Anda di halaman 1dari 2

EVAPOTRANSPIRASI

Evapotranspirasi yaitu peristiwa penguapan yang terjadi baik dari permukaan tanah ekstensif
setebal 8 5 cm maupun penguapan dari vegetasi tumbuhan (transpirasi). Peristiwa ini juga
merupakan serangkaian komponen yang mendukung siklus hidrologi berlangsung. Siklus
Hidrologi adalah suatu proses yang berkaitan, di mana air diangkut dari lautan ke atmosfer
(udara), ke darat dan kembali lagi ke laut.
Hujan (presipitasi) yang jatuh ke bumi dapat terjadi baik langsung menjadi aliran maupun
tidak langsung yaitu melalui vegetasi atau media lainnya akan membentuk siklus aliran air
mulai dari tempat yang tinggi (gunung, pegunungan) menuju ke tempat yang rendah baik di
permukaan tanah maupun di dalam tanah yang berakhir di laut.
Dengan adanya penyinaran matahari terjadi penguapan - evapotranspirasi (evaporasi
transpirasi) uap bergerak ke atmosfer akibat adanya perbedaan temperatur dari panas ke
dingin keadaan dingin menjadikan uap air terkondensasi menjadi butir air (bila temperatur
di bawah titik beku = kristal es terbentuk) cairan (butir air) akan mengisi awan di mana
awan bergerak dari tekanan tinggi ke rendah (awan berada pada lapisan troposfer di mana
suhu akan menurun seiring bertambahnya ketinggian. Hal tersebut akan mempercepat
terjadinya penjenuhan apabila awan sudah mulai jenuh/penuh oleh butir air akan terjadi
presipitasi /hujan air hujan akan sampai ke bumi kemudian diinfiltrasi ke tanah menjadi air
tanah maupun jatuh ke vegetasi.
*notes
Temperatur rendah = tekanan tinggi
Temperatur tinggi = tekanan rendah.

Air hujan yang jatuh menghantam permukaan bumi secara langsung tanpa adanya vegetasi
penahan merupakan dasar atau awal mula terjadinya peristiwa erosi. EROSI merupakan
proses terangkutnya material tanah dari satu tempat ke tempat lain (tinggi ke rendah).
Hilangnya lapisan tanah beserta kesuburannya
Erosi mengakibatkan dua kerugian
Penutupan lapisan tanah subur dari material sedimen di
atasnya
Erosi juga mengakibatkan kerusakan ekosistem berupa degradasi fungsi tanah sebagai
lumbung air (water reservoir). Tingkat kerusakan parah menyebabkan perubahan pola tata air
(distorsi siklus air) berupa perubahan imbangan laju air limpasan dan infiltrasi air ke dalam
tubuh tanah. Banjir dan kekeringan pada dasarnya merupakan hasil dari adanya distorsi siklus
air.
Erosi dipercepat (accelerated erosion) merupakan bagian dari proses kerusakan tanah yang
secara fungsional melibatkan iklim, topografi, vegetasi, tanah dan sifat-sifatnya serta aktivitas
manusia. Kemiringan lahan (slope) menyebabkan timbulnya istilah hulu (bagian permukaan
tanah yang cenderung ditinggalkan air) dan hilir (bagian permukaan tanah sebagai tempat
berkumpulnya air/pengendapan). Atau dalam sistem lahan dibedakan menjadi lahan atas
(upland) dan lahan bawah (lowland). Oleh karenanya erosi harus dipandang sebagai suatu
proses degradasi kualitas ekosistem mulai dari hulu ke hilir.

Kerusakan Kawasan Tanah Hulu


1. Penghancuran struktur tanah menjadi butiran-butiran serta pendispersian agregat
tanah akibat energi kinetik hujan
2. Pengangkutan primer tanah oleh air yang mengalir di permukaan tanah (run
off/limpasan)
Kerusakan Kawasan Hilir berupa pendangkalan selokan maupun sungai
Dampak lanjutan dari kerusakan hilir akibat erosi dapat mengakibatkan bencana BANJIR.
BANJIR DAPAT DIPELAJARI SENDIRI DI PPT BANJIR
wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkk....
Vwvwvwvvwvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvwwwwwwwwwwwvvvvvvvvvvvvvvwvwvwvvwvwv
wvvwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwvwvvvvwvvvvvvvwvvwvw
vvvvvvvvvvvvwvvvvwvwvwvwvwvvwvwwwwwwwwwwwwwvwwwwwwwwwvvvvvvwv
vvvvvvvvvvvvvvwwwwwwwwwwwww
ITUNG ADA BERAPA v nya hayyoo