Anda di halaman 1dari 84

www.malangkab.bps.go.id

www.malangkab.bps.go.id

Kecamatan Poncokusumo Dalam Angka 2015

Nomor Publikasi : 3507.001

Katalog BPS

: 1102001.3507100

Ukuran Buku

:

16 x 21 cm

Jumlah Halaman

:

71 + Xvi Halaman

Boleh Dikutip dengan menyebutkan sumbernya

www.malangkab.bps.go.id

www.malangkab.bps.go.id CATATAN RINGKAS Kabupaten Malang adalah sebuah kawasan yang terletak pada bagian tengah selatan
CATATAN RINGKAS Kabupaten Malang adalah sebuah kawasan yang terletak pada bagian tengah selatan wilayah Propinsi
CATATAN RINGKAS
Kabupaten Malang adalah sebuah kawasan yang terletak pada
bagian tengah selatan wilayah Propinsi Jawa Timur. Berbatasan dengan
enam kabupaten dan Samudera Indonesia. Posisi koordinat Kabupaten
Malang terletak antara 112 o 17’,10,90” Bujur Timur dan 122 o 57’ ,00,00”
Bujur Timur dan antara 7 o 44’,55,11” Lintang Selatan dan 8 o 26’ ,35,45”
Lintang Selatan. Letak geografis sedemikian itu menyebabkan Kabupaten
Malang memiliki posisi yang cukup strategis.
Kabupaten Malang berada di atas area seluas 2.977,05 km2 yang
terbagi dalam 33 kecamatan dan 390 desa/kelurahan. Dari seluruh
desa/kelurahan yang ada, 12 diantaranya berstatus kelurahan dan sisanya
378 berstatus desa.
Guna mempermudah pelaksanaan pembangunan, pemerintah
Kabupaten Malang menganggap perlu untuk merekam dan menyajikan
ukuran-ukuran statistik yang tepat agar dapat menggambarkan spesifik
wilayah sampai ke unit terkecil. Data yang diperoleh dibutuhkan untuk
perencanaan, evaluasi, serta kebijakan Pemerintah Kabupaten Malang.
evaluasi, serta kebijakan Pemerintah Kabupaten Malang. Poncokusumo merupakan salah satu daerah dari 33 kecamatan di

Poncokusumo merupakan salah satu daerah dari 33 kecamatan

di wilayah Kabupaten Malang. Secara astronomis Kecamatan

Poncokusumo Malang terletak diantara 112,4292 sampai 122,5455

Bujur Timur dan 8,6813 sampai 7,5890 Lintang Selatan.

Geografi

Mengacu pada data potensi Kecamatan Poncokusumo, letak

geografi seluruh desa di Kecamatan Poncokusumo adalah dataran

dengan topografi seluruh desa tergolong dataran. Luas kawasan Kecamatan Poncokusumo secara keseluruhan adalah sekitar 102,99 km 2 atau sekitar 3,46 persen dari total luas Kabupaten Malang. Sebagai daerah yang topografi sebagian wilayahnya perbukitan, Kecamatan Poncokusumo memiliki pemandangan alam yang sangat indah. Selama berada di Kecamatan Poncokusumo, pengunjung dapat menikmati berbagai fasilitas yang tersedia seperti akomodasi, wisata alam hingga makanan khas kecamatan ini. Namun kekayaan alam yang dimiliki kecamatan ini hingga saat ini belum sepenuhnya dapat dimanfaatkan secara optimal. Sekiranya kekayaan

www.malangkab.bps.go.id

alam ini dapat dioptimalkan, maka pertumbuhan ekonomi di wilayah ini berpeluang dapat ditingkatkan. Adapun batas-batas wilayah Kecamatan Poncokusumo adalah sebagai berikut:

Sebelah Utara: Kecamatan Tumpang dan Jabung

Sebelah Timur: Kabupaten Lumajang

Sebelah Selatan: Kecamatan Wajak

Sebelah Barat : Kecamatan Tajinan

Pemerintahan Pada tahun 2014, Kecamatan Poncokusumo terbagi habis

menjadi 17 desa, 46 dusun, 170 RW dan 822 RT. Dilihat dari

komposisinya Desa Dawuhan, Desa Sumberejo dan desa

Karangnongko, memiliki jumlah dusun terbanyak yaitu masing-masing

sebanyak 5 dusun. Banyaknya jumlah dusun yang dimiliki tidak

otomatis menjadi daerah dengan jumlah Rukun Warga dan Rukun

Tetangga terbanyak pula. Terbukti jumlah RT terbanyak di Desa

Pajaran yaitu sebanyak 17 RW dan 79 RT. Berikutnya, Karangnongko

(14 RW dan 78 RT), Poncokusumo (11 RW dan 78 RT), Wonomulyo

(15 RW dan 60 RT), Pandansari (18 RW dan 59 RT), Dawuhan (14 RW

dan 58 RT) dan sisanya berada di desa Ngebruk, Sumberejo,

Argosuko, Gubugklakah, Karanganyar, Belung, Wonorejo, Jambesari,

Wringinanom, Ngadireso dan Ngadas.

Wonorejo, Jambesari, Wringinanom, Ngadireso dan Ngadas. Gambar 1 Perangkat Desa di Kecamatan Poncokusumo viii

Gambar 1 Perangkat Desa di Kecamatan Poncokusumo

www.malangkab.bps.go.id

Pembangunan nasional yang telah dilaksanakan selama ini tidak akan berhasil apabila desa sebagai satuan terkecil pemerintahan tidak pernah tersentuh pembangunan. Pada tahun 2014, hasil pembangunan di Kecamatan Poncokusumo telah dapat dirasakan. Hal ini dapat ditengarai dari semua desa di Kecamatan Poncokusumo yang telah mencapai tingkat swasembada. Hal ini menunjukkan bahwa desa di Kecamatan Poncokusumo memiliki partisipasi yang baik dan kemandirian dalam menyelenggarakan pemerintahan desanya. Dalam menyelenggarakan pemerintah, perangkat desa mempunyai peranan yang penting dalam menyelenggarakan tugas- tugas umum pemerintah, tugas-tugas pembangunan maupun di dalam

memberikan pelayanan tehadap masyarakat. Untuk mengetahui

gambaran jumlah perangkat desa, jarak dari kantor desa ke kantor

kecamatan di Kecamatan Poncokusumo disajikan pada Tabel 1.1.4

sampai Tabel 10.1-10.4.

Penduduk dan Tenaga Kerja

Data kependudukan meru-pakan salah satu data pokok yang

sangat diperlukan dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan

karena penduduk merupakan obyek sekaligus subyek pembangunan.

Fungsi obyek bermakna penduduk menjadi target dan sasaran

pembangunan yang dilakukan oleh penduduk, dan fungsi subyek

bermakna penduduk adalah pelaku tunggal dari sebuah pembangunan.

Kedua fungsi tadi diharapkan berjalan seiring dan sejalan secara

integral.

diharapkan berjalan seiring dan sejalan secara integral. Gambar 2 Penduduk Kecamatan Poncokusumo ix Kecamatan

Gambar 2 Penduduk Kecamatan Poncokusumo

www.malangkab.bps.go.id

Berdasarkan hasil Registrasi Penduduk akhir tahun, jumlah Penduduk Kecamatan Poncokusumo pada tahun 2014 tercatat sebesar 93.427 jiwa dengan tingkat kepadatan 930 orang/km. Komposisi penduduk menurut jenis kelamin menunjukkan bahwa 50,32 persen adalah penduduk laki-laki dan 49,28 persen adalah penduduk perempuan dengan angka sex ratio sebesar 101,27 persen. Dari hasil SP 2010 dapat diketahui bahwa, struktur umur penduduk cenderung mengarah pada kelompok berusia muda, ini ditunjukkan dengan angka beban ketergantungan penduduk muda (0- 14 tahun) sebesar 35,87 persen. Dengan demikian angka beban ketergantungan secara keseluruhan mencapai 47,37 persen atau

dengan angka absolut dikatakan bahwa setiap seratus penduduk usia

produktif akan menanggung sekitar 47 orang bukan usia produktif ( 0

– 14 tahun) dan 64 tahun ke atas) atau dengan ratio hampir mencapai

2 : 1. Bila dilihat dari angka ketergantungan ini sudah baik, namun

realita secara ekonomis dilapangan sangat bergantung pada sumber

daya manusia penduduk usia produktif, dan optimalisasi peman-faatan

sumber daya alam yang ada.

Dalam perencanaan pembangunan, data mengenai

ketenagakerjaan memegang peranan penting. Tanpa tenaga kerja

tidaklah mungkin program pembangunan dilaksanakan. Dari Tabel 2.5

ditunjukkan bahwa sebagian besar penduduk Kecamatan Poncokusumo

berpenghasilan utama di bidang pertanian. Mengacu data kantor

Kecamatan Poncokusumo tercatat sekitar 27.878 rumah tangga

mengantungkan dirinya pada sektor pertanian (tani, buruh tani,

peternakan, perikanan). Berikutnya perdagangan sekitar 2.958 rumah

tangga, kontruksi sekitar 775 rumah tangga, jasa-jasa sekitar 150

rumah tangga, karyawan (PNS, ABRI, Swasta) sekitar 717 rumah

tangga dan sekitar sekitar 239 rumah tangga bergerak dalam bidang

penggalian.

Sosial dan Pendidikan Pendidikan dianggap sebagai suatu cara yang efektif untuk meningkatkan pembangunan, karena itulah negara-negara berkembang mencurahkan perhatian yang cukup besar terhadap perluasan pendidikan. Demikian juga pada beberapa kesempatan kerja sebagai kebutuhan hidup, mensyaratkan jenjang pendidikan tertentu untuk aktivitasnya. Dengan taraf pendidikan tertentu seseorang dapat memenuhi/menimbulkan rasa harga dirinya. Pendidikan pada

www.malangkab.bps.go.id

hakekatnya merupakan usaha sadar manusia untuk mengembangkan kepribadian dan meningkatkan kemampuannya. Oleh karenanya dewasa ini masyarakat sudah menganggap pendidikan sebagai suatu

kebutuhan dan pendi-dikan sudah menjadi simbul status sosial (title minded) dan merupakan sarana yang diharapkan mampu menyelesaikan banyak permasa-lahan. Sejalan dengan permasalahan tersebut maka peningkatan partisipasi sekolah penduduk harus diimbangi dengan peningkatan sarana fisik pendidikan dan tenaga guru yang memadai. Gambaran nyata mengenai jumlah sekolah, murid dan guru pada tahun 2014 untuk jenjang pendidikan dasar sampai menengah dapat dilihat pada

Tabel 3.1 sampai Tabel 3.7.

Berdasarkan Tabel 3.1 rasio murid taman kanak-kanak terhadap

sekolah sebesar 49,93 yang berarti untuk setiap sekolah membimbing

sebanyak 50 orang siswa taman kanak-kanak di Kecamatan

Poncokusumo. Hal ini meng-gambarkan beban sekolah untuk

memberikan pendidikan dasar cukup berat, namun dilain pihak rasio ini

menunjukkan perkembangan di bidang pendidikan karena animo

masyarakat untuk menyekolahkan anaknya pada jenjang pra sekolah

semakin meningkat.

Pada periode yang sama, rasio murid sekolah dasar terhadap

sekolah masing-masing sebesar 114 orang/sekolah untuk sekolah

negeri dan 161 orang/sekolah untuk sekolah swasta. Berikutnya rasio

murid Sekolah Menengah Pertama Negeri sebesar 227 orang/sekolah,

rasio murid Sekolah Menengah Pertama Swasta sebesar 158

orang/sekolah dan rasio murid Sekolah Menegah Atas Swasta sebesar

242 orang/sekolah.

Kesehatan Pembangunan sektor kesehatan sebagai bagian integral dari pembangunan yang berlangsung, bertujuan untuk mencapai kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk agar dapat mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat harus diimbangi dengan penyediaan sarana kesehatan sebagai tempat rujukan bilamana masyarakat mengalami gangguan kesehatan. Sarana kesehatan tersebut berupa penyediaan sarana Rumah Sakit, Puskesmas, Puskesmas Pembantu, Posyandu dan lain-lain. Kemudian sebagai penunjang adalah pengadaan tenaga kesehatan.

www.malangkab.bps.go.id

Dari beberapa fasilitas kese-hatan yang ada di Kecamatan Poncokusumo proporsi terbesar adalah Posyandu yaitu sebanyak 92 lokasi. Hampir semua RW atau paling tidak dusun di Kecamatan Poncokusumo mempunyai Posyandu yang diharapkan aktif melakukan kegiatan terutama penanganan / pemantauan kesehatan ibu dan balita.

Fasilitas yang lain antara puskesmas/pustu sebanyak 5 buah. Berikutnya toko obat sebanyak 4 buah, tempat praktek dokter sebanyak 4 buah, polindes sebanyak 12 buah dan tempat praktek bidan sebanyak 21 buah. Sedangkan untuk tenaga medis di Kecamatan Poncokusumo terdapat sebanyak 4 dokter, 10 mantri, 24 bidan dan

34 dukun bayi.

Dengan karakteristik penduduk Kecamatan Poncokusumo yang

memiliki struktur umur penduduk berusia muda, maka perlu adanya

pengendalian kelahiran melalui gerakan KB nasional. Pada Tahun 2014,

jumlah Pasangan Usia Subur di Kecamatan Poncokusumo sebanyak

19.431 orang dengan peserta KB Aktif sebanyak 14.363 orang atau

mencapai 73,93 persen. (Tabel 4.7)

14.363 orang atau mencapai 73,93 persen. (Tabel 4.7) Gambar 3 Pencapaian KB Aktif Dirinci Menurut Jenis

Gambar 3 Pencapaian KB Aktif Dirinci Menurut Jenis Kontrasepsi

Agama Beragamnya agama yang dianut oleh masyarakat menggambarkan toleransi kehidupan beragama. Penduduk Kecamatan Poncokusumo menganut berbagai keyakinan yang hidup berdampingan secara damai. Seperti halnya agama yang dianut oleh sebagaian besar penduduk Indonesia, penduduk Kecamatan

www.malangkab.bps.go.id

Poncokusumo sebagian besar memeluk agama Islam yaitu 92.242 jiwa. Berikutnya Agama Budha 982 jiwa, Agama Hindu 95 jiwa, Agama Kristen 35 jiwa, serta Agama Katolik 73 jiwa. Sarana yang dimiliki untuk menunjang kehidupan beragama terlihat dari banyaknya sarana ibadah. Sejalan dengan banyaknya penganut agama Islam, jumlah sarana ibadah terbanyak adalah masjid dan surau/ langgar yang dapat dijumpai pada setiap desa di Kecamatan Poncokusumo. Jumlah masjid dan langgar yang berada di Kecamatan Poncokusumo masing-masing tercatat sebanyak 58 buah dan 449 buah. Berikutnya Gereja Katholik, Pura dan Vihara yang masing-masing sebanyak 1 buah.

Pertanian

Sektor pertanian merupakan sektor yang unik dan mempunyai

ciri khas tersendiri dalam struktur perekonomian. Sektor ini relatif

merupakan sektor yang tidak mendapat perhatian serius dalam aksi

pembangunan. Mulai dari proteksi, kredit hingga kebijakan lain tidak

satupun yang menguntungkan.

Dalam struktur perekonomian Kabupaten Malang, Sektor

Pertanian masih mempunyai peranan penting dalam pembangunan

ekonomi. Dilihat dari kontribusinya dalam pembentu-kan Produk

Domestik regional Bruto pada tahun 2014, sektor ini menyumbang

sekitar 30 persen atau menempati urutan pertama. Daya serap Sektor

Pertanian terhadap kesempatan kerja di Kabupaten Malang juga

dominan dibandingkan sektor lainnya.

Kabupaten Malang juga dominan dibandingkan sektor lainnya. Gambar 4 Produksi Tanaman Pangan Dirinci Menurut Jenisnya

Gambar 4 Produksi Tanaman Pangan Dirinci Menurut Jenisnya

www.malangkab.bps.go.id

Pada Tahun 2014, jumlah lahan tanah sawah di Kecamatan Poncokusumo seluas 1.470 ha dengan rincian seluruhnya berpengairan diusahakan. Dipihak lain, luas lahan kering yang mencakup pekarangan tanah untuk bangunan dan halaman, tegalan/ kebun/lading, tambak, hutan dan kolam seluas 8.573,42. ha dengan rincian sebagaimana pada Tabel 8.1 dan Tabel 8.2. Produksi padi di Kecamatan Poncokusumo pada tahun 2014 sebesar 9.733,45 ton, yang berarti meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Gambaran mengenai tanaman bahan pangan dapat diamati pada Tabel 8.3. Keadaan populasi dan produksi mengenai sub sektor peternakan

di Kecamatan Poncokusumo dapat dilihat dalam Tabel 8.6. Ternak

pada umumnya dapat dibedakan menjadi ternak besar, ternak kecil

dan unggas. Tabel 8.6 memperlihatkan perkembangan populasi ternak

besar yang meliputi populasi sapi potong, sapi perah, dan kuda selama

periode 2011-2014. Dari Tabel tersebut diperlihatkan bahwa populasi

sapi perah sebesar 1.991 ekor. Berikutnya populasi sapi potong dan

kuda masing-masing sebanyak 12.056 ekor dan 13 ekor. Adapun

gambaran mengenai populasi ternak kecil dan populasi unggas secara

umum dapat dilihat dengan rinci sebagaimana pada Tabel 8.6.

Industri Pengolahan

Sektor industri adalah sektor yang mampu menggambarkan laju

perekonomian suatu daerah. Dan sektor industri pula yang diharapkan

akan mampu memberikan value added dengan cepat yang pada

akhirnya akan memberikan income daerah melalui PADnya. Tapi

masalahnya tidak semua daerah cocok dan kondusif untuk dijadikan

kawasan industri. Dengan kenyataan demikian, maka kerjasama antar

daerah mutlak dibutuhkan. Banyak faktor yang dibutuhkan untuk menumbuh-kembangkan sektor industri antara lain, ketersediaan sumber daya manusia yang handal, sumber daya alam dan sumber daya investasi yang cukup. Pada Tahun 2014, profil Industri di Kecamatan Poncokusumo cenderung masih didominasi oleh industri kecil. Dominasi tersebut dapat dilihat dari persentase jumlah industri kecil yang mencapai lebih dari 99 persen. Pada periode yang sama, golongan industri kecil dan kerajinan rumah tangga mengalami perkembangan baik dilihat dari jumlah usaha, tenaga kerja maupun nilai tambahnya. Pada Tahun 2014,

www.malangkab.bps.go.id

jumlah usaha industri kecil dan rumah tangga yang tercatat pada Kantor Desa di Kecamatan Poncokusumo sebanyak 837 usaha.

Perdagangan Sektor Perdagangan adalah sektor yang selalu ada dan cukup potensial untuk ditumbuhkembangkan menjadi sektor andalan suatu

daerah. Sektor ini akan selalu menjadi aktivitas setiap hari oleh penduduk selama berlangsungnya kehidupan karena sektor perdagangan adalah sektor yang menunjukkan interaksi antar penduduk yang saling membutuhkan dan mendukung. Untuk memperlancar aktifitas perekonomian di Kecamatan

Poncokusumo diperlukan beberapa sarana penunjang yang dibutuhkan

antara lain pasar, hotel/penginapan, rumah makan dan lain

sebagainya.

pasar, hotel/penginapan, rumah makan dan lain sebagainya. Gambar 5 Sarana dan Prasana Ekonomi Dirinci Menurut Jenisnya

Gambar 5 Sarana dan Prasana Ekonomi Dirinci Menurut Jenisnya

Mengacu data kantor desa, jumlah toko/warung/kios yang tercatat di Kecamatan Poncokusumo sebanyak 1.479 unit, dan menempati urutan teratas sebagai tempat kegiatan ekonomi yang jumlahnya terbesar. Berikutnya pasar permanen sebanyak 2 buah, mini market sebanyak 2 buah, restaurant sebanyak 206 buah, penginapan sebanyak 2 buah, koperasi sebanyak 20 buah. Serta bank dan BPR sebanyak 1 buah. (Tabel 9.1 dan Tabel 9.2)

www.malangkab.bps.go.id

Lain-lain Dalam era globalisasi, sarana komunikasi dan informasi yang memadai sangatlah dibutuhkan. Data mengenai sarana komunikasi dan informasi seperti keberadaan pedagang pulsa dan lain-lain sangat diperlukan. Dari data yang terkumpul didapatkan keterangan bahwa semua desa di Kecamatan Poncokusumo terdapat pedagang pulsa yaitu tercatat sebanyak 133 buah. Berikutnya warnet sebanyak 9 buah. Pariwisata adalah suatu industri yang sangat kompleks karena kegiatannya yang sangat bermacam-macam sehingga harus bekerja sama untuk menciptakan produknya. Industri ini sangat beraneka ragam subsektornya yang masing-masing merupakan Industri dalam

arti yang sempurna, jika dilihat secara terpisah. Salah satu industri

tersebut adalah jasa hiburan dan sarana penunjangnya yang meliputi

obyek wisata, kesenian, seni/budaya dan sarana lainnya. Sehubungan

dengan hal di atas gambaran mengenai kegiatan pariwisata di

Kecamatan Poncokusumo didekati melalui data banyaknya obyek

wisata menurut jenisnya, banyaknya kelompok kesenian, banyaknya

kegiatan budaya serta jumlah sarana penunjang wisata. Adapaun

gambaran mengenai pariwisata di sajikan pada Tabel 6.1-Tabel 6.4.

TABEL 1.1. STATUS PEMERINTAHAN, STATUS HUKUM, KEBERADAAN BPD

KATAGORI LKMD/K, DAN LPMD/K

     

Badan Perwakilan Desa/Dewan Kel. (BPD) (Ada / Tdk Ada)

Katagori

Jumlah Pengurus

Status

LKMD/K

   

Nama Desa/Kelurahan

Pemerintahan

(Desa/

Kelurahan)

Status

Hukum

(Desa/Kel )

(Persiapan/

Katagori 1/

Katagori 2/

BPD

LKMD/K

Katagori 3)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

001 Dawuhan

002 Sumberejo

003 Pandansari

004 Ngadireso

005 Karanganyar

006 Jambesari

007 Pajaran

008 Argosuko

009 Ngebruk

010 Karangnongko

011 Wonomulyo

012 Belung

013 Wonorejo

014 Poncokusumo

015 Wringinanom

016 Gubugklakah

017 Ngadas

Desa

Desa

Desa

Desa

Desa

Desa

Desa

Desa

Desa

Desa

Desa

Desa

Desa

Desa

Desa

Desa

Desa

Desa

Desa

Desa

Desa

Desa

Desa

Desa

Desa

Desa

Desa

Desa

Desa

Desa

Desa

Desa

Desa

Desa

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

www.malangkab.bps.go.id

Katagori 3

Katagori 3

Katagori 3

Katagori 3

Katagori 3

Katagori 3

Katagori 3

Katagori 3

Katagori 3

Katagori 3

Katagori 3

Katagori 3

Katagori 3

Katagori 3

Katagori 3

Katagori 3

Katagori 3

7

7

7

5

7

7

7

5

5

7

7

7

5

7

7

5

5

15

24

24

13

22

16

20

13

15

34

28

16

13

29

33

18

16

2014

       

107

349

Sumber : Kantor Desa

TABEL 1.2. KOORDINAT, LETAK GEOGRAFI, TOPOGRAFI, DAN LETAK

DESA RELATIF TERHADAP HUTAN

Nama Desa/Kelurahan

Koordinat

Letak Geografi

(Pantai/

Lembah/

Topografi

Letak Desa/

Kelurahan

Relatif

Lintang Selatan

Bujur Timur

Lereng/

Dataran)

(Datar/

Perbukitan)

Terhadap Hutan

Di (Dalam/

Tepi/ Luar)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

001 Dawuhan

002 Sumberejo

003 Pandansari

004 Ngadireso

005 Karanganyar

006 Jambesari

007 Pajaran

008 Argosuko

009 Ngebruk

010 Karangnongko

011 Wonomulyo

012 Belung

013 Wonorejo

014 Poncokusumo

015 Wringinanom

016 Gubugklakah

017 Ngadas

8.4950

8.6813

8.4117

8.4433

8.3967

8.3683

8.1983

8.2033

8.2833

8.2817

8.2467

8.1933

8.2600

8.3217

8.1900

8.1217

7.5890

www.malangkab.bps.go.id

112.4603

112.4706

112.4840

112.4663

112.4542

112.4437

112.4292

112.4380

112.4428

112.4582

112.1330

112.4607

112.4675

112.4868

112.4783

112.5027

112.5455

Lereng

Lereng

Lereng

Lereng

Dataran

Dataran

Dataran

Dataran

Dataran

Dataran

Dataran

Dataran

Dataran

Lereng

Lereng

Lereng

Lereng

Perbukitan

Perbukitan

Perbukitan

Perbukitan

Datar

Datar

Datar

Datar

Datar

Datar

Datar

Datar

Datar

Perbukitan

Perbukitan

Perbukitan

Perbukitan

Luar

Tepi

Tepi

Luar

Luar

Luar

Luar

Luar

Luar

Luar

Luar

Luar

Luar

Luar

Luar

Tepi

Dalam

2014

8.2533

112.4637

     

Sumber :

Kantor Desa

TABEL 1.3. LUAS DESA/KELURAHAN MENURUT JENIS LAHAN (Ha)

Nama Desa/Kelurahan

Lahan Sawah

Lahan Kering

Total Lahan

(1)

(2)

(3)

(4)

001 Dawuhan

002 Sumberejo

003 Pandansari

004 Ngadireso

005 Karanganyar

006 Jambesari

007 Pajaran

008 Argosuko

009 Ngebruk

010 Karangnongko

011 Wonomulyo

012 Belung

013 Wonorejo

014 Poncokusumo

015 Wringinanom

016 Gubugklakah

017 Ngadas

www.malangkab.bps.go.id

70.00

0.00

0.00

81.00

132.00

178.00

136.00

196.00

176.00

183.00

110.00

143.00

65.00

0.00

0.00

0.00

0.00

985.00

816.00

915.00

523.00

411.00

330.00

342.10

161.80

345.20

460.80

76.70

192.90

626.90

6,141.60

974.80

384.00

414.00

1,055.00

816.00

915.00

604.00

543.00

508.00

478.10

357.80

521.20

643.80

186.70

335.90

691.90

6,141.60

974.80

384.00

414.00

2014

1,470.00

14,100.80

15,570.80

Sumber : Koordinator Pertanian

TABEL 1.4. KEBERADAAN KANTOR DESA/KEL, JARAK DARI KANTOR DESA/

KELURAHAN KE KANTOR KECAMATAN DAN KABUPATEN/KOTA

   

Jarak Dari Kantor Desa/Kelurahan Ke

Bangunan Kantor

     

Nama Desa/Kelurahan

Desa/Kel (Ada/Tdk

Kantor Kecamatan

Kantor Kab/Kota

Ada)

Yang Membawahi

Yang Membawahi

(Km)

(Km)

Ibukota Kab/Kota Lain Terdekat (Km)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

001 Dawuhan

002 Sumberejo

003 Pandansari

004 Ngadireso

005 Karanganyar

006 Jambesari

007 Pajaran

008 Argosuko

009 Ngebruk

010 Karangnongko

011 Wonomulyo

012 Belung

013 Wonorejo

014 Poncokusumo

015 Wringinanom

016 Gubugklakah

017 Ngadas

www.malangkab.bps.go.id

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

8.00

18.00

7.00

4.00

5.00

6.00

5.00

3.70

6.00

1.00

0.50

1.00

0.50

5.00

5.00

8.00

25.00

29.00

39.00

28.00

25.00

26.00

27.00

17.00

17.30

17.50

22.00

19.00

18.00

21.00

32.00

17.00

23.00

42.00

29.00

39.00

28.00

25.00

26.00

27.00

17.00

17.30

17.50

22.00

19.00

18.00

21.00

32.00

17.00

23.00

42.00

2014

 

6.4

24.7

24.7

Sumber :

Kantor Desa

TABEL 1.5. JUMLAH DUSUN/DUKUH, RUKUN WARGA, RUKUN TETANGGA

DAN RATA-RATA RT PER RW

   

Banyaknya

 

Nama Desa/Kelurahan

Dusun/Dukuh

Rukun Warga

Rukun Tetangga

Rata-Rata RT per RK/RW

(RK/RW)

(RT)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

001 Dawuhan

002 Sumberejo

003 Pandansari

004 Ngadireso

005 Karanganyar

006 Jambesari

007 Pajaran

008 Argosuko

009 Ngebruk

010 Karangnongko

011 Wonomulyo

012 Belung

013 Wonorejo

014 Poncokusumo

015 Wringinanom

016 Gubugklakah

017 Ngadas

www.malangkab.bps.go.id

5

5

3

2

3

3

3

3

1

5

2

2

1

2

3

1

2

14

12

18

3

18

6

17

10

5

14

15

6

6

11

6

7

2

58

52

59

20

45

28

79

50

55

78

60

40

33

78

28

47

12

4

4

3

7

3

5

5

5

11

6

4

7

6

7

5

7

6

2014

46

170

822

5

Sumber :

Kantor Desa

TABEL 2.1. PELAKSANAAN REGISTRASI PENDUDUK, PENDUDUK AKHIR TAHUN,

RASIO JENIS KELAMIN DAN RATA-RATA ANGGOTA KELUARGA

 

Registrasi

Penduduk Akhir Tahun (Jiwa)

 

Jumlah

 

Penduduk

     

Rata-rata

Nama Desa/Kelurahan

(Teratur/

Tdk

Perem

Rasio Jenis

Kelamin

Keluarga

Akhir

Anggota

Keluarga

(Jiwa)

Teratur/

Laki-laki

puan

Jumlah

(%)

Tahun

Tdk Ada)

(KK)

 

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

001 Dawuhan

002 Sumberejo

003 Pandansari

004 Ngadireso

005 Karanganyar

006 Jambesari

007 Pajaran

008 Argosuko

009 Ngebruk

010 Karangnongko

011 Wonomulyo

012 Belung

013 Wonorejo

014 Poncokusumo

015 Wringinanom

016 Gubugklakah

017 Ngadas

Teratur

Teratur

Teratur

Teratur

Teratur

Teratur

Teratur

Teratur

Teratur

Teratur

Teratur

Teratur

Teratur

Teratur

Teratur

Teratur

Teratur

3,467

2,745

3,382

1,812

3,771

3,387

3,101

2,135

2,061

3,857

2,571

3,163

2,270

3,536

2,837

2,018

896

3,461

2,740

3,335

1,773

3,599

3,273

3,328

2,208

2,128

3,865

2,617

2,940

2,225

3,499

2,704

1,874

849

www.malangkab.bps.go.id

6,928

5,485

6,717

3,585

7,370

6,660

6,429

4,343

4,189

7,722

5,188

6,103

4,495

7,035

5,541

3,892

1,745

98.86

100.18

100.74

99.89

103.27

105.05

92.62

97.02

97.22

99.82

99.73

106.55

101.16

99.91

105.17

106.75

104.81

2,111

1,385

2,141

1,121

2,250

2,049

2,001

1,434

1,279

2,541

1,641

1,913

1,362

2,034

1,786

1,243

558

3

4

3

3

3

4

3

3

3

3

3

3

3

4

3

3

3

2014

 

47,009

46,418

93,427

101.27

28,849

3

Sumber :

Registrasi Penduduk & PLKB

TABEL 2.2. PENDUDUK AWAL, LAHIR, MATI, DATANG, PERGI DAN PENDUDUK

AKHIR (JIWA)

 

Penduduk

       

Penduduk

Nama Desa/Kelurahan

Awal

Lahir

Mati

Datang

Pergi

Akhir

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

001 Dawuhan

002 Sumberejo

003 Pandansari

004 Ngadireso

005 Karanganyar

006 Jambesari

007 Pajaran

008 Argosuko

009 Ngebruk

010 Karangnongko

011 Wonomulyo

012 Belung

013 Wonorejo

014 Poncokusumo

015 Wringinanom

016 Gubugklakah

017 Ngadas

www.malangkab.bps.go.id

6,904

5,480

6,670

3,573

7,351

6,640

6,431

4,357

4,173

7,729

5,180

6,126

4,515

7,030

5,519

3,881

1,736

69

22

76

35

40

64

38

31

37

57

58

24

35

74

68

49

34

45

21

41

27

39

43

36

45

33

34

32

34

48

52

42

27

15

34

36

37

21

34

28

17

18

27

16

16

29

12

22

10

6

6

34

32

25

17

16

29

21

18

15

46

34

42

19

39

14

17

16

6,928

5,485

6,717

3,585

7,370

6,660

6,429

4,343

4,189

7,722

5,188

6,103

4,495

7,035

5,541

3,892

1,745

2014

93,295

811

614

369

434

93,427

Sumber :

Registrasi Penduduk Kec

TABEL 2.3. BANYAKNYA NIKAH, TALAK, CERAI DAN RUJUK

Nama Desa/Kelurahan

Nikah

Talak

Cerai

Rujuk

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

001 Dawuhan

002 Sumberejo

003 Pandansari

004 Ngadireso

005 Karanganyar

006 Jambesari

007 Pajaran

008 Argosuko

009 Ngebruk

010 Karangnongko

011 Wonomulyo

012 Belung

013 Wonorejo

014 Poncokusumo

015 Wringinanom

016 Gubugklakah

017 Ngadas

www.malangkab.bps.go.id

138

70

93

37

107

86

66

53

43

92

47

78

51

75

47

41

19

5

2

1

2

11

2

4

1

4

2

4

2

3

2

2

2

2

20

9

6

9

9

5

8

11

5

12

3

8

2

2

3

3

3

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

2014

1,142

48

116

0

Sumber :

KUA

TABEL 2.444. LUAS DESA/KELURAHAN, KEPADATAN PENDUDUK DAN KELUARGA

 

Luas Desa/

Penduduk

Keluarga

Kepadatan

Kepadatan Keluarga (KK /

Nama Desa/Kelurahan

Kelurahan

Pertengahan

Pertengahan

Penduduk (Jiwa

(Km2)

Tahun (Jiwa)

Tahun (KK)

/ Km2)

Km2)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

001 Dawuhan

002 Sumberejo

003 Pandansari

004 Ngadireso

005 Karanganyar

006 Jambesari

007 Pajaran

008 Argosuko

009 Ngebruk

010 Karangnongko

011 Wonomulyo

012 Belung

013 Wonorejo

014 Poncokusumo

015 Wringinanom

016 Gubugklakah

017 Ngadas

www.malangkab.bps.go.id

10.55

8.16

9.15

6.04

5.43

5.08

4.78

3.58

5.21

6.44

1.87

3.40

6.92

6.14

9.75

3.84

4.14

6941

5496

6730

3595

7364

6645

6423

4345

4170

7732

5193

6100

4502

7017

5554

3889

1741

2111

1385

2141

1121

2250

2049

2001

1434

1279

2541

1641

1913

1362

2034

1786

1243

558

658

674

736

595

1,356

1,308

1,343

1,214

800

1,201

2,781

1,797

651

1,143

570

1,013

421

200

170

234

186

414

403

419

401

245

395

879

563

197

331

183

324

135

2014

100.47

93,437

28,849

930

287

Sumber :

Registrasi Penduduk

TABEL 2.5. PENDUDUK YANG BEKERJA MENURUT MATA PENCAHARIANNYA

 

Sumber

Komoditi/

         

Nama Desa/Kelurahan

Pendapatan

Produk

Pertanian

Perikanan

Peternakan

Pedagang

PNS

Utama

Unggulan

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

001 Dawuhan

002 Sumberejo

003 Pandansari

004 Ngadireso

005 Karanganyar

006 Jambesari

007 Pajaran

008 Argosuko

009 Ngebruk

010 Karangnongko

011 Wonomulyo

012 Belung

013 Wonorejo

014 Poncokusumo

015 Wringinanom

016 Gubugklakah

017 Ngadas

www.malangkab.bps.go.id

Pertanian

Pertanian

Pertanian

Pertanian

Pertanian

Pertanian

Pertanian

Pertanian

Pertanian

Pertanian

Pertanian

Pertanian

Pertanian

Pertanian

Pertanian

Pertanian

Pertanian

Jagung

Jagung

Apel

Tebu

Sayuran

Sayuran

Sayuran

Sayuran

Sayuran

Sayuran

Sayuran

Sayuran

Sayuran

Apel

Apel

Apel

Sayuran

65

136

36

186

98

119

122

85

61

148

26

37

71

16

198

34

2

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

146

439

95

46

68

96

188

62

91

122

231

173

261

83

51

61

94

72

156

48

72

136

104

244

248

276

296

324

304

88

124

248

156

62

22

9

12

7

22

8

1

14

7

47

78

48

12

21

27

8

11

2014

   

1,440

0

2,307

2,958

354

Sumber :

Kantor Desa

LANJUTAN TABEL 2.5.

     

Penggalia

         

Nama Desa/Kelurahan

TNI/ Polri

Buruh

Pabrik/In

dustri

n/

Penamba

Buruh

Tani

Buruh

Bangunan

Jasa

Lainnya

Jumlah

ngan

(1)

(9)

(10)

(11)

(12)

(13)

(14)

(15)

(16)

001 Dawuhan

002 Sumberejo

003 Pandansari

004 Ngadireso

005 Karanganyar

006 Jambesari

007 Pajaran

008 Argosuko

009 Ngebruk

010 Karangnongko

011 Wonomulyo

012 Belung

013 Wonorejo

014 Poncokusumo

015 Wringinanom

016 Gubugklakah

017 Ngadas

0

4

2

0

4

4

0

3

2

5

0

2

7

5

6

1

0

www.malangkab.bps.go.id

6

4

4

6

181

21

12

6

6

14

24

16

8

4

6

0

0

18

16

14

16

0

0

0

0

0

0

32

27

26

42

48

0

0

1,021

2,104

2,103

1,821

2,016

1,281

875

992

1,058

2,472

928

928

1,652

1,856

1,212

1,710

102

32

41

31

42

56

52

61

34

36

69

72

67

62

41

49

18

12

6

8

7

5

11

7

12

9

5

17

19

14

12

8

7

2

1

1,380

2,909

2,346

2,198

2,583

1,685

1,517

1,457

1,540

2,172

1,710

1,598

1,183

2,193

1,846

1,989

279

2,768

5,826

4,698

4,399

5,175

3,377

3,032

2,910

3,082

5,362

3,444

3,214

3,382

4,393

3,698

3,979

563

2014

45

318

239

24,131

775

150

30,585

63,302

Sumber :

Kantor Desa

TABEL 3.1. JUMLAH TAMAN KANAK-KANAK (TK) DAN SD DAN SEDERAJAT

Nama Desa/Kelurahan

 

Banyaknya TK

Banyaknya SD Dan Sederajat

Negeri

Swasta

Jumlah

Negeri

Swasta

Jumlah

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

001 Dawuhan

002 Sumberejo

003 Pandansari

004 Ngadireso

005 Karanganyar

006 Jambesari

007 Pajaran

008 Argosuko

009 Ngebruk

010 Karangnongko

011 Wonomulyo

012 Belung

013 Wonorejo

014 Poncokusumo

015 Wringinanom

016 Gubugklakah

017 Ngadas

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

6

1

2

1

3

3

3

5

2

4

3

3

1

2

3

3

1

6

1

2

1

3

3

3

5

2

4

3

3

1

2

3

3

1

www.malangkab.bps.go.id

4

3

2

2

2

3

3

3

2

4

3

3

2

2

3

2

2

3

2

2

1

2

1

2

1

1

2

0

1

1

1

2

1

0

3

2

2

1

2

1

2

1

1

2

0

1

1

1

2

1

0

2014

0

46

46

45

23

23

Sumber : Diknas

TABEL 3.2. BANYAKNYA SMP DAN SEDERAJAT DAN SMU DAN SEDERAJAT

Nama Desa/Kelurahan

Banyaknya SMP Dan Sederajat

Banyaknya SMU Dan Sederajat

Negeri

Swasta

Jumlah

Negeri

Swasta

Jumlah

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

001 Dawuhan

002 Sumberejo

003 Pandansari

004 Ngadireso

005 Karanganyar

006 Jambesari

007 Pajaran

008 Argosuko

009 Ngebruk

010 Karangnongko

011 Wonomulyo

012 Belung

013 Wonorejo

014 Poncokusumo

015 Wringinanom

016 Gubugklakah

017 Ngadas

0

1

0

0

1

0

0

0

0

1

0

0

0

0

0

0

1

1

1

1

1

1

0

1

1

1

1

1

1

1

1

1

1

0

1

2

1

1

2

0

1

1

1

2

1

1

1

1

1

1

1

www.malangkab.bps.go.id

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

2

0

0

0

1

1

0

0

0

1

0

0

0

0

0

0

0

2

0

0

0

1

1

0

0

0

1

0

2014

4

15

19

0

5

5

Sumber : Diknas

TABEL 3.3. BANYAKNYA PERGURUAN TINGGI DAN SEDERAJAT

SERTA SEKOLAH LUAR BIASA

Nama Desa/Kelurahan

Banyaknya Perguruan Tinggi Dan Sederajat

Banyaknya Sekolah Luar Biasa

Negeri

Swasta

Negeri

Swasta

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

001 Dawuhan

002 Sumberejo

003 Pandansari

004 Ngadireso

005 Karanganyar

006 Jambesari

007 Pajaran

008 Argosuko

009 Ngebruk

010 Karangnongko

011 Wonomulyo

012 Belung

013 Wonorejo

014 Poncokusumo

015 Wringinanom

016 Gubugklakah

017 Ngadas

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

www.malangkab.bps.go.id

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

2014

0

0

0

0

Sumber : Diknas

TABEL 3.4. JUMLAH GURU DAN MURID TAMAN KANAK-KANAK

   

Guru TK

 

Nama

     

Desa/Kelurahan

Negeri

Swasta

Jumlah

Tetap

Tdk Tetap

Tetap

Tdk Tetap

Tetap

Tdk Tetap

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

001 Dawuhan

002 Sumberejo

003 Pandansari

004 Ngadireso

005 Karanganyar

006 Jambesari

007 Pajaran

008 Argosuko

009 Ngebruk

010 Karangnongko

011 Wonomulyo

012 Belung

013 Wonorejo

014 Poncokusumo

015 Wringinanom

016 Gubugklakah

017 Ngadas

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

2

0

0

0

0

16

4

9

3

15

10

14

16

9

13

10

13

3

13

8

9

2

www.malangkab.bps.go.id

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

16

4

9

3

15

10

14

16

9

13

10

13

3

13

8

9

2

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

2014

0

2

167

0

167

0

Sumber : Diknas

LANJUTAN TABEL 3.4

   

Murid TK

 

Nama

     

Desa/Kelurahan

Negeri

Swasta

Jumlah

Laki

Perempuan

Laki

Perempuan

Laki

Perempuan

(1)

(8)

(9)

(10)

(11)

(12)

(13)

001 Dawuhan

002 Sumberejo

003 Pandansari

004 Ngadireso

005 Karanganyar