Anda di halaman 1dari 17

PORTOFOLIO ART

SHAFIYYATUL AMALIYYAH
FAHIRA ELSYAMILA AISYAH XI-C
KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah SWT. Kami memujinya,


memohon pertolongan dan ampunan-Nya. Kami
berlindung kepada Allah dari kejahatan diri dan
keburukan amal perbuatan kami. Puji syukur
penyusun ucapkan atas terselesaikannya portofolio
ini. Tanpa berkah dan kemurahanNya saya tidak
mungkin dapat menyelesaikan portofolio ini. Kedua
kalinya salawat beserta salam tetap tercurahkan
kepada Nabi Muhammad SAW yang telah
membawa kita dari alam kebodohan menuju alam
yang penuh dengan ilmu pengetahuan.

Portofolio ini disusun sebagai salah satu tugas


semester. Didalam portofolio ini Penyusun
menyadari masih terdapat kekurangan dalam
portofolio ini, maka dari itu kritik dan saran yang
bersifat membangun selalu saya harapkan demi
kesempurnaan portofolio ini.
Akhir kata, sebagai penyusun portofolio ini, saya
berterimakasih kepada MR. Surya Syahputra, S.Sn.
selaku guru kesenian. Semoga portofolio ini
membawa manfaat dan memberikan nilai
tambahan yang mencukupi.

Medan, 28 april 2017


Penyusun,

Fahira Elsyamila
DAFTAR ISI :

1.KATA
PENGANTAR1
2. DAFTAR
ISI.2
3.ISI
..3
4.PENUTUP
..4
isi
Pergelaran Musik

I. Pengertian dan tujuan pergelaran


a.Pengertian pergelaran
empertunjukkan sesuatu (hasil karya) kepada
masyarakat umum untuk mendapatkan
tanggapan atau penilaian. Dengan demikian,
pengertian pergelaran musik adalah kegiatan
mempertunjukkan karya seni musik kepada
orang lain (masyarakat umum) untuk Istilah
lain dari pergelaran adalah pertunjukan, yaitu
suatu kegiatan yang mendapatkan
tanggapan dan penilaian.
b. Tujuan Pergelaran
Berdasarkan subyek pengisi dan penonton
kegiatan, ada dua tujuan yang terkandung
didalam kegiatan pergelaran tersebut, antara
lain :
1. Tujuan makro, yaitu sebagai hiburan bagi
masyarakat umum
atau khalayak ramai.
2. Tujuan mikro, yaitu sebagai sarana
evaluasi terhadap kegiatan
pembelajaran seni musik (kesenian) di
sekolah.
Selain memiliki tujuan-tujuan diatas,
pergelaran seni musik juga memiliki
beberapa fungsi, antara lain media
pengembangan bakat, media komunikasi,
media ekspresi diri, dan media apresiasi.

II. Perencanaan Pergelaran.


Langkah pertama yang harus dilakukan
sebelum pelaksanaan kegiatan pergelaran
adalah membuat perencanaan. Hal tersebut
penting, karena perencanaan yang telah
disusun dapat dijadikan pedoman yang dapat
mengarahkan kepada pelaksana (panitia)
agar dapat bekerja sesuai dengan rel yang
ditentukan.
Adapun fungsi perencanaan dalam kegiatan
pergelaran seni musik yaitu :
a. Sebagai langkah awal yang dilakukan
panitia
b. Sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan.
c. Sebagai kendali dalam menciptakan
suasana kerja yang efektif danefisien.
d. Sebagai tolok ukur dalam mengevaluasi
kegiatan.

Hal-hal yang harus dibahas dalam menyusun


rencana pergelaran antara lain :
a. Menyusun Panitia Pergelaran
Organisasi yaitu sekumpulan orang yang
bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan
tertentu. Dalam organisasi bagian yang satu
dengan yang lainnya saling berkaitan dan
tidak bisa dipisahkan, apabila salah satu
bagian tidak dapat berfungsi maka akan
berpengaruh pada bagian yang lain
Dalam kegiatan pergelaran seni musik,
organisasi kepanitiaan memiliki tugas dan
tanggung jawab untuk mewujudkan tujuan
kegiatan yaitu terlaksananyapergelaran seni
musik sesuai dengan yang direncanakan.
Pengelolaannya harus berprinsip
sebagaimana organisasi secara umum,
yaitu :
1. Perintah harus berasal dari satu komando
2. Pembagian tugas sesuai dengan
kemampuan yang dimiliki
3. Adanya pengawasan/controling dari tem
pengawas yang dibentuk
Selain itu, personil yang duduk dalam
kepanitiaan juga harus memenuhi syarat dan
kriteria yang ada. Adapun beberapa kriteria
yang harus dimiliki oleh para personal yang
duduk dalam kepanitiaan antara lain :
1. Menguasai bidang tugasnya
2. Sanggup bekerja sama
3. Sanggup bekerja keras
4. Siap untuk memimpin dan dipimpin
5. Disiplin dan kreatif
6. Berdedikasi dan loyalitas yang tinggi
7. Sanggup menjaga rahasia

b. Menentukan Tema Pergelaran


Suatu kegiatan yang dilaksanakan, sudah
barang tentu mempunyai maksud dan tujuan
yang ingin dicapai. Demikian juga dengan
kegiatan pergelaran musik. Maksud dan
tujuan tersebut diungkapkan dalam sebuah
tema, dan tema yang disampaikan harus
sesuai dengan misinya.
Sebagai contoh, apabila tema yang
dikemukakan tentang bahaya narkoba, maka
karya seni yang akan ditampilkan dalam
pergelaran harus berisi seputar hal-hal yang
berkaitan dengan narkoba, jika tema yang
dikemukakan tentang pelestarian budaya
daerah, karya seni yang ditampilkanpun
berisi seputar budaya daerah. Perhatikan
contoh dibawah ini :
DENGAN PENTAS MUSIK LAGU-LAGU
DAERAH 2011
KITA TINGKATKAN PERSATUAN DAN
KESATUAN WARGA SEKOLAH
Selain contoh diatas, masih banyak lagi
contoh-contoh tema yang dapat digunakan.
Perlu diketahui ada beberapa hal yang harus
diperhatikan dalam menyusun kalimat yang
akan dicantumkan dalam tema, yaitu kalimat
yang digunakan harus baik dan benar,
gunakan kalimat yang singkat, padat, mudah
dipahami, dan sesuai dengan misi
pergelaran.
c. Menentukan jenis musik yang
dipergelarkan
Untuk menentukan jenis musik yang
ditampilkan, tidak bisa lepas dari tema yang
telah ditetapkan. Misalnya tema yang
ditetapkan adalah meningkatkan kreativitas
siswa dalam musik, maka musik yang cocok
adalah jenis pop atau rock, atau vocal group.
Untuk tema peringatan sumpah pemuda/hari
pahlawan, maka jenis lagu yang sesuai
adalah berbagai macam lagu daerah atau
perjuangan.
d. Menentukan Sumber Dana
Dana yang dipergunakan untuk pergelaran
tersebut harus jelas, baik jumlah atau
sumber dana tersebut. Apakah dana tersebut
diperoleh dari sekolah, atau iuran siswa, atau
dicari melalui sponsor. Perlu diingat bahwa
segala kegiatan pasti memerlukan dana, oleh
karena itu dalam menetapkan anggaran
harus melihat besar kecilnya kegiatan
tersebut.

e. Menentukan Waktu dan Tempat


Pergelaran
Waktu pelaksanaan pergelaran harus
disesuaikan dengan kelender pendidikan
suatu sekolah, diusahakan agar tidak
mengganggu kegiatan belajar mengajar.
Pelaksanaan pergelaran dapat dibarengkan
dengan suatu kegiatan sekolah misalnya
peringatan-peringatan hari besar nasional
atau keagamaan.
Sedangkan tempat pergelaran dapat
dilaksanakan di dalam maupun diluar
ruangan, hal tersebut disesuaikan dengan
keadaan sekolah. Apabila sekolah telah
memiliki aula, maka pergelaran tersebut
dapat dilakukan didalam aula tersebut, atau
jika pergelaran tersebut dilakukan secara
sederhana, dapat dilakukan didalam kelas
masing-masing, namun apabila sekolah tidak
memiliki aula dan tidak memungkinkan
dilaksanakan didalam kelas, maka pergelaran
dapat dilakukan di halaman sekolah.

III. Jenis Karya Musik yang Dipergelarkan


Dalam kegiatan pergelaran seni musik, dapat
ditampilkan berbagai jenis musik, baik jenis
musik tradisionil maupun non tradisionil.
a. Musik Tradisional
Yang dimaksud musik tradisional adalah jenis
musik yang lahir dari budaya suatu daerah.
Berikut merupakan contoh-contoh musik
daerah :
1. Gamelan Degung ( Sunda )
2. Gambang Kromong ( Betawi )
3. Gamelan Sunda ( Jawa Barat )
4. Gamelan Jawa ( Jawa Tengah, DI
Yogyakarta, Jawa Timur )
5. Gamelan Bali ( Bali )
6. Gamelan Sasak ( Lombok )
7. Tarling ( Musik Khas Cirebon )
8. Kolintang ( Minahasa-Sulawesi
Utara )
9. Angklung ( Sunda-Jawa Barat )
10. Musik Keroncong

b. Musik Non Tradisional (Modern)


Musik non tradisional disebut juga dengan
musik modern, yaitu jenis musik yang
digarap secara modern baik dari segi elemen
musikal, peralatan musik yang dipergunakan,
fungsi maupun bentuk penyajiannya.
Pergelaran musik dapat disajikan dalam
bentuk seperti Paduan Suara/Koor, Ansamble
musik gitar, ansamble musik tiup, ansamble
musik perkusi, organ tunggal. Agar suasana
tidak monoton dan penonton tidak merasa
bosan, maka dapat ditampilkan berbagai lagu
yang dibawakan secara berselang-seling.
IV. Pelaksanaan Pergelaran
a. Penataan Ruang Pergelaran
Pengertian ruang pergelaran adalah ruangan
atau tempat dimana kegiatan pergelaran
tersebut dilaksanakan. Ruang pergelaran
meliputi panggung untuk kegiatan pentas,
ruangan untuk penonton/pengunjung, ruang
ganti pakaian/rias, ruang transit, ruang
konsumsi dan ruang panitia.
Panggung merupakan sarana pergelaran
yang paling penting, oleh karena itu perlu
diadakan setting panggung atau penataan
panggung. Setting panggung untuk masing-
masing pergelaran tidak sama, tergantung
dari materi yang akan dipentaskan. Setting
panggung untuk paduan suara berbeda
dengan setting untuk ansamble musik atau
yang lainnya.
Ada beberapa bentuk panggung yang bisa
digunakan untuk pergelaran, diantaranya
adalah : bentuk procenium, bentuk tapal
kuda, bentuk arena.
Panggung memerlukan perhatian khusus,
dikarenakan sebelum acara dimulai perhatian
seluruh pengunjung/penonton
terfokus/terpusat di panggung.
Apabila pergelaran musik dilakukan di aula
sekolah yang sudah memiliki panggung,
maka perlu di dekorasi/dihias sehingga
panggung tampak asri dan menarik.
Alat/perlengkapan yang mendukung dekorasi
haruslah dapat mencerminkan tema
pergelaran.
Dalam mempersiapkan pergelaran
hendaknya memperhatikan hal-hal yang
berhubungan dengan penataan ruang
pergelaran, yaitu tentang dekorasi,
pencahayaan/lighting, sound system, dan
penampilan tema.
1.Dekorasi
Dekorasi harus disesuaikan dengan tema dan
tempat kegiatan pergelaran. Dengan
dekorasi yang baik dan sesuai dengan tema
yang ada, maka suasana akan tampak lebih
terkesan dan dapat membawa pada situasi
yang menggembirakan. Jenis dan ukuran
tulisan, gambar dan hiasan, serta
background nya harus disesuaikan dengan
tema dan tempat pergelaran.
2.Pencahayaan (Lighting)
Pencahayaan merupakan faktor pendukung
yang sangat penting untuk keberhasilan
dalam pelaksanaan pergelaran seni musik,
terlebih lagi apabila pelaksanaan pergelaran
musik tersebut dilaksanakan pada malam
hari. Dengan tata lampu (lighting) yang baik,
maka pergelaran musik tersebut akan
tampak lebih semarak dan hidup.
3.Sound System (Tata Suara)
Sound system merupakan faktor pendukung
yang tidak kalah pentingnya dalam sebuah
pergelaran, dengan tata suara yang baik dan
memadai pergelaran tersebut akan nyanman
untuk dinikmati.
4.Penampilan Tema
Penampilan tema pergelaran harus dapat
terbaca dengan jelas, dan tidak mengganggu
pelaksanaan pergelaran. Bentuk dan
besarnya tulisan serta warna yang digunakan
harus disesuaikan dengan dekorasinya.
Selain penataan ruang pergelaran, ada
kegiatan lain yang tidak kalah penting, yaitu
mempersiapkan kelengkapan pergelaran.
Kelenfgkapan-kelengkapan yang harus ada
pada kegiatan pergelaran musik antara lain :
a. Peralatan musik
b. Partitur musik
c. Trap untuk penyanyi
d. Sound system
e. Kostum pemain
b. Pelaksanaan Acara
Pelaksanaan pergelaran seni musik tingkat
kelas dapat dibuka oleh wali kelas masing-
masing. Namun sebelum acara dimulai
terlebih dahulu harus dibuat rancangan
susunan acara yang akan disuguhkan kepada
penonton.
Hal-hal yang perlu di masukkan dalam
rancangan acara yaitu :
1. Waktu/durasi/lamanya acara
2. Pola acara
3. Variasi acara, dan
4. Puncak acara
c. Evaluasi
Setelah kegiatan pergelaran selesai
dilaksanakan, biasanya diadakan evaluasi
terhadap kegiatan tersebut. Evalusi dapat
berupa evaluasi proses maupun evaluasi
hasil.
Pada evaluasi proses, guru kesenian sebagai
pembimbing memberikan catatan-catatan
kecil yang ditujukan kepada setiap anggota
panitia, yang meliputi cara kerja panitia,
kekompakan kerja panitia, kedisiplinan dan
kerjasama masing-masing personil panitia.
Sedangkan evaluasi hasil merupakan
evaluasi terhadap hasil yang diperoleh
secara keseluruhan dari kegiatan pergelaran
tersebut.
Evaluasi dilaksanakan dengan tujuan untuk
mengetahui berbagai hambatan yang
dihadapi oleh setiap seksi, cara mengatasi
persoalan-persoalan yang ada, serta
mengetahui keadaan keuangan pada
kegiatan yang dilaksanakan. Hasil evaluasi
tersebut dapat dipergunakan sebagai
pedoman untuk pelaksanaan kegiatan serupa
pada masa yang akan datang.
Selain memiliki tujuan di atas, evaluasi juga
memiliki manfaat sebagai berikut :
1. Memberikan umpan balik bagi panitia
maupun pihak lain
2. Sebagai tolok ukur atas keberhasilan
suatu kegiatan.
Pelaksanaan evaluasi sebaiknya tidak terlalu
lama dari pelaksanaan pergelaran, bahkan
lebih cepat lebih baik. Namun demikian
hendaknya panitia diberi waktu yang cukup
untuk mempersiapkan laporan tentang hal-
hal telah dilaksanakan, yang meliputi hal-hal
sebagai berikut :
1. Sistem kerja
2. Pembiayaan
3. Personalia kepanitiaan
4. Bentuk pergelaran
5. Pelaksanaan pergelaran
6. Laporan dari masing-masing seksi.
Kesan pesan
Kesan :
Cara mengajar SENSE sudah
bagus

Pesan :
Diadakan games agar
suasana dikelas tidak bosan