Anda di halaman 1dari 8

RESUME KEPERAWATAN KEJANG DEMAM

DI RUANGAN PERAWATAN ANAK


RSU LASINRANG PINRANG

OLEH:
RUSLY
A1.12.0523

CI Lahan CI Institusi

STIKES MARENDENG MAJENE


TAHUN AKADEMIK 2015/2016
Resume keperawatan pada pasien An.Z dengan diagnose medis Kejang Demam

1. Pengkajian

a. Identitas pasien

Nama : An. Z

Umur : 2th

Jenis kelamin : laki laki

Alamat : Menro

Agama : Islam

Ruang : Ruang Mawar

Kelas/kamar : Kelas 3 biasa/ 6

Rekam medic : 182285

Diagnosa keperawatan : kejang demam

Tanggal masuk RS : 09.11.2015 jam 14.30

Tanggal pengkajian :09.11.2015 jam 22.00

b. Identitas penanggung jawab

Nama : Darna

Agama : Islam

Pekerjaan : IRT

pendidkan : SMA

Bangsa : Indonesia

Status : Menikah
c. Keluhan Utama

Demam

d. Riwayat keluhan

Pasien masuk RS pada tanggal 09 november 2015 jam 14.30 dalam


keadaan sadar, dengan keadaan umum lemah, keluarga pasien mengatakan
pasien kejang 2x dialami sejak berada di rumah disertai demam,keluarga juga
mengatakan sejak pagi BAB encer 3x, .pada saat di kaji ulang tanggal 9
november 2015 keadaan pasien masih Nampak lemah,keluarga pasien
mengatakan pasien maih demam dan mengalami sakit perut, turgor kulit
Nampak kering.

e. Data Pasien

DS : 1. Keluaga pasien mengatakan pasien masih demam .

2. keluarga pasien mengatakan pasien mengalami sakit perut .

DO : 1. Keadaan umum lemah

2. Terpasang Infus tridex 16 tetes/i

3. Turgor kulit Nampak kering.

f. Tanda tanda vital

1. Suhu : 38,1 0C

2. Pernapasan : 30 x/i

3. Nadi : 110 x/i

G. Pengobatan

Obat suntik : a. PCT 120 mg/8jam IV


b.cefotaxime 250 mg/12jam IV

c. Diazepan 2 mg / IV

d.onda setron amp / im

obat oral : lacto B 2 x1

2. Masalah Keperawatan

a. HIpertermi berhubungan dengan inflamasi usus.

3. Intervensi keperawatan

a. Diare berhubungan dengan inflamasi usus.

Diagnosa Rencana keperawatan


Keperawatan/
Tujuan dan Kriteria Intervensi
Masalah Kolaborasi
Hasil

Hipertermia NOC: NIC :


Berhubungan Thermoregulasi Monitor suhu sesering
dengan : mungkin
- penyakit/ Setelah dilakukan Monitor warna dan suhu
trauma tindakan kulit
- peningkatan keperawatan Monitor tekanan darah, nadi
metabolisme selama..pasie dan RR
- aktivitas n menunjukkan : Monitor penurunan tingkat
yang Suhu tubuh dalam kesadaran
berlebih batas normal dengan Monitor WBC, Hb, dan Hct
- dehidrasi kreiteria hasil: Monitor intake dan output
Suhu 36 37C
Berikan anti piretik:
DO/DS: Nadi dan RR
Kelola Antibiotik:
kenaikan suhu dalam rentang
..
tubuh diatas normal
Selimuti pasien
rentang normal Tidak ada
Berikan cairan intravena
serangan atau perubahan
warna kulit dan Kompres pasien pada lipat
konvulsi
(kejang) tidak ada paha dan aksila
Tingkatkan sirkulasi udara
kulit kemerahan pusing, merasa Tingkatkan intake cairan dan
pertambahan nyaman nutrisi
RR Monitor TD, nadi, suhu, dan
takikardi RR
Kulit teraba Catat adanya fluktuasi
panas/ hangat tekanan darah
Monitor hidrasi seperti
turgor kulit, kelembaban
membran mukosa)
4. Implementasi keperawatan

Nama pasien : An. Z

Dx medis : Kejang Demam

Ruangan : Mawar

TGL NDX JA21M IMPLEMENTASI


09 11-2015 I 22.00 1. Monitor suhu sesering mungkin
Hasil : suu 38,0C

22.10 2. Monitor warna dan suhu kulit


Hasil : warna kulit coklat dan suhu
normal

22.20 3. Monitor tekanan darah, nadi dan RR


Hasil : Nadi 110x/i dan RR 30x/i

22.30 4. Monitor penurunan tingkat kesadaran


Hasil : Tidak ada penurunan kesadaran

22.40 5. Monitor intake dan output


Hasil : Pasien banyak mengomsumsi air
mineral

22.50 6. Tingkatkan intake cairan dan nutrisi


Hasil : banyak mengomsumsi air putih
dan makan bubur

23.00 7.Monitor hidrasi seperti turgor kulit,


kelembaban membran mukosa)
Hasil : Turgor kulit kering
5. Evaluasi keperawatan

Nama pasien : An. Z

Dx medis : Kejang Demam

Ruangan : Mawar

TGL NDX JAM EVALUASI


09 11 -2015 I 07.00 S:
1. keluarga pasien mengatakan pasien masih
rewel sejak pagi dan terus.
2. Keluarga pasien mengataakan demamnya
telah berkurang
O:
1. Suhu badan 37 0 C
2. Turgor kulit kering
3. Tidak perubahan warna kulit
4. TTV: N : 100 x/menit

S : 37 C

P : 30x/i
A : Masalah belum teratasi.
P : Pertahankan intervensi.
1. Monitor suhu sesering mungkin
2. Monitor warna dan suhu kulit
3. Monitor tekanan darah, nadi dan RR
4. Monitor penurunan tingkat kesadaran
5. Berikan anti piretik:
6.Monitor hidrasi seperti turgor kulit, kelembaban
membran mukosa)