Anda di halaman 1dari 12

a.

Material
1) Sarana dan Prasarana Penunjang Pasien Ruang Melati
Berdasarkan hasil studi dokumentasi dari prakarya dan kepala ruangan,
sarana dan prasarana dan peralatan di Ruang Melati sebagai berikut:
Sarana Di Ruangan Jumla Tidak
No Layak Keterangan
Prasarana Ada Tidak h layak
Melati 1 B
(infeksius
perempuan),
Melati 1A (Non
Kamar Infeksius laki-
1 4
Pasien laki), Melati 2
(infeksius laki-
laki), melati 3
(non infeksius
perempuan)
Tempat
2 50 -
tidur
Papan identitas
Papan pasien ada dua
3 identitas 2 (berada di
pasien ruangan tim 1
dan tim 2)
Gelang identitas
pasien terdapat 3
buah warna, biru
Gelang untuk laki-laki,
4 identitas merah muda
pasien untuk
perempuan, dan
kuning untuk
resiko jatuh.
Tidak terdapat
Alat panggil
bel pasien di
5 perawat -
seluruh bed
(Bel)
pasien
6 Kursi Seluruh kamar
tunggu dan tempat tidur
pasien terdapat
masing-masing
1 orang pasien
di kursi tunggu
Kamar mandi
Kamar terdapat di
7 5
mandi setiap kamar
pasien
Pispot yang
berada di pasien
terdapat 5 buah
8 Pispot 25 dan cadangan di
gudang
penyimpanan
terdapat 20 buah
Tempat
9 sampah 4 -
Infeksius
Tempat
10 sampah non 9 -
infeksius
Di ruangan tidak
Tempat
punya tempat
11 sampah
sampah khusus
Plabot
plabot infusan
Di ruangan tidak
Tempat
punya tempat
12 sampah
sampah khusus
Farmasi
farmasi
Terdapat 2 jenis
handrub, yaitu
cair dan gel.
Jumlah yang
13 Handrub 20 terpasang yaitu
7 buah dan yang
terdapat di
gudang ada 13
buah
Standar
14 60 -
Infus
APD
15 kemotherap -
i
15 Jam dinding 2 -

Hasil Analisa:

Berdasarkan hasil observasi sarana dan prasarana dan wawancara dengan


kepala ruangan Ruang Melati

1. Penggunaan tempat dan pemilahan sampah di ruangan melati hanya


mempunyai 2 jenis tong sampah (Infeksius dan non infeksius),
berdasarkan SOP RS prosedur pembuangan sampah bahwa melakukan
pengumpulan dan pemilahan sampah yaitu infeksius ke kantong plastik
kuning, non infeksius kantong warna hitam, limbah farmasi warna coklat,
sampah sitoksis kantong plastik ungu, plabot warna putih. Untuk
pembuangan sampah di ruangan melati seperti plabot, sitoksis dan farmasi
pembuangan di gambung dengan sampan medis (tidak ada pembuangan
sampah plabot, sitoksis dan farmasi).
2. APD untuk melakukan kemotherapy tidak ada di ruang melati,
berdasarkan SOP kebijakan RS bahwa setiap petugas RS dr. H.A Rotinsulu
bandung yang melaksanakan tugas ditempat beresiko dan membahayakan
dirinya selama bekerja harus menggunakan alat pelindung diri (APD)
secara benar.
3. Ketidak tersedian bel di setiap tempat tidur pasien dan kamar mandi pasien
4. Gelang identitas pasien yang kurang jelas (memudar) di akibatkan karena
lama rawat yang bisa membuat identitas pada gelang tersebut pudar.
Untuk kamar pasien, tempat tidur, papan identitas pasien, kamar mandi di
ruang melati layak digunakan sesuai dengan Undang-Undang Rumah Sakit No
44 Tahun 2009 tentang sarana dan prasarana harus dalam keadaan terpelihara
dan berfungsi dengan baik.
2) Sarana dan prasarana alat kesehatan ruang Melati
Standar Jumlah Jumlah yang ada
No Nama Alat yang Tidak
Depkes RS Sesuai
tersedia Sesuai
1 Ambu Bag 2/ruangan 3

2 Thermometer 4-5/ruangan 2

3 Bak instrumen
1: 1 2/1
kecil/sedang
4 Bak instrumen
2/ruangan 1
besar
5 Baki tindakan 2/ruangan -

6 EKG 1/ruangan 1

7 Bengkok 2/ruangan 2
8 Lampu sorot 1/ruangan -
9 Nebulizer 1/ruangan 3

10 Pinset anatomis 2/ruangan 6


11 Pinset cirugis 2/ruangan 6
12 Dorongan oksigen
1/ruangan 2
kecil
13 Dorongan oksigen
1/ruangan ada
besar
14 Gerusan obat 1/ruangan -
15 Gunting biasa 2

16 Gunting verban 2/ruangan 6

17 Infus pump 1/ruangan 1

18 Tabung oksigen
2/ruangan 2
kecil
19 Tabung oksigen
ada
besar
20 Tensimeter 2/ruangan 3

21 Timbangan 2

22 Torniuet 2-3/ruangan 2

23 Troli tindakan 2/ruangan 2

24 Kursi roda 2-3/ruangan 1

25 APAR 2/ruangan 1
26 Syring Pump 1

3) Sarana dan prasarana Habis Pakai Ruang Melati

Tidak
No Nama Barang ada Kondisi
ada
1 Plester Coklat

2 Plester Putih

3 Plester

4 Hipafix

5 Kassa

6 Kapas

7 Alkohol 70%

8 Betadine

9 Saflon

Obat-obatan
10
emergency
11 Nacl 0,9 %

12 Aquabidest

13 Handwash

14 Handscrub Gel

15 Handscrub Cair

16 Swab Alkohol

4) Alat Tenun Ruang Melati


Tidak
No Nama Barang Ada Kondisi
ada
1 Gordyn

2 Sprei Besar

3 Stik Laken
4 Boven Laken

5 Baju Tidur

6 Celana Tidur

7 Sarung Tidur

8 Selimut

9 Sarung Bantal

10 Handuk

11 Waslap

12 Barak shot

13 Duk bolong

14 Restrain

Hasil Analisa:
Berdasarkan hasil studi dokumentasi yang didapat dari Kepala
ruangan alat penunjang sarana prasarana alat kesehatan sudah sesuai
dengan standar departemen kesehatan dan hampir semua alat yang
tersedia layak digunakan sesuai Undang-Undang Rumah Sakit No 44
Tahun 2009 tentang sarana dan prasarana (3) bahwa sarana dan
prasarana harus dalam keadaaan terpelihara dan berfungsi dengan
baik. Di ruangan melati jumlah nebulizer 3 buah dengan kapasitas
pasien 50 orang dan di gunakan secara bergantian tidak ada pemilahan
nebulizer untuk pasien infeksius, non infeksius, MDR, PPOK dan
asma. Dan saat melakukan nebulizer pada pasien berdasarkan SOP
tentang nebulizer bahwa melakukan nebulizer untuk 1 orang pasien
memakan waktu 15 menit, hal tersebut akan menyita waktu lebih
banyak dalam pengerjaan perawat jika hanya menggunakan 3 nebu
rata-rata per 8 jam 22 pasien yang di berikan nebu

4) Peralatan Non Medis


N Nama Alat Jumlah Keadaan Keterangan

o
Meja kerja kayu 3
PC unit + speaker -

akif
Printer 1
Pesawat telepon 2
White board 2
Lemari Kayu -
Lemari Es 2
Lemari Es Obat 1
Televisi 1
Exchaus fan 1
X-Ray Viewer 1
Emergency trolley 2
Over bad table/trolli 50

saji
Sofa 1 Sudah rusak
Kursi lipat hitam 10
Kursi biru -
Kursi besi bulat 2
Tempat jemuran -
Tempat sepatu 1
Lemari kayu locker -

(4 pintu)
Locker Besi (4 6

pintu)
Locker (2 pintu) -
Meja kaca/meja biro -/3
Lemari besi 2 pintu 2
3.1 Analisa Data
3.1.1 Analisis SWOT

Internal Eksternal
Elemen
Strenght Weakness Opportunity Treat
1. Sarana 1. Kekurangan alat 1. Dapat 1. Terjadinya resiko
prasarana alat nebulizer saat bersaing infeksi
kesehatan sudah melakukan dengan nosokomial
sesuai dengan tidakan dan tidak rumah sakit akibat kurangnya
standar adanya lain dengan kesadaran pasien
departemen pemilahan antara sarana dan keluarga
kesehatan dan alat nebulizer peasarana terkait
hampir semua infeksius, non yang cukup penggunaan
alat yang infeksius, MDR lengkap dan sarana dan
tersedia layak PPOK dan Asma layak pakai prasarana
digunakan. 2. Penggunaan dan
2. Sarana pemilahan
prasarana sampah belum
Material peralatan sesuai SOP
kesehatan 3. Ketidaktersediaa
hampir n ADP saat
seluruhnya melakukan
dalam keadaan kemotherapy
layak pakai pasa pasien
3. Sarana 4. Gelang identitas
prasarana pasien yang
petugas dapat memudar
kesehatan di 5. Tidak
ruang Melati tersedianya bel
sebagian besar pasien di kamar
layak pakai. dan kamar mandi
3.1.1 Matrik Strength-Waekness IFASS

Tabel 3.2
Matrik Strength-Waekness IFASS
Analisis SWOT Bobot Rating Bobot x Rating

M2 (MATERIAL) S W=

Kekuatan (S) 2.5-3.4=


-0.9
1. Sarana prasarana alat kesehatan 0.3 3 0.9
sudah sesuai dengan standar
departemen kesehatan dan
hampir semua alat yang tersedia
layak digunakan.
2. Sarana prasarana peralatan 0.2 2 0.4
kesehatan hampir seluruhnya
dalam keadaan layak pakai
3. Sarana prasarana petugas
0.4 3 1.2
kesehatan di ruang Melati
sebagian besar layak pakai.

TOTAL 2.5
Kelemahan (W)

1. Kekurangan alat nebulizer saat


melakukan tidakan dan tidak
0.4 3 1.2
adanya pemilahan antara alat
nebulizer infeksius, non
infeksius, MDR PPOK dan
Asma
2. Penggunaan dan pemilahan
0.2 2 0.4
sampah belum sesuai SOP
3. Ketidaktersediaan APD saat 0.3 3 0.9
melakukan kemotherapy pasa
pasien
4. Gelang identitas pasien yang
dapat memudar 0.1 3 0.3
5. Tidak tersedianya bel pasien di
0.3 2 0.6
kamar pasien dan kamar mandi

TOTAL 3.4

Peluang (O) OT=

1. Dapat bersaing dengan rumah 0.5 4 2 2-1.8 = 0.2


sakit lain dengan sarana
peasarana yang cukup lengkap
dan layak pakai

Ancaman (T)

1. Terjadinya infeksi 0.3 3 0.9


nososkomial akibat kurangnya
alat kesehatan
2. Resiko tinggi keamanan
0.3 3 0.9
perawat saat melakukan
kemoterapi tanpa adanya APD
TOTAL 1.8

1.2 Plan Of Action


Tabel 3.6 Plan Of Action

n Tujuan Sasaran Kegiatan penanggungja pelaksa


o wab naan
1 Mengoptimalkan Meningkatny - Role play Kelompok 04 April
metode asuhan a penerapan pre dan 2017
keperawatan metode post
profesional di ruang asuhan conferen
melati dengan keperawatan ce
- menerapkan yang - Sosialaisi
dan digunakan asuhan
membudayakan keperawa
pre dan post tan
conference menggun
- Mengoptimalka akan
n metode tim metode
sesuai dengan tim
standar asuhan sesuai
keperawatan standar

2 Mengoptimalkan Meningkatka - Mengajukan Kelompok 12 Mei


sarana dan prasarana n dan proposal 2017
sesuai standar untuk Pengadaan pengadaan
bersaing dengan RS saranan dan barang
lain prasarana di nebulizer,
ruangan APD
melati kemoterapi,
dan tempat
sampah
- Pengadaan
untuk stempel
perawat
3 Meningkatkan Meningkatka workshop Kelompok 05 April
kepatuhan dalam n kepatuhan champion 2017
pencegahan five moment Patient Safety
pengendalian infeksi hand hygine
perawat dengan
memenfaatkan
workshop champion
patient safety
keperawatan tentang
pengendalian infeksi
4 Meningkatkan sarana Tersedianya Membuat Kelompok 04 April
dan prasarana ruangan 5 leaflate leaflate 5 besar 2017
5 leaflate didiagnosa diagnosa diagnosa
terbanyak untuk terbanyak di terbanyak
meningkatkan ruangan diruangan
pengetahuan pasien melati. melati.
dan keluarga pasien
mengenai diagnosa
terbanyak di ruangan
melati
5 Mengoptimalkan Meningkatka 1. Membuat Kelompok 04 April
pengendalian mutu n penerapan flipchart 2017
pelayanan terkait IPSG tentang IPSG mengenai
untuk memenuhi dalam sasaran
tuntutan mendapatkan memaksimal keselama 05 april
pelayanan keperawatan kan asuhan tan 2017
yang professional keperawatan 2. worksho
p
champio
n Patient
Safety.