah laku siswa dengan tujuan pendidikan yang
telah dirumuskan dan juga evaluasi seharusnya menggunakan lebih dari satu
alat penilaian dalam suatu waktu tertentu.

Untuk Lebih memahami tentang Kurikulum Model Tyler, berikut ini adalah
contoh Kurikulum Model Tyler, silahkan Download Disini. Jika sudah jangan lupa
dukung blog ini dengan cara klik link ini.

Artikel Terkait:
/belajar-pembelajaran

Diskusi dalam Pembelajaran IPS

Proposal Block Grand MGMP

Pemantapan Kemampuan Profesional (PKP) PGSD Universitas Terbuka

Lembar Kegiatan Siswa (LKS)

Problem based Learning (PBL)

Berpikir Kreatif Matematis

Pentingnya Guru Matematika Mempelajari BK

Pertimbangan Guru Ketika Menyusun RPP

Perbedaan KTSP dengan Kurikulum 2013

PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN GRAFIK PERSAMAAN GARIS LURUS BERBASIS MEDIA


MICROSOFT EXCEL

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR LINGKARAN DENGAN GEOGEBRA BERBASIS DISCOVERY


LEARNING
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA PADA MATERI ATURAN PENCACAHAN DENGAN
METODE PENEMUAN TERBIMBING SISWA SMA

PENGEMBANGAN PEMBALAJARAN E-LEARNING BERBASIS SCHOOLOGY

Logisisme, Formalisme dan Fiksionalisme dalam Matematika

Matematika pada Awal Peradaban Manusia I

Pendekatan Open Ended

Model Pembelajaran

Macam Metode Pembelajaran

Macam Pendekatan Pembelajaran Matematika

Metode Pembelajaran

Konstruktivisme (Vigotsky)

Motivasi Belajar

Beberapa Teori Belajar

Quantum Learning

Quantum Teaching

Newer PostOlder PostHome

0 comments:

Post a Comment

Social Profiles

Search

Profil Facebook
Hardika Al-Khawrizm

Buat Lencana Anda

Saya Hardika Saputra

Artikel Populer

Kurikulum Model Tyler


Pendekatan Induktif dan Deduktif
Pola Belajar Tutor Sebaya
Download Raport TPA/TPQ
Logisisme, Formalisme dan Fiksionalisme dalam Matematika

Like Me

Pengikut

Copyright 2017 Smart Math | Powered by Blogger


Design by HThemes | Blogger Theme by Hardika Saputra, S.Pd. - HMC Blogger Themes
HMC Exchange Hosting