Anda di halaman 1dari 3

Fungsi celah katup

Agar supaya katup-katup dapat menutup dengan sempurna pada semua

keadaan temperatur.

Mengapa celah katup harus distel ?


Keausan pada sistem penekan katup celah menjadi besar
Keausan pada daun katup dan dudukannya celah menjadi kecil
Karena keausan-keausan tersebut tidak merata, celah katup berubah dan perlu

distel, setiap service berkala (tuneup) atau setiap 5.000 km (tergantung data

masing masing pabrik).

Gambar 1.8: celah katup terlalu besar


Penggerak katup berisik (ada suara pukulan-pukulan)
Bagian penggerak katup bisa patah ( pukulan dan kejutan )
Gambar 1.9: celah katup terlalu

kecil

Gambar 1.10: tidak ada celah katup

Katup tidak menutup dengan sempurna


Ada kerugian gas baru / tenaga motor berkurang
Pembakaran dapat merambat ke karburator
Katup-katup dapat terbakar karena tidak ada pemindahan panas pada daun katup.

d). Tekanan Kompresi


Yang dimaksud dengan tekanan kompresi ialah tekanan campuran udara dan bahan bakar
(untuk motor otto) di dalam ruang bakar pada akhir langkah kompresi. Motor yang
perbandingan kompresinya lebih tinggi juga mempunyai tekanan kompresi yang tinggi.
Sesudah terjadi pembakaran maka tekanan di dalam ruang bakar akan naik lebih kurang
menjadi empat kali (4x) tekanan kompresi. Misalnya bila tekanan kompresi besarnya 12
kg/cm2, maka sesudah terjadi pembakaran di dalam ruang bakar tekanannya akan naik
menjadi 48 kg/cm2.. Salah satu usaha untuk mendapatkan tekanan kompresi yang lebih
tinggi yaitu dengan mengatur agar udara luar dapar masuk ke dalam ruang bakar dengan
kecepatan yang lebih tinggi.Misalnya dengan mempergunakan turbocharger yang bekerja
seperti kompresor untuk membantu memperbanyak jumlah udara yang masuk ke dalam
ruang bakar/silinder. Dengan adanya turbocharger, maka jumlah udara yang masuk lebih
banyak sehingga tekanannya lebih dari 1 atmosfir.
Baik atau buruknya unjuk kerja (performance) suatu kendaraan bermotor sangat
dipengaruhi oleh besar kecilnya tekanan kompresi, oleh karena itu besarnya tekanan
kompresi kendaraan harus diperiksa setiap saat agar bisa diinterpretasikan untuk
mengetahui performance atau kondisi suatu kendaraan bermotor.
Tekanan kompresi kendaraan bermotor diperiksa setiap pekerjaan tune up
(service berkala). Besarnya tekanan kompresi tergantung dari data masing
masing jenis kendaraan yang dikeluarkan dari pabrik. Secara umum besar
tekanan kompresi 13,5 bar 1,5 bar.

(1). Tekanan kompresi rendah dapat disebabkan oleh:


penyetelan katup yang salah (terlalu rapat)
daun katup terbakar (bocor)
gasket/paking kepala silinder bocor
cincing torak atau silinder aus
torak aus

(2). Tekanan kompresi tinggi dapat disebabkan oleh:


terlalu banyak kerak kerak karbon pada ruang bakar atau pada ujung torak