Anda di halaman 1dari 2

Ground and Rock Anchor

Ground Anchor

Angkur tanah (Ground Anchor) digunakan untuk menahan tegangan tarik akibat adanya
pembebanan baik itu beban alami tanah maupun akibat beban luar. Ground Angkur tersebut akan
meneruskan gaya dari sebuah struktur (dinding, fondasi, dan lainnya) kedalam tanah di mana
mereka diangkurkan. Umumnya ground anchor diberi gaya prategang.

Dua prinsip kerja Ground Anchors

Sebagai Penahan dinding penahan tanah atau Struktur

Ground Angkur digunakan untuk menahan/ menstabilkan dinding penahan tanah dengan
meneruskan gaya horizontal yang diakibatkan oleh gaya dorong alami dari tanah dan beban kerja
ke luar bidang runtuh tanah. Gaya ditransmisikan kedalam tanah melalui adanya panjang-ikatan
(bond length). Biasanya angkur jenis ini adalah jenis prategang untuk mengontrol pergerakan
dari dinding penahan tanah tersebut di setiap tahapan konstruksi.

Pengangkuran Struktur

Tujuan dari ground anchor jenis ini adalah untuk mengikat struktur sehingga dapat menahan
gaya angkat (uplift force) yang terjadi atau mengikat fondasi ke tanah. Sistem Ground Anchor ini
harus didesain sedemikian rupa sehingga mampu untuk mengerahkan/ memobilisasi volume dan
massa tanah yang cukup untuk menghasilkan gaya yang diperlukan.

Panjang-ikatan (bond length) didisain untuk mentransmisikan gaya kedalam tanah, dan panjang-
bebas (free length) didesain sehingga ikatan hanya bekerja di lokasi dimana gaya tersebut akan di
teruskan. Gaya prategang memainkan peran yang sangat penting dalam mengurangi ataupun
mencegah pergerakan vertikal. Dalam kasus gaya yang terjadi secara berulang, gaya prategang
juga dapat menghilangkan resiko kelelahan (fatique) pada Struktur ikatan.
Beberapa bagian the ground anchor