Anda di halaman 1dari 12

BISNIS PLAN

Anak banjir f96

TASANGCHI (TAHU SARENG ACHI)


BAB I

PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG


Semua masyarakat pastinya sudah mengenal dengan tahu. Tahu sering diolah untuk
dijadikan makanan yang sangat bervariasi. Jenis makanan atau masakan yang menggunakan
bahan baku dari tahu memang sangat banyak dan semua mempunyai cita rasa yang sangat
nikmat. Bahan yang digunkan dalam pembuatan tahu dengan menggunakan bahan baku
kedelai yang kemudian proses selanjutnya dilakukan dengan cara fermentasi yang kemudian
hanya diambil sarinya saja.
Pembuatan tahu tidak sama dengan pembuatan tempe, meskipun pembuatannya sama
menggunkaan bahan baku dari kedelai tapi proses pembuatannya tidak sama. Kandungan
nutrisi yang ada didalam tahu sama dengan tempe yang mengandung banyak protein yang
yag asangat baik untuk dikonsumsi oleh anak-anak yang masih melalui tahapan pertumbuhan.
Tahu adalah bahan makanan yang mempunyai harga yang sangat banyak sekali dan beberapa
diantaranya seperti tahu potong, tahu kotak, tahu seituga dan aneka jenis tahu lainnya.
Usaha tahu adalah usaha yang sangat menguntungkan sekali karena disetiap pasar daerah ,
pasar tradisional maupun pasar modern pun menyediakan tahu. Dalam hal ini tahu mudah
sekali untuk dijual ke konsumen apalagi tahu tersebut dibuat dalam olahan makanan. Sebagai
contoh olahan makanan dari bahan utama tahu yang dibahas dalam bisnis plan ini adalah
TASANGCHI (Tahu Sareng Achi) .
Tahu aci ini adalah makanan khas tegal dengan nama aslinya adalah TAHU PLETOK,
makanan ini memiliki rasa yang enak dan memiliki tekstur yang sangat renyah. Dengan
perpaduan bumbu rempah-rempah khas Indonesia dan disajiakan dengan sambal pedas
ataupun petis yang dari udang.
Dalam hal ini , perencanaan bisnis plan ini dibuat bertujuan untuk mengenalkan makanan
khas dari daerah tegal dengan penyajian yang lebih modern, terdapat penambahan resep
sebagai variasai rasa, dan menciptkan bisnis baru untuk daerah Surabaya dan sekitarnya.

1.2. RUMUSAN MASALAH


a. Bagaimana tips untuk membuka usaha TASANGCHI (Tahu Sareng Achi) yang baik dan
benar serta tidak merugi.
b. Bagaimana cara mengantisipasi persaingan usaha bisnis yang semakin ketat saat ini.
c. Bagaimana caranya agar bisa merai kesuksesan dalam berbisnis Tasangchi.

1.3. PROFIL ORGANISASI


Nama Usaha : TASANGCHI (Tahu Sareng Achi)
Jenis Usaha : Kuliner
Alamat : Perumahan Bumi Marina Mas F96
Pemilik : Anak Banjir F96

1.4. VISI, MISI, DAN TUJUAN


VISI
Menciptakan sebuah usaha yang mudah diterima masyarakat dan merakyat.
MISI
Memberikan cita rasa yang terbaik.
Memberikan pelayanan yang terbaik.

TUJUAN USAHA
Memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya
Menambah pengalaman dan ilmu pengetahuan kewirausahaan dalam
melakukan kegiatan usaha.
Mewujudkan kemampuan dan kemantapan dalam berwirausahaan untuk
meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
Membudayakan semangat , sikap , perilaku dan kemampuan kewirausahaan
dikalangan masyarakat yang mampu diandalkan dan terdepan dalam
berwirausaha

1.5. MANFAAT BERBISNIS

Manfaat Finansial
Usaha Tasangchi (Tahu Sareng Achi) ini cukup menjanjikan, karna keuntungan yang
didapat cukup besar. Kami menawarkan dan memberikan kemudahan bagi pelanggan dengan
memberikan harga yang murah tapi dengan produk yang tidak murahan dengan kata lain
kualitas produk selalu dijaga dan dijamin kesehatannya. Dengan usaha ini diharapkan dapat
memberikan keuntungan.

Bagi Pemilik
Dengan melihat peluang ini, diharapkan usaha ini dapat berkembang ke berbagai daerah.
Usaha Tasangchi (Tahu Sareng Achi) ini cukup menjanjikan bagi kita, karena masih banyak
daerah-daerah di Indonesia yang belum menikmati enaknya Tasangchi (Tahu Sareng Achi)
ini, sehingga kita dapat memasarkannya ke daerah tersebut. Keuntungan yang dapat diperoleh
oleh pemilik usaha yaitu dapat menjadikan sebagai pengalaman dalam berbisnis. Serta dapat
menjadi pembelajaran dalam menjalankan bisnis-bisnis yang lain yang lebih besar.
Pembelajaran yang diperoleh seperti bagaimana cara melayani konsumen, serta bagaimana
supaya karyawan menjadi senang dengan kebijakan yang kita tetapkan, dan lain sebagainya.

Bagi Masyarakat
adanya pisang coklat ini, dapat menjadi alternative bagi masyarakat untuk memenuhi
kebutuhan makanan mereka. Selain itu juga secara tidak langsung dapat membuka lapangan
kerja bagi masyarakat yang membutuhkan pekerjaan, karna apabila usaha ini telah
berkembang maka membutuhkan tenaga kerja untuk membantu dalam kelancaran usaha.

BAB II
STRATEGI BISNIS
2.1. Produk
Produk yang kami tawarkan dalam usaha ini kepada konsumen memiliki berbagai macam
rasa yang dimiliki, seperti :

1. Original
2. Barbeque
3. Ayam
4. Keju

Dengan memiliki berbagai macam rasa tersebut maka masyarakat dapat memilih rasa
yang mereka inginkan sesuai dengan keinginan mereka masing-masing. Produk yang kami
berikan tidak menggunakan campuran bahan kimia yang berbahaya seperti pormalin, sianida,
zat beracun dll, sehingga baik untuk dikonsumsi oleh konsumen dan tidak merusak
kesehatan.

2.2. Rencana Usaha


Adapun rencana usaha yang akan dijalankan dalam usaha ini ialah sebagai berikut:
1. Rencana Jangka Pendek
Usaha bisnis Tasangchi yang kami rintis ini bertujuan untuk menambah pengalaman
kerja didalam usaha bisnis bagi kalangan sesama mahasiswa maupun bagi umum, selain
dapat meningkatkan kreativitas, juga dapat dijadikan suatu usaha yang menjanjikan untuk
kehidupan masa depan dan biaya kebutuhan sehari hari kita.

2. Rencana Jangka Menengah


Usaha yang kami rintis ini pastinya akan kami kembangkan demi mewujudkan impian
kami bersama, yaitu ingin menjadi seorang pengusaha muda yang sukses, strategi pasar dan
pemasaran menjadi kunci awal untuk keberlanjutan usaha kami kedepannya. Pelanggan ialah
raja, maka dari itu kepuasan pelanggan menjadi yang utama dari segalanya, karena tanpa
pelanggan belum tentu usaha ini akan bertahan lama. Tidak lupa pula kami rajin melakukan
promosi usaha kami, baik dari mulut ke mulut, iklan radio, media online, dan media yang
lainnya.

3. Rencana Jangka Panjang


Setelah berhasil mendapatkan pelanggan, kami akan lebih meningkatkan mutu dan
kualitas dari usaha kami ini, tidak lupa pula kami membangun jaringan dengan membangun
caf maupun franchise agar usaha yang kami jalankan dapat berkembang lebih besar dalam
bidang usaha kuliner di Indonesia.

2.3. Analisis Pasar


Analisis Pasar dan Pemasaran usaha tasangchi kami yaitu:
1. Target Penjualan
Usaha ini berlokasi di tempat-tempat yang strategis dan di pinggir-pinggir jalan utama,
seperti Alun-alun dan tempat keramaian lainnya. Tempat-tempat lokasi tersebut yang banyak
di lewati oleh masyarakat, baik masyarakat lokal maupun non lokal sehingga usaha kami ini
mudah untuk dikenal oleh masyarakat. Yang menjadi target pasar kami yaitu masyarakat
sekitar dan masyarakat pengguna jalan tempat usaha kami berdiri.
2. Sasaran Konsumen
Dalam menjalankan usaha ini sasaran pembeli kami yaitu mencakup semua kalangan
masyarakat, baik kalangan bawah, kalangan menengah dan kalangan atas. Dari semua
kalangan tersebut sebagian besar mampu untuk membeli produk yang kami tawarkan, karna
harga yang kami berikan pun cukup terjangkau untuk semua kalangan. Harga yang kami
berikan yaitu Rp6.000/Porsi.

2.4. Strategi Pemasaran


Adapun strategi pemasaran yang dapat kami lakukan adalah:
1. Media Banner
Promosi ini merupakan promosi yang cukup sederhana, serta tidak memerlukan banyak
biaya untuk melakukan promosi ini. Cukup dengan memasang banner di dekat lokasi kita
berusaha untuk mempromosikan usaha kita, sehingga secara tidak langsung semua
konsumen/masyarakat akan mengetahui usaha kita. Dan apabila usaha kita sudah diketahui
dan disukai, maka konsumen tersebut akan memberitahukan kepada orang lain untuk
membeli Tasangchi di tempat kita.

2. Dengan media Internet


Selain menggunakan banner, maka promosi juga dapat dilakukan dengan menggunakan
media internet, seperti dapat melalui facebook, twitter, blog,dll. Karna sebagian besar
masyarakat telah menggunakan media internet, sehingga masyarakat dapat mengetahui usaha
kita,

3. Membuka Cabang
Selain melakukan berbagai strategi pemasaran produk seperti diatas, kami juga
mempromosikan usaha kami ini dengan cara menambah cabang baru untuk memperluas
jangkauan yang sudah dimiliki. Dalam hal ini, dapat dengan memperluas usaha Tasangchi ini
ke daerah-daerah lain, dengan harapan usaha ini akan lebih dikenal oleh masyarakat dan juga
dapat menambahkan pendapatan serta dapat mengurangi tingkat pengangguran dengan
memperkerjakan karyawan yang baru.

4. Pengembangan Produk
Pengembangan produk dari usaha ini dapat membuat secra masal produk tasangchi dan di
jual di pasar daerah, pasar tradisional , dan pasar modern serta menambahkan rasa yang
mungkin tidak ada di pesaing lain, seperti rasa udang,kepiting, dan cumi-cumi dengan harga
yang terjangkau, yang memberikan nilai lebih dimata para konsumen. Sehingga
pengembangan produk semakin baik, dan tingkat ciri khas produk kita pun setiap harinya
kian dikenal.

5. Melakukan promosi
Untuk menarik minat konsumen agar membeli produk yang kami tawarkan kami
mempunyai cara-cara tertentu, adapun cara tersebut yaitu:
Pada setiap hari jumat kami akan memberikan potongan harga kepada konsumen yang
membeli tasangchi dengan harga diatas Rp 30.000, maka akan kami berikan diskon
sebesar 10%.
Apabila konsumen membeli pisang coklat sebanyak 30 Pcs atau 5 porsi, maka kami akan
memberikan gratis sebanyak 1 Porsi.

BAB III
ANALISA OPERASIONAL

3.1. Rencana Produksi


Adapun rencana produksi yang dijalankan ialah sebagai berikut:
1. Kualitas
Kualitas yang akan kami berikan dalah kualitas yang terbaik, dengan terus menjaga dan
mengamati bahan bahan yang kita gunakan, agar konsumen pun tidak kapok karena telah
membeli produk kita yang memang mempunyai kualitas yang baik, baik dari segi bentuk
maupun rasanya.

2. Lokasi
Tempat usaha yang kami rintis ialah di Bunderan Kampus ITS (Pasar Ramadhan) yang
ramai dilalui orang atau tempat kumpul orang orang, agar konsumen dapat dengan mudah
mengakses tempat usaha kami, selain itu di Bunderan Kampus ITS (Pasar Ramadhan) juga
memungkinkan kami untuk membuka Tasangchi ini.

3. Cita Rasa
Dalam mengontrol cita rasa produk dari usaha kami ini agar dapat dinikmati oleh
konsumen dengan rasa yang enak, maka kami melakukan proses yang baik, dari bahan baku
yang akan kita pakai sampai proses pengemasan yang baik, guna mempertahankan cita rasa
dari produk kami dan tak lupa kami menggunakan bahan baku yang memang mempunyai
kualitas yang baik. Agar para konsumen puas dengan produk yang akan kita tawarkan ke
mereka

3.2. Analisa Pendukung Bisnis


Untuk mendukung kelangsungan usaha ini dibutuhkan beberapa elemen elemen yang
terkait didalamnya. Adapun elemen elemen yang terlibat dalam kelangsungan usaha ini,
yaitu:

Distributor
Agar usaha ini dapat bertahan dan berjalan dengan baik, maka kami melakukan kerjasama
dengan distributor-distributor bahan baku, sehingga bahan-bahan dari Tasangchi ini mudah
didapatkan. Distributor yang kami maksud merupakan orang yang memasok barang-barang
yang kami butuhkan seperti penjual tahu kuning maupun toko bahan baku yang menjual
segala bahan yang kami butuhkan.

Pelaku Bisnis tersebut


Dalam bisnis jualan Tasangchi ini kita tidak memerlukan sumber daya manusia yang ahli dan
skill yang khusus seperti sarjana dll, akan tetapi yang diperlukan adalah orang yang mau
bekerja secara tekun / telaten, sabar, kerja keras dan orang yang cukup kreatif karena bisnis
tak cukup hanya bekerja keras, namuan kita juga memrlukan pemikiran pemikiran atau ide
cemerlang yang mampu membuat usaha kita semakin berkembang.

Pelaku Bisnis lainnya


Kita pun harus memiliki hubungan baik dengan pelaku bisnis lainnya, karna apabila kita tidak
mempunyai hubungan baik maka bisa saja usaha kita tidak disenangi sehingga dapat terjadi
hal-hal yang tidak diinginkan. Sehingga disinilah kita sebagai wirausaha harus mempunyai
sikap yang baik dan jujur terhadap siapa saja. Disamping itu dengan mempunyai hubungan
yang baik dengan pelaku bisnis lainnya, tentu saja akan mudah bagi kita untuk saling
bertukar pendapat ataupun informasi yang manguntungkan bagi kepelaku bisnis lainnya.
Pengelola Tempat
Dalam bisnis yang akan kita jalankan tentunya kita harus mempunyai izin dengan pengelola
tempat yang akan kita jadikan sebagai lokasi berbisnis. Tentunya jika kita sudah mempunyai
izin yang cukup usaha yang kita jalankan pun tidak berjalan dengan rasa ke khawatiran dan
akan menimbulkan rasa aman bagi pelaku usaha maupun konsumen.

BAB IV
ANALISA KEUANGAN

4.1. Harga
Adapun produk yang kami tawarkan memiliki harga yang sama dari rasa yang diinginkan
oleh konsumen. Adapun daftar harga yang kai tetapkan adalah sebagai berikut :

RASA HARGA (Rp)/porsi


Original Rp. 6.000
Barbeque Rp. 6.000
Ayam Rp. 6.000
Keju Rp. 8.000

4.2. Modal Awal


Bagi pelaku usaha penting bagi kita untuk memperhitungkan modal awal yang akan kita
gunakan untuk memulai kegiatan bisnis/usaha yang akan kita jalankan, karena modal adalah
salah satu aspek penting dalam memulai bisnis/usaha yang akan kita jalankan. Adapun modal
awal sebagai berikut :
Masa penggunaan etalase selama waktu 5 tahun
Masa penggunaan kompor selama 4 tahun
Masa peggunaan tabung gas selama 4 tahun
Masa penggunaan wajan selama 4 tahun
Masa penggunaan piring plastic selama 2 tahun
Masa pengunaan sendok dan garpu selama 4 tahun
Masa pengunaan kursi selama 5 tahun
Masa pengunaan plastik bungkus selama 4 tahun
Masa pengunaan wadah plastik untuk adonan selama 4 tahun
Masa penggunaan sutil penggorengan selama 5 tahun
Masa penggunaan saringan penggorengan selama 5 tahun
INVESTASI

No. Nama Barang Harga (Rp) Jumlah


1 Etalase Rp.1.464.000 1 Pcs
2 Kompor Rp 250.000 1 Pcs
3 Tabung Gas 3 Kg Rp 170.000 1 Pcs
4 Wajan Rp 70.000 1 Pcs
5 Piring Plastik Rp 137.000 12 Pcs
6 Sendok + Garpu Rp 100.000 2 set
7 Kursi Rp 500.000 10 pcs
8 Plastik Bungkus (hitam) Rp 20.000 1 set
9 Ember Plastik Adonan Rp 60.000 2 pcs
10 Lap Tangan Rp. 30.000 3 pcs
11 Sutil Penggorengan Rp. 30.000 1 pcs
12 Saringan Penggorengan Rp. 30.000 1 pcs
TOTAL BIAYA INVESTASI Rp. 2.861.000

BIAYA OPERASIONAL PER BULAN


BIAYA TETAP

No Nama Barang Harga (Rp) Nilai Penyusuatan


. (Rp)
1 Penyusutan Etalase (1/60 x Harga) Rp.1.464.000 Rp.25.000
2 Penyusutan Kompor (1/48 x Harga) Rp 250.000 Rp 5.300
3 Penyusutan Tabung Gas 3 Kg (1/48 x Harga) Rp 170.000 Rp 3.600
4 Penyusutan Wajan (1/48 x Harga) Rp 70.000 Rp 1.500
5 Penyusutan Piring Plastik (1/24 x Harga) Rp 137.000 Rp 5.800
6 Penyusutan Sendok + Garpu (1/48 x Harga) Rp 100.000 Rp 2.100
7 Penyusutan Kursi (1/60 x Harga) Rp 500.000 Rp 8.400
8 Penyusutan Plastik Bungkus (hitam) (1/48 X Rp 20.000 Rp 500
Harga)
9 Penyusutan Ember Plastik Adonan (1/48 x Harga) Rp 60.000 Rp 1.300
10 Penyusutan Lap Tangan (1/48 x Harga) Rp. 30.000 Rp. 700
11 Penyusutan Sutil Penggorengan (1/60 x Harga) Rp. 30.000 Rp. 500
12 Penyusutan Saringan Penggorengan (1/60 x Harga) Rp. 30.000 Rp. 500
TOTAL BIAYA TETAP Rp. 55.200

BIAYA VARIABEL

No Nama Barang Harga (Rp) x @30 Hari Nilai (Rp.)


.
1 Tahu kuning (per kg) Rp 25.000 30 Rp. 750.000
2 Penyedap rasa (per Rp 3.000 30 Rp. 90.000
bungkus)
3 Garam (per bungus) Rp 1.000 30 Rp. 30.000
4 Tepung kanji (per kg) Rp 15.000 30 Rp. 450.000
5 Daun selsdri (per ikat) Rp 5.000 30 Rp 150.000
6 Minyak goreng (per liter) Rp. 12.000 30 Rp. 360.000
7 Bawang merah (per kg) Rp 40.000 - Rp 40.000
8 Bawang putih (per kg) Rp 40.000 - Rp.40.000
9 Merica bubuk (per bungkus) Rp 2.000 30 Rp. 60.000
TOTAL BIAYA VARIABEL Rp. 1.970.000

JADI TOTAL BIAYA OPERASIONAL


BIAYA TETAP + BIAYA VARIABEL =Rp. 55.200 + Rp 1.970.000
= Rp 2.025.200

PENDAPATAN PERBULAN
PENJUALAN RATA RATA =
20 Porsi/hari x Rp 6.000 = Rp 120.000 / hari
Rp 120.000 x 30 hari = Rp 3.600.000

KEUNTUNGAN PER BULAN


Laba = Total pendapatan / bulan Total Biaya Operasioanal
= Rp 3.600.000 - Rp 2.025.200
= Rp 1.574.800

LAMA BALIK MODAL


Total Investasi / Laba = Rp. 2.861.000 / Rp 1.574.800
= 2 bulan

BAB V ANALISA METODE

5.1 Analisa Proses


Metode pengumpulan yang dilakukan ialah dengan mencatat segala jenis aktifitas dan
kendala-kendala apa saja yang dapat menghambat kelancaran usaha pisang coklat ini. Kritik
dan saran dari pelanggan akan sangat mendukung kemajuan usaha ini.

5.2 Analisa Bahan Baku


Bahan baku sangat penting dalam usaha pisang coklat, karena tanpa tersedianya bahan
baku, sudah pasti usaha ini tidak akan berjalan lancar, salah satu faktor yang mendukung
usaha pisang coklat ini ialah bahan baku, maka dari itu kami membagi tugas untuk survei dan
menjalin kerja sama dengan salah satu toko yang menjual bahan baku tersebut.

5.4 Analisa Finish Good


Pisang Coklat yang kami tawarkan mempunyai rasa yang nikmat dengan menjaga
beberapa proses yang dilewati dan dikemas dengan menggunakan plastik tipis berkualitas,
kemudian dikemas lagi dengan memasukkan kedalam kardus yang mempunyai tampilan
menarik.

5.5 Analisa Masyarakat


Percobaan demi percobaan kami lakukan demi mendapatkan cita rasa yang sesui dengan
lidah konsumen dan berbeda dari pisang coklat lainnya. Setelah mendapat respon yang bagus
baru kami berani mengembangkan usaha pisang coklat ini.

5.6 Pembagian hasil kerja


Usaha Pisang Coklat Nano Nano merupakan usaha bersama yang kami rintis yang
menggunakan modal awal dengan cara patungan, maka dari itu keuntungan juga kami bagi
rata.