Anda di halaman 1dari 7

An Introduction to Consolidated Financial Statements

Bab ini membahas materi yang diperlukan untuk memahami laporan keuangan
konsolidasi dan memberikan tinjauan sekilas tentang prosedur yang dibutuhkan dalam proses
konsolidasi.

Laporan Keuangan konsolidasi yang disyaratkan terdiri dari neraca konsolidasi,


laporan laba-rugi konsolidasi, laporan laba ditahan konsolidasi, atau laporan perubahan
ekuitas pemegang saham; dan laporan arus kas konsolidasi.

Neraca konsolidasi, laporan laba-rugi konsolidasi, dan laporan laba ditahan


konsolidasi yang dibahas pada bab ini disusun dari laporan keuangan perusahaan induk dan
perusahaan anak yang terpisah. Sedangkan laporan arus kas konsolidasi disusun dari laporan
laba-rugi konsolidasi dan neraca konsolidasi.

PELAKSANAAN PENGGABUNGAN USAHA MELALUI AKUISISI SAHAM

Konsep akuntansi penggabungan usaha, yang diuraikan pada FASB Statement No. 141,
meliputi penggabungan usaha dimana satu atau lebih perusahaan menjadi perusahaan
anak dari suatu perusahaan induk. Suatu perusahaan akan menjadi perusahaan anak
apabila perusahaan lain mengakuisisi kepemilikan pengendalian atas saham berhak
suaranya yang beredar. Biasanya, kepemilikan pengendalian asat perusahaan lain
diperoleh secara langsung dengan mengakuisisi mayoritas (lebih dari 50%) saham berhak
suara. Investor juga bisa memperoleh pengendalian dan dalam rangka membina hubungan
induk-anak.

Penggabungan usaha terjadi ketika satu perusahaan mengakuisisi lebih dari 50% saham
berhak suara perusahaan lain, tetapi setelah hubungan induk0anak terbentik, pembelian
saham tambahan perusahaan anak tidak dianggap sebagai penggabungan usaha. Dengan
kata lain, entitas yang terpisah hanya dapat bergabung satu kali. Peningkatan kepemilikan
pengendalian hanya dianggap sebagai investasi tambahan. Akuisi saham tambahan
perusahaan anak diperhitungkan dengan metode pembelian, seperti dijelaskan pada FASB
Statement no. 141.

1
ENTITAS PELAPORAN

Penggabungan usaha membuat dua perusahaan yang sebelumnya terpisah berada di


bawah pengendalian satu tim manajemen (para pejabat dan direktur perusahaan induk).
Meskipun kedua perusahaan itu tetap beroperasi sebagai entitas hukum yang terpisah,
pembelian tersebut menciptakan entitas pelaporan baru yang meliputi semua operasi yang
dikendalikan oleh manajemen perusahaan induk.
Apabila investasi dalam saham berhak suara menimbulkan hubungan induk-anak ,
entits yang membeli (perusahaan induk) dan entitas yang diakuisisi (perusahaan anak)
tetap berfungsi sebagai entitas yang terpisah dan mempertahankan catatan akuntansinya
berdasarkan hukum yang terpisah. Laporan keuangan perusahaan induk dan perusahaan
anak yang terpisah dikonvensi menjadi laporan keuangan konsolidasi yang mereflesikan
posisi keuangan serta hasil operasi entitas gabungan saham dan kreditor perusahaan induk
serta pihak lain yang berkepentingan.
Perusahaan induk dapat mengakusisi sebuah perusahaan anak dalam industri yang
sangat berbeda dengan industri yang digelutinya sebagai cara untuk mendiversifikasi
risiko bisnisnya secara keseluruhan. Maka pengalaman dan keterampilan manajemen
yang diperlukan dalam lini bisnis perusahaan anak sudah tersedia dalam entitas yang
terpisah tersebut. Lebih lanjut, perusahaan anak mungkin telah membentuk sistem rantai
pasokan dan distribusi yang sangat berbeda dengan perusahaan induknya. Perusahaan
anak juga mungkin telah mendapatkan loyalitas pelanggan, sehingga lebih mudah
dipertahankan sebagai entitas yang terpisah.

o Hubungan Perusahaan Induk-Anak


Mengasumsikan bahwa satu perusahaan yang memiliki lebih dari 50% saham
berhak suara perusahaan lain dapat mengendalikan perusahaan tersebut melalui
kepemilikan sahamnya, da nada hubungan perusahaan induk-anak di antara kedua
perusahaan itu. Apabila ada hubungan induk-anak, perusahaan-perusahaan
tersebut saling berafiliasi.
Afiliasi (affiliate) digunakan untuk mengartikan istilah perusahaan anak, dan
kedua istilah itu digunakan secara bergantian serta di sejumlah literature
akuntansi.

2
Percy Company
(PERUSAHAAN INDUK)

Kepemilikan 90% Kepemilikan 80%

San Del Corporation Saltz Corporation


(PERUSAHAAN ANAK) (PERUSAHAAN ANAK)

Struktur Afiliasi

Paragraf pembuka ARB No. 51 Laporan Keuangan Konsolidai, menyatakan bahwa:

Tujuan laporan keuangan konsolidasi adalah untuk menyajikan, terutama demi


kepentingan pemegang saham dan kreditor perusahaan induk, hasil operasi dan posisi
keuangan perusahaan induk serta anak, seolah-olah kelompok perusahaan tersebut
adalah perusahaan tunggal dengan satu atau lebih cabang atau divisi.

Jadi, laporan keungan konsolidasi terutama ditujukan bagi investor perusahaan induk, dan
bukan bagi pemegang saham minoritas serta kreditor perusahaan anak. Perusahaan anak,
sebagai entitas hukum yang terpisah, tetap melaporkan hasil operasinya kepada para
pemegang saham minoritas.

o Kebijakan Konsolidasi

Laporan keuangan konsolidasi menyediakan sejumlah informasi yang tidak terdapat


dalam laporan keuangan terpisah milik perusahaan induk, dan laporan itu biasanya
diwajibkan untuk menyajikan secara wajar posisi keuangan serta hasil operasi bagi
kelompok perusahaan yang berafiliasi. Kondisi yang umum bagi konsolidasi adalah
kepemilikan lebih dari 50% saham berbentuk suara perusahaan laon. Menurut
Ketentuan FASB Statement No. 94, Konsolidasi Perusahaan Anak yang Dimiliki
Mayoritas, perusahaan anak tidak dikonsolidasikan jika

(1) pengendalian

3
2
FASB Statement No. 141 lebih memilih istilah kepemilikan nonpengendalian
ketimbang kepemilikan minoritas.

(2) pengendalian tidak berkaitan dengan pemilik mayoritas.

Pengendalian dianggap tidak berkaitan dengan pemilik mayoritas jika perusahaan


anak sedang dalam proses reorganisasi hukum atau bangkrut atau beroperasi di
bawah pembatasan mata uang yang ketat, pengendalian, atau ketidakpastian lainnya
akibat pengaruh pemerintah.

o Perusahaan Induk dan Perusahaan Anak dengan Periode Fiskal yang Berbeda
Apabila periode fiskal perusahaan induk dan perusahaan anak berbeda, laporan
konsolidasi disusun berdasarkan akhir periode fiskal perusahaan induk. Apabila
perbedaan fiskal tidak lebih dari 3 bulan, laporan perusahaan anak dengan tahun fiskal
yang berbeda tersebut dapat digunakan untuk tujuan konsolidasi, dengan
pengungkapan pengaruh peristiwa yang berselang yang dapat mempengaruhi secara
material posisi keuangan atau hasil operasi.
o Pembiayaan Akuisisi

Keputusan pembiayaan secara strategis dapat menjadi hal yang penting. Saham biasa
yang memiliki hak suara, dan terutama akuisisi bernilai besar, mungkin akan
memberatkan manajemen dalam memperoleh pengendalian atas hak suara. Saham
preferen yang tidak memiliki hak suara atau pembiayaan alternative lainnya sangat
berguna dalam kasus dimana mempertahankan pengendalian atas hak sauara
merupakan pertimbangan yang penting.

NERACA KONSOLIDASI PADA TANGGAL AKUISISI

Entitas konsolidasi adalah suatu entitas pelaporan yang bersifat fiktif (konseptual).
Hal ini di dasarkan pada asumsi bahwa entitas-entitas yang terpisah secara hukum dan
akuntansi dari sebuah perusahaan induk dan perusahaan anaknya dapat digabung
menjadi satu perangkat laporan keuangan yang bermanfaat untuk tujuan pelaporan
eksternal.

o Hak Minoritas/Kepemilikan Nonpengendalian

4
Semua aktiva dan kewajiban perusahaan anak dimasukkan dalam neraca konsolidasi
dan pengurangan yang terpisah dilakukan untuk bagian hak minoritas atas aktiva
bersih perusahaan anak berdasarkan nilai bukunya.

Secara konseptual klasifikasi kepemilikan pemegang saham minoritas sebagai


kewajiban adalah inkonsisten karena hal ini merupakan investasi ekuitas dalam aktiva
bersih konsolidasi oleh pemegang saham diluar struktur afiliasi.

FASB, sebagai bagian dari proyek konsolidasi, membuat keputusan tentative berikut dalam
diskusinya mengenai penyajian hak minoritas (noncontrolling interest):

Hak minoritas dalam perusahaan anak harus ditampilkan dan diberi judul pada neraca
konsolidasi sebagai komponen ekuitas yang terpisah.
Laba yang menjadi bagian hak minoritas bukan merupakan beban atau kerugian,
melainkan pengurang laba bersih konsolidasi untuk menentukan laba yang menjadi
bagian kepemilikan pengendali (controlling interest).
Kedua komponen laba bersih konsolidasi (laba bersih yang menjadi bagian hak
minoritas atau kepemilikan nonpengendalian dan laba bersih yang menjadi bagian
kepemilikan dengan pengendali) harus diungkapkan pada laporan laba rugi
konsolidasi.

NERACA KONSOLIDASI SETELAH AKUISISI

Saldo akun perusahaan induk maupun perusahaan anak akan berubah untuk mereflesikan
operasi masing-masing setelah hubungan perusahaan induk-anak dibentuk. Selanjutnya
membuat penyesuaian tambahan untuk mengeliminasi saldo yang bersifat resipokal
lainnya. Jika neraca konsolidasi dibuat antara waktu pengumuman dan waktu pembayaran
dividen oleh perusahaan anak, pembukuan perusahaan induk akan nenunjukkan akun
piutang dividen yang merupakan resipokal dari akun utang dividen pada pembukuan
perusahaan anak. Karena saldo semacam itu bukan merupakan jumlah piutang atau utang
dari/kepada pihak-pihak di luar kelompok afiliasi. , saldo tersebut bersifat (resipokal)
yang akan dieliminasi dalam membuat laporan konsolidasi.

FASB Statement No. 141, tidak memberikan klasifikasi neraca yang jelas
mengenai hak minoritas sebagai kewajiban atau ekuitas. Isi ini menjadi agenda FASB,
yang dihubungkan dengan proyek konsolidasi dan proyek penetepan definisi yang
jelas antara kewajiban dengan ekuitas. Kemungkinan besar FASB akan mengharuskan

5
perusahaan mencatat hak minoritas sebagai ekuitas seperti dalam revisi pada SFAS
No. 141.

ALOKASI KELEBIHAN KE AKTIVA BERSIH YANG DAPAT DIIDENTIFIKASI


DAN GOODWILL

Asumsi yang mendasari pembebanan kelebihan tersebut adalah bahwa nilai buku serta
nilai wajar aktiva dan kewajiban yang dapat diidentifikasi berjumlah sama. Jika ada
bukti yang mengindikasikan bahwa nilai wajar melebihi nilai buku atau nilai buku
melebihi nilai wajar, kelebihan tersebut harus dialokasikan.

o Pengaruh Alokasi terhadap Neraca Konsolidasi pada Saat Akuisisi

Pada akuisisi yang mencipkan hubungan perusahaan induk-anak, perbedaan biaya/nilai


buku tidak dicatat dalam pembukuan perusahaan induk maupun perusahaan anak.
Karena itu, prosedur kertas kerja digunakan untuk menyesuaikan nilai buku perusahaan
anak guna merefleksikan perbedaan biaya/nilai buku. Jumlah yang disesuaikan tersebut
disajikan pada neraca konsolidasi. Jumlah penyesuaian untuk setiap akun aktiva dan
kewajiban ditentukan dengan menggunkan pendekatan konsolidasi satu-baris.

o Pengalokasian Perbedaan Biaya/Nilai Buku

Penyesuaian yang diperlukan untuk menggabungkan neraca perusahaan induk dan


perusahaan anak ditentukan dengan membebankan perbedaan antara biaya investasi dan
nilai buku yang diperoleh ke aktiva serta kewajiban yang dapat diidentifikasi dan lalu
ke goodwill jika ada yang tersisa.

o Prosedur Kertas Kerja Untuk Memasukkan Alokasi Pada Neraca Konsolidasi

Alokasi kelebihan biaya atas nilai buku dimasukkan dalam neraca konsolidasi melalui
prosedur kertas kerja.

LAPORAN LABA-RUGI

Perbedaan antara laporan laba rugi konsolidsi dan tidak dikonsolidasi milik
perusahaan induk terletak pada penyajiaannya yang terinci dan bukan pada jumlah
laba bersihnya.

6
Laporan laba rugi konsolidasi, seperti neraca konsolidasi, lebih dari sekedar
penjumlahan akun-akun pendapatan perusahaan afiliasi.

AKUNTANSI PUSH-DOW

Akuntansi push-down adalah proses pencatatn dampak alokasi harga beli secara
langsung terhadap pembukuan perusahaan anak. Akuntansi push-down mempengaruhi
pmbukuan perusahaan anak dan laporan keuangan terpisah perusahaan anak.
Akuntansi push-down tidak menggantikan laporan keuangan konsolidasi, dapat
menyederhanakan proses konsolidasi.

MENYUSUN NERACA LAJUR UNTUK NERACA KONSOLIDASI

Rumus spreadsheet yang digunakan dalam membuat neraca lajur. Sebagian besar
rumus itu dapat dimasukkan dengan menggunakan perintah COPY yang tersedia
dalam perangkat lunak spreadsheet. Dalam dua kolom pertama, total aktiva dan total
ekuitas hanya merupakan pejumlahan dari saldo-saldo yang relevan. Setiap kolom
penyesuaian dan eliminasi berisi satu rumus penjumlahan bagi total kolom. Hal ini
sangat berguna dalam memverifikasi kesamaan debet dan krdit-yang dalam kata lain
kita tidak melakukan setiap kesalahan ketika memposting ayat jurnal konsolidasi.