Anda di halaman 1dari 18

13

A. Fungsi Pembangkit untuk kombinasi

Misalkan terdapat tiga macam obyek berbeda a, b, c katakan . kita diperkenankan

memilih : 0, 1, atau 2 obyek a; dan 0 atau 1 obyek b; dan 0 atau 1 obyek c. pertanyaan yang

muncul ialah : ada berapa cara memilih k obyek ?

tk
Untuk menjawab pertanyaan ini, akan diterapkan fungsi pembangkit. Misalkan

menyatakan banyaknya cara memilih k obyek. Kita coba menyelesaikan masalah ini dengan

fungsi pembangkit biasa

P ( x )= t k x k

Karena obyek a dapat dipilih 0,1 atau 2 kali; dan obyek b dapat dipilih 0 atau 1 kali; dan

obyek c dapat dipilih 0 atau 1 kali, maka ekspresi yang dipakai adalah :

[( ax)0 +( ax)1 +(ax)2 ] [(bx )0+(bx )1 ][( cx)0 +(cx)1 ] (2.3 .1)

0 1
Perhatikan bahwa (ax ) mengindikasikan bahwa obyek a tidak terpilih, (ax )

mengindikasikan bahwa obyek a terpilih satu kali; (ax )2 mengindikasikan bahwa obyek a

terpilih dua kali; demikian pula (bx)0 mengindikasikan kemungkinan obyek b tidak

terpilih; dan seterusnya.

Selanjutnya, ekspresi (2.3.1) dapat disederhanakan menjadi :

( 1+ax +a2 x 2) ( 1+bx ) ( 1+ cx ) ,

Dan setelah dijabarkan diperoleh ,

1+ ( a+b+ c ) x + ( ab+ bc+ ac+ a2 ) x2 + ( abc+ a2 b +a2 c ) x 3 +a 2 bc x 4

(2.3.2)

FUNGSI PEMBANGKIT UNTUK KOMBINASI & PERMUTASI|MATEMATIKA DISKRIT


13

3
Perhatikan, koefisien x dalam (2.3.2) memberikan semua kemungkinan memilih 3

obyek (dengan syarat yang diperkenankan) yaitu : a, b, dan c; atau a, a, dan d; atau a, a, dan c. Demikian

pula koefisien dari x3 memberikan semua kemungkinan memilih dua obyek yaitu : a dan b,

atau b dan c, atau a dan c, atau a dan a. hal yang sama berlaku untuk koefisien-koefisien yang lain.

3
Setiap suku dari koefisien x berkorespondensi dengan satu cara memilih 3 obyek. Sehingga,

3
banyak cara memilih 3 obyek sama dengan banyak suku dari koefisien x . Agar setiap suku

tersebut bernilai 1, salah satu cara yang mudah adalah dengan 1. Jika a, b, dan c dalam (2.3.2)

masing-masing disubtitusikan dengan 1, diperoleh ekspresi berikut .

P ( x )=1+3 x +4 x2 +3 x 3 + x 4

( 1+ x+ x2 ) ( 1+ x )( 1+ x )

Selanjutnya, P (x ) disebut fungsi pembangkit dari permasalahan menentukan

banyaknya cara memilih k obyek dari 3 macam obyek berbeda, dimana obyek pertama

(obyek a) bisa dipilih sebanyak-banyaknya 2; obyek kedua (obyek b) bisa dipilih sebanyak-

banyaknya 1; dan obyek ketiga (obyek c) bisa diplih tidak lebih dari 1. Perhatikan bahwa

banyak cara memilih 3 obyek sama dengan koefisien x 3 , yaitu 3. Begitu juga, banyak cara

memilih 2 obyek sama dengan koefisien x 2 , yaitu 4. Tampak bahwa, koefisien xk

dalam P ( x ) , menyatakan banyak cara memilih k obyek dengan syarat yang ada.

Secara umum diperoleh:

FUNGSI PEMBANGKIT UNTUK KOMBINASI & PERMUTASI|MATEMATIKA DISKRIT


13

n1 n2
Misalkan terdapat p tipe obyek berbeda: dan terdapat obyek tipe 1,

np tk
obyek tipe 2, , obyek tipe p. Misal menyatakan banyaknya cara

mengambil k obyek dimana dibolehkan mengambil sembarang banyak obyek tiap

tipe. Fungsi pembangkit untuk


tk
adalah P ( x )= t k x k dengan

P ( x )= ( 1+ x+ x 2 ++ x n 1 ) ( 1+ x+ x 2 ++ x n 2 ) ( 1+ x+ x2 ++ x np ) .

tk x k dalam P (x ) .
Bilangan diberikan oleh koefisien

Contoh 1

Tentukan banyak cara memilih r obyek dari n obyek berbeda, dimana

pengulangan tidak diperkenankan.


Penyelesaian:

Terdapat n obyek berbeda. Karena pengulangan tidak diperkenankan, maka setiap

obyek dapat dipilih 0 atau 1 kali saja. Sehingga fungsi pembagkit dari permasalahan
tersebu adalah:
P ( x )=
(1+ x ) ( 1+ x )( 1+ x ) ( 1+ x )
nfaktor

n
n

r =0 r
()
( 1+ x ) = n x r

Banyak cara memilih (tanpa pengulangan) r obyek dari n obyek berbeda adalah
FUNGSI PEMBANGKIT UNTUK KOMBINASI & PERMUTASI|MATEMATIKA DISKRIT
13

Contoh 2
Tentukan banyaknya cara memilih r obyek dari n obyek berbeda, dimana pengulangan
diperkenankan.
Penyelesaian :
tr
Misal menyatakan banyak cara memilih r obyek. Karena ada n macam obyek

berbeda dan tiap obyek dapat dipilih berulang (tanpa batas), maka fungsi pembangkit

tr
untuk ialah :

( 1+ x+ x 2 + ) ( 1+ x + x 2+ ) (1+ x + x 2+ )
P ( x )=
nfaktor

2 n
( 1+ x+ x + )

1
|x|<1, =1+ x + x 2+
Karena, untuk 1x

Maka,
n
1
P ( x )= ( )
1x

FUNGSI PEMBANGKIT UNTUK KOMBINASI & PERMUTASI|MATEMATIKA DISKRIT


13

Contoh 2

Untuk r >0 koefisien x r dalam P( x) adalah :

n !
(nr)(1) = (nr
r

)! r !
(1) r

(n ) (n1 ) (nr +1 )(nr ) !


(1)r
(nr ) ! r !

(n ) (n1 ) (nr +1 ) r
(1)
r!

n ( n+ 1 ) (n+r 1)

r!

( n+ r1 ) ( n+r 2 ) ( n+ 1 ) n

r!

( n+ r1 ) ( n+r 2 ) ( n+ 1 ) n ( n1 ) !

r! ( n1 ) !

( n+ r1 ) ( n+r 2 ) ( n+ 1 ) n ( n1 ) !

r ! ( n1 ) !

( n+ r1 ) ! n+r 1

r ! ( n1 ) ! (
=
r )
r
untuk r=0, koefisien dari x dalam P( x) ialah

(n0 )=(1) =( n+01


0

0 )

Sehingga untuk r 0

(nr)=(1) =(n+rr1)
r

Dengan demikian,

(
P ( x )= n+ r1 x r
r=0 r )

FUNGSI PEMBANGKIT UNTUK KOMBINASI & PERMUTASI|MATEMATIKA DISKRIT


13

i) Catatan
Dari penyelesaian diatas, diperoleh bahwa untuk bilangan bulat positif n berlaku :

ii) Jika n bilangan bulat non negatif dan x 1, mudah ditunjukkan identitas berikut:

Penjabaran :
1
=1+ x + x 2 + x3 + + x n+
1x

1
=1+x ++ xn + x n+1 + x n+ 2+
1x

1
=1+ x ++ xn + x n+1 2 3
1x ( 1+ x+ x + x +

1 n n+1 1
=1+ x ++ x + x
1x ( 1x

n +1
1 x
=1+ x ++ x n
1x 1x

1x n+1
=1+ x+ + x n
1x

FUNGSI PEMBANGKIT UNTUK KOMBINASI & PERMUTASI|MATEMATIKA DISKRIT


13

Contoh 3

Ada berapa cara mengambil k huruf dari huruf-huruf pembentuk kata SURABAYA
sedemikian hingga setiap konsonan terpilih paling sedikit satu dan setiap vokal terpilih
paling banyak 10?
Penyelesaian:
Perhatikan bahwa kata SURABAYA terdapat enam huruf yang berbeda : 4 konsonan : S,
R, B, Y dan 2 vokal : U dan A. karena setiap konsonan terpilih paling sedikit satu, maka

setiap konsonan tersebut berasosiasi dengan sebuah faktor (x+ x2 + x 3 + x 4 + x 5+ .. .)

dalam fungsi pembangkit. Selanjutnya, karena setiap vokal dapat dipilih sebanyak
banyaknya 10, maka setiap vokal tersebut berasosiasi dengan sebuah faktor

1+ x+ x 2 +. . .+ x 10
). Dengan demikian fungsi pembangkit dari permasalahan di atas

adalah:
1+ x + x 2 +. ..+ x 10
P ( x )= ( x+ x 2 + x 3+ x 4 + x5 +. . . ) )
4

4 11 2
( 1
1x
1 )( 1x
1x )
2
x 4 ( 1x 11 ) ( 1x )6

6
( x 42 x 13+ x 26 ) ( 1x )

(
( x 4 2 x 15 + x 26) 6 +r1 x r
r=0 r )

( ) ( )
6+r1 xr +4 2 6+r 1 x r+15 + 6+r 1 x r+26
r =0 r r =0 r r =0 r ( )

Banyak cara yang dimaksud =koefisien x k dalam P (x )

FUNGSI PEMBANGKIT UNTUK KOMBINASI & PERMUTASI|MATEMATIKA DISKRIT


13

Dari contoh 5, 6, dan 7, kita lihat bahwa fungsi pembangkit tidak tergantung dari banyaknya

objek yang iambil secara keseluruhan, tetapi hanya tergantung pada syarat-syarat banyak tiap

obyek boleh diambil.

Fungsi Pembangkit Biasa dapat digunakan untuk memecahkan masalah

pendistribusian (penempatan) obyek-obyek yang identic ke dalam sel-sel (kotak-kotak) yang

berbeda.

Contoh 4

Dengan beberapa cara 60 obyek yang identik dapat ditempatkan di dalam 4 sel (kotak)
yang berbeda sedemikian hingga setiap kotak mendapat paling sedikit satu obyek?
Penyelesaian :
Karena ada 4 kotak dan tiap kotak mendapat paling sedikit satu obyek, maka fungsi
pembangkit untuk permasalahan ini adalah :
4
P ( x )= ( x+ x 2 + x 3+ x 4 + )
4 2 3 4 4
x ( 1+ x+ x + x + x + )
4
1
x4 ( )
1x

(
x 4 4+r 1 x r
r=0 r )

r =0 r( )
3+ r x r +4

Jadi banyaknya cara menempatkan 60 obyek yang identik ke dalam 4 kotak yang
berbeda sedemikian hingga tiap kotak mendapat paling sedikit satu obyek =
60
koefisien x dalam P( x)

(56+3
56 ) ( 56 )
= 59 =32.509

FUNGSI PEMBANGKIT UNTUK KOMBINASI & PERMUTASI|MATEMATIKA DISKRIT


13

Contoh 5

Tentukan banyaknya solusi bulat dari persamaan berikut :


x1 + x2 + x3 +x4 + x5 = 100, xi 0 ; i {1, 2, 3 ,4 ,5}.

Penyelesaian :
Perhatikan bahwa (0, 0, 25, 75) adalah salah satu solusi bulat yang dimaksud. Begitu pula
(0, 5, 20, 5, 70), (2, 3, 7, 28, 60) adalah solusi-solusi bulat dari persamaan tersebut.
Karena dalam persamaan tersebut terdapat 5 peubah, maka fungsi pembangkit dari
permasalahan memuat 5 faktor.

Selanjutnya, karena setiap peubah x1 0, maka setiap faktor dari kelima faktor dalam
fungsi pembangkit tersebut adalah:
(1 + + 2 + 3 +)
Sehingga fungsi pembangkit dari persamaan di atas adalah :
2 3 5
P(x) = (1+ x + x + x + ,, ,)
5
1
= ( )
1x untuk |x| < 1

= (5+rr 1) x r
r =0

Banyaknya solusi bulat yang dimaksud adalah koefisien x100 dalam

B. Fungsi Pembangkit Untuk Permutasi

Dalam hal penyusunan objek-objek seringkali urutan menjadi sangat penting,


sehingga diperlukan fungsi pembangkit lain yang bisa membantu penyelesaiaanya. Fungsi
pembangkit ini disebut fungsi pembangkit eksponen. Untuk mengembangkan fungsi
pembangkit eksponen ini akan banyak memakai teorema binomial Newton.
Fungsi pembangkit eksponen digunakan untuk model-model menyelesaikan
masalah menyusun dan distribusi objek-objek yang berbeda. Karena urutan menjadi hal
yang diperhatikan, maka perhatian kita pada masalah permutasi. Kita notasikan banyaknya
permutasi k unsur dari n untusur dengan P(n,k).
Proposisi 1.1:
k1 k2 kn
Misalkan terdapat obyek tipe satu, obyek tipe dua,...., dan obyek tipe n.

Jika semua obyek tersebut dipermuasi, maka banyak permutasi yang mungkin adalah:

FUNGSI PEMBANGKIT UNTUK KOMBINASI & PERMUTASI|MATEMATIKA DISKRIT


13

( )
ki
i=1
!

k1 ! k2 ! kn !

Bukti:
n

Jika semua obyek berbeda, maka terdapat ( )


i=1
ki ! Jajaran (permutasi). Tapi obyek-

obyek kita tidak semuanya berbeda, sehingga bilangan ini terlalu besar. Pikirkan sebuah

jajaran dari terdapat ki obyek yang berbeda. Jika di ganti


ki
obyek tipe i yang
i=1

ki ki !
berbeda dengan obyek yang identik, maka Jajaran akan sama. Karena

1 i n , sehingga harus mungkin membagi bilangan total penjajaran yang mungkin

k1 ! , k2 ! , , kn !
dengan .
Sebagai contoh, banyaknya cara menjajar (banyaknya permutasi) dari unsur-unsur

5!
{ a , a , a , b , b } atau banyak permutasi dari { a , a , a , b , b } adalah =10
yaitu
3 !2!

aaabb, aabab, abaab, baaab, baaba, babaa, bbaaa, aabba, abbaa, ababa.
Selanjutnya, mari kita tinjau permasalahan berikut:
Berapakah banyak kata sandi dengan panjang k yang dibentuk dari tiga huruf
yang berbeda yaitu a, b, dan c dengan syarat setiap kata sandi memuat: paling
banyak satu b, paling banyak satu c, dan sampai tiga a?
Yang dimaksud dengan panjang suatu kata sandi adalah banyaknya huruf dalam kata sandi
tersebut. Perhatikan bahwa urutan huruf-huruf dengan kata sandi diperhatikan. Sehingga
kita lebih tertarik dengan perhitungan permutasi daripada kombinasi. Walau begitu, kita
mulai dengan perhitungan kombinasi, banyaknya cara untuk mendapatkan k huruf bila
diperkenankan mengambil paling banyak satu b, paling banyak satu c dan paling banyak
tiga a. Untuk itu, fungsi pembangkit dari permasalahan menentukan banyak cara memilih
k huruf (dengan syarat yang ditentukan) adalah:
2 2 3 3
(1+ax +a x + a x )(1+ bx)(1+cx )

Setelah dijabarkan dan disederhanakan diperoleh,

FUNGSI PEMBANGKIT UNTUK KOMBINASI & PERMUTASI|MATEMATIKA DISKRIT


13

1+ ( a+b+ c ) x + ( a 2+ ab+ac +bc ) x2 + ( a3 +abc +a2 b+a 2 c ) x 3+ ( a2 bc+ a3 b+a3 c ) x 4 +a3 bc x 5

(2.1)
k
Koefisien x dalam (2.1) menginformasikan semua cara yang mungkin untuk

mendapatkan k huruf. Misalnya, terdapat tiga cara memilih 4 huruf yaitu: {a,a,b,c}; atau
{a,a,a,b}; atau {a,a,a,c}.
4!
=12
Menurut proposisi 2.1, jika dipilih [a,a,b,c] terdapat 2 !1 ! 1! permutasi yang

bersesuaian, yaitu:
aabc, aacb, abac, abca, acab, acba
bcaa, baac, baca, cbaa, caab, caba.
41
=4
Jika dipilih { a, a, a, b }, terdapat 3 ! 1 ! permutasi yang bersesuaian, yaitu: aaac,

aaba, abaa, dan baaa.


4!
=4
Dan untuk { a, a, a, c }, terdapat 3 !1! permutasi yang bersesuaian yaitu: aaac,

aaca, acaa, dan caaa.


Dengan demikian, banyak kata sandi dengan panjang 4 yang dapat dibentuk adalah
4! 4! 4!
+ +
2 ! 1 ! 1! 3 ! 1! 3 ! 1! (2.2)

Pertanyaan yang menarik adalah bagaimanakah kita dapat memperoleh bilangan (2.2)
tersebut tanpa harus mendaftar semua kata sandi dengan panjang 4? Jelas FPB tidak bisa
dipakai dalam hal ini. Untuk itu kita coba menggunakan FPE. Dalam hal ini, ekspresi

( ax ) p
p! Berarti banyaknya huruf a dalam kata sandi tersebut adalah p. Begitu juga

( bx )q ( cx )r
ekspresi q! dan r ! , secara berturut-turut, berarti banyak huruf b dan c dalam

kata sandi tersebut adalah q dan r.


Dengan demikian fungsi pembangkit dari permasalahan menjadi:
2 2 3 3

( ax a x a x
P ( x )= 1+ +
1 ! 2!
+ )( )( )
3!
1+
bx
1!
1+
cx
1!
2 3 2 2 2 3
1+ ( + + ) x+ ( +
2! 1 ! 1! 1! 1 ! 1! 1 ! )
x +( +
3 ! 1 ! 1! 1 ! 2 ! 1 ! 2 ! 1! )
x +(
a b c a ab ac bc a abc 2 a b a c a bc +a 3
+ + + + +
1! 1 ! 1 ! 2! 1 ! 1! 3 ! 1

Setelah a, b, dan c masing-masing diganti dengan 1. Diperoleh

FUNGSI PEMBANGKIT UNTUK KOMBINASI & PERMUTASI|MATEMATIKA DISKRIT


13

2 3
P ( x )= 1+( x x x
+ +
1! 2! 3 !
1+
x
1! )( )( )
1+
x
1!

1+ ( 1!1 + 11! + 11! ) x+( 2!1 + 1 !11! + 1!11 ! + 1!11 ! ) x +( 31! + 1 ! 1!1 1 ! + 2 !11 ! + 2 !11! ) x +( 2! 11! 1! + 3+1! 1
2 3

(2.3)
Ternyata skematik ini belum merupakan skematik yang memuaskan, karena koefisien
4
x dalam (2.3) belum identik dengan (2.2). akan tetapi skematik jalan, bila kita pikir ini

xk
sebagai fungsi pembangkit eksponensial dengan memperhatikan koefisien dari k! .

Sehingga (2.3) dapat ditulis sebagai berikut


x x2 x 3
(
P ( x )= 1+ + +
1! 2! 3 !
1+
x
1!
1+ )( )( )
x
1!

1 1 1 1 1 1 1 x2 1 1 1 1 x3 1
1+ ( + +
1! 1 ! 1 !
x+ ) (
+ + +
2! 1 ! 1! 1! 1 ! 1! 1 !
2! + + ) + ( +
2 ! 3 ! 1 ! 1 ! 1! 2! 1 ! 2! 1 !
3! +
3 ! 2! 1 ! 1 ) (
(2.4)
4
x
Terlihat bahwa (2.2) sama dengan koefisien 4! Dalam (2.4). selanjutnya, P(x) pada

xk
(2.4) merupakan Fungsi Pemabangkit dari permasalahan di atas. Koefisien k! dalam

P(x), menyatakan banyaknya kata sandi (permutasi) dengan panjang k yang dapat
dibentuk dengan aturan yang ditetapkan.
4! 4! 4!
+ ( +
Sebagai contoh, terdapat 4! 2! 1 ! 1! 3 ! 1! 3 ! 1!
=20 ) kata sandi dengan panjang 4;

dan
3! ( 31! + 1 ! 1!1 1 ! + 2!11 ! + 2 !11 ! )=13 kata sandi dengan panjang 3.

Sebagai generalisasi uraian di atas diperoleh proposisi berikut.


Proposisi 2.2:
ni
Misal terdapat p macam (tipe) obyek dengan obyek tipe-i untuk

1 i p . Maka banyaknya permutasi-k sedemikian hingga dalam setiap permutasi

FUNGSI PEMBANGKIT UNTUK KOMBINASI & PERMUTASI|MATEMATIKA DISKRIT


13

k
ni x
terdapat paling banyak obyek tipe-i sama dengan koefisien k! dalam Fungsi

Pembangkit Eksponensial berikut:


x2 xn xn xn
( )( )( )
1 2 p

P ( x )= 1+ x + + 1+ x + 1+ x +
2! n1 ! n2 ! np!

Proporsi berikut penting dalam pemecahan permasalahan yang melibatkan Fungsi


Pembangkit Eksponensial.
Proposisi 2.3:
nx 2 n x 3
(i) e nx =1+ nx+ + +
2! 3!

x x 2 4 6
e +e x x x
(ii) =1+ x + + + +
2 2! 4 ! 6 !

(iii)

x x 3 5 7
e e x x x
=1+ x+ + + +
2 3 ! 5! 7 !

Contoh 1
Tentukan berapa banyak cara menempatkan 25 orang dalam tiga ruangan dengan paling
sedikit 1 orang tiap ruangan.
Penyelesaian:
Fungsi pembangkit eksponen untuk masalah ini adalah
3 3

( x+
x2 x3 x2 x3
+ + = 1+ x+ + + 1
2 ! 3! 2! 3! ) (( ) )
( e x 1)3

e 3 x 3 e 2 x +3 e x 1
Dengan menggunakan proposisi 2.3 (i), diperoleh
r r
r x r x xr
e 3 e +3 e 1= 3 3 2 +3 1
3x 2x x

r=0 r! r=0 r ! r =0 r !

FUNGSI PEMBANGKIT UNTUK KOMBINASI & PERMUTASI|MATEMATIKA DISKRIT


13

r
3 3.
r
x
( 2r +3 ) 1
r!


r=0

25
x 25 25
Jadi, koefisien dari 25 ! adalah 3 3. 2 +3

Contoh 2
(a) Berapakah banyaknya barisan kuartenair r-angka yang memuat paling sedikit: satu 1,
paling sedikit satu 2, dan paling sedikit satu 3?

(b) Ada berapa banyak barisan binair r-angka yang memuat 0 sebanyak genap dan 1
sebanyak genap pula?

Penyelesaian:
(a) Pada barisan kuarternair, secara umum terdapat 4 angka yang berbeda, yaitu 0, 1, 2, dan
3. Angka 0 bisa muncul 0 kali, 1 kali, 2 kali, dan seterusnya; sedangkan untuk setiap
angka 1, 2 atau 3 dapat muncul paling sedikit sekali, dan urutan angka dalam suatu
barisan diperhatikan, maka untuk menjawab permasalahan di atas digunakan Fungsi
Pembangkit Eksponensial berikut

3
x2 x3 x2 x3
(
P ( x )= 1+ x + + + x+ + +
2 ! 3! 2! 3! )( )
3
e x ( e x 1 )

e x ( e3 x 3 e 2 x + 3 e x 1 )

e 4 x 3 e3 x +3 e 2 x e x

( 3 x )r
( 2 x )r
xr
+3
r! r=0 r ! r =0 r !
r
(4 x )
3
r =0 r ! r =0

xr
Banyaknya barisan = koefisien dari r! Dalam P(x)

4 r3. 3r + 3.2r 1 ; r 0

4 r3 r+ 1+3. 2r 1; r 0

FUNGSI PEMBANGKIT UNTUK KOMBINASI & PERMUTASI|MATEMATIKA DISKRIT


13

(b) Ada dua angka yang berbeda yaitu 0 dan 1. Karena 0 dan 1 muncul sebanyak bilangan
genap pada setiap barisan, maka fungsi pembangkit dari persoalan tersebut adalah

2
x 2 x 4 x6
(
P ( x )= 1+ x + + + +
2! 4! 6! )
x x 2
(
2 )
e +e

e2 x +e2 x +2

4

1 e 2 x + e2 x 1

2 ( 2
+
2 )
2 4 6
1
x+
2 2! (
(2 x) (2 x) ( 2 x )
+
4!
+
6!
+ +
1
2 )
2 4 6
x x x
1+2 +23 +25 +
2! 4! 6!
r
x ar
Banyaknya barisan yang dimaksud adalah koefisien r! Dalam P(x), yaitu

dengan

{
0 , bila r ganjil
ar = 1 , bila r=0
r1
2 ,bila r genap dan r >0

Contoh 3
a. Tentukan banyaknya cara mendistribusikan r macam obyek yang berbeda ke dalam n
sel yang berbeda jika setiap sel mendapat paling sedikit satu obyek?

b. Tentukan banyaknya cara mendistribusikan r macam obyek yang berbeda ke dalam n


sel yang identik, bila sel-sel mendapat paling sedikit satu obyek?

Penyelesaian:
a. Fungsi pembangkit dari permasalahan ini adalah:

2 3 n
P ( x )= ( x x x
+ + +
1! 2! 3 ! )
n
( e x 1 )

FUNGSI PEMBANGKIT UNTUK KOMBINASI & PERMUTASI|MATEMATIKA DISKRIT


13

n e xn + n e x (n1) (1)1 + n e x ( n2) (1)2 ++ n e x (nk ) (1 ) + + (1 ) n


() ()
0 1 2() k () k n

n ()
n e xn n e x (n 1 )+ n e x (n2) ++ (1 ) n e x (n k ) ++ (1 ) n
() () () () ()
k n

0 1 2 k n

xr
Untuk 0 k n koefisien dalam e
x(nk )
adalah (nk )r . Maka koefisien
r!

r
x
r! dalam P(x) adalah
n

(1 )k (nk ) ( nk )r
k=0

Jadi banyak cara yang dimaksud adalah


n

(1 )k nk ( nk )r
()
k=0

b. Karena n sel identik, maka jawaban (a) harus dibagi n!

jadi banyak cara mendistribusikan r macam obyek yang berbeda ke dalam n sel yang
identik sedemikian sehingga setiap sel memperoleh paling sedikit satu obyek adalah:
n
1
S ( r ,n )= (1 ) n . ( nk )
n! k=0
k

k () r

S (r , n) dikenal sebagai bilangan stirling ke-dua. Perhatikan untuk

n>r , S ( n , r )=0 , sebab tidak ada cara menempatkan r macam obyek ke dalam

n>r sedemikian sehingga tiap sel memperoleh paling sedikit satu macam obyek.

c.

FUNGSI PEMBANGKIT UNTUK KOMBINASI & PERMUTASI|MATEMATIKA DISKRIT


13

SOAL
1. Tentukan banyaknya cara memilih k huruf dari huruf-huruf C, A, N, T, I, K sedemikian
sehingga:

a. Memuat paling sedikit satu C

b. Memuat tepat satu C dan paling banyak 5A

c. Setiap konsonan terpilih

d. Setiap vokal terpilih paling sedikit 10 dan konsonan T dan K masing-masing terpilih
tidak lebih dari 20

2. Ada berapa banyak cara mengambil 100 huruf dari huruf-huruf pembentuk kata
KOMBINATORIKA sedemikian sehingga setiap konsonan terpilih paling banyak 20.

3. Sebuah team tingkat nasional yang beranggotakan 100 orang dipilih dari orang-orang di ke
27 provinsi yang ada di Indonesia sedemikian hingga tiap provinsi diwakili oleh paling
sedikit dua dan paling banyak 10 orang.

4. Tentukan banyak barisan binair n-angka yang memuat:

a. Angka 1 paling sedikit dua

b. Angka 0 sebanyak bilangan genap dan angka 1 paling sedikit satu

c. Angka 1 sebanyak bilangan ganjil dan angka 0 sebanyak bilangan genap

d. Angka 1 sebanyak bilangan genap

5. Tentukan banyak barisan quartenair n-angka yang memuat:

a. Angka 0 dan 1 masing-masing genap dan angka 2 dan 3 masing-masing ganjil.

b. Angka 1 paling sedikit satu, dan angka-angka yang lain masing-masing sebanyak
bilangan ganjil.

FUNGSI PEMBANGKIT UNTUK KOMBINASI & PERMUTASI|MATEMATIKA DISKRIT


13

DAFTAR PUSTAKA

Budiyaksa, I Ketut. 2008. Matematika Diskrit. Surabaya:Penerbit Unesa University Press

Sutarno, Herni., dkk. 2003. Common Text Book Matematika Diskrit. Bandung: Penerbit:
JICA.

FUNGSI PEMBANGKIT UNTUK KOMBINASI & PERMUTASI|MATEMATIKA DISKRIT

Anda mungkin juga menyukai