Anda di halaman 1dari 7

Pembahasan Diskusi Materi Inisiasi IV sesuai materi pembahasan yaitu terdiri dari

Pertama, perbedaan laba akutansi dan arus kas operasi, dan mana yang lebih penting
dalam analisis keuangan untuk penganggaran modal, kedua, perbandingan 4 metode
dapat digunakan dalam analisis suatu investasi dan metode mana paling baik dan
banyak digunakan dalam analisis sertai alasannya, ketiga, jelasakan bedanya antara
initial cash outflows dan cash inflows, dan bagaimanakah mengitung cash inflows,
apa saja yang diperhitungkan.
Selanjutnya, untuk membahas dan menyimpulkan atas materi bahasan dari
permasalahan tersebut diatas dapat disajikan lebih dahulu landasan teori dari para
pakar sebagaimana didapat dalam buku Buku Materi Pokok (BMP), Manajemen
Keuangan, dan materi tambahan Manajemen Keuangan, Universita Terbuka, Dan
untuk mempermudah menganalisis permasalahan sesuai dengan urutan pembahasan
maka landasan teori disesuaikan dengan urutan permasalahan yang dipertanyakan
yaitu ;

I. Landasan teori dari permasalah pertama adalah

1. Titik awal dalam analisis penggangaran modal adalah


mengindentifikasi arus kas yang relevan, yang didefinisikan sebagai
seperangkat arus kas tertentu yang harus dipertimbangkan ketika
membuat keputusan. Analisis kerap kali melakukan kesalahan dalam
mengestimasikan arus kas, tetapi prinsip utama bisa membantu
menghindari kesalahan adalah

a. Keputusan penganggaran modal harus didasarkan pada arus kas,


bukan pada pendapatan akuntansi.
b. Hanya arus kas yang bersifat incremental saja yang relevan.
c. Menentukan waktu arus kas yang tepat.

2. Perbedaan mendasar antara arus kas dengan pendapatan akuntansi


menyangkut beberapa hal yaitu :

1
a. Biaya Aktiva Tetap

Akuntan biasanya tidak menunjukan pembelian aktiva tetap


sebagai pos yang mengurangi pendapatan akuntansi, namun
mereka mengenakan biaya depresiasi tiap tahunnya. Biaya aktiva
tetap juga termasuk biaya pengiriman dan biaya pemasangan
peralatan akan digunakan sebagai basis yang bisa didepresiasikan
(depreciable basis) ketika perusahaan menghitung depresiasi.

b. Beban nonkas (noncash charge)

Dalam menghitung pendapatan bersih, akuntan biasanya


mengurangi beberapa beban nonkas berbentuk depresiasi, dari
pendapatan. Dengan demikian, meskipun akuntan tidak
mengurangi harga pembelian aktiva tetap ketika menghitung
pendapatan akuntansi, namun mereka biasanya akan mengurangi
biaya depresiasi tiap tahunnya. Depresiasi akan melindungi
pendapatan dari pembebanan pajak tetapi depresiasi sendiri bukan
merupakan arus kas. Dengan demikian depresiasi harus
ditambahkan kembali ketika mengitimasi arus kas proyek.

c. Perubahan modal kerja operasi bersih,


Biasanya, persediaan tambahan dibutuhkan untuk mendukung
operasi yang baru, dan penjualan baru juga akan menyebabkan
piutang dagang meningkat. Namun, utang dan utang gaji, serta
pajak juga meningkat secara spontan dan biasanya akan menutupi
kas yang dibutuhkan untuk mendanai persediaan dan piutang.
Perbedaan antara peningkatan aktiva lancar yang dibutuhkan dan
peningkatan kewajiban lancar yang sifatnya spontan disebut
dengan perubahan modal kerja operasi bersih.

d. Biaya bunga tidak dimasukan ke dalam arus kas proyek

Proses diskonto berarti mengurangi arus kas untuk membayar


biaya hutang dan modal. Jika biaya bunga pertama kali
dikurangkan dan kemudian arus kas di-diskontokan kembali
dengan biaya modal (termasuk biaya Utang), maka ini akan
menyebabkan dua kaliperhitungan biaya hutang. Oleh karena itu
kita tidak boleh mengurangi biaya bunga ketika menghitung arus
kas proyek. Prosedur berbada dengan prosedur ketika menghitung

2
pendapatan akuntansi, Akuntansi akan mencoba mengukur laba
yang tersedia hanya untuk pemegang saham, sehingga beban
bunga akan dikurangkan dari pendapatan akuntansi, Namum arus
kas proyek adalah arus kas yang tersedia untuk semua investor,
baik pemegang saham maupun pemberi pinjaman, sehingga
beban bunga harus dikurungakan.

3. Hubungan antara arus kas bersih dan laba bersih akuntansi dapat
dijelaskan dalam persamaan :

e. Arus Kas Besih = Laba bersih Pendapatan Non Kas +


Pengeluaran Non Kas

Pengeluaran non kas adalah depresiasi dan amortisasi,


pembayaran pajak yang ditunda ( deferred tax)

Kesimpulan 1, atas materi pembahasan adalah bahwa dalam menganalisis


keuangan khususnya dalam penganggaran modal adalah berdasarkan Arus
kas, adapun pertimbangannya adalah untuk melakukan penganggaran
modal Capital Expenditure (CAPEX) pendanaannya bersumber dari
tambahan modal pemegang saham atau investor dengan tujuan untuk
pengembangan atau perluasan usaha, dan untuk pengembangan usaha
diperlukan pembelian aktiva dimana aktiva tetap, sedangkan aktiva setiap
tahunnya harus dilakukan penyusutan atau depresiasi, sehingga keperluan
penganggaran modal maka arus kas bersih perusahaan harus ditambah
dengan Depresiasi, Amortisasi, dan pengeluarannnya yang bersifat non
kas, dan dikurangi dengan pendapatan lain yang bersifat non kas.

II. Landasan teori Kedua tentang perbandingan dari 4 Metode digunakan dalam
analisis suatu Investasi.

Ada beberapa metode yang biasanya digunakan untuk menganalisis suatu


Investasi, metode tersebut adalah :

3
1. Payback Periodes.(PP), adalah periode waktu yang diperlukan untuk
mengembalikan investasi proyek. Motede pertama digunakan
mengevaluasi proyek penganggaran modal, menunjukan berapa lama
investasi dapat tertutup kembali dari arus kas bersihnya.

2. Net Present Value (NPV), adalah selisih antara nilai sekarang dari arus
kas bersih dengan investasi awal, metode ini menggunakan teknik
discounted cash flow (DPC).
3. Internal rate of retrun (IRR), adalah sebagai suatu tingkat diskonto
yang menyamakan nilai sekarang dari arus kas bersih dengan nilai
sekarang dari arus kas keluar, atau suatu tingkat diskonto yang
membuat MPV=0.
4. Modified internal rate of return (MIRR) adalah suatu tingkat diskonto
yang menyebabkan nilai sekarang dari biaya (pengeluaran) sama
dengan nilai terminal, dimana nilai terminal adalah nilai kemudian
dari arus kas masuk yang digandakan dengan biaya modal.
5. Profitability index (PI) adalah merupakan modifikasi dari metode net
present value. Index Probabilitas atau juga disebut ratio biaya
manfaat adalah ratio nilai sekarang dari arus kas bersih dengan
nilai sekarang investasi.

Kesimpulan 2, dapat diambil dari 5 Metode analisis penganggaran modal


adalah sebagai berikut disajikan dalam matriks

4
No Payback Net Presen IRR MIRR
Periodes Value
Metode Mentukan Mentukan Modifikasi
mengukur Keputusan Keputusan Metode IRR,
lama investasi apakah apakah suatu menentukan
tertutup dari suatu proyek dapat suatu proyek,
arus kas bersih proyek diterima Nilai sekarang
dapat atau ditolak, biaya = Nilai
diterima dengan sekarang
atau ditolak, kriteria, Jika Terminal,
dengan IRR > biaya Keunggulannya
kriteria NPV modal maka adalah
> 0 , proyek proyek mengasumsika
diterima, diterima, n arus kas
Jika NPV < Jika IRR< 0, masuk semua
0 maka maka proyek proyek
proyek ditolak diinvestasikan
ditolak kembali
Sering digunakan sampai saat ini adalah IRR mekipun memiliki
kelemahan, dan disempurnakan dengan metode MIRR

III. Teori initial Cash Outsflows dan Cash inflows

Initial Cash Outflows :


Merupakan aliran kas yang berkaitan dengan pengeluaran untuk kegiatan
investasi misalnya : pembelian tanah, gedung, biaya pendahuluan dan lain-
lain, aliran kas awal dapat dikatakan aliran kas keluar (cash out flow)

Cash Inflows
Cash inflow adalah arus kas yang terjadi dari kegiatan transaksi yang
mengakibatkan keuntungan kas (penerimaan kas). Arus kas masuk (cash
inflow) terdiri dari: Hasil penjualan produk/jasa perusahaan. Penerimaan

5
investasi dari pemilik atau saham bila perseroan terbatas, pinjaman/hutang
dari pihak lain.

Cara Menghitung Cash Inflows


Pengeluaran Investasi Awal
Investasi Awal termasuk biaya awal aktiva tetap yang dihubungkan dengan `
proyek plus beberapa tambahan modal kerja operasi.

Arus Kas Operasi Sepanjang Usia Proyek


Arus Kerja Operasi ini adalah arus kas masuk yang sifatnya terus meningkat
sepanjang usia ekonomi proyek. Arus Kas operasi tahunan sama dengan
pendapatan opersi setelah pajak ditambah depresiasi (a). depresiasi
ditambahkan kembali dalam menghitung arus kas karena depresiasi
merupakan biaya non kas dan (b), biaya pendanaan (termasuk biaya bunga)
tidak dimasukkan karena sudah dihitung dalam proses mendiskontokan arus
kas sesuai dengan biaya modal perusahaan.

Arus Kas Tahun Terminal

Pada akhir usia proyek, beberapa arus kas tambahan kerap kali diperoleh. Ini
termasuk nilai sisa dari aktiva tetap yang disesuaikan dengan pajak jika
aktiva tersebut tidak dijual berdasarkan nilai bukunya, ditambah dengan
tingkat keuntungan dari modal kerja operasi bersih.
Akhirnya, untuk tiap tahun dari usia proyek, arus kas bersih merupakan
jumlah dari arus kas dari masing-masing kategori di atas. Arus kas tahunan
ini sering kali di-plot dalam satu garis waktu dan digunakan untuk
menghitung NPV dan IRRdari suatu proyek.

Ada 4 langkah dalam menyusun cash flow yaitu :

-Menentukan minimum kas


-Menyusun estimasi penerimaan dan pengeluaran
-Menyususn perkiraan kebutuhan dana dari hutang yang dibutuhkan untuk
menutupi defisit kas dan membayar kembali pinjaman dari pihak ketiga
-Menyususn kembali keseluruhan penerimaan dan pengeluaran setelah adanya
transaksi finansial dan budget kas yang final.

Perkiraan yang harus diperhitungkan dalam cash flow yaitu :

6
-Aktivitas operasi
Aktivitas operasi menimbulkan pendapatan dan beban dari operasi utama
suatu perusahaan. Karena itu aktivitas operasi mempengaruhi laporan laba
rugi, yang dilaporkan dengan dasar akrual. Sedangkan laporan arus kas
malaporkan dampaknya terhadap kas. Arus masuk kas kurang penting adalah
penerimaan bunga atas pinjaman dan dividen atas investasi saham. Arus keluar
kas operasi meliputi pembayaran terhadap pemasok dan karyawan, serta
pembayaran bunga dan pajak.

-Aktivitas Investasi
Aktivitas Investasi meningkatkan dan menurunkan aktiva jangka panjang yang
digunakan perusahaan untuk melakukan kegiatannya. Pembelian atau
penjualan aktiva tetap seperti tanah, gedung, atau peralatan merupakan
kegiatan investasi, atau dapat pula berupa pembelian atau penjualan investasi
dalam saham atau obligasi dari perusahaan lain.
Pada laporan arus kas kegiatan investasi mencakup lebih dari sekedar
pembelian dan penjualan aktiva yang digolongkan sebagai investasi di Neraca.
Pembarian pinjaman juga merupakan suatu kegiatan investasi karena pinjaman
menciptakan piutang kepada peminjam, pelunasan pinjaman tersebut juga
dilaporkan sebagai kegiatan investasi pada laporan arus kas.

-Aktivitas Pendanaan
Aktivitas Pendanaan meliputi kegiatan untuk memperoleh kas dari investor
dan kreditor yang diperlukan untuk menjalankan dan melanjutkan kegiatan
perusahaan. Kegiatan pendanaan mencakup pengeluaran saham, peminjaman
uang dengan mengeluarkan weswl bayar dan pinjaman obligasi, penjualan
saham perbendaharaan, dan pembayaran terhadap pemegang saham seperti
dividen dan pembelian saham perbendaharaan, pembayaran kepada kreditor
hanyalah mencakup pembayaran pokok pinjaman.

Sumber :

Ekawati, Erni, Manajemen Keuangan, Universitas Terbuka, 2015


Materi tambahan Tuton Manajemen Keuangan, Universitas Terbuka, diunduh, 1
Agustus 2016,